Gotong Royong Warga dan Babinsa: Cegah Banjir Melalui Pembuatan Plengsengan

Gresik, Kamis (13/03/2025) – Dalam rangka menjaga stabilitas lingkungan dan mengurangi risiko bencana, Babinsa Koramil 0817/03 Kedamean, Serda Apik Andrianto, bersama warga Desa Glindah melaksanakan kegiatan karya bakti pembuatan plengsengan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah erosi dan banjir akibat intensitas hujan yang tinggi.

“Kami bersama warga melakukan karya bakti ini untuk mengurangi risiko pengikisan tanah dan banjir yang bisa berdampak pada pemukiman serta infrastruktur desa,” ujar Serda Apik Andrianto.

Kepala Dusun Glindah Lor, Bapak Warno, turut mengapresiasi peran Babinsa dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran Babinsa sangat membantu serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, ini juga menjadi pengingat bagi warga untuk selalu menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong,” katanya.

Dengan adanya kegiatan karya bakti ini, diharapkan lingkungan sekitar Desa Glindah lebih terjaga dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kerja sama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Jelang Mudik Lebaran, Pangdam V/Brawijaya Petakan Daerah Rawan

Surabaya,- Pada pelaksanaan rakor lintas sektoral operasi Kepolisian terpusat Ketupat Semeru 2025 yang digelar di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Surabaya pada Kamis (13/03/2025), Pangdam V/Brawijaya mengajak semua pihak terkait untuk salign bersinergi.

Sinergi itu, ditujukan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran Idul Fitri 2025 mendatang.

Tanpa terkecuali, menghimbau pihak-pihak terkait untuk melakukan mapping atau pemetaan zona rawan kemacetan, bencana alam, kriminalitas, kecelakaan, termasuk tempat-tempat yang menjadi titik kumpul masyarakat.

“Saya minta kepada peserta rakor untuk memanfaatkan betul-betul forum ini untuk berkoordinasi. Sehingga masing-masing bagian bisa mengantisipasi langkah apa yang harus disiapkan dari sekarang,” tegas Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.

Tak hanya itu, Pangdam menghimbau pihak terkait untuk tak menjadikan pelaksanaan rakor lintas sektoral operasi Kepolisian yang berlangsung saat ini, bukan hanya sebatas formalitas semata.

“Segera ditindaklanjuti dengan perencanaan-perencanaan yang lebih konkret,” tegas Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Rudy, juga mengapresiasi soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri di Jatim. Beberapa kegiatan yang melibatkan TNI-Polri, sebelumnya telah berhasil diselesaikan dengan baik.

“Kami berharap di event yang dalam waktu dekat akan kita gelar ini, operasi Ketupat Semeru 2025, rekan-rekan bisa terus bahu-membahu menjaga kondusivitas di wilayah kita masing-masing,” jelasnya.

Gerakan Pengendalian Hama oleh TNI dan Petani Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Malang

Kota Malang,- Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan melindungi hasil pertanian dari serangan hama, Pelda Tri Fajar selaku Batih Wanwil dan Sertu Fahmi Babinsa Ngenep Koramil 0818/28 Karangploso turut serta dalam Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama sundep dan ulat di lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Sri Mulyo. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Babaan, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kamis (13/03/2025)

Gerdal hama ini dilakukan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Karangploso, Petugas Unit Pelayanan Teknis (PUPT) Kecamatan Karangploso, serta para petani anggota Poktan Sri Mulyo. Langkah ini merupakan respons cepat terhadap laporan petani yang mengalami serangan hama yang dapat merusak tanaman padi dan menurunkan produktivitas pertanian.

Pelda Tri Fajar menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan nyata TNI dalam Hal ini Koramil Karangploso kepada para petani agar hasil panen tetap optimal. “Kami ingin memastikan pertanian di wilayah ini tetap produktif dan bebas dari ancaman hama. Dengan sinergi antara petani, pemerintah, dan TNI, diharapkan produksi pertanian bisa terus meningkat,” ujarnya.

Sertu Fahmi menambahkan bahwa pengendalian hama dilakukan dengan metode penyemprotan pestisida ramah lingkungan serta pengamatan langsung terhadap kondisi tanaman. Selain itu, petani juga diberikan edukasi tentang cara pencegahan dini agar hama tidak berkembang lebih luas.

