Koramil Kamal Bersihkan Kawasan Pelabuhan ASDP untuk Lomba Kopaska Fins Swimming Piala Kasal 2025

Bangkalan – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Lomba Kopaska Fins Swimming Selat Madura Piala Kasal Tahun 2025, Koramil 0829-03/Kamal bersama unsur Forkopimcam menggelar kegiatan bersih-bersih di kawasan Pelabuhan ASDP bagian barat, Desa Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Kamis (7/8/25).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Arm Muasari dan melibatkan berbagai unsur terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Palaksa Mayor Laut (P) Yenif Furniawan, Camat Kamal Edi Satofit, Kapolsek Kamal Andri Cahyo Prabowo, S.Tr.K., SIK., MIK., serta Danton YTP 837/KT Letda Czi Putu.

Selain menciptakan lingkungan pelabuhan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga bertujuan membangun sinergi antarinstansi dalam menyukseskan event nasional yang akan dilaksanakan di perairan Selat Madura.

Danramil Kamal, Kapten Arm Muasari menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini adalah bentuk komitmen untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Ini adalah bagian dari peran aktif kami untuk turut menyukseskan agenda nasional serta mempererat kerja sama lintas sektor di wilayah,” ungkapnya.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat, mencerminkan semangat gotong royong serta tanggung jawab bersama dalam menyambut event penting tingkat nasional.

Sinkronisasi Data Dinas Pendidikan dan Kemenag dalam Rapat Koordinasi Program MBG Probolinggo

Probolinggo, Bertempat di ruang rapat utama Bapelitbangda Kantor Bupati Probolinggo telah dilaksanakan kegiatan rapat koordinasi makan bergizi gatis (MBG) yang diikuti oleh sekitar 50 orang dengan penanggung jawab kegiatan yakni Sekretaris daerah Pemkab Probolinggo Ugas Irwanto.

Pasi Ter Kodim 0820/Probolinggo Kapten Inf Miko Supriyadi menyampaikan, rapat koordinasi makan bergizi gratis dilakukan dengan tujuan untuk mensinkronkan data dari dinas pendidikan dan kemenag dalam menentukan peta sasaran untuk mendorong program MBG tepat sasaran di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Rapat koordinasi dilakukan dalam rangka untuk menyusun strategi pelaksanaan agar program tersebut tepat sasaran serta untuk memperkuat sinergi antara instansi terkait guna mendukung peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Probolinggo,” kata Kapten Inf Miko Supriyadi, (7/8).

Menurut Kapten Inf Miko Supriyadi, program MBG ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan tujuan utamanya yaitu untuk membangun generasi sehat, cerdas, dan produktif untuk menuju Indonesia Emas 2045. “Hingga saat ini baru 24 wilayah kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang telah siap menggelar Satgas program MBG ini,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira murah senyum ini berharap dengan adanya kegiatan pada hari ini kita mampu mempercepat penyusunan draft pembentukan satgas sehingga mampu menyusul 24 wilayah tersebut. Dalam hal ini tugas satgas tidak lain adalah melakukan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan atas percepatan penyelenggaraan program MBG di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Probolinggo senantiasa melakukan koordinasi untuk menyukseskan program-program prioritas nasional terutama mengenai program MBG tersebut,”pungkasnya.

Keterlibatan Babinsa Pamekasan dalam Pertanian: Mendorong Semangat Swasembada Pangan.

PAMEKASAN – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian warga, Babinsa Desa Tentenan Timur Seru Moh. Saleh turut membantu proses pemupukan tanaman jagung milik Sahid, petani asal Dusun Timur, Desa Tentenan Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI, khususnya Babinsa terhadap para petani di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah lahan pertanian disambut hangat oleh Sahid dan warga sekitar.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau tidak hanya memberi semangat, tapi juga langsung ikut turun tangan membantu kami di sawah,” ujar Sahid.

Sertu Moh. Saleh menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan pertanian ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial serta dukungan terhadap program swasembada pangan.

“Kami ingin terus mendorong semangat para petani agar lebih giat dan optimis dalam bertani. Ini juga sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa,” ujar Serru Moh. Saleh.

“Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani lain untuk terus meningkatkan hasil pertanian, terutama komoditas jagung yang menjadi salah satu sumber pangan bagi masyarakat,”imbuhnya.

