Kodim 0815/Mojokerto Tanam Seribu Pohon Dukung Program Penghijauan Kasad di Lokasi TMMD

MOJOKERTO – Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan penanaman seribu pohon di Desa Sumbertanggul sebagai dukungan terhadap program unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kegiatan dilakukan bersama Satgas TMMD dan warga setempat dengan semangat gotong royong, Selasa (04/11/2025). “Penanaman ini bagian penting menjaga keseimbangan lingkungan,” ujarnya.

Penanaman dilakukan di area pertanian dan lahan kosong desa sebagai langkah menciptakan ruang hijau produktif. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat melalui kolaborasi langsung di lapangan, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Mojosari.

Sebanyak 250 pohon trembesi, 250 sengon, 125 alpukat, 125 petai, 125 matoa, dan 125 sukun ditanam dalam kegiatan tersebut. Jenis-jenis pohon ini dipilih agar memberikan manfaat jangka panjang berupa peneduh, penghijauan, serta hasil buah yang memiliki nilai ekonomi bagi warga sekitar.

Padal TMMD, Kapten Czi M. Syaikhu Anwar, menegaskan penanaman seribu pohon ini merupakan implementasi langsung program unggulan Kasad. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan hijau, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam di wilayah pedesaan.

Menurutnya, kegiatan penghijauan ini juga mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi roh pelaksanaan TMMD. Kolaborasi antara prajurit dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama mendukung pembangunan desa, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada rakyat.

Pelaksanaan penanaman seribu pohon berlangsung tertib dan penuh antusias di sepanjang jalan desa dan area persawahan. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh komitmen berkelanjutan dalam menjaga lingkungan yang hijau, sehat, dan produktif guna memperkuat ketahanan wilayah serta kesejahteraan masyarakat Mojokerto.

Babinsa Wonomerto Dampingi Posyandu Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat Desa

PROBOLINGGO – Kegiatan Posyandu di Desa Pohsangit Tengah mendapat dukungan penuh Babinsa Koramil 0820/07 Wonomerto, Serma Abdul Munib, yang hadir mendampingi bidan desa dan kader kesehatan. Posyandu difokuskan pada pemantauan tumbuh kembang balita melalui penimbangan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, dan pemberian vitamin, Selasa (04/11/2025). “Babinsa harus selalu hadir mendukung warga,” ujarnya.

Pendampingan Babinsa dalam kegiatan Posyandu menjadi bukti sinergi TNI dengan perangkat desa dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan bersama ini berlangsung di Kantor Desa Pohsangit Tengah dan diikuti para orang tua yang membawa anak untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara berkala sesuai standar layanan Posyandu.

Serma Abdul Munib menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah yang mencakup dukungan terhadap program pemerintah, termasuk kesehatan masyarakat. Kehadirannya diharapkan memberikan rasa aman, meningkatkan kedisiplinan pelaksanaan kegiatan, serta memperkuat peran TNI dalam membantu kebutuhan masyarakat pedesaan.

Menurutnya, kegiatan ini juga berperan penting dalam meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak sejak dini. Hubungan komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat dapat terbangun lebih erat melalui interaksi langsung dalam pelayanan kesehatan anak yang bersifat rutin dan menyentuh kebutuhan dasar keluarga.

Bidan Desa Pohsangit Tengah memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Babinsa dalam setiap kegiatan pelayanan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tambahan bagi para kader Posyandu serta memperlancar proses pemberian pelayanan kesehatan kepada anak-anak yang datang bersama orang tua masing-masing.

Ia berharap kerja sama antara Babinsa, petugas kesehatan, dan perangkat desa terus terjalin untuk memberikan pendampingan terbaik bagi warga. Kegiatan seperti ini menjadi langkah positif dalam menjaga kesehatan anak-anak serta memperkuat hubungan antara aparat desa, TNI, dan masyarakat sebagai bagian dari pengabdian di wilayah binaan.

