Kegiatan Donor Darah di Hotel Kokoon: Sumbangkan 60 Kantong Darah untuk Kemanusiaan.

Banyuwangi – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, TNI bersama berbagai instansi dan masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan di Hotel Kokoon, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis (07/8/2025).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan suasana penuh semangat kebersamaan.

Acara ini dihadiri oleh Danramil Kabat, Kapten Czi Dulmajid, beserta empat anggota Koramil Kabat, serta dukungan personel dari Kodim, Koramil Kota, Koramil Rogojampi, Yonif 515, dan Polres Banyuwangi.

Kehadiran juga datang dari General Manager Hotel Kokoon, Ibu Weny, beserta staf dan karyawan, anggota PMI, serta tenaga medis dari Klinik Parahita. Total peserta donor mencapai sekitar 70 orang.

Antusiasme peserta begitu tinggi, terlihat dari hasil yang berhasil dikumpulkan, yaitu kurang lebih 60 kantong darah.

Darah tersebut nantinya akan disalurkan melalui PMI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, menjadi bentuk nyata kepedulian sosial di momentum kemerdekaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud peringatan HUT RI yang bermakna, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI, Polri, instansi kesehatan, pihak swasta, dan masyarakat yang Produktif, Adaptif dan Inovatif dalam membangun rasa kemanusiaan dan solidaritas.

Kodim 0825/Banyuwangi Siap Dukung Rutilahu: Perbaikan Hunian Layak bagi Warga Kurang Mampu.

Banyuwangi – Sinergi pemerintah daerah dan TNI memperkuat kesejahteraan masyarakat. Danramil 0825/12 Rogojampi, Camat, dan Kepala Desa Aliyan meninjau program Rutilahu di Desa Aliyan. Program ini merupakan kolaborasi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya.

Tujuannya memastikan pembangunan lancar dan tepat sasaran. Rutilahu memberikan tempat tinggal layak bagi warga membutuhkan. Danramil Rogojampi mengapresiasi kerja sama dan gotong royong warga.

Semangat persatuan terlihat dari antusiasme warga membantu pembangunan. Camat Rogojampi menyatakan Rutilahu tak hanya memperbaiki rumah. Program ini juga mempererat silaturahmi warga dan pemerintah.

Kepala Desa Aliyan berharap program berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga. Peninjauan ini memotivasi dukungan program sosial. Program ini meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

sedangkan Koramil 0825-21/Kalipuro sigap dalam pembongkaran Rutilahu. Kegiatan pada 7 Juli 2025 ini tingkatkan kesejahteraan masyarakat. Perbaikan hunian warga yang kurang layak jadi fokus utama.

Anggota Koramil dan warga bergotong royong membongkar rumah. Pembongkaran berjalan tertib, aman, dan cepat. Rumah yang dibongkar akan dibangun kembali. Hunian yang lebih sehat dan nyaman akan terwujud.

Danramil, Kapten Czi Sahar, menyatakan kepedulian TNI. TNI mendukung program pemerintah untuk kebutuhan dasar warga. Tempat tinggal yang layak menjadi prioritas.

Kegiatan ini juga pererat hubungan TNI dan masyarakat. Sinergi tercipta, rasa aman dan nyaman di lingkungan warga. Program Rutilahu diharapkan berlanjut. Koramil 0825-21/Kalipuro dukung peningkatan kualitas hidup warga.

Kolaborasi Multipihak Dukung Ketahanan Pangan: Penanaman Jagung di Desa Kedungwungu

BANYUWANGI – Sinergi tiga pilar kembali terjalin, kali ini melibatkan TNI, Polri, dan Pondok Pesantren Mansya’ul Huda dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan. bertempat di lahan sawah milik Bapak Brahim di Dusun Gempoldampit, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, dilaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak seluas 0,5 hektar. Kegiatan ini juga melibatkan para santri ponpes yang turut berpartisipasi. Kamis, (07/08/2025), Pukul 08.00 Wib.

Acara yang diinisiasi oleh Kelompok Tani (Poktan) Sri Joyo, yang diketuai oleh Bapak Nuryadi, ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Hadir dalam kegiatan tersebut Bati Komsos Serma Ari Wahyudi mewakili Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Kapolsek Tegaldlimo Iptu Sadimun, S.H., Plt. Camat Tegaldlimo, Pengasuh Ponpes Mansya’ul Huda K.H. Suyuti Toha, serta perwakilan dari Dinas Pertanian Dodik Dwi Anggriawan. Tak ketinggalan, Kepala Desa Kedungwungu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat lainnya juga turut berpartisipasi.

Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi multipihak dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Dengan melibatkan para santri, diharapkan tumbuh kesadaran akan pentingnya sektor pertanian bagi masa depan bangsa.

Serma Ari Wahyudi, Mewakili Danramil 0825/09 Tegaldlimo, “Partisipasi dari para santri dalam kegiatan ini sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama, dari berbagai kalangan. TNI siap mendampingi para petani dan mendukung penuh setiap upaya peningkatan hasil pertanian di wilayah ini.” Ujarnya.

Iptu Sadimun, S.H. Kapolsek Tegaldlimo, “Kolaborasi antara TNI, Polri, dan Pondok Pesantren adalah kekuatan besar. Kegiatan positif seperti ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi contoh nyata dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, hasil panen jagung ini bisa melimpah.” Ucapnya.

K.H. Suyuti Toha, Pengasuh Ponpes Mansya’ul Huda, Menuturkan “Kami sangat bangga para santri bisa ikut andil dalam kegiatan mulia ini. Dengan terjun langsung ke sawah, mereka belajar tentang pentingnya kerja keras dan mensyukuri nikmat Allah. Semoga ilmu yang didapat di ponpes dapat selaras dengan pengetahuan praktis untuk kemaslahatan umat.” Tuturnya.

Dodik Dwi Anggriawan, Dinas Pertanian Kecamatan Tegaldlimo, “Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin antara berbagai pihak. Dinas Pertanian akan terus memberikan pendampingan teknis dan dukungan agar produktivitas hasil jagung di wilayah Tegaldlimo bisa maksimal. Ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian pangan di daerah kita.” Pungkasnya.

Dandim 0802/Ponorogo: GPM sebagai Upaya Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan di Ponorogo.

Ponorogo,- Kodim 0802/Ponorogo hari ini menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bertempat di Makodim 0802/Ponorogo jalan Basuki Rahmat nomor 38 Kota Kabupaten Ponorogo, Kamis (07/08/2025).

Gerakan Pangan Murah (GPM) Kodim 0802/Ponorogo bekerjasama dengan Perum Bulog Kancab. Ponorogo hari ini menyiapkan sebanyak 5000 kilogram beras yang dikemas dalam kantong / karung kecil dengan isi perkarungnya yaitu seberat 5 kilogram.

Dengan harga yang relatife rendah dibawah harga pasaran tersebut membuat banyak warga sangat senang dan bersyukur sehingga antusias berbondong bondong menuju Makodim 0802/Ponorogo guna memperoleh beras murah yang dijual Kodim 0802/Ponorogo dan pihak Bulog Kancab. Ponorogo tersebut sehingga untuk memastikan agar seluruh masyarakat yang ingin memperolah beras murah bisa terwadahi maka setiap orang hanya diperbolehkan membeli paling banyak 10 kilogram (dua kantong saja).

Tidak butuh waktu lama, GPM berupa beras sebanyak 5000 kilogram (5 ton) dengan harga sangat murah yaitu Rp. 11.500,00 tiap kilogram tersebut langsung diserbu masyarakat khususnya yang berdomisili di sekitar Makodim 0802/Ponorogo maupun warga Kabupaten Ponorogo yang kebetulan mengetahui program tersebut. Dan Alhamdullilah semua manyatakan senang dan puas serta mengapresiasi terselenggaranya GPM Kodim 0802/Ponorogo.

Salah satunya yaitu Mas Farid (36 tahun) salah satu warga yang beralamat di Kelurahan Cokromenggalan Kota Kabupaten Ponorogo. Mewakili warga Ponorogo yang mendapat kesempatan membeli beras murah saat ditemui Media Center 0802 mengungkapkan rasa senang sekaligus mengapresiasi. “ Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini Alhamdulillah sangat membantu sekali mas, “ ucapnya.

“ Apalagi dengan harga pangan yang saat ini naik maka ini cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan pangan setiap hari buat masak rumah tangga itu sangat membantu sekali dan dengan harga Rp. 11.500,00 itu sangat murah dan membantu sekali, “ terang Mas Farid dengan nada ceria.

Bukan hanya Farid, masih banyak lagi warga yang ditemui Tim Media Center 0802 yang mana semuanya menyatakan senang dan mengapresiasi program dari Pemerintah Presiden Prabowo berupa Program GPM dimana Pemerintah harus selalu hadir dan memastikan bahwa pangan harus tersedia sepanjang waktu untuk rakyat dan tentunya dengan harga yang terjangkau.

Selanjutnya Terkait Gerakan Pangan Murah tersebut Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono saat memberikan testimoni di hadapan Media Center 0802 dan beberapa awak media menyatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu tugas tanggung jawab untuk terus memberikan yang terbaik guna kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ponorogo.

