Babinsa Desa Gedangan Dampingi Cek Kesehatan Gratis untuk Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Jombang — Serka Setyo Pribadi, Babinsa Desa Gedangan Koramil 0814/15 Mojowarno, mendampingi kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) yang digelar di Balai Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Sabtu, (23/8/2025).

Program cek kesehatan gratis ini merupakan upaya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan oleh puskesmas dengan dukungan instansi terkait. Kegiatan ini bertujuan mendeteksi dini penyakit di masyarakat agar dapat segera diantisipasi dengan pola hidup sehat maupun pengobatan ringan.

Sebelum pemeriksaan, petugas puskesmas memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan, serta menyampaikan informasi terkini mengenai program kesehatan nasional. Adapun pemeriksaan meliputi penimbangan berat badan, pengecekan tensi darah, gula darah, kolesterol, asam urat, THT, hingga pemberian konseling kesehatan.

Serka Setyo Pribadi menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. “Cek kesehatan gratis ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Harapannya kegiatan semacam ini terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan kuat,” ujarnya.

Babinsa Asemgede Ikuti Karnaval Budaya untuk Memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Jombang — Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sertu M. Nofik Babinsa Asemgede Koramil 0814/09 Kudu menghadiri kegiatan karnaval budaya yang digelar di Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Sabtu (23/8/2025).

Karnaval budaya yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Asemgede ini berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai unsur masyarakat. Sertu M. Nofik bersama warga tampak antusias mendukung kegiatan tersebut sebagai wujud kebersamaan dalam melestarikan budaya lokal.

Kepala Desa Asemgede, Ibu Lastinah, menyampaikan terima kasih atas dukungan Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Babinsa Koramil 0814/09 Kudu serta semua pihak yang terlibat. Semoga kebersamaan ini membawa berkah bagi seluruh warga,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa diharapkan semakin mempererat hubungan TNI, Polri, dan masyarakat, serta menciptakan suasana yang harmonis dalam peringatan HUT RI ke-80 di Desa Asemgede.

Babinsa Dukung Kegiatan Posyandu ILP Anggrek 2 untuk Tingkatkan Kesehatan Masyarakat.

Probolinggo — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan oleh jajaran TNI, salah satunya melalui pendampingan kegiatan posyandu. Koramil 0820-09/Lumbang, Koptu Dadang Wibi, turut hadir mendampingi pelaksanaan Posyandu ILP Anggrek 2 yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan posyandu kali ini diikuti oleh bidan desa, Ibu Vivi, bersama para kader posyandu Desa Sapih. Berbagai layanan kesehatan ibu dan anak diberikan, mulai dari penimbangan balita, pemberian vitamin, imunisasi, hingga konsultasi kesehatan dasar. Posyandu ini menjadi garda terdepan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari para kader posyandu. Bagi mereka, dukungan TNI bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga ikut serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami merasa lebih bersemangat. Apalagi posyandu ini sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak di desa,” ujar salah satu kader posyandu.

Sementara itu, Koptu Dadang Wibi menyampaikan bahwa kehadiran dirinya di tengah-tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung program pemerintah. “Posyandu adalah bagian dari pembangunan manusia sejak dini. Kami siap mendukung agar kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Posyandu ILP Anggrek 2 diharapkan terus menjadi sarana yang efektif dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

Dengan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan Babinsa, Desa Sapih semakin optimis mampu mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Dandim 0820/Probolinggo Hadiri Kenduri Legian untuk Perkuat Silaturahmi dan Kebinekaan Masyarakat

Probolinggo, Komandan Kodim (Dandim) Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo serta sejumlah kalangan, baik itu tokoh masyarakat maupun tokoh lintas agama menghadiri kegiatan yang dikemas dalam “Kenduri Legian” Sabtu (23/8).

Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan kegiatan Kenduri Legian ini sebagai salah satu upaya dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar warga, tokoh agama dan tokoh masyarakat khususnya yang ada di wilayah Kota Probolinggo.

