Babinsa Wonosalam Luncurkan Program Pekarangan Pangan Lestari untuk Ketahanan Pangan

Jombang – Babinsa Koramil 0814/17 Wonosalam, Serka Wijiono, turut serta dalam acara launching program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang dilaksanakan di Kecamatan Wonosalam. Kamis (27/02/2025).

Acara yang dihadiri oleh masyarakat setempat, aparatur Pemerintah Desa, serta petugas dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Jombang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk cocok ditanam.

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi ketergantungan pada pangan impor, sekaligus memberikan alternatif penghasilan tambahan melalui tanaman hortikultura, sayuran, dan buah-buahan yang mudah ditanam di pekarangan rumah,” ujar Serka Wijiono.

Koramil 0828/11 Tambelangan Bantu Petani Melalui Kegiatan Pengubinan Padi

Sampang,– Bertempat di Lahan Terpadu Poktan Militani 4, Dusun Mambulu, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Batituud Koramil 0828/11 Tambelangan, Pelda Wardiyanto, bersama 4 orang anggota dan PPL Pertanian setempat, melaksanakan kegiatan pengubinan tanaman padi.

Kegiatan pengubinan ini bertujuan untuk menentukan estimasi hasil gabah yang akan diperoleh setelah panen. Pengubinan dilakukan sebelum panen sebagai langkah awal untuk menghitung potensi produksi gabah per hektar yang dapat dipanen dari lahan tersebut.

Pelda Wardiyanto mengungkapkan, “Melalui pengubinan ini, kami ingin memberikan data yang akurat kepada petani mengenai besaran hasil gabah yang akan mereka panen, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam memasarkan hasil pertanian mereka.”

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendampingan dan sinergi antara TNI, PPL Pertanian, dan petani di wilayah setempat dalam meningkatkan hasil pertanian serta memberikan dukungan dalam mempercepat proses pertanian yang lebih baik dan efisien.

Dengan kegiatan ini, diharapkan para petani dapat lebih siap dan memiliki gambaran yang jelas mengenai hasil pertanian mereka pasca-panen, serta dapat memanfaatkan hasil pengubinan untuk strategi pertanian yang lebih baik ke depannya.

Kodim 0825/Banyuwangi Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah

Banyuwangi, 27 Februari 2025 – Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi melalui Koramil 0825/19 Sempu turut berperan aktif dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Hal ini ditandai dengan peresmian Launching Makan Bergizi Gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Peresmian program ini dipimpin langsung oleh Kasdim 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus bangsa. “Kami, dari jajaran Kodim 0825, sangat mendukung program ini karena memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang cukup, yang tentunya akan berdampak pada kesehatan dan prestasi belajar mereka,” ujar Mayor Kav Suprapto.

Turut hadir dalam acara ini berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan Banyuwangi, Plt Camat Sempu, Danramil 0825/19 Sempu, Kapolsek Sempu, serta Kepala Desa Jambewangi dan Kepala Desa Sempu. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Yayasan Babul Huda yang bertanggung jawab atas distribusi makanan sehat ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut.

Sebagai simbol peresmian, dilakukan pemotongan pita oleh Kasdim 0825/Banyuwangi, diikuti dengan peninjauan langsung kesiapan dapur SPPG, mulai dari sarana dan prasarana, bahan makanan, mekanisme pengolahan hingga distribusi makanan. Dalam peluncuran perdana ini, sebanyak 1.327 porsi makanan telah didistribusikan ke delapan sekolah di wilayah Sempu, dengan target ke depan mencapai 3.000 porsi setiap harinya.

Adapun menu yang disediakan meliputi nasi putih, ayam goreng, capcay sawi putih dan wortel, susu UHT, serta pisang, yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah.

Kasdim 0825/Banyuwangi berharap program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak guna memastikan program ini berjalan lancar dan semakin banyak anak-anak yang mendapatkan manfaatnya,” tutup Mayor Kav Suprapto.

Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama serta pendistribusian makanan bergizi ke Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Tugung sebagai bagian dari uji coba tahap awal program ini.

274 Rumah di Gresik Masih Terendam Banjir, Babinsa Siaga Membantu Warga

Gresik,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Balongpanggang dalam beberapa hari terakhir hingga Kali Lamong meluap mengakibatkan banjir di beberapa desa. Debit air yang terus meningkat menyebabkan rumah warga tergenang, memaksa mereka untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Tercatat 1138 unit rumah warga yang terendam, khususnya di Desa Wetonsari hingga siang ini sebanyak 274 unit rumah warga masih terendam banjir. Kamis (27/2/2025).

Menanggapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang Serda Budiono bersama BPBD membantu proses evakuasi baik fisik maupun material milik warga terdampak ke tempat yang lebih aman.

Di lokasi terpisah, Serma Nofi Agus Batuud Koramil 0817/09 Balongpanggang, menyampaikan bahwa akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga.

“Kami akan terus bersiaga dan membantu warga yang membutuhkan. Kepada masyarakat, kami imbau untuk tetap waspada,”ujarnya.

Sementara itu, warga yang terdampak berharap agar air segera surut sehingga mereka bisa kembali ke rumah masing-masing. Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan.

Di himbau juga kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera melaporkan jika ada kondisi darurat.

Satgas Yonif 512/QY Jalin Persaudaraan Erat dengan Masyarakat Serambakon, Papua

Pegunungan Bintang, Papua – Kehangatan persaudaraan tampak nyata di tengah-tengah masyarakat Serambakon, dimana Satgas Yonif 512/QY menunjukkan kepedulian dan rasa persaudaraan yang begitu erat dengan warga setempat. Kehadiran para prajurit TNI di daerah ini tidak hanya sebatas menjalankan tugas keamanan, tetapi juga membangun ikatan yang kuat dengan masyarakat, menjadi bagian dari keluarga besar Serambakon. Kamis, (27/2/2026).

Bapa Yosep, salah satu masyarakat Serambakon, mengungkapkan betapa keberadaan para prajurit telah membawa rasa aman dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.

“Kedekatan dengan Abang-abang Tentara di sini sudah seperti bagian dari kami, keluarga kami. Karena kami tahu mereka jauh meninggalkan keluarga di sana untuk membuat kami merasa aman, sehingga di sini kamilah keluarganya,” ungkap Bapa Yosep penuh haru.

Satgas Yonif 512/QY secara aktif berbaur dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, mulai dari membantu membangun fasilitas umum, memberikan layanan kesehatan, hingga berbagi dalam momen-momen kebersamaan. Dengan pendekatan humanis ini, keberadaan TNI di Serambakon semakin diterima dan dihormati oleh masyarakat.

Kebersamaan yang terjalin antara masyarakat Serambakon dan Satgas Yonif 512/QY mencerminkan harmoni yang indah di tengah perbedaan. Semangat gotong royong dan rasa saling memiliki menjadi landasan utama dalam menciptakan lingkungan yang damai dan sejahtera.

Kisah persaudaraan ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di Serambakon tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membangun ikatan yang mendalam dengan masyarakat. Kepercayaan dan keharmonisan yang terjalin semakin memperkuat semangat kebersamaan di tanah Papua, menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan kasih sayang antar sesama.

Warga Nglurup Dapatkan Penyuluhan Pertanian dan Biosecurity dari Satgas TMMD

Tulungagung – Mayoritas warga Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, yang berprofesi sebagai peternak sapi perah, mendapatkan perhatian khusus dari Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tulungagung. Menyikapi kebutuhan warga, Satgas TMMD menggelar sosialisasi Biosecurity dan pembuatan pakan ternak, sekaligus penyuluhan pertanian di Balai Desa Nglurup pada Kamis (27/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Biosecurity dalam mencegah penyebaran penyakit ternak serta mengedukasi mereka mengenai teknik pembuatan pakan berkualitas untuk meningkatkan produktivitas sapi perah. Penyuluhan ini juga mencakup pengelolaan limbah ternak sebagai pupuk organik untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

Pemateri dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, drh Okky Anjas Asmoro menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan semangat TMMD untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta peternak di wilayah pedesaan.

“Kami berharap sosialisasi ini bisa menjadi bekal bagi warga Nglurup dalam mengelola ternak secara lebih sehat dan produktif. Dengan penerapan Biosecurity, wabah penyakit bisa dicegah, sementara penyuluhan pertanian membuka wawasan baru bagi petani lokal,” ujar drh Okky.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Mereka aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam beternak dan bertani. Para anggota Satgas TMMD bersama penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tulungagung turut memberikan solusi praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan.

Kepala Desa Nglurup, Suji, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kolaborasi semacam ini terus berlanjut. “Warga kami sangat terbantu. Kami jadi lebih paham cara menjaga kesehatan ternak dan memanfaatkan limbah untuk pertanian. Ini sangat bermanfaat untuk jangka panjang,” katanya.

