Pangdam V/Brawijaya Beri Pengarahan Satgas Pamtas Yonif 512/QY Secara Virtual

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, memberikan pengarahan kepada Satgas Pamtas Yonif 512/QY secara virtual. Pengarahan tersebut dilakukan dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan tugas Satgas yang bertugas di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Melalui pengarahan yang digelar secara virtual pada Rabu (05/03/2025) itu, Mayjen TNI Rudy, menekankan pentingnya peran Satgas Pamtas Yonif 512/QY dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan, serta menjaga kedaulatan negara.

“Tugas Satgas sangat strategis karena berada di garis depan. Selain menjaga keamanan, keberadaan mereka juga diharapkan untuk membantu menciptakan kondisi yang kondusif bagi masyarakat di daerah perbatasan,” ujar.

Pada kesempatan itu, Pangdam juga mengingatkan seluruh anggota Satgas untuk selalu menjaga profesionalisme, disiplin, dan kewaspadaan.

Tugas di daerah perbatasan, jelas Mayjen TNI Rudy, sering kali menghadapi tantangan yang berat, baik dari segi cuaca, medan, maupun ancaman yang bisa muncul kapan saja.

“Oleh karena itu, penting bagi setiap prajurit untuk selalu siap menghadapi segala kemungkinan,” tegasnya.

Selain memberikan pengarahan terkait tugas utama Satgas, Pangdam juga mengingatkan pentingnya kesejahteraan anggota Satgas.

Fasilitas kesehatan, logistik, dan berbagai kebutuhan lainnya, menurut Pangdam, harus tetap menjadi perhatian untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Bukan hanya itu, pada vicon tersebut Pangdam menghimbau Satgas Yonif 512/QY untuk terus melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat.

Pasalnya, tegas Mayjen TNI Rudy, keberadaan Satgas harus betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

“Diharapkan dengan adanya pembinaan teritorial itu, mampu menjawab berbagai keluhan warga. Sehingga, kesulitan warga di perbatasan bisa diatasi,” jelas Pangdam.

Pendampingan Babinsa Pastikan Proses Penyerapan Gabah di Blitar Berjalan Lancar

Blitar,- Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0808/05 Nglegok Kodim 0808/Blitar turut mendampingi proses penyerapan gabah hasil panen petani oleh Bulog Blitar. Kegiatan ini berlangsung di wilayah Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, sebagai bagian dari sinergi antara TNI, Pemerintah dan petani dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan stok pangan, Rabu (05/03/2025).

Danramil Nglegok Kapten Infanteri Warsono, menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses serap gabah berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami hadir untuk membantu petani dalam mendapatkan harga yang layak serta memastikan bahwa distribusi gabah ke Bulog berjalan dengan baik,” ujar Kapten Warsono

Salah satu petani yang ikut dalam program ini, Bapak Agus Sofa (47th), mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan dari Babinsa dan Bulog. “Dengan adanya pendampingan ini kami merasa lebih tenang karena hasil panen kami terserap dengan harga yang wajar,” katanya.

Sementara itu perwakilan Bulog Blitar, menegaskan bahwa program penyerapan gabah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Kami terus berkomitmen untuk menyerap gabah petani dengan harga sesuai standar yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp. 6.500/Kg, sehingga petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak,” jelasnya.

Diharapkan kerja sama antara TNI, Bulog dan para petani ini dapat terus berlanjut guna mendukung kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas pangan nasional.

Program TMMD Ke-123: Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Nglurup

Tulungagung,- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang diselenggarakan oleh Kodim 0807 Tulungagung telah menyelesaikan salah satu sasaran fisiknya, yakni pembangunan rabat jalan beton sepanjang 1.005 meter. Saat ini, pengerjaan tinggal menyisakan tahap akhir berupa pemolesan sisi kanan dan kiri jalan, Rabu (05/03/2025).

Dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Nglurup, Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bekerja keras menyelesaikan proyek ini dengan penuh semangat gotong royong. Pengerjaan yang melibatkan berbagai elemen ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di daerah.

