Wujudkan Swasembada Pangan, Babinsa Kudu Bantu Petani Tanam Padi

Jombang – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa dari Koramil 0814-09/Kudu Kodim 0814/Jombang terjun langsung membantu petani di wilayah binaannya menanam padi. Kegiatan ini dilakukan di lahan pertanian seluas 2 hektare di Desa Made, Kecamatan Kudu Kab.Jombang.

Babinsa Desa Made Serka Tarmaji mengatakan bahwa keterlibatan mereka bertujuan untuk memberikan semangat kepada para petani agar lebih produktif dalam mengelola lahan pertanian. “Kami hadir untuk mendampingi petani sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal. Selain itu, ini juga bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. Salah satu petani, Bpk. Hari Santoso menyampaikan apresiasinya. “Dengan adanya Babinsa, kami merasa lebih termotivasi dan terbantu, terutama dalam hal tenaga dan pendampingan teknis,” katanya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah desa dan kelompok tani setempat. Kepala Desa Made Ibu. Winarsih menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan ancaman krisis pangan global.

Babinsa bersama kelompok tani berharap hasil panen nanti dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memastikan keberlangsungan program ketahanan pangan nasional.

Kasembon Tanam Jagung Massal: Langkah Menuju Ketahanan Pangan Nasional

Kab. Malang,- Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Danramil Kasembon, Kapten Arm Heru Santoso, bersama Muspika Kasembon melaksanakan kegiatan Tanam Jagung Serentak di Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, pada awal tahun 2025. Acara ini diikuti oleh berbagai instansi setempat dan masyarakat, memperlihatkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga dalam memperkuat sektor pertanian.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen, di antaranya Koramil Kasembon, Polsek Kasembon, Kecamatan Kasembon, Dinas Pertanian Kasembon, Perhutani Kasembon, Kepala Desa Sukosari, Asper Kasembon, LPP NU Kasembon, Ketua Gempal, Puskesmas Kasembon, serta warga sekitar. Kerjasama lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan hasil produksi jagung yang menjadi salah satu komoditas andalan daerah.

Dalam sambutannya, Kapten Arm Heru Santoso menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu wujud nyata kontribusi TNI dalam mendukung ketahanan pangan. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani, untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan mereka. Selain itu, sinergi lintas sektor seperti ini diharapkan terus terjalin demi kemajuan bersama,” ujar Kapten Heru.

Kepala Desa Sukosari juga menyambut baik kegiatan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan tanam jagung serentak. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif pada hasil panen, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.

Dinas Pertanian Kasembon turut memberikan pelatihan singkat kepada warga terkait teknik penanaman dan perawatan tanaman jagung agar hasil panen lebih optimal. Pihak Perhutani Kasembon juga mendukung program ini dengan menyediakan lahan untuk penanaman bersama.
Warga Desa Sukosari sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Selain menanam, mereka juga diajak berdiskusi mengenai pengelolaan hasil panen untuk meningkatkan nilai tambah produk. Ketua Gempal (Gabungan Petani Lokal) optimis bahwa program ini akan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kasembon.

Melalui program Tanam Jagung Serentak ini, Kecamatan Kasembon berharap dapat menjadi salah satu daerah penyuplai jagung terbesar di Kabupaten Malang. Kerjasama seperti ini diharapkan terus berlanjut untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di masa depan.

Target Capaian LTT Berhasil, Mayjen TNI Rudy Saladin M.A.Apresiasi Kodim Probolinggo

Probolinggo,- Apresiasi diungkapkan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, dalam kunjungan kerjanya di Makodim 0820/Probilinggo pada Jumat (10/01/2025).

Betapa tidak, Kodim Probolinggo telah berhasil menjalankan program luas tambah tanam atau LTT di wilayah teritorialnya.

Keberhasilan itu, dinilai mampu meningkatkan capaian swasembada pangan, salah satu program yang saat ini digagas oleh Pemerintah, khususnya Kodam V/Brawijaya melalui kerjasama antara pihak Kodam dengan Kementan beberapa waktu lalu.

“Ini luar biasa. Tahun ini, capaian itu akan ditambah dua ton dari target sebelumnya,” kata Pangdam.

Selain apresiasi dari Pangdam, beberapa hal lainnya juga disampaikan dihapadan prajurit Kodim Probolinggo. Salah satunya ialah harus bisa mengatasi segala kesulitan dan keluhan yang dialami oleh masyarakat.

“Keberadaan anggota Kodim Probolinggo, harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itu harus bisa dilakukan, terutama oleh Babinsa,” tandasnya.

Tak hanya Pangdam, di lokasi itu beberapa pengarahan juga dilakukan oleh para PJU Kodam. Kali ini, pengarahan juga dilakukan oleh Asisten Teritorial Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Heri Wahyudi.

