Keerom, Papua – Satgas Yonif 512/QY yang bertugas di wilayah Papua terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat setempat. Melalui Pos Ubrub, Satgas Yonif 512/QY memberikan solusi konkret atas kendala yang dihadapi oleh warga Kampung Ubrub, Distrik Web, dengan membantu mencari kayu bakar dan mengangkutnya menggunakan mobil inventaris Pos Ubrub.
Keterbatasan akses kendaraan untuk mengangkut kayu bakar untuk mengankut kayu bakar membuat warga Kampung Ubrub harus lebih bekerja keras untuk mengangkut kayu bakar kerumahnya yang menjadi kebutuhan utama untuk memasak dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Menyadari hal ini, Satgas Yonif 512/QY bergerak cepat dengan membantu warga dalam mencari dan mengumpulkan kayu bakar, sehingga warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh dan kesulitan dalam mengangkut kayu bakar dengan jalan kaki.
Seorang warga setempat, Bapa Matius, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Bapa-bapa TNI.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapa-bapa TNI yang telah membantu kami. Semoga bantuan seperti ini terus berlanjut,” ungkap Bapa Matius dengan penuh syukur.
Dengan adanya aksi ini, diharapkan kehidupan masyarakat Kampung Ubrub akan semakin terbantu. Selain itu, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas diberbagai daerah lain yang membutuhkan perhatian serupa, untuk semakin mempererat sinergi antara TNI dan rakyat.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-19.29.03_fb69c761.jpg8671156kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-01-16 23:06:022025-01-16 23:06:03Kepedulian Satgas Yonif 512/QY Terhadap Warga Ubrub dengan Pengadaan Kayu Bakar
Lamongan,- Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han bersama forkopimda Kabupaten Lamongan dan Tim Satgas PMK melaksanakan kegiatan vaksinasi, sosialisasi, dan pembagian leaflet KIE PMK di wilayah Kecamatan Tikung Kab Lamongan
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.35 hingga 12.10 WIB ini dipimpin oleh drh. Shofiah Nurhayati, SP., M.Si., Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, dengan diikuti oleh 50 peserta. Acara dimulai pada pukul 10.35 WIB, dengan kedatangan Forkopimda kab Lamongan dan Tim Satgas PMK di kandang ternak sapi milik H. Suwito, Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung. Di lokasi tersebut, tim melaksanakan vaksinasi PMK terhadap ternak sapi pada pukul 10.45 WIB, sebagai langkah awal pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Dalam hal ini Bupati Lamongan mengatakan selain di Kecamatan Tikung nantinya vaksinasi PMK juga dilakukan di wilayah pusat kesehatan hewan (Puskeswan) Kecamatan Sukodadi dan Solokuro.
“Seiring dengan pemberian vaksin, kami juga melakukan sosialisasi bahwa kasus PMK pada sapi bisa disembuhkan,” katanya.
Ia menyebutkan untuk hari ini terdapat 75 ekor sapi yang telah divaksinasi sehingga total 810 ekor sapi sejak awal Januari 2025.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0812 Lamongan beserta Kapolres Lamongan dan jajaran Forkopimda kab Lamongan turut melakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi di Pasar Hewan Tikung yang saat ini sudah resmi ditutup.
Dalam hal ini Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) AKBP Bobby A Candra Putra menyebutkan kematian PMK saat ini sudah mencapai 10 persen dari total angka yang suspek.
“Ini artinya peluang kesembuhan tinggi. Tercatat ada 220 ternak yang sudah berhasil sembuh dari suspek PMK. Dengan upaya yang sudah kami lakukan, kami yakin PMK bisa sembuh,” ujar kapolres.
Tak hanya itu beliau juga mengimbau para peternak agar tidak tertipu pada tawaran jual sapi dengan harga murah karena hal tersebut saat ini menjadi modus penipuan dengan memanfaatkan momentum merebaknya kasus PMK.