“ Gerakan Pangan Murah kerjasama antar Kodim 0802/Ponorogo dan Perum Bulog Kancab. Ponorogo ini merupakan upaya untuk menyukseskan program Pemerintah Bapak Presiden Prabowo yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta membantu masyarakat dalam pemenuhan pangan sebagai kebutuhan dasar, “ kata Dandim Ponorogo.

Senada dengan Dandim Ponorogo, Kepala Bulog Kab. Ponorogo Budiwan Susanto juga menjelaskan bahwa GPM tersebut bukan hanya sekali ini saja melainkan akan digelar selama rentang wakktu 6 bulan hingga bulan Desember dengan alokasi beras untuk Kabupaten Ponorogo yaitu sebanyak 13.500 ton. “ Sasarannya yaitu seluruh elemen masyarakat dan saat ini kebetulan ada di Makodim 0802/Ponorogo, “ ungkap Kabulog Ponorogo.

“ Untuk pelaksanaannya kita akan cari tempat tempat strategis yang ada di seluruh wilayah Koramil jajaran dengan harapan ini bisa menjangkau seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Ponorogo. Untuk target tahun ini untuk wilayah Kabupaten Ponorogo ada 13.500 ton beras yang mana untuk hari ini kami keluarkan sebanyak 5 ton, “ jelas Dandim Ponorogo yang diiyakan oleh Kabulog Ponorogo.

Persiapan TMMD ke-126: Kodim 0815/Mojokerto Gelar Verifikasi dan Survey Lapangan

Mojokerto – Dalam rangka persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 TA 2025, Kodim 0815/Mojokerto menggelar Rapat Koordinasi Verifikasi dan Survey Lapangan di Balai Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (07/08/2025).

Dandim 0815/Mojokerto melalui Kasdim Mayor Inf Suwadi, saat menyampaikan paparan, menerangkan secara rinci terkait kesiapan pelaksanaan TMMD yang akan dilaksanakan di Desa Sumbertanggul. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 100 peserta terdiri dari DPMD Kabupaten Mojokerto, unsur Forkopimcam, perangkat desa, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam paparannya, Mayor Inf Suwadi menjelaskan sejumlah sasaran fisik utama yang akan dikerjakan, diantaranya, bedah rumah warga tidak layak huni di beberapa dusun, renovasi atap gedung SDN 2 Sumbertanggul, pembangunan rabat Jalan Usaha Tani (JUT), pembuatan Tanggul Penahan Tanah (TPT) , renovasi Mushola Baitul Mukmin, dan pembangunan fasilitas sanitasi (jambanisasi), serta pembuatan sumur bor untuk pemukiman dan lahan pertanian.

Selain itu, TMMD ke-126 juga mencakup sasaran tambahan berupa TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di tiga titik, Renovasi RTLH satu unit dan penanaman pohon 1.000 batang.

Mayor Suwadi menegaskan, pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada hasil pembangunan fisik semata, namun juga mengandung nilai strategis dari segi peningkatan kesejahteraan dan ketahanan wilayah. “TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Manfaat langsung dapat dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk peningkatan aksesibilitas, fasilitas umum, dan lingkungan yang lebih sehat. Secara jangka panjang, ini juga akan memperkuat pertahanan negara melalui pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan”, jelasnya.

Kegiatan TMMD di Desa Sumbertanggul disambut antusias oleh warga. Kepala Desa Sumbertanggul, H. Candra Pambudi, S.T., menyampaikan terima kasih dan dukungan penuh dari masyarakat terhadap program ini. “Warga telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk menyambut pelaksanaan TMMD. Kami optimistis, ini akan membawa perubahan besar bagi desa kami”, ujarnya.

Usai pelaksanaan rakor, para peserta melanjutkan peninjauan lapangan ke sejumlah titik lokasi sasaran fisik yang telah direncanakan.

Tampak hadir dalam kegiatan, Kadis DPMD Kabupaten Mojokerto Yudha Akbar Prabowo, S.E., M.M., Kabid DPMD Kabupaten Mojokerto, Hadi Siswoyo, S.H., Danramil 0815/09 Mojosari Kapten Inf Benny Irawan, A.Md., Kapolsek Mojosari Kompol Purnomo, A.Md., S.H., dan Plt. Camat Mojosari Yulius Bakhtiar, S.P., M.M., serta perwakilan dinas/instansi terkait.

Semangat Paskibraka: Progres Latihan Mencapai 70% Menjelang HUT RI ke-80

Blitar – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, persiapan pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih di Kabupaten Blitar terus dimatangkan. Salah satu fokus utama adalah latihan intensif Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang dilaksanakan di Aloon-Aloon Kanigoro Jl. Kusuma Bangsa Kabupaten Blitar, Kamis (7/8/2025).

