TNI Pamekasan Bantu Bongkar Rumah Warga Rusak, Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat

PAMEKASAN – Personel TNI dari Koramil 0826-08 Palengaan bersama warga Desa Banyupelle bergotong-royong melakukan pembongkaran rumah milik Slamet (54), warga Dusun Pangongangan, Kecamatan Palengaan, Senin (18/8/2025).

Rumah milik Slamet dibongkar karena kondisinya sudah rusak parah dan dikhawatirkan membahayakan penghuninya jika tetap ditempati. Dengan semangat kebersamaan, para prajurit TNI dan masyarakat setempat bahu-membahu menurunkan atap dan membongkar bagian bangunan yang sudah rapuh.

Babinsa Banyupelle, Serma Abd. Jalal, mengatakan keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga dengan gotong-royong ini, rumah Pak Slamet nantinya bisa dibangun kembali menjadi lebih layak dan aman untuk ditempati,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan. “Kalau ada warga lain yang mengalami kesulitan, mari kita saling membantu dengan gotong-royong. Dengan cara itu, beban yang berat akan terasa lebih ringan,” tambahnya.

Slamet sendiri menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan oleh TNI dan para tetangga. Kehadiran TNI dalam kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi warga karena meringankan beban masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan desa.

Babinsa Surabaya Amankan Pawai Santri HUT RI ke-80, Jaga Keamanan dan Kelancaran Acara

SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, Babinsa Koramil 0830-12/Kenjeran Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Sertu Achmat Fatoni dan Sertu Sishandoyo, bersama unsur tiga pilar, melaksanakan kegiatan Pembinaan Teritorial melalui pendampingan dan pengamanan kegiatan pawai santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fitrah, Senin (18/8/2025).

Kegiatan pawai tersebut berlangsung meriah dan khidmat di lingkungan Pondok Pesantren Assalafi Al Fitrah yang berlokasi di Jalan Kedinding Lor No. 99, RW 01, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Pawai ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan HUT RI Ke-80 yang melibatkan ratusan santri dari berbagai jenjang pendidikan di pondok pesantren tersebut. Para santri tampil dengan berbagai atribut merah-putih, mengenakan pakaian tradisional dan membawa poster-poster bertema nasionalisme dan semangat kemerdekaan.

Babinsa Sertu Achmat Fatoni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam memperingati momen bersejarah bangsa Indonesia.

“Kami dari Koramil bersama Bhabinkamtibmas dan aparat kelurahan hadir untuk mendampingi dan mengamankan jalannya kegiatan, agar pawai santri ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Dengan kehadiran aparat TNI, Polri, dan unsur pemerintah kelurahan, kegiatan berlangsung aman dan mendapat apresiasi dari warga sekitar. Pawai santri ini juga menjadi simbol semangat juang generasi muda dalam mengisi kemerdekaan dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Babinsa Kediri Kawal Jalan Sehat HUT RI ke-80 di Desa Jumblang, Semarakkan Kemerdekaan

KEDIRI – Semangat kemerdekaan benar – benar terasa di Desa Jumblang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti Jalan Jalan Sehat (JJS) dalam rangka memperingati HUT RI ke-80. Kegiatan ini dikawal langsung oleh Babinsa dari Koramil 0809/15 Kandangan Kodim 0809/Kediri Serda Agus Widodo demi memastikan jalannya acara aman, tertib, dan penuh keceriaan. Senin (18/8/2025).

Acara dimulai pukul 06.00 WIB dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Jumblang Bapak Eko Siswanto yang mengajak warga memaknai kemerdekaan dengan menjaga persatuan dan kesehatan. Suasana semakin semarak saat pelepasan peserta JJS dilakukan, diiringi kibaran bendera merah putih. Kehadiran Babinsa bersama aparat lainnya menambah rasa aman sekaligus memberikan semangat kepada peserta.

Tidak hanya sekadar jalan santai, acara ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize yang membuat antusiasme warga memuncak. Ada hadiah utama dalam kegiatan itu menjadi incaran semua peserta, membuat momen pengundian terasa menegangkan namun penuh kegembiraan. “Kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga soal kebersamaan dan rasa syukur kita atas kemerdekaan,” ujar Kepala Jumblang.

Sementara itu, Babinsa Desa Jamblang Serda Agus Widodo mengungkapkan kebanggaannya dapat terlibat langsung. “Melihat masyarakat kompak, tertib, dan ceria adalah kebahagiaan tersendiri. Kami dari TNI akan selalu hadir untuk mengawal setiap kegiatan positif di desa,” tuturnya.

Kehadiran aparat desa, perangkat, dan warga yang begitu solid membuat acara berjalan lancar tanpa hambatan.

Warga pun memberikan apresiasi tinggi. Salah satu peserta mengaku senang bisa ikut serta. “Terima kasih untuk Babinsa dan semua panitia. Jalan sehat ini bikin badan bugar, hati senang, dan kami jadi makin bangga jadi warga Desa Jlumbang ,”ujarnya.

Dengan suksesnya kegiatan ini, Desa Jlumbang membuktikan bahwa semangat gotong royong dan nasionalisme tetap hidup di hati masyarakatnya.

