Babinsa dan Warga Bangun Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Kutisari

SURABAYA – Suasana kebersamaan tampak kuat di Jalan Kutisari Indah Utara saat warga bersama anggota Kodim Surabaya bergotong royong membangun gedung calon Koperasi Merah Putih pada Selasa (11/11/2025). Aktivitas kolektif ini menjadi perhatian karena menyangkut penguatan ekonomi lokal.

Sejak pagi, Babinsa dan warga menyiapkan material bangunan, mencampur adukan semen, serta merapikan lahan secara terkoordinasi. Kehadiran Babinsa memberi dorongan moral bagi masyarakat dan mempertegas bahwa TNI tetap hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung kebutuhan lapangan di wilayah binaan.

Pasiter Kodim 0830/Surabaya, Mayor Suhardi, menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Ia menyatakan bahwa Babinsa tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembangunan fasilitas produktif seperti Koperasi Merah Putih.

Ia menilai koperasi berbasis gotong royong memiliki potensi kuat memperkuat perekonomian lokal. Mayor Suhardi menegaskan bahwa tingkat partisipasi dan rasa memiliki masyarakat menjadi kunci utama, sehingga koperasi dapat berkembang dan memberi manfaat bagi warga dalam jangka panjang.

Warga Kutisari merespons positif keterlibatan TNI dalam pembangunan fasilitas ekonomi tersebut. Mereka melihat koperasi ini sebagai wadah usaha bersama yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk simpan pinjam hingga pemasaran produk UMKM yang berkembang di lingkungan mereka.

Gotong royong Babinsa dan warga menjadi bukti bahwa kebersamaan masih kokoh di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang terjalin baik, pembangunan Koperasi Merah Putih diharapkan menghadirkan peningkatan kapasitas ekonomi sekaligus semangat baru bagi kemandirian warga Kutisari.

Pengawasan Babinsa Pastikan Distribusi Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran Siswa Surabaya

SURABAYA — Babinsa Kelurahan Krembangan Selatan Koramil 0830-01/Krembangan, Serda Prasy Ryan, melakukan pengawasan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai sekolah penerima manfaat pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini menjadi perhatian penting karena menyangkut peningkatan kesehatan dan kualitas gizi pelajar.

Pengawasan dilakukan di 13 sekolah mulai dari TK hingga SMA yang tercatat sebagai penerima program, dengan total 2.964 siswa. Babinsa memastikan seluruh proses berjalan sesuai arahan pemerintah, mulai dari distribusi, kelayakan makanan, hingga pemeriksaan standar kebersihan di tiap lokasi.

Serda Prasy Ryan menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk menjamin ketertiban dan ketepatan sasaran program. Ia menyampaikan satu pernyataan bahwa dukungan ini diperlukan agar anak-anak menerima makanan dalam kondisi aman dan layak, sehingga mampu menunjang konsentrasi serta semangat belajar.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi pelajar dan menekan potensi stunting. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat kesehatan generasi muda melalui intervensi gizi harian yang terukur dan berkelanjutan.

Keterlibatan Babinsa di lapangan memberi kepastian bahwa program berjalan terpantau dan terarah. Pengawasan melekat juga membantu mendeteksi potensi kendala distribusi serta memastikan tidak ada penyimpangan dalam penyampaian bantuan makanan kepada para siswa.

Dengan pengawalan yang konsisten, diharapkan program ini terus memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang pelajar Surabaya serta memperkuat upaya pembangunan sumber daya manusia sejak usia sekolah.

TNI-Polri Edukasi Linmas: Trenggalek Kondusif dengan Sinergi dan Pencegahan

TRENGGALEK – Sinergi TNI dan Polri perkuat kondusivitas Trenggalek melalui pendekatan edukatif. Sosialisasi Perda ketertiban umum diberikan kepada Linmas Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek, Selasa (11/11/2025).

Koramil 0806-01/Trenggalek terjunkan Bati Wanwil Pelda M. Tajib berkolaborasi dengan KBO Satbinmas Polres Trenggalek, Iptu Agus Siswanto. Kolaborasi ini penting untuk pembinaan masyarakat dan menjaga stabilitas lingkungan.

Sosialisasi menyasar anggota Linmas Kelurahan Surodakan, mitra strategis dalam pemeliharaan ketertiban. Kegiatan interaktif ini memberikan pemahaman tentang aturan, larangan, dan sanksi terkait ketertiban umum.