Di bawah terik matahari, para anggota Paskibraka tampak semangat mengikuti sesi latihan yang dipandu langsung oleh personel gabungan dari TNI-Polri. Pelatihan ini merupakan bagian dari persiapan penting menuju puncak peringatan HUT RI pada tanggal 17 Agustus 2025 mendatang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar Setiyana, menyampaikan bahwa pelatihan resmi dimulai sejak 21 Juli dan akan berlangsung hingga 12 Agustus 2025. “Latihan dimulai setiap hari pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Kami minta seluruh anggota Paskibraka menyiapkan mental dan fisik karena latihan ini cukup menguras tenaga,” ujarnya.

Tahun ini sebanyak 78 calon Paskibraka yang terdiri dari 40 siswa putra dan 38 siswa putri hasil seleksi ketat dari seluruh SMA/SMK di Kabupaten Blitar ikut serta dalam pelatihan ini. Mereka akan menjalani karantina penuh mulai 13 hingga 18 Agustus 2025 di Local Education Center (LEC) Kecamatan Garum, yang juga menjadi pusat kegiatan menjelang detik-detik proklamasi.

Selain pelatihan fisik dan baris-berbaris, para peserta juga akan menerima pembekalan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan pada 14 Agustus 2025 di ruang pertemuan LEC. Materi nonfisik ini dinilai penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda yang akan menjadi ujung tombak upacara kenegaraan tersebut.

Sementara itu Lettu Kav. Agung Pribowo, yang sehari harinya menjabat Danramil 0808/19 Wates sekaligus Danki Paskibraka dari Kodim 0808 Blitar, menyebutkan bahwa progres latihan saat ini telah mencapai 70 persen. “Masih ada beberapa kekurangan, terutama dalam hal kedisiplinan gerakan. Beberapa peserta masih kerap melakukan kesalahan dalam baris-berbaris, namun kami optimistis mereka akan siap tampil maksimal saat upacara nanti,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa evaluasi harian terus dilakukan oleh para pelatih yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Blitar. Meskipun beberapa peserta mengeluhkan kelelahan karena padatnya jadwal latihan, semangat mereka tetap tinggi.

Dengan latihan yang terus dimaksimalkan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kabupaten Blitar siap menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI ke-80 dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme.

Optimalisasi Program Han Pangan: Dandim 0810/Nganjuk Kunjungi Sektor Pertanian, Peternakan, dan Perikanan.

Nganjuk – Komandan Kodim (Dandim) 0810/Nganjuk, Letkol Inf M.Yudha Bakti S.I.P.,S.T., melakukan peninjauan langsung ke lokasi program Ketahanan Pangan Terpadu yang mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di wilayah Kabupaten Nganjuk tepat nya Desa Tanjungkalang Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Senin( 07/08/2025 )

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan optimalisasi lahan dan sarana yang digunakan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat daerah. Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi oleh jajaran Babinsa, perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan, serta kelompok tani setempat.

“Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan tiga pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan. Kami ingin memastikan semuanya terintegrasi dengan baik dan mampu memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat,” ujar Dandim

Dandim juga memberikan apresiasi kepada para petani dan kelompok tani binaan yang telah berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Beliau menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membantu mengembangkan potensi lokal, termasuk pendampingan teknologi pertanian, penyediaan bibit, serta pengelolaan hasil panen dan pasca panen.

Program Ketahanan Pangan Terpadu di Nganjuk ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain, dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya kemandirian pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Meningkatkan Pelayanan Kesehatan: Lokakarya Mini di Puskesmas Rejoso Libatkan Berbagai Instansi

Nganjuk, – Bati Tuud Koramil 0810-15/Rejoso Pelda Jinap Ratno mewakili Danramil 0810/15 Rejoso menghadiri Lokakarya Mini Kesehatan yang diselenggarakan oleh PKM Puskesmas Rejoso di Aula Puskesmas Rejoso, Desa Banjarejo Kec. Rejoso Kab.Nganjuk. Rabu Siang (06/08/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Iin Purnami (Sekcam Rejoso), AKP Totok Hariyanto (Kapolsek Rejoso), Pelda Jinap Ratno (Bati Tuud Koramil 15/Rejoso), dr. M. Cholid A.R, (Plt. Kepala PKM Puskesmas Rejoso), Ibu Ratih (Nara Sumber dari Dinkes Kab. Nganjuk), Ibu Erni (Ka. UPT PLKB Kec. Rejoso), Sdr. Sutarno S.P. (Ka UPT BPP Kec, Rejoso), Ibu Samawati (Ka Korwil Kec. Rejoso), Kepala Sekolah SMP Se-Kecamatan Rejoso dan Kades Se-Kecamatan Rejoso serta tamu undangan.

