Babinsa Tinjau Pembangunan Pondasi Proyek Hilirisasi Dorong Kemajuan Ekonomi Desa Tegal Harjo

Banyuwangi— Babinsa Desa Tegal Harjo, Serda Moh. Fauzi, meninjau pembangunan pondasi proyek hilirisasi di Dusun Krajan sebagai langkah memastikan mutu dan progres berjalan tepat waktu. Kegiatan bersama Kadus Krajan ini menjadi wujud sinergi untuk mendorong percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan tahun ini.

Pengecekan dilakukan pada area RT 02/RW 04 yang menjadi titik awal pekerjaan proyek strategis tersebut. Serda Fauzi menegaskan pentingnya pengawasan untuk menjamin kualitas pengerjaan. Ia berdialog dengan para pekerja guna memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan teknis dalam tahap awal pembangunan.

Kunjungan itu juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan warga untuk mendengar masukan seputar kebutuhan pembangunan wilayah. Kolaborasi antara Babinsa dan Kadus menunjukkan peran aktif aparat kewilayahan dalam menjaga efektivitas penggunaan anggaran desa sekaligus memastikan manfaat pekerjaan dirasakan seluruh masyarakat setempat.

Selain itu, pengecekan pondasi menjadi langkah krusial dalam mengukur kesiapan tahap lanjutan proyek hilirisasi yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Serda Fauzi menekankan bahwa pembangunan fisik perlu dibarengi pengawalan menyeluruh agar hasil akhirnya membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga.

Komandan Koramil 0825/16 Glenmore menjelaskan bahwa Babinsa memiliki tanggung jawab lebih luas selain tugas keamanan, yakni mendukung setiap program pembangunan. Dengan keterlibatan di lapangan, Babinsa dapat memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai prinsip tepat sasaran dan transparan untuk kemajuan desa.

Melalui sinergi aparat desa, TNI, dan masyarakat, diharapkan pembangunan proyek hilirisasi mampu mempercepat terwujudnya Desa Tegal Harjo yang mandiri dan berkembang. Upaya bersama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat perekonomian desa melalui pembangunan infrastruktur yang terencana dan terawasi dengan baik.

Babinsa Dampingi Petani Atasi Hama Ulat dan Perkuat Ketahanan Pangan Daerah Setempat

TULUNGAGUNG — Pendampingan Babinsa Desa Winong dilakukan Sertu Supriyono dengan membantu petani menyemprot hama ulat pada tanaman jagung. Kegiatan Minggu pagi ini menjadi langkah penting menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kalidawir Kabupaten Tulungagung untuk mendukung program.

Kegiatan pendampingan ini menunjukkan kepedulian TNI AD terhadap peningkatan hasil pertanian di wilayah binaan. Serangan hama ulat yang sering mengganggu tanaman jagung harus ditangani cepat melalui kolaborasi Babinsa dan petani agar produksi tetap stabil sepanjang musim tanam di setiap periode.

Selain penyemprotan, Sertu Supriyono melaksanakan komunikasi sosial bersama petani untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menjelaskan bahwa sinergi lapangan merupakan fondasi keberhasilan. “Babinsa selalu hadir membantu petani menghadapi berbagai kendala,” tegasnya di setiap tugas pendampingan.

Pendampingan tersebut juga mencakup pemantauan kesehatan tanaman jagung untuk memastikan tidak terjadi gangguan yang dapat menurunkan hasil panen. Babinsa memberikan saran teknis sederhana agar pemeliharaan berlangsung efektif sekaligus meningkatkan kewaspadaan petani terhadap potensi serangan hama sepanjang musim tanam di lapangan.

Apresiasi datang dari para petani Poktan Teloga Makmur yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Dukungan langsung di lapangan dinilai memberi dorongan besar bagi mereka dalam menjaga kualitas tanaman jagung dan menghadapi tantangan hama yang muncul saat masa pertumbuhan berlangsung setempat.

