Gerakan Air Brigade: Babinsa Dukung Petani dengan Teknologi Irigasi Modern

Sampang,– Babinsa Koramil 0828/08 Sokobanah, Serda Muhsin, melaksanakan kegiatan monitoring pemanfaatan pompa air brigade yang digunakan untuk irigasi di Poktan Hijau Bumi Lon Angkek, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa alat tersebut berfungsi dengan baik dalam mendukung kebutuhan air bagi pertanian di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Muhsin melakukan pengecekan kondisi pompa air dan memastikan bahwa seluruh fasilitas yang ada beroperasi dengan optimal. Selain itu, Babinsa juga memberikan arahan kepada anggota kelompok tani setempat tentang cara pemeliharaan pompa air serta pentingnya pemanfaatan alat tersebut untuk meningkatkan hasil pertanian di desa mereka.

“Monitoring ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi yang dapat memperlancar proses pertanian. Kami berharap dengan adanya pompa air brigade ini, para petani di Poktan Hijau Bumi Lon Angkek dapat lebih mudah mengelola sumber daya air untuk kebutuhan pertanian,” ujar Serda Muhsin.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari para petani setempat, yang merasa terbantu dengan adanya pemanfaatan pompa air brigade yang dapat mengurangi ketergantungan mereka pada sumber air tradisional.

Dengan langkah ini, diharapkan sektor pertanian di Desa Sokobanah Daya dapat semakin berkembang dan memberikan hasil yang maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Satgas Pamtas RI-MLY Membangun Akhlaq Mulia Melalui Pendidikan Al-Qur’an di Sintang

Sintang,- Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah perbatasan terus menjadi garda terdepan dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia. Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW dengan keterbatasan sarana dan prasarana, Menjadi tenaga pengajar anak-anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Thoriqul Jannah di Dusun Entebak Baru, Desa Senaning, Kecamatan Ketungau hulu, Kabupaten Sintang.

Kegiatan TPQ mencakup pembelajaran membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, doa harian, Praktek Sholat serta penanaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme anak-anak di perbatasan sangat tinggi, meskipun mereka harus menempuh Medan yang sulit dan Fasilitas yang terbatas.

“Kami tidak hanya mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang religius, mandiri, dan cinta tanah air,” ujar Prada Farhan Anggota Satgas Pamtas.

Selain pendidikan agama, TPQ juga menjadi tempat membangun solidaritas di tengah masyarakat perbatasan yang beragam. Berbagai kegiatan seperti peringatan hari besar Islam, lomba hafalan, dan kerja bakti dilakukan untuk mempererat hubungan satu sama lain.

Namun, tantangan yang dihadapi tidak sedikit. Keterbatasan infrastruktur seperti ruang belajar yang memadai, minimnya alat peraga, serta kurangnya buku-buku agama menjadi kendala utama. Meski demikian, semangat para pengajar dan anak-anak tidak pernah surut.

“Kami berharap dukungan dari Orang tua kepada anak-anaknya terus di tingkatkan agar anak-anak semakin semangat dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di TPQ ini,” tambahnya.

Donasi berupa buku, alat tulis, mukena, sarung, dan bantuan fasilitas lainnya sangat diharapkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di TPQ. Dengan dukungan bersama, TPQ di perbatasan diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan agama yang kokoh dan berkelanjutan.

Warga dan Babinsa Bersatu Bersihkan Puing-Puing Rumah Hancur Akibat Bencana

BOJONEGORO, – Dipimpin langsung oleh Bati Tuud Peltu Sujiono, sejumlah personel Babinsa jajaran Koramil 07/Kepohbaru Kodim 0813 Bojonegoro diturunkan untuk membantu membersihkan puing-puing rumah roboh milik bapak Amir (68) warga Dusun Kerjo RT.014 Desa Brangkal, Kecamatan Sugihwaras Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

Bencana hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Dusun Kerjo RT.014 Desa Brangkal Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, sehingga mengakibatkan rumah berukuran 5×7 meter dengan kerangka kayu bambu dan beratap genteng tersebut rata dengan tanah.