Senada dengan itu, Komandan Kodim 0812 Letkol Arm Ketut Wira Purbawan juga mengimbau kepada peternak agar tanggap terhadap kondisi ternaknya sehingga tidak ada sapi yang telat untuk ditangani.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Balai Desa Balongwangi di Jl. Kacangan-Balongwangi. Mereka tiba pada pukul 11.12 WIB dan langsung melaksanakan sosialisasi terkait PMK serta membagikan leaflet edukasi kepada masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, MBA, menekankan pentingnya kerja sama dalam menanggulangi wabah PMK.“Pada intinya, kita harus bekerja keras untuk menanggulangi PMK ini agar segera selesai.
Mari bersama-sama menerapkan SOP yang telah ditetapkan, karena penyakit ini bisa diatasi dengan langkah karantina,” ujar beliau.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kasus sapi sakit ke Puskeswan terdekat. “Segera pisahkan sapi yang sakit dari yang sehat untuk menghindari penularan lebih lanjut,” tambahnya.
Dalam hal ini Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han, juga menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan masyarakat. “Kerja sama masyarakat dan petugas sangat diperlukan untuk memutus rantai penularan PMK,” terangnya
Ia juga menegaskan komitmen aparat dalam mengawal program pemerintah demi kesehatan hewan ternak. “Kami siap mendukung sepenuhnya program ini agar hasilnya maksimal,” tandasnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, drh. Shofiah Nurhayati, SP., M.Si., mengungkapkan, Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang PMK dan langkah-langkah pencegahannya.
Ia menegaskan pentingnya vaksinasi, karantina, dan desinfeksi secara rutin. Dengan upaya ini, kami optimis dapat mengendalikan wabah PMK di Kabupaten Lamongan,” tambahnya.
Harapanya kesadaran masyarakat terus meningkat agar PMK bisa ditanggulangi dengan baik,” tutupnya.
Gresik,– Babinsa Koramil 0817/12 Sidayu, Serda Sugiarjo, melaksanakan kegiatan pendampingan dan pelatihan kepada siswa SMPN 6 Sidayu, Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kedisiplinan di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar.
Kegiatan yang diikuti oleh 16 siswa ini berlangsung dengan penuh semangat. Serda Sugiarjo memberikan pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) serta memberikan wawasan kebangsaan guna memperkuat jiwa nasionalisme. Selain itu, ia juga menanamkan pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan untuk menjadi generasi yang berkualitas dan berkarakter.
Kepala Sekolah SMPN 6 Sidayu, Bapak Aziz, S.Pd., MM., mengapresiasi kehadiran dan peran Babinsa dalam kegiatan ini. “Dengan adanya Bapak TNI AD (Babinsa Koramil 0817/12 Sidayu) yang manunggal bersama rakyat dan anak bangsa, kami sangat senang dikunjungi dan dilatih PBB. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan disiplin, serta jiwa kebangsaan bagi para siswa di sekolah kami,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari tugas TNI dalam pembinaan teritorial, khususnya dalam menciptakan kedekatan antara TNI dan masyarakat. Babinsa Koramil 0817/12 Sidayu berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk membangun generasi muda yang tangguh dan memiliki semangat patriotisme.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Koramil 0817/12 Sidayu berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membina generasi muda demi menciptakan masa depan yang lebih baik.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-18.24.24_5b66d59d.jpg12011600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-01-16 22:52:312025-01-16 22:52:32Pelatihan PBB oleh Babinsa Sidayu Tingkatkan Disiplin dan Nasionalisme Siswa
Gresik,– Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Sersan Dua Muntholib, Babinsa Koramil 0817/08 Cerme, mendampingi kegiatan penyemprotan fogging yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Sukoanyar bekerja sama dengan Dinas Sosial Kecamatan Cerme. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Pulorejo, Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Kegiatan penyemprotan ini bertujuan untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypti dan jentik-jentiknya, penyebab utama penyakit DBD. “Penyemprotan fogging ini sangat penting untuk dilakukan sebagai langkah pencegahan dini agar masyarakat Desa Sukoanyar terhindar dari wabah DBD,” ujar Serda Muntholib.
