Sumur Bor di Desa Pojok Klitih: Misi Kemanusiaan TNI dalam Program TMMD ke-125

Jombang – Di tengah hamparan sawah Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan, suara mesin bor berpadu dengan semangat gotong royong para prajurit TNI Angkatan Darat dan warga. Dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, sumur bor kini digarap untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat.

Dengan penuh dedikasi, para prajurit TNI AD terjun langsung mengoperasikan mesin bor, mengatur aliran air, hingga membersihkan lumpur hasil pengeboran. Bagi mereka, ini bukan sekadar tugas fisik, melainkan misi kemanusiaan untuk memberikan sumber kehidupan yang layak bagi rakyat.

Dansatgas TMMD 125, Letkol Kav Dicky Prasojo, menegaskan pentingnya proyek ini:

“Air adalah sumber kehidupan. Melalui TMMD, kita pastikan warga mendapatkan akses air bersih yang memadai, karena kesejahteraan rakyat adalah prioritas TNI.”

Sumur bor ini diharapkan menjadi solusi permanen atas permasalahan air bersih yang selama ini hanya mengandalkan sumber musiman. Dengan hadirnya fasilitas ini, warga dapat menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, pertanian, hingga peternakan.

TMMD ke-125 bukan hanya membangun infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga menghidupkan harapan masyarakat. Dari jalan yang menghubungkan hingga air yang menghidupkan — semua demi Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera.

Pelaksanaan TMMD ke-125 di Desa Kromong: Rangkaian Doa dan Tumpeng sebagai Ungkapan Syukur.

Jombang,- Suasana sakral dan khidmat mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Pada hari Sabtu pagi ini, 9 Agustus 2025.

Puluhan warga berbondong-bondong mendatangi tempat yang dikeramatkan oleh masyarakat setempat, membawa tumpeng sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan kelancaran program TMMD.

Acara yang dihadiri oleh Kepala Desa Kromong, Hermawan, dan Komandan Peleton Satgas TMMD ke-125, Letda Mar Sugiarto, ini menjadi simbol sinergi antara TNI dan masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya luhur.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong dan dukungan penuh dari masyarakat Desa Kromong dalam setiap kegiatan TMMD ini,” ujar Letda Mar Sugiarto.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang mempererat tali silaturahmi dan melestarikan adat istiadat yang menjadi identitas bangsa.”

Dengan khusyuk, warga duduk bersila dan memanjatkan doa yang dipimpin oleh Bapak Slamet, tokoh agama sekaligus sesepuh desa yang sehari-harinya dikenal sebagai Bapak Moden. Lantunan doa berisi harapan agar pelaksanaan TMMD dapat berjalan lancar, memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, serta membawa keberkahan bagi Desa Kromong.

Hermawan, Kepala Desa Kromong menambahkan, “Tradisi membawa tumpeng dan berdoa bersama ini merupakan wujud rasa syukur kami atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kami berharap, dengan adanya TMMD ini, Desa Kromong dapat semakin maju dan sejahtera, serta adat istiadat kami tetap lestari.”

Kegiatan pelestarian adat Jawa ini menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga wadah untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program lintas sektoral antara TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, dan Pemerintah Daerah, yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar. TMMD dilaksanakan melalui kegiatan fisik dan non-fisik, dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.

Kasdam V/Brawijaya Hadiri Naval Events Fin Swimming Selat Madura Piala KSAL 2025

Surabaya,- Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom, M.M, menghadiri berlangsungnya event Fin Swimming Selat Madura Piala KSAL 2025 yang digelar di Dermaa Madura Koarmada II, Ujung Surabaya pada Sabtu (09/08/2025).

Event yang berlangsung selama dua hari itu, tak hanya dibuka untuk TNI dan Polri saja. Namun, masyarakat umum pun diperbolehkan untuk mengikuti kejuaraan piala KSAL dalam rangka HUT ke-63 Kopaska tersebut.

Olahraga ekstrem bertajuk Naval Events Fin Swimming itu, diketahui melintasi selat Madura sejauh 4,6 kilometer yang diawali dari Dermaga Kamal Madura, menuju ke Dermaga Ujung Koarmada II/Surabaya dengan mengandalkan alat bantu snorkel dan fins.

Setiap peserta yang berhasil mencapai garis finish, akan mendapatkan medali dan sertifikat Finisher. Sementara, bagi peserta yang berhasil mendapat juara 1 hingga 5, akan mendapatkan piagam dan uang pembinaan dari KSAL, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Terkait event itu, Kasdam mengapresiasi adanya Naval Events Fin Swimming Selat Madura Piala KSAL 2025 tersebut. Pasalnya, event tersebut juga dinilai mampu memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

“Sebab pelaksanaannya itu melibatkan masyarakat. Adanya event itu juga mampu mendukung perkembangan olahraga air,” jelas Brigjen TNI Terry.

