Pembangunan Lapangan Desa Padas, Sinergi Antara Babinsa dan Masyarakat Dalam Gotong Royong

Madiun – Babinsa Desa Padas Koramil 0803-14/Dagangan, Serda Aan Muhariyanto, bersama warga Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, melaksanakan kegiatan Karya Bhakti pembangunan lapangan desa pada Rabu (22/1). Karya Bhakti ini dilakukan sebagai bentuk gotong royong antara TNI dan masyarakat untuk meningkatkan fasilitas umum demi kepentingan bersama.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Aan Muhariyanto terlihat aktif membantu warga, mulai dari meratakan tanah hingga menyiapkan material pembangunan. Kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat untuk mempercepat proses pembangunan lapangan yang nantinya akan digunakan sebagai tempat olahraga dan kegiatan sosial masyarakat. “Kami selalu siap mendukung masyarakat dalam kegiatan seperti ini. Karya Bhakti adalah wujud kebersamaan TNI dengan rakyat,” ujar Serda Aan.

Pembangunan lapangan ini diinisiasi oleh pemerintah desa bersama warga untuk menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Desa Padas. Menurut Serda Aan, lapangan ini nantinya tidak hanya untuk kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai tempat acara kemasyarakatan seperti peringatan hari besar dan kegiatan budaya desa. “Lapangan ini akan menjadi pusat kegiatan warga, sehingga sangat penting untuk segera diselesaikan,” tambahnya.

Salah satu warga setempat, Sujono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Babinsa atas partisipasinya dalam Karya Bhakti ini. Menurutnya, kehadiran TNI melalui Babinsa tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat dan TNI. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir dan mendukung kegiatan kami. Ini menjadi motivasi bagi warga untuk terus semangat dalam gotong royong,” ujar Sujono.

Kegiatan Karya Bhakti ini merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat terjalin hubungan yang lebih erat antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaannya. Koramil 0803-14/Dagangan juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan masyarakat demi kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan warga.

Peringati HUT Persit Ke-79, Kodim 0826/Pamekasan Selenggarakan Donor Darah dan Kegiatan Sosial

PAMEKASAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana ke-79 tahun 2025, Kodim 0826/Pamekasan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa donor darah. Acara tersebut berlangsung di Markas Kodim 0826/Pamekasan.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota TNI, Polres Pamekasan, Brimob Pamekasan, ibu-ibu Persit, serta ibu Bayangkari. Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Inf Herik Prasetiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bentuk sinergi antara TNI dan warga setempat.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk memperingati HUT Persit ke-79, tetapi juga sebagai upaya kami membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan, khususnya melalui donor darah yang sangat bermanfaat untuk kebutuhan transfusi,” ujar Letkol Inf Herik Prasetiawan.

Dalam kegiatan ini, ratusan kantong darah berhasil dikumpulkan untuk disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) kepada yang membutuhkan.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLV Kodim 0826/Pamekasan, Ny. Ovi Herik Prasetiawan, menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Persit kepada masyarakat dalam bidang sosial dan kesehatan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan,” ungkap Ny. Ovi.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Momentum seperti ini dapat mempererat hubungan antara TNI dan Polri sekaligus memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.

Babinsa Aktif Dukung Sektor Pertanian dengan Pendampingan Penanaman Padi di Desa Bulay

PAMEKASAN,– Babinsa Desa Bulay, Serda Faiqurrahman, aktif mendukung sektor pertanian di wilayah binaannya dengan terjun langsung membantu para petani. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan dalam persiapan penanaman padi di Dusun Jakjak, Desa Bulay, Kecamatan Galis.

Pada kegiatan ini, Serda Faiqurrahman membantu Zainal (50), pemilik lahan sawah seluas 1 hektare, dalam proses pencabutan benih padi yang siap tanam. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses penanaman sekaligus memastikan bibit padi terkelola dengan baik.

“Pendampingan seperti ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai Babinsa untuk mendukung sektor pertanian di desa. Harapan kami, hasil panen padi nanti dapat maksimal sehingga membantu terciptanya ketahanan pangan di wilayah ini,” ujar Serda Faiqurrahman.

Zainal, salah satu petani setempat, mengapresiasi kehadiran dan bantuan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan motivasi tetapi juga mempercepat pekerjaan mereka di lapangan.

