Babinsa Sumobito Mendorong Kerjasama Petani dalam Menghadapi Tantangan Pertanian Modern

Jombang – Babinsa Koramil 0814-11/Sumobito Kodim 0814/Jombang melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan para petani di area persawahan Desa binaan, Sabtu (16/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengajak petani untuk terus menjaga semangat gotong royong, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi pertanian agar hasil panen lebih optimal.

“Komsos ini menjadi sarana bertukar informasi dan mendiskusikan kendala di lapangan, mulai ketersediaan pupuk hingga pengendalian hama,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi serta mendukung ketahanan pangan wilayah, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dukungan Babinsa dalam Ketahanan Pangan: Pendampingan Penyemprotan Padi.

Jombang – Babinsa Koramil 0814-16/Bareng, Serka Nursai, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan dengan membantu penyemprotan lahan padi milik Bapak Rusjani di Desa Pakel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Sabtu (16/08/2025).

Serka Nursai menjelaskan bahwa penyemprotan dilakukan untuk menjaga tanaman padi agar terhindar dari serangan hama, sehingga pertumbuhan tetap optimal dan diharapkan dapat menghasilkan panen yang maksimal. “Pendampingan kali ini fokus pada penyemprotan hama padi, harapannya ke depan tidak ada gangguan hama dan hasil panen berhasil dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pertanian memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam mencukupi kebutuhan pangan. Dengan demikian, ketahanan pangan di wilayah dapat tetap terjaga.

Sementara itu, Bapak Rusjani selaku pemilik sawah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa. Ia menilai pendampingan yang dilakukan sangat membantu petani dan menjadi motivasi tersendiri. “Kehadiran Babinsa meringankan pekerjaan kami, sekaligus menambah semangat dalam mengelola sawah,” ungkapnya.

Dari Membangun Fisik hingga Persaudaraan: Perpisahan Satgas TMMD ke-125 di Banyuwangi.

BANYUWANGI – Dinding-dinding Masjid Al Miftahul Huda menjadi saksi bisu, jamaah masjid pun bersedih. Bukan suara bising alat berat atau sorakan semangat pembangunan yang terkobar didalam masjid, melainkan getar suara yang menahan haru.

Hari Jumat (15/08/2025), sebagian besar anggota TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 beragama islam melaksanakan sholat Jumat terakhir di masjid tempat mereka melaksanakan TMMD. Jadwal penutupan TMMD 125 sudah ditetapkan, sekiranya Kamis (21/08/2025), artinya tak akan ada lagi suasana warga berjamaah sholat jumat dengan TNI.

Suasana haru menyelimuti usai sholat Jumat berjamaah terakhir antara prajurit dan warga. Di barisan yang sama. Sebelumnya bahu-membahu membangun jembatan, irigasi, sumur bor, rumah, kini terjalin doa-doa yang terasa lebih berat. Mereka yang datang sebagai prajurit, kini akan terpisah sebagai bagian dari keluarga.

Haji Fatur, salah satu Tokoh Agama Dusun Silirsari tak kuasa menahan air mata saat memberikan sambutan perpisahan tak menyangka, hari berhganti hari, terasa cepat harus berpisah. Kebersamaan sholat berjamaah, kata H. Fatur, menggaungkan rasa tali persaudaraan dan kesetiap sudut desa.

“Kami tahu, TNI datang dengan misi. Tapi yang tidak kami duga, kalian pulang meninggalkan hati. Saudaraku TNI bukan hanya membangun fisik desa kami, tapi juga mengukir persaudaraan yang tidak akan pernah kami lupakan,” kata H. Fatur terbata-bata.

Kepala Urusan (Paur) Bimbingan Mental (Bintal) Satgas TMMD 125 Banyuwangi, Lettu Inf. IL Yasin mengapresiasi kepada seluruh masyarakat di tiga lokasi TMMD. Ia sangat bangga bisa dianggap sebagai keluarga bagi seluruh warga yang ditemuinya.

“Warga sangat ramah dan sangat menerima kami dalam membangun fisik, terlebih kami yang memang mempunyai tugas membangun serta membina mental rohani masyarakat. Ini diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata Lettu Inf. IL Yasin yang juga dari Bintal Korem 083 Baladhika Jaya.