Para petani sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena mereka merasa terbantu dalam menghadapi serangan hama yang bisa mengancam hasil panen mereka. Salah satu anggota Poktan Sri Mulyo Sutrisno, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan. “Dengan adanya pendampingan ini, kami lebih siap dalam menghadapi hama dan bisa menjaga hasil panen tetap baik,” ungkapnya.

Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan ketahanan pangan tetap terjaga. Kolaborasi antara TNI, petani, dan instansi pertanian diharapkan mampu menciptakan sektor pertanian yang lebih tangguh dan sejahtera bagi masyarakat.

Gerakan Tanam Padi Inbrida: TNI dan Pemerintah Bersinergi Tingkatkan Ketahanan Pangan

Lamongan,- Tentara Nasional Indonesia merupakan Alat Negara di bidang pertahanan. TNI dituntut dapat melaksanakan tugas tugasnya untuk menjaga keutuhan Wilayah, menjaga kedaulatan Negara dan melindungi segenap tumpah darah Bangsa Indonesia.

Namun, di era modern seperti sekarang, tugas TNI tidak hanya ‘sekedar’ itu saja. Namun, TNI dituntut untuk selalu berperan aktif membantu Pemerintah dalam mensukseskan program programnya. Tak terkecuali, program swasembada pangan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah.

Seperti yang terlihat di lapangan, Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Lamongan dalam kegiatan gerakan tanam padi Inbrida di Desa Sidomulyo Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan, Kamis(13/03/2025).

Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi M.B.A.,M.EK., mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mendorong percepatan areal tanam (PAT) dan juga mempertahankan IP (Intensitas Pertanaman) pada lahan sawah tadah hujan.

“Inbrida merupakan varietas padi unggul yang memiliki potensi produksi tinggi, sehingga dapat meningkatkan produksi padi Nasional.Dan secara otomatis mampu meningkatkan ketahanan pangan dengan meningkatnya produksi padi, maka ketahanan pangan di Indonesia dapat meningkat, sehingga masyarakat dapat menikmati beras yang cukup dan berkualitas” ucap Bupati.

Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., mengatakan bahwa ketersediaan bahan pangan merupakan syarat mutlak dimiliki oleh sebuah Negara. Apalagi Negara besar seperti Indonesia.

“Petani memiliki peran yang sangat luar biasa, yang memiliki pekerjaan di bidang pertanian, sebagai penyangga tatanan Negara Indonesia.Ketersediaan pangan kita, tergantung kepada Petani Kita. Untuk itu, Kami selalu menekankan kepada para Babinsa Jajaran Kodim 0812/Lamongan agar senantiasa membantu Petani dengan sepenuh hati” pungkasnya.

Koramil Kabat Dukung Ketahanan Pangan Melalui Serapan Gabah Bersama Bulog Banyuwangi

Banyuwangi, 13 Maret 2025 – Meskipun dalam suasana ibadah puasa Ramadhan, Koramil 0825/14 Kabat tetap menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dengan melaksanakan kegiatan serapan gabah bersama Bulog Banyuwangi. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 13 Maret 2025, pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan agenda jemput gabah di Dusun Kopenlaban, Desa Macan Putih, dan Dusun Krajan, Desa Bareng, Kecamatan Kabat.

Dalam kegiatan ini, Koramil 14 Kabat bersinergi dengan Tim Bulog, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), dan kelompok tani setempat.

Serapan gabah kali ini dilakukan di lahan milik Bapak Sapari seluas 0,5 Hektar dan Bapak Junaidi seluas kurang lebih 1/4 hektar, dengan hasil panen sekitar 2,5 Ton gabah.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Danramil 0825/14 Kabat Kapten Kav Makali, Perwakilan Bulog Banyuwangi, Bapak Doni, PPL Desa Bareng Bapak Candra, Babinsa Desa Bareng Sertu Totok, Seluruh Babinsa Koramil 0825/14 Kabat dan Perwakilan Kelompok Tani Desa Bareng.

Danramil Kapten Kav Makali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan Bulog dalam membantu petani serta memastikan hasil panen mereka terserap dengan baik. “Meskipun sedang berpuasa, kami tetap berkomitmen mendukung ketahanan pangan dan membantu petani dalam mendistribusikan hasil panennya ke Bulog,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Bulog Banyuwangi, Bapak Doni, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Koramil 14 Kabat. “Dengan adanya dukungan dari TNI dan para penyuluh pertanian, proses serapan gabah bisa berjalan lancar dan tepat sasaran,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan daerah dan menyejahterakan para petani.

