Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Festival Kita Bisa Dukung Pendidikan Inklusif Hari Disabilitas 2025

BANYUWANGI — Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menghadiri pembukaan Festival Kita Bisa dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Banyuwangi Park, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini menegaskan komitmen dukungan lintas sektor terhadap penguatan pendidikan inklusif dan berkeadilan di Kabupaten Banyuwangi. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi simbol kebersamaan dalam mengedepankan kesetaraan hak bagi seluruh warga.

Pembukaan festival turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolresta Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, pimpinan OPD, serta perwakilan guru dan siswa SD–SMP se-Kabupaten Banyuwangi. Rangkaian acara diawali dengan santunan anak yatim, lagu kebangsaan, tari daerah, dan doa bersama.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menyampaikan bahwa Festival Kita Bisa merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang belajar yang setara bagi semua anak, termasuk penyandang disabilitas. “Perbedaan adalah kekuatan, pendidikan Banyuwangi harus menjadi pendidikan untuk semua,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan tidak ada perbedaan nilai maupun martabat di antara warga masyarakat. Ia berharap seluruh pihak dapat terus berkolaborasi menciptakan lingkungan yang inklusif, saling menghargai, dan memberdayakan seluruh potensi anak bangsa tanpa terkecuali.

Kegiatan pembukaan Festival Kita Bisa berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat semangat kebersamaan untuk membangun Banyuwangi yang ramah disabilitas, berkeadilan, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat.

Babinsa Sumobito Dampingi Fogging Bersama Petugas Kesehatan Cegah Penyebaran DBD di Jombang

JOMBANG – Dalam rangka mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di musim penghujan, Babinsa Koramil 0814-11/Sumobito Sertu Heri Agus S. mendampingi kegiatan fogging bersama petugas kesehatan di Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Sabtu (13/12/2025).

Sertu Heri Agus menjelaskan bahwa kegiatan fogging ini merupakan langkah preventif untuk menekan perkembangan nyamuk Aedes aegypti, khususnya di lingkungan yang rawan genangan air. Selain pendampingan fogging, Babinsa juga turut mengedukasi warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup bersih melalui gerakan 3M.

Menurutnya, pelibatan Babinsa dalam kegiatan kesehatan masyarakat merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan warga binaan. “Kami tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu memastikan lingkungan masyarakat tetap sehat dan terhindar dari penyakit menular,” ujar Sertu Heri.

Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menekan potensi munculnya wabah penyakit. Pendampingan fogging oleh Babinsa menunjukkan peran aktif TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan lingkungan.

Masyarakat Desa Budugsidorejo mengaku sangat terbantu dengan pelaksanaan kegiatan fogging tersebut. Kehadiran aparat TNI bersama petugas kesehatan memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit DBD.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan sinergitas antara Babinsa, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan terus terjalin dengan baik sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari ancaman penyakit di wilayah Kecamatan Sumobito.

Babinsa Mojowarno Dampingi Petani Gondek Tingkatkan Produktivitas Padi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

JOMBANG,– Babinsa Koramil 0814-15/Mojowarno Kodim 0814/Jombang melaksanakan pendampingan pemupukan tanaman padi milik Bapak Sugiono (49) di Dusun Rejosari, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata TNI AD dalam mendukung produktivitas pertanian, Sabtu (13/12/2025).

Babinsa Desa Gondek, Sertu Mohammad Soleh, menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tanggung jawab Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya swasembada pangan. Kehadiran TNI di lapangan diharapkan memberi semangat bagi para petani.

Menurut Sertu Soleh, Babinsa tidak hanya hadir pada masa panen, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan pertanian, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, perawatan, pemupukan hingga masa panen. Hal ini menunjukkan konsistensi TNI dalam membantu masyarakat desa.

“Melalui pendampingan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa petani mendapatkan hasil maksimal sekaligus merasa didampingi dalam menjalankan kegiatan pertanian. Sinergi antara Babinsa dan petani menjadi bagian penting dari ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan. Dengan kehadiran Babinsa, diharapkan petani semakin termotivasi dalam menerapkan pola tanam yang baik demi meningkatkan hasil produksi pertanian di Mojowarno.