Lebih lanjut, Serda Muntholib menghimbau kepada masyarakat untuk terus peduli terhadap kebersihan lingkungan melalui penerapan 3M, yaitu: ,Menguras bak mandi. Menutup tempat penampungan air. Mengubur barang-barang bekas yang tidak diperlukan.
Preventif dan Antisipatif Penyemprotan fogging ini merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi kasus gejala DBD di wilayah Kecamatan Cerme, khususnya di Desa Sukoanyar. Kegiatan ini melibatkan kerja sama antara Pemerintah Desa, Dinas Sosial, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari wabah.
Apresiasi dari Masyarakat Warga Desa Sukoanyar menyambut baik program fogging ini. Mereka merasa terbantu dan lebih tenang karena risiko penyakit DBD dapat diminimalkan. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pemerintah Desa, Babinsa, dan Dinas Sosial. Dengan adanya fogging ini, kami merasa lebih aman dari ancaman DBD,” ungkap salah satu warga setempat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan lingkungan dan terhindar dari berbagai penyakit, khususnya DBD. Babinsa Koramil 0817/08 Cerme akan terus berperan aktif mendukung program-program kesehatan di wilayah binaannya.
Blitar, – Kemampun dan ketangguhan prajurit Yonif 511/DY di jajaran Korem 081/DSJ diuji saat Tim Pengandalian dan Pengawasan (Dalwas) Pembinaan Satuan (Binsat) Kodam V/Brawijaya berkunjung ke satuan yang terkenal dengan sebutan Badak Hitam tersebut, Rabu (15/1/2025).
Berbagai materi pun diujikan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan dari pembinaan satuan yang telah dilakukan. Mulai dari kesiapsiagaan satuan, kesegaran jasmani, renang militer, dan menembak.
Di hadapan Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli selaku penanggung jawab, para prajurit Badak Hitam berlomba mengeluarkan segala kemampuannya. Berbekal latihan dan kerja keras selama ini, mereka berhasil menunjukkan yang terbaik.
“Tadi bapak Irdam menilai hasil uji yang dilakukan sudah cukup bagus. Untuk kesiapsiagaan dalam waktu 13 menit seluruhnya sudah dapat berkumpul di lapangan lengkap dengan perlengkapan protapnya,” kata Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi ditemui di lokasi usai Dalwas Binsat.
“Bahkan tadi juga dilakukan gelar isi ransel protap dari para prajurit dan setelah dicek hasilnya pun lengkap,” tambahnya.
Begitu pula untuk materi kesegaran jasmani, renang militer, dan menembak, Pamen TNI AD itu menyebut hasilnya juga memuaskan.
Meski begitu, Helmi berharap para prajurit Badak Hitam tidak lekas berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuannya.
“Harapan kita, hasil hari ini akan semakin memotivasi para prajurit Yonif 511/DY untuk terus mengasah dan meningkatkan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.
“Untuk mencapai itu, tentu kuncinya hanya satu, terus berlatih, berlatih, dan berlatih,” tegasnya.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-17.25.50_f5dfe4a9.jpg10661600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-01-16 22:33:172025-01-16 22:33:19Prajurit Yonif 511/DY Tunjukkan Kemampuan Terbaik dalam Ujian Ketangkasan
Ngawi – Anggota Kodim 0805 Ngawi melakukan kegiatan penanaman Umbi-umbian dan sayuran di lahan kosong sebagai bentuk kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, kegiatan tanam bertempat dilahan kosong milik TNI-AD di Desa Ngawi, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Rabu (15/01/2025).
Kegiatan ini memiliki beberapa manfaat yang baik, dari segi ekonomi untuk Meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menjual hasil panen, mengurangi ketergantungan pada produk impor, membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal dan sekitarnya.
Selain itu juga untuk Mengoptimalkan lahan kosong, meningkatkan kesuburan tanah, serta mengurangi erosi tanah.
Dari segi sosial Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertanian, Membangun kebersamaan dan solidaritas masyarakat bersama TNI, Menyediakan sumber makanan sehat bagi masyarakat.
