Babinsa Koramil 0829-15/Geger Latih Kedisiplinan Siswa SDN Kombangan 4 Melalui Gerak Jalan

Bangkalan – Dalam rangka mendukung pembinaan generasi muda, dua anggota Koramil 0829-15/Geger, Serka Rosihanto dan Serka Pujioyono, melaksanakan kegiatan pelatihan gerak jalan kepada siswa-siswi SDN Kombangan 4, Desa Kombangan, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Senin (11/8/25).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai ini bertujuan menanamkan kedisiplinan, semangat kebersamaan, dan jiwa nasionalisme sejak usia dini. Para Babinsa memberikan materi teknik baris-berbaris, langkah tegap, serta kekompakan dalam formasi gerak jalan.

Serka Rosihanto mengatakan, “Kami berharap melalui latihan ini para siswa dapat tampil dengan percaya diri, kompak, dan penuh semangat saat mengikuti lomba nanti. Disiplin dan kerjasama yang mereka pelajari akan bermanfaat, bukan hanya saat lomba, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.”

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi peran Babinsa dalam mendidik para siswa, terutama menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bersama Membangun Desa: TMMD ke-125 Kodim 0813/Bojonegoro Percepat Infrastruktur Desa.

BOJONEGORO, – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 Kodim 0813/Bojonegoro terus menggeber seluruh sasaran fisik dengan bergotong royong bersama masyarakat setempat.

Salah satunya, di Dusun Sekonang, Desa Soko, Kecamatan Temayang, puluhan prajurit TNI dan warga bahu-membahu mengangkat rangka besi untuk pengerjaan rehabilitasi check dam yang menjadi salah satu prioritas pembangunan program TMMD ke- 125 tahun ini.

Komandan Pleton (Danton) 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Cek Nur Alim, Senin (11/8/2025), mengatakan bahwa semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi faktor penting untuk percepatan penyelesaian seluruh sasaran fisik program terpadu lintas sektoral TMMD.

“Seluruh sasaran fisik kami targetkan selesai tepat waktu. Mulai dari rehabilitasi check dam, pembangunan cor jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, pembuatan mushola dan pagar sekolah dasar hingga sasaran tambahan pembuatan sumur bor. Semua dikerjakan dengan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk pengerjaan rehabilitasi check dam di Dusun Sekonang ini tidak hanya mendukung peningkatan dan pengembangan disektor pertanian dengan ketersediaan air baku bagi pertanian, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

“Progres pengerjaan rehabilitasi check dam Dusun Sekonang sudah mencapai 60%. Saat ini tahap pemasangan rangka besi cor dasar,” kata Letda Cke Nur Alim.

Program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro ini berlangsung sejak tanggal 23 Juli, dan akan berakhir tanggal 21 Agustus 2025 mendatang. Agenda program terpadu dan lintas ini meliputi kegiatan fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa, yang mencakup pembangunan jalan beton, pembangunan pagar dan musholla sekolah, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam.

Sedangkan kegiatan non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Koramil 0814-01/Kota Bersama Warga Desa Kepatihan Perbaiki Saluran Air Antisipasi Banjir.

Jombang,– Babinsa Koramil 01/Kota, Serka Eko Y, bersama warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, melaksanakan kerja bakti memperbaiki saluran air sebagai langkah antisipasi banjir di musim penghujan. Senin,11/08/2025.

Kegiatan ini dilakukan dengan pemasangan penutup beton pada saluran drainase yang dikerjakan bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Perbaikan drainase diharapkan mampu mengurangi genangan air yang berpotensi menimbulkan berbagai penyakit.

Serka Eko Y mengapresiasi semangat gotong royong warga dan berharap kerja sama antara masyarakat, aparat desa, dan TNI dapat terus terjalin. “Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan bebas banjir,” ujarnya.

Warga Desa Kepatihan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu membantu kegiatan desa. Kehadiran TNI dinilai mampu memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan.

Pengawasan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi: Babinsa Pastikan Bantuan Tepat Sasaran di Made

Surabaya, Senin (11/8) – Dalam rangka memastikan kelancaran program pemerintah di sektor pertanian, Babinsa Kelurahan Made Koramil 0830-21/Lakarsantri, Pelda Edi Suyanto melaksanakan kegiatan pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi kepada petani di wilayah RT 01 RW 01, Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep.

