TMMD ke-125: Meningkatkan Kualitas Sarana Ibadah Melalui Rehabilitasi Mushala.

Madiun, 3 Agustus 2025 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Kodim 0803/Madiun terus menunjukkan progres signifikan. Salah satu sasaran fisik utama, yakni rehabilitasi 2 Mushala di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, kini memasuki tahapan pengecoran struktur.

Kegiatan rehab mushala ini telah melewati beberapa tahapan penting. Di antaranya, penyelesaian pembuatan lubang pondasi dan lubang slop, serta pengecoran slop pondasi yang dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, proses awal sudah berjalan lancar. Saat ini kami mulai melaksanakan pengecoran tiang sebagai bagian dari struktur utama bangunan,” ujar Lettu Inf Jaimin selaku Perwira Koordinator Rehab Musholla.

Pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas sarana ibadah bagi warga, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat kebersamaan dan kerja bakti.

Warga Desa Ngranget menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur, Mushala diperbaiki. Ini jadi tempat ibadah dan juga kegiatan keagamaan warga,” ujar Bapak Jayus tokoh masyarakat setempat.

Rehabilitasi mushala ini ditargetkan rampung dalam waktu yang telah ditentukan selama pelaksanaan TMMD. Kodim 0803/Madiun berharap, hasil akhir pembangunan nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat desa untuk menunjang kegiatan keagamaan dan sosial.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Rehabilitasi RTLH Bapak Marimin di Desa Ngranget.

Madiun, 3 Agustus 2025 – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Salah satu bentuk nyata dari kegiatan ini adalah pelaksanaan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Marimin, warga Dusun/Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Kegiatan rehab RTLH ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan untuk memberikan tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman bagi warga kurang mampu. Rumah Bapak Marimin sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan, dengan struktur bangunan yang rapuh dan tidak layak huni. Melalui program ini, rumah tersebut dibongkar dan dibangun kembali dengan standar kelayakan yang lebih baik.

Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, selaku Dansatgas TMMD, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami hadir untuk membantu masyarakat secara langsung. Program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan rehabilitasi, personel TNI dibantu oleh warga sekitar yang dengan antusias ikut bergotong royong menyelesaikan pekerjaan. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban Bapak Marimin, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Bapak Marimin sendiri mengaku sangat bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan. “Saya tidak menyangka rumah saya akan dibangun kembali oleh TNI. Terima kasih banyak kepada Bapak-bapak tentara dan semua yang sudah membantu. Ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Program TMMD ke-125 di wilayah Kodim Madiun dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, dengan sejumlah sasaran fisik dan non-fisik lainnya seperti pembangunan jalan desa, penyuluhan kesehatan, dan pendidikan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Ngranget dan sekitarnya.

Babinsa Koramil 0820-10/Kuripan Tingkatkan Akses Jalan dengan Pemasangan Paving Blok Bersama Warga.

Probolinggo,- Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0820-10/Kuripan. Kali ini, Koptu Sainal bersama warga Dusun Kuncian, Desa Jati Sari, Kecamatan Kuripan, melaksanakan kegiatan pendampingan pemasangan paving blok demi meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan masyarakat setempat dalam kerja bakti kolektif yang penuh semangat. Peran aktif Babinsa dalam kegiatan ini menjadi pendorong partisipasi warga untuk terlibat langsung membangun lingkungannya.

“Kami hadir bukan hanya sebagai pengaman wilayah, tapi juga bagian dari masyarakat yang siap mendukung pembangunan desa. Kegiatan ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Koptu Sainal di sela-sela kegiatan.

Pemasangan paving blok ini tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga bertujuan memperbaiki akses jalan warga, terutama saat musim hujan. Akses jalan yang baik sangat dibutuhkan untuk kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga setempat.

Hingga akhir kegiatan, suasana tetap berjalan dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat pun menyambut positif kehadiran TNI yang selalu hadir dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Dandim 0820/Probolinggo Apresiasi DPRD dalam Rapat Paripurna Penetapan Raperda APBD 2025.

Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah menghadiri rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pendapat akhir (PA) fraksi dan penandatanganan nota persetujuan bersama antara Wali Kota Probolinggo dengan pimpinan DPRD Kota Probolinggo tentang penetapan Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2025.

Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota DPRD Kota Probolinggo atas kerja keras dan kolaborasi dalam pembahasan Perubahan APBD tahun 2025. Wali Kota bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah meminta keseriusan seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti koreksi serta saran DPRD.

“APBD bukan hanya sekadar formalitas untuk kami mohon koreksi yang disampaikan jangan dianggap angin lalu ini bentuk aspirasi masyarakat yang disalurkan lewat DPRD dan wajib dicermati bersama,”kata Letkol Arh Iwan Hermaya, Minggu (3/8).

Dandim menambahkan, terkait hasil efisiensi belanja perjalanan dinas sekretariat DPRD Kota Probolinggo yang akan digunakan untuk belanja prioritas Pemerintah Kota Probolinggo dan belanja tidak terduga telah dilakukan penyesuian belanja. “Baik sosialisasi yang melibatkan masyarakat maupun belanja prioritas lainnya,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengajak untuk menjaga semangat kolaborasi antara Pemerintah Kota Probolinggo dan DPRD Kota Probolinggo. Membangun kota probolinggo tidak cukup dengan mimpi, tapi butuh sinergi, strategi dan keberanian. “Semoga keputusan hari ini membawa maslahat dan menjadikan kota Probolinggo semakin sejahtera, amanah,”pungkasnya.

Pendampingan Babinsa: Pastikan Penyaluran Beras Murah Tepat Sasaran di Kelurahan Jepara

SURABAYA – Dalam upaya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok, Babinsa Kelurahan Jepara Koramil 0830-04/Bubutan, Serda Galuh, melaksanakan pendampingan dan pengawasan kegiatan penyaluran beras murah dari pemerintah yang digelar di Jl. Dupak, tepatnya di depan Balai RW 06 No. 21, Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Sabtu (2/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan serta mengendalikan harga kebutuhan pokok di tengah fluktuasi harga pasar yang dirasakan cukup memberatkan bagi sebagian warga. Puluhan masyarakat dari berbagai RT tampak hadir dan mengantre dengan tertib untuk mendapatkan beras murah yang disalurkan secara langsung oleh petugas dibantu oleh Babinsa dan perangkat kelurahan.

Menurut Serda Galuh, pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan agar proses distribusi berlangsung dengan tertib, aman, dan tepat sasaran. Ia juga memastikan tidak ada penumpukan warga dan kegiatan berjalan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat. Tugas Babinsa tidak hanya soal pertahanan, tapi juga soal sosial, membantu rakyat di wilayah binaan,” ujar Serda Galuh di sela kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi momen mempererat silaturahmi antara aparat TNI dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi bentuk nyata bahwa TNI selalu hadir dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit.

Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan distribusi beras murah akan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga di wilayah lain, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.

Edukasi Gizi dan Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita dalam Program TMMD ke-125.

BOJONEGORO, – Dalam rangka mendukung kegiatan program TNI Manunggal Membangun (TMMD) ke- 125 tahun 2025 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro melalui Puskesmas Temayang memberikan bantuan tambahan gizi kepada balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

Tidak hanya pemberian makanan tambahan bagi kelompok rentan saja, dalam kegiatan yang dilaksanakan di Polindes Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, Jum’at (1/8/2025), petugas juga memberikan edukasi masyarakat tentang gizi, dan pola makan yang baik kepada orang tua atau pengasuh balita.

Adapun bantuan tambahan gizi tersebut terdiri dari 10 paket untuk balita dibawah 2 tahun yang tidak naik berat badan, 1 paket untuk balita gizi kurang, 1 paket untuk ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), 1 paket ibu menyusui Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan 90 paket untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu Balita.

