Babinsa Kudu dan Warga Bersinergi Bangun Tembok Penahan Tanah di Jombang

JOMBANG – Dalam upaya mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, Babinsa Desa Sidokaton Koramil 0814-09/Kudu, Kopka Tatang Idrus, bersama warga melaksanakan gotong royong membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Sidokaton, Kecamatan Kudu, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat infrastruktur desa sekaligus mencegah longsor di area persawahan dan pemukiman warga. Pembangunan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan pendampingan langsung Babinsa agar hasilnya optimal dan bermanfaat jangka panjang.

Kopka Tatang Idrus turun langsung membantu warga mengaduk semen, menata batu, hingga mengangkut material. Semangat gotong royong terlihat jelas di antara warga yang antusias bekerja sama demi memperkuat fasilitas desa.

“Gotong royong ini wujud nyata kebersamaan TNI dengan masyarakat. Selain mempercepat pembangunan, kegiatan seperti ini juga mempererat silaturahmi dan semangat kerja bersama,” ujar Kopka Tatang Idrus di sela kegiatan.

Warga Desa Sidokaton menyampaikan terima kasih atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir dalam setiap kegiatan pembangunan di desa. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat kerja kolektif.

Diharapkan, pembangunan TPT ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sidokaton serta memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun wilayah yang tangguh dan aman.

Babinsa Mojowarno dan Warga Gotong Royong Bangun Saluran Irigasi Permanen di Jombang

JOMBANG – Babinsa Koramil 0814-15/Mojowarno, Sertu Dani Alton, bersama warga Desa Mojowarno melaksanakan gotong royong membuat saluran irigasi di wilayah setempat pada Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini bertujuan memperlancar aliran air ke area persawahan warga.

Kegiatan yang dilakukan secara bergotong royong ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di daerah. Dengan adanya saluran irigasi permanen, diharapkan kebutuhan air bagi pertanian dapat terpenuhi lebih baik.

Sertu Dani Alton menjelaskan bahwa sebelumnya saluran irigasi di desa tersebut hanya berupa galian tanah sehingga mudah rusak dan tersumbat. “Kini kami perbaiki menjadi saluran permanen agar lebih tahan lama dan memperlancar aliran air,” ujarnya.

Warga sekitar menyambut baik kegiatan tersebut dan turut berpartisipasi aktif. Mereka menilai kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat untuk bekerja bersama membangun fasilitas pertanian yang lebih baik dan bermanfaat bagi banyak pihak.

Kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja sama yang solid, pembangunan infrastruktur pedesaan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien tanpa mengandalkan pihak luar secara penuh.

Diharapkan semangat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat terus terjaga sehingga sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan wilayah dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Babinsa Gambiran Tanamkan Kedisiplinan dan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SMK Muhammadiyah 9

BANYUWANGI – Dalam rangka membina karakter dan meningkatkan kedisiplinan generasi muda, Babinsa Desa Wringinagung Koramil 0825/06 Gambiran, Sertu M. Lukman Hakim, memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan dan pelatihan kedisiplinan kepada siswa-siswi SMK Muhammadiyah 9 Gambiran pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan sekolah ini diikuti 150 siswa-siswi dengan semangat tinggi. Materi yang diberikan meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk melatih kekompakan dan ketaatan, serta pemahaman Wawasan Kebangsaan yang menumbuhkan semangat bela negara dan cinta tanah air.

Sertu M. Lukman Hakim menegaskan bahwa pembinaan ini bertujuan membentuk karakter pelajar agar bermental kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. “Kedisiplinan adalah modal utama kesuksesan, sementara Wawasan Kebangsaan penting untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 9 Gambiran, Ibu Erly, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa. Ia menilai kegiatan ini berdampak positif terhadap pembentukan sikap dan perilaku siswa, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Babinsa dalam membina potensi sosial di wilayah binaan. Melalui kegiatan ini, TNI menunjukkan komitmennya untuk mendukung dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat dan berjiwa kebangsaan.