Kehadiran Kasdam V/Brawijaya pada acara Fin Swimming Selat Madura Piala KSAL 2025 itu, tidak hanya menjadi momentum olahraga, tetapi juga simbol sinergi antar lembaga, serta dorongan bagi tumbuhnya generasi atlet olahraga air yang andal.

“Pelaksanaan kegiatan ini juga mampu dijadikan ajang untuk menggali potensi atlet baru dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap laut,” tandasnya.

Hujan Deras Putuskan Jembatan, Prajurit Satgas Bantu Pelajar Menyebrangi Sungai di Kapuas Hulu

Nanga Badau – Akibat Hujan Deras, Jembatan Penghubung Putus, Prajurit Satgas Sigap Bantu Pelajar Menyebrangi Sungai. Kamis, (7/8/2025).

Hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia sejak malam hingga pagi hari mengakibatkan sebuah jembatan penghubung utama di Desa Labian Ira’ang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu putus total. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap harinya dilalui para pelajar menuju sekolah.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, personel Pos Klawik Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 3/AC dengan sigap turun langsung ke lokasi. Mereka membantu para pelajar menyeberangi sungai agar tetap dapat berangkat ke sekolah meskipun jalur utama terputus.

Danpos Klawik Serka Agustinus Alfonsius, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Kami langsung menurunkan personel untuk membantu para siswa menyeberang. Keamanan dan keselamatan mereka adalah prioritas utama.

Meskipun situasi cukup berisiko karena arus sungai meningkat, kami pastikan proses penyebrangan dilakukan dengan hati-hati dan terkoordinasi,” ungkapnya.

Hingga saat ini, akses menuju sekolah masih menggunakan jalur darurat yang dibuka oleh Satgas dan warga. Pihak terkait tengah berkoordinasi untuk memperbaiki jembatan agar aktivitas masyarakat kembali normal.

Kegiatan Senam Bersama Muspika Bungah: Memperkuat Persatuan dalam Memperingati HUT Kemerdekaan

Gresik – Dalam rangka menyemarakkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025, Danramil 0817-15/Bungah Kapten Cke Sunandar menghadiri dan mengikuti kegiatan Senam Bersama Muspika dan UPT Dinas se-Kecamatan Bungah yang dirangkai dengan Pembentangan Bendera Merah Putih. Acara ini digelar di halaman Pendopo Kantor Kecamatan Bungah, Jl. Raya Bungah No. 02, Desa Bungah, Kec. Bungah, Kab. Gresik, dengan dihadiri ±60 peserta.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Muspika Bungah dan dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan instansi di wilayah Bungah, antara lain. Camat Bungah M. Izzul Muttaqin, S.Ag. Danramil 0817-15/Bungah Kapten Cke Sunandar. Kapolsek Bungah Iptu Suhari, S.H.. Koordinator UPT Diknas Kec. Bungah Sholikh. Kepala UPT Puskesmas Bungah dr. Nanang Rudiyanto. Pj. Sekcam Bungah H. Matudi. Koordinator Administrator Dispendik Wilker I Gresik Khasan. Ketua TP PKK Kec. Bungah Ibu Kholilah Izzul Muttaqin beserta pengurus. Batituud Koramil 0817-15/Bungah Pelda Rudianto beserta anggota. Kasium Polsek Bungah Aiptu Gusmiarto beserta anggota. Para Kasi & Staf Kecamatan Bungah. Perwakilan UPT Diknas dan Puskesmas Bungah. Perwakilan AKD Kec. Bungah. Para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Bungah M. Izzul Muttaqin, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan dan kekompakan antar unsur Muspika, instansi, dan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan. Beliau berharap semangat nasionalisme terus terjaga melalui kegiatan positif dan melibatkan seluruh elemen.

Danramil 0817-15/Bungah Kapten Cke Sunandar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa TNI selalu siap mendukung kegiatan yang mempererat persatuan dan kebersamaan di wilayah.

“Melalui senam bersama dan pembentangan bendera Merah Putih ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat rasa cinta tanah air. Semoga momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua akan jasa para pahlawan serta komitmen untuk menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, diakhiri dengan pembentangan Bendera Merah Putih sebagai simbol kebanggaan dan penghormatan terhadap 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembekalan Dandim 0817/Gresik: Paskibraka Gresik Didorong untuk Berlatih dengan Semangat dan Disiplin.

Gresik – Komandan Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., berkesempatan memberikan motivasi dan arahan secara langsung kepada para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Gresik, bertempat di Bale Paraduta Makodim 0817/Gresik, Jl. R.A. Kartini No.33, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.