Budidaya Ikan Lele: Peluang Usaha Menguntungkan bagi Anggota Kodim 0820/Probolinggo

Probolinggo,- Sejumlah anggota Kodim 0820/Probolinggo mengikuti kegiatan pelatihan mandiri budidaya ikan lele yang di fasilitasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo, Kamis (7/8).

Pasi Pers Kodim 0820/Probolinggo Lettu Inf Joni Indra mengatakan, budidaya ikan lele merupakan peluang usaha yang menguntungkan dan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi anggota Kodim 0820/Probolinggo. Dengan teknik yang tepat dan dukungan dari dinas terkait maka usaha ini dapat berkembang dan menjadi bisnis yang sustainable.

“Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo siap melakukan pendampingan dan memberikan dukungan teknis kepada anggota Kodim 0820/Probolinggo yang berminat mengembangkan budidaya ikan lele,” kata Lettu Inf Joni Indra.

Sementara Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPPP Kota Probolinggo Hariesza Arnas Pirzada mengungkapkan bahwa budidaya ikan lele sebagai salah satu upaya pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan. Keunggulan bisnis ikan lele diantaranya permintaan tinggi terus meningkat di pasar lokal dan regional.

“Selanjutnya modal relatif kecil dapat dimulai dengan investasi minimal Rp 2-5 juta dengan waktu panen cepat dalam jangka waktu 2,5-3 bulan dari benih hingga siap jual, ikan lele juga tahan terhadap kondisi lingkungan dan mempunyai protein tinggi,”ujarnya.

Ditambahkan Hariesza Arnas Pirzada adapun tahapan dalam budidaya ikan lele diantaranya persiapan kolam, pemilihan benih, manajemen pakan dan pengelolaan kualitas air. Untuk strategi pemasaran bisa dilakukan melalui diantaranya pasar tradisiona, warung pecel lele, pengepul/tengkulak serta penjualan online.

“Untuk tips pemasaran yakni bangun hubungan baik dengan pembeli, jaga konsistensi kualitas dan kuantitas, berikan pelayanan yang memuaskan dan buat group WhatsApp untuk komunikasi,”tuturnya.

Dua Pamen TNI-AD Dilantik, Pangdam V/Brawijaya: Jangan Pernah Takut Berinovasi

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, melantik dua Perwira Menengah TNI-AD untuk menduduki jabatan di tubuh Makodam V/Brawijaya.

Kedua Perwira itu, yakni Letkol Inf Edwin Charles, S.I.P, dan Letkol Inf Indo Wijaya, S.Sos. Letkol Inf Edwin, diketahui dilantik menjadi Dandenmadam V/Brawijaya. Sedangkan Letkol Inf Indo Wijaya, secara resmi dilantik menjadi Dandeninteldam V/Brawijaya.

Diketahui, keduanya telah menggantikan posisi Kolonel Inf Agus Faridianto yang sebelumnya menduduki jabatan sebagai Dandenmadam V/Brawijaya, dan Letkol Inf Dedi Dwi Wijayanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Dandeninteldam V/Brawijaya.

Prosesi serah terima jabatan yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Kamis (07/08/2025) itu, dipimpin langsung oleh Pangdam, dengan dihadiri oleh para PJU di lingkungan Kodam.

“Perlu saya tegaskan bahwa keberhasilan dalam kepemimpinan sangat ditentukan oleh karakter yang kuat, visi yang jelas dan kemampuan komunikasi yang baik,” tegas Pangdam disela berlangsungnya prosesi sertijab.

Pada kesempatan itu pula, Pangdam menegaskan para pejabat baru untuk menekankan pentingnya sosok pemimpin yang memiliki integritas, sekaligus mampu membangun komunikasi yang efektif sebagai landasan dalam menjalankan roda organisasi Satuan.

“Untuk itu segera menyesuaikan diri, berani mengambil keputusan dan jangan pernah takut berinovasi serta berkreasi untuk kemajuan Kodam V/Brawijaya,” tegas Mayjen TNI Rudy.

Evaluasi TMMD ke-125: Dandim 0825/Banyuwangi Paparkan Capaian Program Pembangunan.

