Launching Program Makan Bergizi Gratis Koramil Paiton Dukung Kesehatan Pelajar

PROBOLINGGO – Kegiatan launching program makan bergizi gratis SPPG Syafira di Desa Sumberanyar menarik perhatian berbagai pihak, termasuk Danramil 0820-16/Paiton Kapten Cke Adi Suwarso yang menegaskan pentingnya pemenuhan gizi bagi pelajar sebagai pondasi generasi unggul bangsa.

Dalam kegiatan ini, Kapten Cke Adi Suwarso menjelaskan bahwa program makan bergizi gratis bertujuan meningkatkan kesehatan siswa serta mendukung pertumbuhan generasi muda yang sehat dan kuat. Ia menyampaikan pernyataan bahwa gizi baik menjadi kunci bagi anak untuk fokus belajar, sehat, dan meraih prestasi.

Danramil menegaskan launching program makan bergizi gratis merupakan bentuk pelayanan publik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran berkomitmen hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program sosial.

Program makan bergizi gratis dinilai sebagai langkah nyata dalam mendukung generasi muda agar tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ia berharap program MBG di Desa Sumberanyar dapat berjalan berkesinambungan, menjangkau lebih banyak sekolah, serta memberi inspirasi bagi satuan kerja lain di wilayah.

Perwira tegap tersebut menambahkan keberadaan dapur program MBG SPPG Syafira mampu mempercepat pemenuhan gizi pelajar sekaligus mendukung target nasional menekan angka stunting. Ia menegaskan Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran siap mengawal program agar berjalan optimal dan tepat sasaran sesuai kebutuhan pelajar.

Melalui program ini, diharapkan pemenuhan gizi pelajar dapat meningkat secara berkelanjutan sehingga generasi muda memiliki pondasi kesehatan sejak dini yang lebih baik serta mampu menghadirkan sumber daya manusia berkualitas bagi masa depan bangsa.

Prajurit Pos Malagai Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Gereja Pinime Jelang Natal

LANNY JAYA – Menjelang perayaan Natal, personel Pos Malagai melaksanakan karya bakti membersihkan Gereja Pinime di Distrik Malagai Numbukawi. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian prajurit terhadap kebersihan lingkungan ibadah sekaligus menciptakan kenyamanan jemaat dalam melaksanakan ibadah akhir tahun.

Pembersihan dilakukan untuk mendorong masyarakat menjaga kebersihan tempat ibadah serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap Gereja Pinime. Lingkungan yang bersih dinilai mampu memberikan kenyamanan lebih bagi warga Distrik Malagai dan Numbukawi ketika melaksanakan ibadah Natal bersama keluarga.

Kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat kedekatan prajurit dengan masyarakat sekitar. Personel bekerja bersama warga, membersihkan bagian dalam dan luar gereja, sekaligus memastikan area sekitar tetap tertata sehingga seluruh jemaat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk saat perayaan berlangsung.

Dansatgas Yonif 511/DY, Letkol Inf Amar Supratman, menyampaikan apresiasi kepada personel Pos Malagai atas kepedulian mereka. Ia menegaskan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari tugas pengabdian, sekaligus langkah mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Warga menyampaikan terima kasih atas bantuan prajurit dalam kegiatan pembersihan Gereja Pinime. Pendeta Turis Weya menegaskan bahwa dukungan Satgas Yonif 511 sangat membantu persiapan Natal, dan kehadiran prajurit dianggap memberi dampak positif bagi masyarakat Distrik Malagai Numbukawi.

Karya bakti berjalan aman dan lancar dari awal hingga selesai. Harapannya, sinergi antara prajurit dan masyarakat terus terjaga sehingga setiap kegiatan sosial keagamaan di wilayah Malagai dapat berlangsung tertib, nyaman, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga setempat.

Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Keberhasilan Satgas Sikatan Amankan Tiga Titik Kuat Strategis

DISTRIK SUGAPA, Kab. Intan Jaya — Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. memberikan pengarahan langsung kepada prajurit Satgas Yonif 500/Sikatan saat meninjau TK Mamba Kotis. Dalam kunjungan ini, Pangdam V Brawijaya menegaskan pentingnya kewaspadaan jelang akhir penugasan sebagai bagian menjaga stabilitas keamanan Papua. “Aman itu pilihan,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya disambut Dansatgas Yonif 500/Sikatan Letkol Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M. beserta jajaran. Beliau memperkenalkan pejabat pendamping sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi prajurit yang mampu menghadapi tekanan medan dan situasi sehingga wilayah Intan Jaya berada dalam kondisi aman dan terkendali serta menekankan setiap prajurit adalah faktor keberhasilan dalam tugas yang diemban.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa keberadaan Yonif 500/Sikatan di Papua merupakan perintah negara. Ia menekankan tugas ini bukan untuk melawan masyarakat, melainkan untuk melindungi mereka dengan sepenuh hati. Situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif menuntut prajurit tetap menunjukkan profesionalisme, disiplin, dan kesadaran penuh dalam setiap langkah.

Pangdam V/Brawijaya turut mengapresiasi Satgas karena berhasil menguasai tiga Titik Kuat strategis: TK Sugapa Lama, TK Mamba Bawah, dan TK Silatuga. Keberhasilan ini dinilai efektif mereduksi ruang gerak kelompok OPM serta menjadikan Satgas Yonif 500/Sikatan sebagai tim penutup Operasi Badai dengan hasil membanggakan dan kontribusi signifikan bagi keamanan masyarakat Intan Jaya.

Pangdam V/Brawijaya Juga menegaskan pentingnya menghindari tindakan negatif selama penugasan serta meningkatkan pengawasan unsur pimpinan. Pengalaman tugas di Aceh kembali diangkat sebagai ilustrasi bahwa ancaman bisa muncul kapan saja sehingga prajurit harus mengedepankan insting, prosedur pergerakan, dan disiplin tempur guna memastikan keamanan terwujud secara nyata.

Kunjungan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada lima prajurit serta penyerahan cenderamata kepada Wapangkoops Habema Brigjen TNI Ahmad Fikri Musmar, S.E. Kegiatan ini diharapkan memperkuat moral dan profesionalitas prajurit Yonif 500/Sikatan dalam menuntaskan tugas negara di Papua serta menjaga keamanan masyarakat Intan Jaya hingga akhir penugasan.

Babinsa dan Tim Gabungan Evakuasi Hambatan Sungai Sobo Cegah Banjir Susulan

BANYUWANGI – Arus deras Sungai Sobo kembali menjadi perhatian setelah banjir membawa bonggol bambu besar yang menyumbat aliran di Dam Sutri. Kondisi ini mendorong Babinsa Sobo, Sertu Didik Budi Prasetyo, bergerak cepat melakukan evakuasi demi mencegah risiko banjir susulan yang mengancam permukiman warga.

Evakuasi dilaksanakan bersama BPBD, Damkar, Tagana, Basarnas, Puskesmas Sobo, dan relawan. Pembersihan dilakukan secara manual karena posisi bonggol berada di tengah aliran sungai, sehingga berpotensi menjadi hambatan besar ketika curah hujan meningkat dan menimbulkan dampak lebih luas bagi wilayah sekitar.

Proses penanganan menghadapi kendala akibat minimnya peralatan, membuat evakuasi berjalan lebih lambat dari harapan. Ukuran bambu yang besar dan saling mengait menuntut ketelitian petugas, sementara ancaman hujan susulan tetap menjadi perhatian seluruh unsur yang berada di lapangan.

Upaya ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Mitigasi cepat dinilai menjadi langkah krusial agar aliran Sungai Sobo tetap aman. Kolaborasi lintas instansi menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan lingkungan dan meminimalkan potensi kerugian bagi masyarakat terdampak.

Koramil 0825/01 Kota menegaskan bahwa kegiatan mitigasi akan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga. Pendampingan Babinsa di lapangan menjadi bagian dari tugas teritorial dalam memperkuat respons cepat terhadap potensi bencana, terutama pada wilayah rawan banjir di musim penghujan.

Melalui langkah cepat ini, TNI bersama seluruh unsur penanganan bencana berharap aliran Sungai Sobo tetap stabil, sehingga ancaman banjir dapat ditekan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman di tengah dinamika cuaca yang tidak menentu.

Kodim 0825/Banyuwangi Kenalkan Disiplin dan Wawasan Kebangsaan kepada Dua Kelompok Siswa TK

BANYUWANGI – Kunjungan edukatif dua kelompok siswa TK ke Makodim 0825/Banyuwangi pada Rabu pagi menjadi momentum penting dalam memperkenalkan dunia kemiliteran sejak dini. Anak-anak terlihat antusias saat melihat lingkungan markas dan berinteraksi langsung dengan prajurit dalam suasana penuh keceriaan yang memotivasi pengalaman belajar positif.

Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa Kodim selalu terbuka untuk dunia pendidikan yang ingin mengenalkan nilai kedisiplinan dan wawasan kebangsaan melalui pengalaman nyata. Ia menegaskan bahwa pembelajaran lapangan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda secara langsung dan menyenangkan.

Sesi kegiatan diawali pengenalan lingkungan markas, perlengkapan prajurit, hingga latihan baris-berbaris sederhana yang dirancang ramah bagi anak-anak. Pengalaman ini memberi kesempatan bagi siswa melihat lebih dekat tugas prajurit sekaligus menumbuhkan sikap mandiri, percaya diri, dan kecintaan pada tanah air.

Para pendamping dari TK & KB Ar-Rohman Kaotan serta TK AL Uswa 4 Bakungan mengapresiasi sambutan hangat prajurit Kodim 0825. Mereka menilai aktivitas ini mampu menambah wawasan anak melalui pembelajaran outdoor yang memberikan dampak langsung terhadap perkembangan mental dasar siswa dalam suasana yang menyenangkan dan edukatif.

Interaksi hangat antara prajurit dan anak-anak menciptakan pengalaman yang tidak mereka dapatkan di ruang kelas. Pendekatan yang dilakukan membuat siswa belajar nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan keberanian dengan cara yang mudah dipahami, sekaligus memberi gambaran sederhana tentang peran TNI dalam menjaga keamanan wilayah.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0825 Banyuwangi berharap nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, dan kecintaan tanah air dapat terus tumbuh pada generasi muda, menjadi modal karakter yang kuat dan bermanfaat bagi perjalanan mereka di masa depan sebagai bagian dari penerus bangsa.

Kodim 0825 Banyuwangi Mantapkan Ketahanan Ideologi Prajurit melalui Talkshow Bintal 2025

BANYUWANGI – Upaya memperkuat karakter dan ketahanan ideologi prajurit kembali ditekankan Kodim 0825/Banyuwangi melalui Talkshow Bintal Ideologi 2025 yang digelar pada Rabu pagi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Panglima Soedirman ini menghadirkan sekitar seratus peserta dari satuan Kodim dan Persit sebagai bagian pembinaan mental jajaran Kodam V/Brawijaya.

Pasi Pers Kodim 0825 Banyuwangi, Kapten Inf Arief Budi Cahyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Koramil dan Persit yang mengikuti kegiatan serentak melalui video conference. Ia menegaskan pentingnya kesehatan, keharmonisan keluarga, dan komunikasi yang baik di satuan serta masyarakat. “Setiap masalah harus diselesaikan sejak dini agar tidak berkembang menjadi persoalan besar yang dapat merugikan karier maupun keluarga prajurit,” ujarnya.

Materi talkshow disampaikan Disbintalad secara vidcom dengan penekanan pada penguatan ideologi, disiplin, dan integritas prajurit di tengah perkembangan tugas. Program ini dirancang untuk memberi pemahaman menyeluruh mengenai tantangan mental yang mungkin muncul, baik bagi anggota TNI maupun keluarga, sehingga ketahanan pribadi tetap terjaga dalam berbagai situasi.

Pemaparan ini juga mendorong peserta untuk lebih memahami pentingnya konsistensi moral dalam menjalankan tugas kewilayahan. Berbagai dinamika yang dihadapi di lapangan menuntut prajurit menjaga sikap, etika, dan loyalitas terhadap tugas serta institusi. Materi disampaikan secara sistematis untuk memperkuat pola pikir yang adaptif namun tetap berpegang pada nilai dasar keprajuritan.

Kegiatan berlangsung tertib hingga pukul 10.30 WIB dengan partisipasi yang aktif dari seluruh peserta. Pelaksanaan Talkshow Bintal Ideologi 2025 ini menunjukkan komitmen Kodam V/Brawijaya dalam membentuk dan meningkatkan kualitas mental prajurit secara terarah, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan tugas saat ini.

Melalui program ini, Kodim 0825 Banyuwangi berharap lahir prajurit berkarakter kuat, berintegritas, dan siap menghadapi dinamika tugas di wilayah, sehingga kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara selalu terjaga sesuai tuntutan profesionalisme militer modern.

