Karya Bhakti di Desa Tileng Tingkatkan Infrastruktur dan Kebersamaan Masyarakat

Madiun, – Babinsa Desa Tileng, Koramil 0803-14/Dagangan, Koptu Muhamad Sidik, bersama warga masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bhakti (Karbak) dalam rangka pembuatan talut di area Balai Desa Tileng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (11/1). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan infrastruktur desa sekaligus memperkuat peran gotong royong dalam membangun fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat.

Koptu Muhamad Sidik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Pembangunan talut di Balai Desa diharapkan dapat mencegah terjadinya erosi serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitar fasilitas desa yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan warga. “Karya Bhakti ini tidak hanya tentang membangun talut, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa,” ujar Koptu Muhamad Sidik.

Proses pembuatan talut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, pemuda, hingga warga setempat yang antusias bergotong royong. Dengan semangat kebersamaan, warga bergiliran membantu mengangkut material seperti batu dan pasir, serta merapikan area yang akan dibangun. Kegiatan ini berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat. “Gotong royong seperti ini harus terus kita jaga agar semangat persatuan tetap kuat,” tambahnya.

Kegiatan Karya Bhakti ini mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta lingkungan desa yang lebih baik dan mendukung kemajuan bersama. Babinsa Desa Tileng menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai program pembangunan desa, demi terciptanya kesejahteraan dan kemajuan di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Patroli Patok Perbatasan RI-PNG oleh Satgas Yonif 512/QY Jaga Keutuhan NKRI

Keerom, Papua – Dalam upaya memastikan patok batas negara tetap dalam kondisi aman dan tidak bergeser, Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Tatakra melaksanakan patroli patok perbatasan RI-PNG. Patroli ini menjadi langkah penting untuk menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sesuai dengan tugas pokok yang diemban oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Statis Yonif 512/QY. Sabtu, (11/1/2025).

Patroli ini dilakukan untuk memastikan kondisi pilar-pilar patok yang menandai perbatasan negara. Sebagai simbol kedaulatan, patok batas negara harus selalu terjaga dari kemungkinan pergeseran, kerusakan, atau bahkan penghilangan. Hal ini sejalan dengan mandat yang diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, yang menugaskan TNI dalam menjaga kedaulatan negara, termasuk wilayah perbatasan.

Dalam pelaksanaannya, patroli patok ini juga menjadi kesempatan bagi Satgas Yonif 512/QY untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat yang tinggal di sekitar perbatasan.

“Kami selalu melibatkan masyarakat dalam menjaga wilayah perbatasan. Masyarakat adalah mitra strategis yang dapat membantu kami melaporkan jika ada indikasi kerusakan atau ancaman terhadap patok batas,”Ujar Danpos Tatakra Letda Inf Nuryanto.

Dengan demikian patroli patok perbatasan ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme TNI, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. Dengan komitmen yang tinggi, Satgas Yonif 512/QY terus berupaya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya demi menjaga perbatasan negara dengan baik.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Kesehatan Keliling untuk Warga Distrik Batom

Pegunungan Bintang – Satgas Yonif 512/QY menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Kesehatan Keliling (Kesling). Melalui Pos Batom, Anggota Pos ini turun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis dan memastikan warga setempat dalam keadaan sehat. Sabtu, (11/1/2025).

Kegiatan ini tidak hanya terbatas pada pemeriksaan kesehatan saja, tetapi juga mencakup edukasi tentang pencegahan penyakit, pola makan sehat, dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami cara-cara untuk menjaga kesehatan sehari-hari.

Masyarakat sekitar Batom mengapresiasi kedekatan dan perhatian yang diberikan oleh Satgas Yonif 512/QY, yang tidak hanya berfokus pada tugas keamanan, tetapi juga turut andil dalam menciptakan kondisi kehidupan yang lebih baik melalui layanan kesehatan yang diberikan.

Dengan adanya kegiatan Kesehatan Keliling seperti ini, Satgas Yonif 512/QY terus berupaya membangun hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat, serta membantu menciptakan daerah yang sehat dan produktif di tengah tantangan geografis yang ada.

Kodim 0812/Lamongan Kolaborasi dengan Stakeholder untuk Ketahanan Pangan Nasional

Lamongan,- Tentara Nasional Indonesia merupakan Alat Negara di Bidang Pertahanan. TNI dituntut dapat melaksanakan tugas tugasnya untuk menjaga keutuhan Wilayah, menjaga kedaulatan Negara dan melindungi segenap tumpah darah Bangsa Indonesia.

Namun, di era modern seperti sekarang, tugas TNI tidak hanya ‘sekedar’ itu saja. Akantetapi, TNI dituntut untuk selalu berperan aktif membantu Pemerintah dalam mensukseskan program programnya. Tak terkecuali, program swasembada pangan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah.

Menyikapi hal itu, Kodim 0812/Lamongan senantiasa bersinergi dengan semua Stakeholder dalam melaksanakan pendampingan terhadap para Petani di Wilayah dengan cara beragam.