Diharapkan kegiatan semacam ini terus berlangsung secara berkesinambungan, guna memperkuat sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dalam membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, serta berintegritas tinggi.

Babinsa Koramil Songgon dan Cluring Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Santri dan Pelajar Banyuwangi

BANYUWANGI – Dalam upaya membangun karakter kepemimpinan produktif dan berjiwa nasionalis, anggota Koramil 0825/20 Songgon memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada pengurus OSIS, Dewan Galang, dan PMR SMPN 1 Srono periode 2025–2026 di Bospro Rafting Songgon, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang bertujuan menanamkan nilai kebangsaan, disiplin, dan tanggung jawab. Peltu Zainul Arifin Batituud bersama Serma Pujiyanto bertindak sebagai pemateri dengan penyampaian yang interaktif dan inspiratif.

Danramil 0825/20 Songgon, Kapten Inf Totok Yuliyanto, memberikan apresiasi terhadap dedikasi personelnya yang aktif membina generasi muda. “Kegiatan seperti ini sangat produktif membentuk karakter kepemimpinan generasi muda yang cinta tanah air dan berdisiplin tinggi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Koramil 0825/20 Songgon berkomitmen mendukung pembinaan generasi muda secara berkelanjutan melalui kegiatan teritorial yang produktif. Harapannya, siswa yang mengikuti LDKS dapat tumbuh menjadi pemimpin berintegritas dan berjiwa nasionalis kuat.

Dalam kesempatan berbeda, Babinsa Koramil 0825/07 Cluring juga melaksanakan kegiatan serupa di Waterpark Cluring, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Sertu Nurul Huda memberikan pembekalan kepemimpinan kepada pengurus OSIS Unit Darussalam Blokagung Tegalsari dengan semangat dan kedisiplinan tinggi.

“LDKS ini bukan sekadar pelatihan kepemimpinan, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta memperkuat semangat cinta tanah air,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi bangsa.

Kasdim 0825/Banyuwangi Tegaskan Sinergi TNI dan Santri Jaga Nilai Kebangsaan

BANYUWANGI – Lapangan Pemkab Banyuwangi pagi itu dipenuhi semangat kebangsaan. Ratusan santri, pejabat, dan tokoh masyarakat larut dalam khidmat peringatan Hari Santri Nasional 1447 H/2025 M, Rabu (22/10/2025). Di antara tamu kehormatan hadir Mayor Kav Suprapto, Kasdim 0825/Banyuwangi, mewakili unsur TNI.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Dalam amanatnya, Bupati Ipuk menyerukan agar santri menjadi pelopor perubahan di era disrupsi, unggul dalam ilmu agama dan teknologi.

“Santri harus membumi dalam nilai agama, namun menjangkau langit dengan pengetahuan dan karya,” tegas Bupati Ipuk di hadapan peserta upacara. Suasana penuh semangat kebangsaan tampak saat seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan dan Mars Hari Santri secara serempak.

Kasdim 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, menyampaikan bahwa semangat santri sejatinya selaras dengan semangat prajurit TNI — cinta tanah air, disiplin, dan pengabdian tanpa pamrih. “Kodim 0825 senantiasa mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan pesantren,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran TNI dalam peringatan Hari Santri bukan sekadar simbol dukungan, melainkan bentuk nyata sinergi antara ulama, santri, dan aparat pertahanan dalam menjaga keutuhan NKRI serta memperkokoh fondasi moral dan nasionalisme generasi muda.

Peringatan yang dihadiri sekitar 250 peserta itu juga menjadi momentum peluncuran program “Pesantren Aman”, hasil kolaborasi Pemkab Banyuwangi dan Kementerian PUPR. Diharapkan kegiatan ini terus memperkuat kerja sama antara pemerintah, TNI, dan pesantren dalam membangun Banyuwangi yang religius dan berkarakter.