Manfaat strategis Meningkatkan ketahanan pangan nasional. Mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan dan ketahanan pangan. Membangun hubungan baik antara TNI dan masyarakat sipil.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-17.20.40_c276ffed.jpg8991599kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-01-16 22:25:162025-01-16 22:25:17Penanaman Sayuran di Lahan Tidur oleh Kodim 0805 Ngawi Tingkatkan Ketahanan Pangan
SURABAYA,– Komandan Kodim (Dandim) 0831/Surabaya Timur, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono S.Sos.,M.Han, beserta jajarannya melakukan kunjungan ke Dapur Sehat di Jalan Saweran No. 7 RT. 001 RW. 11 Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dapur dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah.
Didampingi oleh Kasdim Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E.,M.Tr (Han), Pasiter, dan Danramil 02 Tambaksari, Kolonel Didin meninjau langsung fasilitas dapur. Ia mengecek kondisi tempat pengolahan makanan, ruang penyimpanan bahan baku, dan ruang pendingin, memastikan semuanya memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.
“Pengecekan ini penting untuk memastikan Dapur Sehat siap mendukung program MBG,” ujar Dandim Kolonel Inf Didin. “Program MBG sangat vital untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak pelajar. Kita ingin menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.” tegasnya.
MBG merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan akses makanan bergizi kepada masyarakat, terutama anak-anak sekolah, guna meningkatkan kesehatan dan prestasi belajar mereka. Kunjungan Dandim ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak positif bagi masyarakat. Pihak Kodim 0831/Surabaya Timur akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keberhasilan program MBG di wilayahnya.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-16.10.44_d500bff3.jpg12001600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-01-16 16:47:152025-01-16 16:47:17Dandim 0831 Surabaya Timur Tinjau Dapur Sehat untuk Program Makan Bergizi
Keerom, Papua – Dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat dan mendengarkan langsung keluhan serta aspirasinya, Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Yuruf melakukan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat kampung Yuruf, Distrik Web. Upaya ini dilakukan dengan cara yang berbeda, yaitu mendatangi rumah-rumah warga untuk berdialog langsung. Rabu, (15/1/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan Satgas Yonif 512/QY dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya di daerah yang sulit dijangkau. Komsos dilakukan secara rutin untuk memastikan kebutuhan dan masalah yang dihadapi masyarakat dapat diketahui dan segera dicari solusinya.
Bapak Martin, salah satu warga yang ditemui, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Satgas Yonif 512/QY.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI di kampung kami. Selain membantu menjaga keamanan, Bapa TNI juga sangat peduli dengan kondisi kami. Kami bisa langsung menyampaikan keluhan dan harapan kami kepadanya, ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Diharapkan melalui kegiatan semacam ini, masyarakat akan semakin merasa aman dan nyaman, serta lebih terbuka dalam menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka kepada pihak yang berwenang. Satgas Yonif 512/QY berkomitmen untuk terus menjalankan program komunikasi sosial ini dalam rangka mendukung terciptanya situasi yang kondusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-13.53.04_8979bca1-scaled.jpg19202560kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-01-16 16:38:562025-01-16 16:38:57Komsos Satgas Yonif 512/QY Tingkatkan Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Keerom
Trenggalek – Langit cerah Desa Karanganom, Kecamatan Gandusari, menjadi saksi semangat dan kebanggaan para petani saat Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rejeki III menggelar Labuh Panen Padi Musim Tanam (MT) III. Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan kehadiran Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A., dan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Imam Nurhadi, SP., M.Agr.
Momentum panen raya ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pertanian Trenggalek. Turut hadir Forkopimcam Durenan, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Durenan, Kepala Desa Karanganom, dan Ketua Poktan Sumber Rejeki yang bersama-sama melakukan panen padi secara simbolis.
Letkol Czi Yudo Aji Susanto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan pertanian. “Panen hari ini adalah bukti nyata bahwa kerja sama yang solid dapat menghasilkan capaian luar biasa. Mari kita terus berinovasi agar pertanian Trenggalek semakin maju dan mandiri,” tegas Dandim dengan penuh semangat.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Imam Nurhadi, juga optimistis Trenggalek mampu mencapai target produksi gabah sebesar 30.500 ton tahun ini. Dengan potensi lahan pertanian seluas 11.112 hektare, ia mengajak seluruh petani untuk terus meningkatkan produktivitas. “Dengan semangat gotong royong dan penerapan teknologi, target ini bukan sekadar mimpi, tetapi bisa menjadi kenyataan,” ujarnya memotivasi.
