Anggota Koramil dan Warga Bersama Perbaiki Jalan Desa Sumbernongko di Jombang

Jombang,- Dalam semangat gotong royong, anggota Koramil 0814-09/Kudu bersama warga desa Sumbernongko Kec. Ngusikan menggelar kerja bakti memperbaiki bahu jalan yang Ambrol karena tergerus aliran sungai. Jalan tersebut merupakan akses utama yang sering digunakan oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.

Kerja bakti ini melibatkan anggota Koramil serta warga setempat yang bahu-membahu membuat tanggul guna memperbaiiki jalan tsb. Material yang digunakan, seperti Tanah dan karung disediakan secara swadaya oleh masyarakat dengan dukungan pemerintah desa.

Komandan Koramil 0814-09/ Kudu Lettu Arm Mujianto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi bersama. Perbaikan jalan ini penting karena jalan yang rusak dapat menghambat aktivitas warga dan berpotensi membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Salah satu warga, Bpk Suroso, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian anggota Koramil.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari bapak-bapak TNI. Dengan kerja sama ini, jalan desa kami menjadi lebih baik dan nyaman untuk dilalui,” tuturnya.

Jalan yang diperbaiki ini merupakan penghubung antar-desa di wilayah tersebut. Kerja bakti ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur desa dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kegiatan semacam ini juga menunjukkan pentingnya semangat gotong royong dalam membangun desa yang lebih baik. “Kami harap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya,” tambah Kepala Desa Bpk.Sumartono .

Generasi Muda Dapat Pembinaan Kedisiplinan oleh Babinsa di MA Syafi’iyah

Jombang,- Guna menumbuhkan jiwa patriotisme terhadap generasi muda penerus bangsa, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0814/02 Diwek Pelda Akhmad Wahib memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.

Babinsa Cukir pelda Akhmad Wahib mengungkapkan, pemberian materi Wasbang kepada pelajar di sekolah harus dilaksanakan dalam rangka menanamkan nilai-nilai yang ada pada Pancasila dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut penting dilaksanakan, agar para siswa-siswi ini dapat menjadi generasi-generasi penerus bangsa yang tangguh, disiplin dan handal yang dapat membanggakan orang tua, masyarakat, bangsa dan negara.

“Materi yang diberikan dalam wawasan kebangsaan ini meliputi dasar Pancasila, kedisiplinan, kebersamaan, serta belajar Sopan santun sehingga mudah dipahami dan dicerna oleh para siswa dan siswi,” tegas pak Babinsa

Tetap semangat dalam berkarya guna kemajuan dan tumbuhnya tunas bangsa menuju gerenasi emas Indonesia jaya.

Pemantauan Banjir: Babinsa Bersama Pemerintah Desa Tanggulangin Cek Dampak Luapan Sungai

Sidoarjo,- Anggota Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin Serka Yoyo bersama Pemerintah Desa Penatarsewu melaksanakan kegiatan pemantauan dan monitoring wilayah yang telah terjadi banjir akibat luapan air sungai kali alo pasca terjadi hujan deras semalam dengan intensitas tinggi sehingga di permukiman rumah warga terjadi genangan air

Adapun kronologi kejadian Pukul 16.30 Wib, telah terjadi hujan dengan intensitas tinggi di seluruh wilayah Kec.Tanggulangin Kab.Sidoarjo termasuk Desa.Penatarsewu. Akibat intensitas hujan tinggi dan hujan cukup lama terjadi, Maka sungai kali alo yang melintas di Desa.Penatarsewu Kec.Tanggulangin Kab.Sidoarjo tidak mampu menampung air sehingga meluap ke permukiman warga di 2 Dusun Desa.Penatarsewu

Dusun yang terdampak yakni Dusun Sangewu dengan ketinggian air 10 s/d 15 cm dan Dusun Pelataran dengan ketinggian air 15 s/20 cm