Danramil Semampir Jadi Irup Upacara Hari Santri di Yayasan Sunan Giri Surabaya

SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Yayasan Pendidikan Sunan Giri yang berlokasi di Jl. Wonosari Lor I, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, menggelar upacara bendera pada Rabu (22/10/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Mayor Surya Gunawan, Danramil Semampir, bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) sekaligus menyampaikan amanat tentang pentingnya meneladani perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Santri masa kini harus menjadi generasi yang tangguh, berakhlak, dan berwawasan kebangsaan. Semangat santri adalah semangat cinta tanah air dan pengabdian kepada bangsa,” ujar Mayor Surya dalam amanatnya di hadapan para peserta upacara.

Turut hadir perwakilan dari Badiklat Kota Surabaya, kepala sekolah MTS dan MAN Sunan Giri, dewan guru, staf TU, BK, serta seluruh peserta didik. Para santri mengikuti jalannya upacara dengan tertib dan antusias, mengenakan pakaian putih bernuansa religius.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar santri dan doa bersama sebagai wujud rasa syukur serta pengharapan agar para santri senantiasa diberi kekuatan dalam mengamalkan nilai-nilai keagamaan dan nasionalisme.

Pihak yayasan menyampaikan apresiasi kepada Koramil Semampir atas dukungan dan kehadirannya dalam memperingati Hari Santri Nasional. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dalam membina karakter generasi muda yang religius, disiplin, dan cinta tanah air.

Dandim Surabaya Hadiri Tasyakuran Hajatan Nusantara dan Istighotsah Hari Santri 2025

SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2025, Komandan Kodim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han. menghadiri kegiatan “Tasyakuran Hajatan Nusantara” Istighotsah Kubro dan Doa Bersama yang digelar PCNU Kota Surabaya di Kantor PCNU, Rabu malam (22/10/2025).

Kegiatan yang diikuti sekitar 250 jamaah ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Lantunan doa dan shalawat menggema dari para peserta sebagai wujud syukur dan permohonan keselamatan bangsa. Suasana religius terasa hangat di tengah nuansa peringatan Hari Santri.

Turut hadir Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Tanjung Perak, Danramil Bubutan, Ketua PCNU Kota Surabaya, Sekda Kota Surabaya, para Rois Syuriyah dan Tanfidziyah MWCNU, serta perwakilan lembaga dan keluarga santri Pondok Pesantren Al-Khozini.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Bambang Raditya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud nyata sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat. Ia menilai kebersamaan ini mencerminkan semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap sesama.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menjadi sarana menjaga persatuan dan kebersamaan kita sebagai bangsa. Doa dan kebersamaan adalah kekuatan besar untuk menjaga keutuhan NKRI,” tegas Dandim 0830/Surabaya.

Melalui kegiatan “Tasyakuran Hajatan Nusantara” ini, diharapkan semangat santri dan ulama dalam menjaga nilai keislaman serta keindonesiaan terus tumbuh kuat. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam memperkokoh ketahanan moral bangsa.

Babinsa Sepulu Sigap Evakuasi Warga Tersambar Petir di Tengah Sawah

BANGKALAN – Hujan deras disertai petir yang melanda wilayah Kecamatan Sepulu pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 11.20 WIB menyebabkan seorang warga Dusun Sibalan, Desa Kelbung, tersambar petir saat berada di sawah. Korban bernama Marsunah (55), seorang petani setempat.

Menurut keterangan keluarga, sebelum berangkat ke sawah korban sempat diingatkan agar menunggu hujan reda. Namun saat cuaca tampak mulai terang, korban tetap berangkat. Tak lama kemudian petir menyambar dan mengenai tubuh korban bagian kiri hingga membuatnya tak sadarkan diri.

Mendapat laporan warga, Babinsa Koramil 0829-16/Sepulu Serka Purwanto dan Sertu Wahyu Handoyo bersama anggota Polsek Sepulu segera menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi. Dengan sigap, mereka bersama keluarga mengevakuasi korban ke Puskesmas Sepulu untuk mendapatkan perawatan medis.