Pelda M. Tajib menekankan pentingnya pemahaman aturan agar ketertiban lingkungan bisa dijaga sejak dini. Materi lebih diarahkan pada pencegahan agar Linmas mudah mengidentifikasi potensi gangguan keamanan.

Iptu Agus Siswanto memaparkan contoh kasus di perkotaan dan langkah penanganannya. Linmas adalah garda terdepan, dengan pemahaman yang baik, mereka bisa mencegah gangguan ketertiban lebih cepat dan tepat.

Sinergi TNI dan Polri dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan tidak hanya bertumpu pada patroli lapangan. Pembinaan masyarakat melalui edukasi berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif.

Babinsa Dampingi Petani: Ponorogo Genjot Panen Jagung Demi Ketahanan Pangan

PONOROGO – Para Babinsa Kodim 0802/Ponorogo aktif mendampingi petani untuk optimalkan hasil panen dan wujudkan ketahanan pangan nasional, Selasa (11/11/2025). Sertu M. Johan, Babinsa Kelurahan Ronowijayan, Koramil 0802-04/Siman, terjun langsung dampingi panen jagung.

Sertu M. Johan membantu Bapak Maolan, anggota Poktan Margomulyo, Kelurahan Ronowijayan, yang sedang memanen jagung di lahan miliknya. Pendampingan ini adalah tugas rutin Babinsa untuk memotivasi petani dalam bercocok tanam agar hasil panen melimpah.

“Dengan terjun langsung membantu petani dalam aktivitas pengolahan lahan termasuk saat panen, diharapkan ini bisa memberikan motivasi dan semangat dalam bercocok tanam sehingga memperoleh hasil panen melimpah,” terang Sertu M. Johan.

Selain membantu, Babinsa juga menjalin komunikasi sosial (Komsos) dengan warga untuk menciptakan stabilitas keamanan wilayah dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Babinsa selalu dekat dengan warga, membantu meringankan beban kesulitan yang dihadapi.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap sektor pertanian. Diharapkan, hasil panen jagung di Ponorogo dapat meningkat dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Babinsa Rejosari Awasi Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada Warga

BANYUWANGI – Babinsa Desa Rejosari bersama aparat desa dan Bhabinkamtibmas turut mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada warga penerima manfaat di Pendopo Desa Rejosari, Selasa(11/11/2025) pukul 09.00 WIB. Sebanyak 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hadir menerima bantuan tersebut secara langsung.

Kehadiran Babinsa Rejosari menjadi bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah sekaligus memastikan proses penyaluran berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Rejosari, Babinsa Rejosari, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Rejosari menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI-Polri dalam setiap kegiatan sosial di wilayah desa. “Kami berterima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu hadir mendampingi kegiatan, sehingga penyaluran bantuan ini berlangsung tertib dan kondusif,” ujarnya.

Adapun rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, sambutan kepala desa, doa bersama, dan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada warga. Melalui pendampingan Babinsa, diharapkan penyaluran BLT Dana Desa tidak hanya membantu perekonomian warga, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Program Makan Bergizi Gratis: Babinsa Songgon Kawal Distribusi Hingga Pelosok Sekolah

BANYUWANGI – Dalam operasi logistik masif, Babinsa Koramil 0825-20/Songgon berperan penting dalam keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Songgon. Selasa (11/11/2025), pukul 07.00 WIB, Babinsa bersiaga di Dapur SPPG Bayu, Dusun Sambungrejo, memonitor dan mendampingi distribusi untuk 3.430 siswa dari 34 sekolah. Operasi ini dikomandoi oleh Kepala SPPG Sayifudin, S.P., bersama Yayasan Rizquna Sambungrejo.

Kompleksitas operasi tampak dari tiga armada yang bergerak simultan. Mobil pertama menjangkau sembilan sekolah dengan 575 porsi, dari TK Sayuwiwit Tegalrejo hingga SDN 4 Songgon. Mobil kedua mengangkut 950 porsi untuk delapan sekolah, termasuk MIN 2 Banyuwangi yang menyerap 320 porsi. Armada ketiga mendistribusikan 1.011 porsi ke 14 lokasi berbeda, dari SDN 1 Sumberbulu hingga TK PGRI Utami.

Kehadiran Babinsa memastikan distribusi berjalan lancar, mengawal armada hingga makanan bergizi tiba di tangan siswa. Efisiensi waktu sangat diperhatikan. Pukul 09.00 WIB, mobil pertama kembali untuk gelombang kedua, mengangkut 894 porsi ke MTS Darur Ridwan, MA Darur Ridwan, dan SMPN 1 Songgon yang menerima 708 siswa.

