Babinsa Jember Lor Bersama BPBD Latih Anak TK Al-Amien Melalui Simulasi dan Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa

Jember,- Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman anak-anak terhadap bencana alam, Babinsa Kelurahan Jember Lor, Serma Supriyadi dari Koramil 0824/01 Patrang turut serta mendampingi kegiatan Sosialisasi Mitigasi dan Simulasi Bencana Gempa Bumi yang digelar di TK Al-Amien Jember. Kamis, (9/10/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, dengan tujuan membentuk karakter tangguh dan kesiapsiagaan sejak usia dini terhadap potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja di wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya.

Melalui kegiatan simulasi ini, para siswa diperkenalkan langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa, seperti berlindung di bawah meja, melindungi kepala, menjaga ketenangan, serta keluar ruangan dengan tertib menuju area aman yang telah ditentukan.

Serma Supriyadi menegaskan pentingnya pembekalan pengetahuan mitigasi bencana sejak usia dini untuk menumbuhkan karakter disiplin dan respons cepat dalam menghadapi situasi darurat. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini,” ujarnya.

Selain memberikan pembekalan kepada siswa, Babinsa juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan kesiapan sarana dan jalur evakuasi aman, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat, khususnya lingkungan sekolah, semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana dan dapat menjadi bagian dari budaya tangguh bencana di wilayah Jember secara berkelanjutan.

Kepala BKKBN RI dan Dandim Surabaya Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Gubeng

Surabaya,- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., lakukan kunjungan kerja ke Surabaya pada Kamis, 9 Oktober 2025, untuk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kunjungan ini, yang didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, berpusat di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Oda Masa Depan Utama/Berkat Catering, yang terletak di Jl. Ngagel Jaya Barat No. 8, Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng.

Dalam kunjungannya, Kepala BKKBN RI meninjau secara detail berbagai fasilitas dapur, termasuk area pemorsian dan pengemasan makanan, ruang penyimpanan bahan baku kering, ruang pendingin, fasilitas pencucian peralatan masak, tempat makan, serta sistem pengelolaan sampah. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan standar kebersihan dan kualitas makanan yang disajikan dalam program MBG.

Selain meninjau dapur, rombongan juga mengunjungi rumah warga penerima manfaat program MBG, khususnya kategori balita di Jl. Ngagel Timur 5/74A, Kecamatan Gubeng, serta ibu menyusui. Kepala BKKBN RI berinteraksi langsung dengan para penerima manfaat untuk mendengarkan pengalaman mereka serta mengevaluasi dampak program MBG dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Dandim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, menekankan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan untuk memastikan program MBG berjalan dengan efektif. “Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memantau secara langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan memastikan bahwa distribusi makanan bergizi tepat sasaran, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang rentan terhadap stunting,” ujar Kolonel Bambang.

Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting secara nasional dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra penyelenggara. Sinergi antara BKKBN, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan penyedia makanan sangat penting untuk memastikan bantuan gizi berkualitas dan tepat sasaran.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan bahwa pelaksanaan program MBG di Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan program gizi yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Dandim 0830/Surabaya, Waka Polrestabes Surabaya, Danramil 0830-09/Gubeng, Kapolsek Gubeng, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Kapuskesmas Pucang Sewu, Lurah Pucang Sewu, Mitra Yayasan Orda Masa Depan Utama/Berkat Catering dan SPPG Gubeng.

Babinsa Koramil Mlarak Dukung Petani Jagung Tingkatkan Produktivitas dan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional di Ponorogo

Ponorogo – Pendampingan dan pengawalan terhadap para petani terus dilakukan oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo. Hal tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan hasil panen guna terwujudnya program swasembada pangan nasional, Kamis (09/10/2025).

Seperti yang dilakukan Sertu Ari Prasetyo, anggota Koramil Tipe B 0802/15 Mlarak, Kodim 0802/Ponorogo, yang hari ini turun ke ladang membantu warga Desa Mlarak, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, yang sedang melaksanakan kegiatan penyiangan gulma tanaman jagung.

