Program Sedekah Prajurit Kodim 0815/Mojokerto: Kepedulian dan Solidaritas Keluarga Besar TNI

Mojokerto, – Hidup berdampingan sebagai satu keluarga besar bukan sekadar semboyan, tetapi nyata diwujudkan dalam kepedulian. Begitulah yang tercermin dari “Program Sedekah Prajurit” Kodim 0815/Mojokerto yang disalurkan kepada Keluarga Besar Tentara (KBT) Koramil 0815/09 Mojosari, Kamis (21/08/2025).

Santunan ini diberikan sebagai bentuk perhatian dan solidaritas terhadap sesama prajurit maupun keluarganya yang tengah menghadapi ujian kesehatan. Kegiatan tersebut menyasar kediaman dua prajurit, yakni keluarga Sertu Fakhrur Roji di Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, dan Serda Eri Anto di Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Danramil 0815/09 Mojosari, Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara prajurit TNI khususnya Kodim 0815/Mojokerto. “Kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Kodim 0815/Mojokerto tidak pernah berjalan sendiri. Ketika ada yang sakit atau mendapat cobaan, seluruh prajurit hadir memberikan dukungan moril maupun materiil”, ungkapnya.

Kapten Benny menambahkan, sedekah prajurit ini bukan soal besar kecilnya nilai bantuan, melainkan wujud nyata empati, kepedulian, dan doa bersama untuk kesembuhan para anggota maupun keluarganya. “Kami berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban sekaligus menjadi penguat semangat bagi keluarga yang sedang berjuang melawan sakit”, tegasnya.

Penerima santunan antara lain, Ny. Evi Nur Hamidah, istri Sertu Fakhrur Roji, yang sebelumnya menjalani pengobatan tumor payudara, serta Serda Eri Anto yang tengah berjuang melawan penyakit pada mata dan orbit akibat cedera. Kehadiran prajurit Koramil 0815/09 Mojosari dalam kegiatan ini menunjukan ikatan persaudaraan TNI tetap terjalin erat, meski di luar tugas kedinasan.

Lebih dari sekadar santunan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada barisan prajurit di lapangan, tetapi juga pada kepedulian dan kebersamaan yang tak pernah putus untuk sesama keluarga besar TNI.

Lomba Unik Kodim 0818/Malang-Batu Rayakan HUT RI ke-80 dengan Semangat Kebersamaan

Malang-Batu,- Kodim 0818/Malang-Batu menggelar serangkaian lomba unik dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, yang diadakan di Makodim Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kegiatan ini melibatkan personil TNI, PNS, serta anggota Persit Kodim 0818/Malang-Batu, mempererat semangat kebersamaan dan nasionalisme di lingkungan Kodim. (21/08/2025)

Berbagai lomba menarik diselenggarakan untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, antara lain lomba menghias tumpeng, makan kerupuk, memindahkan belut, memasukkan paku dalam botol, menjepit balon, dan menyunggi tampah. Setiap lomba dirancang dengan konsep yang unik dan menghibur, sehingga mampu menarik antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Lomba menghias tumpeng menjadi salah satu acara yang paling dinantikan. Selain menampilkan kreativitas dan keindahan seni kuliner tradisional, lomba ini juga mengandung nilai budaya yang kuat sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Peserta berlomba menata tumpeng dengan berbagai hiasan menarik yang mencerminkan semangat kemerdekaan dan kearifan lokal.

Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana mempererat solidaritas antara anggota TNI, PNS, dan Persit. Melalui perlombaan yang penuh keceriaan, semangat kebangsaan dan cinta tanah air semakin tumbuh kuat di hati setiap peserta.

TMMD ke-125 Banyuwangi Resmi Ditutup dengan Sukses, Diwarnai Bakti Sosial untuk Masyarakat.

Banyuwangi, TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi resmi ditutup dengan upacara di Lapangan Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung. Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Ramli, SE, memimpin upacara yang dihadiri sekitar 500 peserta dari TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat. Kamis (21/08/2025). Seluruh sasaran fisik dan nonfisik program TMMD berhasil dicapai 100%.

Brigjen TNI Ramli mengapresiasi sinergi dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat. TMMD merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan daerah, khususnya di wilayah terpencil, tertinggal, dan terdampak bencana. Program ini berkontribusi pada pemerataan pembangunan dan penguatan ketahanan nasional.