Sementara itu Serka Su’in Bintara Administrasi (Bamin) Bimbingan Mental (Bintal) yang setiap lima wakyu menjadi imam bahkan selalu mengisi khutbah di Masjid Al Miftahul Huda Silirsari turut larut dalam kesedihan saat mengucapkan perpisahan bersama-sama laksanakan sholat Jumat terakhir, lantaran Jumat depan seluruh anggota TMMD kembali ke satuannya masing-masing.

“Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari masyarakat, diterima masyarakat seperti keluarga sendiri. Makan bersama, bercanda bersama, bercerita keluh kesah dan sholat berjamaah bersama,” kata Serka Su’in sambil sesekali menyeka mata untuk berupaya menutup kesedihannya.

Puluhan jama’ah dari anak-anak, remaja hingga orang tua, ikut berkumpul di pelataran masjid untuk berpose bersama sebagai kenang-kenangan bahwa pernah ada prajurit TNI yang selalu bersama mereka di masjid maupun ditengah-tengah dusun tempat mereka tinggali.

Progres Pembangunan Gapura dan Jembatan di Desa Seneporejo: TMMD ke-125 di Banyuwangi.

Banyuwangi – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi terus menunjukkan progres nyata. Salah satunya pembangunan gapura jalan menuju jembatan di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, yang kini mulai dikerjakan bersama antara Satgas TMMD dan masyarakat setempat.

Personel TNI bersama warga bahu-membahu melakukan pekerjaan mulai dari penggalian tanah, pengecoran fondasi, hingga pemasangan konstruksi awal gapura yang akan menjadi ikon sekaligus pintu masuk menuju jembatan baru.

Jembatan yang tengah dibangun melalui program TMMD ini diharapkan dapat membuka akses transportasi warga, meningkatkan kelancaran ekonomi, serta memperpendek jalur penghubung antarwilayah. Sementara itu, gapura yang didirikan akan menambah keindahan serta mempertegas identitas desa.

Kehadiran TMMD ke-125 tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan. Warga tampak antusias bekerja bersama prajurit TNI, mencerminkan semangat gotong royong yang terus dijaga di tengah masyarakat.

Dengan dukungan penuh warga, pembangunan gapura dan jembatan di Desa Seneporejo diyakini akan selesai tepat waktu. Hasilnya kelak bukan hanya menjadi sarana infrastruktur, tetapi juga bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa.

Pelatihan Linmas oleh Satgas TMMD di Madiun: Sinergi untuk Keamanan dan Ketertiban Desa

Madiun, 16 Agustus 2025 — Pagi itu, balai desa menjadi ruang belajar yang penuh semangat. Di antara aroma kopi yang mengepul dan obrolan hangat warga, pendopo desa terisi oleh para anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang siap menyerap ilmu. Anggota Satgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun hadir bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sahabat yang ingin berbagi pengalaman lapangan.

Pelatihan dan sosialisasi ini menjadi bagian dari sasaran non fisik TMMD, dirancang untuk memperkuat peran Linmas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban desa. Materi yang diberikan meliputi pemahaman tugas pokok Linmas, teknik patroli dan pengamanan lingkungan, hingga langkah-langkah penanganan situasi darurat.

Suasana pelatihan berjalan hidup. Penjelasan yang disampaikan dengan bahasa sederhana membuat peserta mudah memahami, sementara simulasi di lapangan memberi mereka gambaran nyata bagaimana bertindak cepat dan tepat. Canda tawa sesekali pecah, menghangatkan suasana, namun tak mengurangi keseriusan dalam menyimak setiap arahan.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD menegaskan bahwa membangun desa tidak hanya soal memperbaiki jalan atau rumah, tetapi juga membangun kapasitas sumber daya manusia. Linmas yang terlatih dan terampil akan menjadi benteng pertama dalam menjaga rasa aman, sekaligus penggerak kebersamaan di tengah masyarakat.

Tandon Air di Desa Ngranget: Harapan Baru Hasil Kerja Keras Satgas TMMD ke-125 di Madiun.

Madiun, 16 Agustus, 2025 — Di kaki bukit yang sunyi, langkah-langkah berat terdengar beriringan. Bukan dentuman senjata yang mereka bawa, melainkan beban material di pundak yang menggesek baju loreng mereka. Matahari pagi memancar hangat, namun peluh yang mengalir di dahi para prajurit Satgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun terasa lebih panas dari sekadar cahaya.

Medan yang terjal dan licin menjadi tantangan tersendiri. Setiap langkah harus diperhitungkan, setiap tarikan napas menjadi bagian dari irama perjuangan. Mereka memanggul besi, pipa, dan peralatan, semua demi satu tujuan: membangun tandon air yang akan menjadi sumber kehidupan warga di lereng perbukitan Desa Ngranget.

