Satgas TMMD ke-126 Mojokerto Gelar Penyuluhan Adminduk Tingkatkan Pelayanan Publik Desa Sumbertanggul

Mojokerto – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto kembali melanjutkan sasaran nonfisik dengan menggelar penyuluhan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Kegiatan ini berfokus pada Pelayanan Publik dan Administrasi Kependudukan di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/10/2025).

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan yang benar. Narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mojokerto, Adi Sucipto dan Siti Mariyah, menjelaskan secara rinci prosedur pengurusan dokumen kependudukan dan layanan publik terkait.

Kepala Desa Sumbertanggul, Candra Pambudi, S.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif TMMD dan Dukcapil. “Kami sangat terbantu. Warga kini lebih memahami tata cara pengurusan dokumen Adminduk. Ini penting untuk kepastian hukum dan peningkatan layanan publik,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota Satgas TMMD 126/Mojokerto, Serka Indra Rizal Subekti, Serda Fiar, Kopka Erwin, dan Pratu Solikhan, bersama Babinkamtibmas, perangkat desa, serta puluhan warga yang tampak antusias mengikuti penyuluhan hingga selesai.

Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan nonfisik TMMD ke-126 berlangsung tertib dan lancar. Melalui kegiatan ini, Kodim 0815/Mojokerto terus menegaskan komitmennya mendukung pembangunan yang berkelanjutan, tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga penguatan sumber daya manusia dan pelayanan masyarakat.

Kodim 0806/Trenggalek Tanamkan Nilai Kebangsaan Anak Usia Dini Lewat Outing Class Edukatif

Trenggalek – TNI melalui satuan teritorialnya kembali memperlihatkan wajah humanis dalam membangun karakter bangsa sejak usia dini. Di Kabupaten Trenggalek, prajurit Kodim 0806 menjadi ikon baru kegiatan pendidikan nonformal bagi anak-anak sekolah melalui program outing class yang sarat nilai kebangsaan.

Rabu (15/10/2025), PAUD Gugus 5 Kecamatan Pogalan mendapat kesempatan mengikuti outing class di Markas Kodim 0806/Trenggalek. Sejak pagi, suasana Makodim tampak semarak oleh tawa anak-anak. Para prajurit menyambut ramah dan mempersiapkan kegiatan edukatif bernuansa nasionalisme yang menyenangkan.

Pelda Suwoto, prajurit pilihan Kodim, menjadi pemateri utama sesi Wawasan Kebangsaan. Dengan gaya komunikatif dan penuh canda, ia menanamkan semangat cinta tanah air dan gotong royong. “Anak-anak hebat harus cinta Indonesia,” ujarnya disambut riuh semangat peserta.

Kegiatan berlanjut dengan latihan dasar baris-berbaris (PBB) bersenjata yang dipandu Serka Pait dari Staf Operasional Kodim 0806/Trenggalek. Anak-anak tampak antusias menirukan setiap gerakan dasar, memperlihatkan semangat dan keceriaan belajar langsung dari prajurit TNI di lapangan.

Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menegaskan Kodim terbuka bagi sekolah yang ingin belajar Wasbang dan kedisiplinan. Ia berharap kegiatan ini terus berjalan sebagai bentuk pembinaan karakter dan cinta tanah air bagi generasi penerus bangsa.

TMMD ke-126 Kodim Mojokerto Bangun Sumur Bor Dukung Program TNI Manunggal Air Bersih

Mojokerto, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto terus menunjukkan progres nyata di lapangan. Salah satu sasaran tambahan dalam kegiatan ini adalah pembangunan sumur bor yang menjadi bagian dari program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB).

Program unggulan Kasad ini bertujuan menyediakan akses air bersih bagi masyarakat pedesaan. Dari lima titik sasaran TMMD ke-126, salah satunya berada di Dusun Sumbertanggul, Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Progres pengeboran telah mencapai kedalaman 60 meter.