Selama 31 hari, TMMD ke-125 telah menyelesaikan berbagai pembangunan fisik, antara lain jembatan, jalan cor beton, sumur bor, irigasi, renovasi RUTILAHU, dan fasilitas MCK. Program unggulan Kasad, seperti ketahanan pangan, penanganan stunting, penyediaan air bersih, dan pelestarian lingkungan, juga sukses diimplementasikan.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-125 juga menyelenggarakan berbagai kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan kebangsaan, kesehatan, pertanian, mitigasi bencana, dan pelayanan administrasi kependudukan. Hasil pembangunan secara simbolis diserahkan oleh Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos, kepada Pj. Sekretaris Daerah Banyuwangi, Dr. Guntur Priambodo.

Penutupan TMMD ke-125 juga diwarnai dengan bakti sosial berupa pemberian paket sembako dan santunan kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat, khususnya para lansia dan anak yatim. Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan bahwa bakti sosial merupakan bagian penting dari TMMD untuk membangun kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.

Upacara penutupan dimeriahkan dengan pelepasan balon, demonstrasi keterampilan, dan peninjauan hasil TMMD oleh para pejabat. Hasil TMMD ke-125 ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banyuwangi dan sinergi antara TNI dan masyarakat dapat terus berlanjut untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Rapat Koordinasi TMMD Ke-126: Sinergi TNI dan Dunia Usaha Atasi Krisis Air Bersih di Mojokerto

Mojokerto, – Ketersediaan air bersih masih menjadi persoalan krusial bagi sebagian masyarakat Mojokerto. Di sejumlah wilayah pedesaan, warga masih kesulitan mendapatkan akses air layak konsumsi. Kondisi ini bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Melihat situasi tersebut, sinergi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak agar permasalahan ini dapat teratasi.

Dalam rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 tahun 2025, Kodim 0815/Mojokerto menggelar Rapat Koordinasi TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB), di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 01, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (21/08/2025). Rakor ini dipimpin langsung Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dengan dihadiri OPD terkait, pimpinan perbankan, serta dunia usaha.

Dalam sambutannya, Dandim 0815 menegaskan, TMMD ke-126 tahun ini menyasar Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, dengan sejumlah program fisik seperti pembangunan jalan rabat beton, rehabilitasi rumah tidak layak huni, perbaikan fasilitas pendidikan, pembangunan mushola hingga pengadaan air bersih melalui pengeboran sumur.

“Khusus untuk air bersih, kami sangat berharap dukungan dari dunia usaha dan perbankan agar target pengadaan titik air bersih dapat tercapai. Ini bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera dipenuhi”, tegas Letkol Inf Rully.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto, S.H., M.H., menyoroti masih rendahnya akses air bersih di Mojokerto yang belum mencapai 80%. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dunia usaha. “Masih ada sekitar 60 persen warga Desa Sumbertanggul yang belum menikmati air bersih. Ini keprihatinan kita bersama. Karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah TNI yang responsif terhadap kebutuhan nyata rakyat”, ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa segala bentuk kontribusi dari mitra swasta dan perbankan akan dikelola secara transparan dalam bentuk barang maupun kegiatan fisik. “Target kita jelas, mengurangi jumlah kemiskinan dan memastikan tidak ada lagi warga Mojokerto yang kesulitan air bersih. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi perjuangan kolektif untuk meningkatkan martabat rakyat”, tegasnya.

Babinsa Blitar Dukung Ketahanan Pangan dengan Pendampingan Panen Padi di Desa Selokajang

Blitar — Babinsa Desa Selokajang Koramil 0808/06 Srengat Kodim 0808/Blitar, Sertu Dwi Cahyo Nofarid, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (hanpangan) dengan membantu panen padi di lahan sawah milik Bapak Hadi anggota Poktan Gema Usaha 1 Dusun Maron RT. 01 RW. 01 Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, Kamis (21/8/2025).

Selain turut serta dalam panen, Babinsa juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan para petani terkait pentingnya mendukung program ketahanan pangan. Ia menekankan agar petani segera memanfaatkan ketersediaan air untuk mengolah lahan kembali, sehingga bisa melakukan panen dua kali dalam setahun.