Upaya pendampingan Babinsa terhadap para petani ini diharapkan dapat memperkuat komitmen TNI AD dalam mendukung kemandirian pangan serta mendorong masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian guna meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan ekonomi di wilayah pedesaan.

Sinergitas TNI Polri Kawal Penyaluran BLT Dana Desa di Kedungsigit Trenggalek

TRENGGALEK,– Sinergitas TNI–Polri di wilayah Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung program pemerintah desa. Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kedungsigit turut mendampingi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Kedungsigit, Sabtu (13/12/2025).

Pendampingan tersebut dilakukan oleh Babinsa Sertu Yasak dari Koramil 0806-08/Karangan bersama Bhabinkamtibmas Aipda Ali Usman. Kehadiran mereka bertujuan memastikan proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran bagi warga penerima manfaat di Kecamatan Karangan.

Sejak pagi, masyarakat penerima BLT telah hadir secara tertib. TNI–Polri bersama perangkat desa bekerja sama mengatur jalannya kegiatan, membantu warga lanjut usia dalam proses administrasi, serta menjaga keamanan agar distribusi bantuan tidak mengalami hambatan di lapangan.

Sertu Yasak menegaskan bahwa peran aparat kewilayahan adalah memastikan program pemerintah berjalan efektif. “Kami hadir untuk memastikan penyaluran BLT-DD berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tegasnya di sela kegiatan pendampingan.

Sebanyak 15 keluarga penerima manfaat menerima bantuan BLT-DD yang telah diverifikasi sesuai ketentuan. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah desa dinilai efektif dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan pendampingan ini, sinergitas TNI–Polri terbukti menjadi pilar stabilitas sosial di tingkat desa. Kolaborasi yang solid dengan pemerintah desa diharapkan terus memperkuat program kesejahteraan masyarakat agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di wilayah Trenggalek.

Kodim 0825 Banyuwangi Didik Generasi Muda Lewat Kunjungan Wawasan Kebangsaan Pelajar Muncar

BANYUWANGI,– Dalam rangka menanamkan semangat kebangsaan sejak dini, SMP Negeri 3 Muncar melaksanakan kunjungan edukatif ke Markas Kodim 0825/Banyuwangi, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi pembelajaran langsung mengenai peran TNI dalam menjaga keutuhan NKRI.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menyambut rombongan siswa dan guru pendamping dengan penuh antusias. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membangun karakter dan kedisiplinan generasi muda di wilayah Banyuwangi.

“Kami ingin adik-adik memahami bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat. Disiplin, nasionalisme, dan cinta tanah air harus ditanamkan sejak bangku sekolah,” ujar Letkol Arm Tryadi Indrawijaya dalam sambutannya di hadapan para siswa.

Kepala SMP Negeri 3 Muncar, Suhartatik, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual di luar kelas agar siswa mengenal langsung nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan pengabdian terhadap bangsa. Ia mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran Kodim 0825.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari pengenalan struktur organisasi TNI, tugas pokok Kodim, hingga simulasi kedisiplinan dasar. Mereka juga berkesempatan berdialog langsung dengan prajurit dan menyaksikan peragaan peralatan militer.

Kunjungan edukatif ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, rasa bangga terhadap TNI, serta kesadaran untuk berperan aktif menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dandim 0820 Probolinggo Pimpin Karya Bakti TNI Tangani Dampak Banjir dan Longsor Tiris

PROBOLINGGO,– Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama Forkopimda Kabupaten Probolinggo melaksanakan karya bakti penanganan bencana alam banjir dan tanah longsor di Desa Tiris dan Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (13/12/2025).

Dalam keterangannya, Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. “Kami siapkan jembatan darurat, bantuan makanan, pakan, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya saat meninjau lokasi terdampak banjir.

Dandim menambahkan bahwa tingginya debit air menjadi penyebab utama banjir. Ia memastikan tidak ditemukan indikasi penebangan liar yang memperburuk kondisi. “Pengecekan lanjutan akan dilakukan di hulu sungai untuk memastikan tidak ada potensi banjir susulan,” katanya.

