Koramil 0828/08 Sokobanah Dukung Petani Melalui Kegiatan Panen Padi

Sampang,– Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta mendorong peningkatan hasil pertanian, Babinsa Koramil 0828/08 Sokobanah, Koptu Basuki, melaksanakan kegiatan membantu petani dalam proses panen padi di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan langsung TNI kepada petani, sebagai wujud nyata dalam mendukung program Pemerintah terkait dengan ketahanan pangan nasional. Dalam kesempatan tersebut, Koptu Basuki turun ke lapangan untuk membantu petani setempat dalam proses panen padi, mulai dari memotong padi hingga proses pemindahan hasil panen.

“Kegiatan ini bukan hanya sekedar membantu petani dalam panen padi, tetapi juga untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat, serta memberikan semangat kepada para petani dalam menjalankan kegiatan pertanian,” ujar Koptu Basuki.

Dengan adanya bantuan dari Babinsa, diharapkan proses panen padi dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi para petani di Desa Sokobanah Daya. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan peran penting TNI dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para petani setempat yang mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh pihak TNI, khususnya Babinsa Koramil 0828/08 Sokobanah.

Koptu Basuki juga menambahkan bahwa TNI akan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat, terutama di bidang pertanian, guna mewujudkan kedaulatan pangan di daerah tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis TNI Tingkatkan Kesejahteraan Anak di Wilayah Perbatasan

Keerom, Papua – Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait Makan Bergizi Gratis (MBG), Satgas Yonif 512/QY menggelar kegiatan MBG di SD YPPK Ubrub, Distrik Web. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan dan kesehatan anak-anak di wilayah perbatasan. Jumat, (28/2/2025).

Danpos Unggalom, Serma Zainal, menyampaikan bahwa program MBG di Distrik Web memang belum merata, namun Satgas Yonif 512/QY berupaya agar anak-anak di wilayah ini bisa merasakan manfaatnya.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak di wilayah perbatasan ini bisa mendapatkan asupan makanan bergizi yang cukup. Kesehatan dan pertumbuhan mereka sangat penting bagi masa depan bangsa,” ujar Serma Zainal.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari pihak sekolah dan masyarakat setempat. Salah satu guru, Bapa Jhon, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Satgas Yonif 512/QY.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Anak-anak di sini sangat membutuhkan asupan gizi yang baik untuk menunjang pertumbuhan mereka. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Selain memberikan makanan bergizi, personel Satgas juga memberikan edukasi tentang pentingnya pola makan sehat dan menjaga kebersihan diri kepada para siswa.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan anak-anak di wilayah perbatasan serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat dalam mendukung kesejahteraan generasi penerus bangsa.

Kunjungan Kerja TNI: Optimalisasi Serapan Gabah dan KB-Kesehatan di Jember

Jember – Paban III/Ketahanan Wilayah (Tahwil) Staf Teritorial (Ster) Mabes TNI, Kolonel Inf Jacky Ariestanto, melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0824/Jember dalam rangka Keluarga Berencana (KB) Kesehatan TNI dan Optimalisasi Serapan Gabah Petani, pada 26-27 Februari 2025.

Dalam kegiatan KB Kesehatan yang digelar di Aula Kodim 0824/Jember, Kolonel Inf Jacky Ariestanto membacakan sambutan tertulis Asisten Teritorial Panglima TNI, Mayjen TNI M. Naudi Nurdika. Dalam sambutannya, Aster Panglima TNI menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia guna memperkuat sistem pertahanan semesta.

“Kasus stunting di Indonesia yang saat ini mencapai 21,5% ditargetkan turun menjadi 18% pada tahun 2025. Kabupaten Jember, dengan prevalensi stunting 7,43% pada akhir 2024, perlu mendapat perhatian khusus agar generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan penurunan stunting, dalam kesempatan ini dilakukan penyerahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita stunting. Selain itu, peninjauan Posyandu Anyelir 8 di Desa Sukorambi dan pemasangan kontrasepsi gratis (implant & IUD) di RSUD Kaliwates juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ini.

Tak hanya itu, kunjungan ini juga diisi dengan penyerahan cinderamata dari Aster Panglima TNI kepada Bupati Jember serta penyerahan bibit kepada Dandim 0824/Jember sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan dan lingkungan.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas gizi dan pengendalian pertumbuhan penduduk di Kabupaten Jember.

TMMD Ke-123: TNI Sosialisasikan Perlindungan Anak dan Pencegahan Narkoba di Tulungagung

Tulungagung,- Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 0807 Tulungagung mengadakan sosialisasi penting terkait perlindungan anak, pencegahan pernikahan dini, serta bahaya narkoba dan minuman keras di aula Kantor Kecamatan Sendang dan dihadiri oleh kelompok pemuda, Kamis (27/02/2025).