Salah satunya yang dilakukan oleh Koramil 0812/03 Turi bersama Muspika dan UPT Pertanian serta Pemerintah Desa dan Warga Desa dengan melaksanakan penanaman padi bersama di Desa Keben Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan, Sabtu (11/01/2025).

Dalam penanaman padi yang dihadiri oleh Camat beserta jajaran dan Kapolsek Turi bersama Anggota, Peltu Kasminto selaku Pgs. Danramil 0812/03 Turi mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mensukseskan program Pemerintah dalam bidang ketahanan pangan Nasional.

“Hari ini kami beserta Jajaran Muspika kec Turi melaksanakan penanaman padi di lahan seluas 2 Hektar yang mana bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan Nasional. Kita ketahui bersama bahwa target Pemerintah adalah pada Tahun ini, Indonesia bisa swasembada pangan” ujarnya.

Sementara itu, Camat Turi M. Eko Triprasetyo, S. STP., M.KP mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terus bergandengan tangan dalam mensukseskan program ketahanan pangan Nasional.

“Sinergi yang kuat antara seluruh stakeholder dan Petani akan mampu mewujudkan Indonesia menjadi Negara yang mandiri dalam bidang pangan. Bahkan, dengan ikhtiar kita bersama, kami yakin Indonesia akan mampu melaksanakan ekspor bahan pangan ke Negara lain nantinya” pungkasnya.

Kepedulian Babinsa Tanjungrejo Terhadap Petani dalam Musim Tanam Padi

Kota Malang,- Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0833/04 Sukun Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun Kota Malang, Sertu Saiful, turun langsung ke sawah untuk membantu para petani dalam memulai musim tanam padi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya petani, guna memastikan kelancaran proses tanam padi serta bentuk upaya meningkatkan hasil pertanian, Sabtu (11/01/25).

Sertu Saiful, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap petani dan untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. “Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk mendukung setiap kegiatan yang berhubungan dengan ketahanan pangan. Kami hadir untuk membantu petani, baik dalam aspek teknis bertani maupun dalam hal motivasi dan semangat agar mereka bisa menghadapi tantangan musim tanam dengan baik,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani disambut hangat oleh para petani setempat. Salah satunya, Ibu Wati, seorang petani perempuan di Tanjungrejo, yang merasa sangat terbantu dengan pendampingan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan Babinsa yang turun langsung ke sawah. Tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga memberikan solusi terhadap masalah yang kami hadapi dalam bertani. Serta berharap hasil panen tahun ini bisa maksimal,” ungkap Ibu Wati.

Kegiatan Babinsa di Tanjungrejo ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain, serta dapat mendorong lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.

Petani Balearjosari Sambut Dukungan Babinsa untuk Optimalisasi Tanam Padi

Kota Malang,- Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0833/03 Blimbing Kelurahan Balearjorsari, Sertu Risnoto terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan petani yang sedang memulai musim tanam padi di wilayah binaannya Kelurahan Balearjosari. Babinsa bersama kelompok tani setempat berkolaborasi untuk memastikan proses tanam padi berjalan lancar dan optimal, Sabtu (11/01/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan pertanian di tingkat desa. Sertu Risnoto, Babinsa Balearjorsari, mengungkapkan bahwa keberadaan TNI di lapangan diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi petani untuk meningkatkan hasil pertanian, serta menjaga keberlanjutan produksi pangan.

“Kami terus mendukung para petani, baik dalam hal penyuluhan tentang teknik bertani yang tepat maupun dalam penyediaan sarana prasarana yang dibutuhkan. Kami juga selalu siap untuk mengatasi kendala yang dihadapi petani dalam proses tanam padi,” ungkap Sertu Risnoto.

Petani di Balearjorsari menyambut positif kehadiran Babinsa dalam mendampingi mereka selama musim tanam padi. Salah satu petani, Bapak Hadi, mengaku bahwa dukungan dari Babinsa sangat membantu dalam memperlancar aktivitas pertanian.

“Babinsa tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga aktif memberikan informasi terbaru mengenai cara-cara bertani yang efisien dan ramah lingkungan. Kami merasa lebih terbantu dan percaya diri dalam mengelola lahan kami,” ucap Hadi.

Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi besar dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di Balearjorsari, serta menginspirasi daerah lain untuk mengoptimalkan potensi pertanian dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI dan pemerintah daerah.

Posyandu Integritas Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Lansia dan Balita

Magetan – Babinsa Koramil Barat 0804/08 Barat Serka Sumadi menghadiri kegiatan Posyandu Integritas layanan primer (ILP) yang di gelar di Balai pertemuan kelurahan Mangge Kecamatan Barat Kabupaten Magetan, Sabtu (11/1/25)

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi lansia,balita serta posbindu yang ada di desa Tersebut, Posyandu ILP merupakan upaya integrasi berbagai layanan kesehatan dasar yang diperuntukkan bagi kelompok rentan dengan mengutamakan kualitas pelayanan komprehensif.