“Tandon ini bukan sekadar wadah air,” ucap Serda Suyono, salah satu anggota Satgas, sambil menghela napas. “Ini adalah penampung harapan, agar warga tak lagi kesulitan mendapatkan air bersih.” tandanya.

Program pipanisasi yang dijalankan Satgas TMMD ini menjadi jawaban atas mimpi lama warga. Air yang kelak mengalir dari bukit akan meringankan langkah mereka, tak lagi harus menempuh jarak jauh hanya untuk menimba.

Di tengah beratnya beban dan panjangnya jalur pendakian, semangat tak pernah pudar. Mereka tahu, setiap tetes keringat yang jatuh hari ini akan menjadi aliran air yang menghidupi besok.

Trenggalek Gelar Gebyar Ekraf 2025: Wadah Strategis bagi Pelaku UMKM dan Komunitas Kreatif

Trenggalek – Dentuman musik dan riuh tawa pengunjung memenuhi Alun-alun Trenggalek, Jumat (15/8/2025). Ratusan pelaku UMKM dan komunitas kreatif dari pelosok desa hingga pusat kota tumplek blek memamerkan inovasi mereka dalam ajang Gebyar Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2025.

Bukan sekadar pameran, acara ini menjadi perayaan ide, kolaborasi, dan semangat membangun ekonomi dari akar rumput. Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kerajinan tangan, kuliner tradisional, fesyen lokal, hingga teknologi kreatif berbasis digital.

Di tengah kemeriahan, Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., hadir bersama Wakil Bupati Syah Muhammad Natanegara dan jajaran Forkopimda Trenggalek. Kehadiran mereka menandai komitmen sinergi lintas sektor untuk menguatkan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan mampu bersaing di pasar global.

“Sinergi lintas sektor diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat,” tegas Letkol Roy.

Dandim 0806/Trenggalek menilai Gebyar Ekraf sebagai wadah strategis bagi pelaku UMKM dan industri kreatif untuk memperluas pasar, membangun jejaring, dan memperkenalkan produk unggulan daerah.

“Kita harapkan, dari acara ini dapat menjadi trigger bagi generasi muda serta menggerakkan roda ekonomi yang tentunya berimbas pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya.

Kegiatan Gebyar Ekraf 2025 akan berlangsung beberapa hari. Agenda yang disiapkan meliputi pertunjukan seni budaya, cooking demo, lokakarya kewirausahaan, hingga pameran inovasi produk. Pengunjung tidak hanya dimanjakan secara visual dan kuliner, tetapi juga mendapatkan inspirasi dan keterampilan baru.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pihak, Trenggalek optimistis memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif terkemuka di Jawa Timur.

Dusun Krajan Siap Sambut HUT ke-80 RI: Kerja Bakti Penuh Kebersamaan di Probolinggo

Probolinggo – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, semangat gotong royong tampak menggelora di Dusun Krajan, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Anggota Koramil 0820-10/Kuripan yang dipimpin Serda Antony bersama Forkopimcam Kuripan dan warga setempat menggelar kerja bakti membersihkan lapangan yang akan digunakan untuk upacara bendera.

Suasana penuh kebersamaan terlihat di lokasi. TNI, perangkat kecamatan, dan masyarakat saling bahu membahu membersihkan rumput, merapikan area sekitar, serta memastikan lapangan upacara siap digunakan. Kegiatan ini bukan sekadar persiapan teknis, melainkan juga wujud nyata persatuan dan sinergi antara aparat dan masyarakat.

Serda Antony menyampaikan bahwa kerja bakti ini bertujuan tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dalam menyambut momen sakral kemerdekaan. “Gotong royong seperti ini adalah warisan luhur bangsa yang harus terus kita jaga. Terlebih menjelang HUT RI, persiapan tempat upacara menjadi simbol penghormatan kita terhadap perjuangan para pahlawan,” ujarnya.

Kepala Desa Kedawung, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi partisipasi seluruh pihak. Menurutnya, dukungan dari TNI dan Forkopimcam menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat di masyarakat. Kerja bakti berjalan aman, tertib, dan penuh keakraban.

Kini lapangan Dusun Krajan telah siap menjadi saksi upacara bendera yang akan digelar pada 17 Agustus mendatang. Bersihnya lapangan bukan hanya hasil dari kerja keras fisik, tetapi juga cerminan hati yang bersatu dalam merayakan kemerdekaan.