Banyuwangi – Kamis (07/08/2025), Kodim 0825/Banyuwangi menerima kunjungan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-125 TA 2025 bertempat di Aula Makodim 0825 Jl. R.A. Kartini, Banyuwangi. Kegiatan ini dipimpin oleh Katim Wasev Brigjen TNI (Mar) Werijon, M.Han., yang juga menjabat sebagai Waaspotmar Kasal. Kegiatan berlangsung dari pukul 08.17 WIB hingga 09.13 WIB dan dihadiri oleh unsur Forkopimda,Kepala SKPD terkait, jajaran TNI/Polri, serta sejumlah pejabat Pemkab Banyuwangi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan, coffee morning, serta pemaparan pelaksanaan kegiatan TMMD ke 125 oleh Dandim 0825 Letkol Arah Joko Sukoyo S.Sos selaku Dansatgas TMMD ke 125 yang menyampaikan capaian sasaran fisik dan non-fisik program TMMD ke-125. Sasaran fisik meliputi pembangunan jembatan, jalan cor beton sumur bor, saluran irigasi, rumah tidak layak huni, dan MCK. Sementara sasaran non-fisik meliputi berbagai penyuluhan dan pelayanan yang mendukung pemberdayaan masyarakat.

Dalam arahannya, Brigjen TNI (Mar) Werijon menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi guna memastikan program TMMD berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan TMMD sebagai gerakan bersama dalam membangun desa, mempererat sinergi TNI dan rakyat, serta mendukung pembangunan nasional secara menyeluruh dan berkeadilan.

Kunjungan Tim Wasev ini merupakan bagian dari strategi untuk memastikan program TMMD berjalan optimal, khususnya dalam menjangkau wilayah tertinggal, terpencil, dan terisolir. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar.

Pendampingan Babinsa Koramil 0802/19 Ngebel Bantu Petani Rawat Padi untuk Tingkatkan Kesejahteraan.

Ponorogo,- Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo terus melakukan pendampingan dan pengawalan kepada para petani yang ada di wilayah desa binaan, Rabu (06/08/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bukti keseriusan para Babinsa Kodim Ponorogo dalam pelaksanaan tugas sehari hari guna memberikan yang terbaik bagi kemajuan dan kesejahteraan utamanya terkait peningkatan kebutuhan pangan bagi warga desa binaan.

Seperti hari ini dilakukan Sertu Edi P anggota Koramil Tipe B 0802/19 Ngebel, Kodim 0802/Ponorogo yang sehari hari bertugas menjadi Babinsa Desa Talun yang sedang melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dalam bentuk pendampingan dan pengawalan kepada petani.

“ Salah satu kegiatan Komsos hari ini yaitu membantu Bapak Subali salah satu petani Desa Talun Kecamatan Ngebel yang sedang melakukan perawatan atau pemeliharaan padi di lahan milik pribadi, “ ujar Sertu Edi P.

“ Pendampingan dan pengawalan ini merupakan salah satu tugas kami untuk terus memberikan yang terbaik guna peningkatan kesejahteraan warga termasuk para petani agar memperoleh hasil panen yang melimpah, “ terang Babinsa DesaTalun.

Tidak hanya itu, dengan pendampingan dan pengawalan tersebut dia juga berharap bisa semakin memperkokoh jalinan tali silaturahmi dan kekeluargaan guna mewujudkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Kolaborasi TNI-Polri dan Petani dalam Groundbreaking SPPG serta Panen Raya Jagung di Malang

Malang – 6 Agustus 2025. Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan secara kolaboratif. Kali ini, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan petani kembali ditunjukkan dalam kegiatan Groundbreaking dan Peresmian Operasional Satuan Polisi Pangan dan Gizi (SPPG) serta Panen Raya Jagung di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (6/8/2025).

Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Irwasum Polri Komjen Pol Prof. Dr. Deddy Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. yang meninjau langsung proses peresmian SPPG dan panen raya jagung bersama jajaran Mabes Polri, Wakil Menteri Pertanian RI, Forkopimda Kabupaten Malang, serta perwakilan TNI-Polri.

Dalam sambutannya, Komjen Pol Deddy Prasetyo menyampaikan bahwa SPPG merupakan langkah konkret dari kepedulian institusi Polri terhadap ketahanan pangan bangsa.

“SPPG hadir bukan hanya sebagai pusat distribusi, tetapi sebagai pusat pemberdayaan petani. Sinergi seperti ini harus terus kita perkuat agar ketahanan pangan tidak hanya menjadi program, tapi menjadi gerakan bersama,” ujar Irwasum Polri.

Dalam kesempatan yang sama, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, yang hadir mewakili Pangdam V/Brawijaya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam program ini.