Dilokasi kegiatan, Peltu Sujiono, mengatakan, karya bakti yang dilaksanakan merupakan salah satu bentu kepedulian bersama kepada masyarakat yang membutuhkan. “Gotong royong dalam kegiatan ini adalah wujud perbantuan, dan kepedulian TNI terhadap sesama yang lebih memerlukan pertolongan,” ungkapnya.

Kepada masyarakat khususnya warga Kecamatan Kepohbaru, pihaknya berpesan agar selalu waspada dalam menghadapi bencana dan perubahan cuaca yang kemungkinan sewaktu-waktu terjadi. “Tingkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca jika sewaktu-waktu terjadi, untuk meminimalisir risiko bencana,” kata Bati Tuud Koramil 0813-07/Kepohbaru.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Brangkal, Sumantri, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat khususnya jajaran Babinsa Koramil 0813-07/Kepohbaru yang telah terlibat karya bakti pembersihan puing-puing rumah roboh milik salah satu warga Dusun Kerjo RT.014 Desa Brangkal Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu sekali. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada jajaran TNI Koramil 0813-07/Kepohbaru dan warga Dusun Kerjo Desa Brangkal yang sudah membantu membersihkan puing-puing rumah roboh milik bapak Amir,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh bapak Amir, kepada seluruh warga dan Babinsa Koramil 0813-07/Kepohbaru yang sudah membantu membersihkan sisa-sisa material reruntuhan rumah miliknya. “Terima kasih sekali kepada semua pihak yang sudah membantu kami, dan semoga menjadikan ladang amal ibadah kita semua,” tuturnya.

HUT Persit KCK, Kodim 0813/Bojonegoro Sukses Kumpulkan 230 Kantong Darah

BOJONEGORO, – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Istri Tentara Angkatan Darat (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) ke- 79, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan donor darah.

Kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Ahmad Yani Makodim ini diikuti oleh anggota TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, perwakilan Polres dan Bhayangkari Bojonegoro, Kompi 3 Yon C Satbrimob Polda Jatim, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri, serta pelajar dan anggota Pramuka Saka Wira Kartika.

Koordinator kegiatan, Kapten Cku Parjan, menyampaikan bahwa bakti sosial donor darah yang dilaksanakan tersebut merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT ke- 79 Persit KCK tahun 2025. Tujuanya untuk mempererat silaturahmi antara TNI, Persit dan masyarakat, serta membantu sesama sekaligus meningkatkan kepedulian sosial ditengah masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan darah di PMI Kabupaten Bojonegoro, sekaligus sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pada momen kegiatan tersebut pihaknya mengundang sebanyak 360 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Harapannya, target 200 kantong darah dalam kegiatan bakti sosial donor darah ini dapat tercapai.

“Total peserta yang kita hadirkan sebanyak 360 peserta, karena dikhawatirkan dari 360 peserta itu ada beberapa personel yang pada saat pengecekan kesehatan tidak memenuhi syarat. Dan alhamdulillah hasilnya tercapai, bahkan melebihi target yakni PMI Bojonegoro mampu mendapatkan 230 kantong darah,” kata Kapten Cku Parjan.

Staf Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Riza, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada TNI khususnya Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Kodim 0813 Bojonegoro yang sudah bersinergi dalam mendukung ketersediaan stok darah di PMI Bojonegoro.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak Dandim beserta jajaranya, juga Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Kodim 0813 Bojonegoro. Sehingga kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini bisa membantu menjaga stok darah di PMI Bojonegoro untuk pasien-pasien di rumah sakit,” pungkasnya.

Adapun rincian dari 230 kantong darah yang didapatkan oleh PMI Bojonegoro itu meliputi golongan darah A sebanyak 74 kantong, golongan darah B sebanyak 63 kantong, golongan darah O sebanyak 66 kantong dan golongan darah AB sebanyak 27 kantong.