Dandim 0820/Probolinggo: Anggota Paskibraka Harus Jadi Teladan bagi Generasi Muda.

Probolinggo,- Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo menghadiri pengukuhan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten Probolinggo tahun 2025 di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terpilihnya para anggota Paskibraka tahun 2025. Selamat atas terpilihnya kalian sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Probolinggo tahun 2025.

“Tidak mudah proses kalian ini yang mana terus berlatih dengan semangat demi suksesnya pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera pusaka Merah Putih pada peringatan hari ulang tahun ke-80 Republik Indonesia,” Letkol Arh Iwan Hermaya, Sabtu (16/8).

Dandim berpesan agar pendidikan dan latihan yang telah dijalani tidak hanya berhenti pada upacara, melainkan dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anakku jadikan hasil pendidikan dan latihan ini sebagai jiwa dalam sikap dan perilaku keseharian sehingga kalian mampu menjadi contoh dan teladan bagi pelajar serta generasi muda lainnya.

“Jaga kesehatan dan tetaplah bersemangat, embanlah amanah dan kepercayaan ini dengan penuh tanggung jawab, apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh pelatih, instruktur, pembina, tim kesehatan, panitia serta pihak terkait yang telah bekerja keras mempersiapkan Paskibraka Kabupaten Probolinggo tahun 2025,”ujarnya.

Sementara Bupati Probolinggo Muhamad Haris dalam sambutannya, berharap anggota Paskibraka menjadi pemuda-pemuda calon pemimpin masa depan yang mampu membanggakan Kabupaten Probolinggo. Latihan yang telah dilakukan bukan hanya melatih disiplin tetapi juga melatih tentang kecintaan kalian terhadap bangsa ini, bangsa yang tidak dengan mudah memperoleh kemerdekaannya.

Komitmen merdeka kita tidak hanya merdeka bangsa tetapi kita harus mampu berhikmat memerdekakan seluruh rakyat dari belenggu apapun tentang ketidakadilan perekonomian, kesejahteraan kesehatan,mpendidikan dan yang lain. “Alhamdulillah kita sudah mendapatkan anak-anak muda terbaik mewakili seluruh Kabupaten Probolinggo yang berdiri dengan dengan tegap, kami menaruh harapan besar kepada kalian di sini betul-betul bisa menjadi orang-orang terbaik yang mewakili Kabupaten Probolinggo,”tuturnya.

Paskibraka Jatim 2025 Resmi Dikukuhkan, Siapkan Diri untuk Tugas Pengibaran Bendera pada HUT ke-80 RI

Surabaya,- Kolonel Inf Budi Handoko, S.Sos., M.Han., Aspers Kasdam V/Brawijaya, menghadiri pengukuhan Paskibraka Jatim 2025 di Gedung Grahadi, Surabaya, Sabtu (16/8/2025). Gubernur Khofifah memimpin upacara pengukuhan, menandai kesiapan Paskibraka mengibarkan bendera pada HUT ke-80 RI. Momentum ini menjadi simbol penting pembentukan karakter generasi muda.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin langsung prosesi pengukuhan Paskibraka Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Budi Handoko, S.Sos., M.Han., turut hadir dalam acara tersebut, bersama jajaran Forkopimda Jawa Timur. Acara ini menandai persiapan akhir Paskibraka menjelang tugas penting mereka.

Kolonel Inf Budi Handoko, S.Sos., M.Han., menekankan pentingnya pengukuhan ini sebagai pembentukan karakter generasi muda. Disiplin, ketangguhan, dan cinta tanah air menjadi nilai-nilai yang ditanamkan kepada anggota Paskibraka. Mereka merupakan representasi pemuda-pemudi terbaik Jawa Timur.

Sebanyak 77 anggota Paskibraka yang telah terpilih melalui seleksi ketat dikukuhkan pada upacara tersebut. Mereka akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat provinsi. Upacara pengibaran bendera akan dilaksanakan di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyematan kendit dan pemasangan lencana kepada perwakilan Paskibraka. Pembacaan Ikrar Putra Indonesia oleh seluruh anggota Paskibraka menambah khidmatnya acara. Semangat dan tekad para Paskibraka menggema di seluruh ruangan.

Pengukuhan Paskibraka ini merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Diharapkan, Paskibraka dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Semoga semangat nasionalisme dan patriotisme terus terjaga dan menginspirasi generasi muda.