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan pupuk bersubsidi benar-benar tersalurkan kepada para petani yang membutuhkan, sesuai peruntukan, dan tidak disalahgunakan. Saat ini, total pupuk yang tersedia mencapai 2.000 kilogram. Pupuk tersebut sementara masih ditampung di gudang penyimpanan, menunggu jadwal pendistribusian resmi ke para anggota Poktan.

Pelda Edi Suyanto menjelaskan bahwa pupuk bersubsidi merupakan salah satu faktor pendukung utama keberhasilan program ketahanan pangan, terutama dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Oleh karena itu, pengawasannya harus dilakukan secara ketat.

“Kami akan terus memantau proses distribusi, mulai dari penyimpanan hingga penyaluran. Tujuannya agar pupuk ini tepat sasaran dan bisa dimanfaatkan maksimal oleh para petani,” ujar Pelda Edi di lokasi.

Selain pengawasan, Babinsa juga memberikan arahan kepada para petani terkait penggunaan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan lahan dan jenis tanaman. Edukasi ini dinilai penting untuk mencegah penggunaan berlebihan yang justru bisa merusak kesuburan tanah.

Program pupuk bersubsidi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Di wilayah Kelurahan Made, sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang ekonomi warga, sehingga ketersediaan pupuk yang terjamin akan berpengaruh langsung pada hasil panen dan kesejahteraan petani.

Ke depan, Babinsa bersama perangkat kelurahan dan Poktan berkomitmen untuk terus mengawal setiap program pertanian, mulai dari bantuan bibit, irigasi, hingga distribusi pupuk, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Perjuangan Ibu Sulami: Dari Pembersih Masjid Menjadi Penerima Manfaat TMMD ke-125

BANYUWANGI – Di sudut Kota The Sunrise The Java (Matahari Terbit di Pulau Jawa) sebutan Kota Banyuwangi. Seorang lansia periang, penuh humoris dan pekerja keras, mengabdikan dirinya bersih-bersih Masjid Miftahul Huda, Silir Sari, Kabupaten Banyuwangi.

Hembusan angin dingin tengah malam sekiranya pukul 02.00 wib menembus wajah dan sekujur kulit perempuan lansia itu, mengikuti jejak roda sepeda yang ia gayuh menuju ke sebuah masjid.

Setiap ayunan kaki menggayuh sepeda, terdengar tarikan nafas tipis yang sedikit kencang dari perempuan lansia. Embun pagi mulai menyentuh kulit wajah lansia itu, tak lama bunyi standar sepeda terdengar, tibalah ia di parkiran masjid.

Lansia itu memarkirkan sepedanya, dan bergegas mengambil sebuah sapu ijuk untuk menyapu seluruh lantai masjid Miftahul Huda. Setiap pojok dan sudut-sudut masjid tak luput dari pembersihannya untuk memberikan kenyamanan serta kesucian kepada hamba-hamba Allah SWT yang akan melaksanakan sholat subuh nanti.

Jemari lansia yang begitu kasar, mulai membersihkan dan merapikan setiap sajadah, sarung dan mukenah di dalam lemari rak kaca. Tak hanya itu, Matanya tajam seperti seorang prajurit yang tengah menargetkan musuhnya di medan perang.

Matanya tertuju ke beberapa sampah yang bertaburan di halaman samping masjid. Memerangi sampah inilah tujuan target mata tajam lansia tersebut. Tak ada satu kata pun dalam bekerja, keheningan ia bekerja, hanya suara sapu dan serok yang terdengar di subuh hari itu sekitar pukul tiga pagi.

Sumila, itulah nama perempuan lansia yang sehari-hari bertugas membersihkan masjid. Ia hanyalah petugas bersih-bersih masjid dengan upah perbulan yang tak bisa dibayangkan nilainya dapat menghidupi kebutuhannya.

“Saya di bayar 300 ribu mas. Itu rejeki saya. Harus saya syukuri dan saya cukup-cukupkan untuk hidup. Pokoknya apa yang bisa saya kerjakan, saya kerja mas,” kata Sulami sembari merapikan jilbabnya.