Selain rabat jalan beton, program TMMD ke-123 di Tulungagung juga mencakup berbagai sasaran fisik lainnya, seperti renovasi Masjid Al-Ikhlas, pembangunan lima jamban keluarga, serta sasaran tambahan berupa tiga sumur bor, penghijauan dengan 2.000 pohon, pembangunan MCK umum, dan bedah rumah untuk delapan unit rumah tidak layak huni. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Serka Maspriadi, selaku pengawas dalam pembangunan jalan ini, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proyek. Ia menekankan bahwa keberhasilan penyelesaian rabat jalan beton sepanjang 1.005 meter ini tidak terlepas dari antusiasme serta dukungan masyarakat yang turut serta dalam gotong royong bersama Satgas TMMD. Meskipun sempat menghadapi berbagai kendala seperti cuaca yang tidak menentu, seluruh pihak tetap berkomitmen hingga proyek dapat diselesaikan dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Nglurup dalam mendukung pembangunan ini. Ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan antara TNI dan warga dapat menghasilkan manfaat besar bagi lingkungan sekitar. Saya berharap jalan ini bisa memberikan dampak positif bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat,” ujar Serka Maspriadi.

Dengan rampungnya pengerjaan rabat jalan ini, diharapkan aksesibilitas warga semakin baik, meningkatkan mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Nglurup. TMMD ke-123 Tulungagung menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa demi kesejahteraan bersama.

Pemerintah Badau Gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Kapuas Hulu,- Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Badau mengundang Satgas Pamtas RI-Malaysia menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat perbatasan tepatnya di Aula Kantor Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas hulu, Rabu (05/03/2025).

Musrenbang yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Badau ini dihadiri oleh Camat Badau, DPRD Kapuas hulu, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala desa, tokoh masyarakat, Instansi terkait, TNI, Polri dan perwakilan pemuda.

Dalam diskusi, berbagai usulan prioritas diajukan, mulai dari perbaikan akses jalan desa, penguatan jaringan listrik dan air bersih, hingga peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Camat Badau, Bapak Pane Pasogit dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata. “Kami berharap usulan yang disampaikan dapat direalisasikan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat perbatasan,” ujarnya.

Selain infrastruktur, Musrenbang juga membahas program pemberdayaan ekonomi berbasis lokal, termasuk penguatan sektor pertanian dan UMKM. Para peserta berharap agar program-program yang diajukan dapat memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah kabupaten dan provinsi.

DPRD Kapuas hulu, Bapak Rinto “mengatakan dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan pembangunan di Kecamatan Badau semakin terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat”, khususnya di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Pungkas Bapak Rinto.

Pendampingan Panen Padi: TNI Berperan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Mojokerto

Mojokerto,- Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Gembongan Koramil 0815/05 Gedeg Kodim 0815/Mojokerto Koptu Sukisno, melaksanakan kegiatan pendampingan panen padi di Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (05/03/2025).

Kegiatan pendampingan ini dilakukan bersama Bapak Kuseri, pemilik lahan seluas 0,6 hektare, yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Giat Tani. Adapun jenis padi yang dipanen adalah Inpari 50, salah satu varietas unggul yang banyak dibudidayakan oleh petani di wilayah tersebut.

Menurut Koptu Sukisno, pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan serta memastikan hasil panen petani tetap optimal.

“Kami hadir memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat dalam mengolah lahan. Selain itu, kami juga membantu dalam hal pendampingan teknis bersama penyuluh pertanian guna meningkatkan produktivitas panen”, ujar Koptu Sukisno.

Ia juga berharap dengan pendampingan yang dilakukan seluruh Babinsa di masing-masing wilayah binaan dapat meningkatkan hasil pertanian sehingga harapannya kesejahteraan masyarakat dapat tercapai, perekonomian semakin meningkat sehingga tentunya yang terpenting mampu menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Panen kali ini berjalan dengan lancar, dan hasil yang diperoleh cukup memuaskan bagi petani. Dengan adanya pendampingan seperti ini, tentunya diharapkan para petani semakin termotivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian guna mendukung ketahanan pangan daerah.