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Cba Dodik Satrio Nugroho, menjelaskan di lokasi, Rabu (15/10/2025), bahwa hingga hari ketujuh pelaksanaan TMMD, progres pembangunan sumur bor telah mencapai sekitar 20 persen sejak kegiatan dibuka pada 8 Oktober 2025.

“Pengerjaan sasaran tambahan berupa sumur bor ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas Kasad untuk mendukung ketersediaan air bersih di wilayah yang membutuhkan. Hingga saat ini, progres pengerjaan sudah mencapai 20 persen dengan kedalaman pengeboran mencapai 60 meter,” ungkap Kapten Dodik.

Kapten Dodik menambahkan bahwa keberadaan sumur bor tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar, terutama pada musim kemarau. “Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga, dan menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah rakyat,” pungkasnya.

Babinsa Blega Dampingi Proyek Optimasi Lahan Dukung Pembangunan Infrastruktur Desa Lomaer

Bangkalan — Babinsa Koramil 0829-09/Blega, Sertu Akhmad Syaiful Bahri, melaksanakan kegiatan pendampingan pengerjaan proyek optimasi lahan (oplah) di Dusun Gin Laok, Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Rabu (15/10/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembangunan dengan dukungan alat berat berupa excavator melalui anggaran tahun 2025. Pendampingan Babinsa bertujuan memastikan kegiatan berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberi manfaat bagi masyarakat setempat.

Sertu Akhmad Syaiful Bahri menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan di desa. “Kami ikut membantu dan mengawasi agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan sesuai rencana dan membawa dampak positif bagi warga,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan mendapat sambutan baik dari masyarakat Desa Lomaer yang antusias menyambut adanya pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.

Babinsa Jogoroto Dampingi Petani Desa Jarakkulon Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0814-18/Jogoroto Serka Syaipul Amin melaksanakan pendampingan kepada petani di Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dilakukan dengan membantu proses pengairan tanaman jagung di lahan milik petani binaan bersama PPL setempat. (Rabu, 15/10/2025)

Serka Syaipul Amin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memotivasi para petani agar lebih semangat dalam mengolah lahan dan meningkatkan hasil produksi pertanian. “Dengan turun langsung ke sawah, kami berharap dapat memberikan dorongan dan semangat kepada petani dalam mengoptimalkan hasil panen,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 0814-18/Jogoroto Kapten Inf Muhammad Usman menegaskan bahwa Babinsa akan terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani sebagai wujud nyata TNI dalam membantu pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

Babinsa Desa Sumberkare Dukung Sosialisasi PKH Wujudkan Kesejahteraan Keluarga Pra-Sejahtera

Probolinggo – Dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa, Serda Bahrin, Babinsa Desa Sumberkare Koramil 0820-07/Wonomerto, menghadiri kegiatan Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) yang digelar di Balai Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (15/10/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sumberkare ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang maksud, tujuan, dan manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serda Bahrin menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memahami serta mendukung pelaksanaan program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Ia juga menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung kegiatan positif yang menyentuh langsung kepentingan warga di wilayah binaannya.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat bisa memahami dengan jelas tujuan dari PKH, sehingga tidak timbul kesalahpahaman dan program bisa berjalan tepat sasaran,” ujar Serda Bahrin di sela kegiatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Sumberkare, Babinsa Desa Sumberkare, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sumberkare yang tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program-program kesejahteraan yang dicanangkan pemerintah pusat.

Program TNI AD Menyatu dengan Alam Pulihkan Ekosistem Lereng Gunung Lawu

Ngawi – Kita tentu masih mengingat peristiwa kebakaran hebat yang melanda kawasan Gunung Lawu pada Oktober 2023. Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari 1.900 hektare lahan yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Ngawi, Magetan, dan Karanganyar.

Dua tahun berselang, kondisi kawasan tersebut telah berubah drastis. Lahan-lahan yang sebelumnya gersang dan gundul akibat kebakaran, kini telah hijau kembali dengan berbagai tanaman produktif yang ditanam melalui program TNI AD Menyatu dengan Alam yang diprakarsai oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Desember 2023.