Babinsa Turun Tangan Bersihkan Fasilitas Sekolah Setelah Luapan Sungai

Jombang – Luapan sungai yang berada di Dusun kedungwinong Desa Bareng kecamatan Bareng Kabupaten Jombang beberapa hari terakhir terlihat mulai surut. Namun, sisa-sisa banjir berupa lumpur masih terlihat di sejumlah fasilitas umum, termasuk sekolah.

Melihat kondisi tersebut, jajaran Babinsa Koramil 16 Bareng Kodim 0814/Jombang langsung turun tangan membantu warga membersihkan fasilitas-fasilitas sekolah yang terdampak banjir, Salah satu sekolah yang dibantu adalah SD Negeri 2 Kedungwinong, para Babinsa tampak bergotong royong membersihkan lumpur dari halaman sekolah ruang kelas hingga ruang guru.

Para personil babinsa bahu membahu gotong royong untuk membantu para guru siswa siswi guna membersihkan sisa lumpur akibat dari banjir, Sertu Maryono sebagai babinsa desa Bareng menjelaskan, bahwa kegiatan pembersihan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada warga yang terdampak banjir, Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga semua fasilitas umum yang terdampak banjir benar-benar bersih,” pungkasnya.

Pembekalan Wasbang oleh Babinsa untuk Ciptakan Generasi Muda Cinta Tanah Air

Jombang.- Upaya membentuk karakter generasi muda yang nasionalis dan cinta tanah air, tak pernah berhenti dilakukan para Babinsa jajaran Kodim 0814/Jombang kepada warga khususnya pelajar di wilayah desa binaanya.

Contohnya seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0814 – 01/kota, Serka Eko Y di salah satu SMA di Kecamatan jombang, Kabupaten jombang

Di dalam ruangan kelas di sekolah tersebut, Serka Eko Y memberikan pembekalan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), dengan tujuan agar para pelajar memahami akan pentingnya nilai-nilai persahabatan dalam kehidupannya di masa depan.

“Wawasan kebangsaan adalah pemahaman mendalam mengenai identitas, sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang melekat pada bangsa kita. Hal ini melibatkan kesadaran akan persatuan, keragaman, dan tanggung jawab terhadap pembangunan negara, di mana kalianlah sebagai generasi muda yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa depan,” jelas Serka Eko Y.

Diakui Serka Eko Y, kegiatan pembekalan Wasbang ini sebagai upaya memupuk serta membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa nasionalisme, kepekaan dan kepedulian terhadap bangsa serta cinta tanah air yang bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Dengan pembekalan ini diharapkan para pelajar tumbuh menjadi generasi masa depan bangsa yang tidak lupa akan sejarah bangsanya, dan menjadi kader-kader bela negara,” tutupnya.

Koramil 0814 11/Sumobito Aktif Perbaiki Tanggul Longsor untuk Antisipasi Banjir

Jombang.- Anggota Koramil 0814 11/Sumobito bersama warga masyarakat bergotong royong memperbaiki tanggul yang longsor sepanjang 15 meter dengan akibat diterjang banjir di Desa Talun Kidul Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.

Dalam perbaikan tanggul ini yang dilakukan Babinsa Serka Eko W bersama warga tersebut guna mengantisipasi banjir susulan,meski dengan peralatan seadanya Serka Eko W beserta anggota Koramil 0814 11/Sumobito dan warga masyarakat bahu membahu menyusun karung berisi pasir dengan penuh semangat dan tanpa lelah.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu peran aktif Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial dalam membantu setiap kesulitan masyarakat di wilayah binaannya.Apalagi saat ini di wilayah binaannya terjadi berbagai bencana banjir,tanah longsor dan angin kencang, sehingga seluruh Babinsa di perintahkan lebih aktif memantau wilayah binaan.

