Dandim 0811/Tuban Dorong Petani dengan Peninjauan Sumber Air Pertanian

TUBAN, – Untuk Mendukung Kegiatan TNI Manunggal Air Bersih, Komandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Tuban, Bapak Eko Julianto dan instansi terkait melaksanakan peninjauan titik Sumber air di wilayah Kodim 0811/Tuban, tepatnya di Desa Menilo, Desa Pandanagung Kecamatan Soko selanjutnya menuju wilayah Kecamatan Senori Kabupaten Tuban. Jum’at (10/01/2025).

Komandan Kodim 0811/Tuban, menyampaikan bahwa mencari sumber air merupakan salah satu upaya TNI dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan Air untuk kebutuhan irigasi pertanian terutama di wilayah Teritorial Kodim 0811/Tuban. Karena Kementerian Pertanian RI fokus percepat langkah menuju swasembada pangan dengan berbagai strategi, termasuk gerakan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di sejumlah wilayah Indonesia dengan salah satu target utamanya adalah mencari sumber air dalam rangka pompanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Tuban khususnya di Kecamatan Soko Karena Dekat dengan sungai bengawan solo.

“Program peninjauan titik sumber air untuk pompanisasi pertanian ini bertujuan untuk memotivasi petani agar terus menanam padi, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrim. Saya harapkan masalah pengairan dapat diatasi secara efektif sehingga lahan kering dan sawah tadah hujan dapat dimanfaatkan secara optimal.”, Terang Dandim 0811/Tuban.

Lanjutnya, Saat yang lalu, Dalam kunjungan tersebut, Direktur Jenderal Pertanian Tanaman Pangan RI, Bpk. Yudi Sastro, SP, MP., menegaskan pentingnya pelaksanaan program-program Kementerian Pertanian yang tepat sasaran dan tidak sekadar seremonial saja, akan tetapi agar percepatan tanam dilakukan dan Indeks Pertanaman ditingkatkan.

“Kami akan menyelaraskan langkah untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian RI demi masa depan pertanian yang lebih baik”.

Pendampingan Babinsa di Padangan Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah

BOJONEGORO, – Sebagai wujud komitmen dalam mendukung dan mensukseskan program pemerintah dibidang Ketahanan Pangan (Hanpangan), jajaran Babinsa Kodim 0813 Bojonegoro Jawa Timur, terus melakukan pendampingan terhadap para petani diwilayah binaan masing-masing.

Seperti yang dilakukan oleh para Babinsa Koramil 11/Padangan Kodim 0813 Bojonegoro, pagi ini Jum’at (10/1/2025), mendampingi petani Desa Prangi Kecamatan Padangan menanam padi jenis inpari 32 dilahan milik bapak Sumanto seluas 2 (dua) hektar. Pendampingan tersebut, sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian khususnya tanaman padi.

Komandan Koramil (Danramil) 0813-11/Padangan, Lettu Inf Sujarwo, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan anggota Babinsa jajaranya terhadap petani dengan turun langsung kesawah tersebut merupakan wujud dukungan TNI terhadap percepatan tanam padi dalam mendukung, serta mensukseskan program yang telah dicanangkan oleh pemerintah dibidang Hanpangan.

“Babinsa Kodim 0813 Bojonegoro siap mendukung secara penuh suksesnya program pemerintah khususnya penguatan swasembada pangan diwilayah Bojonegoro,” ungkapnya.

Selaku Babinsa Desa Prangi, Serda Dian Ahmad, mengatakan, pendampingan bagi petani diwilayah binaanya ini mencakup mulai dari proses penyiapan dan pengolahan lahan, pembibitan dan penanaman, hingga panen. Harapanya, dengan adanya pendampingan yang dilakukan secara intens tersebut para petani bisa semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertaniannya dan mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Selain itu, pendampingan yang dilakukan tersebut adalah upaya nyata dari para Babinsa dilapangan dalam mendukung mewujudkan ketahanan pangan, yang sekaligus bukti adanya kemanunggalan TNI dan rakyat, khususnya untuk penguatan swasembada pangan yang optimal di masyarakat.

“Selain untuk meningkatkan hubungan lebih harmonis dengan warga diwilayah binaan, juga akan menguatkan motivasi bagi petani dalam mengelola lahan pertanian,” ucapnya.