Acara ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung. Tujuannya adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait isu-isu yang krusial bagi generasi muda dan masa depan daerah.

Ahmad Faizal dari DPMD Tulungagung menjelaskan bahwa perlindungan anak telah diatur dalam undang-undang, di mana seseorang masih dikategorikan sebagai anak jika berusia di bawah 18 tahun, atau di bawah 21 tahun jika belum menikah.

“Batas usia anak jelas diatur, dan menikah di usia dini memiliki dampak buruk, baik dari segi kesehatan, pendidikan, hingga faktor ekonomi. Harapannya, melalui sosialisasi ini, angka pernikahan anak dapat ditekan,” ujar Faizal.

Ia juga mengingatkan bahwa anak yang menikah terlalu dini berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan, putus sekolah, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Sementara itu, Anggoro R. Ariyanto dari BNNK Tulungagung memaparkan tentang bahaya narkoba dan minuman keras yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan individu, tetapi juga mengancam ketahanan sosial dan budaya bangsa.

“Narkoba yang disalahgunakan dapat menghancurkan hidup pengguna dan melemahkan daya juang generasi muda. Oleh karena itu, pencegahan harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan,” jelas Anggoro.

Melalui program TMMD ini, Kodim 0807 bersama BNNK Tulungagung berkomitmen memperluas jangkauan edukasi dan sosialisasi, agar masyarakat, terutama para pemuda, lebih sadar akan bahaya narkoba dan dampak hukum yang menyertainya.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Satgas TMMD berharap masyarakat semakin sadar dan mampu menjadi benteng pertama dalam melindungi anak-anak serta generasi muda dari ancaman pernikahan dini dan penyalahgunaan zat berbahaya.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan berdaya,” tutup Faizal.

Melalui kolaborasi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, TMMD ke-123 diharapkan mampu membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi Tulungagung.

Tim Wasev TNI Tinjau Program TMMD Ke-123 di Desa Bader, Tuban

TUBAN, – Kunjungan Tim Wasev Pusterad Mabes TNI Brigjen TNI Farouk Pakar S.Pd., M.Han., beserta rombongan dalam rangka meninjau sasaran program TMMD Ke-123 TA. 2025 di Wilayah Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Kamis, (27/02/2025).

Kedatangan Tim Wasev ini adalah dalam rangka melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) kegiatan TMMD ke-123 yang dilaksanakan oleh satuan Kodim 0811/Tuban. Di Pos Kotis TMMD tersebut Dansatgas TMMD Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., menyampaikan paparan tentang hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan TMMD ke-123 secara umum. Dilanjutkan dengan peninjauan lokasi sasaran fisik yaitu pembuatan jalan dan Rehab RTLH. Selain mengecek sasaran TMMD, Ketua Tim Wasev juga melaksanakan komunikasi sosial dengan para Tokoh Masyarakat di sekitar lokasi TMMD di desa Bader.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program TMMD berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Dengan semangat gotong royong, TMMD hadir sebagai upaya nyata dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta memperkuat ketahanan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Tuban.

Brigjen TNI Farouk selaku ketua Tim Wasev Mabes TNI, ia menyampaikan Dalam kesempatan tersebut, pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga Desa Bader

“TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya.

Program TMMD TA 2025 di wilayah Kodim 0811/Tuban mencakup pembangunan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta fasilitas umum lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga setempat.

Masyarakat setempat menyambut baik program ini dan berharap pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan mereka. Kehadiran Tim Wasev di lokasi menjadi bukti komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah terpencil demi kesejahteraan dan ketahanan nasional. Pungkasnya.

Satgas Pamtas dan Warga Bersihkan Masjid Besar “Nurul Hudud” Menyambut Ramadhan

Kapuas Hulu,- Menyambut bulan suci Ramadhan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW bersama-sama warga dan relawan menggelar kegiatan Karya Bhakti membersihkan dan mempercantik Masjid Besar “Nurul Hudud” di Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas hulu, Kamis (27/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang nyaman, bersih, dan khusyuk bagi jamaah selama bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Dalam aksi gotong royong ini, masyarakat bersama pengurus masjid, pemuda, serta aparat dari TNI dan Polri bahu-membahu membersihkan lantai dan karpet masjid, mengecat ulang bagian yang kusam, memperbaiki fasilitas wudhu, serta menata ulang peralatan ibadah. Selain itu, halaman dan taman sekitar masjid juga dirapikan agar semakin asri.

Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Satgas Pamtas, Lettu Czi Ronny Mailianto menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga dalam kegiatan ini. “Semangat kebersamaan ini mencerminkan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kepedulian dan kebersihan. Semoga dengan masjid yang lebih bersih dan nyaman, ibadah kita selama Ramadhan semakin khusyuk,” ujarnya.

Kepala desa Badau, Bapak Sukimin juga mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif ini. “Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan, tidak hanya menjelang Ramadhan, tetapi juga secara rutin agar masjid tetap terjaga kebersihannya.” Ucapnya.

Selain kerja bakti, panitia juga mengadakan Do’a bersama serta sosialisasi persiapan Ramadhan, termasuk jadwal kegiatan seperti tarawih, kajian, serta program sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, tetapi juga mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan di antara jamaah. Dengan masjid yang lebih terawat, umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih tenang dan penuh keberkahan.

Kodim 0808/Blitar Gelar Sosialisasi Pengadaan Beras dan Gabah untuk Ketahanan Pangan

Blitar – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan memastikan kesejahteraan petani, Kodim 0808, Polres, Kejaksaan negeri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Bank BRI beserta mitra Bulog wilayah Blitar menggelar sosialisasi pengadaan beras dan gabah tahun 2025.Kegiatan ini berlangsung di Aula Supriyadi Makodim 0808/Blitar Jl. A. Yani no. 06 Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, Kamis (27/2/2025).

Hadir dalam kegiatan ini Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, Kepala Kantor Bulog Cabang Tulungagung Bapak David Donny Kurniawan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Drh. Dewi Masitoh, Kepala BRI Cabang Blitar Bapak Irvan, Kasat Binmas Polres Blitar AKP Indrayana Pribadi, S.Sos, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar Bapak Dian Kurniawan, SH, serta sejumlah perwakilan dari DKPP Kabupaten Blitar, Danramil Kodim 0808/Blitar, Babinsa, dan mitra kerja Bulog.

Komandan Kodim 0808 Blitar, Letkol Inf Hendra Sukmana dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama antara Bulog, petani, dan pihak terkait dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Kami siap mendukung pengadaan gabah dan beras dengan memastikan produksi petani terserap dengan baik sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” terang Letkol Hendra.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung Bapak David Dony Kurniawan, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan harga jual gabah yang kompetitif bagi petani serta menjaga stabilitas pasokan beras di pasaran. “Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada petani dan mitra terkait mekanisme pengadaan, harga, serta kebijakan pemerintah dalam menjaga stok pangan nasional,” ungkapnya.

Acara ini juga diisi dengan diskusi antara petani dan pihak terkait untuk membahas kendala serta solusi dalam proses pengadaan gabah dan beras. Diharapkan, dengan adanya sinergi antara Bulog, TNI dan stakeholder lain, pengadaan gabah dan beras TA. 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi petani serta masyarakat luas.

Perkuat Komunikasi, Danrem 081/DSJ Kunjungi Tokoh Agama di Madiun.

Madiun, – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto berkunjung ke kediaman Gus Mamang dan Gus Mizan, 2 tokoh agama di Madiun. Ia menyebut, kunjungannya itu merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai pejabat baru seperti dirinya.

“Ini silaturahmi biasa, terlebih saya masih baru menjabat, tentunya perlu memperkenalkan diri dan berkomunikasi. Tidak hanya dengan tokoh agama, tapi juga dengan siapa saja,” kata Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu di kediaman Gus Mizan yang berada di komplek Ponpes Subulul Hudaa, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Kamis (27/2/2025).

Untoro menegaskan, sebagai aparat kewilayahan seperti dirinya, sangat penting untuk terus memperkuat komunikasi dengan berbagai komponen bangsa di wilayah teritorialnya.

Ditanya tentang pesan yang disampaikan, ia mengaku mengajak keduanya untuk terus ambil bagian dalam upaya untuk lebih memperkuat kondusivitas wilayah, khususnya di Madiun.

“Kondusivitas di wilayah saat ini tentunya tidak terlepas dari peran serta seluruh masyarakat, salah satunya peran dari tokoh agama seperti Gus Mizan dan Gus Mamang. Untuk itu, tadi kami mengajak untuk melanjutkan sumbangsihnya dalam mewujudkan Madiun yang aman dan nyaman,” terangnya.

Lanjut, ungkapnya, sebagai tokoh agama yang kharismatik di Madiun, Untoro juga berpesan kepada keduanya untuk memberikan pesan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keberagaman dan toleransi.

