RTLH di Desa Kesilir: Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Mewujudkan Kesejahteraan

Banyuwangi – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825 Banyuwangi mempercepat pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Evi di Desa Kesilir. Proyek ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan hunian. Semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program ini.

Sejak pagi, personel TNI dan warga bekerja sama mengerjakan berbagai tahapan pembangunan. Dari pengurukan tanah hingga perapian dinding rumah, semua dilakukan dengan penuh semangat. Keberadaan TNI di tengah masyarakat menciptakan kedekatan yang kuat dan saling mendukung.

Cuaca panas dan medan berat tidak menghalangi langkah prajurit di lapangan. Dengan ritme kerja yang terukur, Satgas TMMD memastikan setiap proses pembangunan tetap berkualitas. Rumah yang dibangun diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan ketahanan bagi penghuninya.

Program RTLH ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi keluarga Ibu Evi. Selain itu, proyek ini juga menjadi bukti nyata bahwa TMMD tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Di tengah kesibukan pembangunan, suasana keakraban terlihat di lokasi TMMD. Anggota Satgas dan warga berbagi cerita dan tawa, menciptakan momen berharga. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa tidak ada sekat antara TNI dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.

Dengan rampungnya proyek RTLH ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Desa Kesilir semakin meningkat. Semoga semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terjaga demi masa depan yang lebih baik.

Jembatan Baru dan Saluran Irigasi: Upaya TMMD ke-125 Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Banyuwangi — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan pembangunan jembatan dan saluran irigasi di Kecamatan Siliragung. Proyek ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat. Pembangunan ini menjadi sorotan utama dalam program TMMD tahun 2025.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa jembatan ini akan mempermudah mobilitas masyarakat. “Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan,” ujarnya. Pembangunan ini diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian.

Pembangunan saluran irigasi juga menjadi fokus utama. Pengecoran saluran irigasi yang sedang berlangsung diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur pertanian. Letkol Inf. Yuli Eko Purwanto, Dandim 0825/Banyuwangi, menekankan pentingnya proyek ini bagi kesejahteraan petani setempat. “Kami tidak mengenal hari libur demi rakyat,” tegasnya.

Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Anggota Satgas dan warga bekerja sama dalam proses pembangunan, menciptakan sinergi yang kuat. Suasana gotong royong ini mencerminkan kedekatan TNI dengan rakyat, serta semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.

Bapak Sutrisno, seorang petani setempat, mengungkapkan rasa syukurnya. “Dengan adanya irigasi ini, harapan kami untuk panen yang lebih baik semakin nyata,” ujarnya. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan aksesibilitas dan kualitas hidup masyarakat Desa Kesilir meningkat. Semoga upaya TNI Manunggal Membangun Desa terus berlanjut, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

TMMD ke-125: Kegiatan Pengajian Bersama Ibu-Ibu untuk Masyarakat Sejahtera di Banyuwangi

Banyuwangi – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan warga, Serka Suin dari Bintal Korem 083/Bdj memimpin kegiatan pengajian bersama ibu-ibu di Dusun Silirsari, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program non-fisik Satgas TMMD ke-125 Tahun Anggaran 2025 Kodim 0825/Banyuwangi.

Pengajian yang diikuti puluhan jamaah ini berlangsung khidmat di salah satu rumah warga. Dalam tausiahnya, Serka Suin menyampaikan pentingnya menjaga persatuan, menguatkan akhlak, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak para jamaah untuk selalu mendukung program pembangunan yang tengah dijalankan Satgas TMMD di wilayah tersebut.

“Kegiatan TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual. Harapannya, warga tidak hanya merasakan manfaat dari infrastruktur, tetapi juga mengalami peningkatan kualitas kehidupan secara rohani,” ujar Serka Suin.

Para ibu-ibu yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya pengajian. Selain mendengarkan ceramah, mereka juga berdzikir bersama dan saling bersilaturahmi, mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Program TMMD ke-125 di Desa Kesilir sendiri tengah berlangsung dengan sasaran pembangunan berbagai fasilitas umum, termasuk perbaikan rumah warga, pembangunan jembatan, hingga penyediaan air bersih. Kehadiran kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan mampu mendukung terciptanya masyarakat yang sejahtera lahir dan batin.

Langkah Nyata Menuju Lingkungan Bersih dalam Peringatan HUT ke-80 RI.

NGANJUK – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Pemerintah Desa Petak bersama instansi terkait menggelar kegiatan kerja bakti bersama, Minggu (10/08/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar wilayah Desa Petak dan Kantor Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Kerja bakti tersebut diikuti oleh masyarakat Desa Petak, anggota Koramil 0810/02 Bagor, Polsek Bagor, ibu-ibu PKK Kecamatan Bagor, perwakilan anggota IPSI Kecamatan Bagor, serta seluruh pegawai Pemerintah Kecamatan Bagor. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, S.T.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nganjuk mengapresiasi antusiasme dan partisipasi warga.

“Kerja bakti mungkin terlihat sebagai langkah kecil, tetapi jika kita laksanakan serentak se-Kabupaten Nganjuk, ini menjadi langkah besar. Terima kasih kepada seluruh warga Nganjuk atas semangatnya dalam menyambut Kemerdekaan RI ke-80,” ujar Mas Handy.

Selain mengikuti kegiatan bersih-bersih, Wakil Bupati juga berkesempatan menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga sekitar.

Camat Bagor, Suwarno, S.E., M.M., turut mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kerja bakti ini menjadi contoh nyata bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Harapan kami, Kecamatan Bagor dapat menjadi wilayah yang bersih, nyaman, dan membanggakan,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-22 PPAD Nganjuk: Sinergi TNI dan Purnawirawan untuk Kesejahteraan Bersama

Nganjuk – Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kabupaten Nganjuk menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 di Aula Sudirman Kodim 0810/Nganjuk dengan tema “Mewujudkan Kesejahteraan Purnawiran Pekokoh Persatuan dan Mensukseskan Asta Cita Bersama TNI Angkatan Darat”. Minggu (10/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, TNI aktif, para purnawirawan, dan keluarga besar PPAD, sebagai wujud kebersamaan dan penguatan peran purnawirawan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tampak Hadir Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md, S.E., S.H., M.M., M.B.A. (Bupati Nganjuk) beserta istri, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T (Dandim 0810/Nganjuk), Mayor Cpl Ali Imron (Kasdim 0810/Nganjuk), Perwira Staf Kodim 0810/Nganjuk, Letkol (Purn) Kapiarso (Ketua LVRI Kabupaten Nganjuk), Mayor (Purn) Rusmanto (Ketua PPAD Kabupaten Nganjuk), Mayor (Purn) Soedjiman (Ketua DPC Pepabri Kabupaten Nganjuk), Pengurus dan anggota PPAD Kabupaten Nganjuk, DPC Pepabri Nganjuk, serta para Wakawuri.

Bupati Nganjuk dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada PPAD atas dedikasi yang terus diberikan kepada masyarakat dan daerah.

“Walaupun telah purna tugas, semangat juang, integritas, dan kepedulian para purnawirawan TNI AD tetap menjadi teladan bagi masyarakat. Peran PPAD sangat strategis dalam menjaga persatuan, menumbuhkan nasionalisme, dan mendukung program pembangunan daerah,” ujar Bupati Marhaen Djumadi.

Senada dengan hal tersebut, Dandim 0810/Nganjuk menegaskan pentingnya sinergi antara TNI aktif dengan para purnawirawan.

“Pengalaman dan wawasan para purnawirawan adalah kekuatan yang patut terus dioptimalkan. Kami berharap PPAD selalu menjadi mitra strategis dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat Nganjuk,” kata Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti.

Ketua PPAD Kabupaten Nganjuk, Mayor (Purn) Rusmanto, dalam laporannya mengungkapkan bahwa HUT ke-22 ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di kalangan purnawirawan.

“Tema tahun ini, Pengabdian Tak Pernah Purna, adalah komitmen kami untuk terus berkarya dan mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat, meskipun sudah tidak lagi berdinas aktif,” ujarnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng, hingga ramah tamah. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung.

Melalui peringatan ini, PPAD Kabupaten Nganjuk menegaskan tekad untuk tetap menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai luhur perjuangan TNI AD, sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan Nganjuk yang maju, aman, dan sejahtera.