Sinergi antara Badan Gizi Nasional (BGN), pengelola dapur SPPG, dan pengawalan ketat Babinsa memastikan tidak ada kegagalan. Dari TK hingga SMP, dari Bayu hingga Parangharjo, semua anak mendapatkan hak nutrisi berkualitas. “Program MBG di Kecamatan Songgon menjadi model percontohan bagaimana keterlibatan aktif TNI mengakselerasi program strategis nasional,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Babinsa Koramil 0825-20/Songgon membuktikan tugas mereka melampaui batas teritorial. Mereka adalah garda terdepan dalam memastikan kebijakan pemerintah sampai ke akar rumput. Operasi ini bukan hanya soal mendistribusikan 3.430 porsi makanan, tetapi menanamkan disiplin dan kepastian bahwa generasi penerus bangsa mendapat perhatian penuh negara.

Di tengah program pemerintah yang sering mandek, Songgon memperlihatkan bahwa dengan komando dan eksekusi yang presisi, tidak ada yang mustahil. Harapannya, model ini dapat direplikasi di daerah lain untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak.

Pelda Harsono Tekankan Nilai Kepahlawanan pada Upacara Hari Pahlawan SMPN 3 Genteng

GENTENG – Upacara peringatan Hari Pahlawan di SMP Negeri 3 Genteng pada Senin (10/11) berlangsung penuh semangat saat Pelda Harsono dari Koramil 0825-04/Genteng bertindak sebagai pembina upacara. Momen ini menjadi sorotan karena seluruh siswa mengenakan kostum bertema pahlawan yang menambah kekhidmatan dan nilai edukatif peringatan tersebut. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini memberi warna berbeda sekaligus menegaskan pentingnya keteladanan dalam menanamkan karakter kebangsaan kepada generasi muda. (Senin/10/11/2025)

Upacara ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan dan diikuti 628 siswa SMP Negeri 3 Genteng. Mereka tampil dengan berbagai kostum bertema pahlawan, mulai dari seragam pejuang kemerdekaan hingga pakaian adat yang melambangkan keberanian dan keberagaman bangsa. Kreativitas siswa menjadi daya tarik utama yang membuat suasana upacara terasa lebih hidup dan bermakna bagi seluruh peserta.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Pelda Harsono yang menghadirinya bersama Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Genteng, Drs. Dwi Ane Wulandari, serta 37 guru. Pelaksanaan berlangsung tertib dan khidmat sejak dimulai pukul 07.00 WIB. Kehadiran TNI tidak hanya sebagai tamu kehormatan, tetapi juga sebagai figur disiplin yang diharapkan memberi inspirasi bagi para pelajar.

Kepala Sekolah Dra. Dwi Ane Wulandari, M.Si menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam upacara memiliki tujuan pembinaan karakter. Nilai disiplin, nasionalisme, serta cinta tanah air diharapkan dapat tersampaikan dengan lebih kuat karena diberikan langsung oleh prajurit yang selama ini dikenal sebagai simbol keteguhan dan pengabdian.

Dalam amanatnya, Pelda Harsono menyampaikan pesan kuat tentang makna kepahlawanan di era modern. “Pahlawan hari ini bukan lagi yang angkat senjata di medan perang. Kalian, para siswa-siswi, adalah pahlawan masa kini. Pahlawan itu adalah mereka yang berjuang melawan kemalasan, melawan ketidakjujuran, dan berjuang keras untuk meraih prestasi setinggi-tingginya demi masa depan bangsa!” tegasnya.

Penggunaan kostum pahlawan memberi pengalaman visual yang memperkuat pemahaman sejarah para siswa. Mereka bukan hanya mengenang perjuangan pendahulu, tetapi ikut memvisualisasikan nilai-nilai keberanian itu melalui simbol pakaian yang mereka kenakan. Lagu Mars Guru yang mengakhiri upacara meninggalkan kesan kuat tentang pentingnya menghargai peran pendidik sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Upacara yang penuh makna ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter disiplin, kecintaan pada tanah air, serta semangat perjuangan dalam diri para siswa sebagai generasi penerus yang kelak memegang tanggung jawab besar bagi bangsa.

