Pompa Air Pulih Kembali: Sinergi Babinsa dan Warga Tlanakan Kembali Hidupkan Pertanian.

PAMEKASAN – Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan, Sertu Achmad Supriyadi, tak segan turun langsung ke lapangan bersama warga Dusun Pandan, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, untuk memperbaiki pompa air yang rusak.

Kerusakan pada mesin dan pipa pompa air itu membuat aktivitas warga terganggu. Padahal, pompa tersebut menjadi sumber utama pasokan air, baik untuk mengairi sawah dan ladang, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci.

Dengan peralatan seadanya, Sertu Achmad Supriyadi bersama warga bekerja sama mengganti mesin dan memperbaiki pipa yang bocor. Keringat bercampur lumpur tidak menghalangi semangat gotong royong mereka demi mengembalikan aliran air.

“Pompa air ini ibarat urat nadi bagi warga. Kalau berhenti, pertanian bisa terganggu dan kebutuhan rumah tangga pun tersendat. Makanya kami berupaya secepat mungkin memperbaikinya,” ujar Sertu Achmad Supriyadi.

Babinsa Panglegur itu juga menegaskan bahwa kebersamaan dalam kerja bakti seperti ini bukan hanya soal memperbaiki fasilitas, tetapi juga mempererat hubungan sosial.

“Gotong royong membuat warga makin solid. Semoga pompa yang sudah diperbaiki ini bisa bertahan lama dan dimanfaatkan sebaik mungkin,” tambahnya.

Warga setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan Babinsa. Kini, air kembali mengalir, sehingga kebutuhan pertanian dan rumah tangga bisa terpenuhi tanpa hambatan.

Dandim 0820/Probolinggo: Kesehatan Masyarakat Fondasi Utama untuk Bangun Indonesia yang Tangguh.

Probolinggo, Dengan mengusung tema gerakkan kemanusiaan menuju masyarkat sehat Indonesia tangguh Kota Probolinggo, Kodim 0820/Probolinggo bersama Pemerintah Kota Probolinggo memfasilitasi pelaksanaan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan, pelaksanaan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bukti nyata sinergitas antara Kodim 0820/Probolinggo bersama Pemerintah Kota Probolinggo dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang menyentuh langsung pada kebutuhan masyarakat.

“Kami percaya bahwa kesehatan masyarakat adalah fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan tangguh, kami berkolaborasi memberikan pelayanan kesehatan dan ini merupakan bagian dari komitmen kami,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya, Sabtu (9/8).

Dandim menambahkan, keterlibatan pihaknya bukan hanya dalam aspek pertahanan tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kesejahteraan masyarakat, kita semua tahu bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan, baik dari sisi kesehatan, ekonomi maupun sosial. Semangat gotong royong dan kolaborasi seperti ini yang harus terus kita jaga dan perkuat.

Kami mengajak semua pihak untuk tidak berhenti di kegiatan ini saja, mari kita lanjutkan kerja sama yang solid dan berkesinambungan dalam berbagai bentuk pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya indonesia yang lebih sehat, lebih kuat dan lebih tangguh.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana serta Palang Merah Indonesia Kota Probolinggo dalam mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan dan donor darah Kali Ini,”ujarnya.

Sementara Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata, pelayanan terbaik dan pembangunan yang berkeadilan. Gerakan kemanusiaan ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan Kodim 0820/Probolinggo dalam menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis yang merupakan salah satu program nasional bidang kesehatan.

Saya berharap kolaborasi Ini dapat diteruskan ditingkat yang lebih luas seperti di Koramil dan lapisan masyarakat Lainnya. Jika sinergitas Ini terus dibangun maka saya meyakini bahwa Kota Probolinggo akan semakin sehat, kuat dan tangguh. “Kegiatan ini menunjukkan adanya hubungan kerja sama yang baik antara instansi pemerintah daerah dan TNI dalam upaya meningkatkan kepedulian sosial serta kesehatan masyarakat,”pungkasnya.

Babinsa Koramil 0822-14/Botolinggo Dampingi Panen Padi Impari 32 untuk Peningkatan Ketahanan Pangan.