“Pendampingan dan pengawalan terus kami lakukan kepada para petani baik itu petani padi, jagung maupun jenis tanaman lainnya, termasuk hari ini ikut menyiangi gulma tanaman jagung milik petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sido Makmur Desa Mlarak,” kata Sertu Ari Prasetyo yang bertugas sebagai Babinsa Mlarak tersebut.

“Seperti halnya kepada para petani tanaman padi, pendampingan terhadap petani jagung ini juga sebagai upaya untuk memberikan semangat dan motivasi agar saudara kita para petani jagung bisa lebih giat bekerja dan menghasilkan panen melimpah,” ujarnya.

Selain membantu di lapangan, kegiatan pendampingan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial (Komsos) yang efektif untuk mempererat hubungan Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaannya. Kebersamaan yang terjalin menumbuhkan keakraban antara TNI dan petani di desa.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Dengan semangat kerja sama dan gotong royong, kesejahteraan petani akan semakin meningkat dan ketahanan pangan nasional dapat terjaga dengan baik.

Satgas TMMD Kodim 0815 Mojokerto Tunjukkan Kepedulian Hadiri Tahlilan Warga Sebagai Wujud Manunggal TNI dan Rakyat

Mojokerto – Malam duka menyelimuti Dusun Wonokoyo, Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Usai prosesi pemakaman almarhumah Suparni (80) yang meninggal dunia pagi tadi, Kamis (09/10/2025), warga setempat menggelar tahlilan di rumah duka sebagai ungkapan doa.

Di tengah suasana khidmat tersebut, tampak beberapa personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto turut hadir dan berbaur dengan warga. Kehadiran para prajurit berseragam loreng di tengah masyarakat malam itu menjadi pemandangan yang menyentuh.

Tanpa sekat, mereka duduk bersila bersama warga mengikuti rangkaian doa dengan penuh kekhusyukan. Hal ini menunjukkan bentuk kepedulian dan rasa empati yang tulus dari Satgas TMMD terhadap duka masyarakat setempat, di sela pelaksanaan tugas pembangunan di desa tersebut.

Danki Satgas TMMD ke-126, Kapten Inf Warsito, mengungkapkan kebersamaan dalam suasana duka adalah bagian dari nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh prajurit TNI.
“Kami tidak hanya datang untuk bekerja, tapi juga untuk hidup bersama masyarakat. Saat warga berbahagia, kami ikut bersyukur. Saat ada yang berduka, kami ikut berbela sungkawa. Karena bagi kami, mereka bukan sekadar warga binaan, tapi bagian dari keluarga besar kami di desa ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti ini, kehadiran Satgas TMMD diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara prajurit dan warga, serta menumbuhkan semangat saling peduli di tengah kehidupan masyarakat desa.

Kehangatan dan kebersamaan yang terjalin malam itu menjadi bukti bahwa semangat “Manunggal” bukan hanya semboyan, tetapi benar-benar hidup dalam tindakan dan kepedulian di lapangan. TMMD hadir bukan hanya untuk membangun fisik, tetapi juga memperkuat jiwa kemanusiaan dan persaudaraan antara TNI dan rakyat.

Babinsa Kesamben Bersama Petani Laksanakan Gerdal Hama Tikus Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan melindungi tanaman padi milik warga, Babinsa Koramil 0814-13/Kesamben, Kopka Eko Sulistiono, bersama para petani melaksanakan gerakan pengendalian (Gerdal) hama tikus di area persawahan Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. (Kamis, 09/10/2025)

Kegiatan dilakukan secara gropyokan, yakni memburu tikus secara langsung menggunakan sumber panas dari gas elpiji dan racun asap berbahan belerang. Cara ini dinilai efektif untuk menekan populasi hama tikus yang kerap merusak tanaman padi pada masa tanam awal.

Danramil Kesamben, Kapten Inf Andik Purwanto, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mengatasi permasalahan di wilayah. “TNI selalu hadir membantu masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan. Kegiatan ini diharapkan mampu mengendalikan hama tikus sehingga petani tidak mengalami gagal panen,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Wahab, perwakilan kelompok tani Desa Jombatan, mengapresiasi dukungan Babinsa yang turut turun ke lapangan, karena keberadaan hama tikus selama ini sangat meresahkan para petani.

