Apel Pagi dan Jam Komandan Koramil 0830/05 Tandes: Menguatkan Sinergi dan Kesiapsiagaan di Wilayah Binaan

Surabaya, – Anggota Koramil 0830/05 Tandes melaksanakan kegiatan apel pagi yang dilanjutkan dengan Jam Komandan di Markas Koramil, Jl. Balongsari Tama No. 01, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes. Acara ini dipimpin langsung oleh Komandan Koramil 0830/05 Tandes, Mayor Inf. Sugiharto. Dalam kegiatan ini, sejumlah arahan strategis disampaikan untuk memperkuat peran TNI di tengah masyarakat.

Mayor Inf. Sugiharto membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan peran aktif Babinsa dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan wilayah binaannya. Beliau menyampaikan empat poin utama yang menjadi fokus tugas para anggota, yaitu:

  1. Setiap anggota diminta untuk terus memantau kondisi wilayah masing-masing. Babinsa diinstruksikan mencatat dan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi, termasuk dinamika sosial, ekonomi, maupun potensi ancaman yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan wilayah.
  2. Babinsa diharapkan untuk selalu menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat di wilayah binaannya. Komunikasi yang baik akan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sehingga TNI dapat lebih memahami kebutuhan, keluhan, dan permasalahan yang dihadapi warga.
  3. Babinsa diminta untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. Kehadiran fisik ini tidak hanya untuk mendeteksi potensi masalah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran TNI sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Dengan memahami kebutuhan dan permasalahan warga secara langsung, Babinsa dapat memberikan solusi yang efektif dan cepat.
  4. Dalam menghadapi maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan instansi TNI, Babinsa diberikan tanggung jawab untuk menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan UMKM. Babinsa diinstruksikan untuk mengedukasi warga agar selalu melakukan verifikasi kebenaran informasi yang diterima, baik melalui telepon maupun media sosial.

Mayor Inf. Sugiharto juga menegaskan pentingnya kewaspadaan dan sinergi antara TNI dan masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah. “Babinsa harus menjadi ujung tombak yang selalu hadir di tengah masyarakat, sehingga dapat mendeteksi dan menangani setiap potensi masalah sejak dini. Dengan sinergi yang baik, keamanan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga,” ungkapnya.

Kegiatan apel pagi dan Jam Komandan ini menjadi salah satu upaya Koramil 0830/05 Tandes dalam mendukung program pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan arahan yang jelas, TNI diharapkan dapat terus berperan aktif sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah dan memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan warga di Kecamatan Tandes.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan komitmen Koramil 0830/05 Tandes untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Melalui langkah-langkah antisipatif, Koramil 0830/05 Tandes bertekad untuk menciptakan kondisi wilayah yang kondusif dan harmonis.

Gerakan Tanam Padi Dandim Tuban Bersama Dirjen Kementan Percepat Luas Tambah Tanam

TUBAN, – Gerakan Tanam Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) bersama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI merupakan salah satu strategi untuk mewujudkan swasembada pangan. Gerakan ini dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya diwilayah desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Rabu (08/01/2024)

Komandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., saat mendampingi Dirjen Kementan RI menyampaikan kepada awak media Penerangan Kodim bahwa, Kementerian Pertanian RI fokus percepat langkah menuju swasembada pangan dengan berbagai strategi, termasuk gerakan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di sejumlah wilayah Indonesia dengan salah satu target utamanya di Kabupaten Tuban khususnya di Kecamatan Semanding.

“Program LTT bertujuan untuk memotivasi petani agar terus menanam padi, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrim. Melalui gerakan ini, diharapkan masalah pengairan dapat diatasi secara efektif sehingga lahan kering dan sawah tadah hujan dapat dimanfaatkan secara optimal.”, Terang Dandim 0811/Tuban.

Dalam kunjungan tersebut Dirjen Tanaman Pangan RI Bpk. Yudi Sastro menegaskan pentingnya pelaksanaan program-program Kementerian Pertanian yang tepat sasaran dan tidak sekadar seremonial. Dan ia juga menghimbau agar percepatan tanam dilakukan dan Indeks Pertanaman ditingkatkan.

“Kami akan menyelaraskan langkah untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian RI demi masa depan pertanian yang lebih baik”, Ujarnya.

Turut hadir dalam kunjungan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI, Bpk. Yudi Sastro, SP, MP., Komandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., Asisten Ahli Perekonomian dan Pengembangan Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Bpk. Drs. Endro Budi Sulistyo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur yang diwakili Bpk. Kepala Bidang Tanaman, Bpk Denny Kurniawan, SP, MM., Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Tuban Bpk Eko Julianto, S.STP, MM, Danramil 0811/04 Merakurak, Lettu Inf Sunaryo, Kepala Desa Gesing serta masyarakat sekitar.

Kodim 0805 Ngawi Lakukan Sosialisasi untuk Cegah Penipuan kepada Pengusaha Catering

Ngawi,- Kodim 0805 Ngawi beserta jajaran Koramil diwilayahnya melaksanakan sosialisasi kepada pengusaha catering dan masyarakat di wilayah Ngawi, guna mencegah korban penipuan dengan modus memesan makanan dan snack yang mengatasnamakan instansi TNI.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian masyarakat terhadap penipuan yang marak terjadi. Para pengusaha catering dan masyarakat diminta waspada serta lebih jeli untuk memverifikasi identitas dan meminta surat tugas resmi sebelum memenuhi pesanan.

“Kami ingin masyarakat waspada dan tidak terjebak dalam penipuan, serta mengambil langkah responsif untuk segera melaporkan kebenarannya kepada aparat setempat,” terang Dandim Letkol Arh Setu Wibowo.

Sosialisasi ini juga diikuti oleh perwakilan dari pengusaha catering serta para Babinsa yang terjun langsung ke lapangan secara door to door.

Ini ada beberapa Tips untuk Mencegah Penipuan:

  1. Verifikasi identitas dan surat tugas resmi.
  2. Jangan memberikan informasi pribadi.
  3. Jangan melakukan pembayaran sebelum konfirmasi.
  4. Laporkan kejadian mencurigakan ke pihak berwenang atau Koramil dan Babinsa setempat.

Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat lebih hati hati dan waspada terhadap situasi yang terjadi, dan semoga tidak ada korban penipuan lagi.

Babinsa Desa Sidomulyo Dampingi Panen Padi Sebagai Dukungan TNI pada Ketahanan Pangan

Sidoarjo,- Babinsa Desa Sidomulyo, Koramil 0816/03 Buduran, Serda Hefarizon, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayahnya. Pada Rabu (8/1/2025), Serda Hefarizon terjun langsung mendampingi petani Desa Sidomulyo melaksanakan panen padi di lahan pertanian desa setempat.

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan dukungan kepada para petani dalam upaya meningkatkan hasil panen, sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Lahan padi yang dipanen memiliki luas sekitar 1,5 hektar dan ditanami varietas unggul yang mampu menghasilkan produktivitas tinggi.

“Sebagai Babinsa, saya merasa bangga bisa membantu para petani. Mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan bangsa. Dengan kerja sama dan pendampingan ini, kami berharap hasil panen dapat terus meningkat dari waktu ke waktu, Melalui kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, kami ingin memastikan bahwa petani tidak berjalan sendiri. Kami siap mendukung mereka demi kemakmuran bersama.” ujar Serda Hefarizon di sela-sela kegiatan.

Hadirnya Babinsa dalam kegiatan panen ini disambut baik oleh petani setempat. Salah seorang petani, Bapak Sukiman, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan TNI, khususnya Babinsa Desa Sidomulyo. “Dengan kehadiran Pak Babinsa, kami merasa lebih termotivasi. Selain membantu secara fisik, beliau juga memberikan arahan dan solusi jika ada kendala di lapangan,” kata Sukiman. Pendampingan ini tidak hanya sebatas membantu proses panen, tetapi juga sebagai bentuk edukasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui teknik panen yang benar dan efisien.

Kegiatan panen padi ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para petani Desa Sidomulyo berharap sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat dapat terus berlanjut, sehingga kesejahteraan petani dapat meningkat dan ketahanan pangan nasional semakin kuat. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah antara Babinsa dan para petani di area persawahan, menciptakan suasana keakraban dan kebersamaan yang erat.