Pukul 19.30 Wib hujan mulai mereda namun sungai kali alo yang melintas di Desa.Penatarsewu Kec.Tanggulangin Kab.Sidoarjo semakin meluap dan menggenang di 2 Dusun ( Dusun Sangewu dan Dusun Pelataran). Sampai dengan saat ini kondisi air masih menggenang di 2 dusun tersebut Rumah yang terdampak genangan air sejumlah 227 Rumah Kerugian Personil (Nihil) dan kerugian Materiil beberapa warga ada yang tidak sempat mengamankan barang dirumah sehingga ikut terendam/ terggenang

Upaya yang dilakukan oleh Babinsa beserta pemerintah desa “Mendatangi lokasi kejadian/TKP bersama sama dan Melaksanakan pendataan serta Melaporkan ke Komando atas” Bencana banjir yang terjadi di wilayah Desa Penatarsewu merupakan banjir akibat air sungai kali alo yang meluap apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi

Forkopimda Sidoarjo Luncurkan Gerakan Penanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional

Sidoarjo,– Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional 2025, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan penanaman jagung serentak seluas 1 juta hektar yang dilaksanakan di Dusun Ciro Kulon RT 16/RW 04, Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Acara ini dihadiri sekitar 80 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, termasuk petani, aparat pemerintah, dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kombes Pol. Christian Tobing, S.I.K., M.H., M.Si. (Kapolresta Sidoarjo), Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos. (Dandim 0816/Sidoarjo), Dr. Eni Rustianingsih, ST., MT. (Kadis Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo), Ristanto (Waka Bulog Cabang Surabaya), Barito Jati (Kasubdit Pidum Kejari Sidoarjo), serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Kegiatan ini dimulai dengan video virtual peluncuran yang dipimpin oleh Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., dan Kapolri, Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang dilaksanakan di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Peluncuran tersebut menjadi simbol dimulainya gerakan nasional penanaman jagung serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya kolaboratif antara TNI, Polri, dan masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan nasional. “Melalui sinergi antara instansi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, kita akan mampu mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos. turut menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi sangat penting dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh nyata kolaborasi yang positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para petani lokal,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Forkopimda Sidoarjo secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada 8 perwakilan kelompok tani dari Desa Bakungtemenggungan. Selain itu, seluruh peserta bersama Forkopimda dan Forkopimcam Balongbendo melaksanakan penanaman jagung di lahan yang telah disiapkan, yang menjadi simbol sinergi dalam mendukung ketahanan pangan.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Bakungtemenggungan, serta penebaran 500 ekor ikan gurami sebagai langkah diversifikasi pangan dan peningkatan gizi masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat meningkatkan keberagaman konsumsi pangan serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, Forkopimda Sidoarjo menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah. Kegiatan penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pertanian dan ekonomi masyarakat Sidoarjo, serta turut berkontribusi pada pencapaian swasembada pangan Indonesia pada tahun 2025.

Edukasi Pencegahan PMK oleh Dinas Pertanian kepada Peternak di Desa Becirongengor

Sidoarjo,– Babinsa Desa Becirongengor, Serda Saiful Rizal, bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sidoarjo melaksanakan kegiatan pengecekan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi milik Bapak Ali Akbar, seorang peternak di Dusun Ciro RT 2 RW 1, Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu.

Kegiatan yang dimulai ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Dinas Pertanian dan Peternakan yang diwakili oleh Bapak Tony beserta tiga staf pendamping, Kepala Desa Becirongengor, yang turut mendukung kegiatan ini, Babinsa Desa Becirongengor, Serda Saiful Rizal, Bapak Ali Akbar, peternak yang menjadi tuan rumah pengecekan.