Dalam kegiatan yang penuh semangat dan antusiasme tersebut, Dandim memberikan suntikan motivasi kepada para peserta Paskibraka yang tengah menjalani masa latihan intensif menjelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menyampaikan bahwa para anggota Paskibraka yang terpilih adalah putra-putri terbaik dari Kabupaten Gresik, yang memiliki tanggung jawab dan kebanggaan tersendiri.

“Semangat berlatih dan disiplin. Jalani latihan ini dengan penuh semangat dan ikhlas serta jaga kekompakan agar pada saat tampil pada hari H dapat berjalan maksimal,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan bendera dalam upacara, melainkan juga menjadi simbol semangat, kedisiplinan, dan kebanggaan bagi sekolah, orang tua, serta diri mereka sendiri.

“Kalau dimengerti dengan cermat, di sini kalian diberikan pelajaran berharga yang pengalamannya akan terus dibawa sepanjang hidup. Untuk itu sebagai anggota Paskibraka, gunakan waktu kalian untuk belajar sebaik mungkin dan tunjukkan semangat dalam setiap kegiatannya,” imbuhnya.

Dandim juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama proses latihan berlangsung. Ia menekankan agar para anggota Paskibraka tidak melupakan ibadah sebagai fondasi spiritual dalam menjalani setiap aktivitas.

“Terpenting jangan tinggalkan ibadah, selalu dekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa agar apa yang direncanakan bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” tutup Dandim.

Kegiatan pembekalan dari Dandim ini menjadi salah satu momen penting bagi para anggota Paskibraka sebagai bentuk dukungan moril dari unsur TNI, sekaligus sebagai bekal motivasi untuk tampil optimal saat menjalankan tugas mulia pada puncak peringatan kemerdekaan mendatang.

Satgas TMMD ke-125 Bantu Panen Bawang Merah di Bojonegoro: Wujud Nyata Kepedulian TNI.

BOJONEGORO, – Prajurit Yonif 3 Marinir Pasmar 2 yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0813 Bojonegoro, membantu petani memanen bawang merah di Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Pleton (Danton) SSK III, Letda Mar Rohmad Widodo, di lahan milik Bapak Kusno, warga Dusun Sumberpoh, RT 16/RW 02. Sabtu (9/8/2025).

Prajurit TNI bersama warga turun ke lahan, memanen bawang merah yang menjadi salah satu komoditas unggulan wilayah tersebut. Kehadiran Satgas TMMD membantu meringankan beban tenaga kerja petani, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan pendapatan petani meningkat.

Letda Mar Rohmad Widodo menjelaskan bahwa kehadiran prajurit TNI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TMMD untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur tetapi juga melalui sektor pertanian.

“Kami hadir bukan hanya untuk membangun fasilitas umum, tetapi juga membantu warga di bidang pertanian. Dengan membantu proses panen, biaya produksi dapat ditekan karena berkurangnya kebutuhan tenaga kerja, sehingga petani bisa mendapatkan keuntungan lebih besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kusno (46) selaku pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran prajurit TNI. “Alhamdulillah, dengan bantuan bapak-bapak TNI, panen bisa selesai lebih cepat. Biaya untuk membayar tenaga kerja jadi berkurang, dan keuntungan kami bisa lebih banyak untuk keluarga,” ujarnya.

Kegiatan panen ini membuktikan bahwa TMMD bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, mendukung ketahanan pangan, dan memperkuat semangat gotong royong di pedesaan.

Keceriaan Lomba Persit KCK Ranting 10 Bangsal: Rangkaian Acara HUT RI yang Menggembirakan.

Mojokerto, – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 10 Koramil 0815/10 Bangsal bersama Persit Pos Ramil Mojoanyar menggelar berbagai lomba yang penuh keceriaan.

Kegiatan yang berlangsung di Pos Ramil Mojoanyar, Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (09/08/2025), sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan sarana mempererat kebersamaan antara anggota TNI, Persit, serta keluarga.

Sekitar 50 peserta mengikuti rangkaian lomba dipimpin Ketua Persit KCK Ranting 11 Bangsal, Ny. Sri Wahyuningsih Heru Widodo. Berbagai perlombaan seperti Senam Gemoy Moumere, lomba makan kerupuk untuk anak-anak, lomba kelereng untuk ibu-ibu Persit, serta lomba membawa balon yang diikuti anggota TNI dan Persit, menambah semarak suasana. Sorak-sorai dan gelak tawa peserta serta penonton menjadi warna tersendiri dalam kegiatan yang digelar dengan penuh semangat kebersamaan.

Danramil 0815/10 Bangsal, Kapten Inf Heru Widodo Cahyono Putro, saat ditemui di sela-sela berlangsungnya acara, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan momen untuk memperkuat ikatan kekeluargaan dan semangat nasionalisme.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa persatuan, kekompakan, dan kegembiraan di tengah keluarga besar Koramil Bangsal dan Pos Mojoanyar. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya saat peringatan HUT RI, tetapi juga dalam keseharian”, ujarnya.