Bondowoso – Babinsa Koramil 0822/14 Botolinggo, Serda Deny Wahyudi, mendampingi panen padi jenis Impari 32 seluas 250 meter persegi milik Sukarji, warga Desa Gayam Lor, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. Jumat (8/8/2025)

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan (hanpangan) yang digalakkan TNI AD untuk mendorong peningkatan hasil pertanian. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan memberikan semangat dan motivasi bagi para petani agar tetap produktif.

Serda Deny Wahyudi menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan, hingga panen. “Kami siap membantu petani demi mendukung swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Sukarji selaku pemilik lahan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Babinsa. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu, baik dari segi tenaga maupun pengetahuan dalam merawat tanaman padi agar hasil panennya lebih maksimal.

Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan produksi padi di wilayah Botolinggo terus meningkat, mampu memenuhi kebutuhan pangan, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Babinsa Hadir di Tengah Masyarakat: Pendampingan Air Bersih di Dusun Krajan

Bondowoso – Di tengah teriknya siang Bondowoso, semangat Kopda Heri K, Babinsa Desa Purnama, tidak pernah surut. Dengan penuh dedikasi, ia memimpin pendampingan pengambilan air bersih untuk puluhan warga Dusun Krajan, Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel. Aksi ini menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan pasokan air, memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan hidup masyarakat. Kamis (7/8/2025)

Kegiatan berlangsung di RT/RW 13/14, Dusun Krajan, di mana sumber air bersih yang diambil dialirkan untuk memenuhi kebutuhan harian warga. Kehadiran Babinsa dalam proses ini bukan hanya sekadar membantu teknis pengambilan air, tetapi juga memastikan distribusi berjalan tertib dan merata.

Menurut warga, bantuan ini sangat berarti. “Kalau tidak ada Babinsa, mungkin kami harus berjalan jauh ke sumber air. Sekarang kami bisa mendapat air bersih tanpa harus meninggalkan rumah terlalu lama,” ujar Siti Aminah, salah satu warga penerima bantuan, dengan wajah lega.

Kopda Heri K mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. “Kami tidak ingin hanya hadir saat upacara atau kegiatan seremonial. Saat warga butuh air bersih, kami turun langsung membantu. Ini wujud pengabdian kami,” tegasnya.

Upaya pendampingan seperti ini menjadi bukti bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada urusan pertahanan, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan adanya sinergi antara TNI dan warga, tantangan kekurangan air bersih di Desa Purnama dapat diatasi bersama.

Babinsa dan Puskesmas Banyu Urip Laksanakan Fogging untuk Cegah Penyebaran DBD

SURABAYA – Upaya mencegah peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), fogging kembali dilaksanakan di RT 06 RW 09, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Jumat (8/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Jl. Banyu Urip Kidul 10A ini melibatkan Babinsa Kelurahan Banyu Urip dari Koramil 0830-14/Sawahan, Sertu Lukman Setiawan dan Sertu Suheri, perwakilan Puskesmas Banyu Urip, Wakil RT 06 RW 09, serta Kader Surveilans Kesehatan (KSH) RW 09.

Fogging dilakukan sebagai langkah preventif memberantas jentik dan nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD, terutama saat musim pancaroba yang rawan meningkatkan populasi nyamuk.

Babinsa Sertu Lukman menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Warga setempat menyambut positif kegiatan ini dan berharap fogging dapat dilakukan secara rutin.

Pihak Puskesmas Banyu Urip mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur barang bekas), serta aktif melaporkan jika ditemukan gejala DBD.

Mendukung Program Luas Tambah Tanam: Babinsa Dampingi Perawatan Tanaman Padi di Badean

Bondowoso, — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Kelurahan Badean, Serma Imam S, kembali menunjukkan komitmennya terhadap petani lokal dengan terjun langsung ke sawah mendampingi perawatan tanaman padi di wilayah binaannya. Pendampingan ini berlangsung di area seluas 200 meter persegi milik Bapak Nasir, yang terletak di Gang Mangga RT 26 RW 07 Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso.

Jenis padi yang ditanam merupakan varietas Impari 32, yang dikenal dengan daya tahan dan hasil panennya yang unggul. Kehadiran Serma Imam S bukan hanya memberikan semangat bagi petani, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergitas antara TNI dan rakyat dalam memperkuat sektor pertanian lokal.