Setibanya di Puskesmas, korban langsung mendapat tindakan darurat dari tim medis. Berkat respons cepat aparat dan tenaga kesehatan, kondisi Ibu Marsunah kini mulai sadar dan masih dalam perawatan intensif di ruang pemulihan.

Serka Purwanto menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih berhati-hati saat cuaca ekstrem. “Kami imbau masyarakat menunda aktivitas di sawah atau ladang ketika hujan disertai petir demi keselamatan,” ujarnya.

Ia berharap warga semakin waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. Kewaspadaan dan kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Sinergi TNI Polri dan Damkar Trenggalek Evakuasi Ular Piton di Permukiman Warga

TRENGGALEK – Sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan Damkar Trenggalek kembali diuji dalam situasi darurat permukiman warga. Seekor ular piton sepanjang empat meter berhasil dievakuasi dari lingkungan padat penduduk di Dusun Krajan, Desa Puru, Kecamatan Suruh, Rabu pagi (22/10/2025).

Informasi pertama datang dari Nanang, warga setempat, sekitar pukul 06.10 WIB. Saat hendak memberi makan ayam, ia menyadari ada ayam hilang secara tidak wajar. Setelah memeriksa pagar samping rumah, ia melihat ular piton besar melilit tiang dan segera menghubungi Babinsa Puru, Serda Alvian.

Merespons laporan tersebut, Serda Alvian dari Posramil 0806/Suruh langsung melakukan koordinasi terpadu. Ia menghubungi Polsek Suruh serta Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek untuk menuju lokasi. Dalam waktu kurang dari 10 menit, seluruh unsur gabungan tiba di tempat kejadian.

Situasi langsung dikendalikan dengan taktis. Warga diminta menjaga jarak demi keamanan, terutama anak-anak dan lansia yang sempat mendekat karena penasaran. Akses belakang rumah juga diamankan agar ular tidak berpindah ke area sulit dijangkau.

Proses penangkapan berlangsung dramatis namun terkendali. Ular sempat bergerak ke arah kebun, namun personel berhasil mengamankan tubuh dan kepala reptil menggunakan tongkat penangkap satwa. Evakuasi selesai aman tanpa risiko pada warga maupun petugas.

Ular kemudian diserahkan kepada petugas Damkar Trenggalek untuk penanganan lanjutan dan dipindahkan ke penangkaran. Serda Alvian menegaskan pentingnya kecepatan komunikasi warga dalam menghadapi situasi berpotensi bahaya. Ia berharap sinergi lintas sektor terus terjaga untuk menjaga keamanan lingkungan masyarakat.

Babinsa Plandaan Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Disiplin Siswa SD di Jombang

JOMBANG – Dalam upaya menanamkan semangat cinta tanah air sejak dini, Babinsa Desa Plandaan Koramil 0814-08/Plandaan, Sertu Rikzal memberikan materi wawasan kebangsaan dan pelatihan peraturan baris berbaris (PBB) kepada siswa SD Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Rabu (22/10/2025).

Kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh para siswa ini bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme, disiplin, dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, Babinsa berupaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan agar generasi muda memiliki karakter kuat dalam mencintai bangsa dan negara.

Dalam penyampaiannya, Sertu Rikzal menjelaskan pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta bangga terhadap simbol-simbol negara seperti bendera Merah Putih dan lagu Indonesia Raya. Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memberikan materi wawasan kebangsaan, Babinsa juga melatih peraturan baris berbaris untuk meningkatkan kedisiplinan dan kekompakan siswa. Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat, diwarnai antusiasme siswa yang berusaha mengikuti setiap instruksi dengan baik.

Kepala Sekolah SD Plandaan menyampaikan apresiasi kepada Babinsa atas dedikasi dan kepeduliannya dalam membina karakter siswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air di lingkungan pendidikan dasar.

Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat nasionalisme dan kedisiplinan terus tumbuh dalam diri para siswa, sehingga terbentuk generasi muda yang berkarakter kuat, cinta tanah air, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.