Pengecekan Kondisi Ternak Tim dari Dinas Pertanian dan Peternakan memeriksa sapi-sapi milik Bapak Ali Akbar untuk memastikan kondisi kesehatan hewan, terutama terkait gejala PMK.
Pemilahan Sapi Berdasarkan Status Vaksinasi Sapi-sapi yang telah divaksin dan yang belum mendapatkan vaksinasi dipisahkan guna mencegah potensi penyebaran penyakit.

Arahan dan Edukasi Bapak Tony selaku perwakilan dari Dinas Pertanian dan Peternakan memberikan arahan langsung kepada Bapak Ali Akbar terkait langkah-langkah pencegahan PMK, pentingnya vaksinasi, dan tata cara perawatan ternak yang baik dan benar.

Babinsa Serda Saiful Rizal menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mengendalikan penyebaran PMK yang masih menjadi ancaman bagi peternakan di wilayah Sidoarjo. “Kami terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memberikan pendampingan dan edukasi kepada para peternak agar mampu menghadapi tantangan ini dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Ali Akbar mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya pengecekan dan arahan ini. Semoga ternak kami selalu sehat dan hasil peternakan dapat meningkat,” katanya.

Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan ternak di Desa Becirongengor. Kerja sama yang solid antara Dinas Pertanian, Babinsa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan peternakan yang lebih maju dan bebas dari ancaman penyakit.

Dandim 0816/Sidoarjo Dampingi Pj Gubernur Jatim Kunjungi Warga Terdampak Banjir

Sidoarjo, Dalam rangka memastikan penanganan dan pemberian bantuan kepada warga terdampak banjir, Pj Gubernur Jawa Timur, Bapak Adhy Karyono, A. KS., M.AP., bersama Forkopimda Sidoarjo melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Kendalpecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 22 Januari 2025, pukul 11.00 WIB hingga selesai, dengan titik fokus di Perum Tirta Delta yang menjadi salah satu wilayah terdampak banjir.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH., M.Kn., Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., dan sejumlah pejabat penting dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 100 peserta yang terdiri dari jajaran pemerintahan, TNI-Polri, dan masyarakat setempat.

Kegiatan dimulai dengan peninjauan langsung oleh Pj Gubernur Jatim bersama Forkopimda ke lokasi terdampak banjir di Desa Kendalpecabean. Pj Gubernur beserta rombongan mengunjungi Posko BPBD di RT 1 RW 5 Perum Gren Residen, tempat bantuan logistik disalurkan. Dalam kesempatan ini, bantuan berupa sembako diserahkan secara simbolis kepada warga terdampak banjir untuk meringankan beban mereka.

Kunjungan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Bapak Adhy Karyono, A. KS., M.AP. (Pj. Gubernur Jawa Timur), H. Subandi, SH., M.Kn. (Plt. Bupati Sidoarjo), Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos. (Dandim 0816/Sidoarjo), Perwakilan Kajari Sidoarjo, Bapak Novan Basuki Aria to, S.H., M.H., Bapak Ir. Hadi Pramoedjo, S.T., M.T. (Kepala Dinas PU Provinsi Jatim), Bapak Gatot Soebroto, SE., M.PSDM. (Kepala BPBD Provinsi Jatim), Pejabat lainnya dari kabupaten Sidoarjo, termasuk Camat Candi dan Danramil 0816/04 Candi.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Forkopimda, BPBD, dan masyarakat setempat dalam penanganan banjir. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana serta mengimbau agar pemerintah daerah terus mengutamakan keselamatan warga.

Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo juga menekankan bahwa TNI siap mendukung penuh penanganan bencana, baik dalam distribusi bantuan maupun pemulihan wilayah terdampak.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi momentum untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Babinsa Ajak Peternak Ayam Perhatikan Kebersihan dan Nutrisi untuk Optimalisasi Hasil

Ngawi – Untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakat diwilayahnya, Babinsa Karangjati melakukan pendampingan usaha ternak ayam daging serta membantu memasarkannya, kebutuhan daging ayam selama ini terus bertambah. Selain dijual dalam kondisi hidup, potongan daging mentahan juga digunakan sebagai bahan baku olahan makanan ringan, ini salah satu peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian warga sekitarnya.

