Babinsa Lumajang Dampingi Siswa Pengungsian Menuju Sekolah Pasca Erupsi Gunung Semeru

LUMAJANG — Upaya menjaga keberlanjutan pendidikan pasca erupsi Semeru terus dilakukan jajaran Kodim 0821/Lumajang. Sertu Biardi melaksanakan pendampingan pengantaran siswa dari lokasi pengungsian menuju SDN 02 Supiturang sebagai langkah memastikan proses belajar tetap berjalan aman dan tertib.

Pendampingan yang dilakukan Sertu Biardi dimulai sejak anak-anak berangkat dari tempat pengungsian hingga tiba di sekolah. Kehadirannya memberikan rasa aman bagi para siswa yang masih berada dalam situasi pemulihan lingkungan sehingga mereka tetap dapat mengikuti aktivitas belajar dengan fokus dan tenang.

Peran aparat TNI di lapangan menjadi bagian penting dari dukungan bagi masyarakat terdampak bencana. Kehadiran Sertu Biardi memberikan bantuan nyata sekaligus memastikan anak-anak tidak kehilangan hak mereka untuk memperoleh pendidikan meski kondisi wilayah belum sepenuhnya pulih.

Dalam keterangannya, Sertu Biardi menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak. “Mereka harus tetap sekolah meski sedang berada di pengungsian. Tugas kami memastikan anak-anak aman, terlindungi, dan tetap semangat belajar,” ujarnya saat mendampingi siswa menuju ruang kelas.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para guru dan orang tua yang merasakan manfaat kehadiran TNI dalam menjaga keamanan anak-anak selama perpindahan menuju sekolah. Kolaborasi ini memperlihatkan pentingnya sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat di masa pemulihan.

Pendampingan berkelanjutan diharapkan mampu membantu mempercepat stabilitas kegiatan pendidikan di wilayah Supiturang serta memberikan dukungan moral bagi anak-anak yang tengah beradaptasi kembali setelah masa bencana erupsi Semeru.

KOrmil 0821-10/Tempeh Bantu Warga Bersihkan Rumah Terdampak Erupsi Gunung Semeru

LUMAJANG — Penanganan dampak erupsi Gunung Semeru kembali mendapat dukungan penuh dari personel Koramil 0821/10 Tempeh yang dipimpin Batuud Pelda Zaenal. Mereka bersama warga bergotong-royong membersihkan rumah terdampak material vulkanik di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, sebagai bentuk respons cepat pascabencana.

Personel TNI bersama masyarakat melakukan pembersihan secara menyeluruh dengan menggali dan mengangkat barang-barang warga yang tertimbun material erupsi. Salah satu yang berhasil dievakuasi adalah kulkas rumah warga yang tertutup endapan vulkanik, yang menunjukkan tingginya dampak erupsi terhadap lingkungan tempat tinggal.

Kegiatan pembersihan ini menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadapi kondisi darurat. Peran aktif anggota Koramil membantu memulihkan lingkungan menunjukkan komitmen aparat teritorial dalam memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah binaannya.

Pelda Zaenal menegaskan bahwa TNI akan terus hadir mendukung kebutuhan masyarakat. “Kami akan terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana hingga situasi kembali pulih,” ujarnya saat memantau jalannya kerja bakti dan memastikan seluruh proses berjalan tertib serta aman bersama masyarakat sekitar.

Respons cepat personel Koramil disambut hangat oleh warga yang merasa terbantu dengan kehadiran TNI. Kolaborasi ini mencerminkan kekuatan gotong royong dalam menghadapi situasi sulit dan menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan pascaerupsi di wilayah Supiturang.

Kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan masyarakat terdampak serta menjadi motivasi bagi warga untuk bangkit menghadapi masa pemulihan setelah bencana erupsi Semeru.

Babinsa Kemlagi Kawal Penyaluran BLTS Kesra Tahun 2025 di Kecamatan Kemlagi

MOJOKERTO — Penyaluran Bantuan Sosial BLTS Kesra Tahun 2025 di Kecamatan Kemlagi berlangsung tertib dan menjadi perhatian karena melibatkan pengawasan langsung Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi, Serma Rizki Amrulloh, yang memastikan distribusi bantuan tepat sasaran serta berjalan aman sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk pelayanan masyarakat.