Ucapan terima kasih dan apresiasi disampaikan bapak Sumanto, kepada anggota TNI Koramil 11/Padangan Kodim 0813 Bojonegoro yang selalu mendampingi warga khususnya disektor pertanian. “Kami merasa senang, dan sangat berterima kasih sekali kepada bapak-bapak Babinsa yang sudah membantu para petani,” tuturnya.

Dandim 0831/Surabaya Timur Pimpin Aksi Tanam Pohon Sukun untuk Pelestarian Alam Surabaya

SURABAYA – Komandan Kodim (Dandim) 0831/Surabaya Timur, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono S.Sos., M.Han, bersama Ibu Ketua Persit KCK Cabang L Dim 0831, Ibu Trinil Donata memimpin kegiatan penanaman pohon sukun di lahan pertanian RW 06, Jalan Raya Kutisari Indah Blok V, Kelurahan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Jumat (10/1/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program karya bakti penghijauan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam.

Dandim Kolonel Inf Didin Nasruddin menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan alam melalui aksi nyata seperti penanaman pohon. ” Tanam pohon adalah wujud nyata kita bersatu dengan alam. Semoga kegiatan ini menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap upaya penghijauan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi. “Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan alam agar kita dan anak cucu kita dapat menikmatinya,” tambah Dandim.

Kegiatan penanaman pohon sukun tersebut turut dihadiri oleh Kasdim Letkol Inf Ahmad Fauzi S.E., M.Tr. (Han), para Perwira Staf, Danramil jajaran, serta pengurus Persit KCK Cabang L Dim Surabaya Timur. Hadir pula Muspika Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Lurah Kutisari, LPMK Kelurahan Kutisari, pelajar SMPN 49, Paguyuban Sinoman RW 03, dan warga RW 06.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan hidup. Penanaman pohon sukun ini diharapkan dapat memberikan manfaat lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat melalui hasil tanaman yang produktif.

Program penghijauan ini juga merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, dan lestari.

Kasrem Meina Helmi Ingatkan Tantangan Tugas Baru Usai Rotasi di Korem 081/DSJ

Madiun,- Setelah dilakukan rotasi beberapa waktu lalu, kini beberapa jabatan perwira yang kosong di jajaran Korem 081/DSJ telah terisi. Mayor Inf Iwan Santoso mengisi jabatan Pasipers Rem 081/DSJ dan Mayor Cke Supriono sebagai Pabung Kodim 0808/Blitar.

Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi berharap, kehadiran mereka akan memberikan dampak positif bagi kemajuan satuan.

“Kehadiran saudara-saudara di Korem 081/DSJ ini diharapkan dapat membawa semangat baru dan kontribusi positif bagi kemajuan satuannya masing-masing,” kata Pamen TNI AD itu dalam sambutannya pada acara tradisi penerimaan warga baru di Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Jumat (10/1/2025).

Kepada keduanya, Helmi mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab yang mereka emban tidaklah mudah. Oleh karena itu ia memerintahkan untuk segera melakukan orientasi di tempat tugas yang baru.

“Segeralah menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru dan jalin komunikasi yang baik untuk tercapainya keberhasilan tugas-tugas yang telah dipercayakan kepada kita,” sebutnya.

Meski tantangan tugas ke depan tidaklah mudah, namun Helmi yakin mereka akan dapat mengemban jabatannya dengan baik.

“Berbekal pengalaman dan kemampuan yang telah didapat pada jabatan-jabatan sebelumnya, saya optimis Mayor Inf Iwan Santoso dan Mayor Cke Supriono akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan dengan sebaik-sebaiknya,” ujarnya.

Pendampingan Babinsa di Posyandu Dharma Tanjung Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera

Sampang,– Bertempat di Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Sertu Dody, anggota Babinsa dari Koramil 0828/02 Camplong, melaksanakan kegiatan pendampingan dalam rangka posyandu (pos pelayanan terpadu) yang diselenggarakan oleh pihak desa setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, serta mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, Sertu Dody turut berperan aktif dalam mendampingi petugas kesehatan yang memberikan pelayanan kepada balita, ibu hamil, serta lansia. Selain itu, Babinsa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat dan menjaga keseimbangan gizi demi tumbuh kembang anak yang optimal.

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kegiatan posyandu ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat menjadi prioritas, dan kegiatan posyandu ini menjadi bukti komitmen Babinsa dalam mendukung program kesehatan di desa binaannya.