Pemerintah daerah dan jajaran TNI memberikan apresiasi kepada warga yang telah sigap melakukan evakuasi mandiri. Dandim mengungkapkan kebanggaannya terhadap masyarakat yang tanggap menghadapi bencana, sehingga proses evakuasi dapat berjalan cepat dan tanpa menimbulkan korban tambahan.

Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa yang tercatat kecuali satu korban di Dusun Puncaksari yang telah ditangani. Dandim dan Bupati Probolinggo juga memastikan seluruh jembatan terdampak akan dibangun lebih tinggi dan tangguh agar tahan terhadap banjir berikutnya.

Karya bakti difokuskan pada pembersihan jalan dari longsoran tanah, perbaikan jembatan sementara, serta pembersihan lumpur di rumah warga. Selain itu, TNI bersama Forkopimda juga menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga di wilayah bencana.

Satgas Yonif 511/DY Pererat Toleransi Lewat Ibadah dan Pembagian Alkitab di Tolikara

TOLIKARA, PAPUA PEGUNUNGAN,– Dalam rangka memperkuat toleransi dan kebersamaan, Satgas Pamtas Yonif 511/DY melaksanakan ibadah sekaligus membagikan Alkitab di Gereja Ebenheizer, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, pada Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat dan bermakna spiritual.

Serda Foutuho selaku Bintara Kesehatan (Bakes) Pos Karubaga (KOUT) menyampaikan bahwa kegiatan ibadah kali ini terasa istimewa karena selain beribadah rutin, dilanjutkan dengan penyerahan Alkitab kepada jemaat Gereja Ebenheizer sebagai wujud kepedulian terhadap kehidupan rohani masyarakat sekitar.

“Pemberian bantuan Alkitab dari Satgas Pamtas Yonif 511/DY Pos Karubaga (KOUT) ini dilakukan sebagai sarana meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat sekitar agar hubungan yang baik tetap terjalin antara anggota Satgas dan warga,” ujar Serda Foutuho dalam keterangannya.

Sebanyak 80 jemaat, terdiri dari personel Satgas, tokoh agama, dan masyarakat Tolikara turut hadir dalam acara tersebut. Warga menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas Yonif 511/DY atas perhatian dan dukungan yang diberikan terhadap kegiatan keagamaan di gereja.

Pendeta Yakob Yikwa (43), selaku pengurus Gereja Ebenheizer, menyampaikan apresiasi kepada Satgas TNI Pos Karubaga atas kehadiran dan pemberian Alkitab. “Saya mengapresiasi kegiatan ini. Ibadah bersama serta bantuan Alkitab menambah kekhusyukan beribadah dan memotivasi meningkatkan keimanan,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kehangatan. Satgas Yonif 511/DY berharap kegiatan seperti ini terus memperkuat tali persaudaraan antara prajurit TNI dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat toleransi di wilayah perbatasan Papua Pegunungan.

Baksos Operasi Katarak Warnai Peringatan Hari Juang TNI AD dan HUT ke-77 Kodam V /Brawijaya

PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2025 dan HUT ke-77 Kodam V/Brawijaya, dilaksanakan Bakti Sosial Operasi Katarak di RS Hermina Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (12/12/2025). Kegiatan dihadiri Kolonel Inf Kohir, Danrem 083/Bdj, mewakili Pangdam V/Brawijaya.

Kegiatan sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan mata, khususnya penderita katarak. Operasi ini melibatkan sekitar 200 peserta dengan dukungan tenaga medis RS Hermina dan organisasi kemanusiaan seperti Yayasan Lentera Mata Indah serta PERDAMI.

Hadir pula sejumlah pejabat militer dan pemerintah daerah, di antaranya Kolonel Inf Sugiyatmono, Kolonel Inf Timy Prasetya H. S. Sos, Kolonel Ckm dr. Ketut Mahendra, Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo, serta Kapolresta Pasuruan AKBP Davis Busin Siswara, menunjukkan sinergi lintas sektor yang solid.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Lentera Mata Indah, Bapak Robeth, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak. Hingga saat ini, yayasan telah melaksanakan lebih dari 40.000 operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu sebagai bentuk pengabdian kemanusiaan.