Dengan keterlibatan langsung Babinsa dalam sektor pertanian, semangat para petani dapat meningkat sehingga dapat mendongrak sektor pertanian khususnya padi di Desa Bulay, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Pamekasan secara keseluruhan.

Babinsa Koramil 0826/13 Pasean Ajak Warga Semangat Bertani Melalui Tanam Padi

PAMEKASAN,– Babinsa Koramil 0826/13 Pasean, Sertu Hasibuddin, menunjukkan kepeduliannya terhadap sektor pertanian dengan turun langsung membantu petani di Dusun Jepon, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Dalam kegiatan pendampingannya, Sertu Hasibuddin turut serta membantu proses penanaman padi bersama para petani setempat. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung dan mendorong semangat para petani agar terus aktif berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Sebagai Babinsa, tugas kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Dengan membantu proses tanam padi, kami ingin petani merasa didukung dan semakin bersemangat menjalankan tugas mulia mereka,” ujar Sertu Hasibuddin.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI dengan masyarakat dalam mendukung program pemerintah, terutama terkait ketahanan pangan nasional.

“Dukungan dan pendampingan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen para petani dan membantu mewujudkan swasembada pangan di Indonesia,”lanjutnya.

Para petani yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Mereka merasa lebih termotivasi dan optimis menghadapi tantangan di sektor pertanian.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata peran aktif Babinsa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian, yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Pendampingan Koramil Pajarakan Pastikan Irigasi Perpompaan Berjalan Optimal di Probolinggo

Probolinggo,- Koramil 0820/15 Pajarakan kembali turun ke lapangan di wilayah binaannya dalam rangka melakukan pendampingan dalam kegiatan monitoring irigasi perpompaan (Irpom) Dinas Pertanian di Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/1).

Anggota Koramil 0820/15 Pajarakan Sertu M Soleh menyampaikan, irigasi perpompaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan. “Dengan adanya irigasi perpompaan ini petani tidak lagi khawatir kekurangan air saat musim kemarau, semoga hasil panen kedepan bisa lebih baik lagi,” kata Sertu M Soleh.

Menurut Sertu M Soleh, hasil dari monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi terutama pada sejumlah pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan program. “TNI berkomitmen untuk terus mendampingi para petani dan memberikan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan terkait prasarana dan sarana pertanian,”ujarnya.

Anggota berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan, melalui kegiatan ini diharapkan kerjasama antara pemerintah dan petani semakin erat. Sehingga sektor pertanian dapat berkembang lebih maju dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.

Monitoring ini untuk memastikan bahwa irigasi perpompaan telah digunakan secara optimal oleh para petani dan menjadi solusi penting dalam menghadapi musim kemarau.

“Irpom ini sangat krusial untuk memastikan sawah tetap terairi bahkan di tengah musim kemarau yang panjang dan ini adalah bagian dari upaya kita dalam meningkatkan indeks pertanaman dan menjaga ketahanan pangan nasional,”ungkapnya.

Lebih lanjut Sertu M Soleh menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal dan memastikan lahan petani tidak mengalami kekeringan dan tercapainya peningkatan indeks pertanaman (IP). ” Dengan adanya irpom ini diharapkan dari satu kali tanam menjadi dua bahkan menjadi tiga kali tanam serta tercapainya swasembada pangan,”tuturnya.

Program Penanaman Jagung di Sampang Dukung Ketahanan Pangan Nasional Secara Serentak

Sampang,- Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya program Asta Cita Presiden RI, PJ Bupati Sampang Rudi Arifianto S. Sos, M.A, M.S.E, Kapolres AKBP Hartono S.PD, M.M, Kasdim 0828/Sampang Mayor Inf A. Djailani dan Forkopimda juga dengan Pemerintah Kabupaten Sampang melaksanakan penanaman jagung di lahan pertanian Dusun Pliang – Desa tanggumong kecamatan Sampang, Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, (21/01 2025)

Program Penanaman jagung 1 juta hektar ini merupakan bagian dari program penanaman serentak sejuta hektar jagung di seluruh Indonesia. Lahan yang berada di Dusun Pliang Desa Tanggumong Sampang dipilih sebagai lokasi penanaman simbolis. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Sampang, menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah.