“Secaligus melestarikan tradisi dan budaya religius yang telah diwariskan secara turun-temurun, yang mana tradisi kenduri sebagai sarana doa bersama,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Dandim menambahkan, kegiatan Kenduri Legian juga merupakan tempat untuk bertukar pikiran dan dapat meningkatkan rasa kebinekaan. Karena disini banyak sekali dihadiri dari semua kalangan. Kita sangat bersyukur di Probolinggo ini begitu banyak suku bangsa dan agama hidup berdampingan dan sangat kondusif sehingga rasa kebinekaan kita sangat terasa.

“Lebih lanjut kegiatan Kenduri Legian ini juga sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat, karunia serta keberkahan yang telah diberikan kepada masyarakat Kota Probolinggo,” ujarnya.

Sementara pencetus kegiatan Kenduri Legian KH Tajul Muttaqin menegaskan, bahwa apa yang kita lakukan hari ini merupakan komitmen bersama untuk merawat kebinekaan sehingga hari ini kita berkumpul disini. Warisan yang sangat mahal dari pendahulu kita untuk merawat semangat kebinekaan sehingga semangat itu bisa terawat hingga saat ini.

Ada beberapa sesepuh yang mempunyai ide unik untuk mengumpulkan tokoh-tokoh sehingga tercipta periode pemerintahan yang relatif dan terjaga dengan baik. “Hari ini kita melaksanakan Kenduri Legian untuk menciptakan aura positif di wilayah kota Probolinggo, semoga apa yang kita laksanakan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Probolinggo,” tuturnya.

Tutup Uji Siap Tempur Tingkat Peleton Kikav 3/TSC dengan Evaluasi Mendalam dan Apresiasi.

Pasuruan — Dalam rangka penutupan Uji Siap Tempur (UST) Tingkat Peleton Kikav 3/TSC Kodam V/Brawijaya TA 2025 dilaksanakan di Rahlat Puslatpur Marinir III Grati, Kabupaten Pasuruan, diwakili oleh Waslat Letkol Inf Bayu S. selaku Kasisarpraslat Baglat Rindam V/Brawijaya.

Dalam amanatnya, Komandan latihan menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan pelaku latihan atas pelaksanaan UST yang berjalan baik. Materi yang diuji meliputi Pindah Pasukan, Berbivak, Gerak Maju untuk Kontak, Serangan, Pengejaran, Pertahanan, dan Pemindahan ke belakang. Secara umum hasil dinilai memenuhi standar, meskipun masih terdapat beberapa catatan perbaikan, seperti peningkatan penguasaan materi kecabangan, kepemimpinan lapangan, disiplin tempur, serta kesiapan Alutsista.

Komandan latihan juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh, peningkatan kualitas SDM sesuai perkembangan teknologi persenjataan, serta keselamatan dalam perjalanan kembali ke home base.

Danrem 083/BDJ Kunjungi Banyuwangi, Berikan Arahan dan Bantuan Pendidikan bagi Masyarakat.

Banyuwangi, – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, melaksanakan kunjungan kerja di Banyuwangi. Agenda kegiatan meliputi pengarahan kepada prajurit, PNS, dan Persit Kodim 0825/Banyuwangi di Hotel Aston Banyuwangi, serta penyerahan bantuan dua unit komputer kepada SMP Kartika IV-7 Siliragung.

Dalam pengarahannya, Danrem menekankan pentingnya sikap produktif, profesional, adaptif, dan inovatif bagi prajurit dalam menjalankan tugas. Profesionalisme diwujudkan melalui latihan yang sungguh-sungguh, efektif, minim risiko, dilandasi kepercayaan diri, pemahaman tugas, dan tolok ukur yang jelas. Danrem juga mengingatkan pentingnya lima kemampuan teritorial, yaitu temu cepat lapor cepat, manajemen teritorial, penguasaan wilayah, pembinaan perlawanan rakyat, dan komunikasi sosial.