Dandim 0802/Ponorogo Tinjau Pembangunan KDKMP Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa

PONOROGO — Upaya mendukung program pemerintah terus diperkuat Kodim 0802/Ponorogo melalui pengawalan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dandim Letkol Arh Farauk Saputra turun langsung meninjau progres pembangunan demi memastikan kesesuaian standar teknis. “Pembangunan berjalan baik,” ujarnya.

Peninjauan dilakukan di sejumlah desa untuk memastikan seluruh proses konstruksi memenuhi spektek yang telah ditetapkan. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen TNI dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui pembangunan fasilitas yang mampu menggerakkan kegiatan usaha dan pelayanan berbasis kebutuhan warga.

Dandim menjelaskan bahwa KDKMP merupakan program strategis yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pendampingan berkelanjutan, pembangunan diharapkan berjalan tepat waktu sehingga koperasi segera dapat dimanfaatkan sebagai pusat layanan ekonomi yang terpadu dan berkeadilan.

Ia menegaskan pembangunan KDKMP menjadi langkah penting dalam memajukan perekonomian lokal. Fasilitas ini disiapkan sebagai pusat kegiatan multifungsi, melayani kebutuhan pangan, layanan simpan pinjam, distribusi produk, serta peluang usaha baru yang mendorong peningkatan produktivitas warga di berbagai sektor.

Kodim 0802/Ponorogo mencatat tiga desa di Kecamatan Sukorejo telah memulai pembangunan gedung KDKMP, yaitu Desa Sukorejo, Serangan, dan Kranggan. Sementara 38 desa lainnya sedang menyelesaikan tahap persiapan sebagai bagian dari perluasan program koperasi untuk seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo.

Dengan pengawasan ketat dan sinergi lintas sektor, pembangunan KDKMP diharapkan berjalan optimal dan memberi dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran koperasi ini menjadi langkah maju dalam memperkuat kemandirian desa melalui pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.

Babinsa Dampingi Program Gizi SPPG Dukung Kesehatan Siswa di Jampirogo

MOJOKERTO — Program pemenuhan gizi anak sekolah semakin diperkuat melalui pelaksanaan SPPG di Desa Jampirogo. Babinsa Koramil 0815/03 Sooko Sertu Mudali hadir mendampingi penyaluran konsumsi gizi seimbang untuk siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Terdapat satu pernyataan penting yang menegaskan dukungan TNI terhadap program ini.

Kegiatan SPPG dilaksanakan dengan melibatkan Mitra SPPG Jampirogo dan Yayasan Nur-Rahmah Petungasri Pandaan sebagai penyelenggara layanan gizi. Para siswa dari jenjang KB hingga SMA menerima makanan bergizi yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan nutrisi harian sekaligus menekan potensi gangguan kesehatan saat proses belajar.

Sertu Mudali menegaskan bahwa program MBG sangat membantu pemenuhan gizi anak-anak di wilayah Jampirogo. Ia menyampaikan bahwa Koramil 0815/03 Sooko selalu siap mendukung kelancaran kegiatan agar distribusi makanan bergizi tepat sasaran dan berjalan tertib demi keberlanjutan kesehatan generasi muda.

Sebanyak 3.301 peserta didik dari 32 sekolah menjadi penerima manfaat program SPPG Hybrid/Mandiri Jampirogo. Menu makan yang disalurkan terdiri dari nasi putih, ikan dori tepung, sambel goreng tempe, saus asam manis, serta buah jeruk sebagai asupan vitamin bagi para siswa di wilayah tersebut.

Di lapangan, Babinsa aktif membantu guru dan pendamping memastikan seluruh siswa menerima makanan secara merata. Edukasi ringan tentang pola makan sehat juga disampaikan kepada anak-anak agar mereka memahami pentingnya menjaga asupan gizi seimbang dalam mendukung tumbuh kembang dan aktivitas belajar.

Pelaksanaan program berjalan aman, tertib, dan penuh keceriaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung generasi muda melalui pemenuhan gizi yang baik. Melalui pendampingan berkelanjutan, diharapkan kualitas kesehatan dan semangat belajar para siswa di Jampirogo terus meningkat.

Sinergi Aparat Desa Perkuat Pembekalan Satlinmas Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah

TRENGGALEK — Sinergitas TNI-Polri bersama Satpol PP di Desa Nglinggis kembali menguat melalui pembekalan Satlinmas yang digelar di Balai Desa. Kegiatan ini menarik perhatian karena menghadirkan tiga unsur pengayom masyarakat untuk memperkuat ketahanan keamanan desa. Terdapat satu pernyataan penting dalam sesi arahan.