Tidak hanya simbolis, acara berlanjut dengan panen langsung menggunakan mesin combine harvester yang dioperasikan oleh Dandim 0806/Trenggalek. Kehadiran teknologi modern ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian Trenggalek siap bertransformasi menuju era modernisasi, mempercepat proses panen, dan meningkatkan efisiensi kerja petani.
Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh petani di Trenggalek untuk terus berinovasi dan bersinergi. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan TNI membuktikan bahwa pertanian adalah pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-13.26.03_16208c06.jpg10661600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-01-16 16:27:292025-01-16 16:27:31Panen Raya di Trenggalek: Kolaborasi TNI dan Petani Ciptakan Keberhasilan Pertanian
Lamongan,-Tentara Nasional Indonesia merupakan alat Negara di bidang pertahanan. TNI dituntut dapat melaksanakan tugas tugasnya untuk menjaga keutuhan Wilayah, menjaga kedaulatan Negara dan melindungi segenap tumpah darah Bangsa Indonesia.
Namun, di era modern seperti sekarang, tugas TNI tidak hanya ‘sekedar’ itu saja. Namun, TNI dituntut untuk selalu berperan aktif membantu Pemerintah dalam mensukseskan program programnya. Tak terkecuali, program Ketahanan Pangan Nasional yang sedang digalakkan oleh Pemerintah.
Melalui sinergi yang kokoh dengan semua Stakeholder, TNI khususnya Kodim 0812/Lamongan terus berupaya untuk mewujudkan ketahanan pangan Nasional. Salah satunya adalah dengan membuat Kampung Pandu (Kampung Pangan Terpadu), yang terdiri dari Sektor Pertanian, Sektor Peternakan dan Sektor Perikanan) di lahan kodim 0812 Lamongan yang berada di Desa Jotosanur Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan .
Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., terjun langsung mengecek detail perkembangan yang ada di Kampung Pandu Jotosanur yang merupakan kampung perintis/penuntun/pelopor dalam memproduksi kebutuhan pangan dalam satu komplek atau area yaitu kebutuhan pangan pertanian, perikanan dan peternakan dalam satu area/kampung. Rabu (15/01/2025).
Dirinya mengatakan bahwa peninjauan dan pengecekan itu bertujuan untuk memastikan bahwa Kampung Pandu bukan hanya sekedar isapan jempol semata. Namun, Kampung Pandu milik Kodim 0812/Lamongan ini benar benar bisa menjadi contoh untuk Daerah lain.
“Kami ingin memastikan bahwa Kampung Pandu adalah solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan Nasional baik dalam sektor pertanian, peternakan maupun perikanan” ujarnya.
Selain itu, masih lanjut Dandim, Kampung Pandu yang memiliki kepanjangan Kampung Pangan Terpadu, memiliki makna bahwa Kampung Jotosanur berbasis integrated Farm dimana Sektor Pertanian, perikanan dan peternakan menjadi satu kesatuan (terpadu) untuk pengembangan dan keberlanjutannya sehingga tidak ada limbah atau residu yg terbuang (Zero Waste).
“Jadi, kotoran dari Peternakan diolah menjadi Tanah/Pupuk Organik, Kotoran air kolam bisa dimanfaatkan untuk menambah kesuburan lahan pertanian.Serta sisa batang tanaman seperti jagung atau sorgum,pasca panen dapat dimanfaatkan untuk silase atau fermentasi sebagai bahan makanan peternakan” pungkasnya.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-15-at-12.54.22_fb13da2e.jpg7381600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2025-01-16 16:20:312025-01-16 16:20:32Kodim 0812 Lamongan Kembangkan Kampung Pandu untuk Ketahanan Pangan Nasional