Kodim 0802/Ponorogo Tingkatkan Kesiapsiagaan Prajurit Lewat Latihan Penanggulangan Bencana Terpadu

PONOROGO — Kodim 0802/Ponorogo melaksanakan latihan penyiapan satuan perbantuan Semester II TA 2025 di Makodim dan Lapangan Merak, Kamis (20/11/2025). Latihan ini digelar bersama BPBD Ponorogo dipimpin langsung Dandim Letkol Arh Farauk Saputra dengan melibatkan 50 prajurit dan anggota BPBD.

Kegiatan difokuskan pada peningkatan kemampuan penanggulangan bencana melalui skenario teknis lapangan. Prajurit menerima materi prosedur, koordinasi, dan respons cepat. Keterlibatan BPBD memperkuat integrasi antarinstansi sehingga latihan berjalan efektif, terstruktur, dan sesuai standar penanganan kedaruratan di wilayah Ponorogo.

Dandim Ponorogo menegaskan latihan merupakan tugas dan tanggung jawab dalam meningkatkan profesionalisme prajurit menghadapi ancaman bencana. “Latihan ini merupakan wujud tanggung jawab kami menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Ponorogo,” ujar Letkol Farauk saat dikonfirmasi Media Center 0802.

Ia menjelaskan latihan serius dan terencana dapat mempertajam kemampuan prajurit yang sudah teruji. Latihan bertujuan memastikan setiap personel memahami tugas masing-masing ketika diterjunkan ke lapangan, terutama pada kondisi mendesak yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Dandim menambahkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Menurutnya, bencana tidak dapat diprediksi sehingga kewaspadaan dan persiapan harus terus dijaga. Melalui latihan, prajurit dilatih sigap dalam berbagai skenario agar mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Ponorogo.

Pelaksanaan latihan menjadi bukti tanggung jawab Kodim 0802/Ponorogo sebagai bagian dari komponen pertahanan negara. Kesiapan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan memperkuat kemampuan wilayah dalam menghadapi ancaman dan menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Sinergi TNI Polri Kawal Penyaluran BLT-DD Tepat Sasaran di Desa Nglongsor

TRENGGALEK — Sinergitas TNI dan Polri kembali terlihat dalam pengawalan penyaluran BLT-DD di Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Kamis (20/11/2025). Kehadiran Babinsa Serka Dwianto dan Bhabinkamtibmas Aiptu Iswahyudi memastikan proses berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran bagi warga penerima.

Sejak pagi, warga mulai mendatangi balai desa dengan membawa persyaratan administrasi. Pendampingan aparat memberikan rasa aman bagi warga yang menunggu antrean, termasuk lansia yang membutuhkan bantuan saat verifikasi data. Kehadiran TNI-Polri turut mempercepat proses agar tetap terkendali.

Babinsa Serka Dwianto menegaskan bahwa pendampingan ini bagian dari tugas aparat kewilayahan untuk memastikan program pemerintah benar-benar diterima masyarakat berhak. “Kehadiran aparat keamanan di lokasi memberikan rasa nyaman bagi perangkat desa maupun masyarakat penerima manfaat,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Ia juga memastikan bantuan tersalurkan kepada 25 kepala keluarga yang telah terdata sebagai penerima sah. Menurutnya, BLT-DD merupakan langkah pemerintah menjaga stabilitas ekonomi masyarakat kurang mampu, sekaligus memastikan tidak ada penyaluran yang keluar dari ketentuan maupun data resmi.

Bhabinkamtibmas Aiptu Iswahyudi menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci penyaluran agar warga merasa diperhatikan. Transparansi dan akuntabilitas ia sebut sebagai komitmen agar proses tetap jujur, terpercaya, dan tidak menimbulkan keraguan bagi masyarakat maupun perangkat desa sebagai pelaksana.

Dengan tersalurkannya BLT-DD secara aman dan tepat sasaran, Desa Nglongsor menunjukkan dukungannya pada program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi Babinsa dan Bhabinkamtibmas kembali membuktikan peran aparat keamanan sebagai pilar penting keberhasilan pemberdayaan desa dan pelayanan publik.