“Program hanpangan merupakan upaya pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan nasional. Kami terus mendorong petani agar tidak menunda pengolahan lahan setelah panen, sehingga hasil pertanian bisa lebih optimal,” ujar Sertu Dwi Cahyo. Ia juga menyampaikan program serapan gabah oleh Bulog yang saat ini menerima gabah kering sawah dengan harga Rp. 6.500 per kilogram, serta mengingatkan pentingnya penggunaan pupuk dan bibit unggul tahan hama.

Sementara itu Bapak Hadi selaku pemilik lahan merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Kami para petani merasa diperhatikan, karena selain membantu panen, Pak Babinsa juga memberikan informasi yang bermanfaat tentang program pemerintah. Dengan adanya pendampingan ini, kami lebih semangat untuk terus meningkatkan hasil pertanian,” ungkapnya.

Ditemui terpisah Danramil 0808/06 Srengat Kapten Inf Sigit Armyanto, turut memberikan apresiasi terhadap upaya pendampingan yang dilakukan Babinsa. “Kami selalu mendorong para Babinsa untuk aktif mendampingi petani di wilayah binaannya. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga membantu kesejahteraan rakyat melalui program ketahanan pangan. Harapan kami, petani semakin produktif dan hasil panen dapat mendukung kebutuhan pangan daerah maupun nasional,” tegasnya.

Dengan adanya sinergi antara Babinsa, petani, dan pemerintah, diharapkan program ketahanan pangan terus berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di Blitar.

Lomba Fotografi TMMD Ke-125: Apresiasi Kebersamaan TNI dan Masyarakat di Banyuwangi

BANYUWANGI — Semangat kebersamaan dan gotong royong dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi terekam indah melalui karya-karya fotografi yang luar biasa. Sebagai puncak apresiasi, Kolonel Inf Kohir bersama Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para pemenang lomba fotografi yang digelar di Kecamatan Siliragung, Banyuwangi.

Acara penyerahan penghargaan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi para fotografer yang telah berhasil mengabadikan momen-momen berharga selama pelaksanaan TMMD. Lomba ini tidak hanya bertujuan untuk mendokumentasikan kegiatan fisik dan non-fisik, tetapi juga untuk menangkap esensi utama dari program TMMD, yaitu kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dalam sambutannya, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme dan kreativitas para peserta. “Setiap foto yang dilombakan bukan sekadar gambar, melainkan sebuah cerita tentang kerja keras, ketulusan, dan sinergi yang solid antara prajurit kami dengan masyarakat Siliragung,” ujarnya. “Karya-karya ini adalah bukti visual keberhasilan TMMD dalam menyentuh langsung kehidupan warga.”

Hal senada juga diungkapkan oleh Kolonel Inf Kohir. Beliau menekankan bahwa dokumentasi visual seperti ini sangat penting untuk menyebarkan semangat positif TMMD ke seluruh penjuru negeri. “Melalui lensa kamera, masyarakat luas dapat melihat secara nyata bagaimana program TMMD hadir untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di daerah,” tegasnya.

Lomba fotografi ini berhasil menjaring karya-karya yang menggambarkan berbagai kegiatan, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, renovasi rumah tidak layak huni, hingga kegiatan penyuluhan dan bakti sosial yang mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga. Para pemenang yang menerima penghargaan tampak semringah, bangga karena karya mereka telah diakui sebagai bagian dari sejarah sukses TMMD ke-125 di Banyuwangi.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat gotong royong dan kebersamaan akan terus berlanjut, bahkan setelah program TMMD ke-125 resmi berakhir, meninggalkan warisan pembangunan dan kenangan indah yang terbingkai sempurna dalam setiap jepretan foto.

Penutupan TMMD Ke-125 Resmi Dihadiri Irdam V/Brawijaya dan Pembukaan Stand UMKM di Banyuwangi

Banyuwangi — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025 resmi ditutup dengan meriah di Lapangan Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (21/8/2025). Acara penutupan tersebut dipimpin oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Ramli, SE yang secara simbolis meresmikan pembukaan stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Banyuwangi.

Pembukaan UMKM ditandai dengan pelepasan balon ke udara, disaksikan oleh jajaran Forkopimda, prajurit TNI-Polri, serta masyarakat yang antusias hadir. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak dari riuh tepuk tangan seluruh tamu undangan dan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ramli, SE menegaskan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memberi perhatian pada penguatan ekonomi masyarakat. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Kehadirannya di TMMD ke-125 ini diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan, dan memajukan perekonomian desa,” ungkapnya.