“Saya sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Bukan hanya sekadar mendampingi, beliau juga turun langsung membantu dan memberikan arahan soal perawatan tanaman padi ini. Harapan kami, hasil panennya nanti bisa maksimal,” ungkap Bapak Nasir, pemilik lahan, saat ditemui di lokasi.

Program Luas Tambah Tanam (LTT) ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam mengoptimalkan produktivitas lahan pertanian. Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial turut ambil bagian aktif di lapangan guna memastikan program ini berjalan sesuai target. Pendampingan seperti ini rutin dilakukan, terutama di masa perawatan tanaman, yang sangat menentukan kualitas dan kuantitas panen.

Menurut Serma Imam S, keterlibatan TNI AD, khususnya Babinsa, dalam mendampingi petani bukan hanya sekadar tugas formal. “Kami ingin memastikan para petani tidak merasa sendiri. TNI hadir untuk mendampingi, membantu, sekaligus mendorong semangat agar ketahanan pangan di Bondowoso terus meningkat,” tegasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh konkret bagaimana pendekatan humanis dari aparat teritorial mampu membangun kepercayaan dan kerja sama yang erat dengan masyarakat. Dengan sinergi ini, diharapkan wilayah Kelurahan Badean dapat menjadi salah satu penyangga utama lumbung pangan di Kabupaten Bondowoso.

Membangun Budaya Politik Santun: Sosialisasi untuk Ibu-Ibu PKK di Kecamatan Grujugan.

Bondowoso, – Suasana Aula Kecamatan Grujugan mendadak semarak dengan antusiasme puluhan ibu-ibu PKK yang mengikuti Sosialisasi Pemahaman Politik Demokratis bertema “Membangun Budaya Politik Santun di Lingkungan Keluarga.” Dalam kegiatan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bondowoso ini, hadir langsung Kasdim 0822/Bondowoso, Mayor Inf Tanuri, sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Mayor Tanuri menekankan pentingnya perempuan, khususnya para ibu rumah tangga, untuk melek politik. “Perempuan adalah garda terdepan dalam keluarga. Ketika ibu-ibu melek politik, maka arah pendidikan politik anak-anak dan nilai-nilai demokrasi dalam rumah tangga akan berjalan sehat,” tegasnya di hadapan peserta.

Mayor Tanuri juga mengajak ibu-ibu PKK untuk tidak alergi terhadap isu politik, melainkan menjadi pelaku aktif dalam menciptakan suasana demokrasi yang santun, mulai dari lingkup keluarga hingga lingkungan sosial yang lebih luas. Ia menekankan bahwa pemahaman politik yang baik akan memperkuat pondasi kebangsaan dan menjaga stabilitas negara dari akar rumput.

Kegiatan ini disambut hangat oleh peserta yang hadir. Salah satu peserta, Ibu Yanti, menyampaikan kesannya, “Kami sangat termotivasi setelah mendengar pemaparan Bapak Kasdim. Ternyata politik itu bukan hanya urusan pejabat, tapi juga ibu-ibu seperti kami punya peran penting.”

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Bakesbangpol Bondowoso dalam memperkuat literasi politik di kalangan masyarakat, terutama kaum perempuan, sebagai elemen penting dalam kehidupan demokrasi. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini juga mempertegas sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih cerdas secara politik.

Dengan semangat kebersamaan dan pemahaman yang lebih baik terhadap politik santun, diharapkan ibu-ibu PKK Grujugan menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakatnya.

Semangat Nasionalisme: Latihan PBB Siswa SDN Taraban di Bawah Bimbingan Babinsa

PAMEKASAN – Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Babinsa Desa Taraban, Serka Muhammad Fauzi, melatih baris-berbaris (PBB) kepada siswa SDN Taraban di halaman sekolah setempat, Dusun Pandih, Desa Taraban, Kecamatan Larangan.

Kegiatan ini digelar sebagai persiapan lomba gerak jalan 17-an yang akan diikuti para siswa. Latihan berlangsung penuh semangat, di bawah arahan langsung Serka Fauzi yang memberikan contoh gerakan dan menekankan pentingnya kekompakan serta kedisiplinan.

“Latihan PBB ini tidak hanya untuk lomba, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama sejak usia dini,” ujar Serka Fauzi.

Salah satu siswa, Ahmad (11), mengaku bangga bisa ikut berlatih PBB bersama teman-temannya. “Kami ingin tampil kompak saat lomba nanti. Latihan ini membuat kami lebih semangat karena ingin mengharumkan nama sekolah,” ucapnya dengan penuh antusias.