Program TMMD ke-123 ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Evaluasi Kinerja Koperasi Kartika Mojopahit Sejahtera dalam Rapat Anggota Tahunan

Mojokerto, – Kodim 0815/Mojokerto menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkop Kartika Mojopahit Sejahtera Tutup Buku Tahun 2024 di Wisata Desa Bumi Mulyo Jati (BMJ) Mojopahit, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (27/02/2025).

RAT kali ini mengusung tema “Dengan Sinergitas Koperasi Angkatan Darat Kita Bangun Usaha yang Mandiri dan Handal Guna Mewujudkan Kesejahteraan Anggota Koperasi Angkatan Darat Beserta Keluarganya,”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kinerja koperasi dan kesejahteraan anggotanya.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Primkop Kartika Mojopahit Sejahtera, Kapten Arh Suminto, yang menyampaikan evaluasi serta capaian koperasi selama tahun 2024. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi guna menjaga kepercayaan anggota.

Sementara Kepala Dekopinda Kabupaten Mojokerto, yang diwakili Kepala Bidang Organisasi dan Kelembagaan, Gufron Abdul Rokhim, turut memberikan apresiasi terhadap kinerja koperasi ini. Ia menjelaskan, Dekopinda hadir sebagai wadah yang memberikan edukasi, fasilitasi, dan koordinasi dengan Dinas Koperasi.

“Kami sangat mengapresiasi Koperasi Kartika Mojopahit Sejahtera karena telah menjalankan amanah undang-undang dengan baik. Hanya dalam waktu 1 bulan 25 hari setelah tutup buku, pengurus telah memberikan pertanggungjawaban kepada anggotanya secara tepat waktu. Ini menunjukkan bahwa pengurus benar-benar amanah dan berdedikasi untuk kesejahteraan anggota,” ujarnya.

Masih dalam forum RAT, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, yang diwakili Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan, Kamarudin, M.M., menyoroti regulasi terbaru terkait koperasi simpan pinjam. “Sesuai aturan baru, koperasi yang menjalankan usaha simpan pinjam wajib memiliki izin resmi. Koperasi Mojokerto, termasuk Primkop Kartika Mojopahit Sejahtera, harus memastikan kepatuhan terhadap regulasi ini untuk menghindari risiko tinggi dalam operasionalnya,” jelasnya.

Ketua Puskop Kartika Bhirawa Anoraga, diwakili Ketua Bidang Perbendaharaan, Kapten Cpl Sarjono, menegaskan, RAT merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. “RAT adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi, yang menentukan arah kebijakan dan kelangsungan usaha. Kami mengapresiasi pelaksanaan RAT yang tepat waktu, karena ini mencerminkan komitmen pengurus dalam mengelola koperasi dengan baik,” ungkapnya. Ia juga berpesan agar pengawas koperasi terus memastikan administrasi dan legalitas koperasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dandim 0815/Mojokerto, yang diwakili Kasdim Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., menekankan pentingnya peran serta anggota dalam menjalankan koperasi. “Koperasi harus berpegang pada prinsip dasar dan dikelola dengan jiwa usaha yang kuat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh anggota untuk aktif menyimak, memberikan saran, dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas koperasi ini,” tuturnya.

RAT Primkop Kartika Mojopahit Sejahtera Tahun Buku 2024 menjadi ajang evaluasi sekaligus penyusunan strategi untuk menghadapi tantangan koperasi ke depan. Dengan sinergi antara pengurus, pengawas, dan anggota, diharapkan koperasi ini terus berkembang sebagai lembaga usaha yang mandiri dan handal demi kesejahteraan anggotanya.

Rapat ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta penyampaian aspirasi dari anggota, menandakan bahwa koperasi ini tetap berorientasi pada prinsip “dari, oleh, dan untuk anggota”.

Mencegah Penyebaran PMK: Babinsa Aktif Sosialisasi dan Vaksinasi Hewan Ternak

Madiun – Babinsa Desa Sawahan, Serka Budi Haryanto, aktif mendukung program pemerintah dalam mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ia mendampingi petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun dalam melaksanakan vaksinasi PMK tahap pertama secara door to door kepada hewan ternak di Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun Kamis (27/2/2025). Kehadiran Serka Budi Haryanto memastikan kelancaran dan efektivitas program vaksinasi tersebut.

Vaksinasi PMK tahap pertama ini menargetkan seluruh hewan ternak di Desa Sawahan. Dengan pendekatan door to door, petugas dapat menjangkau seluruh peternak dan memastikan hewan ternak mereka mendapatkan vaksinasi. Peran Babinsa sangat penting dalam membantu kelancaran program ini, terutama dalam hal koordinasi dengan masyarakat dan memastikan keamanan selama proses vaksinasi.