Masyarakat Bersatu Bersihkan Longsor, Babinsa Mojowarno Terjun Langsung

Jombang,– Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan wonosalam Desa Sambirejo menyebabkan tanah longsor dan pohon tumbang yang menutup akses jalan utama Babinsa Koramil 17/ Kodim 0814/Jombang, Serda dani, bersama masyarakat setempat, bergerak cepat melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor.

untuk sementara ini korban yang sdh di evakuasi 1 orang an makruf 13 tahun dan langsung di rujuk di RSK Mojowarno Jombang dan 2 masih dalam pencarian.tegas Serda Dani

Serda dani menjelaskan, intensitas hujan yang cukup tinggi menjadi penyebab utama terjadinya longsor. Akibatnya, jalan utama yang menjadi jalur penghubung antar dusun tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Dengan alat seadanya, kami bersama Pemerintah Desa Sambirejo dan masyarakat bergotong-royong membersihkan material longsor dan pohon tumbang yang menghalangi jalan. Kami berharap akses jalan segera normal kembali sehingga aktivitas warga tidak terganggu,” ungkap Serda Dani di lokasi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. “Intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini meningkatkan risiko longsor. Kami mengajak warga untuk terus berhati-hati dan peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kepala Desa Wonokerso, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Babinsa dan seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi. “Gotong royong ini adalah wujud nyata dari solidaritas yang harus terus dipertahankan. Dalam situasi darurat seperti ini, kekompakan menjadi kunci untuk mengatasi tantangan bersama,” ujarnya.

Rapat Koordinasi Sego Boran, Dandim Siapkan Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan

Lamongan,- Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., menjadi Pimpinan sekaligus Narasumber dalam Rapat Koordinasi Sego Boran (Sinergi Kolaborasi Untuk NKRI) bersama Pengda Lamongan Ikatan Notaris Indonesia dan Fakultas Hukum Unisla serta Muspika Tikung bersama BPP dan segenap Kelompok Tani se Kecamatan Tikung. Kegiatan ini diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan.

Swasembada pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi Negara sampai dengan perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup.Baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau. Bagi Indonesia, pangan sering diidentikkan dengan beras karena jenis pangan ini merupakan makanan pokok utama.

Hal tersebut diungkapkan Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., pada saat membuka acara Rapat Koordinasi Sego Boran dengan seluruh Elemen Bangsa gun menciptakan Negara Indonesia yang swasembada di bidang pangan.

“Kita bersatu padu berkolaborasi untuk NKRI dalam bidang swasembada pangan dan mendukung program Pemerintah” ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa pangan adalah hidup matinya suatu Bangsa. Manakala suatu Bangsa mampu memenuhi bahan makanan sendiri, maka Bangsa itu akan merdeka. Apabila kekurangan bahan makan, maka Rakyat akan sengsara dan tinggal menunggu waktu kehancuran suatu Bangsa.

“Petani adalah tiang suatu Negara, semakin kuat Petani maka semakin kuat suatu Negara. Karena Petani adalah Aktor penentu tegak dan kokohnya suatu Bangsa” tambahnya.

Senada,Dr. Ister Angelia S.H.,M.Kn., selaku Ketua Pengurus Daerah Lamongan Ikatan Notaris Indonesia mengatakan bahwa kebutuhan akan pangan akan meningkat seiring bertambahnya jumlah populasi manusia. Untuk itu dirinya mengajak seluruh undangan yang hadir untuk bersama sama mewujudkan kemakmuran Bangsa khususnya di bidang pangan.

“Bahwa pangan merupakan kebutuhan mutlak setiap manusia. Dan sebagai warga Indonesia, kita semua mempunyai kewajiban yang sama untuk mendukung dan mensukseskan program program Pemerintah terutama dalam meningkatkan ketahanan pangan Nasional” ujarnya.

Babinsa Koramil Kesamben Bersama Petani Ciptakan Lingkungan Pertanian yang Optimal

Jombang,- Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil Kesamben, Kabupaten Jombang, terjun langsung melakukan pembersihan gulma bersama petani di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Melalui upaya itu, Serda Wawan tidak hanya melakukan pemberantasan gulma saja. Namun, Serda Wawan juga mengajak semua pihak untuk bersinergi melakukan optimalisasi ketahanan pangan.

“Saya mengimbau para petani di wilayah ini untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi yang ada. Dengan adanya upaya ini, diharapkan para petani dapat lebih produktif dan mandiri dalam mengelola pertanian mereka,” ujarnya.