Disetiap akhir sholat wajib, ia selalu berkomunikasi kepada Sang Pencipta Allah Subbahana Wata’ala. Dalam komunikasi itulah ia sisipkan satu doa untuk menaikkan derajatnya melalui rumahnya yang ingin ia perbaiki.

Kesekian hari beraktifitas, tiba-tiba seseorang bertubuh kekar mendatangi rumah reyotnya yang hanya berdinding bambu dengan atap genteng penuh lobang serta tiang rumah yang sudah lapuk. “Ibu kami datang akan memperbaiki rumah ibu dalam program TMMD,” kata seorang prajurit TNI yang terlibat dalam tim pendataan penerima manfaat Rumah Tinggal Layak Huni (RLTH).

Mendengar kalimat dari prajurit TNI ini, tubuh Sulami seakan-akan bergetar dan ia tak percaya apa yang didengarnya. Lantaran selama puluhan tahun tak jarang hal ini disampaikan kepada dirinya.

Setelah dirinya mendengar langsung dari tim TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang akan diselenggarakan Kodim 0825 Banyuwangi, disitulah ia sujud syukur kepada Allah SWT, permohonan kepada-Nya yang selama ini diminta, akhirnya dikabulkan melalui program TNI tersebut.

“Saya bersyukur atas nikmat yang diberikan ini, mas. Selama ini saya hanya berdoa kepada Gusti Allah. Saya tidak bisa berkata-kata lagi mas,” ujar Sulami sambil meneteskan air mata.

Sejak akhir bulan Juli 2025, Sulami menyaksikan dengan mata berkaca-kaca para prajurit TNI dan warga desa bergotong royong membongkar dan membangun ulang rumahnya.

“Saya cuma buruh, tidak mungkin bisa bangun rumah seperti ini. Tapi, bapak-bapak TNI ini datang dan bilang ibu akan kami bangunkan rumah. Saya terharu sekali,” kata Sulami dengan suara bergetar.

Air mata Bu Sulami adalah air mata kebahagiaan, rumah baru yang kokoh, dengan jendela dan pintu yang layak, menjadi simbol harapan baru untuk masa depan yang lebih baik. Ini bukan hanya tentang bangunan fisik, melainkan juga tentang martabat dan kepedulian yang diberikan oleh negara melalui TNI kepada rakyatnya.

Selain bersih-bersih masjid, sulami juga biasa menerima panggilan kerja sebagai buruh tani, buruh rumah tangga. Bahkan memulung botol plastik bekas di seputaran desa tempat ia lakukan. Kini, ia tidak sendirian. Setiap pagi, ia ditemani oleh para prajurit TNI yang dengan sigap membantunya.

Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. mengatakan dengan penuh haru bahwa sosok Ibu Sulami adalah seorang perempuan yang tangguh penuh kesabaran dan keikhlasan dalam setiap menjalani kehidupannya.

“Kualitas rasa syukur yang tinggi menjadi kekuatan bagi Bu Sulami. Inilah bukti kekuatan Doa yang menjadi kenyataan,” kata Dandim 0825 Banyuwangi.

TMMD adalah potret nyata dari kekuatan solidaritas dan kebersamaan. Di balik bangunan sederhana, ada cerita-cerita kecil yang penuh makna. Pecahan cerita Ibu Sulami dan penerima manfaat lainnya, sebagai pengingat bahwa pembangunan sejati dimulai dari kepedulian terhadap sesama.

Pondok Pesantren Darul Muttaqin: Tempat Satgas TMMD ke-125 Dukung Semangat Kebersamaan Masyarakat

Banyuwangi – Suasana Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Kecamatan Siliragung, pecah oleh sorak gembira ratusan peserta jalan sehat, Senin (11/8/2025). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI sekaligus Haul ke-17 KH. Abdulloh Tohir ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran anggota Satgas TMMD ke-125 yang ikut menyatu dengan masyarakat.

Sejak pagi, halaman ponpes telah dipenuhi lautan manusia. Warna-warni atribut peserta, bendera merah putih yang berkibar, serta iringan musik penuh semangat menciptakan atmosfer kemeriahan. Tak hanya berjalan santai, peserta juga disuguhi pemandangan unik seperti sepeda motor berhias ornamen kemerdekaan yang memancing decak kagum.