Melalui pendampingan berkelanjutan, diharapkan hubungan Babinsa dan petani semakin kuat dalam menjaga produktivitas jagung di Desa Winong. Kehadiran Babinsa memberikan dukungan nyata bagi peningkatan sektor pertanian sekaligus mendorong terwujudnya ketahanan pangan yang lebih baik untuk wilayah Tulungagung pada masa mendatang.

Pendampingan Babinsa Tingkatkan Semangat Petani Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PROBOLINGGO — Upaya peningkatan ketahanan pangan terus diperkuat melalui pendampingan Babinsa Koramil 0820-23/Gading kepada petani padi di Desa Nogosaren. Kegiatan ini berlangsung Minggu pagi dan menjadi bagian penting dalam mendukung produksi beras nasional yang stabil melalui sinergi TNI dan masyarakat.

Babinsa Serma Sutrisno hadir di lahan milik Bapak Bunari untuk memberikan arahan teknis sekaligus memotivasi petani agar memanfaatkan musim tanam secara optimal. Ia menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung pemerintah melalui pemberdayaan sektor pertanian di tingkat desa demi menjaga ketersediaan pangan nasional.

“Pendampingan ini bukan hanya sebatas membantu secara teknis, tetapi juga memastikan agar para petani mendapatkan hasil panen yang optimal,” ujar Serma Sutrisno saat memberikan bimbingan. Ia turut menilai kesiapan lahan serta kebutuhan pemeliharaan yang harus diperhatikan petani sepanjang masa tanam berlangsung.

Selain memberikan motivasi, Babinsa juga memantau kondisi tanaman padi guna memastikan tidak terjadi gangguan hama yang dapat menurunkan hasil produksi. Langkah ini sejalan dengan instruksi komando agar seluruh Babinsa aktif mendampingi masyarakat melalui kegiatan nyata yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan publik.

Apresiasi disampaikan langsung oleh Bapak Bunari selaku pemilik lahan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir memberikan dukungan. Menurutnya, pendampingan seperti ini meningkatkan keyakinan petani untuk terus mengembangkan produksi padi di setiap musim tanam.

Melalui pendampingan berkelanjutan, sinergi TNI dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan. Kehadiran Babinsa menjadi dorongan positif bagi petani untuk meningkatkan produksi dan mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Probolinggo pada masa mendatang.

Dandim 0820 Dukung Penguatan Pariwisata Tujuh Danau Lewat Festival Unity Seven Lakes

PROBOLINGGO — Grand Opening Unity of Seven Lakes 2025 resmi digelar di Danau Ranu Segaran, Kecamatan Tiris, dan dihadiri Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama Forkopimda. Kegiatan ini menandai pembukaan rangkaian festival multidimensi yang menghadirkan sport tourism, culture tourism, dan nature tourism.

Festival berlangsung di dua kecamatan, Tiris dan Krucil, dari 7 hingga 16 November 2025. Seluruh kegiatan disusun untuk mengangkat potensi wisata alam Kabupaten Probolinggo yang memiliki karakter unik. Kolaborasi berbagai pihak menghadirkan konsep acara yang menonjolkan nilai budaya, alam, dan rekreasi secara terpadu.

Dalam sambutannya, Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan bahwa setiap danau di Kecamatan Tiris memiliki nilai historis dan legenda tersendiri sehingga patut dikembangkan sebagai aset wisata. “Setiap danau memiliki karakter dan legenda berbeda yang menjadi kekuatan wisata berkelanjutan,” ujarnya di hadapan tamu undangan.

Dandim menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari rencana besar pengembangan wisata 3B, yaitu Bromo sebagai ikon pegunungan, Bentar sebagai wisata bahari, dan Bermi sebagai pusat keindahan alam tujuh danau serta air terjun. Program ini diharapkan memperkuat posisi Kabupaten Probolinggo sebagai destinasi unggulan.

