Pembangunan Jalan Makadam di Ngranget: Sinergi TNI dan Masyarakat dalam TMMD ke-125

Madiun, 27 Juli 2025 — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang tergabung dalam Kodim 0803/Madiun menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan melalui pembangunan jalan makadam di Dusun Nglengko, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Dalam kegiatan ini, TNI bersama warga bahu-membahu membangun jalan makadam yang diharapkan dapat menjadi akses vital bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung mobilitas warga, hasil pertanian, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.

Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program TMMD yang bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non-fisik.

“Melalui TMMD, kami ingin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pembangunan jalan ini bukan hanya proyek fisik, tetapi juga bentuk nyata kebersamaan dan gotong-royong yang menjadi ciri khas bangsa kita,” ujar Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo.

Pembangunan jalan makadam sepanjang 3500 meter tersebut melibatkan personel TNI dan masyarakat sekitar secara langsung. Warga menyambut baik inisiatif ini karena selama ini akses jalan di daerah tersebut masih sulit dilalui, dan pembukaan jalan ini dapat memangkas jarak tempuh, yang sebelumnya warga harus menempuh jarak 17 km, sekarang menjadi jauh lebih dekat.

Kepala Desa Ngranget, Hendrik Suyono, menyampaikan apresiasinya atas dukungan TNI dalam memperbaiki infrastruktur desa. Ia menyebut kehadiran Satgas TMMD sebagai angin segar bagi masyarakat yang telah lama menantikan perbaikan akses jalan.

“Kami sangat bersyukur atas kerja sama ini. Jalan yang dibangun akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya petani yang selama ini kesulitan membawa hasil panen,” ujar Hendrik.

Kegiatan TMMD ke-125 ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari dan mencakup pembangunan fisik seperti jalan, drainase, serta kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pembinaan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan kerja sama antara TNI dan masyarakat, diharapkan pembangunan ini menjadi pondasi penting bagi kemajuan dan kesejahteraan Dusun Nglengko serta desa sekitarnya.

Babinsa Aktif Bina Generasi Muda di Bondowoso Melalui Sosialisasi dan Pendampingan Sekolah

Bondowoso, – Babinsa Koramil Bondowoso menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membina generasi muda melalui sosialisasi anti narkoba dan perundungan serta pendampingan kegiatan sekolah. Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan berwawasan kebangsaan sejak dini. Keterlibatan Babinsa mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah dan masyarakat.

Babinsa Koptu Bambang Irwanto mendampingi sosialisasi Anti Narkoba dan Anti Bullying di SDN 1 Curahdami, Kecamatan Curahdami. Ia aktif mengedukasi siswa tentang bahaya narkoba dan pentingnya saling menghormati. Gaya komunikasinya yang ramah dan membumi efektif menyampaikan pesan kepada siswa.

Di SDN Dadapan 1, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Babinsa Koptu Alam memimpin pembacaan Surah Yasin, latihan PBB, dan gerak jalan. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai disiplin, kekompakan, dan cinta tanah air. Siswa antusias mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung oleh Babinsa.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan sekolah disambut baik oleh Kepala Sekolah dan guru. Mereka menilai keterlibatan TNI sangat membantu dalam membentuk karakter siswa. Figur Babinsa menjadi teladan dan motivasi bagi generasi muda.

Koptu Bambang Irwanto menekankan pentingnya membentengi generasi muda dari bahaya narkoba. Ia berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berprestasi. Kehadiran TNI diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa.

Koptu Alam menyampaikan bahwa pembinaan generasi muda merupakan bagian dari tugas Babinsa. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air pada diri siswa. Disiplin dan karakter yang kuat menjadi bekal penting bagi masa depan bangsa.

Diharapkan, sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membina generasi muda dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, Indonesia dapat memiliki generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat, berwawasan kebangsaan, dan berakhlak mulia.

Dukungan Babinsa dan Forkopimcam Dalam Promosi Potensi Unggulan Bondowoso Republik Kopi

Bondowoso — Semangat baru dalam mempromosikan potensi unggulan Kabupaten Bondowoso kembali digaungkan melalui kegiatan syuting video promosi Bondowoso Republik Kopi Reborn. Kegiatan yang berlangsung di Desa Kupang dan Desa Sumber Salak, Kecamatan Curah Dami, pada Minggu (27/7/2025), melibatkan Forkopimcam dan Babinsa Koramil 0822-02/Curah Dami.