Pj Bupati Rudi Arifianto mengungkapkan, kita akan fokus mendorong penuh Program Menteri pertanian dan Kapolri ini, yaitu penanaman satu hektar jagung, agar lahan-lahan yang kosong bisa kita optimalkan dan ini menjadi apresiasi kita semua, karena ini adalah proses kita bersinergi dengan semua pihak, kemudian kreativitas dari berbagai pihak termasuk dari polres sampang ada yang kemudian bisa mendukung pembibitan, karena dengan bibit unggul otomatis potensinya untuk tanamannya itu menghasilkan produk.

“kita meneguhkan diri agar kemudian program penanaman jagung bisa nasional, ada lahan di Kabupaten Sampang sendiri seluas 86 hektar, itu memang awal dan moga-moga kita nanti inisiasi program ini,”terang PJ Bupati Rudi Arifianto.

Di waktu yang sama Kapolres Sampang AKBP Hartono menekankan, pentingnya kegiatan ini bukan hanya sebagai seremonial belaka, melainkan sebagai langkah nyata untuk meningkatkan swasembada pangan dan memberdayakan masyarakat sampang khususnya. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan kosong yang tersedia untuk menanam jagung dan tanaman pangan lainnya. Dengan demikian, program ketahanan pangan pemerintah dapat terwujud secara optimal.

“Dengan penanaman jagung ini, selain untuk meningkatkan swasembada pangan, diharapkan masyarakat juga dapat ikut memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk ditanami, baik tanaman jagung maupun tanaman pangan lainnya sehingga program ketahanan pangan pemerintah dapat terwujud,” ujar Kapolres AKBP Hartono.

Lebih lanjut, Kapolres berharap kegiatan ini dapat menjadi pintu bagi kemajuan pertanian di masyarakat. Partisipasi aktif dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah, kepolisian, hingga masyarakat, sangat krusial dalam keberhasilan program ini. Keberhasilan program ini akan berkontribusi pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan

Babinsa Tosari dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan untuk Aksesibilitas Baik

Pasuruan,- Dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa, Babinsa Koramil 0819/26 Tosari, Serda Agung Bagus, bersama Kepala Desa Baledono, Bapak Prapto, dan masyarakat Dusun Baledono, secara bergotong-royong melaksanakan perbaikan jalan yang menghubungkan Desa Tosari dan Desa Baledono. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan aksesibilitas yang lebih baik bagi warga guna menunjang mobilitas dan perekonomian desa. Rabu (22/01/25).

Perbaikan jalan ini dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan, di mana warga berpartisipasi aktif dalam proses pengerjaan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. Babinsa Serda Agung Bagus menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan terhadap pembangunan wilayah binaan serta memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

“Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa kita. Sebagai Babinsa, saya berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Serda Agung Bagus di sela-sela kegiatan.

Diharapkan dengan adanya perbaikan ini, akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui akan menjadi lebih layak dan aman bagi masyarakat. Pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga dan merawat infrastruktur yang telah diperbaiki agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Kodim 0811/Tuban Gelar Doa Bersama untuk Sukseskan Pra TMMD Ke-123

TUBAN, – Acara Doa bersama TNI dengan masyarakat dan instansi lainnya dilakukan dalam pembukaan kegiatan Pra TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Ke-123 Tahun Anggaran 2025 dalam rangka meningkatkan pembangunan didaerah bertempat di desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Rabu, (22/01/2025).

Komandan Kodim 0811/Tuban, Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, yang telah urut serta menyukseskan kegiatan TMMD, serta menekankan pentingnya perencanaan matang dalam pelaksanaan TMMD, mengingat kegiatan tersebut berlangsung di tengah musim penghujan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah hadir, sehingga dalam pelaksanaannya kita harus lebih ekstra dan membuat perencanaan yang benar-benar matang”, Ujar Komandan Kodim Tuban.

Lanjutnya, kegiatan TMMD ke-123, merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tuban dengan TNI, dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. Salah satu fokus utama kegiatan adalah pembangunan jalan dan Pembuatan TPT (Tembok Penahan Tanah) serta gorong-gorong, yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat sekitar.

“Kegiatan Pra TMMD diawali dengan melaksanakan doa bersama yang dilanjutkan dengan pengukuran pembangunan jalan”, Imbuh Dandim.