Bupati Probolinggo Muhamad Haris menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan festival didorong oleh sinergi lintas instansi dan dukungan berbagai perusahaan melalui program CSR. Ia menilai meningkatnya kunjungan wisatawan muda sebelum acara dibuka menandakan besarnya daya tarik kawasan wisata alam Kabupaten Probolinggo.

Melalui rangkaian kegiatan festival ini, pemerintah daerah berkomitmen mendampingi masyarakat dalam pengembangan wisata secara berkelanjutan agar manfaatnya terus dirasakan. Harapannya, kolaborasi ini dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan pariwisata berbasis kearifan lokal di Kabupaten Probolinggo.

Pangdam V/Brawijaya Tutup Persami KKRI Gresik Tanamkan Semangat Nasionalisme Kadet Muda

GRESIK – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. memimpin upacara penutupan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III Tahun Anggaran 2025 di Lapangan PT Petrokimia Gresik, Minggu (09/11/2025). Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Dalam upacara tersebut, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos bertugas sebagai Komandan Upacara. Hadir pula Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Danrem 084/BJ Brigjen TNI Danny Alkadrie, Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, S.E., para pejabat utama Kodam V/Brawijaya, jajaran Danrem, Kabalakdam, serta Forkopimkab Gresik.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan rasa bangga atas antusiasme para kadet selama mengikuti pelatihan. Ia menegaskan kegiatan Persami KKRI di Gresik menjadi pelaksanaan terbaik karena mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik, yang disebut sebagai bentuk sinergi nyata antara TNI dan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya pembinaan karakter, disiplin, dan nasionalisme bagi generasi muda. “Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Jadilah kadet yang disiplin, berintegritas, dan cinta tanah air,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan Persami berlangsung selama tiga hari dua malam, diisi berbagai pelatihan bela negara, kegiatan lapangan, serta pembekalan wawasan kebangsaan. Para kadet juga mengikuti sesi refleksi diri yang menumbuhkan rasa nasionalisme dan motivasi untuk berkontribusi bagi bangsa.

Pangdam V/Brawijaya berharap para kadet terus menjaga semangat kebersamaan dan disiplin yang telah tertanam selama kegiatan berlangsung. Ia menutup dengan pesan agar semangat patriotisme yang tumbuh dalam Persami KKRI terus dijaga dan menjadi bekal dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pangdam V/Brawijaya Lepas Ribuan Peserta Woman Warrior Run 2025 di Surabaya

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memimpin pelepasan ribuan peserta Woman Warrior Run 2025 di Universitas Ciputra, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya, Minggu (09/11/2025). Kegiatan lari khusus wanita ini diikuti sekitar 2.500 peserta dengan antusias tinggi.

Didampingi Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., beserta pejabat utama Kodam V/Brawijaya, Pangdam V/Brawijaya melepas peserta kategori 10K dan 5K secara bergantian. Acara berlangsung meriah dengan dukungan dari berbagai kalangan dan komunitas olahraga.

Ketua panitia, Ibu Margaret, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Woman Warrior Run bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kebugaran, serta memberikan ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga yang inspiratif dan menantang.

Selain perlombaan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial. Pangdam V/Brawijaya menyerahkan donasi senilai Rp100 juta kepada Yayasan Jantung Indonesia, sementara Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya, Ibu Vira Rudy Saladin memberikan bantuan kepada pengemudi online perempuan dan Warakawuri binaan Persit.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa kegiatan seperti ini mencerminkan semangat TNI dalam mendukung gaya hidup sehat sekaligus kepedulian sosial terhadap masyarakat. “Olahraga adalah sarana membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat kemanusiaan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar, serta diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan perempuan dan anak-anak dengan kelainan jantung bawaan.