Sebanyak 2.914 Keluarga Penerima Manfaat dari 20 desa wilayah Kemlagi hadir bergiliran di Pendopo Kecamatan Kemlagi. Proses menerima bantuan tunai sebesar Rp900.000 per KPM dilakukan melalui verifikasi identitas menggunakan KTP dan fotokopi KK dengan pendampingan petugas kecamatan serta PT Pos Indonesia.

Seluruh tahapan verifikasi berlangsung tertib karena telah diatur sesuai alur pelayanan. Petugas memastikan penerima memenuhi syarat administratif sebelum bantuan diserahkan. Pengawasan melekat Babinsa membantu menjaga keteraturan dan memberi rasa aman bagi masyarakat selama proses pembagian berlangsung.

Dalam keterangannya, Serma Rizki Amrulloh menegaskan komitmen Koramil Kemlagi dalam mendukung kelancaran kegiatan sosial. “Kami memastikan proses penyaluran berjalan aman dan tertib,” ujarnya saat mendampingi peserta yang menunggu giliran menerima bantuan dari petugas di lokasi kegiatan.

Sinergi antara Babinsa, perangkat kecamatan, dan PT Pos Indonesia terlihat kuat dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah tersebut. Pendampingan ini juga menunjukkan peran aktif TNI AD di wilayah binaan dalam memberikan dukungan terhadap kegiatan pelayanan publik kepada masyarakat.

Kegiatan penyaluran BLTS Kesra Tahun 2025 berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Koramil 0815/06 Kemlagi berharap kegiatan sosial di wilayah kecamatan dapat berjalan tertib dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bati Tuud Koramil 0825-12/Rogojampi Dampingi Seleksi Karyawan SPPG di Desa Pengatigan

BANYUWANGI — Pendampingan Bati Tuud Koramil 0825-12/Rogojampi, Peltu M. Fahrur Rozi, dalam proses seleksi karyawan SPPG di Desa Pengatigan menjadi perhatian utama karena memastikan seluruh tahapan berlangsung tertib dan tepat prosedur sebagai bagian penting dari dukungan wilayah.

Kegiatan seleksi berlangsung pada Rabu (26/11/2025) dan diikuti para pelamar dari wilayah Rogojampi. Proses diawali absensi peserta, pemeriksaan kelengkapan berkas lamaran, dan verifikasi awal oleh panitia seleksi yang memastikan semua calon memenuhi ketentuan administratif sebelum memasuki tahap berikutnya.

Pendampingan yang dilakukan Danramil Rogojampi turut mengawasi jalannya kegiatan agar tetap sesuai prosedur. Kehadiran aparatur kewilayahan ini memberi keyakinan bahwa seluruh mekanisme berjalan transparan, terarah, dan memenuhi standar pelaksanaan seleksi tenaga kerja di wilayah desa binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Peltu Rozi menegaskan pentingnya disiplin para peserta dalam mengikuti setiap tahapan. “Proses seleksi harus diikuti dengan baik karena mencerminkan kesiapan dan tanggung jawab calon karyawan,” ujarnya sebagai penegasan terhadap kedisiplinan seluruh peserta seleksi.

Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan TNI dalam memberikan rasa aman serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib. Monitoring yang dilakukan juga memperkuat sinergi antara Koramil dan pemerintah desa dalam mengawal kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Kegiatan seleksi karyawan SPPG berakhir dengan tertib tanpa kendala berarti. Koramil 0825-12/Rogojampi berharap kegiatan seperti ini terus berlangsung aman, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang mengikuti proses penerimaan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Dandim Bangkalan Resmikan Gedung Baru TK Kartika IV-89 Dukung Pendidikan Anak Usia Dini

BANGKALAN — Peresmian gedung kelas baru TK Kartika IV-89 Kodim 0829 menjadi langkah penting meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah Bangkalan. Acara dipimpin Dandim 0829 sebagai wujud komitmen memperkuat fasilitas pembelajaran. Ketua Yayasan Kartika Jaya turut menyampaikan apresiasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Prosesi peresmian diawali pemotongan pita oleh Dandim bersama Ketua Yayasan Kartika Jaya dan Kabid PAUD Disdik Bangkalan. Suasana hangat terlihat melalui penampilan tari siswa, pembacaan doa, hingga sambutan-sambutan yang menekankan pentingnya dukungan bersama dalam membangun lembaga pendidikan ramah anak dan berkarakter di lingkungan Kodim 0829/Bangkalan.

Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi menegaskan pembangunan gedung bukan hanya penyediaan sarana fisik, tetapi bagian strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyebut, “Peresmian ini bukan sekadar membuka bangunan baru, tetapi membuka kesempatan besar bagi pembentukan karakter dan nilai moral anak sejak dini,” sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas belajar.

Kepercayaan masyarakat menurutnya menjadi pendorong untuk terus memperbaiki kualitas pembinaan, kurikulum, serta sarana pendidikan. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas dedikasi guru dan pengurus yayasan yang telah menjaga kualitas pendidikan di TK Kartika IV-89, sehingga kehadiran gedung baru ini dapat memberi ruang belajar lebih layak bagi siswa.

Kabid PAUD Disdik Bangkalan dalam sambutannya memberikan apresiasi atas perhatian Kodim terhadap dunia pendidikan. Ia berharap fasilitas baru ini mampu meningkatkan semangat guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Dukungan antarinstansi menjadi salah satu fondasi dalam memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah Bangkalan.

Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur, diikuti seluruh peserta kegiatan. Peresmian berjalan tertib dan penuh harapan terhadap peningkatan layanan pendidikan di TK Kartika. Gedung baru ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi proses belajar dan perkembangan karakter siswa di lingkungan sekolah.

Satgas Yonif 511/DY Terapkan Metode Gasing Dukung Pembelajaran Siswa SD Brume Balingga

LANNY JAYA – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Balingga melaksanakan kegiatan mengajar menggunakan metode Gasing di SD Inpres Brume sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di pedalaman Papua Pegunungan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi TNI terhadap perkembangan pendidikan di wilayah perbatasan. Siswa menerima pembelajaran dengan antusias.

Kesadaran akan pentingnya pendidikan mendorong prajurit TNI hadir membantu proses belajar mengajar di Distrik Balingga. Kehadiran Satgas turut memberikan motivasi tambahan bagi siswa-siswi di sekolah tersebut. Para prajurit berupaya menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif demi meningkatkan semangat generasi muda dalam menimba ilmu di daerah terpencil.

Danpos Balingga Lettu Inf Arif Jumaedi menyampaikan bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan, namun juga mendukung tenaga pendidik. Keterbatasan jumlah guru menjadi faktor yang memengaruhi kualitas pembelajaran. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan di Papua Pegunungan melalui peran aktif prajurit.

Metode Gasing yang diterapkan Satgas Yonif 511/DY difokuskan pada pelajaran Matematika dengan pendekatan bertahap dari objek konkret menuju simbol abstrak. Metode ini diharapkan membantu siswa memahami materi secara mendalam. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan TNI terhadap kebijakan pemerintah dalam penguatan pendidikan dasar.

Salah satu siswi, Yenis Tabuni, mengungkapkan rasa gembiranya dan menyampaikan terima kasih atas pembelajaran yang diberikan prajurit. Kepala Sekolah SD Inpres Brume, Tinus Murib, juga mengapresiasi kontribusi Satgas. Kehadiran prajurit dinilai sangat membantu guru-guru dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran di sekolah tersebut.

Satgas Yonif 511/DY berharap kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak di Distrik Balingga untuk terus meningkatkan kemampuan belajar mereka. Dukungan pendidikan di wilayah pedalaman diharapkan memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi masa depan siswa, keluarga, serta pembangunan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Latihan Terintegrasi, Pastikan Kesiapan Prajurit Menuju TNI Prima Dilanjutkan Vidcon tentang KDKMP

MOJOKERTO—Kegiatan peninjauan Latihan Terintegrasi Kodam V/Brawijaya berlangsung di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto. Selasa (25/11/2025). Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat) memimpin langsung jalannya kegiatan dan menyampaikan satu pernyataan penting terkait optimalisasi efektivitas latihan. “Latihan terintegrasi ini harus menjadi pedoman untuk meningkatkan efektivitas pembinaan satuan dan kesiapan operasional ke depan.” Tegas Pangdam V/Brawijaya, menegaskan pentingnya sinergi antar satuan.

Pangdam V/Brawijaya hadir didampingi Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya, Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Danrem 084/BJ Brigjen TNI Danny Alkadrie, Danrindam V/Brawijaya, Brigjen TNI Hari Rahardjanto, S.Sos. Selaku Danlat, para PJU Kodam V/Brawijaya, serta Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo. Seluruh rangkaian kegiatan berfokus pada peningkatan kesiapan satuan melalui pengawasan terintegrasi.