Pendampingan Humanis Dandim Sidoarjo Redakan Ketegangan Eksekusi Lahan Warga

SIDOARJO — Suasana tegang mewarnai eksekusi lahan Perumahan Puri Wardani di Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, pada Rabu (18/11/2025). Proses yang dilakukan Pengadilan Negeri Sidoarjo mendapat penolakan warga, hingga terjadi negosiasi alot di tengah hujan deras dan situasi emosional.

Di tengah kondisi tersebut, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setia Utomo turun langsung menenangkan warga. Pendekatan humanis yang ia lakukan berhasil meredakan ketegangan, sehingga eksekusi berlangsung tanpa gesekan. Warga mulai membuka dialog dan mengikuti arahan dengan lebih tenang.

Letkol Shobirin menjelaskan kehadirannya bertujuan memberikan pemahaman dan memastikan proses berjalan aman serta sesuai ketentuan hukum. Ia menegaskan, “Saya hanya berbicara dari hati ke hati, memberi pengertian kepada warga agar bersama-sama menghormati proses hukum. Eksekusi ini amanah putusan pengadilan yang harus dijalankan.”

Dalam dialog, Dandim menanyakan rumah mana saja yang sudah tidak berpenghuni. Warga menyampaikan adanya 16 unit rumah kosong yang masih berisi barang pemiliknya. Komunikasi persuasif diperlukan agar warga memahami prosedur dan tidak menafsirkan situasi secara keliru selama proses berlangsung.

Setelah pengecekan, eksekusi difokuskan pada 16 rumah kosong sesuai aturan. Rumah yang masih ditempati tidak dieksekusi hari itu karena PN menjadwalkan mediasi lanjutan. Warga akhirnya menerima keputusan tersebut dan meminta pendampingan TNI agar proses tetap aman bagi semua pihak yang terlibat.

Menanggapi permintaan itu, Dandim memberi penjelasan secara humanis dan menenangkan. Ia menyampaikan bahwa warga bukan objek semata, melainkan bagian dari masyarakat yang harus dilindungi. Ia berharap proses hukum menghasilkan solusi terbaik dan semua pihak tetap tabah menghadapi situasi yang terjadi.

Dengan pendekatan dialogis yang menyejukkan, ketegangan mereda dan eksekusi terhadap 16 rumah kosong berjalan tertib. Warga yang masih tinggal juga memperoleh pendampingan serta kepastian bahwa proses mediasi berikutnya akan dikawal secara profesional demi menjaga rasa aman dan keadilan bagi semua pihak.

Koramil Rungkut Latih Mahasiswa UPN untuk Perkuat Disiplin dan Jiwa Kebangsaan

SURABAYA – Anggota Koramil 0830-11/Rungkut, Sertu Sofiyan Somory, memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris kepada mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur pada Kamis, 20 November 2025, di halaman Koramil 0830/11 Rungkut sebagai bagian dari program Kampus Bela Negara yang menanamkan disiplin dan nasionalisme.

Pelatihan PBB ini bertujuan memperkuat disiplin, kekompakan, serta jiwa nasionalisme mahasiswa melalui pengenalan gerakan dasar baris berbaris. Peserta diajak memahami arti penting kepemimpinan, ketepatan instruksi, dan kerja sama sebagai fondasi karakter bela negara bagi generasi muda.

Kegiatan berlangsung dalam suasana serius dan terarah, dengan mahasiswa menunjukkan antusiasme terhadap materi yang diberikan. Mereka mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan yang menjadi dasar pembentukan karakter kuat dan berwawasan kebangsaan melalui latihan PBB yang diberikan instruktur.

Sertu Sofiyan Somory menegaskan bahwa pelatihan ini adalah bentuk sinergi TNI AD dan institusi pendidikan dalam memperkuat pembinaan bela negara. Ia menyampaikan bahwa generasi muda harus terus dibekali kemampuan dasar kedisiplinan dan karakter kebangsaan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap bangsa.