Kolonel Inf Kohir menginstruksikan agar prajurit mendukung kebijakan pemerintah dan komando atas dengan berperan aktif dalam program pembangunan nasional serta menjaga stabilitas di tengah masyarakat. Kemampuan adaptif juga ditekankan agar prajurit mampu menyesuaikan diri dengan dinamika lingkungan yang terus berkembang.

Pada kesempatan yang sama, Danrem 083/BJ menyerahkan bantuan dua unit komputer kepada SMP Kartika IV-7 Siliragung. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap dunia pendidikan. Kolonel Inf Kohir berharap bantuan komputer dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digitalisasi pendidikan.

Endah, salah satu guru SMP Kartika IV-7 Siliragung, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, komputer tersebut sangat bermanfaat bagi guru dan siswa dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. TNI tidak hanya berfokus pada tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga bantuan dan pengarahan ini bermanfaat bagi kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas prajurit Kodim 0825/Banyuwangi.

Membangun Sinergi: Kegiatan Silaturahmi Danrem 083 Bersama Forkopimda Banyuwangi.

BANYUWANGI — Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir didampingi ibu beserta rombongan melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama Forkopimda dan Mitra Kodim 0825/Banyuwangi bertempat di Hotel Aston Banyuwangi, Jum’at (22/8/2025). Acara ini berlangsung penuh keakraban dengan suasana kebersamaan yang hangat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., jajaran Forkopimda, serta para mitra dan tamu undangan. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi wujud sinergi dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si menyampaikan apresiasi atas kebersamaan TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh mitra kerja. Menurutnya, sinergitas ini sangat penting untuk memperkuat soliditas dalam menghadapi tantangan pembangunan serta menjaga kondusifitas wilayah.

Sementara itu, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan momentum penting untuk mempererat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi antar instansi. Ia berharap hubungan baik yang terjalin dapat terus dipelihara demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

TNI-Polri Amankan Karnaval HUT ke-80 RI, Perkuat Kebersamaan di Bangkalan

Bangkalan — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, Babinsa Koramil 0829-12/Modung, Sertu Syahrir dan Serka Saepuddin, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Modung Aipda Mahmudi melaksanakan kegiatan pengamanan serta pendampingan karnaval tingkat TK dan SD di Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan. Pada Jumat (22/8/25).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Karnaval ini menjadi salah satu bentuk semangat kebersamaan warga dalam memperingati momentum bersejarah kemerdekaan RI.

Selama pelaksanaan, Babinsa bersama aparat kepolisian melakukan pengamanan jalannya karnaval agar tertib, lancar, dan aman hingga kegiatan selesai. Kehadiran aparat TNI-Polri di lapangan juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta serta masyarakat yang turut menyaksikan.

Babinsa Koramil 0829-12/Modung, Sertu Syahrir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan dukungan bagi generasi muda dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ungkapnya.

Babinsa Dampingi Petani Hadapi Ancaman Hama, Perkuat Ketahanan Pangan di Trenggalek.

Trenggalek — Matahari pagi menyapu hamparan padi muda di persawahan Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Deretan batang padi yang masih hijau segar itu tampak berkilau disiram embun. Namun di balik hijaunya harapan panen, terselip ancaman serius: serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang bisa menggerogoti hasil panen petani.

Di tengah hamparan sawah itu, Serka Edy Sutomo, Babinsa Karanganom dari Koramil 0806-03/Durenan, berdiri bersama para petani Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rejeki 3. Dengan seragam lorengnya yang khas, ia tak canggung ikut menyusuri pematang sawah, dan ikut serta dalam kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT yang digelar bersama Dinas Pertanian, Jumat (22/8/2025).

“Ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi kepentingan kita semua. TNI hadir untuk mendampingi para petani agar tetap semangat dan terlindungi dari ancaman hama yang bisa merugikan,” ujar Serka Edy saat ditemui di sela kegiatan.

Kehadiran TNI di sawah bukanlah hal baru bagi petani Karanganom. Mereka sudah terbiasa melihat sosok Babinsa yang ikut turun tangan, bukan hanya saat tanam, tetapi juga pada masa perawatan hingga panen. Bagi Serka Edy, mendampingi petani adalah bagian dari tanggung jawab moral sebagai aparat teritorial.

“Kami tidak hanya mengawal dari sisi keamanan wilayah, tapi juga berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Itu sebabnya Babinsa harus menyatu dengan petani, bekerja bersama mereka dari awal hingga akhir,” tegasnya.

Di sisi lain, para petani mengaku semakin percaya diri dalam menghadapi ancaman hama berkat sinergi yang terbangun. Ketua Poktan Sumber Rejeki 3, Sutrisno, bahkan menyebut kehadiran Babinsa sebagai penyemangat baru.

“Kalau ada Babinsa, kami merasa tidak sendirian. Ada yang mengarahkan, ada yang ikut mendukung, sehingga kami lebih yakin bisa menjaga padi sampai panen,” katanya sambil mengusap keringat di dahi.

Dalam kegiatan Gerdal OPT kali ini, para petani dibekali teknik pengendalian hama terpadu dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem. Dinas Pertanian bersama Babinsa menekankan penggunaan pestisida yang tepat dosis dan ramah lingkungan, agar tanah tetap sehat dan produksi padi lebih berkelanjutan.

Program pendampingan petani ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas nasional. Tantangan perubahan iklim, ancaman krisis pangan global, serta fluktuasi harga beras di pasaran menjadi alasan penting mengapa peran petani dan pendampingan dari berbagai pihak harus diperkuat.

Di Karanganom, sinergi TNI, Dinas Pertanian, dan Poktan menjadi gambaran kecil dari upaya besar yang tengah digalakkan di seluruh Indonesia. Upaya ini bukan hanya soal menjaga hasil panen, tetapi juga tentang memastikan dapur-dapur keluarga tetap berasap, dan negeri ini berdiri kokoh di atas swasembada pangan.

Melalui gerakan pengendalian OPT ini, kehadiran Babinsa bukan sekadar pendamping, tetapi wujud nyata komitmen TNI dalam mengawal ketahanan pangan bangsa. Dari pematang sawah di pedesaan, pesan kuat itu bergema: ketahanan pangan bukan hanya slogan, melainkan aksi bersama yang memastikan masa depan pangan Indonesia tetap terjaga.

Babinsa Posramil 0826-12/Kadur Dampingi Panen Jagung, Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Kadur.

PAMEKASAN — Babinsa Desa Kadur, Kopda Moh Yusjiyanto, anggota Posramil 0826-12/Kadur, terjun langsung mendampingi warga binaannya dalam kegiatan panen jagung milik Sanosi, petani asal Dusun Kadur Atas, Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Jum’at (22/8/2025).

Kopda Moh Yusjiyanto menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam bidang pertanian merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Ini adalah salah satu program TNI Angkatan Darat di bidang ketahanan pangan. Babinsa akan terus hadir dan memberikan pendampingan kepada para petani agar hasil panen bisa maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat Desa Kadur untuk terus aktif mengembangkan sektor pertanian, mengingat pertanian merupakan sumber utama penopang kehidupan dan perekonomian warga.

“Kami berharap para petani semakin semangat, tidak hanya dalam menanam tetapi juga menjaga kualitas hasil pertaniannya. Pertanian yang maju akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.

“Dengan adanya pendampingan Babinsa, diharapkan para petani lebih termotivasi dalam mengelola lahan dan meningkatkan hasil produksi pertanian, khususnya jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan di wilayah Kecamatan Kadur,” pungkasnya.