Serka Sumadi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, yang menurutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi kelompok usia yang rentan, masyarakat harus peka terhadap kesehatan dirinya akan pentingnya menjaga kondisi oleh karena itu layanan posyandu ILP ini menjadi sarana mengecek kondisi kesehatan secara medis dan juga untuk mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat, ujarnya

Warga yang mengikuti layanan posyandu (ILP) mengatakan mereka sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena dapat memeriksakan kesehatan secara gratis dan mendapatkan informasi penting tentang cara menjaga kesehatan yang baik semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan di desa kami.

Babinsa Koramil Kudu Dukung Ketahanan Pangan dengan Pendampingan Petani di Sawah

Jombang – Babinsa Koramil Kudu, Serka Tarmaji, terjun langsung ke sawah untuk mendampingi petani di Desa Made, Kecamatan Kudu. Kegiatan ini bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Dalam pendampingan ini, Serka Tarmaji memberikan arahan mengenai teknik cocok tanam yang efektif. Ia menjelaskan pentingnya pemilihan varietas tanaman yang tepat dan cara perawatan yang baik untuk meningkatkan hasil panen. Edukasi ini sangat dibutuhkan oleh para petani.

Serka Tarmaji mengimbau para petani untuk terus berinovasi dalam mengelola lahan pertanian. “Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan para petani dapat lebih produktif dan mandiri dalam mengelola pertanian mereka,” ujarnya. Komitmen ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian.

Kegiatan ini juga melibatkan diskusi antara Babinsa dan petani mengenai tantangan yang dihadapi dalam bertani. Para petani menyampaikan berbagai kendala, seperti cuaca dan hama, yang sering mengganggu hasil panen mereka. Diskusi ini bertujuan mencari solusi bersama.

Warga desa Made sangat antusias dengan kehadiran Babinsa yang memberikan dukungan langsung. Mereka merasa lebih termotivasi untuk meningkatkan hasil pertanian dan menerapkan teknik yang diajarkan. “Kami berterima kasih atas pendampingan ini,” kata salah satu petani.

Diharapkan, kegiatan pendampingan ini dapat berlanjut dan menjadi contoh bagi desa lain. Dengan kerjasama antara TNI dan petani, ketahanan pangan di Kabupaten Jombang dapat terjaga dan hasil pertanian semakin meningkat untuk kesejahteraan masyarakat.

Kerja Bakti Perbaikan Saluran Irigasi Tingkatkan Hasil Pertanian di Desa Diwek

Jombang,- Babinsa Koramil Diwek, Serda Anas, memimpin kerja bakti perbaikan saluran irigasi di Desa Diwek, Jombang, Jawa Timur. Kerja sama TNI dan warga ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan menjamin ketahanan pangan. Kegiatan ini mendapat apresiasi besar dari para petani setempat.

Kegiatan perbaikan saluran irigasi ini dilakukan pada (tanggal pelaksanaan kerja bakti), melibatkan puluhan warga Desa Diwek. Mereka bahu-membahu membersihkan saluran dari endapan lumpur dan memperbaiki bagian yang rusak. Saluran irigasi yang lancar sangat krusial bagi keberhasilan panen padi.

Serda Anas menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI dengan masyarakat. TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan di pedesaan. Perbaikan saluran irigasi ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen para petani.

“Dengan saluran irigasi yang lancar, diharapkan para petani dapat meningkatkan hasil panen padi mereka,” ujar Serda Anas. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Partisipasi warga sangat tinggi dalam kegiatan ini.

Perbaikan difokuskan pada beberapa titik yang mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan tersebut diakibatkan oleh faktor alam dan usia saluran irigasi yang sudah cukup tua. Dengan perbaikan ini, diharapkan aliran air ke sawah menjadi lebih optimal.

Diharapkan, kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat Desa Diwek akan terus berlanjut. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian. Ketahanan pangan merupakan hal yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Kesamben Bersama Warga Bersihkan Aliran Sungai untuk Lingkungan Sehat

Jombang – Babinsa Koramil Kesamben, Serda Wawan Yulianto, memimpin kegiatan kerja bakti pembersihan saluran aliran sungai di desa Carangrejo. Kegiatan ini menunjukkan sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan pembersihan ini melibatkan warga setempat yang antusias berpartisipasi. Mereka bersama-sama membersihkan sampah dan material lain yang menghambat aliran sungai. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Serda Wawan Yulianto menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk kebersihan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi bencana. “Aksi ini penting untuk mencegah banjir dan menjaga ekosistem sungai,” ungkapnya. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Warga desa Carangrejo menyambut baik inisiatif ini. Mereka merasa lebih peduli terhadap lingkungan setelah terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan. “Kami senang bisa berkontribusi untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” kata salah satu warga.

Kegiatan ini diakhiri dengan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan. Babinsa berharap masyarakat dapat terus menjaga kebersihan dan berpartisipasi dalam kegiatan serupa di masa mendatang. Sinergi antara TNI dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

Diharapkan, kegiatan kerja bakti ini dapat menjadi contoh bagi desa lain untuk melakukan hal serupa. Dengan kerjasama yang baik, lingkungan yang bersih dan aman dapat terwujud, serta mencegah terjadinya bencana di masa depan.