Komandan Satgas TMMD ke-125 mengatakan, keterlibatan prajurit dalam kegiatan ini adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. “Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga ikut merawat semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat,” tegasnya.

Rute jalan sehat kali ini mengitari desa dengan start dan finish di halaman Ponpes Darul Muttaqin. Sepanjang perjalanan, warga tampak antusias memberi sambutan hangat. Sementara itu, panitia menyiapkan doorprize menarik yang menambah semangat peserta hingga garis akhir.

Kemeriahan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang menyenangkan, penuh kebersamaan, dan membawa senyum bagi semua. Satgas TMMD ke-125 pun membuktikan bahwa di manapun bertugas, mereka siap hadir sebagai bagian dari denyut nadi kehidupan masyarakat.

Semangat Pramuka ke-64: Membangun Jiwa Kepemimpinan pada Anak-Anak.

Malang,- Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025, Danramil 14 Turen Lettu Inf Sumarsana bersama Muspika Turen menghadiri kegiatan Persari Pramuka Pra Siaga yang digelar di halaman SDN 1 Turen, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. (8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta didik tingkat Sekolah Dasar dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Turen. Para peserta yang tergabung dalam Pramuka Pra Siaga tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan kebersamaan yang telah disiapkan oleh panitia.

Dalam keterangannya, Danramil 14 Turen Lettu Inf Sumarsana mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda sejak usia dini. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan cinta tanah air kepada anak-anak.

“Pramuka bukan hanya tentang keterampilan baris-berbaris atau tali-temali, tetapi juga pembentukan mental, moral, dan jiwa kepemimpinan. Dengan kegiatan seperti ini, kita menyiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Turen beserta jajaran Muspika, Kepala Sekolah SDN 1 Turen, pengurus Kwartir Ranting Pramuka Turen, serta perwakilan guru dan orang tua siswa. Acara dibuka dengan upacara singkat, dilanjutkan penampilan yel-yel, permainan edukatif, dan lomba kreatifitas anak.

Peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun ini mengusung semangat memperkuat peran Pramuka dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kehadiran Danramil dan Muspika diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus aktif dalam kegiatan kepramukaan.

Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan menjadi penutup rangkaian acara yang diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, Gerakan Pramuka di Kecamatan Turen terus berkomitmen menjadi mitra strategis dalam membentuk generasi muda yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara.

Membangun Jiwa dan Raga: Personel Satgas Terlibat dalam Pendidikan Al-Qur’an di TMMD ke-125.

Jombang — TMMD ke-125 tak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, tetapi juga menyentuh sisi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Di sela tugas berat membangun infrastruktur desa, sejumlah prajurit TNI menyempatkan waktu sore mereka untuk mengajar mengaji anak-anak di Dusun Banyuasin.

Seperti yang tergambar dalam foto ini, dua anggota Satgas TMMD, Pratu Ismail dan Pratu Iksan, duduk bersahaja bersama anak-anak, membimbing mereka membaca Al-Qur’an di teras sebuah masjid desa. Tanpa jarak, tanpa batas, loreng mereka berpadu harmonis dengan nuansa keagamaan dan ketulusan mendidik.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk membangun jalan dan rumah, tetapi juga membangun karakter dan masa depan generasi muda.

“Bisa berbagi ilmu dan membimbing mereka dalam hal kebaikan adalah kebanggaan tersendiri. Ini juga bentuk pengabdian kami di luar tugas utama,” ujar salah satu prajurit yang terlibat.

Para orang tua dan tokoh masyarakat pun menyambut hangat inisiatif ini. Kehadiran TNI di ruang pendidikan spiritual anak-anak menjadi teladan baru yang menginspirasi dan memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan pedesaan.

TMMD di Desa Kromong pun tidak hanya menjadi momentum pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana membangun jiwa—karena membangun bangsa tidak hanya dengan semen dan batu, tapi juga dengan akhlak dan ilmu.