Hadir dalam kegiatan ini Komandan Peleton (Danton) 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Lettu Inf Moh. Fathurrozi, Polkes 05.09.14 Kodim 0813 Bojonegoro Peltu Zaenal, Ketua PKK Desa Soko, Pujiastuti, Bidan Desa Soko, Suarni, STR.Keb., dan Petugas Gizi Puskesmas Temayang, Siti Romlah.

Danton 2 SSK Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Letda Inf Moh. Fathurrozi, berharap dengan adanya pemberian makanan tambahan (kudapan) yang bergizi ini dapat membantu meningkatkan kesehatan dan status gizi balita khususnya bagi anak-anak Desa Soko, agar bisa tumbuh kembang dengan optimal.

“Terima kasih, semoga dengan adanya kegiatan dalam upaya pemenuhan gizi seimbang ini bisa membawa manfaat yang besar bagi anak-anak Desa Soko, untuk menjadi generasi Indonesia emas 2045,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro dilaksanakan mulai dari tanggal 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 mendatang, dengan tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’.

Program terpadu dan lintas sektoral TMMD ke- 125 tahun 2025 ini mempunyai agenda kegiatan fisik dan non fisik. Sasaran fisik, diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa, yang mencakup pembengunan jalan beton, pembangunan pagar dan musholla sekolah, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam.

Sedangkan kegiatan non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Edukasi Mitigasi Bencana: Siswa SD di Bojonegoro Diajarkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

BOJONEGORO, – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Taruna Siaga Becana (Tagana) Kabupaten Bojonegoro, memberikan edukasi Sekolah Siaga Bencana di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (2/8/2025).

Sosialisasi sekolah siaga bencana ini diberikan kepada puluhan siswa kelas 5 dan 6 dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Soko I, II dan IV.

Pemateri dari Perwakilan PMI Cabang Bojonegoro, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk upaya edukasi dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.

“Kita berikan materi terkait macam-macam bencana serta kita ajak para siswa bermain Ulat Tangga kebencanaan,” ujarnya.

Sementara itu Samudi, perwakilan dari Tagana Bojonegoro, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada siswa-siswi tentang pentingnya mitigasi bencana, serta tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Pihaknya memberikan edukasi anak-anak, tentang bagaimana cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana.

“Jadi pengenalan kebencanaan sejak dini ini sangat perlu sekali, karena di Indonesia ini rawan terjadinya bencana, apalagi saat ini menjelang musim pancaroba biasanya sering terjadi angin puting beliung maupun gempa bumi. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi anak-anak untuk paling tidak bisa menyelamatkan diri ketika terjadi bencana,” ucapnya.

Danton I Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Letda Cke Nur Alim, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kolaborasi dalam kegiatan tersebut. Sosialisasi atau edukasi kebencanaan ini sangatlah penting dilakukan sejak dini. Kegiatan ini adalah salah satu wujud kepedulian bersama, agar memahami bagaimana cara mengatasi jika terjadi bencana.

“Edukasi ini untuk membangun kesadaran sejak dini tentang kebencanaan, sekaligus untuk meningkatkan kemampuan menyelamatkan diri dari risiko bencana, sehingga dengan langkah antisipasi dapat meminimalisir adanya korban jiwa,” pungkasnya.

Program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro berlangsung mulai dari tanggal 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 mendatang, dengan tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’.

Program terpadu dan lintas tersebut mempunyai agenda kegiatan fisik dan non fisik. Sasaran fisik, diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa, yang mencakup pembengunan jalan beton, pembangunan pagar dan musholla sekolah, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam.

Sedangkan kegiatan non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Aslog Panglima TNI Cek Progres TMMD: Dukungan Pembangunan untuk Wilayah Terpencil

Jombang – Asisten Logistik Panglima TNI, Mayjen TNI Candra Wijaya melakukan kunjungan kerja ke lokasi TMMD ke-122 yang dilaksanakan oleh Kodim 0814/Jombang di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung progres pembangunan fisik maupun kegiatan non-fisik yang sedang dilaksanakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat setempat.