Sehubungan dengan itu, Babinsa Serda Joko Trapsilo aktif melakukan pendampingan usaha peternakan ayam yang ada di wilayahnya.

Kali ini Babinsa mengunjungi langsung ke tempat usaha peternakan ayam milik Pak Nurdin yang berada di Desa Jatipuro, Kec Karangjati, Kamis (23/01/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan himbauan agar selalu memperhatikan faktor kebersihan kandang ayam, serta kebersihan lingkungan kandang, karena kebersihan kandang cukup efektif dalam memberikan tempat yang nyaman untuk ayam ternak supaya tumbuh berkembang dengan maksimal. Secara otomatis berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas ayam ternak.

“Selain kebersihan kandang, pemberian pakan dengan kadar protein dan nutrisi yang cukup juga akan mampu mendongkrak laju perkembangan ayam ternak,” terangnya.

Ia juga mengajak untuk menjaga kestabilan usaha para peternak lainnya, untuk saling mendukung dan bekerjasama yang lebih baik. Demi memenuhi permintaan daging ayam ternak di pasaran.

Aspers Kasdam V/Brw Dorong Generasi Muda Bangun Karakter Kuat Lewat Wawasan Kebangsaan

Surabaya – Kolonel Inf Rio Neswan, S.E., M.M., M.I.K., Aspers Kasdam V/Brw, menjadi narasumber seminar bertema “Wawasan Kebangsaan Membangun Karakter Generasi Muda” di SMKN 4 Surabaya, Seminar ini dihadiri seluruh siswa kelas X.

Dalam penyampaiannya, Kolonel Inf Rio Neswan, S.E., M.M., M.I.K. menekankan pentingnya wawasan kebangsaan untuk membentuk karakter kuat di era globalisasi. “Generasi muda adalah tonggak masa depan bangsa. Karakter yang kuat menentukan arah Indonesia,” ujarnya.

Seminar ini bertujuan membangun kesadaran nasionalisme dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan pada pelajar. Peserta aktif berdiskusi, menyampaikan ide, serta berkomitmen untuk mengimplementasikan wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan suasana seminar yang interaktif, para siswa tampak antusias mengikuti paparan narasumber. Materi yang disampaikan tak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk siap menghadapi tantangan globalisasi.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kepala SMKN 4 Surabaya berharap seminar seperti ini terus dilakukan agar semakin banyak siswa memahami pentingnya wawasan kebangsaan.

Diharapkan, melalui seminar ini, generasi muda semakin menyadari peran mereka dalam menjaga keutuhan bangsa dan menjadi pribadi yang berkarakter kuat demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Dukungan penuh Kodam V/Brawijaya, Pangdam Mayjen TNI Rudy Saladin Hadiri Rakor Sosialisasi Pengadaan Beras

Sidoarjo,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menghadiri rapat koordinasi sosialisasi pengadaan beras atau gabah yang digelar gudang Bulog Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Rakor itu dihadiri oleh sejumlah pihak terkait lainnya dalam rangka mendukung ketersediaan pangan nasional.

Ditemui usai mengikuti rakor itu Mayjen TNI Rudy Saladin menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran distribusi beras, terutama di daerah-daerah yang rawan kekurangan pangan.

“Pengadaan beras bukan hanya soal logistik, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Pangdam.

Rakor itu juga membahas strategi pengadaan beras dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, inflasi, serta distribusi yang efisien.

Tak hanya itu, Mayjen TNI Rudy Saladin juga mengapresiasi kerjasama antar instansi dalam mendukung program Pemerintah, seperti penyaluran bantuan beras kepada masyarakat miskin dan penguatan cadangan pangan strategis.

“Kami dari TNI akan terus mendukung penuh, baik melalui pengamanan distribusi maupun pelaksanaan program strategis lainnya,” tambahnya.