Babinsa Jombang Beri Pendampingan Teknis Pemupukan Padi, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Babinsa Koramil 0814-15/Mojowarno, Serda Agung Santoso, mendampingi kelompok tani Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno, dengan memberikan arahan tata cara pemupukan padi milik Bapak Wijoyo, Senin (18/08/2025).

Serda Agung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam mendukung program ketahanan pangan. Pendampingan dilakukan tidak hanya saat panen, tetapi juga sejak tahap penyemaian bibit, pengolahan lahan hingga perawatan tanaman padi agar hasil panen lebih maksimal.

Menurutnya, kebersamaan di sawah menjadi sarana mempererat kedekatan antara Babinsa dan warga desa. Sementara itu, Bapak Wijoyo selaku anggota Poktan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Babinsa yang selalu hadir membantu serta memberi semangat kepada para petani.

TMMD Madiun: Alat Berat Percepat Pembangunan Jalan di Desa Ngranget

Madiun, 18 Agustus 2025 – Dentuman mesin berat menggema di Dusun Nglengko, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan. Dua alat berat, excavator dan vibro roller, kini dikerahkan untuk membantu Satgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun dalam mempercepat pembuatan jalan makadam yang menjadi urat nadi baru bagi warga.

Sebelumnya, jalan penghubung di kawasan ini hanya berupa jalur setapak berbatu dan licin bila hujan datang. Kini, dengan hadirnya program TMMD, jalan itu berubah menjadi harapan baru. Excavator sigap mengupas tanah keras, sementara vibro roller menekan setiap lapisan batu agar kokoh menopang langkah dan roda kendaraan masyarakat.

“Dengan dukungan alat berat, pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu lama bisa lebih cepat terselesaikan. Ini bagian dari upaya mempersembahkan pembangunan terbaik untuk warga,” ujar Perwira Koordinator pembukaan jalan, Kapten CKE Totok Langgeng di sela aktivitasnya.

Kehadiran dua mesin raksasa ini seakan menjadi simbol kebersamaan antara keringat prajurit dan deru teknologi. Gotong royong warga tetap menjadi jiwa utama, sementara tenaga alat berat menjadi penopang percepatan.

Jalan makadam yang sedang dibangun bukan sekadar akses transportasi, melainkan jembatan kesejahteraan. Saat kelak rampung, jalur ini akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di pedesaan.

Seperti denyut nadi yang menghidupi tubuh, jalan ini akan menjadi aliran kehidupan baru di Kampung Pesilat. TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun pun semakin nyata wujudnya: menghadirkan karya yang membumi, meninggalkan jejak manfaat bagi generasi.

Babinsa Probolinggo Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Pendampingan Petani

Probolinggo – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui kegiatan pendampingan kepada para petani. Pada Senin (18/8/2025), Serka Gigik Suwagiyanto, Babinsa Desa Sentulan anggota Koramil 0820-20/Banyuanyar, melaksanakan pendampingan pengambilan bibit padi di lahan persawahan milik warga.

Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas 1.200 m² milik Bapak Fahri, warga Dusun Nangger, Desa Sentulan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Pendampingan yang dilakukan Babinsa bukan hanya sekadar membantu proses teknis pengambilan bibit, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan.

Menurut Serka Gigik, keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian merupakan bagian dari implementasi Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah. “Kami hadir di tengah-tengah petani untuk memberikan motivasi dan dukungan, agar semangat mereka tetap tinggi dalam mengolah lahan. Harapannya, hasil panen dapat meningkat sehingga dapat membantu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Fahri selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang dilakukan TNI. “Kami merasa terbantu dengan adanya Babinsa yang ikut mendampingi. Ini membuat kami lebih bersemangat, karena ada perhatian langsung dari TNI,” tuturnya.

Kegiatan ini mencerminkan kepedulian nyata TNI terhadap kesejahteraan rakyat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Melalui langkah-langkah kecil namun berkelanjutan seperti ini, Kodim 0820/Probolinggo bersama jajarannya terus mendukung upaya mewujudkan kemandirian pangan di wilayah.

Jembatan Silirsari: Konektivitas Desa Meningkat Berkat TMMD Banyuwangi

BANYUWANGI – Anggota TNI yang tergabung dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah menyelesaikan pengerjaan jembatan di Desa Silirsari dengan tahapan akhir berupa pengecatan dan pemasangan plang serta gapura.

Jembatan yang telah dibangun ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas warga setempat, mempermudah aktivitas sehari-hari serta mendukung perekonomian masyarakat.

Jembatan tersebut menghubungkan tiga dusun di Silirsari. Dengan proses pengecatan yang rapi, jembatan kini tampak lebih bersih dan siap digunakan oleh warga.

Pemasangan plang dan gapura juga menambah nilai estetika dan memberikan identitas pada jembatan tersebut.

“Kami sangat senang melihat jembatan ini sudah selesai dan siap digunakan. Ini akan sangat membantu warga dalam beraktivitas,” kata Poniman salah satu warga Silirsari.

Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh. Joko Sukoyo bangga bisa melihat jembatan yang begitu kokoh sudah terlihat berwarna setelah dicat. Selain TNI, kata Dandim, warga yang terlibat dalam proyek ini juga merasa puas dengan hasil kerja mereka.

“Pengerjaan jembatan ini adalah bagian dari komitmen kami dalam TMMD untuk membantu masyarakat. Dengan selesainya jembatan ini, kami berharap warga bisa lebih mudah mengakses fasilitas dan meningkatkan kualitas hidup,” kata Dandim Letkol Arh. Joko Sukoyo.

TMMD ke-125: Penguatan Mental dan Spiritual Melalui Pengajian di Banyuwangi

BANYUWANGI – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual. Bimbingan Mental (Bintal) dari Korem 083 Baladhika Jaya dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 125 Banyuwangi menggelar pengajian bersama ibu-ibu dusun Silir Sari.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat iman dan budi pekerti, sehingga pembangunan yang dilakukan tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga kokoh secara mental. Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dan ceramah agama terdengar di sebuah rumah salah satu warga, tempat pengajian berlangsung.

Prajurit TNI yang memiliki kemampuan di bidang agama bergantian menjadi penceramah. Mereka menyampaikan tausiyah yang menyentuh hati tentang pentingnya keikhlasan, kebersamaan, dan rasa syukur.

“TMMD ini adalah ladang amal bagi kita semua. Dengan bekerja keras, kita membangun jembatan dan jalan. Dengan mengaji, kita membangun jembatan hati dan jalan menuju kebaikan,” kata Serka Su’in, Sabtu (16/08/2025).

Warga desa menyambut baik inisiatif ini, Ibu Sariah mengatakan kegiatan pengajian ini memang rutin dilakukan, hanya selama TMMD ini ada, kata Sariah, Bapak-bapak TNI selalu ada di tengah-tengah mereka.

“Kami sangat senang dengan adanya pengajian ini. Selain pembangunan jalan, kami juga mendapatkan siraman rohani. Ini menjadi momen yang sangat berharga untuk mempererat silaturahmi antara kami dengan Bapak-bapak TNI,” kata Sariah.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak desa juga ikut antusias. Mereka belajar mengaji bersama dengan para prajurit, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, TNI tak hanya dikenal sebagai sosok yang tangguh di medan tugas, tetapi juga sebagai pendidik dan teladan di bidang spiritual.

TMMD ke-125 di Siliragung membuktikan bahwa pembangunan sejati adalah pembangunan yang menyeluruh, mencakup fisik dan mental. Dengan bersatunya semangat kerja dan kekuatan iman, Dusun Silirsari tak hanya menjadi lebih maju, tetapi juga lebih damai dan religius.

Program TMMD di Jombang: Membangun Infrastruktur dan Memberdayakan Masyarakat Pedesaan

Jombang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025 di Kabupaten Jombang menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sekaligus memberdayakan masyarakat pedesaan. TMMD hadir melalui kegiatan fisik dan non-fisik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat ketahanan nasional.

Di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, TMMD fokus pada pembangunan infrastruktur berupa Pengecoran kanan-kiri pendampingan paving, pemasangan paving blok selebar 4 meter. Program ini diharapkan dapat memperlancar akses pertanian, meningkatkan perekonomian desa, serta menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pendampingan bagi warga. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya memperbaiki sarana prasarana, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, menumbuhkan semangat kebersamaan warga desa Kromong, dan mendukung terwujudnya desa yang lebih maju dan sejahtera.

Dandim 0820/Probolinggo Pimpin Apel Kehormatan dan Tabur Bunga dalam Peringatan HUT ke-80 RI.

Probolinggo, Bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya memimpin apel kehormatan dan renungan suci serta tabur bunga dalam rangka memperingati hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 tahun 2025 yang dihadiri oleh jajaran forum kordinasi pimpinan daerah Kota Probolinggo, Minggu dini hari (17/8).

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan bahwa apel kehormatan, renungan suci serta tabur bunga merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus. “Sejumlah kegiatan ini sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan negara Republik Indonesia,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Letkol Arh Iwan Hermaya menambahkan, apel kehormatan, renungan suci dan tabur bunga dilaksanakan dengan tujuan untuk mendoakan dan mengenang arwah para pahlawan yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan negara Republik Indonesia dari penjajah.” Dengan sejumlah kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat semangat persatuan dan kesatuan bangsa serta mengingatkan kembali pentingnya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif,”ujarnya.

Lebih lanjut perwira berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan, banyak hal penting yang dapat kita petik dalam pelaksanaan upacara apel kehormatan dan renungan suci yaitu bagaimana bersama-sama menghormati dan menghargai para pahlawan yang telah berjuang bertaruh nyawa mengusir para penjajah demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Salam hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan, Kesucian dan pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kemerdekaan negara dan bangsa,”ungkapnya.

Untuk diketahui dalam momentum tersebut sampaikan pula komitmen untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang kemudian akhiri dengan tabur bunga di masing-masing pusara pahlawan kemerdekaan.