Kegiatan gropyokan tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain membantu membasmi hama, kegiatan ini memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian daerah.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi, TNI bersama petani berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan musim tanam. Upaya pengendalian hama menjadi langkah konkret dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa.

Babinsa Tambar Bantu Petani Buat Sumur Bor Dukung Ketahanan Pangan di Musim Kemarau

Jombang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani di wilayah binaannya, Babinsa Desa Tambar Koramil 0814-18/Jogoroto, Serda Budiono, turut membantu proses pembuatan sumur bor di area persawahan Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini merupakan bantuan pemerintah untuk mempermudah petani memperoleh pengairan di musim kemarau. (Kamis, 09/10/2025)

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Dengan adanya sumur bor, diharapkan petani dapat mengairi sawah mereka secara efektif tanpa harus menunggu curah hujan turun.

Dalam proses pembuatan sumur bor, Serda Budiono tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga turut membantu secara langsung di lapangan. Ia bersama warga bahu-membahu menyiapkan peralatan dan memastikan jalannya pekerjaan berjalan aman dan lancar.

Menurut Serda Budiono, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk memperkuat ketahanan pangan. “Kami hadir untuk memastikan kebutuhan air sawah terpenuhi, sehingga pertumbuhan tanaman tidak terganggu,” ujarnya kepada media.

Para petani menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang selalu siap membantu masyarakat di lapangan. Dukungan tersebut memberikan semangat bagi petani agar tetap produktif, meski harus menghadapi tantangan kekeringan di wilayah pertanian mereka.

Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani. Pembuatan sumur bor menjadi langkah konkret dalam menghadapi dampak musim kemarau sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tingkat desa.

Babinsa Desa Mojojejer Dampingi Posyandu Keluarga Dorong Kesehatan Masyarakat dan Pencegahan Stunting

Jombang – Komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat diwujudkan oleh Babinsa Desa Mojojejer Koramil 0814-15/Mojowarno, Serda Andi Chrisdianto, yang turut mendampingi kegiatan Posyandu Keluarga di Dusun Sanggararum, Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (Rabu, 09/10/2025)

Dalam kegiatan tersebut, Serda Andi bersama bidan desa dan kader Posyandu memberikan pendampingan terhadap layanan penimbangan balita, pemberian vitamin, imunisasi, serta penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil dan orang tua. Kehadiran Babinsa juga menjadi dorongan bagi warga untuk aktif menjaga kesehatan keluarga dan mencegah stunting sejak dini.

Serda Andi Chrisdianto menyampaikan bahwa dukungan Babinsa di Posyandu merupakan bagian dari tanggung jawab moral TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin memastikan seluruh warga, khususnya ibu dan anak, mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut demi terwujudnya generasi sehat dan kuat,” ujarnya.

Bupati Bangkalan Resmikan Jembatan Penghubung Desa Dupok dan Bandang Laok, TNI Tegaskan Komitmen Binter

Bangkalan,- Suasana hangat menyelimuti perbatasan Desa Dupok dan Desa Bandang Laok, Kecamatan Kokop, pada Kamis (09/10/25). Di tengah senyum warga yang memadati tepi sungai, Bupati Bangkalan Lukman Hakim meresmikan jembatan baru yang kini berdiri kokoh di atas aliran air yang dulu menjadi batas sekaligus tantangan bagi warga dua desa.

Selama ini, warga Desa Bandang Laok harus menempuh jalan memutar untuk menuju pasar dan pusat pemerintahan kecamatan karena robohnya jembatan yang lama diterjang aliran banjir. Kini, berkat hadirnya jembatan baru, perjalanan yang dulu terasa jauh dan sulit berubah menjadi mudah dan penuh harapan.

“Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan jembatan, tapi juga membuka peluang ekonomi dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Bupati Lukman Hakim dalam sambutannya.

Hadir dalam peresmian tersebut berbagai unsur pemerintahan dan keamanan, di antaranya perwakilan BNPB, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangkalan, Camat Kokop, Kapolsek Kokop, serta Batuud Koramil 0829-18/Kokop Serma M. Abdurahim, yang hadir mewakili Danramil.

Dalam kesempatan itu, Serma Abdurahim menegaskan komitmen TNI untuk selalu mendukung pembangunan di wilayah binaan. “Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat demi kemajuan serta kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Warga tampak antusias. Anak-anak berlarian di atas jembatan baru itu, seolah merayakan lahirnya simbol kemajuan desa mereka. Bagi masyarakat Kokop, jembatan ini bukan sekadar penghubung dua wilayah, tetapi juga jembatan harapan menuju masa depan yang lebih baik.

Wujud Nyata Binter, Babinsa Koramil Pegantenan Bantu Warga Tebul Timur Dalam Pembangunan Rumah

PAMEKASAN – Dalam rangka memperkuat pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter), Babinsa Koramil 0826-07/Pegantenan, Serda Zainullah, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada warga binaannya di Dusun Tangkel, Desa Tebul Timur, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Zainullah turut membantu Yanto, salah satu warga desa setempat, yang sedang membangun pondasi rumahnya. Dengan penuh semangat, Babinsa membantu meratakan tanah pondasi agar proses pembangunan berjalan lebih cepat dan efisien.

Menurut Serda Zainullah, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk memberikan bantuan tenaga, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata terhadap warganya. “Kami berupaya selalu hadir dan membantu masyarakat dalam setiap kegiatan. Ini bagian dari tugas kami untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kebersamaan dengan warga binaan,” ujarnya.

Selain mempercepat proses pembangunan rumah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, menciptakan suasana yang harmonis serta memperkuat hubungan antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaannya.

Melalui kegiatan pendampingan seperti ini, diharapkan Babinsa dapat terus hadir di tengah masyarakat sebagai sosok yang peduli, tangguh, dan siap membantu dalam berbagai situasi. Kehadiran TNI di wilayah binaan merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

TNI Sahabat Anak, TK Muslimat Al-Istiqomah Kenalkan Profesi Prajurit Lewat Kunjungan Edukatif ke Kodim 0802/Ponorogo

PONOROGO – Sebanyak 66 siswa-siswi dan 7 guru pendamping dari TK Muslimat Al-Istiqomah Ponorogo berkunjung ke Makodim 0802/Ponorogo, Rabu (08/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran bertema “TNI Sahabat Anak” untuk mengenalkan profesi TNI sejak dini.

Kepala TK Muslimat Al-Istiqomah, Dra. Zuamah Mas’uliyatin, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada anak-anak tentang profesi TNI. “Kami ingin anak-anak mengenal lebih dekat sosok TNI dan menumbuhkan rasa hormat serta kebanggaan kepada mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan meluruskan pandangan anak-anak bahwa TNI bukanlah sosok yang menakutkan, melainkan pelindung dan sahabat masyarakat. “Awalnya ada dua anak yang menangis, tapi setelah diajak berkeliling, mereka jadi senang,” lanjutnya.

Para siswa disambut hangat oleh anggota Kodim 0802/Ponorogo, yakni Batikomsos Peltu Hermawan dan Sertu Iwan Setya Budi yang memandu kegiatan. Anak-anak diajak berkeliling kantor Kodim, diperkenalkan fasilitas, serta mengikuti kegiatan outbound sederhana dengan penuh keceriaan.

Suasana keakraban antara prajurit dan anak-anak membuat kegiatan semakin hidup. Anak-anak tampak antusias, tertawa, dan mulai memahami bahwa TNI adalah profesi yang mulia, berani, serta memiliki semangat pengabdian tinggi kepada bangsa dan negara.

Melalui kegiatan pengenalan profesi ini, diharapkan tumbuh kecintaan anak-anak terhadap TNI sebagai bagian dari pendidikan karakter bangsa. Kegiatan seperti ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui pendekatan edukatif yang ramah anak dan penuh nilai kebangsaan.