Serapan Gabah di Nganjuk: Realisasi Mencapai 4.726,51 Ton dari Target 6.000 Ton

Nganjuk,- Dalam sebulan terakhir, jajaran Kodim 0810/Nganjuk terus gencar bekerja sama dengan Bulog delam melakukan serapan gabah (Sergab). Berkat itu, target mereka hingga akhir Maret 2025 telah dapat tercapai.

“Progam Sergab di Kabupaten Nganjuk telah menunjukan perkembangan baik. Total realisasi per tanggal 11 Maret 2025 mecapai 4.726,51 ton. Sedangkan untuk target yang telah ditentukan dari pemerintah hingga Februari dan Maret 2025 sebesar 6.000 ton,” kata Dandim 0810/Nganjuk Letkol Inf Andi Sasmito dalam keterangannya, Kamis (13/3/2025).

“Ini artinya target kami optimisi akan terpenuhi. Jika dipersentase hingga hari ini, pencapaian kami sudah 78,7 persen,” tambahnya.

Meski begitu, Andi yakin angka itu masih akan terus bertambah dikarenakan masih pertengahan bulan dan berlangsungnya musim panen.

Terkait tantangan yang dihadapi sejauh ini, Pamen TNI AD itu mengakui yang paling menonjol yakni masalah keterbatasan alat pengering yang dimiliki mitra Bulog.

“Saat ini kendala utamanya adalah keterbatasan alat pengering yang dimiliki oleh mitra Bulog. Kondisi ini membuat terjadinya penumpukan antrian gabah yang akan diserap oleh Bulog,” ujarnya.

Guna mengatasi permasalahan itu, sebut Andi, saat ini satuannya terus mendata mitra yang memiliki alat pengering untuk selanjutnya berkoordinasi dan memberikan datanya ke Bulog.

Ia pun optimis, keberadaan para mitra itu nantinya akan dapat mempercepat Sergab di Kabupaten Nganjuk. “Pasti akan meningkat, karena sangat membantu,” tegasnya.

Babinsa Koramil Omben Dampingi Panen Padi Bersama Kelompok Tani di Sampang

Sampang,– Babinsa Koramil 0828/03 Omben, Serda Gani, bersama dengan kelompok tani (Poktan) Desa Pandan melaksanakan kegiatan panen padi di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian milik kelompok tani setempat yang berada di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Serda Gani yang turut serta dalam panen padi ini memberikan semangat kepada para petani dan memastikan proses panen berjalan lancar. Selain itu, Babinsa juga memberikan pendampingan dan arahan terkait teknik panen yang efisien dan cara menjaga kualitas hasil pertanian.

Menurut Serda Gani, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai bentuk perhatian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. “Kami dari TNI akan terus mendampingi para petani agar hasil pertanian mereka semakin meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan pangan daerah,” ujarnya.

Kegiatan panen padi ini juga dihadiri oleh perangkat desa dan para petani lainnya, yang turut menyaksikan hasil kerja keras mereka selama musim tanam. Petani setempat menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh Babinsa selama proses tanam hingga panen.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan sektor pertanian di Desa Pandan dan Kecamatan Omben semakin berkembang, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Sukseskan Swasembada Pangan, Danramil Bendo Serap Gabah Petani Sesuai HPP

Magetan,– Mendukung swasembada pangan nasional, Danramil 0804/13 Bendo, Kapten Inf Arif Wibowo bersama Babinsa, UPTD Pertanian Kecamatan Bendo, PPL, dan Tim Satker Bulog, turun langsung ke sawah di wilayah binaan melaksanakan serapan gabah petani (Sergap), Kamis (13/03/2025).

Kegiatan ini dilakukan untuk mensejahterahkan petani dengan harga gabah sesui HPP yang ditentukan langsung dari Kementan RI sebesar Rp.6500/kg.

Danramil 13 Bendo Kapten Inf Arif, Wibowo beserta anggota Koramil mendampingi petani yang ada di wilayah dan langsung memandu tim Satker Sergap dari Bulog Kec. Maospati Bp. Giyanto di sawah yang sedang panen padi.