Pada kesempatan itu, Kolonel Heri menekankan kepada seluruh aparat Teritorial untuk bekerja dengan maksimal dalam mendukung program swasembada pangan. Salah satunya, mendata dan memaksimalkan seluruh saluran irigasi tersier yg ada di wilayahnya termasuk memaksimalkan pompa-pompa air yang telah dibagikan sebelumnya sehingga dalam setahun bisa 3-4 kali panen.

“Gunakan seluruh potensi yang ada di wilayah untuk sukseskan swasembada pangan,” tegasnya.

Setelah itu, pengarahan diberikan oleh Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Krisbianto, S.E, M.I.P. Pengarahan tersebut berkaitan dengan untuk menjauhi judi online maupun pelanggaran lainnya.

“Harus bisa dihindari segala bentuk pelanggaran apapun, jadilah prajurit yang profesional, serta jaga keharmonisan keluarga,” pintanya.

Tak hanya itu saja, pengarahan terkait kemampuan dasar prajurit pun, tak lepas disampaikan.

Pengarahan itu, dilakukan oleh Asops Kasdam, Kolonel Inf Eko Setyawan, S.E, M.I.P.

Pada kesempatan itu, Asops berpesan pada seluruh prajurit Kodim agar selalu menjaga kemampuan dasar prajurit.

“Termasuk terkait pembinaan jasmani atau Binjas,” tandasnya.

Sedangkan, terkait werving ditambahkan oleh Aspers Kasdam, Kolonel Inf Rio Neswan, S.E, M.M, M.I.K, terkait pembinaan karir. Aspers menegaskan, seluruh prajurit harus dalam kondisi prima.

“Tentunya, setiap prajurit tidak boleh terlena, jaga kesehatan untuk menjalani tugas sehari-hari,” pintanya.

Terkait pelanggaran, Danpomdam V/Brawijaya, Kolonel Cpm Karti Amyus, S.H, mengungkapkan jika Kodim Probolinggo berada di angka zero pelanggaran.

Hal itu, kata Danpomdam, harus bisa dipertahankan oleh Kodim dalam menekan, sekaligus meminimalisir kemungkinan maupun indikasi pelanggaran yang akan terjadi.

“Pahami cara-cara menyelesaikan dengan baik. Kodim Probolinggo ini bagus, masuk kategori zero pelanggaran,” ungkap Danpomdam.

Pangdam Brawijaya Tegaskan Kab. Jember Sebagai Poros Swasembada Pangan di Jatim

Jember,– Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., kembali menegaskan pentingnya Jember sebagai poros swasembada pangan di Jawa Timur. Hal itu disampaikan saat kunjungannya ke Makodim 0824/Jember, Kamis (09/01/2025).

Dalam kunjungannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa optimalisasi ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan di Jatim. “Jember harus menjadi poros swasembada pangan di Jatim,” tegasnya di hadapan Forkopimda dan stakeholder terkait.

Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa optimalisasi ini dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. Ia juga menyebutkan keterlibatan Kodam V/Brawijaya, Forkopimda Jember, dan Kementerian Pertanian sebagai bentuk komitmen nyata mendukung ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya mempererat sinergitas, tetapi juga memastikan kesiapan Jember dalam mendukung ketahanan produksi pangan. “Kita semua harus saling bersinergi,” tambahnya, menegaskan pentingnya kerja sama.

Kerja sama ini mencakup berbagai program seperti peningkatan teknologi pertanian, pembinaan petani, hingga perbaikan infrastruktur pendukung di Jember. Upaya tersebut diyakini mampu mendorong produksi pangan lokal agar lebih maksimal dan berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi kabupaten lain di Jatim untuk mengoptimalkan potensi daerahnya. “Semoga sinergi ini membawa hasil nyata bagi ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Anak Prajurit Berprestasi, Juga Santuni Warakawuri.

Jawa Timur,– Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memberikan penghargaan kepada anak-anak prajurit yang berprestasi serta santunan kepada Warakawuri. Kegiatan penuh apresiasi ini berlangsung di jajaran Korem 083/BDJ.

Pangdam V/Brawijaya, didampingi Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya, Ny. Chrisma Virawanti, menyampaikan bahwa generasi muda yang berprestasi adalah harapan bangsa. “Prestasi generasi muda adalah investasi masa depan bangsa,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Acara ini melibatkan berbagai satuan, diantaranya Kodim 0821/Lumajang, Kodim 0824/Jember, Kodim 0822/Bondowoso, Kodim 0820/Probolinggo serta Yonif 527/BY, dan Armed 8/UDY. Kehadiran Pangdam V/Brawijaya di tengah keluarga besar TNI disambut antusias.