Usai transit, Pangdam V/Brawijaya menerima penjelasan rinci dari Danlat dan Asops Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Mario Christian Noya selaku Waslat mengenai skema pelaksanaan latihan. Penjabaran tersebut memuat gambaran pelaksanaan sekaligus objektif latihan sebagai acuan evaluasi untuk meningkatkan profesionalitas personel. Peninjauan dilanjutkan di TSAC (Training Supervision Assistance Center) guna melihat langsung pelaksanaan teknis latihan.

Pangdam V/Brawijaya juga mengikuti rapat evaluasi pembangunan KDKMP secara hybrid yang dipimpin Presiden RI Bapak Prabowo Subianto didampingi Menhan Jenderal (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., Wapang TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita. dan Wamendagri. Agenda tersebut menekankan sinkronisasi kebijakan pusat dengan pelaksanaan di daerah.

Para Asisten Kodam V/Brawijaya memberikan evaluasi terkait sektor masing-masing sebelum Pangdam V/Brawijaya menyampaikan pengarahan kepada seluruh Dansat dan Kabalakdam V/Brawijaya. Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya menjadikan latihan integrasi sebagai pedoman latihan berikutnya dan meminta seluruh para Dandim jajaran memperbarui data Sisrendalbinter hingga tingkat Koramil.

Di akhir pengarahan, Pangdam V/Brawijaya mengingatkan satuan untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta mengikuti arahan Presiden RI terkait KDKMP. Kegiatan berjalan lancar, termasuk dukungan publikasi dan dokumentasi, dengan harapan seluruh hasil latihan dapat meningkatkan kesiapan dan responsivitas satuan ke depan.

Kepala BNPB Tinjau Penanganan Erupsi Semeru dan Putuskan Perpanjangan Tanggap Darurat

LUMAJANG – Kunjungan kerja Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto ke wilayah terdampak erupsi Semeru menjadi fokus utama penanganan bencana. Ia memastikan seluruh tahapan tanggap darurat dan pasca-erupsi berjalan sesuai prosedur serta selaras dengan arahan Presiden untuk mempercepat pemulihan. Dalam keterangannya, ia menegaskan pentingnya kesinambungan operasi di lapangan.

Didampingi Bupati Lumajang, Danrem 083/Baladhika Jaya, Dandim 0821, dan Danyon 527, rombongan meninjau Desa Supiturang yang terdampak paling parah akibat awan panas guguran. Peninjauan dilakukan langsung di titik-titik kritis guna memastikan proses evakuasi, pendataan kerusakan, serta kebutuhan warga berlangsung tertib dan terkoordinasi dalam standar nasional.

Letjen Suharyanto menjelaskan bahwa masa tanggap darurat tahap pertama berakhir hari ini, namun kondisi di lapangan menuntut perpanjangan selama sepekan. “Siang ini saya bersama jajaran meninjau Supiturang untuk memastikan penanganan awan panas berjalan baik. Tahap pertama berakhir hari ini dan diperpanjang satu pekan ke depan,” ujarnya menegaskan.

Ia turut memastikan penanganan pasca-erupsi mengikuti ketentuan serta arahan Presiden RI. BNPB terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait, baik dalam pemulihan fasilitas umum maupun dukungan kebutuhan warga. Fokus utama diarahkan pada percepatan normalisasi wilayah terdampak dan pengurangan risiko lanjutan.

Aktivitas erupsi Semeru yang berulang sejak 2020 hingga 2025 disampaikan sebagai perhatian serius. Erupsi 19 November 2025 memberikan dampak besar terhadap permukiman, terutama di Dusun Sumbersari dan Supiturang. Warga memanfaatkan waktu siang untuk menyelamatkan barang, sebelum kembali ke pengungsian pada malam hari demi keselamatan dan keamanan diri.

Kepala BNPB juga menyoroti warga Sumbersari di Zona Merah yang sebelumnya telah disiapkan hunian tetap pada 2021 namun menolak relokasi. Data mencatat 100 rumah terdampak dengan 22 rusak berat. Pemerintah menyiapkan relokasi baru yang lebih dekat dengan permukiman lama agar kebutuhan dan keberlanjutan warga tetap terjaga sebagai langkah pemulihan yang lebih baik.