“Dengan adanya sosialisasi dr petugas Bulog dan juga Babinsa diwilayah akhirnya para petani mau menjual padinya ke Bulog dengan HPP ( harga pembelian pemerintah ) Rp. 6500/ kg yg nantinya gabah yang diserap tersebut untuk mencukupi stok pangan nasional,” tandas Kapten Inf Arif Wibowo.

Menurutnya, tujuan pemerintah menerapkan HPP ini agar harga di pasaran dapat normal dan stabil. Selain itu agar nantinya hasil dari pelaksanaan ini pula pemerintah tidak akan melakukan Impor beras dari luar karena dengan pengelolaan petani sendiri kebutuhan pangan nasional dapat tercukupi.

Kegiatan Sergap, baik gabah maupun beras langsung dari petani Oleh karena itu, Danramil Bendo mewajibkan seluruh Babinsa terjun langsung ke lapangan dengan jalan koordinasi dan menggugah hati para petani utk menjual gabah ke bulog dan juga menghimbau khususnya tengkulak yang ada di wilayah untuk membeli gabah petani dengan menyesuaikan HPP dari pemerintah yaitu Rp 6.500,-/kg serta menghimbau utk menjual gabahnya ke Bulog.

“Babinsa wajib turun langsung ke wilayah untuk mendata sawah petani yang akan panen,dalam pelaksanaanya Babinsa harus selalu berkordinasi setiap waktu,” tegas Danramil.

Dandim 0824/jember: Persiapkan Infrastruktur untuk Menghadapi Lonjakan Serapan Gabah di Jember

Jember ,- Dalam rangka mengoptimalkan serapan gabah (Sergab) menjelang panen raya, Dandim 0824/Jember Letkol Arm Indra Andriansyah, G Dio., M.Han bersama Kakancab Bulog Jember M. Ade Saputra meninjau Gudang Bulog Jambearum dan PT Abadi Langgeng Gemilang di Kecamatan Puger, Rabu (12/3/2025).

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur, termasuk kapasitas daya tampung gudang, mesin pengering (dryer), serta fasilitas pendukung lainnya, guna mengantisipasi lonjakan serapan gabah saat panen raya.

“Kita harus persiapkan Sergab ini sebaik mungkin agar tidak terjadi kendala akibat keterbatasan prasarana. Perlu ada titik penampungan di wilayah timur, tengah dan barat, dengan tim yang siap menerima dan mendistribusikan gabah dari petani,” ujar Dandim 0824/Jember.

Hal senada disampaikan Kakancab Bulog Jember, M. Ade Saputra, yang menegaskan komitmen Bulog dalam menyerap hasil panen petani tanpa kendala kapasitas. “Kami berkolaborasi dengan Kodim 0824/Jember agar penyerapan optimal. Infrastruktur dan data pendukung harus dipersiapkan agar tidak kewalahan,” tegasnya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Jember.

Mbah Siar Bersyukur Rumahnya Selesai Direhabilitasi Melalui Program TMMD

Tulungagung,- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu program utama yang menjadi sorotan adalah rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Rabu (12/03/2025).

Dalam program ini, sebanyak delapan rumah warga kurang mampu menjadi sasaran rehabilitasi. Salah satu penerima manfaat adalah Mbah Siar, yang kini dapat bernapas lega karena rumahnya telah selesai direnovasi dan layak untuk dihuni.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan Bapak-Bapak TNI yang sudah membantu mewujudkan impian saya untuk punya rumah yang layak,” ujar Mbah Siar penuh haru.

Sebelum mendapat bantuan, Mbah Siar tinggal di rumah berdindingkan gedek atau anyaman bambu. Kondisi tersebut membuatnya merasa was-was, terutama saat ada lubang di dinding yang memungkinkan hewan liar masuk dari kebun sekitar.

“Dulu kalau ada lobang, kadang hewan dari kebun bisa masuk rumah. Jadi tiap malam tidur nggak tenang,” kenang Mbah Siar.

Program TMMD ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. Dengan rumah yang lebih aman dan nyaman, diharapkan warga seperti Mbah Siar bisa menjalani hari-harinya dengan lebih baik.

Kegiatan rehabilitasi RTLH ini tidak hanya sekadar membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan dan semangat baru bagi masyarakat. TMMD ke-123 menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan dan gotong royong demi kemajuan desa.