Kerja Bakti Koramil Maron Tingkatkan Kebersihan Infrastruktur Jalan Desa Gerongan

PROBOLINGGO – Pelaksanaan kerja bakti yang dipelopori Koramil 0820-21/Maron bersama masyarakat dan pemerintah Desa Gerongan, Satreyan, dan Brabe menjadi langkah nyata menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini menyasar pembersihan jalan desa serta saluran irigasi yang mengalami penyumbatan, Selasa (4/11). “TNI selalu hadir membantu masyarakat,” ujar Sertu Rudy.

Anggota Koramil 0820-21/Maron Sertu Rudy menjelaskan bahwa kerja bakti digelar setelah melihat kondisi kanan kiri jalan dipenuhi semak belukar, sementara beberapa titik saluran air tersumbat sampah dan mengalami pendangkalan. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat serta aliran air.

Ia menyampaikan sebelum kegiatan dimulai Koramil terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Respons positif diberikan sehingga jajaran perangkat desa dan warga langsung dilibatkan. Dukungan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kebersihan fasilitas umum demi kepentingan bersama.

Menurutnya, kegiatan pembersihan ini berdampak langsung pada kondisi jalan desa yang kini terlihat lebih rapi dan nyaman dipandang. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam kerja bakti merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud kemanunggalan dalam menjaga lingkungan yang lebih tertata.

Babinsa tersebut berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dengan keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat. Ia menilai kerja bakti yang rutin akan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik serta memperkuat kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di wilayah pedesaan.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Satreyan menyampaikan rasa syukur atas inisiatif Koramil melaksanakan kerja bakti. Ia mengatakan kegiatan ini memberi dampak nyata karena jalan desa kini tampak lebih bersih. Kolaborasi ini diharapkan terus berlangsung sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan.

TMMD Mojokerto Tuntaskan Seluruh Sasaran Fisik dan Nonfisik Secara Maksimal

MOJOKERTO – Pelaksanaan TMMD ke-126 Kodim 0815/Mojokerto di Desa Sumbertanggul memasuki tahap akhir dengan capaian hampir seluruh sasaran fisik mencapai seratus persen. Program lintas sektoral ini menjadi bukti kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan pedesaan melalui berbagai pekerjaan prioritas yang dilakukan secara terpadu.

Sasaran utama meliputi pembangunan TPT sepanjang 480 meter, rabat beton JUT sepanjang 480 meter, rehabilitasi atap SDN Sumbertanggul 2, pembangunan enam belas unit jambanisasi, tiga unit RTLH, serta pemasangan dua pompa air pertanian. Rehab Mushola Baitul Mukmin mencapai sembilan puluh persen dan ditargetkan selesai sebelum penutupan TMMD.

Program nonfisik seperti administrasi kependudukan, pengobatan gratis, sosialisasi kebangsaan, serta pelatihan ekonomi kreatif terlaksana penuh. TMMD ini juga mengintegrasikan Program Unggulan Kasad “TNI Manunggal Air Bersih” melalui pembangunan lima titik sumur bor yang diperuntukkan mendukung kebutuhan masyarakat Desa Sumbertanggul.

Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas dukungan selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kerja sama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terlibat melalui kerja gotong royong terpadu dan terarah.

Dandim menambahkan bahwa makna TMMD tidak hanya terletak pada keberhasilan pembangunan fisik, namun juga pada peningkatan kepedulian sosial serta tumbuhnya rasa persatuan. Menurutnya, TMMD mencerminkan kedekatan TNI dengan rakyat, sekaligus wujud nyata komitmen membangun wilayah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara keseluruhan, TMMD ke-126 di Mojokerto memberikan dampak positif bagi warga Desa Sumbertanggul. Berbagai fasilitas yang dibangun diharapkan memperkuat kualitas layanan publik dan produktivitas ekonomi masyarakat sehingga pembangunan desa dapat terus berkembang melalui sinergi bersama lintas sektor.

Babinsa dan Polsek Burneh Kawal Pasar Murah Dukung Pengendalian Inflasi Daerah

BANGKALAN – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dilakukan melalui pelaksanaan Pasar Murah di Kecamatan Burneh pada Selasa (4/11/25). Kegiatan ini didukung langsung Babinsa Koramil 0829-04/Burneh dan Polsek Burneh, yang hadir memastikan keamanan serta kelancaran pelaksanaan program pemerintah daerah tersebut.

