Sosialisasi Spektek KDKMP Dipimpin Dandim Ponorogo Tegaskan Peran Babinsa Profesional

PONOROGO – Kegiatan sosialisasi Spektek KDKMP dipimpin langsung Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra di Gedung Paraduta Kodim 0802/Ponorogo, menegaskan pentingnya pemahaman teknis dan tugas pendampingan Babinsa untuk menyukseskan pembangunan KDKMP di desa binaan mereka, Selasa (18/11/2025).

Acara turut dihadiri Kasdim 0802/Ponorogo Mayor Inf Agus Budi Cahyono, para Perwira Staf, Danramil jajaran, Ketua Tim Konsultan Koperasi Merah Putih Sukijo, serta Babinsa Kodim 0802/Ponorogo. Kegiatan difokuskan pada penyamaan persepsi mengenai spektek bangunan dan tahapan teknis pendampingan lapangan.

Dalam sambutannya, Letkol Arh Farauk Saputra menjelaskan tujuan pelaksanaan Spektek sebagai langkah awal memastikan Babinsa memahami tugas pendampingan pembangunan gedung KDKMP di wilayah binaan. Ia menegaskan pentingnya akurasi perencanaan agar seluruh proses berjalan efektif dan terukur di lapangan.

“ Kegiatan Spektek bangunan KDKMP antara Kodim 0802/Ponorogo bersama TIM Konsultan Koperasi Merah Putih ini merupakan salah satu upaya kami dalam menyukseskan program Pemerintah yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar segera tuntas dan sukses,” kata Dandim Ponorogo.

Ia juga menyampaikan harapan agar Babinsa tetap solid dalam bekerja sama dengan berbagai unsur terkait. Pendampingan yang profesional, lanjutnya, menjadi faktor penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pembangunan fisik kantor KDKMP yang ditargetkan selesai tepat waktu dan sesuai ketentuan teknis.

Sukijo selaku Ketua Tim Konsultan menekankan bahwa keberhasilan pembangunan KDKMP adalah tanggung jawab bersama. Ia meminta Babinsa mampu menghadapi dinamika karakter pekerja di lapangan secara profesional sehingga program pembangunan benar-benar memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Dukung Karya Bakti Pembangunan Koperasi Desa Perkuat Ekonomi Masyarakat Mayangan

JOMBANG — Kegiatan karya bakti pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Mayangan menarik perhatian masyarakat karena menjadi langkah awal penguatan ekonomi desa. Babinsa Koramil 0814-18/Jogoroto Sertu Didik menegaskan pentingnya kolaborasi warga dalam menyiapkan fasilitas usaha bersama.

Kegiatan gotong royong dilaksanakan pada Selasa dengan melibatkan masyarakat yang turut membersihkan dan menata area pembangunan koperasi. Lokasi tersebut dipersiapkan untuk menjadi pusat kegiatan ekonomi desa dengan orientasi meningkatkan kesejahteraan dan memberikan ruang usaha bagi warga setempat.

Peran aktif Sertu Didik dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan TNI terhadap program pemberdayaan ekonomi desa. Kolaborasi tersebut mencerminkan pentingnya kebersamaan warga dan aparat teritorial dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Desa Mayangan.

Keberadaan KDKMP dirancang sebagai sarana pendukung peningkatan ekonomi yang berbasis kebutuhan lokal. Diharapkan koperasi mampu memberikan akses usaha, layanan simpan pinjam, hingga ruang pemberdayaan yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Semangat gotong royong yang terlihat di lokasi kegiatan juga memperkuat hubungan antara warga dan Babinsa. Kebersamaan ini membuktikan bahwa pembangunan desa membutuhkan dukungan seluruh elemen agar mampu menciptakan fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di tingkat akar rumput.

Dengan persiapan yang matang dan keterlibatan masyarakat, diharapkan pembangunan koperasi dapat berjalan lancar serta memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga Mayangan dalam jangka panjang.