Babinsa Desa Wates dan Siswa Pramuka Tanam Mangrove untuk Kelestarian Pesisir Blitar

Blitar – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir, Babinsa Desa Wates Koramil 0808/19 Wates Kodim 0808/Blitar Serka Imam, bersama siswa Pramuka SMPN 1 Wates dan warga setempat melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di pesisir Pantai Jolosutro Desa Ringinreno Kecamatan Wates Kabupaten Blitar, Minggu (10/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ekstrakurikuler Pramuka di SMPN 1 Wates yang bertujuan menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Penanaman mangrove tidak hanya bermanfaat bagi ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.

Secara ekologis hutan mangrove berperan melindungi pantai dari abrasi dan erosi, menyaring air laut, serta menjadi habitat penting bagi berbagai jenis flora dan fauna. Mangrove juga mampu meredam gelombang besar, termasuk tsunami, serta berfungsi sebagai penyangga alami terhadap bencana seperti banjir rob dan gelombang pasang. Dari sisi ekonomi, mangrove dapat menjadi sumber daya berkelanjutan, mulai dari bahan baku, hasil laut, hingga potensi wisata alam.

Serka Imam selaku Babinsa Desa Wates menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Kami berharap generasi muda, khususnya Pramuka, dapat memahami pentingnya menjaga alam dan menjadikannya kebiasaan yang terus diwariskan,” ungkap Babinsa.

Salah satu siswa Pramuka SMPN 1 Wates Rafi (14), mengaku bangga bisa ikut berpartisipasi. “Saya senang bisa menanam mangrove bersama teman-teman, Babinsa, dan warga. Semoga pohon ini bisa tumbuh besar dan bermanfaat untuk menjaga pantai kita,” ujarnya.

Ditemui terpisah Danramil 0808/19 Wates Lettu Inf Agung Pribowo, turut memberikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak. “Kegiatan ini menjadi contoh sinergi antara TNI, sekolah, dan masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Mangrove adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan dan kesejahteraan pesisir kita,” tegasnya.

Dengan kerja sama lintas generasi ini, diharapkan kawasan pesisir Pantai Jolosutro semakin terjaga kelestariannya, sekaligus menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi warga sekitar.

TMMD ke-125: Mempercepat Distribusi Logistik untuk Pembangunan Infrastruktur.

Madiun, — Dari jalan desa yang masih basah oleh embun, deru kendaraan pengangkut material terdengar berpadu dengan suara burung pagi. Tumpukan kayu, semen, dan batu perlahan mengalir ke titik-titik sasaran, membawa harapan yang dibangun bersama.

Di tengah hiruk-pikuk sederhana itu, TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun terus menorehkan progres, menjadikan percepatan distribusi logistik sebagai denyut nadi yang memastikan setiap rencana fisik berjalan tanpa hambatan.

Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, menegaskan bahwa kelancaran suplai material dan peralatan ke titik-titik sasaran adalah kunci agar seluruh pekerjaan fisik rampung tepat waktu.

“Kami upayakan distribusi logistik dilakukan secara bertahap namun terkoordinasi dengan baik. Medan yang cukup menantang di beberapa lokasi menjadi perhatian kami, namun hal ini tidak menghalangi semangat prajurit dan masyarakat untuk menuntaskan program ini,” ujar Letkol Widhi Bayu.

Sasaran fisik TMMD ke-125 mencakup pembukaan dan pengerasan jalan desa, pembuatan drainase, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pembangunan fasilitas umum lain yang diharapkan dapat membuka akses dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Dukungan pemerintah daerah, sinergi unsur terkait, serta keterlibatan masyarakat yang bahu-membahu dalam gotong royong menjadi kekuatan tersendiri. Setiap ayunan cangkul dan tarikan gerobak pasir dari warga menjadi bukti bahwa pembangunan ini bukan sekadar program, melainkan karya bersama.

Dengan arus logistik yang kian lancar dan semangat kebersamaan yang tak surut, Kodim 0803/Madiun optimistis seluruh sasaran fisik TMMD ke-125 akan rampung sesuai rencana, meninggalkan jejak manfaat yang dapat dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan.

Di penghujung nanti, ketika jalan-jalan baru terbentang dan rumah-rumah layak huni berdiri kokoh, warga akan mengenang momen ini bukan hanya sebagai pembangunan fisik semata, melainkan kisah tentang persatuan, kerja keras, dan harapan yang pernah mereka bangun bersama.