Dengan diadakannya rakor itu, Pangdam berharap para pihak terkait dapat melakukan langkah-langkah konkret dalam pengadaan Beras terutama di Jawa Timur.

“Sehingga nantinya dapat segera diimplementasikan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” tandasnya.

Selain itu, dalam upaya mendukung, sekaligus mensukseskan swasembada ketahanan pangan, Pangdam juga menginstruksikan kepada seluruh Dansat di wilayah teritorial Kodam Brawijaya, agar mengerahkan para Babinsa.

“Babinsa harus terjun langsung bersama petani, dan melakukan pendampingan kepada petani. Itu semua, demi meningkatkan ketahanan pangan di Jatim,” pinta Mayjen TNI Rudy.

Sukses Jalankan LTT di Jatim, Mayjen TNI Rudy Saladin Fokus ke Jaringan Irigasi Tersier

Surabaya,- Komitmen Kodam V/Brawijaya dalam mendukung program Pemerintah, ternyata tak main-main. Salah satunya, dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam hal percepatan Luas Tambah Tanam atau program LTT padi di Jatim.

Dalam rakor yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Jumat (24/01/2025) pagi, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mengungkapkan jika capaian LTT di Jatim saat ini, telah mencapai 217.711 hektar.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa sampai dengan minggu ke-3 Januari 2025, capaian luas tambah tanam di Jawa Timur telah mencapai 217.711 hektar,” kata Pangdam.

“Perlu saya sampaikan bahwa target luas tambah tanam padi di Jawa Timur pada tahun 2025 telah ditetapkan sebesar 2.748.760 hektar. Pencapaian ini bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan kerjasama yang baik dari semua pihak saya yakin target tersebut dapat tercapai,” imbuh Mayjen TNI Rudy Saladin.

Selain luas tambah tanam, pada kesempatan rakor yang dihadiri oleh Pj Kementan RI di Jatim, hingga stakeholder terkait itu, Mayjen TNI Rudy Saladin juga membahas persoalan jaringan irigasi tersier.

Tak tanggung-tanggung, demi tercapainya swasembada pangan di Jatim, Pangdam menghimbau seluruh pihak terkait untuk segera merealisasikan keberadaan jaringan irigasi tersier. “Segera laksanakan sinkronisasi, percepatan realisasi perbaikan dan pembangunan saluran irigasi tersier,” tegas Pangdam.

Jaringan irigasi tersier, merupakan jaringan irigasi yang berfungsi untuk melayani air irigasi di petak tersier. Jaringan itu terdiri dari saluran tersier, saluran kuarter, dan bangunan pelengkapnya. Jaringan irigasi tersebut, nantinya membawa air ke petak-petak yang dilayani. Saluran itu merupakan bagian dari saluran irigasi.

Sekedar diketahui, program ketahanan pangan menjadi perhatian serius bagi Kodam V/Brawijaya, Bahkan, dalam upaya mensukseskan program itu, Babinsa di seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya telah diterjunkan di setiap lahan pertanian yang ada di masing-masing wilayah Babinsa.

Bukan hanya sekedar pendampingan kepada para petani saja. Namun, para Babinsa juga memantau setiap sarana dan prasarana pertanian, salah satunya ialah saluran irigasi yang mengaliri area pertanian milik para petani yang ada di wilayah teritorial Babinsa.

Selain dihadiri Pj Kementan RI di Jatim, rakor tersebut juga turut dihadiri oleh Kadis PU Sumber Daya Air Provinsi Jatim, Direktur Irigasi Kementan RI, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim, Kepala BBWS Bengawan Solo, Kepala BBWS Sungai Brantas, GM PLN Unit Jatim, para Dandim di jajaran Kodam V/Brawijaya, Kepala Dinas Pertanian se-Jatim, hingga Kadis PU SDA se-Jatim.