Kepala SDN Taraban, yang ikut memantau jalannya latihan, menyampaikan apresiasinya kepada TNI yang turut berperan membimbing para siswa.

Selain untuk menyemarakkan HUT RI, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda, sehingga semangat nasionalisme terus terjaga.

Kodim 0808/Blitar dan Bulog Luncurkan Penjualan Beras Stabilisasi untuk Dukung Ketahanan Pangan.

Blitar – Kodim 0808/Blitar bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar kegiatan Launching Penjualan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai bagian dari Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di depan Pos Ramil Kepanjenkidul Jl. Belawan Kelurahan Bendo Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, Jumat (8/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat Kelurahan Bendo dan sekitarnya, serta para pengunjung Sport Center yang tengah berolahraga dan menyempatkan diri membeli beras yang tersedia di lokasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han (Dandim 0808 Blitar), drh. Dewi Masitoh, M.Agr (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar), Bapak Yonas Haryadi Kurniawan (Kepala Cabang Bulog Tulungagung), Forkopimcam Kepanjenkidul dan Sukorejo, Lurah Kepanjenkidul dan Sukorejo.

Acara diawali dengan doa dilanjutkan sambutan oleh Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Bulog dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Program ini akan terus dilaksanakan hingga bulan Desember sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Penyaluran beras SPHP ini bukan hanya sekadar distribusi bahan pangan, tapi juga langkah nyata pengendalian inflasi dan penguatan akses masyarakat terhadap komoditas pokok,” ungkap Dandim dalam sambutannya.

Dandim juga menambahkan bahwa sinergi ini menjadi bukti konkret peran aktif TNI dan Bulog dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga beras di masyarakat.

Dalam kegiatan launching ini, tersedia sebanyak 4 ton beras SPHP yang dijual dengan harga terjangkau, yaitu Rp 60.000 per 5 kilogram. Antusiasme warga terlihat tinggi, karena harga tersebut jauh lebih dibanding harga pasar saat ini.

Salah satu warga Ibu Sulastri (45) warga Kelurahan Bendo, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Alhamdulillah bisa beli beras dan kualitasnya bagus. Di pasar harganya bisa sampai 75 ribu untuk 5 kilo. Terima kasih TNI dan Bulog sudah hadir membantu rakyat kecil seperti kami,” ungkapnya.

Senada dengan itu Bapak Mulyono (52) pengunjung Sport Center, juga menyambut baik kegiatan ini. “Kebetulan habis olahraga, lihat ada penjualan beras, ya langsung beli. Ini sangat membantu, semoga bisa rutin digelar,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perum Bulog dalam menggencarkan penyaluran beras SPHP secara masif ke seluruh wilayah Indonesia, dengan pengawasan lintas instansi guna memastikan distribusi tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

Dengan adanya Gerakan Pangan ini, diharapkan stabilitas harga beras tetap terjaga dan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi secara merata dan berkeadilan.

Bhakti Sosial Khitanan Massal di Probolinggo: Sinergi TNI dan Pemerintah untuk Kesehatan Masyarakat.

Probolinggo, 8 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Puskesmas Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, menyelenggarakan kegiatan Bhakti Sosial Khitanan Massal pada Kamis (08/08) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan sosial ini mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur pemerintahan dan TNI-Polri. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Dringu, Kepala Puskesmas Kecamatan Dringu, Kapolsek Dringu, Batuud Koramil 0820-22/Dringu Peltu Hariyono, Kasi Trantib Kecamatan Dringu, serta tim medis Puskesmas Dringu sebagai pelaksana layanan kesehatan.

Sebanyak 13 anak dari berbagai desa di Kecamatan Dringu mengikuti program khitan gratis ini. Selain memberikan layanan medis, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dan aparat terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Peltu Hariyono, yang hadir mewakili Koramil 0820-22/Dringu, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program sosial yang bermanfaat langsung bagi warga.

“Kami dari Koramil senantiasa mendukung kegiatan sosial seperti ini, apalagi dalam momen penting peringatan kemerdekaan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan khitanan massal ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari peringatan hari-hari besar nasional maupun kegiatan sosial rutin di wilayah Kecamatan Dringu.