“TNI dalam hal ini Korem 083/Bdj siap mendukung program-program yang berdampak langsung ke rakyat. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional, dan itu tugas bersama,” ucapnya singkat.

Beliau juga menyebut keberhasilan panen jagung ini sebagai hasil kerja keras petani, dan seluruh pihak yang bersinergi di lapangan.

Sementara itu, Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, M.M. mengapresiasi dipilihnya Kabupaten Malang sebagai salah satu lokasi SPPG dari 26 wilayah nasional.

“Kami bersyukur dan bangga. Ini bentuk perhatian pemerintah pusat, Polri, dan TNI kepada petani kami. Kami harap kehadiran SPPG akan memperkuat semangat petani, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Bupati Sanusi.

Kegiatan ditutup dengan pemberian tali asih kepada kelompok tani, dialog singkat antara pejabat dan petani, serta pemberian bibit dan peralatan pertanian sebagai bentuk dukungan nyata untuk keberlanjutan produksi jagung dan komoditas lainnya.

Sinergi TNI dan Puskesmas: Rikkes Babinsa Jaga Kesehatan dan Kesiapan Fisik.

Bondowoso, Dalam upaya menjaga kesehatan dan kesiapan fisik personel dilapangan, Koramil 0822-08/Grujugan bekerjasama dengan Kepala Puskesmas Grujugan dan tim tenaga kesehatan (Nakes) melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) kepada seluruh Babinsa.

Kegiatan yang dilaksanakan di Makoramil ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pengecekan kondisi fisik secara umum. Rikkes ini bertujuan untuk memastikan Babinsa tetap dalam kondisi sehat, kuat, dan siap menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Danramil 0822/08 Grujugan, Kapten Inf Muh. Nurdin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian satuan terhadap personel.

“Kesehatan adalah aset utama bagi prajurit. Dengan dukungan dari Puskesmas Grujugan, kita ingin memastikan Babinsa senantiasa siap dan prima dalam menjalankan tugas pembinaan Teritorial,” ujarnya.

Pihak Puskesmas juga menyambut baik kegiatan ini. Kepala Puskesmas Grujugan, dr. Maria ulfa Rahardja mengungkapkan bahwa sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan adalah langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan aparat di wilayah.

“TNI adalah garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Kami siap mendukung dari sisi kesehatan agar tugas mereka berjalan optimal,” katanya.

Babinsa yang mengikuti kegiatan tampak antusias dan mengapresiasi langkah ini, karena pemeriksaan berkala dapat membantu deteksi dini potensi masalah kesehatan.

Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh keakraban antara Babinsa dan tim medis. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin untuk menjaga kebugaran prajurit di tingkat Koramil.

Peran Aktif Babinsa: Serka Lolok Ajak Warga Hias Lingkungan Menyambut Kemerdekaan ke-80 RI.

Bondowoso, Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Babinsa Tapen, Serka Lolok Sugianto, tampil aktif dan inspiratif sebagai penggerak semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Serka Lolok melakukan peninjauan langsung ke Dusun Krajan, Desa Tapen, guna memantau serta mendorong semangat gotong royong warga dalam menghias lingkungan mereka dengan nuansa Merah Putih.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui peran Babinsa untuk membina dan mempererat hubungan dengan masyarakat serta membangkitkan kecintaan terhadap tanah air, khususnya menjelang momen bersejarah kemerdekaan.

“Kami ingin memastikan bahwa semangat perjuangan dan cinta tanah air tetap tumbuh subur di hati masyarakat, terutama generasi muda. Melalui kegiatan menghias kampung ini, kita ajak warga untuk bersatu, bergotong royong, dan bangga menjadi bagian dari NKRI,” ujar Serka Lolok Sugianto di sela kegiatan.

Di bawah koordinasi dan semangat yang ditularkan oleh Babinsa, warga Dusun Krajan terlihat antusias menghiasi kampung dengan bendera merah putih, umbul-umbul, dan ornamen khas kemerdekaan. Semangat kebersamaan dan gotong royong pun terasa kental dalam setiap sudut kampung.

Langkah nyata yang dilakukan Babinsa Tapen ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kehadiran TNI melalui Babinsa di tengah masyarakat tak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam membangun karakter dan semangat kebangsaan.

Dengan peran aktif seperti ini, Babinsa semakin menunjukkan eksistensinya sebagai ujung tombak TNI yang hadir langsung di tengah rakyat — mengayomi, membina, dan menginspirasi.