“Beliau berdua (Gus Mizan dan Gus Mamang) ini kan memiliki jemaah yang banyak, tadi kami juga memohon supaya dalam ceramah-ceramahnya dapat menyisipkan pesan untuk menghargai adanya perbedaan maupun menjaga kerukunan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.

Kodim 0815/Mojokerto Gelar UTP Teritorial dan Intelijen, Tingkatkan Kemampuan Prajurit

Mojokerto, – Dalam rangka meningkatkan kemampuan prajurit sesuai dengan bidang keterampilannya, Kodim 0815/Mojokerto menggelar Uji Terampil Perorangan (UTP) Jabatan Teritorial dan Intelijen Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Cikaran Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (27/02/2025).

Latihan ini merupakan rangkaian dan puncak dari latihan perorangan sekaligus bagian dari program latihan Kodim 0815/Mojokerto yang bertujuan untuk memastikan prajurit memiliki standar kemampuan dalam menunjang tugas pokok satuan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Hal itu disampaikan Dandim 0815/Mojokerto diwakili Kasdim Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., saat memimpin apel pengecekan.

Pada kesempatan tersebut, Kasdim selaku Pengawas dan Evaluasi (Wasev), menjelaskan, latihan ini bertujuan untuk menguji kemampuan teknis perorangan maupun satuan di bidang jabatan teritorial dan Intelijen. “Latihan ini menjadi sarana bagi prajurit untuk meningkatkan kompetensi mereka sesuai dengan fungsi dan jabatan masing-masing, sehingga dapat melaksanakan tugas pokok satuan dengan lebih optimal,” ujarnya.

Mayor Arh GN Putu Ardana menambahkan, dalam pelaksanaan latihan ini, materi yang digunakan mengacu pada ketentuan dari Komando Atas dan Buku Petunjuk Khusus Jabatan (BPKJ) 5 sampai dengan 7 Intel. Dengan demikian, latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para prajurit dalam pemahaman serta penguasaan pengetahuan dan keterampilan umum sesuai dengan tingkat kecakapan dan jabatannya.

“Melalui UTP Jabatan ini, kita dapat mengukur sejauh mana kesiapan dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas satuan. Hasil dari latihan ini juga akan menjadi bahan evaluasi dalam pembinaan latihan ke depan,” tambahnya.

Pantauan di lapangan, tampak personel Babinsa dan para Bati Tuud Koramil jajaran serta para Bati Staf Kodim mengikuti ujian sesuai dengan pos yang telah ditentukan. Dengan adanya UTP Jabatan Teritorial dan Intelijen ini, diharapkan setiap prajurit dapat semakin terampil dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.

Fogging di Kelurahan Tawanganom: Upaya Cegah Wabah Demam Berdarah Musim Hujan

Magetan,- Babinsa kelurahan Tawanganom Koramil Tipe B 0804/01 Magetan Kodim Magetan Serka Ponijan bersama dengan Dinas Kesehatan, Kepala Kelurahan dan Perangkat melaksanakan antisipasi potensi wabah penyakit demam berdarah akibat dari musim hujan di lokasi pemukiman warga yaitu dengan cara melakukan fogging atau pengasapan.

Kegiatan Foging dalam rangka pencegahan penyakit demam berdarah bertempat RT 04 RW 01 Kelurahan Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan tersebut dihadiri oleh Kepala Kelurahan Tawanganom Safaat Setya Romandon. SSTP, Ibu Ervin dari Puskesmas, Babinsa kelurahan Tawanganom Serka Ponijan, Bidan Desa Kelurahan Tawanganom ibu Ima,Perangkat Kelurahan Tawanganom, Ketua RW 04 Kelurahan Tawanganom, Ketua RT 04 RW 01 bapak Hariyanto,Team foging dari Dinkes 4 orang.

“Tujuan kegiatan fogging tersebut untuk mencegah menyebarnya penyakit Demam Berdarah, mengingat saat ini sudah masuk musim penghujan,” kata Babinsa.

Sementara itu Kepala Kelurahan Tawanganom , menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dan secara bersama sama membantu masyarakat untuk menanggulangi penyebaran penyakit Demam Berdarah.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Tawanganom saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan Babinsa yang telah membantu masyarakat untuk melakukan kegiatan pengasapan atau Fogging, mudah–mudahan bisa mencegah masyarakat terjangkit Demam Berdarah,” ungkap Sujono.

Selain itu, Babinsa juga menyampaikan agar warga selalu menjaga kebersihan lingkungan, terutama selalu membersihkan bak air di kamar mandi, mendaur ulang barang bekas atau sampah plastik maupun kaleng yang dapat menampung air hujan, sehingga tidak dapat digunakan untuk sarang nyamuk.pungkas Serka Ponijan.