Hartoyo, warga Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, mengapresiasi langkah TNI AD yang telah melakukan penghijauan kembali di lereng Gunung Lawu. Ia menyebut, program tersebut sangat berdampak positif bagi kelestarian alam dan dapat mencegah terjadinya bencana alam.

“Kegiatan (penghijauan) yang dilakukan di lereng Gunung Lawu bersama bapak-bapak dari TNI Angkatan Darat kemarin sangat bermanfaat. Program ini tidak hanya membantu dalam mencegah kebakaran hutan, tetapi juga berperan penting dalam menahan erosi tanah,” kata pria paruh baya itu di lokasi lahan bekas kebakaran yang kini telah hijau kembali, Selasa (14/10/2025). Selain itu, menurutnya, tanaman produktif seperti kopi, duwet, dan nangka yang telah ditanam turut memberi nilai tambah bagi perekonomian warga. Selain berfungsi menjaga ekosistem, hasil dari tanaman tersebut juga bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Lawu Utara itu pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD yang dinilainya sangat peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga berharap, kegiatan positif semacam itu dapat terus dilakukan.

“ Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program dari TNI Angkatan Darat ini. Semoga ke depannya program-program seperti ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan, khususnya dari ancaman kebakaran hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa program TNI AD Menyatu dengan Alam merupakan salah satu inisiatif TNI AD yang bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menjaga kelestarian kawasan hutan nasional. “Dengan menggandeng pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya, TNI AD berupaya menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan hutan yang rawan bencana. Jadi tidak hanya di Gunung Lawu, tetapi juga di kawasan-kawasan rawan bencana lainnya di seluruh Indonesia,” terangnya.

Sejalan dengan itu, Untoro juga mengingatkan bahwa upaya menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya satu institusi. “Menjaga kelestarian alam adalah tugas kita semua. Ini merupakan investasi jangka panjang yang penting demi keberlangsungan hidup generasi yang akan datang,” sebutnya.

Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo Tinjau Progres Pembangunan Desa Kedondong Tulangan

Sidoarjo,– Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han., melakukan pemantauan dan pengendalian langsung ke lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Selasa (14/10/2025)

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun non-fisik, berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Letkol Czi Shobirin meninjau sejumlah titik pekerjaan utama, di antaranya pembangunan plengsengan irigasi, pemavingan jalan lingkungan, pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta pelatihan Make Up Artist (MUA) yang melibatkan masyarakat setempat.

Pembangunan plengsengan difokuskan pada penguatan tebing saluran air guna mencegah longsor dan memperlancar aliran irigasi, sementara pemavingan jalan dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas antarwilayah desa sehingga aktivitas warga menjadi lebih mudah dan aman. Program Rutilahu menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap warga kurang mampu, sedangkan pelatihan MUA termasuk dalam kegiatan non-fisik yang bertujuan membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mengedepankan semangat kebersamaan, pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “TMMD bukan hanya membangun jalan, jembatan, atau rumah, tetapi juga membangun semangat dan harapan masyarakat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya, baik melalui infrastruktur yang lebih baik maupun keterampilan yang menambah penghasilan warga,” ujar Letkol Czi Shobirin.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD. Menurutnya, keberhasilan TMMD ditentukan oleh kuatnya gotong royong dan kebersamaan di lapangan. “Setiap pihak memiliki peran. Ketika masyarakat ikut terlibat aktif, hasilnya akan lebih maksimal dan berkelanjutan. TMMD ini bukan hanya program kerja, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Dansatgas juga memberikan arahan kepada personel Satgas agar menjaga kualitas hasil pekerjaan, memperhatikan keselamatan kerja, serta memprioritaskan tenaga lokal agar manfaat ekonomi langsung dirasakan warga sekitar. Ia juga menegaskan pentingnya dokumentasi dan pelaporan yang baik demi menjaga transparansi dan akuntabilitas kegiatan.