Pendampingan Humanis Babinsa Koramil Solokuro untuk Warga Terlantar di Lamongan

Lamongan,-Sinergi Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro, Serda Aris Dwi bersama Bhabinkamtibmas dan Satpol PP bekerja sama dalam menjaga keamanan dan keselamatan warga masyarakat yang terlantar di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan yang mengalami gangguan jiwa, Rabu (22/01/2025).

Dalam upaya pengamanan, mereka turut memberikan pendampingan dan bantuan kepada warga yang membutuhkan, demi terwujudnya kehidupan yang aman dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.
Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro, Serda Aris Dwi dan Bhabinkamtibmas juga bekerja sama dengan pemerintah Desa dan Puskesmas Payaman.

Serda Aris Dwi, sebagai Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro mengatakan bahwa dirinya akan selalu aktif terlibat dalam memonitor kondisi warganya.

“Setelah kami mendapat laporan bahwa ada orang terlantar dan mengalami gangguan jiwa, kami segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan Pemerintah Desa untuk melaksanakan evakuasi” ujarnya.

Setelah berhasil mengamankan orang dengan gangguan jiwa, kemudian segera dibawa ke Puskesmas Payaman untuk dilakukan pengecekan kesehatan dan dilanjutkan dengan mengevakuasinya ke Rumah Sakit Karangkembang, Babat dengan menggunakan mobil sehat Desa Tebluru untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Gunawan mengatakan bahwa penanganan orang dengan gangguan jiwa harus dilakukan dengan humanis dan kekeluargaan guna mencegah hal hal yang tidak diinginkan.

“Kami bersama Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Bapak Kades serta Anggota Puskesmas Payaman berusaha memberikan pendampingan dan juga pengamanan. Ini semua demi terciptanya keamanan dan kenyamanan baik untuk orang dengan gangguan jiwa maupun warga sekitar” ujarnya.

Atas gerak cepat Babinsa, Bhabinkamtibmas dan juga warga Desa dalam memberikan respon terhadap laporan masyarakat mengenai orang yang mengalami gangguan jiwa, akhirnya berhasil mengevakuasinya ke Rumah Sakit untuk dilakukan perawatan intensif.

Pendekatan yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro Bhabinkamtibmas,Satpol PP Solokuro serta Perangkat Desa dan Anggota Puskesmas patut diapresiasi.Pemberian pendampingan dan bantuan yang dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut memberikan rasa aman dan sejahtera bagi warga yang membutuhkan.

Penanaman Jagung di Takeran, Sinergi Forkopimca Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Magetan,- Forkopimca bersama Anggota dan Dinas Pertanian melakukan penanaman benih jagung dilahan aset Polres Magetan. Bertempat di Dk Takeran RT 04 Rw 01, Kelurahan Takeran Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, Plt Camat Takeran Sugeng Ma’ruf S.STP. MSi, Danramil Takeran Kapten Arm. Agus Hariyono, Kapolsek Takeran AKP Rohmadi SE, Dinas Pertanian Wijdjiono SE, Kepala Kelurahan Mohammad Ibnu Arofah M.S.Sos, Personil TNI POLRI.

Kegiatan Penanaman Jagung ini dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional bertempat ditanah Aset Polres Magetan bertempat di kelurahan Takeran.

Program tersebut memanfaatkan Satu hektare lahan yang telah dipersiapkan.
Kegiatan ini merupakan upaya memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif guna mendukung program ketahanan pangan yang diusung pemerintah.

“Kegiatan ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan memanfaatkan lahan tidur, kami berharap hasil pertanian di wilayah ini meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Kapolsek Takeran AKP Rohmadi SE.

Beliau menjelaskan ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting pembangunan nasional. Pemanfaatan lahan tidur menjadi produktif tidak hanya membantu menciptakan kemandirian pangan lokal, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional.

Lahan yang kosong tersebut jika dikelola dengan baik tentunya akan menghasilkan, bisa ditanami jagung, umbi-umbian jadi kalau salah satu mengalami gagal panen maka tanaman yang lainnya bisa menutupi kegagalan panen tersebut,” kata Danramil.

“Kegiatan Penanaman Jagung tersebut dilakukan untuk membangkitkan semangat dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah sehingga kebutuhan pangan selalu tersedia dan mampu membantu Kebutuhan masyarakat sekitar atau wilayah Binaan ,” tambahnya.