TNI Banyuwangi Gotong Royong Perbaiki Rumah Warga Terdampak Hujan Angin Kencang

BANYUWANGI – Kegiatan Karya Bakti gotong royong digelar pada Minggu pagi, 9 November 2025, di Dusun Krajan, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat. TNI bersama masyarakat bahu membahu memperbaiki rumah milik Halimi yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang.

Dipimpin Danramil 0825/14 Kabat bersama sembilan Babinsa, kegiatan berlangsung hingga pukul 09.45 WIB dengan dukungan penuh dari Kepala Desa Pakistaji, Chotibul Umam, S.IP, serta perangkat desa. Kolaborasi ini menunjukkan respons cepat TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Warga turut berpartisipasi aktif mengangkut material, membersihkan puing, dan memperbaiki bagian rumah yang rusak. Kebersamaan ini mencerminkan kuatnya hubungan sosial antara TNI dan masyarakat, yang selalu hadir dalam berbagai situasi, termasuk saat warga menghadapi musibah.

Semangat gotong royong tampak jelas sepanjang kegiatan, menunjukkan kepedulian serta komitmen TNI dalam mendukung pemulihan lingkungan akibat bencana alam. Keterlibatan Babinsa juga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaan.

Danramil menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergi dalam menghadapi kondisi darurat di masyarakat agar pemulihan dapat berjalan cepat, efektif, dan memberikan hasil nyata bagi warga terdampak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara TNI dan masyarakat tetap terjaga dan semakin kuat dalam mendukung keamanan, ketahanan sosial, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi di wilayah Banyuwangi.

Babinsa Jombang Gotong Royong Bangun Mushola Perkuat Kebersamaan TNI dan Warga

JOMBANG – Babinsa Koramil 0814-01/Kota Jombang, Serda Asrofin, bersama warga melaksanakan kerja bhakti pembangunan mushola di wilayah binaan pada Minggu (09/11/2025). Kegiatan dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah masyarakat setempat.

Pembangunan mushola berlangsung melalui kerja sama antara Babinsa dan warga setempat yang kompak mengangkut material bangunan serta melaksanakan pengecoran atap. Meski menggunakan peralatan sederhana, mereka tetap bersemangat menyelesaikan pekerjaan sebagai wujud dedikasi terhadap kebutuhan ibadah masyarakat.

Suasana gotong royong terlihat jelas ketika Babinsa dan warga saling berbagi peran dalam proses pembangunan. Kegiatan ini mencerminkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat, serta menegaskan pentingnya kebersamaan dalam memperkuat lingkungan sosial yang religius dan kondusif.

Serda Asrofin mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat kedekatan dengan warga. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan kerja bhakti.

Kerja bhakti yang dilakukan bersama ini juga menegaskan peran Babinsa dalam membantu kebutuhan masyarakat. Dukungan langsung dari warga menunjukkan kuatnya ikatan sosial yang terbentuk melalui kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan secara konsisten di wilayah binaan.

Diharapkan pembangunan mushola ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan memperkuat keharmonisan antara TNI dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang maju, religius, serta saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari.

Babinsa Tlanakan Dampingi Petani Menanam Jagung Perkuat Program Ketahanan Pangan Desa

PAMEKASAN – Babinsa Desa Larangan Slampar Koramil 0826-02 Tlanakan, Sertu Lutfi Ferdianzah, membantu petani menanam jagung di Dusun Larangan sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan desa. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Babinsa sekaligus upaya mendukung program pangan nasional secara berkelanjutan.

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan untuk memberikan dorongan kepada petani dalam meningkatkan produktivitas lahan. Kehadiran Babinsa di lapangan menunjukkan komitmen TNI dalam memperkuat sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar penting ketahanan pangan masyarakat desa.

Sinergi antara Babinsa dan petani terlihat melalui kerja bersama dalam proses tanam jagung. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan melalui peningkatan hasil pertanian di wilayah Kecamatan Tlanakan.

Sertu Lutfi Ferdianzah menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas Babinsa. “Kami hadir untuk memberikan semangat kepada para petani agar terus giat menanam, baik jagung maupun padi, demi tercapainya swasembada dan ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan tanam jagung ini juga bertujuan menjaga ketersediaan bahan pangan pokok melalui peningkatan hasil pertanian. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat desa serta memastikan ketersediaan pangan tetap stabil sepanjang tahun di wilayah binaan.

Melalui pendampingan berkelanjutan, Babinsa Tlanakan berharap produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mendukung program pemerintah dan memperkuat ketahanan pangan desa secara maksimal demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.