Sekcam Rejoso dalam sambutannya mengatakan, “Tujuan diselenggarakannya Lokakarya Mini Kesehatan ini adalah untuk memelihara kerjasama antar lintas sektoral kecamatan Rejoso, sehingga perlu diadakan upaya penggalangan dan pemantauan pelaksanaan kerjasama melalui suatu forum Lokakarya Mini yang diselenggarakan setiap triwulan, Ucap Ibu Iin Purnami…..

Materi yang disampaikan pada kegiatan Lokakarya pada tribulan kali ini adalah tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pada kesempatan tersebut pemateri Sdri. Ratih menjelaskan “JKN adalah program asuransi sosial yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Program ini memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh penduduk Indonesia, termasuk Warga Negara Asing yang bekerja minimal 6 bulan di Indonesia. Tujuan dari JKN tersebut adalah Memberikan perlindungan finansial bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan, Memastikan akses ke layanan kesehatan yang adil, komprehensif, dan bermutu bagi seluruh penduduk, Mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan. Ujar Sdri Ratih selaku pemateri……

Pelda Jinap Ratno pada kesempatan tersebut mengatakan, “Lokakarya Mini Kesehatan Lintas Sektoral sangat diperlukan, guna untuk menjaring umpan balik atau usulan usulan, dan ini sebagai bahan perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan yang ada dipuskesmas”. untuk memelihara lintas sektor perlu dilakukan upaya kerjasama sehingga dapat terwujud mutu dan kinerja Puskesmas dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegas Pelda Jinap….

Lokakarya Mini Lintas Sektor ini juga merupakan suatu pertemuan antar petugas puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan puskesmas dan membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi puskesmas,”. Dengan diadakan kegiatan lokakarya mini lintas sektor ini menjadi evaluasi kita bersama tentang program-program yang telah berjalan serta pentingnya sosialisasi Program kegiatan Puskesmas serta kerjasama lintas sektor yang nyata.

Pagelaran Wayang Kulit di Nganjuk: Dandim 0810/Nganjuk Apresiasi Peran Pondok Pesantren dalam Masyarakat.

Nganjuk – Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M.Taufan Yudha Bakti S.I.P.S.T., menghadiri pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati haul Alm H. Samingun ,Almh Hj Ibu Darmi yang digelar di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Al – Ijabah Blitaran Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk, Kamis ( 07/08/2025)

Acara haul tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh agama, masyarakat, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, serta para santri dan warga sekitar. Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Dalang Purbo Asmoro menjadi puncak acara malam hari, sebagai bentuk pelestarian budaya dan doa bersama untuk almarhum pendiri pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan apresiasinya atas peran pondok pesantren dalam mencetak generasi muda yang berakhlak dan cinta tanah air.

“Haul ini bukan hanya momen untuk mengenang perjuangan para pendiri pesantren, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan pelestarian budaya bangsa. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ujar Dandim

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan, sekaligus menjadi wujud sinergi antara TNI dengan masyarakat dan lembaga keagamaan dalam menjaga harmoni dan persatuan di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Babinsa Benowo Distribusikan Beras Murah untuk Masyarakat Romokalisari dalam Program SPHP.

Surabaya, Kamis 7 Agustus 2025 – TNI kembali hadir di tengah masyarakat, membawa harapan lewat tindakan nyata. Babinsa Koramil 0830-06/Benowo, Sertu Qomarudin bersama staf Kelurahan Romokalisari, melaksanakan kegiatan pendistribusian beras murah untuk warga Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo.

Penyaluran ini merupakan bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025 yang digulirkan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Tujuannya sederhana namun sangat berarti: membantu meringankan beban masyarakat di tengah naik-turunnya harga bahan pokok.

Suasana hangat terasa saat warga menerima beras dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Bagi sebagian, ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk nyata kepedulian yang sangat dibutuhkan.

“Kami hadir untuk memastikan program ini berjalan dengan tertib, aman, dan tepat sasaran,” ujar Sertu Qomarudin.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah sebuah peran yang terus diemban dengan penuh dedikasi.

Melalui aksi ini, TNI kembali menegaskan bahwa mereka bukan hanya penjaga kedaulatan, tapi juga bagian dari denyut kehidupan masyarakat. Semangat Bersama Rakyat, TNI Kuat terus hidup, bukan hanya dalam slogan, tapi dalam langkah nyata di tengah rakyat.