PPAD Nganjuk Rayakan HUT ke-22 dengan Tema Pengabdian Tak Pernah Purna untuk Kesejahteraan

Nganjuk – Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kabupaten Nganjuk menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 di Aula Sudirman Kodim 0810/Nganjuk dengan tema “Mewujudkan Kesejahteraan Purnawiran Pekokoh Persatuan dan Mensukseskan Asta Cita Bersama TNI Angkatan Darat”. Minggu (10/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, TNI aktif, para purnawirawan, dan keluarga besar PPAD, sebagai wujud kebersamaan dan penguatan peran purnawirawan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tampak Hadir Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md, S.E., S.H., M.M., M.B.A. (Bupati Nganjuk) beserta istri, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T (Dandim 0810/Nganjuk), Mayor Cpl Ali Imron (Kasdim 0810/Nganjuk), Perwira Staf Kodim 0810/Nganjuk, Letkol (Purn) Kapiarso (Ketua LVRI Kabupaten Nganjuk), Mayor (Purn) Rusmanto (Ketua PPAD Kabupaten Nganjuk), Mayor (Purn) Soedjiman (Ketua DPC Pepabri Kabupaten Nganjuk), Pengurus dan anggota PPAD Kabupaten Nganjuk, DPC Pepabri Nganjuk, serta para Wakawuri.

Bupati Nganjuk dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada PPAD atas dedikasi yang terus diberikan kepada masyarakat dan daerah.

“Walaupun telah purna tugas, semangat juang, integritas, dan kepedulian para purnawirawan TNI AD tetap menjadi teladan bagi masyarakat. Peran PPAD sangat strategis dalam menjaga persatuan, menumbuhkan nasionalisme, dan mendukung program pembangunan daerah,” ujar Bupati Marhaen Djumadi.

Senada dengan hal tersebut, Dandim 0810/Nganjuk menegaskan pentingnya sinergi antara TNI aktif dengan para purnawirawan.

“Pengalaman dan wawasan para purnawirawan adalah kekuatan yang patut terus dioptimalkan. Kami berharap PPAD selalu menjadi mitra strategis dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat Nganjuk,” kata Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti.

Ketua PPAD Kabupaten Nganjuk, Mayor (Purn) Rusmanto, dalam laporannya mengungkapkan bahwa HUT ke-22 ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di kalangan purnawirawan.

“Tema tahun ini, Pengabdian Tak Pernah Purna, adalah komitmen kami untuk terus berkarya dan mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat, meskipun sudah tidak lagi berdinas aktif,” ujarnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng, hingga ramah tamah. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung.

Melalui peringatan ini, PPAD Kabupaten Nganjuk menegaskan tekad untuk tetap menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai luhur perjuangan TNI AD, sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan Nganjuk yang maju, aman, dan sejahtera.

Rehabilitasi Musholla Al-Falah: Komitmen TMMD ke-125 Jombang dalam Peningkatan Fasilitas Umum

Jombang,- Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0814/Jombang,anggota Koramil 0814-05/Perak Kopda Syahroni terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas fasilitas umum di wilayah sasaran.

Salah satu kegiatan yang saat ini tengah dikebut adalah rehab musholla Al- Falah yang berada di dusun Gondang desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

Proses rehabilitasi musholla ini dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik non-infrastruktur utama yang bertujuan menunjang kebutuhan tempat ibadah warga sekitar.

Dansatgas TMMD ke-125 Kodim 0814/Jombang,Letkol kav Dicky Prosojo, S.H.,M.Han menegaskan bahwa percepatan pengerjaan musholla ini menjadi salah satu prioritas.

“Semoga rehab musholla ini selesai tepat waktu dan bisa segera dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan keagamaan,” tegas Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H.,M.Han.

Rehab musholla ini mencakup perbaikan atap, dinding, pengecatan, serta pembenahan fasilitas penunjang lainnya agar tempat ibadah tersebut menjadi lebih nyaman dan layak digunakan.

Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini dan turut serta membantu pelaksanaan rehab sebagai wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Program TMMD ke-125 di wilayah Kodim 0814/Jombang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan spiritual masyarakat, seperti perbaikan rumah ibadah, sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Upacara Adat Tengger Kayopan Agung: Perayaan Hari Raya Karo di Probolinggo yang Penuh Tradisi.

Probolinggo – Suasana Balai Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (10/8/2025) dipenuhi aroma tradisi dan kearifan lokal. Warga berkumpul dalam balutan busana adat Tengger untuk mengikuti Upacara Adat Tengger Kayopan Agung dalam rangka perayaan Hari Raya Karo 2025.

Upacara yang sarat makna ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Kepala Desa Wonokerso, jajaran Koramil 0820/11 Sumber, Romo Dukun Pandhita, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga warga desa. Kehadiran Babinsa Desa Wonokerso, Kopda Fatori, menjadi wujud sinergi TNI bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya.

Rangkaian acara dimulai dengan prosesi adat yang dipimpin oleh Romo Dukun Pandhita. Doa-doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas berkah panen, keselamatan, dan kesejahteraan warga. Iringan musik tradisional serta tarian khas Tengger menambah kekhidmatan sekaligus kehangatan suasana.

Kepala Desa Wonokerso dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelestarian adat Karo sebagai warisan leluhur yang mengikat persaudaraan dan menjaga harmoni masyarakat Tengger. “Hari Raya Karo bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi antar warga,” ujarnya.
Selama kegiatan, suasana berlangsung tertib, aman, dan lancar. Warga pun tampak antusias mengikuti setiap rangkaian prosesi, membuktikan bahwa tradisi ini tetap hidup dan dicintai oleh generasi muda maupun tua.

Upacara Adat Tengger Kayopan Agung di Wonokerso tahun ini kembali menjadi pengingat bahwa budaya adalah identitas yang harus dijaga, diwariskan, dan dirayakan bersama.

Kodim 0820/Probolinggo Gelar Kerja Bakti Bersih-Bersih Saluran untuk Wujudkan Lingkungan Sehat

Probolinggo, Bersama dengan sejumlah pihak terkait, Kodim 0820/Probolinggo ambil bagian dalam kegiatan kerja bakti berupa besih-bersih saluran dan selokan di wilayah Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Minggu (10/8).

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan bahwa ketelibatan pihaknya dalam gerakkan sosial tersebut merupakan bentuk dukungan dan support dari adanya program pemerintah daerah yakni Probolinggo bersolek.

“Bersama dengan pihak terkait kami membersihkan saluran yang ada di wilayah Kelurahan Kedunggaleg sebagai bentuk support dan dukungan kepada Pemerintah Kota Probolinggo dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, aman dan nyaman,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Dandim menambahkan, kegiatan gerakan sosial ini merupakan bentuk adanya sinergitas yang telah berjalan dengan baik antara kodim 0820/Probolinggo dengan para stakeholder terkait sekaligus masyarakat Kota Probolinggo dalam mewujudkan lingkungan bersih dan nyaman.

“Kami berharap melalui program Probolinggo bersolek ini tidak ada lagi jarak antara TNI dengan masyarakat, TNI menjadi bagian dari masyarakat dan masyarakat merupakan mitra kerja TNI,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan bahwa gerakan sosial yang dilakukan pihaknya saat ini selain untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat juga sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun Kota Probolinggo lebih baik.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata adanya komitmen dan sinergitas antara Kodim 0820/Probolinggo dengan stakeholder yang lain, siap untuk mendukung dan mensukseskan program pembangunan di Kota Probolinggo,”pungkasnya.

Babinsa Bangsalsari Bersama Warga Lestarikan Sejarah Melalui Kerja Bakti di Tugu Palagan 45

JEMBER – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap warisan sejarah, Babinsa Desa Bangsalsari Koramil 0824/15, Sertu Faizin, bersama warga melaksanakan kerja bakti di Tugu Palagan 45 yang terletak di Dusun Rambutan Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari. Minggu (10/8/2025).

Sertu Faizin menyampaikan bahwa kerja bakti ini tidak hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai wujud penghormatan terhadap sejarah. Merawatnya berarti menjaga semangat dan nilai-nilai perjuangan agar terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.