Pasar murah diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Koperasi dan UMKM guna membantu masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang akhir tahun. Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan harian.

Kehadiran Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan, Sekcam Burneh, Babinsa Koramil 0829-04/Burneh, serta Bhabinkamtibmas Polsek Burneh memperlihatkan sinergi kuat antarinstansi. Pelaksanaan berlangsung tertib karena koordinasi lapangan telah disiapkan bersama untuk memastikan mekanisme distribusi barang berjalan tanpa hambatan.

Babinsa Burneh, Serma Bambang Suliyanto, menyampaikan bahwa pengamanan dan monitoring dilakukan sebagai wujud dukungan terhadap program pengendalian inflasi. Ia menegaskan bahwa aparat kewilayahan berperan memastikan pelayanan masyarakat berjalan aman dan teratur sesuai ketentuan. “Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi barang berjalan lancar dan masyarakat bisa berbelanja dengan nyaman,” ujarnya.

Pelaksanaan pasar murah juga menjadi sarana bagi aparat kewilayahan untuk memantau kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memperoleh akses harga terjangkau sehingga daya beli tetap stabil pada periode ekonomi yang sensitif.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan tertib dan mendapat sambutan positif masyarakat. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah kembali memperlihatkan efektivitas kerja bersama dalam mendukung kesejahteraan warga. Diharapkan koordinasi ini terus terbina untuk memperkuat stabilitas ekonomi masyarakat Bangkalan.

Tim Gabungan TNI Polri Percepat Penanganan Longsor Pulihkan Akses Warga Bendungan

TRENGGALEK – Hujan deras berhari-hari memicu tanah longsor yang menutup total akses utama Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Jalur vital distribusi hasil pertanian itu lumpuh pada Selasa (4/11/2025). Respons cepat aparat gabungan menjadi poin krusial dalam upaya pemulihan awal di lokasi bencana.

Begitu laporan diterima, personel TNI dari Koramil 0806-04/Bendungan dan Polri dari Polsek Bendungan bergerak menuju titik longsor. Mereka bergabung dengan petugas Dinas PUPR Trenggalek untuk memulai pembersihan jalan. Upaya ini dilakukan agar pergerakan warga dapat segera berfungsi kembali secara normal.

Tim gabungan bekerja di tengah hujan dan kondisi licin menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop, dibantu alat berat excavator dari PUPR. Kerja sama lintas sektor tersebut menunjukkan soliditas kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menangani bencana di wilayah rawan pegunungan.

Babinsa Desa Depok, Serma Siswanto, memimpin langsung pembersihan material longsor dan memastikan percepatan normalisasi jalur. “Kami bersama tim gabungan sejak pagi sudah melakukan pembersihan material longsor. Fokus kami adalah membuka jalan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ungkapnya saat berada di lokasi kejadian.

Serma Siswanto mengingatkan warga untuk selalu waspada menghadapi potensi longsor susulan mengingat kondisi geografis Bendungan yang berbukit. Ia menyampaikan pentingnya kewaspadaan terutama saat hujan dengan intensitas tinggi sebagai upaya perlindungan diri pada wilayah rawan.

Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., mengapresiasi kesigapan jajaran dalam penanganan awal. Ia menegaskan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak satuan kewilayahan. Pada saat bersamaan, ia menekankan bahwa kesiapsiagaan merupakan langkah pencegahan penting bagi masyarakat wilayah pegunungan.

Letkol Roy juga menyoroti perlunya desa memiliki peta rawan bencana dan jalur evakuasi agar tindakan cepat dapat dilakukan saat situasi darurat. Upaya mitigasi semacam itu diperlukan untuk meminimalkan risiko korban maupun kerugian. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap karakter wilayah menjadi fondasi kesiapsiagaan.

Plt Kepala PUPR Trenggalek, Anjang Purwoko, menambahkan bahwa pihaknya telah menempatkan alat berat di sejumlah titik strategis. Langkah ini diambil guna memastikan percepatan penanganan darurat. Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan TNI dan Polri terus dilakukan untuk memastikan akses warga segera pulih.