Gotong Royong TNI dan Masyarakat Bersihkan Embung Desa Semarum dengan Semangat

Trenggalek,– Semangat gotong royong kembali menggema di Desa Semarum, Kecamatan Durenan. Jajaran TNI dari Koramil 0806-03/Durenan bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan areal embung desa. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dan rakyat dalam menjaga kelestarian lingkungan demi kesejahteraan bersama, Jumat (10/1/2025).

Babinsa Desa Semarum, Serma Mujiono, menegaskan pentingnya peran embung sebagai sumber air dan kawasan konservasi. “Embung Desa Semarum bukan hanya sebagai penampung air, tetapi juga aset berharga yang harus kita rawat bersama. Melalui kerja bakti ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkap Serma Mujiono di sela-sela kegiatan.

Berbekal alat sederhana seperti mesin pemotong rumput, sabit, dan cangkul, TNI dan warga bahu-membahu membersihkan semak belukar dan sampah yang menumpuk di sekitar embung. Pemandangan penuh semangat ini mencerminkan kekompakan dan kebersamaan dalam merawat lingkungan.

Surahman (45), salah satu warga yang ikut serta dalam kerja bakti, mengaku sangat mengapresiasi keterlibatan TNI. “Kehadiran TNI membuat kami semakin semangat. Pekerjaan jadi lebih ringan karena kami saling membantu. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” tuturnya.

Embung Desa Semarum memiliki peran vital sebagai sumber air bagi pertanian dan kebutuhan warga sehari-hari. Selain itu, embung ini juga berpotensi menjadi destinasi wisata lokal yang menarik jika terus dirawat dengan baik. Pembersihan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memaksimalkan potensi tersebut.

Bati Tuud Koramil 0806-03/Durenan, Peltu Nasikin, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini akan terus digalakkan. “Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan kerja bakti ini diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud syukur atas kelancaran dan kekompakan selama proses pembersihan. Ke depan, kerja sama antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin solid untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitar.

Sinergi yang terjalin ini menjadi inspirasi bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Bersama TNI, warga Desa Semarum optimis dapat mewujudkan desa yang bersih, asri, dan lestari.

Babinsa Maospati Dampingi Petugas Kesehatan Laksanakan Fogging Untuk Cegah DBD

Magetan,- Dalam rangka mencegah penyebaran nyamuk demam berdarah, Babinsa Kelurahan Maospati Sertu Suroto dan Koptu Arif anggota Koramil Maospati jajaran kodim 0804/Magetan laksanakan pendampingan kegiatan fogging dari Dinas Kesehatan di Kelurahan Maospati yang bertempat di jln Mliwis RT 08 RW 02 Kelurahan Maospati kec Maospati kab Magetan.

Menurut Sertu Suroto dengan dilakukannya fogging tersebut diharapkan dapat membasmi sarang nyamuk sehingga warga kelurahan Maospati dapat terhindar dari ancaman nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit DBD.

“Fogging ini sendiri merupakan upaya preventif yang perlu dilakukan Dinas Kesehatan Magetan untuk mengantisipasi adanya kasus DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, khususunya di wilayah Kecamatan maospati,” jelasnya.

Sertu Suroto juga menerangkan,selain mendampingi penyemprotan fogging dirinya bersama petugas Dinas Kesehatan Magetan juga memberikan himbauan agar seluruh warga masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Di samping mendampingi proses fogging, kami bersama petugas Dinas Kesehatan Magetan memberikan edukasi pencegahan penyebaran nyamuk demam berdarah dengan melakukan langkah 3M, yakni menguras, menutup dan mengubur barang barang yang tidak diperlukan,” tandas Sertu Suroto.

Sementara itu,Petugas nakes dari puskesmas maospati mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan peran serta Babinsa dari Koramil Maospati dalam partisipasinya membantu pelaksanaan fogging,dengan harapan warga kelurahan maospati bisa terbebas dari ancaman demam berdarah.”Pungkas Babinsa.

Babinsa Benowo Dampingi Pemberantasan Sarang Nyamuk Untuk Cegah Penyebaran DBD

Surabaya,– Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan, Babinsa Kelurahan Benowo, Koramil 0830/06 Benowo, Pelda Dony, bersama elemen masyarakat melaksanakan kegiatan Apel Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kegiatan ini berlangsung di RW 5 Aspol KP3, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Jumat (10/01).