Kegiatan berlangsung meriah ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba sehingga menambah rasa bangga dan bahagia bagi seluruh peserta.

Bupati Blitar Apresiasi Kegiatan Nobar Film Believe, Soroti Arti Pengabdian pada Bangsa

Blitar – Bertempat di CVG Cinemas Blitar Town Square (BLITOS) Jl. Merdeka Kelurahan Kepanjenlor Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, Jumat petang (8/8/2025), digelar kegiatan nonton bareng (nobar) film berjudul Believe yang diinisiasi Kodim 0808/Blitar. Kegiatan ini dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si, Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si, jajaran OPD Pemkab Blitar, Ketua Hipakad Bpk. Sugeng, Ketua FKPPI Bpk. Joko Trisno serta anggota Paskibraka Kecamatan Wlingi. Sekitar 80 orang hadir dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat nasionalisme.

Film Believe menceritakan perjalanan Agus, seorang prajurit TNI yang berjuang mempertahankan negara sekaligus menghadapi luka batin akibat kehilangan ayah sejak kecil. Film ini menggambarkan aksi pertempuran, konflik batin, pencarian makna pengabdian, serta pentingnya nilai kemanusiaan di balik seragam seorang prajurit. Selain itu hubungan ayah-anak, dukungan keluarga dan pesan moral tentang kekuatan keyakinan menjadi benang merah cerita yang menginspirasi.

Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0808/Blitar yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

“Film Believe ini memberikan gambaran yang sangat kuat tentang arti pengabdian kepada bangsa dan negara. Saya berharap generasi muda, khususnya Paskibraka yang hadir, dapat mengambil pelajaran berharga bahwa membela negara bukan hanya di medan perang, tetapi juga dalam karya dan perbuatan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan semangat kebangsaan.

“Melalui film ini kita ingin mengingatkan kembali bahwa pengabdian dan cinta tanah air memerlukan pengorbanan. Semoga semangat yang diperlihatkan tokoh Agus dapat menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya generasi muda Blitar untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa,” tegasnya.

Kegiatan nobar ini berlangsung hangat, ditutup dengan foto bersama serta ajakan untuk terus menggelorakan semangat nasionalisme di tengah tantangan zaman. Film Believe pun menjadi medium yang efektif untuk menyampaikan pesan bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Renovasi Rumah Bapak Sabar: Cermin Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Desa Ngranget

Madiun, — Di antara hijaunya persawahan dan sejuknya angin desa, sebuah rumah sederhana di Dusun Nglengko, RT 16 RW 03, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, perlahan berubah wujud. Rumah itu milik Bapak Sabar, seorang warga yang selama ini tinggal dalam bangunan yang jauh dari kata layak. Kini, lewat tangan-tangan penuh kepedulian dari Satgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun, rumah tersebut mulai berdiri kembali dengan wajah baru: lebih kokoh, lebih bersih, dan jauh lebih nyaman untuk dihuni.

Dalam sunyi yang bersahaja, para prajurit TNI bersama warga setempat bahu membahu membangun bukan sekadar dinding dan atap, melainkan juga harapan. Renovasi rumah Bapak Sabar mencakup perbaikan menyeluruh, dari atap yang dulu bocor, dinding yang lapuk, lantai yang dingin, hingga pembangunan MCK yang lebih layak pakai.

Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-125, menyampaikan bahwa renovasi rumah ini merupakan cermin nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Program ini bukan semata membangun fisik, tetapi memperkuat jalinan hati antara TNI dan masyarakat. Kami ingin keberadaan TMMD benar-benar terasa manfaatnya di tengah kehidupan warga,” ungkapnya.

Kehangatan gotong royong sangat terasa dalam proses pembangunan ini. Warga datang dengan sukarela, membawa cangkul, ember, dan semangat kebersamaan. Tak ada sekat antara seragam loreng dan baju harian. Semua menyatu dalam kerja tulus demi memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi sesama.

Bapak Sabar, dengan suara tertahan haru, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Saya tidak pernah membayangkan rumah saya bisa diperbaiki seperti ini. Terima kasih untuk TNI dan semua warga yang telah membantu. Ini anugerah yang luar biasa bagi keluarga kami.”

Program TMMD ke-125 sendiri digelar selama satu bulan penuh, memadukan kegiatan fisik seperti pembangunan jalan dan renovasi rumah, dengan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui program ini, Kodim 0803/Madiun berharap tidak hanya meninggalkan bangunan yang berdiri tegak, tetapi juga menanam nilai-nilai kebersamaan dan rasa saling peduli di tengah masyarakat. Karena sesungguhnya, membangun desa bukan sekadar menyusun batu, melainkan menyulam kehidupan yang lebih baik bagi semua.