Kesehatan Anak di Dusun Plaosan Didukung TNI Melalui Kegiatan Posyandu Balita

Sidoarjo,– Babinsa Plaosan, Serka Henki Hendra, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat dengan mendampingi kegiatan Posyandu Balita di Pos II Dusun Plaosan, Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu. Kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian terhadap tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan Posyandu yang berlangsung pada Rabu pagi ini dihadiri oleh Ibu Suci Novia Kristanto, A.Md. Keb., selaku Bidan Desa; Serka Henki Hendra; serta para kader Posyandu yang memberikan pelayanan kepada sekitar 45 balita yang hadir bersama orang tua mereka.

Kegiatan dimulai dengan suasana yang tertib dan antusias. Berikut rangkaian layanan yang diberikan Orang tua mendaftarkan balita untuk mendapatkan layanan kesehatan, Memantau perkembangan berat badan balita, Menilai pertumbuhan balita berdasarkan usia, Skrining SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang), Memastikan perkembangan anak sesuai standar tumbuh kembang, Mendokumentasikan data kesehatan balita untuk monitoring berkelanjutan. Para orang tua balita terlihat antusias dan merasa terbantu dengan layanan yang diberikan. Petugas Posyandu bekerja penuh dedikasi untuk memastikan semua balita mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan.

Serka Henki Hendra, sebagai Babinsa Desa Plaosan, memberikan pendampingan sekaligus dukungan moril kepada masyarakat. Kehadiran Babinsa menunjukkan bahwa peran TNI tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah di bidang kesejahteraan sosial, khususnya kesehatan. “Kesehatan balita adalah pondasi masa depan bangsa. Kami di TNI berkomitmen untuk mendukung segala upaya yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya untuk anak-anak sebagai penerus masa depan,” ujar Serka Henki Hendra.

Bidan Desa, Ibu Suci Novia Kristanto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu. “Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat dalam mendukung program kesehatan. Dukungan mereka memperkuat kolaborasi lintas sektor,” ungkapnya.

Kegiatan Posyandu Balita di Dusun Plaosan menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan generasi muda. Dengan program seperti ini, diharapkan balita di Desa Plaosan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

Posyandu Balita ini mencerminkan kebersamaan yang harmonis antara warga, petugas kesehatan, dan TNI, dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk anak-anak di desa. Semangat kolaborasi seperti ini diharapkan terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Komitmen TNI Dalam Ketahanan Pangan Terlihat Melalui Pendampingan Sertu Guntur

Sidoarjo,– Sertu Guntur, Babinsa 0816/17 Gedangan, kembali memperlihatkan dedikasinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan pendampingan kepada para petani di Desa Punggul. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi ini menjadi bukti nyata komitmen TNI untuk turut serta dalam peningkatan produktivitas pertanian di wilayah binaannya.

Bersama para petani, Sertu Guntur membantu kegiatan menanam padi di lahan persawahan Desa Punggul. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kerja sama di bidang pertanian.

Sejak pagi, Sertu Guntur terlihat aktif bersama para petani di lahan persawahan. Dengan semangat dan kesederhanaannya, ia ikut serta dalam proses menanam bibit padi. Pendampingan seperti ini merupakan bentuk motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam menjalankan tugas mereka sebagai penghasil bahan pangan utama masyarakat.

Sertu Guntur menyampaikan bahwa peran Babinsa tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan. “Kami hadir untuk memberikan semangat dan membantu petani agar hasil pertanian mereka maksimal. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Sertu Guntur.

Kerja sama yang erat antara TNI dan petani menjadi fondasi keberhasilan program pertanian di tingkat desa. Pendampingan seperti yang dilakukan oleh Sertu Guntur tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga memberikan rasa percaya diri kepada petani untuk terus berinovasi dalam bercocok tanam.

Kepala Desa Punggul menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI, khususnya Babinsa, dalam mendukung kegiatan pertanian di desa mereka. “Kehadiran Babinsa menjadi penyemangat bagi para petani. Kami sangat bersyukur dan berharap kerja sama ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan pendampingan seperti ini, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Punggul semakin meningkat. Tanaman padi yang ditanam hari ini menjadi simbol harapan bagi masyarakat desa untuk masa depan yang lebih baik.

Sinergi antara TNI dan petani menunjukkan bahwa kemajuan suatu wilayah tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi berbagai pihak. Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendukung kesejahteraan bersama.