Satgas Yonif 511 Tingkatkan Sinergi Pelayanan Kesehatan Lewat Lokakarya Lintas Sektor Kanggime

TOLIKARA — Prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 511/DY Badak Hitam Pos Kanggime menghadiri lokakarya lintas sektor yang digelar Puskesmas Kanggime sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi guna membangun masyarakat sehat dan mandiri.

Lokakarya turut dihadiri Kepala Distrik Kanggime, Danposramil Kanggime, Kepala Suku, tokoh agama, Kepala Desa, serta masyarakat dari berbagai wilayah sekitar. Pertemuan ini membahas keluhan kesehatan yang sering muncul, penanggulangan penyakit, serta langkah antisipatif untuk menjaga kondisi kesehatan warga Distrik Kanggime.

Kepala Puskesmas Kanggime, dr. Puji Agustinus, memimpin langsung jalannya lokakarya. Ia memaparkan program pencegahan serta penanggulangan penyakit, termasuk rencana pembangunan jamban sehat, penyediaan bak sampah, pemeriksaan kesehatan rutin, dan pendirian posyandu di tiap desa. Program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat yang banyak mengeluhkan batuk, pilek, gatal, dan masalah air bersih.

Personel Satgas memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat. “Kami siap mendukung kegiatan positif demi peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Danpos Kanggime Kapten Inf Dony Sandra. Pernyataan itu menegaskan komitmen prajurit dalam membantu masyarakat setempat secara berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari peserta yang aktif menyampaikan masukan. Koordinasi antara Satgas, aparat wilayah, dan tenaga kesehatan turut memperkuat langkah bersama dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang tangguh menghadapi berbagai persoalan kesehatan yang kerap muncul di wilayah pegunungan.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara Satgas Yonif 511/DY dan Puskesmas Kanggime, diharapkan berbagai program kesehatan dapat terlaksana secara optimal sehingga masyarakat memiliki akses layanan yang lebih baik serta mampu meningkatkan kemandirian di bidang kesehatan dalam jangka panjang

Penanganan Cepat Babinsa Socah Pulihkan Akses Jalan Terdampak Pohon Tumbang

BANGKALAN — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Socah pada Sabtu petang memicu tumbangnya sebuah pohon besar dan menutup jalan utama Desa Jaddih. Kondisi tersebut langsung ditangani Babinsa Koramil 0829-02/Socah Serda Bahri bersama aparat desa dan warga setempat.

Pembersihan dilakukan dengan dukungan Kepala Desa Jaddih yang hadir memimpin warga menggunakan peralatan sederhana agar material pohon segera disingkirkan. Langkah sigap ini dilakukan untuk memastikan jalur utama masyarakat kembali terbuka mengingat akses tersebut menjadi penghubung kegiatan harian warga desa.

Gotong royong berlangsung cepat meski cuaca belum sepenuhnya stabil. Babinsa bersama warga menebang batang pohon, memotong ranting besar, dan mengamankan bagian yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Seluruh upaya dilakukan secara terkoordinasi agar penanganan tetap aman serta berjalan tertib.

“Tidak bisa menunggu lama, karena ini jalur utama masyarakat. Kami langsung bergerak bersama warga agar akses cepat pulih,” ujar Serda Bahri di sela kegiatan. Penyampaian tersebut menegaskan komitmen prajurit dalam mendukung kebutuhan masyarakat pada situasi mendesak dan kondisi lingkungan yang tidak menentu.

Pelaksanaan pembersihan tidak menemukan korban jiwa maupun kerugian materiel. Aparat desa memastikan seluruh area aman dilalui, sementara Babinsa melakukan pengecekan lanjutan guna memastikan tidak ada bagian pohon yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap keamanan warga setelah aktivitas berlangsung.

Melalui sinergi antara Babinsa, aparat desa, dan masyarakat, kegiatan penanganan darurat berjalan efisien serta mencerminkan kuatnya kepedulian lingkungan. Diharapkan kolaborasi seperti ini terus terjaga sehingga setiap kejadian serupa dapat ditangani lebih cepat demi keamanan warga desa.