Proses pembersihan hingga Selasa siang menunjukkan hasil bertahap, dengan sebagian jalur sudah dapat dilalui kendaraan roda dua. Meski demikian, tim gabungan tetap berada di lokasi untuk mengantisipasi potensi longsor ulang. Warga pun ikut membantu pembersihan melalui kerja bakti yang mempercepat normalisasi jalur.

Peristiwa longsor ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah pegunungan Bendungan. Sinergi cepat antara TNI, Polri, PUPR, dan warga menjadi faktor utama mempercepat pemulihan. Harapannya, kolaborasi ini terus terjaga sebagai bentuk ketahanan menghadapi situasi darurat.

Pendampingan Babinsa Perkuat Distribusi Bibit Padi Tingkatkan Ketahanan Pangan Wilayah

PROBOLINGGO – Babinsa Koramil 0820-23/Gading Pelda Sa’adi Wijaya mendampingi pembagian bibit padi kepada Kelompok Tani Makmur di Desa Duren sebagai dukungan peningkatan ketahanan pangan wilayah binaan. Kegiatan ini menjadi langkah penting memperkuat produktivitas pertanian sebagai bagian program swasembada nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian Kecamatan Gading, Penyuluh Pertanian Lapangan Bapak Riadi, Ketua Kelompok Tani Makmur 1 Bapak Taufik, Ketua Kelompok Tani Makmur 3 Bapak Junaedi, serta anggota kelompok tani. Seluruh unsur terlibat aktif memastikan proses penyaluran berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sebanyak 10 kwintal bibit padi jenis Membramo disalurkan kepada para petani untuk pengelolaan lahan seluas 40 hektare. Penyerahan bibit ini menjadi bukti dukungan pemerintah dalam mendorong peningkatan hasil pertanian sekaligus memperkuat kemampuan produksi pangan daerah secara berkelanjutan.

Pelda Sa’adi Wijaya menegaskan pendampingan Babinsa merupakan bentuk sinergi antara TNI dan instansi pertanian dalam membantu petani. “Sebagai Babinsa, kami siap mendampingi setiap kegiatan pertanian mulai dari masa tanam hingga panen. Harapannya, bibit yang disalurkan hari ini bisa tumbuh optimal dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

PPL Bapak Riadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang selalu mendukung kegiatan pertanian. Ia menilai keterlibatan Babinsa memberi motivasi bagi kelompok tani dalam menjalankan program pertanian berkelanjutan dan memperkuat kesiapan petani dalam mengelola lahan secara optimal.

Kegiatan pendampingan pembagian bibit padi di Desa Duren berlangsung aman dan mendapat respons positif dari para petani. Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani diharapkan terus terbangun untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Selamatan Pembangunan Kopdes Merah Putih Koramil 0829-03/Kamal Jalin Sinergi Dengan Desa

KAMAL — Koramil 0829-03/Kamal menghadiri selamatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Senin (3/11/25). Kegiatan berlangsung hangat dan menjadi momentum mempererat kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat pada agenda pembangunan desa.

Acara selamatan dihadiri Camat Kamal beserta staf, Danramil 0829-03/Kamal Kapten Arm Muasari, Kepala Desa Banyuajuh, Ketua Kopdes Merah Putih, BPD, pamong desa, Babinsa, serta para tukang pembangunan. Doa bersama dipanjatkan sebagai wujud syukur dan harapan kelancaran pembangunan koperasi bagi kemajuan warga.

Danramil 0829-03/Kamal Kapten Arm Muasari menegaskan komitmen Koramil mendukung langkah pemerintah desa dalam penguatan ekonomi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa koperasi menjadi instrumen penting mendorong kemandirian desa dan peningkatan kesejahteraan warga. “Kami berharap Kopdes Merah Putih mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya menegaskan.

Kegiatan berlangsung sederhana namun bermakna, menggambarkan soliditas antara unsur TNI, jajaran desa, dan masyarakat. Momentum ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memastikan pembangunan berjalan baik, tertib, dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Pemerintah desa menyambut baik kehadiran Koramil sebagai mitra strategis dalam pembinaan masyarakat. Sinergi ini diharapkan terus terjaga untuk mendukung berbagai program pembangunan yang sedang berlangsung maupun rencana jangka panjang lainnya.