Selain penghargaan, Pangdam V/Brawijaya juga menyerahkan santunan kepada Warakawuri, sebagai wujud penghormatan kepada keluarga prajurit yang telah berjasa. Kegiatan ini menjadi simbol nyata solidaritas dan kepedulian TNI kepada masyarakat.

Pangdam V/Brawijaya berharap penghargaan ini menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi, serta mempererat tali kekeluargaan di lingkungan TNI. Pendidikan, adalah kunci membangun Indonesia yang lebih baik.

“Semoga kegiatan ini memotivasi kita semua untuk terus mendukung pendidikan dan membangun harmoni di tengah masyarakat,” tutup Pangdam V/Brawijaya penuh harap.

Puluhan Anak-Anak Kunjungi Koramil Balongpanggang untuk Kenalan dengan TNI

Gresik,- Menjadi anggota TNI merupakan dambaan besar anak – anak Indonesia. Dimata mereka menjadi tentara itu gagah, pemberani dan disegani oleh banyak orang. Seperti hari ini Anggota Koramil 0817/09 Balongpanggang mendapat kunjungan puluhan anak-anak Kelompok Bermain Ar-Rosyid Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Kunjungan ini adalah rangkaian kegiatan outing class dan pengenalan anak anak usia dini kepada aparat TNI. Kedatangan mereka dipimpin langsung oleh Kepala Kelompok Bermain Ar-Rosyid Bambang bersama Bunda.

Pada kegiatannya, kehadiran anak anak Kelompok Bermain Ar-Rosyid ini disambut langsung oleh Danramil 0817/09 Balongpanggang Kapten Arh Kuntoko dengan di dampingi anggotanya, Sertu Iwan Susanto dan Praka Sandika Muljayadi.

“Kita menyambut gembira kedatangan anak-anak Kelompok Bermain Ar-Rosyid, Dalam kesempatan ini, kami mengenalkan kepada anak-anak tentang Tugas Pokok TNI, dan mengenalkan Profesi sebagai TNI di usia dini. Tentu saja, dengan bahasa yang mudah di pahami,” jelas Kapten Arh Kuntoko.

“Semoga kelak menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas harapan kita semua, karena Bangsa Indonesia yang kaya sumberdaya alam ini butuh generasi yang cerdas, untuk itu adik-adik harus belajar dengan tekun, disiplin, menjaga sopan santun dan saling hormat menghormati,” ungkap Danramil.

Sementara di tempat yang sama Sertu Iwan menuturkan, kedatangannya tersebut adalah untuk memberikan pelajaran tentang berbagai macam pekerjaan dan profesi serta Tugas dan Fungsinya termasuk TNI, sehingga timbul rasa cinta anak kepada profesi TNI AD dan tumbuh rasa bangga dan cinta kepada tanah airnya sendiri.

“Untuk itu kami berharap ke depan anak anak tersebut ada yang bercita cita untuk menjadi seorang TNI, setelah melihat TNI yang sebenarnya.”ujarnya.

Kapten Czi Haryono Pimpin Patroli Malam Gagalkan Penyelundupan Minuman Keras

Sintang,- Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW, jajaran SSK III berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras ilegal merek berjumlah 5 dus, jenis Lemon din 1 dus dan Brandy 4 dus di Desa SEI Kelik, Kecamatan Ketungau hulu, Kabupaten Sintang, Selasa (7/1/2024).

Danki SSK III, Kapten Czi Haryono memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan patroli malam di jalur tidak resmi (JTR), patroli menggunakan kendaraan bermotor jenis trail KLX. Pada saat melakukan patroli malam, anggota melakukan penyisiran dan menemukan Minuman Keras sebanyak 5 dus, 1 dus jenis Lemon din dan 4 dus jenis brandy, barang tersebut sudah ditinggalkan pelakunya.

Operasi ini dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat setempat. Barang bukti telah diamankan, sementara pelaku melarikan diri dan masih dalam proses pencarian.

Dan SSK III, Kapten Czi Haryono mengatakan “Upaya ini menunjukkan komitmen Satgas Pamtas dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan dan mencegah masuknya barang-barang ilegal yang dapat merugikan dan merusak mental masyarakat” tutup Kapten Czi Haryono.

Posyandu Anggrek di Tanjung Perak: Babinsa Dampingi Pelayanan Kesehatan Balita

Surabaya, – Babinsa Kelurahan Tanjung Perak, Serda Atim Citra, mendampingi kegiatan Posyandu Anggrek yang diselenggarakan oleh RW 1 di Balai RW 1, Jl. Kalimas Baru 1 Dalam, Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantian, pada Kamis (09/01).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan bagi bayi dan balita di wilayah tersebut. Serda Atim Citra hadir memastikan proses penimbangan dan pemeriksaan kesehatan berjalan lancar.