Babinsa Dukung Karya Bakti Pembuatan Taman Desa Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Warga

JOMBANG — Kegiatan karya bakti pembangunan taman desa di Lapangan Pulolor menarik perhatian warga setempat karena menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan ruang publik. Babinsa Koramil 0814-01/Jombang Serka Yoedhi Hariyanto turut hadir dan menyatakan pentingnya sinergi dengan masyarakat dalam program desa.

Kegiatan berlangsung pada Selasa pagi dengan melibatkan warga yang bergotong royong bersama Babinsa. Lokasi taman yang berada di depan area pedagang kaki lima dinilai strategis karena mampu memberi dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, khususnya peningkatan kunjungan dan transaksi masyarakat di sekitar lapangan desa.

Keterlibatan Serka Yoedhi menjadi bentuk pendampingan aktif TNI AD dalam mendukung program pembangunan desa. Kolaborasi ini memperlihatkan komitmen Babinsa dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat hubungan emosional dengan warga melalui kerja bersama di lapangan.

Taman desa yang dibangun diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus menambah daya tarik lingkungan. Dengan adanya area baru, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk rekreasi, kegiatan sosial, maupun penunjang aktivitas ekonomi warga yang berada di sekitar wilayah lapangan Pulolor.

Suasana gotong royong pada kegiatan tersebut mencerminkan kedekatan antara Babinsa dan masyarakat. Kegiatan ini juga memperkuat peran TNI sebagai bagian penting dalam membantu program pemerintah desa melalui dukungan terhadap pembangunan sarana umum yang bermanfaat bagi seluruh warga.

Melalui sinergi yang terus dibangun, diharapkan pengembangan fasilitas desa dapat berjalan konsisten dan memberikan dampak positif bagi kemajuan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat Pulolor dalam jangka panjang.

Peresmian Rumah Apung dan Fasilitas Wisata Baru Perkuat Pengembangan Pesisir Banyuwangi

BANYUWANGI — Peresmian Rumah Apung dan penyerahan fasilitas wisata laut menarik perhatian ratusan warga di Pantai Bimo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan wisata bahari dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir pada kawasan utara Banyuwangi.

Acara yang berlangsung sejak pagi dihadiri berbagai pejabat lintas instansi, memperlihatkan komitmen bersama mendukung sektor pariwisata daerah. Keterlibatan unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa menjadi wujud kolaborasi nyata dalam memperkuat program pengembangan kawasan pesisir secara terarah.

Agenda dimulai dengan rangkaian acara formal, termasuk sholawat, lagu kebangsaan, serta Tarian Gandrung sebagai ikon budaya Banyuwangi. Peresmian ditandai pemotongan pita oleh Bupati, disusul penurunan fish apartment ke perairan sebagai simbol penguatan ekosistem laut bagi nelayan setempat.

Kehadiran fasilitas baru seperti banana boat dan donut boat diharapkan menjadi daya tarik wisata yang mampu menambah potensi kunjungan serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Seluruh rangkaian berjalan tertib, aman, dan mendapat respons positif dari warga maupun tamu undangan yang hadir.

Peran para pejabat dan jajaran keamanan turut memastikan kegiatan berlangsung kondusif. Sinergi berbagai elemen menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran acara dan memperkuat pondasi pengembangan wisata bahari di wilayah pesisir utara Banyuwangi secara berkelanjutan.

Program ini diharapkan menjadi magnet baru pariwisata pesisir serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bimorejo dan wilayah sekitarnya melalui pertumbuhan aktivitas wisata dan optimalisasi potensi pesisir yang terus dikembangkan.

Babinsa Perkuat Pengawalan Irigasi Dorong Stabilitas Pertanian Nasional Berkelanjutan

BANYUWANGI — Upaya menjaga stabilitas pertanian nasional kembali dipertegas melalui langkah aktif Babinsa dalam mendukung perbaikan dan pemeliharaan saluran irigasi. Program ini menjadi bagian penting ketahanan pangan dengan menempatkan ketersediaan air sebagai faktor utama keberhasilan musim tanam di wilayah binaan.