Kegiatan pendampingan oleh Sertu Guntur ini diakhiri dengan suasana kebersamaan yang penuh semangat. Para petani Desa Punggul merasa bangga dan bersyukur atas perhatian yang diberikan, serta optimis terhadap hasil panen di masa mendatang.

Kunjungan Dandim 0816 Sidoarjo ke Bendungan Lengkong Wujudkan Komitmen Ketahanan Pangan

Sidoarjo,– Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos, melaksanakan kunjungan kerja meninjau Bendungan Lengkong (Rolak Songo) di Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kunjungan ini juga melibatkan sejumlah tokoh penting, termasuk Kasiter Korem 084/BJ Kolonel Inf Harry Subarkah, S.P.C., M.Sc., Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Dr. Eni Rustianingsih, ST., MT., Forkopimka Kecamatan Tarik, serta Tiga Pilar Desa Mliriprowo.

Setibanya di lokasi, Dandim 0816 Sidoarjo disambut oleh Danramil 0816/11 Tarik beserta anggota. Beliau memulai kunjungan dengan melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah, yang menjadi wujud nilai religius dalam setiap kegiatan dinas.

Setelah itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Dedyk Wahyu Widodo meninjau Bendungan Lengkong, yang merupakan salah satu infrastruktur penting dalam pengelolaan air di kawasan tersebut. Bendungan ini memiliki peran strategis dalam mendukung irigasi Delta Brantas yang mencakup wilayah pertanian di Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dr. Eni Rustianingsih, memaparkan kondisi terkini serta rencana pengelolaan Daerah Irigasi Delta Brantas kepada Dandim. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan air irigasi yang menjadi penopang utama pertanian di wilayah ini.

Dalam kunjungannya, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Dedyk Wahyu Widodo menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengelolaan sumber daya air dan ketahanan pangan. “Bendungan Lengkong dan Daerah Irigasi Delta Brantas merupakan aset strategis yang harus kita jaga bersama. TNI, pemerintah, dan masyarakat perlu terus bersinergi untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan sumber daya air, demi kesejahteraan petani dan masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga menekankan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, di mana peran TNI bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung program-program yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan kunjungan kerja ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kehadiran Dandim 0816 Sidoarjo di Bendungan Lengkong menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan.

Dengan kunjungan ini, diharapkan pengelolaan sumber daya air di wilayah Kabupaten Sidoarjo semakin optimal, memberikan manfaat besar bagi petani dan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Bendungan Lengkong (Rolak Songo) kini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Rapat Koordinasi TNI dan Forkopimcam Pule Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Secara Sinergi

Trenggalek,– Komitmen untuk menciptakan keharmonisan dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat kembali ditegaskan oleh Danramil 0806-10/Pule, Kapten Inf Sumardi, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang berlangsung di Aula Kecamatan Pule, Rabu (8/1/2025). Dengan melibatkan Forkopimcam Pule dan para pemangku kepentingan dari seluruh desa se-Kecamatan Pule, rapat ini menjadi bukti nyata sinergi antarlembaga demi kemajuan wilayah.

Kapten Inf Sumardi dengan tegas menyampaikan bahwa TNI selalu berada di garda terdepan untuk mendukung pemerintah kecamatan dalam menjalankan tugas yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Bersama tiga pilar, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, kami selalu bahu-membahu mendukung program-program strategis. Pengentasan kemiskinan dan pendataan stunting, misalnya, adalah prioritas utama yang harus kita tangani bersama demi masa depan Kecamatan Pule yang lebih baik,” ungkapnya penuh semangat.

Rapat koordinasi ini menjadi ruang diskusi yang krusial untuk menyelaraskan rencana kerja dan anggaran di tingkat kecamatan, memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Kapten Inf Sumardi juga menggarisbawahi pentingnya koordinasi lintas sektoral sebagai motor penggerak keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.

Menutup kegiatan ini, Forkopimcam Pule menunjukkan wujud kepedulian nyata dengan menyerahkan bantuan sosial beras secara simbolis kepada perwakilan pemerintah desa. Bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang menginspirasi aksi-aksi nyata lainnya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi adalah kunci. Dengan bekerja bersama-sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera. TNI akan selalu hadir untuk mendukung setiap upaya ini dengan sepenuh hati,” tegas Kapten Inf Sumardi, mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan.