Sejak pagi, anggota Satlinmas hadir menunjukkan kesiapan menjaga ketertiban desa. Seragam hijau yang mereka kenakan mencerminkan komitmen dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang. Peran Satlinmas dinilai vital sebagai garda terdepan pendukung stabilitas keamanan wilayah di tingkat desa.

Dalam penyampaiannya, Babinsa Nglinggis Sertu Agus Erwanto menegaskan bahwa Satlinmas memiliki fungsi strategis dalam sistem pengamanan wilayah. Ia menilai keberadaan mereka bukan sekadar struktur formal, tetapi bagian penting dalam mitigasi gangguan keamanan maupun bencana sehingga perlu terus diperkuat kapasitasnya.

Sertu Agus juga mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap perubahan sosial dan kemajuan teknologi yang memengaruhi pola ancaman. Menurutnya, keamanan wilayah lahir dari kolaborasi seluruh unsur masyarakat. Ia menyampaikan bahwa tindakan kolektif menjadi landasan terciptanya lingkungan yang stabil dan aman dari berbagai potensi gangguan.

Pada sesi berikutnya, Bhabinkamtibmas Bripka Arwani menekankan pentingnya koordinasi tiga pilar desa. Ia mencontohkan berbagai peristiwa yang berhasil ditangani cepat berkat komunikasi efektif antar unsur pengaman. Ia menilai Satlinmas sebagai mitra strategis yang memperkuat stabilitas wilayah melalui deteksi dini dan pelaporan cepat.

Kasat Pol PP Kecamatan Tugu Antun Yuwono menambahkan materi mengenai ketertiban umum dan kedisiplinan. Ia menyebut bahwa Satpol PP dan Satlinmas merupakan unsur yang saling menguatkan dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kehadiran Satlinmas turut menopang pengamanan kegiatan desa dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

Latihan lapangan menjadi penutup kegiatan untuk meningkatkan disiplin dan respons cepat anggota Satlinmas. Simulasi pengamanan diberikan agar mereka lebih siap terjun pada kegiatan masyarakat yang padat tahun ini. Melalui pembekalan ini, tercipta harapan agar kemampuan teknis dan semangat pengabdian Satlinmas semakin meningkat dan berkelanjutan.

Babinsa Kademangan Dampingi Perawatan Padi Inpari-32 Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

BONDOWOSO — Upaya peningkatan ketahanan pangan kembali diperkuat jajaran TNI AD melalui pendampingan langsung kepada petani. Babinsa Kelurahan Kademangan, Serka Ahmad Basyuni, turun ke sawah mendampingi perawatan padi varietas Inpari-32 di RT 08 RW 02. “Kami selalu siap membantu petani,” tegasnya.

Pendampingan berlangsung pada areal seluas 0,8 hektare milik Imam, petani setempat. Serka Ahmad Basyuni memastikan seluruh proses perawatan berjalan baik mulai pemupukan, pengecekan lahan, hingga antisipasi hama. Langkah ini merupakan bagian dari program LTT yang terus digencarkan untuk mendukung produktivitas pertanian rakyat.

Menurut Serka Ahmad Basyuni, pendampingan dilakukan agar petani mendapat arahan perawatan tanaman secara tepat. Ia menilai varietas Inpari-32 memiliki potensi hasil tinggi bila dirawat benar dan tepat waktu. Pendampingan ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa melalui peningkatan produktivitas panen.

Imam menyampaikan terima kasih atas pendampingan Babinsa yang rutin dilakukan. Ia mengaku terbantu terutama dalam pengawasan pertumbuhan padi serta langkah teknis yang selama ini kurang ia perhatikan. Kehadiran Babinsa menjadi dorongan penting bagi petani dalam menjaga kualitas pertanian desa.

Kegiatan perawatan tanaman padi berlangsung aman dan tertib dengan partisipasi aktif petani setempat. Sinergi Babinsa dan petani dalam mendukung sektor pertanian dinilai memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga dan kemajuan ketahanan pangan wilayah secara berkelanjutan.

Seluruh rangkaian pendampingan memperlihatkan komitmen TNI AD untuk terus hadir dalam mendukung petani. Diharapkan langkah ini memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan hasil panen masyarakat di wilayah Bondowoso.