Pelatihan juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memupuk rasa cinta tanah air melalui kegiatan terstruktur yang memperkuat fisik dan mental. Dengan pendekatan pelatihan dasar, mahasiswa diharapkan memahami makna solidaritas, kebersamaan, serta kesiapan kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Koramil 0830-11/Rungkut berharap kegiatan pembinaan bela negara dapat berjalan berkelanjutan sehingga mahasiswa memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan yang baik, dan mental disiplin. Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan nasional di masa mendatang.

Kodim 0830/Surabaya Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih Lewat Gotong Royong Bersama Warga

SURABAYA – Kodim 0830/Surabaya bersama masyarakat Kelurahan Kutisari melaksanakan gotong royong pembangunan Koperasi Merah Putih di Jalan Kutisari Indah Barat No. 9, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, dengan kegiatan pengecoran pondasi tiang yang menjadi fokus utama pada Rabu, 19 November 2025.

Pembangunan dilakukan melalui kerja sama prajurit Kodim dan warga setempat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan. Antusiasme masyarakat terlihat dari keikutsertaan mereka dalam setiap tahap pekerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap terbentuknya lembaga ekonomi berbasis komunitas tersebut.

Pengerjaan pondasi tiang dilaksanakan secara serentak untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas koperasi yang diharapkan menjadi wadah penguatan usaha masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga dalam kegiatan ini menjadi landasan penting bagi keberlanjutan program ekonomi berbasis kelurahan.

Pasiter Kodim 0830/Surabaya, Mayor Arh Suhardi, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan langkah awal percepatan pembangunan koperasi. Ia menegaskan pentingnya peran bersama dalam mendukung fasilitas ekonomi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan.

Beliau menambahkan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih dapat membuka peluang usaha baru dan memperkuat ketahanan ekonomi warga melalui pengelolaan yang mandiri. Kehadiran koperasi ini menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan stabilitas ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Kodim 0830/Surabaya berharap pembangunan koperasi berjalan lancar sehingga kehadirannya mampu memperkuat pengembangan ekonomi masyarakat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga Kelurahan Kutisari sebagai bagian dari dukungan TNI terhadap program pemberdayaan ekonomi di wilayah.

Kodim 0815/Mojokerto Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Tanam Padi di Dua Desa

MOJOKERTO – Kodim 0815/Mojokerto menunjukkan komitmen kuat memperkuat ketahanan pangan melalui pendampingan langsung Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi di dua lahan pertanian, yaitu Desa Mojowiryo dan Desa Mojosarirejo, dengan aktivitas lapangan yang menjadi perhatian utama pada Kamis (20/11/2025) saat kegiatan berlangsung.

Sejak pagi, Babinsa mendampingi petani melaksanakan penataan bibit, pengecekan lahan, dan proses tanam di tengah suasana gotong royong yang solid. Kehadiran Babinsa diterima positif petani karena dinilai meningkatkan motivasi serta percepatan pola tanam di sawah tergenang air pada wilayah binaan.

Di lokasi pertama, pendampingan dilakukan pada lahan reguler seluas 23 hektare yang dikelola Kelompok Tani Rahayu 1. Sebanyak 4 hektare berhasil ditanami hari itu, dengan Babinsa memastikan setiap tahapan penanaman berjalan mengikuti pola musim sehingga produktivitas pertanian meningkat pada periode tanam berikutnya.

Lokasi kedua berada di Dusun Pudo, Desa Mojosarirejo, dengan total 40 hektare lahan reguler yang dikelola Kelompok Tani Lestari 1. Bersama petani, Babinsa membantu proses penanaman pada 2 hektare lahan dan memastikan kesiapan area garapan agar proses tanam berlangsung cepat, tepat, serta mendukung peningkatan hasil.