Penataan Jalan Makadam di Desa Bader: Bukti Sinergi TNI dan Masyarakat

TUBAN,– Personel Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0811/Tuban, bersama warga melakukan penataan batu dalam pembangunan jalan makadam, di Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Rabu (05/03/2025).

Selama kegiatan penataan jalan tersebut, prajurit TNI bersama warga setempat bergotong-royong untuk mempercepat proses penataan batu, sehingga jalan tersebut dapat segera digunakan bagi warga desa Bader.

Danton SST Letda Marinir Bambang mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata kedekatan serta kemanunggalan TNI-rakyat. Seperti yang terlihat, bahwa TNI dan masyarakat berbaur menjadi satu, mereka sangat kompak bekerja sama bahu-membahu membangun jalan yang merupakan jalur pertanian milik warga,” ucapnya.

Sementara itu, Untung salah satu warga Desa Bader menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya kepada TNI.

“Kami mewakili warga sangat bangga dengan kinerja dari TNI, khususnya Satgas TMMD yang tak kenal lelah. Walaupun panas terik dan hujan, bukan menjadikan halangan untuk gotong royong guna menyelesaikan penataan batu jalan pertanian di desa kami,“ ungkapnya.

251 Siswa PSHT Magetan Terima Sabuk Putih, Tingkatkan Kekompakan dan Karakter

Magetan,- Suatu kebanggaan tersendiri yang dirasakan oleh siswa PSHT dalam prosesi penyematan sabuk saklar putih, mengikuti tradisi oleh ketua perguruan bapak Gatot Priambodo ke sejumlah siswa 251 Orang bertempat gedung sekretariat ranting Barat Kabupaten Magetan, Rabu (5/3/25)

Dalam tradisi ini diawali dengan Longmars siswa berjalan dari titik Start di Gedung Sekretariat PSHT, diharapkan dengan berjalan kaki bersama akan membentuk karakter, kekompakan serta memiliki fisik dan jiwa ke eshaan yang baik selanjutnya Siswa melaksanakan penyerahan sabuk putih bertanda kesahan untuk pemakaian sabuk tersebut.

Pada kesempatan kali ini Babinsa Koramil Tipe B 0804/08 Barat Serka Sumadi berpesan kepada siswa, Semakin tinggi tingkat sabuk yang di pakai semakin tinggi juga amang yang akan di emban, Asah terus kemampuan teknik dan taktik bela diri di perguruan PSHT ini serta kedepannya memiliki budi perkerti yang luhur sebagai mana yang telah di ajarkan dari pelatih atau pembimbing, Ujarnya

“Kami dari pihak TNI dan Polri akan siap selalu bersinergi kepada masyarakat yang ada di wilayah desa binaan kami, kepada pembina terus kembangkan potensi generasi muda kita disektor pencak silat yang nantinya bisa mengharumkan Negara Indonesia dalam pertandingan pencak silat”

Kodim 0812/Lamongan Luncurkan Green House untuk Panen Padi Perdana di Kampung Hibernasi

LAMONGAN,– Inovasi ketahanan pangan terus digalakkan oleh Satuan Tugas kampung tanggap Hibernasi (hijau berseri dan berinovasi) yang mana Anggota di tugaskan oleh Komandan Kodim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han, yang berkolaborasi dengan Kepala Kesa Klagensrampat, Suliono melalui pemanfaatan limbah sampah baik plastik dan timba sebagai pot tanam padi jenis PMJ 01 dalam konsep Green House, program ini kini menunjukkan hasil nyata dengan dilaksanakannya panen perdana di Kampung Hibernasi, Desa Klagensrampat, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan.

Panen padi ini menjadi bukti keberhasilan strategi optimalisasi lahan terbatas dengan metode hidroponik. Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han, bersama Kepala desa Klagensrampat Bapak Suliono mengungkapkan bahwa inovasi ini akan terus dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Hari ini kita laksanakan panen padi perdana di Green House kampung tanggap hibernasi. Tentunya ini adalah hal yang baru dan akan terus kita kembangkan,” ujar Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han. Rabu (05/03/2025)

Konsep Green House ini tidak hanya dimanfaatkan untuk menanam padi, tetapi juga berbagai tanaman sayuran yang kaya akan gizi. Dengan sistem hidroponik berbasis limbah sampah plastik, metode ini menjadi solusi bagi masyarakat di daerah padat penduduk yang memiliki keterbatasan lahan.