Serka Budi Haryanto aktif berkoordinasi dengan petugas dan peternak untuk memastikan proses vaksinasi berjalan lancar dan tertib. Ia juga membantu dalam hal sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi PMK untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat merugikan peternak. Kehadiran Babinsa di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peternak.

Kerja sama yang baik antara Babinsa, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, dan peternak menjadi kunci keberhasilan program vaksinasi PMK ini. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan program vaksinasi PMK dapat mencegah penyebaran penyakit dan melindungi hewan ternak di Desa Sawahan.

Keberhasilan program vaksinasi PMK ini menunjukkan sinergi yang positif antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan ketahanan pangan. Peran Babinsa sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program-program pembangunan di pedesaan.

Kegiatan Panen Raya di Madiun: Contoh Ketahanan Pangan Berkelanjutan bagi Daerah Lain

Madiun,– Pabung Kodim 0803/Madiun Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo mewakili Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madiun dan Kepala Bulog Sub Divre Madiun, hari ini Kami, 27 Februari 2025 melaksanakan panen raya dan serapan gabah di Desa Bandungan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan TNI dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Madiun.

Kegiatan panen raya diawali dengan prosesi panen padi secara simbolis yang dilakukan oleh Dandim Madiun bersama Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Bulog. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terpancar dari para petani yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Dandim dan jajarannya memberikan motivasi dan semangat baru bagi para petani yang telah berjuang keras dalam mengolah lahan pertanian mereka.

Mayor Timbul dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para petani Desa Bandungan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam menghasilkan panen padi yang melimpah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani dalam menjaga stabilitas harga gabah dan beras di pasaran.

Selain panen raya, kegiatan ini juga difokuskan pada serapan gabah oleh Bulog. Hal ini bertujuan untuk menjamin harga jual gabah petani tetap stabil dan mencegah potensi kerugian akibat fluktuasi harga di pasaran. Dengan adanya serapan gabah oleh Bulog, diharapkan petani dapat memperoleh harga yang pantas atas hasil jerih payah mereka.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Sumanto menambahkan bahwa keberhasilan panen raya di Desa Bandungan ini merupakan hasil dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk penggunaan teknologi pertanian modern dan program pembinaan petani yang intensif. Ia berharap keberhasilan ini dapat ditiru oleh desa-desa lain di Kabupaten Madiun.

Sementara itu pihak Bulog Sub Divre Madiun menyampaikan kesiapan Bulog untuk menyerap gabah petani dalam jumlah yang cukup besar. Hal ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan beras di pasaran dan melindungi petani dari potensi kerugian. Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan TNI untuk memastikan kelancaran proses serapan gabah.

Kegiatan panen raya dan serapan gabah di Desa Bandungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional. Kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan petani merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Kodam V/Brawijaya Gelar Wasev Beladiri Taktis dan Sosialisasi Pencak Silat Militer

Surabaya,- Prajurit Kodam V/Brawijaya melaksanakan kegiatan Wasev Latihan Beladiri Taktis (BDT) dan Sosialisasi Pencak Silat Militer Tahun 2025 di Lapangan A Yani, Makodam V/Brawijaya, pada Kamis, 27 Februari 2025.

Pengarahan dalam kegiatan ini disampaikan oleh Letkol Inf Jangkung Priyanto, Kabag Ketangkasan Binmatajas Disjasad. Ia juga menjabat sebagai Ketua Tim Wasev BDT dan Sosialisasi Pencak Silat Militer, didampingi Mayor Inf Sumarmo.

Latihan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dan kesiapan prajurit menghadapi situasi taktis. Prajurit mempraktikkan berbagai teknik bela diri, mulai dari teknik dasar hingga penerapan dalam simulasi situasi nyata di lapangan, menunjukkan keterampilan yang diharapkan.

“Latihan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dan kesiapan prajurit menghadapi situasi taktis dan sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, S.Sos.

Program Wasev BDT 2025 merupakan upaya berkelanjutan Disjasad untuk memastikan kualitas dan kesiapan prajurit TNI AD, termasuk yang berada di bawah komando Kodam V/Brawijaya, dalam menghadapi tantangan tugas yang ada.

Diharapkan, melalui latihan ini, prajurit Kodam V/Brawijaya dapat meningkatkan keterampilan bela diri dan kesiapan operasional mereka, sehingga mampu menjalankan tugas dengan lebih efektif dan profesional di lapangan.