Sementara itu, Danrem 083/Bdj menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi TNI, pemerintah, rumah sakit, dan organisasi sosial dalam menjamin masyarakat memperoleh pelayanan medis yang cepat, layak, serta bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Pasuruan dan sekitarnya dalam mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Kembalinya Lima Eks OPM Intan Jaya Teguhkan Komitmen Persatuan dan Perdamaian Papua

INTAN JAYA – Lapangan Apel Kantor Bupati Intan Jaya menjadi saksi sejarah pada Jum’at, 12 Desember 2025, ketika lima mantan anggota OPM resmi menyatakan ikrar kembali ke pangkuan NKRI. Peristiwa ini disambut haru oleh ratusan masyarakat, tokoh adat, dan pejabat daerah.

Acara bersejarah ini dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Danrem 173/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, serta Bupati Intan Jaya Aner Maisini. Momen ini menunjukkan kuatnya sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam merajut persatuan.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Fritz Nawipa menegaskan bahwa langkah kelima eks OPM tersebut merupakan kemenangan nurani rakyat Papua. “Ikrar ini bukti bahwa masa depan Papua akan lebih baik jika kita bersatu dalam NKRI,” ujarnya dengan penuh haru.

Bupati Aner Maisini menambahkan apresiasi kepada TNI dan Polri atas pendekatan humanis yang berhasil menciptakan kedamaian. Ia menyebut peristiwa itu sebagai bukti bahwa persatuan jauh lebih kuat daripada perpecahan, sekaligus kemenangan bagi seluruh masyarakat Intan Jaya.

Salah satu eks OPM, Fransiskus Japugau, mengungkapkan alasan kembali ke NKRI dengan nada haru. Ia menyadari bahwa kekerasan tidak membawa masa depan yang baik dan bertekad membangun tanah kelahirannya bersama pemerintah sebagai wujud komitmen terhadap perdamaian Papua.

Acara ikrar ditutup dengan doa, penyerahan Al Kitab, serta tarian adat sebagai simbol penerimaan. Prosesi berlangsung khidmat, aman, dan penuh persaudaraan. Kembalinya lima eks OPM ini menandai babak baru bagi Papua yang damai dan bersatu menuju masa depan penuh harapan.

Kodim 0825 Banyuwangi Gelar Doa Bersama Peringati Hari Juang TNI AD Tahun 2025

BANYUWANGI,– Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2025, jajaran Kodim 0825/Banyuwangi menggelar doa bersama penuh khidmat di Masjid Kodim 0825 Banyuwangi, Jl. R.A. Kartini No. 2, pada Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 personel.

Doa bersama mengusung tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera dan Maju”. Acara berlangsung di bawah tanggung jawab Pasi Pers Kodim 0825, Kapten Inf Arif Budi Cahyono, sebagai bentuk refleksi dan penguatan moral prajurit.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., Kasdim 0825 Mayor Kav Suprapto, para perwira staf, Danramil, anggota Kodim, serta PNS Kodim 0825 Banyuwangi. Doa bersama dipimpin Serda El Hakim Kurniawan seusai pelaksanaan salat Jumat.

Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti masjid saat ratusan prajurit memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa dan keberkahan tugas TNI AD. Doa juga dipanjatkan bagi arwah para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keutuhan NKRI.

“Doa bersama ini menjadi bentuk penghormatan dan refleksi bagi seluruh prajurit TNI AD agar senantiasa berpegang teguh pada semangat juang serta nilai pengabdian,” ujar Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., dalam sambutannya di hadapan seluruh peserta doa bersama.

Kegiatan ditutup dengan penuh khidmat dan tertib. Doa bersama ini diharapkan menjadi sarana memperkuat spiritualitas, mempererat solidaritas, serta menjaga semangat juang prajurit Kodim 0825/Banyuwangi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.