Babinsa Pacet Sosialisasikan Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual di SDN Kemiri

MOJOKERTO – Upaya menciptakan lingkungan belajar aman terus digencarkan melalui sosialisasi edukatif yang melibatkan TNI sebagai mitra strategis sekolah. Anggota Koramil 0815/16 Pacet, Serka Supriyanto, menjadi narasumber pencegahan perundungan dan kekerasan seksual di SDN Kemiri 1, Sabtu (08/11/2025).

Kegiatan yang diikuti lima puluh tiga siswa ini digelar atas inisiatif pihak sekolah melalui Kepala SDN Kemiri 1, Indah Isbandiyah, S.Pd. Guru dan perwakilan Koramil Pacet turut hadir, memberikan dukungan penuh terhadap penguatan karakter dan perlindungan anak sejak dini di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaiannya, Serka Supriyanto menegaskan pentingnya saling menghormati dan menghindari kekerasan fisik, verbal, maupun digital. Ia juga mendorong siswa untuk berani melapor kepada guru, orang tua, atau aparat berwenang jika melihat tindakan perundungan atau pelecehan seksual, demi terciptanya lingkungan aman.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus tumbuh di lingkungan aman dan bebas dari perundungan. Mulailah dari kebiasaan kecil seperti menghargai teman serta tidak mengejek satu sama lain,” ujar Serka Supriyanto di hadapan seluruh peserta sosialisasi tersebut.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa yang aktif bertanya dan berdiskusi. Mereka menunjukkan kepedulian besar terhadap isu kekerasan dan pentingnya saling menjaga sehingga tercipta ruang belajar nyaman bagi seluruh peserta didik.

Dengan kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama mengenai pencegahan perundungan dan kekerasan seksual sejak usia dini. Edukasi berkelanjutan dari sekolah dan pihak terkait diharapkan memperkuat perlindungan anak sekaligus membentuk karakter positif untuk masa depan bangsa.

Babinsa Surabaya Latih Siswa SDN Warugunung PBB Tingkatkan Disiplin Nasional

SURABAYA – Babinsa Kelurahan Warugunung, Serma Moch Suef bersama Serda Abdul Rohman, memberikan pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa SDN Warugunung 1, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini menanamkan disiplin, semangat cinta tanah air, dan kebersamaan sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Futsal RT 05 RW 02, Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karangpilang. Para siswa mengikuti instruksi gerakan dasar sikap sempurna, penghormatan, dan tata cara berbaris dengan antusias, menunjukkan semangat tinggi serta keinginan kuat memahami nilai disiplin dan tanggung jawab yang ditanamkan Babinsa.

Selain latihan fisik, Babinsa menanamkan nilai tanggung jawab, kebersamaan, dan pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini sejalan dengan pembinaan TNI melalui teritorial untuk membentuk karakter generasi muda tangguh, berjiwa nasionalis, dan memiliki fondasi kuat dalam memahami nilai-nilai kebangsaan.

Serma Moch Suef menyampaikan, “Pelatihan PBB ini menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan, dan rasa cinta tanah air sejak dini. Anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi kuat, berjiwa nasionalisme tinggi, dan mampu menerapkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.”

Pelatihan berlangsung ceria, penuh semangat, dengan sorak gembira siswa mengikuti setiap aba-aba. Suasana ini mencerminkan kebanggaan terhadap nilai kebangsaan, membangun rasa percaya diri, dan memperkuat semangat persatuan di antara generasi muda sejak dini, menjadi pondasi karakter mereka.

Diharapkan kegiatan ini terus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, menanamkan nilai disiplin, kekompakan, dan nasionalisme sejak usia dini, sehingga generasi penerus tumbuh kuat, kreatif, berkarakter, serta mampu menjaga dan mengisi kemerdekaan bangsa.