“Kegiatan Posyandu ini sangat penting untuk memantau pertumbuhan dan kesehatan balita. Kami dari TNI selalu siap mendampingi masyarakat dalam kegiatan yang berdampak positif, terutama terkait kesehatan anak-anak,” ujar Serda Atim.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya balita. Hal ini merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap pembangunan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.

Diharapkan, kegiatan Posyandu dapat terus dilakukan secara rutin untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan kuat, khususnya di Kelurahan Tanjung Perak dan sekitarnya.

Danramil Gandusari Pimpin Pelatihan Metode GASING untuk Tingkatkan Minat Siswa

Trenggalek – Pendidikan yang berkualitas adalah fondasi bagi masa depan generasi muda. Dalam upaya mewujudkan hal ini, Danramil 0806-06/Gandusari, Lettu Inf Samsul Hadi Purnomo, menghadirkan terobosan pembelajaran matematika melalui pelatihan metode GASING (GAmpang, aSyIk, dan menyenaNGkan) kepada 50 guru SD kelas 1 hingga kelas 5 se-Kecamatan Gandusari. Kegiatan inspiratif ini berlangsung di Aula Kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Gandusari, Kamis (9/1/2025).

Kehadiran sejumlah tokoh penting, seperti Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Gandusari Wityani Driyanto, S.Pd., M.Pd., Kepala SD Negeri 2 Wonoanti Agus Dwi Utomo, dan Kepala SD Negeri 3 Sukorame Siti Khoirul Anwaria, menegaskan pentingnya acara ini. Pelatihan ini dirancang untuk memperkenalkan metode GASING, yang terbukti mampu menjadikan pembelajaran matematika lebih mudah, seru, dan menarik bagi siswa.

Lettu Inf Samsul Hadi Purnomo, dengan kehangatan dan senyum khasnya, memimpin pelatihan ini dengan penuh semangat. Ia memberikan penjelasan yang sederhana namun efektif, sehingga para guru dengan mudah memahami teknik-teknik yang ditawarkan. Metode GASING mengutamakan pendekatan kreatif dan interaktif, menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya edukatif tetapi juga menyenangkan.

“Kami berharap metode GASING dapat diterapkan di setiap kelas agar siswa lebih mudah memahami matematika. Dengan metode ini, matematika tidak lagi menjadi pelajaran yang ditakuti, tetapi justru menjadi mata pelajaran favorit,” ujar Lettu Inf Samsul, penuh optimisme.

Semangat para peserta sangat terasa sepanjang pelatihan. Mereka antusias mencoba langsung metode GASING dan berdiskusi aktif untuk memastikan pemahaman mereka. “Metode ini benar-benar membuka wawasan kami. Kini kami punya cara baru untuk membuat siswa lebih tertarik pada matematika. Semoga ini menjadi awal perubahan besar dalam pembelajaran,” ungkap Siti Khoirul Anwaria, salah satu peserta.

Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Gandusari, Wityani Driyanto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Danramil Gandusari. “Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan. Kami sangat berterima kasih atas dedikasi Danramil dalam membantu menciptakan pendidikan yang lebih baik di Gandusari. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut demi masa depan generasi muda,” tuturnya.

Pelatihan ini bukan hanya sekadar acara, tetapi menjadi titik awal transformasi pembelajaran matematika di Gandusari. Dengan semangat dan sinergi yang kuat antara para pendidik dan TNI, Gandusari siap melahirkan generasi penerus yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pembangunan Jalan Usaha Tani di Gredek Tingkatkan Kesejahteraan Petani Setempat

Gresik, – Babinsa Desa Gredek, Sertu Nuryanto, dari Koramil 0817/11 Duduksampeyan, aktif melaksanakan pendampingan dalam pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan mendukung pengembangan infrastruktur pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

Menurut Sertu Nuryanto, pembangunan JUT memiliki peran penting dalam memperlancar distribusi hasil pertanian. “Jalan usaha tani ini akan mempermudah akses para petani menuju sumber daya seperti air irigasi dan pupuk, sekaligus mengurangi biaya transportasi. Dengan adanya jalan yang memadai, hasil pertanian dapat didistribusikan dengan lebih efisien,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gredek, M. Bahrul Ghofar, mengapresiasi kehadiran dan peran aktif Babinsa dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Babinsa Sertu Nuryanto yang terus mendampingi dan mengawasi pelaksanaan pembangunan JUT. Kehadirannya memastikan jalan ini sesuai standar, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Gredek,” ujarnya.

Pembangunan Jalan Usaha Tani ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mendorong produktivitas pertanian dan meningkatkan kualitas hidup para petani di Desa Gredek. Pendampingan oleh Babinsa juga mencerminkan komitmen TNI dalam membantu masyarakat desa dalam berbagai aspek, termasuk sektor pertanian.

Dengan adanya kerja sama antara pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat, pembangunan JUT ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing.