Satgas TMMD Percepat Pembangunan Infrastruktur Pertanian Desa Sumbertanggul Mojokerto

MOJOKERTO – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto terus mengakselerasi pembangunan rabat beton Jalan Usaha Tani di Dusun Sumbertanggul dengan progres mencapai 82 persen, menjadi prioritas utama untuk mempercepat akses hasil pertanian masyarakat desa, Rabu (29/10/2025).

Pembangunan JUT tersebut dikerjakan sepanjang 480 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,15 meter, diharapkan mampu mendukung pergerakan hasil panen menuju pusat ekonomi desa sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat melalui infrastruktur yang lebih layak dan efisien.

Selain JUT, Satgas TMMD bersama warga terus memaksimalkan sasaran fisik lain, termasuk pembangunan Tanggul Penahan Tanah yang mencapai 90 persen, rehab Musholla Baitul Mukmin 75 persen, rehab Rumah Tidak Layak Huni 66 persen, serta pembangunan dua unit pompa air pertanian yang kini berada pada capaian 78 persen.

Adapun sasaran rehab atap SDN Sumbertanggul 2 dan Jambanisasi sebanyak 16 unit dinyatakan selesai 100 persen, sejalan dengan tujuan TMMD untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas pendidikan dan sanitasi yang lebih memadai bagi masyarakat desa.

Seluruh program nonfisik TMMD ke-126 juga berjalan optimal dan mencapai 100 persen, meliputi layanan administrasi kependudukan, pengobatan gratis, sosialisasi ketahanan pangan, edukasi kesehatan, serta penguatan wawasan kebangsaan dan ekonomi kreatif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa.

Partisipasi masyarakat mencapai 135 warga setiap hari bersama 150 personel TNI, Polri, dan pemerintah daerah, menunjukkan kuatnya kemanunggalan dalam mendukung pembangunan desa. Dansatgas TMMD menegaskan komitmen percepatan penyelesaian seluruh sasaran agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Sumbertanggul.

Dandim 0802/Ponorogo Tinjau Tiga Lokasi Rencana Pembangunan Gedung KDKMP Baru

PONOROGO – Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra melaksanakan pengecekan tiga lokasi rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai langkah awal mendukung program pemerintah yang dinilai penting bagi penguatan ekonomi masyarakat pedesaan, Rabu (29/10/2025).

Peninjauan dilakukan di dua titik wilayah Koramil Tipe B 0802/06 Sukorejo, masing-masing di Desa Bangunrejo dan Desa Sukorejo, serta satu lokasi di Desa Carat wilayah Koramil 05 Sampung, guna memastikan kesiapan lahan sebagai bagian dari tahap perencanaan pembangunan fasilitas tersebut.

Dandim Ponorogo yang didampingi Pasiter Kapten Inf Agus Yudho menegaskan bahwa pengecekan lapangan ini merupakan upaya nyata Kodim 0802/Ponorogo dalam mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sekaligus memastikan seluruh proses dapat berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah hari ini ada tiga lokasi yang dijadikan sasaran pengecekan rencana pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ada di wilayah Kodim 0802/Ponorogo yaitu Desa Bangunrejo dan Desa Sukorejo serta satu lagi di Desa Carat,” kata Letkol Arh Farauk Saputra dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa Kodim 0802/Ponorogo terus berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah maupun Komando Atas, terutama pada program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan melalui penguatan sektor ekonomi desa.

Dandim Ponorogo berharap pembangunan gedung KDKMP dapat berjalan lancar sehingga kehadiran program tersebut mampu memberikan manfaat besar bagi perekonomian rakyat di wilayah pedesaan dan mencapai hasil sesuai harapan bersama.

TNI Perkuat Pengawasan Lingkungan Cegah Aktivitas Illegal Mining di Hutan Dongko

TRENGGALEK, upaya menjaga kelestarian alam diperkuat melalui sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dengan memasang papan larangan aktivitas illegal mining di kawasan hutan RPH Dongko Utara, BKPH Dongko. Kegiatan yang dipimpin Koramil 0806-13/Dongko ini bertujuan mencegah kerusakan lingkungan serta menjaga kedaulatan sumber daya alam.

Bati Tuud Koramil 0806-13/Dongko, Pelda Suroso, menegaskan kegiatan ini bagian dari tugas TNI melindungi sumber daya alam negara. Ia menyampaikan bahwa berkurangnya praktik penambangan liar dapat meningkatkan pendapatan negara dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Pemasangan papan larangan dilakukan di beberapa titik rawan aktivitas penambangan liar. Papan bertuliskan larangan dipasang di lokasi yang sebelumnya terpantau mencurigakan. Kegiatan ini melibatkan aparat Polsek Dongko, Perhutani, dan perangkat desa sebagai bentuk kolaborasi menjaga kawasan hutan tetap aman dan terawasi.

Sinergitas lintas sektor ini selaras dengan arahan pemerintah untuk menekan perusakan lingkungan akibat penambangan ilegal. Upaya terintegrasi tersebut memperlihatkan keseriusan TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam memastikan tata kelola sumber daya alam berjalan sesuai hukum demi kepentingan masyarakat.

Menurut Pelda Suroso, aktivitas illegal mining dapat menimbulkan kerusakan ekologis, konflik sosial, hingga tindak kriminal. Ia menekankan bahwa langkah pencegahan perlu dilakukan berkelanjutan demi melindungi ekosistem hutan dan sumber air yang menjadi penopang kehidupan warga sekitar wilayah Dongko.

Melalui kegiatan ini, aparat gabungan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang sesuai izin. Upaya ini diharapkan memperkuat kesadaran hukum dan menjaga kelestarian lingkungan sebagai komitmen bersama Forkopimda Trenggalek dalam mewujudkan wilayah aman dan berdaulat.

Kodim 0803/Madiun Gerakkan Personel Pulihkan Akses Warga Terdampak Longsor Ngranget

MADIUN, personel Kodim 0803/Madiun diterjunkan membantu warga membersihkan material longsor yang menutup akses jalan di Desa Ngranget, tepatnya di Dusun Nglengko dan Dusun Ngukir. Longsor terjadi setelah hujan deras pada malam sebelumnya, memicu lumpur dan batu menutup jalur utama warga.

Karya bakti dilaksanakan oleh personel Koramil jajaran Kodim 0803/Madiun bersama perangkat desa dan warga. Mereka bekerja menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop untuk menyingkirkan material longsor hingga akses kembali terbuka. Kerja sama ini menunjukkan kepedulian kolektif dalam memulihkan aktivitas masyarakat.

Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, melalui Danramil 0803/14 Kapten Inf Muslikihin, menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam penanganan bencana merupakan bagian dari pengabdian. “Kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana,” ujarnya menekankan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Selain fokus membersihkan material, personel juga memperkuat tebing di sekitar lokasi untuk mencegah longsor susulan. Tindakan cepat ini mendapat apresiasi warga yang sejak pagi sudah terbantu dengan kehadiran prajurit yang sigap dan terorganisir dalam menangani kondisi darurat di wilayah tersebut.

Kepala Desa Ngranget menyampaikan terima kasih atas dukungan Kodim 0803/Madiun yang bergerak cepat bersama warga. Ia menilai kebersamaan tersebut penting menjaga keamanan lingkungan desa. Sinergi ini menjadi pondasi kuat dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi bencana alam yang kerap terjadi.

Dengan kerja sama solid antara personel TNI dan warga, jalur penghubung antar dusun kini kembali dapat dilalui kendaraan. Pemulihan akses ini diharapkan memperlancar aktivitas harian masyarakat serta memperkuat kesiapsiagaan desa menghadapi potensi bencana pada musim penghujan.

Peringatan Sumpah Pemuda Perkuat Sinergi Kebangsaan Lintas Institusi Banyuwangi

BANYUWANGI, semangat kebangsaan kembali menguat saat Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo menjadi pusat refleksi dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97. Acara yang dihelat malam hari ini menarik perhatian berbagai elemen karena menyoroti tantangan digital yang memengaruhi karakter generasi muda melalui diskusi terbuka penuh gagasan dan komitmen persatuan.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.12 hingga 22.35 WIB menghadirkan tokoh lintas institusi, ormas, dan unsur masyarakat. Kapten Inf Deni yang mewakili Dandim 0825 Banyuwangi menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya informasi palsu yang dapat memecah persatuan bangsa. Ia menyatakan komitmen TNI menjaga kondusivitas daerah bersama seluruh komponen masyarakat.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K, memberi perhatian khusus pada literasi digital generasi muda. Ia mengingatkan agar warga lebih bijak menanggapi konten media sosial. “Tanggung jawab kita besar: mendidik generasi penerus agar tangguh menghadapi disinformasi,” ujarnya menegaskan pentingnya ketahanan informasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran pimpinan ormas, akademisi, tokoh agama, dan perwakilan pemerintah desa menambah bobot diskusi yang berjalan hangat. Para peserta memberikan sudut pandang mengenai perlunya sinergi lintas sektor untuk memperkuat karakter kebangsaan. Kolaborasi dianggap menjadi kunci pembentukan generasi yang memahami nilai perjuangan bangsa.

Beragam pandangan disampaikan secara terbuka, mulai dari wawasan kebangsaan, ancaman era digital, hingga upaya meningkatkan soliditas antar elemen daerah. Diskusi turut menyinggung bagaimana nilai Sumpah Pemuda dapat diterapkan secara nyata dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang cepat dan penuh risiko terhadap persatuan bangsa.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan Indonesia. Peringatan ini menjadi bukti bahwa semangat Sumpah Pemuda tetap hidup di Banyuwangi, memperlihatkan bahwa sinergi TNI, Polri, dan masyarakat mampu menjaga ketahanan nasional serta memperkuat harapan terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

Dandim 0820/Probolinggo Pimpin Gladi Bersih Simulasi Penanggulangan Bencana Tahun 2025

PROBOLINGGO – Kodim 0820 Probolinggo di bawah pimpinan Letkol Arh Iwan Hermaya mengikuti gladi bersih simulasi penanggulangan bencana yang diselenggarakan Pemkab Probolinggo. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah, Kamis (29/10/2025).

Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan bahwa simulasi ini menjadi upaya penting meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko bencana. Ia menyampaikan bahwa pemahaman alur simulasi sangat diperlukan agar masyarakat mampu menerapkan prosedur dan koordinasi secara tepat saat kondisi darurat terjadi.

Dandim menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Kodim 0820 dalam memperkuat kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya koordinasi yang baik, dampak bencana diharapkan dapat diminimalkan sehingga respons penanganan dapat berjalan lebih cepat dan efektif di semua sektor terkait.

Rangkaian gladi bersih diawali dengan pembekalan teori penanggulangan bencana yang memberikan pemahaman teknis kepada peserta. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi lapangan yang menuntut peserta memahami peran masing-masing dalam menghadapi situasi darurat secara langsung di lokasi kejadian.

Seluruh peserta menunjukkan antusiasme dan komitmen tinggi mengikuti setiap tahapan gladi. Dandim menilai respons tersebut sebagai indikator positif bahwa kesiapan masyarakat semakin membaik dan implementasi simulasi dapat memberikan manfaat besar bagi penguatan sistem penanggulangan bencana daerah.

Dengan pelaksanaan simulasi yang rutin dan terstruktur, diharapkan masyarakat mampu bertindak cepat, mandiri, dan terarah saat menghadapi bencana sehingga potensi risiko dapat ditekan dan keselamatan warga tetap terjaga dalam berbagai situasi darurat ke depan.

Babinsa Larangan Bantu Pembajakan Sawah Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Larangan Luar

PAMEKASAN – Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Serda Syaiful Anam turun langsung membantu membajak sawah milik Adi, warga Desa Larangan Luar. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan TNI terhadap petani menjelang musim tanam dan memperkuat kesiapan lahan, Rabu (29/10/2025).

Pembajakan sawah menggunakan traktor dilakukan untuk mempercepat penyiapan lahan agar lebih optimal ditanami. Pendampingan Babinsa disebut sebagai wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat mengelola sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen di wilayah desa binaan.

Serda Syaiful Anam menyampaikan bahwa kehadiran TNI merupakan bagian dari kemanunggalan dengan rakyat. Ia menegaskan komitmen TNI untuk selalu mendukung petani dalam menghadapi musim tanam dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai penopang kesejahteraan masyarakat desa.

Ia menambahkan bahwa peran TNI tidak hanya terbatas pada tugas keamanan, tetapi juga membantu memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan pertanian, TNI berharap petani semakin siap menghadapi tantangan musim tanam serta mampu meningkatkan hasil pertanian secara signifikan.

Selain kemampuan militer, prajurit TNI juga dibekali pengetahuan mengoperasikan alat pertanian seperti traktor. Keterampilan tersebut memungkinkan Babinsa memberikan bantuan langsung kepada petani, sehingga proses pengolahan lahan dapat berjalan lebih efisien menjelang musim tanam di wilayah pedesaan.

Dengan sinergi yang terus dijaga antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian Desa Larangan Luar semakin meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga di wilayah Pamekasan ke depan.

Pangdam Brawijaya Lantik Letkol Inf Mohammad Sujoko Jadi Danbrigif 16/WY

Kediri,- Terdapat dua jabatan Komandan Satuan atau Dansat yang saat ini diisi oleh pejabat baru. Dua jabatan itu, yakni Danbrigif 16/WY dan Dankikav 3/TSC. Sertijab yang berlangsung di Mako Brigif 16/WY pada Rabu (29/10/2025) pagi itu, dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, dan dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Kodam.

Danbrigif 16/WY yang sebelumnya dijabat oleh Kolonel Inf Taufik Ismail, secara resmi digantikan oleh Letkol Inf Mohammad Sujoko. Sedangkan, Dankikav 3/TSC yang sebelumnya mengalami kekosongan, kini resmi dijabat oleh Kapten Kav Reza Eko Nugroho.

“Pergantian pejabat adalah hal yang wajar dalam suatu organisasi, hal ini merupakan salah satu upaya pembinaan personel dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja organisasi dan untuk penyegaran tugas personel yang berkesinambungan,” kata Pangdam.

Mayjen TNI Rudy menambahkan, sertijab tersebut diharapkan mampu mewujudkan sistem pembinaan personel yang lebih efektif, terutama dalam mendorong percepatan pengembangan kualitas SDM prajurit TNI-AD, khususnya Kodam V/Brawijaya.

“Saya yakin dengan bekal pengalaman yang didapatkan pada penugasan sebelumnya, saudara mampu mengemban tugas dan jabatan dengan baik. Saya berharap segera beradaptasi dengan situasi Kodam V/Brawijaya dalam waktu singkat sesuai tugas, fungsi dan jabatan yang diemban,” tegas Mayjen TNI Rudy.

Kasdam V/Brawijaya Hadiri Panen Raya Bawang Merah di Nganjuk

Nganjuk,- Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H, M.Si, menghadiri pelaksanaan panen raya bawang merah yang berlangsung di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Rabu (29/10/2025).

Panen raya itu, dipimpin langsung oleh Dankoderal V, Laksda TNI Ali Triswanto, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat lainnya.

Ditemui usai mengikuti panen raya tersebut, Kasdam mengatakan jika kedatangannya merupakan bentuk sinergitas, sekaligus dukungan terkait program Pemerintah, khususnya ketahanan pangan.

“Tentunya kami akan terus mengerahkan seluruh personel di jajaran Kodam untuk mendukung, sekaligus mensukseskan program ketahanan pangan,” tandasnya.

Tak hanya itu, Kasdam juga menghimbau seluruh pihak terkait untuk bisa bersinergi dalam mensukseskan ketahanan pangan di Jatim.

“Ketahanan pangan ini termasuk dal program prioritas. Untuk itu, mati kita bersinergi mensukseskan program ini,” tandasnya.

Danramil Banyuwangi Teguhkan Semangat Persatuan Lewat Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97

BANYUWANGI – Dalam suasana penuh khidmat dan nasionalisme, Danramil 0825/01 Kota Kapten Kav Andoko bersama jajaran Forkopimda mengikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Selasa (28/10/2025).

Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berlangsung khusyuk dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan terhadap semangat juang para pemuda Indonesia sekaligus ajang memperkokoh rasa nasionalisme lintas generasi di Kabupaten Banyuwangi.

Dalam amanatnya, Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai ujung tombak kemajuan bangsa. “Pemuda hari ini adalah penentu arah masa depan Indonesia. Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari kita jaga persatuan dan terus berinovasi,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Sementara itu, Kapten Kav Andoko menyampaikan bahwa nilai Sumpah Pemuda harus terus menjadi energi positif dalam setiap langkah pengabdian, baik bagi TNI maupun masyarakat. “TNI akan selalu menjadi garda terdepan menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa,” tegasnya.

Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat. Barisan peserta yang terdiri dari TNI, Polri, ASN, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat menunjukkan kebersamaan serta semangat persaudaraan yang tinggi di tengah peringatan bersejarah ini.

Momentum Sumpah Pemuda ke-97 di Banyuwangi ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya persatuan dalam keberagaman, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan menuju Indonesia Emas 2045 yang berdaulat dan berkarakter.