Kegiatan PSN ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti sebagai penyebab utama DBD. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna menciptakan wilayah yang sehat dan bebas dari penyakit.

Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Benowo, Kepala Puskesmas Benowo, Bhabinkamtibmas, staf kecamatan dan kelurahan, serta Kader Kesehatan Masyarakat (KSH). Pelaksanaan apel diikuti dengan penyuluhan mengenai langkah-langkah preventif terhadap DBD, seperti melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin, termasuk menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air (3M Plus).

Pelda Dony menyampaikan pentingnya sinergi antara masyarakat, petugas kesehatan, dan aparat keamanan dalam memerangi DBD. “Kami menghimbau seluruh warga untuk tetap waspada, terutama di musim penghujan. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap lingkungan sekitar, khususnya tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa kegiatan semacam ini memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kerjasama yang solid antara masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat memutus rantai penyebaran DBD dan mencegah peningkatan jumlah kasus di wilayah tersebut.

Lurah Benowo menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata dari gerakan bersama untuk menekan angka DBD di lingkungan Kelurahan Benowo. “Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama mencegah penyakit,” ujarnya.

Kegiatan PSN yang dilakukan ini tidak hanya berfokus pada aksi langsung di lapangan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar akan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah preventif seperti penggunaan obat nyamuk, pemasangan kawat anti-nyamuk, dan menghindari menggantung pakaian terlalu lama juga ditekankan dalam sosialisasi ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan angka penyebaran DBD dapat ditekan secara signifikan, khususnya di Kelurahan Benowo dan sekitarnya. Langkah ini sekaligus menjadi upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya hidup bersih dan sehat, terutama saat musim penghujan yang rawan penyakit.

Pendampingan Koptu Akh. Rifai Percepat Proses Tanam Padi di Pamekasan

PAMEKASAN,– Babinsa Desa Laden, Koptu Akh. Rifai, terjun langsung membantu petani dalam mencabut bibit padi yang akan ditanam di sawah milik Romi, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Tani 2, yang berada di Dusun Timur RT 02 RW 02, Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan.

Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Babinsa terhadap para petani, khususnya dalam percepatan proses tanam padi di musim hujan. Dengan kondisi curah hujan yang ideal, para petani didorong untuk segera menanam bibit padi agar dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang maksimal.

“Tujuan pendampingan ini adalah untuk memastikan percepatan tanam padi dapat berjalan lancar. Hal ini sejalan dengan program ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada pangan di wilayah binaan,” ujar Koptu Akh. Rifai.

Para petani di Desa Laden menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. Kehadiran aparat TNI di tengah-tengah petani memberikan semangat dan motivasi, sehingga proses pencabutan dan penanaman bibit padi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

“Melalui kolaborasi antara petani dan Babinsa, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Laden semakin meningkat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan,”tuturnya.

Gerakan Tanam Padi Tiga Pilar Desa Tentenan Timur Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PAMEKASAN,– Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Sertu Moh Saleh bersama Tiga Pilar Desa Tentenan Timur dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) turun langsung ke sawah membantu petani dalam proses penanaman padi. Kegiatan ini dilakukan di lahan milik Wafi, anggota Kelompok Tani Sumber Mulyo di Dusun Kosaba, Desa Tentenan Timur.

Kehadiran Babinsa, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan PPL dalam gerakan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan petani dalam mendukung tercapainya ketahanan pangan. Sertu Moh Saleh menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada para petani agar lebih semangat dalam mengelola lahan pertaniannya.

“Kami hadir di sini untuk membantu sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan semangat gotong royong, kami berharap hasil panen tahun ini dapat meningkat,” ujar Sertu Moh Saleh.

Kepala Desa Tentenan Timur Farid Afandi juga mengapresiasi kerja sama ini dan menyatakan bahwa pihaknya selalu mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam sektor pertanian.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah desa terhadap kesejahteraan petani. Dengan kebersamaan, kami yakin ketahanan pangan dapat terwujud,” katanya.

Sementara itu, Wafi, salah satu petani yang lahannya menjadi lokasi tanam, mengaku senang dengan kehadiran Tiga Pilar dan PPL. Menurutnya, dukungan seperti ini memberikan dorongan moral dan semangat bagi petani untuk terus produktif meski menghadapi berbagai tantangan.

Melalui Gerakan Tanam Padi ini, Desa Tentenan Timur berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani setempat.