Melalui selamatan pembangunan ini, Koramil 0829-03/Kamal menegaskan kesiapan mendampingi pemerintah desa dalam setiap tahapan pembangunan. Harapannya, Kopdes Merah Putih nantinya benar-benar memberi manfaat besar bagi masyarakat dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Koramil Magersari Gelar Tasyakuran Awali Pelaksanaan Rehab Kantor Tingkatkan Kebersamaan

MOJOKERTO – Jajaran Koramil 0815/19 Magersari menggelar tasyakuran dan doa bersama sebagai penanda dimulainya rehabilitasi kantor Koramil. Kegiatan berlangsung hangat di aula Puskodalops pada Senin pagi, diikuti anggota Koramil dan pihak pelaksana sebagai wujud kebersamaan dalam mengawali pekerjaan.

Tasyakuran dipimpin Danramil 0815/19 Magersari yang diwakili Bati Tuud Pelda Heru Susilo bersama delapan personel Koramil. Mereka duduk melingkar di atas tikar, menikmati hidangan sederhana sambil memanjatkan doa agar proses rehabilitasi berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan berarti selama pelaksanaan.

Hadir pula Kepala Proyek Rehab, Iwan Kuswanto, STMP, bersama delapan anggota tim pelaksana. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi penguat sinergi antara personel TNI dan pihak proyek, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendukung perbaikan fasilitas Koramil.

Kegiatan ini juga menambah kedekatan emosional antar peserta, yang saling bertukar harapan terkait pelaksanaan rehab agar tetap mengedepankan keselamatan dan ketepatan waktu. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi seluruh unsur yang terlibat secara langsung dalam pekerjaan.

Dengan suasana penuh kekeluargaan, tasyakuran ini menambah motivasi personel Koramil serta pihak pelaksana untuk mengawal jalannya proyek rehabilitasi secara bertanggung jawab sesuai rencana. Kehadiran kedua pihak dalam satu forum memperkokoh ikatan kerja sama yang telah terbangun.

Melalui kegiatan tersebut, pelaksanaan rehabilitasi kantor Koramil diharapkan dapat berjalan optimal dan menghasilkan fasilitas yang lebih layak bagi peningkatan tugas pelayanan satuan kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Babinsa Sumobito Dampingi Petani Kedungpapar Tanam Padi Tingkatkan Ketahanan Pangan

JOMBANG – Upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah terus ditingkatkan melalui pendampingan Babinsa Koramil 0814-11/Sumobito kepada para petani di Desa Kedungpapar. Kegiatan tersebut dilakukan dengan terjun langsung membantu proses penanaman padi di lahan milik warga pada Minggu pagi.

Pendampingan dilakukan di Dusun Penampan, Desa Kedungpapar, sebagai bentuk sinergi nyata antara TNI dan masyarakat. Babinsa hadir tidak hanya memberikan dorongan motivasi, tetapi juga turut bekerja bersama petani guna membantu mengoptimalkan hasil produksi pertanian yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

Serda Gandung selaku Babinsa menegaskan bahwa keterlibatan TNI di sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menyampaikan bahwa kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat kesejahteraan petani di daerah binaan.

Kegiatan tanam padi tersebut mendapat sambutan positif dari pemilik lahan, Bapak Basuki. Ia mengaku termotivasi dengan adanya pendampingan langsung dari Babinsa, yang menurutnya memberikan nilai tambah bagi petani dalam meningkatkan kualitas serta produktivitas pengelolaan lahan pertanian.

Sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung program pertanian ini juga diharapkan mampu mempercepat peningkatan produktivitas pangan di wilayah Sumobito. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga ketersediaan komoditas pangan strategis yang dibutuhkan masyarakat.

Melalui kebersamaan antara Babinsa dan petani, diharapkan sektor pertanian di Desa Kedungpapar dapat berkembang lebih baik serta memberi kontribusi nyata bagi ketahanan pangan wilayah dalam jangka panjang.