Peran irigasi yang bersih dan berfungsi baik memastikan distribusi air tetap lancar menuju lahan petani. Ketersediaan air tepat waktu mencegah risiko gagal panen, mendukung peningkatan intensitas tanam, dan menjaga produktivitas pertanian. Infrastruktur air yang optimal menjadi tulang punggung keberhasilan panen di tingkat desa.

“Saluran irigasi adalah urat nadi pertanian kita. Jika alirannya tersumbat, maka hasil panen juga akan terancam. Oleh karena itu, kolaborasi antara petani, instansi terkait, dan Babinsa sangat penting untuk memastikan fungsi irigasi tetap prima,” ujar Hanafi, petugas PPL yang bertugas di lapangan.

Para Babinsa di berbagai wilayah terus bergerak bersama kelompok tani melakukan pembersihan sedimen, perbaikan tanggul rusak, serta mencegah penyalahgunaan jalur air. Pengawalan ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga penguatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga fasilitas irigasi.

Sertu Jujik Riyanto dari Koramil 06 Gambiran Kodim 0825 Banyuwangi menyampaikan bahwa pengawasan aliran air dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan pasokan dari sumber dapat mengalir efektif ke sawah petani. Langkah cepat diambil ketika ditemukan kendala mendadak, seperti penyumbatan atau kerusakan yang menghambat kebutuhan air.

Melalui sinergi TNI, petani, dan instansi terkait, diharapkan indeks pertanaman dapat meningkat dan produksi pangan tetap stabil. Penguatan irigasi menjadi investasi penting bagi desa dalam mendukung swasembada pangan serta memperkuat ketahanan nasional. TNI menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah menjadikan Babinsa sebagai pendorong utama ketahanan pangan di lapangan.

Outing Class Kodim Trenggalek Tanamkan Nasionalisme Pelajar Lewat Pembelajaran Kebangsaan Langsung

TRENGGALEK — Upaya menumbuhkan nasionalisme sejak usia dini kembali digelorakan TNI melalui kegiatan outing class di Kodim 0806/Trenggalek. Puluhan siswa MI Negeri 2 Trenggalek mengikuti pembelajaran luar kelas bersama prajurit terlatih yang memberikan edukasi kebangsaan secara langsung dan interaktif.

Langit cerah menyambut kedatangan para siswa yang didampingi guru saat memasuki lingkungan Makodim. Mereka diperkenalkan berbagai fasilitas militer yang sebelumnya hanya mereka lihat dari buku. Bagi para pelajar, kegiatan ini menjadi pengalaman nyata dalam memahami nilai kebangsaan.

Kodim 0806/Trenggalek menurunkan dua pemateri andal, Pelda Komarul Huda dan Pelda Suwoto, yang dikenal berpengalaman dalam menyampaikan Wawasan Kebangsaan di sekolah-sekolah. Keduanya dipercaya kembali untuk memperkuat karakter kebangsaan generasi muda melalui pendekatan edukasi yang menyenangkan dan komunikatif.

Pelda Komarul membuka sesi pertama dengan gaya humoris dan penuh energi. Suasana belajar menjadi hangat ketika ia memberi contoh sederhana tentang cinta tanah air, toleransi, dan pentingnya menjaga persatuan. Respons antusias siswa menunjukkan materi mudah diterima melalui pendekatan yang ramah dan dekat dengan keseharian.

Pada sesi berikutnya, Pelda Suwoto memberikan materi mengenai makna setiap sila Pancasila melalui ilustrasi yang relevan dengan kehidupan siswa. Penyampaian yang tenang dan sistematis membuat para pelajar semakin mudah memahami peran nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan polos namun berbobot dari para siswa.

Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Suputro, S.H., M.Si., mengapresiasi antusias sekolah dalam memanfaatkan program outing class ini. Ia menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda dan berharap kegiatan edukatif ini terus memperkuat fondasi moral serta kecintaan siswa terhadap bangsa dan negara ke depan.

Babinsa Benowo Dampingi Petani Sememi Percepat Penanaman Padi Musim Tanam Kwartal Pertama

SURABAYA — Kegiatan komunikasi sosial Babinsa Koramil 0830-06/Benowo Serka Hatif mewarnai proses pendampingan kepada Kelompok Tani Sememi yang dipimpin Bapak Sawikan. Ia menyampaikan bahwa pendampingan ini penting untuk mendukung kelancaran penanaman padi pada Masa Tanam Kwartal I November 2025 tersebut.

Pendampingan dilakukan di lahan seluas 4 hektare wilayah RW 03 Kendung. Petani menggunakan varietas padi M70 yang memiliki masa tanam singkat sekitar dua setengah bulan. Varietas ini dinilai cocok untuk mempercepat produksi padi sebagai kebutuhan pangan masyarakat sekitar.

Serka Hatif menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan memberi motivasi kepada para petani agar tetap bersemangat mengolah lahan. Ia memastikan seluruh tahapan mulai persiapan lahan hingga proses tanam dapat berjalan optimal sebagai bagian dari dukungan TNI terhadap ketahanan pangan wilayah.

Kelompok Tani Sememi menyambut baik pendampingan tersebut. Mereka menilai kehadiran Babinsa membantu kelancaran koordinasi, memberi dorongan tenaga, serta memperkuat semangat kerja bersama. Perhatian tersebut dianggap memberi manfaat langsung dalam kegiatan pertanian di lapangan.

Motivasi yang diberikan Babinsa memperkuat kerja petani dalam menjalankan proses tanam. Dukungan tersebut memberi dampak positif terhadap produktivitas lahan dan memperkuat hubungan kemitraan antara unsur teritorial TNI dan masyarakat di wilayah pertanian Kelurahan Sememi.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, peningkatan produksi padi di Sememi diharapkan tercapai sehingga ketahanan pangan di tingkat lokal maupun kota Surabaya dapat semakin kuat sebagai bagian dari pembangunan wilayah dalam bidang pertanian.

Prosesi Budaya Hari Jadi Tulungagung Tegaskan Komitmen Bersatu Membangun Daerah

TULUNGAGUNG – Puncak peringatan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung berlangsung meriah dan khidmat dengan rangkaian prosesi budaya sejak pagi. Letkol Kav Mohammad Nashir, S.Hub.Int., mendampingi Forkopimda dalam agenda utama yang menegaskan kebersamaan dan penghormatan pada sejarah daerah tersebut.

Peringatan bertema “Tulungagung Bersatu, Satukan Langkah untuk Tulungagung Maju” menjadi momentum penguatan identitas daerah yang akarnya bersumber dari Prasasti Lawadan tahun 1205 Masehi. Kegiatan tahun ini dipandang bukan hanya seremoni, tetapi penegasan komitmen pembangunan Tulungagung berlandaskan nilai sejarah yang diwariskan leluhur.

Rangkaian dimulai apel peringatan di halaman Kantor Pemerintah Daerah dengan kehadiran jajaran TNI, Polri, Satpol PP, OPD, pelajar, serta masyarakat. Kekuatan kebersamaan tampak saat seluruh unsur mengikuti apel, sebelum kegiatan berlanjut menuju Kirab Bersinagari yang selalu menjadi acara paling ditunggu oleh warga setiap tahunnya.

Kirab dipimpin Bupati Tulungagung bersama Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, perwakilan Kajari, dan Sekda menggunakan kereta kencana menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Rombongan becak pembawa para Kepala OPD serta hadirnya Tumpeng Lanang dan Tumpeng Wadon raksasa membuat ribuan warga memenuhi rute kirab dengan antusias.

Setibanya di pendopo, rombongan disambut ratusan penari Reog Kendang yang tampil energik, dilanjutkan prosesi adat Lawadan. Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menyampaikan bahwa peringatan ini adalah momen introspeksi sekaligus komitmen mewujudkan Tulungagung Bersatu dan Tulungagung Maju sebagai warisan nilai sejarah Prasasti Lawadan.

Prosesi ditutup dengan tradisi Rebutan Tumpeng yang menjadi simbol kerukunan, rasa syukur, dan harapan bagi masyarakat Tulungagung. Perpaduan hidangan tradisional dan hasil bumi memperkaya suasana hangat yang menyertai seluruh rangkaian acara hingga selesai sebagai penanda keberkahan bagi masyarakat Tulungagung ke depan.

Babinsa Kawal Imunisasi Anak Sekolah di Kwanyar untuk Cegah Penyakit Menular

BANGKALAN, Koramil 0829-05/Kwanyar melalui Babinsa Pelda Moh. Mawi bersama tim kesehatan Puskesmas Kwanyar laksanakan pendampingan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2025 di Kecamatan Kwanyar, Senin (17/11/2025). Kegiatan menyasar siswa kelas 1, 2, dan 5 di empat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah setempat.

Program BIAS menyediakan imunisasi DT dan campak untuk kelas 1 serta imunisasi TD bagi kelas 2 dan 5. Pendekatan terpadu ini bertujuan memastikan cakupan imunisasi maksimal sekaligus meminimalkan risiko wabah penyakit menular di lingkungan pendidikan dasar.

Kehadiran Babinsa Pelda Moh. Mawi memberikan jaminan keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan imunisasi. Peran TNI di lapangan mencerminkan komitmen nyata dalam mendukung program kesehatan publik sebagai bagian integral dari pembinaan wilayah pertahanan dan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan dihadiri tim medis Puskesmas Kwanyar, kepala sekolah dari empat lembaga pendidikan, serta ratusan siswa penerima imunisasi. Antusiasme sekolah dan dukungan aktif Babinsa menjadi kunci sukses distribusi layanan kesehatan preventif di wilayah binaan Koramil 0829-05/Kwanyar.

Pelda Moh. Mawi menegaskan bahwa pendampingan program kesehatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah. “Imunisasi sangat penting untuk mencegah penyakit menular pada anak-anak. Kami dari Koramil Kwanyar selalu siap mendukung agar program BIAS terlaksana dengan aman dan jumlah sasaran terpenuhi,” ujarnya.

Dukungan aktif TNI terhadap program imunisasi nasional menunjukkan integrasi pertahanan dan kesehatan sebagai pilar ketahanan wilayah. Harapannya, sinergi lintas sektor ini terus diperkuat guna membangun generasi sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Forkopimcam Hadiri Konferensi MWC NU Tongas untuk Perkuat Ukhuwah dan Khidmah

PROBOLINGGO, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Batituud Koramil 0820-05/Tongas Serma Ali Murtadho hadir dalam Konferensi Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tongas, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat kecamatan yang digelar lima tahun sekali untuk mengevaluasi kinerja dan memilih pengurus baru.

Konferensi MWC NU Tongas bertujuan menyusun program kerja strategis dan memperkuat peran organisasi dalam pelayanan umat. Serma Ali Murtadho menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan ormas keagamaan dalam menjaga stabilitas sosial serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tingkat akar rumput.

Dalam sambutannya, Serma Ali Murtadho menyatakan bahwa konferensi ini menjadi wadah krusial untuk memastikan keberlanjutan kontribusi NU terhadap masyarakat. Ia menilai kehadiran TNI dalam forum tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung moderasi beragama dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Agenda lima tahunan ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap kinerja kepengurusan periode sebelumnya. Pemilihan pengurus baru untuk masa khidmah 2025–2030 diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang visioner, inklusif, dan responsif terhadap dinamika sosial keagamaan di wilayah Kecamatan Tongas.

Ketua MWC NU Kecamatan Tongas, Kyai Arifin, menegaskan bahwa konferensi bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan ajang memperbarui semangat khidmah. Menurutnya, MWC NU harus menjadi teladan dalam penguatan jamaah dan jam’iyyah, serta aktif mendorong implementasi Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat.

Dengan semangat khidmah tanpa batas, MWC NU Tongas berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kegiatan sosial-keagamaan. Harapannya, sinergi antara TNI dan ormas keagamaan terus berlangsung untuk menjaga stabilitas, kerukunan, dan ketahanan nasional di wilayah.