Kegiatan ini menjadi bagian langsung dari tugas pembinaan teritorial TNI AD yang menekankan dukungan kepada petani sebagai elemen penting dalam memperkuat ketahanan pangan desa. Setiap langkah pendampingan diarahkan untuk membantu percepatan tanam sebagai dasar keberlanjutan produksi pangan di wilayah.

Danramil 0815/06 Kemlagi, Kapten Inf Sudirman, menyampaikan bahwa pendampingan pertanian merupakan bukti perhatian TNI terhadap kebutuhan pangan nasional. Ia berharap kegiatan ini berdampak pada peningkatan hasil panen serta memperkuat stabilitas produksi pangan sebagai kebutuhan strategis bagi masyarakat wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kodim 0830/Surabaya Tingkatkan Kesiapsiagaan Prajurit Lewat Latihan Penanggulangan Bencana Terpadu Tahunan

SURABAYA, Kodim 0830/Surabaya menggelar Latihan Dalam Satuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi bencana dan ancaman terorisme melalui rangkaian apel, penyampaian materi, serta demonstrasi lapangan yang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan kegiatan penting tahun anggaran 2025 bagi seluruh peserta yang hadir.

Dalam kegiatan ini, Kodim 0830/Surabaya bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya yang memberikan materi penanganan kebakaran kepada Babinsa, termasuk teknik penggunaan APAR dan pemahaman awal mengenai potensi kerawanan di wilayah binaan masing-masing personel pada setiap latihan.

Kepala Staf Kodim Letkol Inf Ahmad Fauzi bertindak sebagai pengawas sekaligus evaluator dan menekankan bahwa latihan ini merupakan pembekalan krusial bagi personel, mencakup keselamatan diri, keluarga, dan rekan di lapangan sebagai fondasi kesiapsiagaan menghadapi dinamika tugas mendatang yang terus berkembang.

Kasdim menjelaskan alur kegiatan yang dimulai dari apel pembukaan, penyampaian materi di aula, hingga demonstrasi lapangan yang menampilkan simulasi penanggulangan kebakaran agar seluruh personel memahami prosedur teknis sebagai bekal menghadapi kondisi darurat secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada sesi praktik, setiap Koramil yang membawa APAR berkesempatan mempraktikkan langsung cara mengoperasikan alat pemadam, dimulai dari membuka pin pengaman hingga mengarahkan semburan secara benar sehingga kemampuan teknis personel semakin teruji dalam menghadapi situasi kebakaran di wilayah tugas mereka masing.

Melalui latihan ini, Kodim 0830/Surabaya menegaskan komitmen meningkatkan kemampuan personel dalam merespons keadaan darurat, memperkuat koordinasi lintas instansi, dan memastikan setiap prajurit memiliki kesiapan optimal sehingga penyelenggaraan tugas dapat berjalan efektif sesuai kebutuhan operasional pada berbagai kondisi di lapangan nantinya.

Danramil Jenu Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa

TUBAN — Peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi dimulai di Desa Karangasem, Kecamatan Jenu. Kegiatan ini ditandai doa bersama dan pemotongan tumpeng, sebagai langkah awal pembangunan fisik yang menjadi bagian program nasional penguatan ekonomi kerakyatan.

Acara dihadiri Danramil 0811-15/Jenu Kapten Arh Ali Mubdi, aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, perangkat desa, BPD, PT Agrinas, dan pendamping KDKMP. Seluruh unsur hadir memastikan pembangunan koperasi berjalan sesuai rencana dan mendukung keberlanjutan program ekonomi berbasis desa.

Kapten Arh Ali Mubdi menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan kelanjutan dari operasionalisasi KDKMP yang sebelumnya telah berjalan. “Proses peletakan batu pertama dikoordinir oleh Agrinas dan TNI serta masyarakat sekitar,” ujarnya, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi.

Pembangunan KDMP diarahkan untuk memperkuat kemandirian desa melalui fungsi strategis yang mencakup distribusi kebutuhan pokok, penyerapan hasil produksi warga, hingga penyaluran program pemerintah. Seluruh aset nantinya menjadi milik desa sebagai wujud pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.