Babinsa Kalibaru Manis Pimpin Kerja Bakti Mitigasi Banjir Pada Musim Hujan Tinggi

BANYUWANGI – Babinsa Desa Kalibaru Manis memimpin kerja bakti membersihkan saluran air untuk mitigasi banjir menyusul meningkatnya curah hujan. Kegiatan ini menjadi fokus kesiapsiagaan lingkungan, melibatkan warga dengan tindakan cepat dan terukur untuk mengurangi potensi luapan air di wilayah rawan bencana.

Kerja bakti dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025, berfokus pada titik saluran air yang berpotensi tersumbat. Warga bersama Babinsa mengangkat sampah, lumpur, dan material lain guna memastikan aliran air tetap lancar menghadapi intensitas hujan yang terus meningkat di kawasan tersebut.

Serka Sutiono menegaskan pentingnya langkah preventif melalui pembersihan drainase. Ia menyampaikan, “Kesiapsiagaan adalah kunci,” sebagai penekanan peran masyarakat dalam mencegah banjir. Pernyataan ini memperkuat kolaborasi warga dengan Babinsa menghadapi kondisi cuaca yang semakin tidak menentu di wilayah Kalibaru Manis hari.

Inisiatif Babinsa tidak berhenti pada pengawasan, tetapi juga menjadi penggerak utama partisipasi masyarakat. Upaya ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan warga dalam menjaga lingkungan. Kerja bakti ini mempertegas komitmen bersama mengurangi risiko banjir selama musim hujan di desa tersebut.

Warga Kalibaru Manis memberikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang hadir langsung membantu memastikan kondisi lingkungan tetap aman. Kerja bakti ini menumbuhkan kebersamaan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir di wilayah setempat pada musim.

Kegiatan pembersihan drainase ini diharapkan menjadi rutinitas berkelanjutan yang menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi musim hujan. Upaya bersama Babinsa dan warga memberikan dasar kuat mencegah banjir serta memperkokoh ketahanan wilayah dalam menghadapi dinamika cuaca di musim ini.

Pangdam V/Brawijaya Tegaskan Kesiapan Pasukan Tangani Dampak Erupsi Semeru Secara Menyeluruh

LUMAJANG—Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin, M.A. menegaskan komitmen prajurit dalam penanganan erupsi Semeru saat meninjau Posko Tanggap Darurat Kodim 0821/Lumajang, Senin (24/11/2025). Pangdam V/Brawijaya memastikan kesiapan satuan berjalan optimal. “Kecepatan dan ketelitian kalian menentukan keselamatan warga,” tegasnya pada setiap tahap tugas penting.

Didampingi oleh Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, S.I.P., Kapoksahli Kodam V/Brw, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., Danrem 083/Bdj, Kolonel Inf Kohir. PJU Kodam V/Brawijaya, dan pejabat terkait lainnya, Pangdam V/Brawijaya mengecek kelengkapan pasukan serta efektivitas langkah lapangan. Ia menyoroti tantangan akses tertutup material vulkanik, cuaca tak menentu, dan kebutuhan evakuasi cepat yang menuntut disiplin, respon sigap, serta koordinasi antarsatuan di setiap pos operasi.

Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya soliditas lintas instansi dalam menghadapi dinamika lapangan. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan unsur masyarakat harus terhubung dalam satu alur kerja. Ia meminta prajurit mengutamakan keselamatan warga serta menjaga komunikasi efektif untuk memastikan langkah penanganan berjalan konsisten.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa operasi kemanusiaan membutuhkan respons adaptif terhadap perubahan situasi. Ia mendorong integrasi data, sinkronisasi pergerakan tim, dan pendekatan humanis agar proses evakuasi, pendataan, hingga mobilisasi logistik berlangsung tepat sasaran secara terpadu.

Pangdam V/Brawijaya memastikan pengerahan kekuatan maksimal untuk mendukung penanganan darurat. Prajurit diterjunkan membantu evakuasi, distribusi logistik, dan pendampingan pengungsi. Ia menegaskan bahwa sinergi pemerintah daerah, TNI, relawan, dan masyarakat menjadi fondasi percepatan pemulihan pasca erupsi Semeru.

Situasi Candipuro tetap aman dan aktivitas warga berjalan normal setelah pembukaan akses vital Gladak Perak. Aparat TNI–Polri terus memantau titik rawan serta aliran sungai. Koordinasi lintas sektor dijaga agar stabilitas wilayah terpelihara dan masyarakat dapat melanjutkan kegiatan dengan lebih tenang.