Berbagai produk lokal Banyuwangi ditampilkan di stand UMKM, mulai dari hasil pertanian, makanan olahan, hingga kerajinan khas masyarakat desa. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi bagi pelaku UMKM agar lebih dikenal luas dan berdaya saing.

Sementara itu, Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya TMMD ke-125. “Program ini tidak hanya membangun sarana dan prasarana, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi Banyuwangi yang lebih maju,” tegasnya.

Dengan adanya penutupan TMMD ke-125 yang dibarengi dengan pembukaan UMKM, program TNI kembali membuktikan komitmennya dalam membangun desa secara menyeluruh, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Peresmian Jembatan TMMD Ke-125 oleh Irdam V/Brawijaya, Tingkatkan Mobilitas Ekonomi Banyuwangi.

Banyuwangi – Jembatan hasil kerja keras Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi resmi diresmikan pada Kamis (21/8/2025). Jembatan yang dibangun di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Peresmian dipimpin langsung oleh Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, SE, didampingi Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Kohir, serta unsur Forkopimda Banyuwangi. Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ramli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satgas TMMD dan masyarakat yang turut bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.

Jembatan dengan panjang 16 meter, lebar 3,5 meter, dan tinggi 6,25 meter ini dibangun dalam waktu 31 hari. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, meningkatkan mobilitas ekonomi, serta mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan Banyuwangi.

Selain pembangunan jembatan, TMMD ke-125 juga melaksanakan sejumlah kegiatan fisik dan nonfisik lainnya, mulai dari pembangunan jalan cor beton, sumur bor, renovasi rumah tidak layak huni (RUTILAHU), hingga penyuluhan kebangsaan dan kesehatan. Program tersebut menjadi bukti sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Irdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Sumur Bor Program TMMD ke-125 di Banyuwangi

Banyuwangi — Inspektur Daerah Militer (Irdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, SE, meninjau langsung hasil pembangunan sumur bor dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi. Kegiatan pengecekan berlangsung di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi pada Kamis (21/8/2025) usai upacara penutupan TMMD.

Pengecekan tersebut dilakukan bersama Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Kohir, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos, serta jajaran Forkopimda Banyuwangi. Sumur bor yang dibangun Satgas TMMD ini merupakan salah satu program prioritas untuk mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat pedesaan.

Dengan kapasitas yang memadai, sumur bor ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan air bersih warga sekitar, terutama pada musim kemarau. Brigjen TNI Ramli menegaskan bahwa keberadaan sumur bor ini adalah bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan wilayah.

Selain pembangunan sumur bor, TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi juga berhasil menyelesaikan berbagai sasaran fisik lainnya seperti pembangunan jembatan, jalan cor beton, renovasi rumah tidak layak huni (RUTILAHU), dan fasilitas MCK, serta program nonfisik berupa penyuluhan kebangsaan, kesehatan, pertanian, hingga penanggulangan stunting. Semua capaian tersebut menjadi bukti sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam pemerataan pembangunan di pedesaan.

Irdam V/Brawijaya Apresiasi Atlet Karate Binaan Kodim 0825 Banyuwangi dalam Acara Penutupan TMMD

Banyuwangi — Inspektur Daerah Militer (Irdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, SE, memberikan apresiasi kepada para atlet karate binaan Kodim 0825/Banyuwangi pada Kamis (21/8/2025). Pemberian apresiasi tersebut berlangsung usai rangkaian kegiatan penutupan TMMD ke-125 di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Ramli menyampaikan rasa bangga atas semangat dan prestasi yang diraih para atlet karate muda binaan Kodim 0825. Menurutnya, pembinaan olahraga bela diri tidak hanya bertujuan mencetak prestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berkarakter kebangsaan.

Ia berharap agar para atlet terus berlatih dengan giat serta mampu mengharumkan nama daerah dan TNI Angkatan Darat di tingkat regional maupun nasional. “Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.

Selain pembinaan olahraga, Kodim 0825/Banyuwangi juga aktif melaksanakan berbagai program pembinaan teritorial lainnya seperti kegiatan sosial, kesehatan, hingga pelestarian budaya. Hal ini sejalan dengan komitmen TNI AD untuk hadir di tengah masyarakat, mendukung pembangunan, dan mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, dan berprestasi.