Selain fungsi ekonomi, koperasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan publik dengan mempercepat distribusi bantuan dan program pemerintah. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar operasional nanti berjalan optimal dan memberi dampak langsung bagi warga desa.

Pembangunan KDKMP ini diharapkan berjalan lancar hingga tahap akhir agar mampu memperkuat ekonomi lokal dan menjadi model pemberdayaan desa yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Jenu.

Koramil 0807-03/Kare Gerak Cepat Bersihkan Longsor Pulihkan Akses Jalan Desa Kandangan

MADIUN — Anggota Koramil 0803-07/Kare yang dipimpin Danramil Kare Kapten Inf Suyono bersama aparat tiga pilar dan masyarakat Desa Kare melaksanakan pembersihan material longsor di Dusun Kandangan. Respons cepat ini dilakukan untuk memulihkan akses warga yang tertutup akibat hujan deras berhari-hari.

Kegiatan pembersihan berlangsung sebagai tindakan tanggap atas material tanah yang menutup sebagian jalan desa serta membahayakan pengguna jalan. Kolaborasi TNI, perangkat desa, dan masyarakat diarahkan untuk mengembalikan keamanan jalur vital yang digunakan warga dalam aktivitas harian.

Kapten Inf Suyono menyampaikan bahwa pembersihan dilakukan untuk memastikan mobilitas warga tidak terganggu. “Kami bergerak cepat bersama tiga pilar dan masyarakat karena akses ini sangat vital bagi warga. Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai,” ujarnya.

Pembersihan dilaksanakan dengan peralatan manual serta alat bantu sederhana untuk mengangkat tanah dan ranting. Warga bergabung secara antusias karena jalan tersebut merupakan salah satu jalur utama menuju permukiman, perkebunan, serta lokasi aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain menyingkirkan material longsor, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Aparat tiga pilar turut memberikan imbauan agar warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan karena beberapa titik dinilai masih perlu pemantauan.

Berjalannya kegiatan ini membuat akses di Dusun Kandangan dapat kembali dilalui dengan aman. Pemulihan cepat ini diharapkan terus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kecamatan Kare.

Koramil Dringu Kawal Monev Pembibitan Bawang Merah Perkuat Ketahanan Pangan Desa

PROBOLINGGO – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Dringu menunjukkan progres positif melalui kegiatan monitoring dan evaluasi Program Pembibitan Bawang Merah Tahun 2025 di Balai Desa Ngepoh. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi awal untuk memastikan program berjalan efektif dan bermanfaat bagi masyarakat desa.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai upaya memastikan pembibitan bawang merah tepat sasaran dan mendukung produktivitas pertanian. Program ini merupakan komitmen bersama pemerintah daerah dan TNI dalam menyediakan bibit unggul demi mendukung peningkatan hasil pertanian masyarakat.

Berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat hadir dalam kegiatan monev, termasuk Danramil 0820/22 Dringu Kapten Czi Lalu Fahrial, Kepala Desa Ngepoh Sutrisno, Sekcam Dringu Alim Susilo, serta perangkat desa lainnya. Kehadiran Babinsa Sertu Abdullah dan Bhabinkamtibmas Aiptu Widodo turut menjaga kondusivitas kegiatan.

Tokoh masyarakat, Ketua BPD, Ketua Bumdes BPK Anjani, dan pendamping desa juga ikut serta mengikuti jalannya evaluasi. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pembibitan bawang merah sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa.

Danramil 0820/22 Dringu Kapten Czi Lalu Fahrial mengapresiasi seluruh pihak yang berperan dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pendampingan aparat kewilayahan berfungsi memastikan setiap program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama petani yang menjadi sasaran utama program.

Babinsa Sertu Abdullah menegaskan komitmennya mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan. Ia berharap pembibitan bawang merah tahun ini menghasilkan bibit berkualitas yang dapat meningkatkan produktivitas serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi ekonomi warga desa.