“Dengan metode ini, baik Prajurit maupun masyarakat umum bisa menanam tanaman serta sayur-sayuran di pelataran atau samping rumah mereka yang luas lahannya terbatas,” tuturnya.

Keberadaan Green House di Kampung tanggap Hibernasi yang berlokasi di Desa Klagensrampat Kec Maduran diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang hijau berseri dan berinovasi serta asri, dan produktif.

“Selain mendukung ketahanan pangan, kami berharap inovasi ini juga menjadi langkah nyata dalam pengelolaan limbah Sampah,” katanya.

Program ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan solusi serupa dalam meningkatkan produktivitas pangan dan mengurangi limbah sampah.

“Ke depan, Satgas kampung tanggap Hibernasi Kodim 0812/Lamongan akan terus berkomitmen untuk mengoptimalkan program ini demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” Pungkas Letkol Arm Wira, Dandim 0812/Lamongan.

Komunitas Mergosono Bersatu: Babinsa Pimpin Pembersihan Tempat Pemakaman Umum

Kota Malang,- Babinsa Koramil 0833/02 Kedungkandang Kelurahan Mergosono Kopda Munir bersama warga binaan melaksanakan karya bakti pembersihan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mergosono. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap kebersihan dan memupuk semangat gotong royong di masyarakat, Rabu (05/03/2025).

Kegiatan pembersihan di mulai pada pagi hari, dengan melibatkan Babinsa, Perangkat Kelurahan Mergosono dan warga sekitar. Selama kegiatan, para peserta membersihkan area sekitar makam, memotong rumput liar, dan mengumpulkan sampah yang ada di sekitar TPU.

Suasana kebersamaan dan kekompakan begitu terasa, dengan warga bekerja bersama-sama tanpa mengenal lelah demi tercapainya lingkungan yang bersih dan tertata rapi.

Danramil 0833/02 Kapten Cke Arief Sutedja, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi kepada warga Mergosono yang telah aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Ia berharap agar kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi juga dapat memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan mereka masing-masing.

“Gotong royong seperti ini sangat penting, karena selain menjaga kebersihan, juga mempererat tali persaudaraan antarwarga. Mari kita jaga kebersihan lingkungan bersama demi kenyamanan dan kesehatan bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung dan memperkuat semangat gotong royong di masyarakat. Selain itu, diharapkan kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Satgas TMMD Tuban Laksanakan Penanaman Jagung Hibrida untuk Meningkatkan Perekonomian

TUBAN,– TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 Kodim 0811/Tuban tahun ini tidak hanya mengerjakan sasaran fisik dan non fisik saja, tetapi mengerjakan program tambahan unggulan Kasad. Salah satunya penanaman jagung Hibrida dengan jenis RK 457 dengan Luas 2 Hektar, di Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Rabu, (05/03/2025)

Komandan SSK Satgas TMMD Lettu Czi Yanto mengungkapkan bahwa, program ini adalah salah satu wujud nyata peran TNI dalam membangun dan menjaga ketahanan pangan yang ada di wilayah Kodim 0811/Tuban.

“Ketahanan pangan merupakan perintah dari atasan, yang juga merupakan program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan. Seperti yang di lakukan pada hari ini fokus tentang kegiatan penanaman jagung seluas 2 hektar,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Dansatgas TMMD Ke-123 Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., membenarkan hal tersebut, pada kenyataannya TMMD ke 123 kali ini, Satgas tidak hanya mengerjakan sasaran fisik dan non fisik saja. Tetap ada beberapa program tambahan unggulan KASAD, seperti penanaman jagung Hibrida dengan jenis RK 457 dengan Luas 2 Hektar, pembersihan fasilitas umum, pemberian bingkisan anak stunting dan warga kurang mampu.

“Program ketahanan pangan akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan menunjang ketersediaan pangan, khususnya di Desa Bader.