Peninjauan tersebut juga menjadi sarana evaluasi lapangan terkait progres pekerjaan, kebutuhan alat kerja, dan upaya penyelesaian kendala teknis yang muncul selama pelaksanaan. Dansatgas turut memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Kedondong yang dengan penuh semangat bergotong royong membantu Satgas TMMD dalam setiap tahap pembangunan.

Program TMMD ke-126 di Desa Kedondong dirancang untuk menyentuh dua aspek utama: pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pengawasan langsung dari Dansatgas, diharapkan seluruh sasaran dapat terselesaikan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga desa.

Satgas TMMD ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa

Sidoarjo, Selasa (14 Oktober 2025) — Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali terpancar dari kegiatan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0816/Sidoarjo yang tengah berlangsung di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Kali ini, para prajurit Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergandeng tangan memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik beberapa warga kurang mampu, di antaranya Bapak Kastono, Bapak Nanang, Bapak Deni, dan Ibu Lusiana. Dengan penuh semangat, mereka bekerja keras membenahi rumah-rumah tersebut agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.

Program perbaikan Rutilahu ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya warga desa yang membutuhkan. Dari rumah yang sebelumnya nyaris roboh, kini perlahan menjelma menjadi hunian yang bersih dan layak, menghadirkan senyum dan harapan baru bagi para pemiliknya.

Dansatgas TMMD ke-126 Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada pembangunan sosial dan penguatan nilai-nilai kebersamaan. “Melalui TMMD ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Semoga rumah yang telah kami benahi bisa menjadi tempat tinggal yang layak sekaligus memberikan semangat baru bagi keluarga penerimanya,” ujar Letkol Shobirin.

Lebih lanjut, Dansatgas menjelaskan bahwa kegiatan Rutilahu dilaksanakan secara bergotong royong dengan melibatkan unsur pemerintah desa, masyarakat, dan personel TNI. Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat desa.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Lusiana, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya kepada para prajurit TNI yang telah membantu memperbaiki rumahnya. “Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Rumah kami dulu bocor dan dindingnya sudah rapuh, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Semoga kebaikan bapak-bapak dibalas oleh Tuhan,” tutur Ibu Lusiana sambil menahan haru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program TMMD ke-126 Tahun 2025 Kodim 0816/Sidoarjo, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, mempercepat pemerataan pembangunan, serta mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Dengan penuh semangat dan keikhlasan, Satgas TMMD bersama warga Desa Kedondong terus bekerja tanpa kenal lelah. Deru alat bangunan, keringat, dan tawa kebersamaan menjadi saksi nyata sinergi antara prajurit dan rakyat dalam mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera.

Babinsa Koramil 0830-18/Gayungan Latih Dasar Kepemimpinan Siswa SMKN 3 Surabaya

SURABAYA – Bertempat di SMKN 3 Surabaya, Jalan Ahmad Yani No. 319, Kecamatan Gayungan, Babinsa Kelurahan Dukuh Menanggal Koramil 0830/18 Gayungan, Sertu Moh Edi Santoso dan Koptu Ujang, memberikan pelatihan Dasar-Dasar Kepemimpinan Siswa (DDKS) kepada siswa kelas 10 dan 11 pada hari Selasa (14/10/2025).

Kegiatan DDKS ini meliputi materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dasar, kedisiplinan, dan kekompakan. Para Babinsa memberikan contoh serta pengarahan langsung kepada para siswa untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan rasa kebersamaan.

Sertu Moh Edi Santoso menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter siswa agar memiliki kedisiplinan yang tinggi, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan di kalangan pelajar.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap para siswa SMKN 3 Surabaya mampu menjadi generasi muda yang tangguh, berdisiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Mereka menilai kegiatan tersebut mampu memperkuat karakter serta meningkatkan semangat kedisiplinan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan DDKS yang digelar Babinsa ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya mencetak generasi muda berkarakter, berjiwa pemimpin, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.