Rapat ini menuai apresiasi luas dari para peserta yang melihat sinergi antarinstansi sebagai kekuatan utama untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Kecamatan Pule optimistis mampu menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Kandangan Fasilitasi Mediasi untuk Menyelesaikan Masalah Hak Waris Warga

Surabaya,– Babinsa Kelurahan Kandangan Koramil 0830/06 Benowo Serda Beni Hermansa, bersama Bhabinkamtibmas, fasilitasi mediasi terkait sengketa hak waris tanah di wilayah binaannya. Proses mediasi ini berlangsung pada Rabu (08/01) di Balai RT 01 RW 08 Klakahrejo, Kecamatan Benowo, yang dipimpin langsung oleh Lurah Kandangan.

Turut hadir dalam mediasi ini Lurah Kandangan, Ketua RW 08, Ketua RT 01, serta kedua keluarga yang bersengketa. Tujuan utama pertemuan tersebut adalah mencari solusi damai melalui musyawarah guna menyelesaikan konflik dengan adil dan menghindari perselisihan lebih lanjut.

Serda Beni Hermansa menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah binaan. “Sebagai Babinsa, kami selalu mendampingi masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai. Pendekatan musyawarah adalah cara terbaik untuk menjaga keharmonisan antar warga,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan teritorial yang dilakukan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan sengketa hak waris dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

Peran aktif tokoh masyarakat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam proses mediasi ini diharapkan dapat menciptakan kondisi lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warga Kelurahan Kandangan.

Dandim 0812 dan Bupati Lamongan Dorong Swasembada Pangan melalui Luas Tambah Tanam

Lamongan,- Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han.,bersama Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi MBA.,hadiri rapat koordinasi luas tambah tanam (LTT) dan penanaman Padi dalam rangka kunjungan kerja Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI Dr. Yudi Sastro, S.P., M.P. di Desa Kebalanpelang kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, Rabu (08/01/2025).

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan pangan Nasional terutama tanaman padi di Kabupaten Lamongan yang merupakan salah satu lumbung pangan Nasional.

Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi MBA., mengucapkan selamat datang kepada Dirjen Kementan RI atas kunjungannya ke Kabupaten Lamongan.

“Luas baku sawah di Lamongam 95.704 hektar dengan luas baku non sawah 7000 hektar dan sudah ditanami seluas 103.000 hektar. Dengan hasil 800 ribu ton per tahun” ujar Bupati.

Dirinya menambahkan bahwa hal yang terus dilakukan adalah menyediakan bibit yang paling diminati oleh masyarakat supaya kegiatan pertanian semakin sukses. Ditambah lagi dengan program pompanisasi akan bisa menambah IP menjadi 2,1 pada tahun 2025.

“Seluas 150.000 hektar sudah dilaksanakan tanam dengan target 192.000 hektar. Langkah yang terus kita upayakan adalah dengan membuka lahan baru bersama kodim 0812/Lamongan terutama memberdayakan Petani Hutan yang ada di Wilayah” pungkasnya.

Sementara,Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI Dr. Yudi Sastro, S.P., M.P. mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Dandim 0812/Lamongan beserta kapolres lamongan atau yang mewakili dan jajaranya yang terus mendampingi Petani dalam meningkatkan ketahanan pangan.

“Swasembada pangan merupakan program yang paling ditekankan oleh Presiden. Target 1 tahun ke depan Indonesia diharapkan mampu menjadi negara dengan swasembada pangan penuh. dan Lamongan merupakan salah satu penyangga pangan Indonesia” ujarnya.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan juga mengatakan bahwa strategi yang dilakukan adalah pupuk subsidi 100% dengan aturan yang sangat dipermudah.

“Dan semua anggaran PU dialokasikan untuk perbaikan sistem irigasi yang mendukung pertanian” pungkasnya.

Senada dengan Bupati, Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., mengatakan kami beserta Jajaran akan senantiasa melaksanakan pendampingan terhadap Petani di wilayah binaan masing masing.

“Kami berkomitme untuk terus mendukung program Pemerintah yang menargetkan Tahun 2025 menjadi tahun yang mana dalam program swasembada pangan memperoleh kemajuan yang luarbiasa dan Tahun 2027, Indonesia bisa ekspor beras maupun bahan pangan lain” ujarnya.