Dalam peninjauannya, Aslog didampingi oleh Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo. Jumat (01/08/2025).

“TMMD ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami hadir untuk membantu percepatan pembangunan di daerah, terutama wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dan itu yang kita lihat di Desa Kromong ini, ” ujar Mayjen TNI Candra.

Satgas TMMD ke-125 Madiun Atasi Hambatan, Wujudkan Infrastruktur untuk Masyarakat

MADIUN – Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, Dandim 0803/Madiun, meninjau lokasi TMMD ke-125, memantau pembangunan jalan makadam di Ngranget, Dagangan. Kendala teknis diidentifikasi, solusi dipercepat. “TMMD wujud kemanunggalan TNI-rakyat,” tegasnya.

Jalan makadam sepanjang 3.500 meter dan lebar 2,5 meter menghubungkan Dusun Ngukir ke Nglengko, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan. Infrastruktur ini meningkatkan konektivitas, mendukung ekonomi, dan mempermudah akses sosial masyarakat setempat.

Peninjauan Dandim fokus pada kendala seperti vegetasi lebat, tanah labil, akses alat berat, dan cuaca. Solusi alternatif, termasuk optimalisasi alat berat dan penyesuaian metode, diterapkan untuk memastikan kelancaran proyek.

Apel pagi Satgas TMMD, dipimpin Kapten Arm Ragil, jadi sarana evaluasi dan motivasi. “Disiplin dan keselamatan kerja prioritas utama,” ujarnya. Personel dari TNI AD, AL, dan AU bekerja solid menyelesaikan tugas.

TMMD ke-125 tidak hanya bangun infrastruktur, tetapi juga gelar penyuluhan bela negara, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Program ini memperkuat hubungan TNI-rakyat serta mendukung pembangunan wilayah tertinggal secara berkelanjutan.

Diharapkan, pembangunan jalan makadam ini rampung tepat waktu, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Madiun, sesuai misi TMMD ke-125.

Babinsa 0820-03/Leces Aktif Dampingi Petani Panen Padi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Probolinggo, 2 Agustus 2025 — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, peran aktif Babinsa dalam mendampingi para petani terus digencarkan di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Probolinggo. Salah satu contohnya terlihat dalam kegiatan pendampingan panen padi oleh Sertu Rokip, Babinsa Desa Tigasan Wetan dari Koramil 0820-03/Leces, pada hari Sabtu (2/8).

Kegiatan panen ini berlangsung di lahan milik Bapak Jasuli, petani setempat yang berada di Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Kehadiran Babinsa di tengah petani bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi bukti nyata dukungan TNI dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian di tingkat akar rumput.

Sertu Rokip menyampaikan bahwa keterlibatan TNI, khususnya Babinsa, dalam bidang pertanian merupakan bentuk implementasi dari tugas pembinaan teritorial dan komitmen menjaga ketahanan pangan masyarakat. “Kami turun langsung ke sawah, tidak hanya membantu proses panen, tapi juga memberikan semangat dan motivasi kepada para petani agar tetap produktif meskipun menghadapi berbagai tantangan,” ungkapnya.

Hasil panen yang diperoleh hari ini cukup menggembirakan, dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lokal serta menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Dalam konteks yang lebih luas, kehadiran TNI di sektor pertanian menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengantisipasi potensi darurat pangan akibat krisis global, perubahan iklim, serta tekanan ekonomi lainnya.

Program pendampingan seperti ini juga sejalan dengan arahan dari Kodim 0820/Probolinggo, yang terus mendorong seluruh jajaran Koramil untuk aktif berkolaborasi dengan masyarakat desa dan kelompok tani dalam setiap fase pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga panen raya.

Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo semakin kuat dan mandiri, sehingga mampu menjawab tantangan kebutuhan pangan di masa depan.

“Petani adalah pahlawan pangan, dan kami siap berdiri bersama mereka,” tutup Sertu Rokip penuh semangat.