Tiga personel Babinsa, yakni Serka Narto, Sertu Dharma, dan Sertu M. Fauzi turut berperan aktif dalam pengambilan video tagline tersebut. Mereka mendampingi Pj Camat Curah Dami, Bapak Guruh, serta Kapolsek Curah Dami, AKP Muktamar S.H., yang bersama tim Polsek dan anggota Koramil lainnya terlibat langsung dalam proses produksi video promosi daerah yang mengusung semangat reborn ini.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Forkopimcam Curah Dami dalam mendukung branding Kabupaten Bondowoso sebagai wilayah penghasil kopi unggulan. Pengambilan gambar dilakukan di lokasi-lokasi potensial yang mencerminkan kekayaan alam dan kultur masyarakat, termasuk spot-spot khas di dua desa yang telah dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas.

Serka Narto, salah satu Babinsa yang terlibat, mengungkapkan rasa bangganya bisa ambil bagian dalam promosi daerah. “Sebagai Babinsa, kami bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tapi juga mendukung penuh program pemerintah daerah. Lewat kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa potensi desa bisa mendunia,” tuturnya.

Kehadiran unsur TNI-Polri dalam kegiatan ini mempertegas sinergi antarinstansi di Curah Dami dalam mendorong kemajuan daerah. Harapannya, video ini dapat menjadi sarana efektif dalam mengenalkan Bondowoso sebagai ‘Republik Kopi’ ke kancah nasional bahkan internasional.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Koptu Alam Ajak Dialog Bersama Pengrajin Anyaman Bambu

Bondowoso — Dalam upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan, Koptu Alam, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para pengrajin anyaman bambu di Dusun Krajan Tengah, Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Minggu (27/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di rumah salah satu pengrajin, Ibu Sutija, RT 14 RW 02 ini menjadi sarana penting bagi Babinsa dalam memahami kondisi sosial dan ekonomi warga binaannya. Melalui dialog santai, Koptu Alam mendengarkan aspirasi, keluhan, serta harapan warga terhadap perkembangan usaha kerajinan bambu di wilayah tersebut.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa mengetahui secara langsung kondisi warga sekaligus menjalin silaturahmi. Kehadiran Babinsa bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat dalam setiap lini kehidupan,” ujar Koptu Alam di sela-sela kegiatan.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut. Ibu Sutija, salah satu pengrajin yang dikunjungi, mengaku senang atas perhatian dari TNI, khususnya Babinsa. “Kami merasa diperhatikan dan didukung. Semoga kerajinan kami bisa berkembang dan dikenal luas,” ungkapnya.

Komunikasi Sosial ini merupakan salah satu program rutin Babinsa yang bertujuan untuk membangun keakraban serta menciptakan sinergi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dalam menjaga ketahanan wilayah.

Dandim 0820/Probolinggo: Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat yang Modern dan Berkelanjutan.

Probolinggo – Dengan mengambil tema “koperasi maju Indonesia adil makmur, koperasi bangkit Probolinggo Sae” Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui dinas terkait memperingati puncak hari koperasi ke 78 tahun 2025 dengan melaksanakan gowes bersama.

Dengan mengambil start dan finis di Halaman Gelora Merdeka Kraksaan, kegiatan mancal bareng dalam rangka peringatan puncak hari koperasi ke 78 tahun 2025 dihadiri oleh Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo serta sejumlah tamu undangan.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya dalam sambutannya menyampaikan ucapkan selamat hari koperasi ke 78 tahun 2025, semoga koperasi Kabupaten Probolinggo semakin maju dan sukses
sesuai dengan tema yakni koperasi maju Indonesia adil makmur, koperasi bangkit Probolinggo Sae.

Kami berharap semoga seluruh gerakan koperasi di Kabupaten Probolinggo lebih semangat, kreatif dan meningkatkan usahanya sehingga menjadi lembaga yang mensejahterakan anggotanya.Tema ini menjadi penegas bahwa koperasi merupakan instrumen penting dalam mewujudkan cita-cita keadilan sosial dan pemerataan ekonomi di Indonesia.

“Koperasi harus tampil sebagai kekuatan utama ekonomi rakyat yang modern, tangguh dan berkelanjutan, koperasi bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga gerakan sosial yang mampu menjembatani kesenjangan, memperkuat solidaritas serta menumbuhkan semangat gotong royong,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Menurut Dandim, pentingnya koperasi dalam mewujudkan pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Penguatan koperasi sebagai Identitas ekonomi rakyat adalah bagian dari strategi nasional dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Koperasi memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan ekonomi nasional juga menjadi ujung tombak demokratisasi ekonomi, yang menjunjung tinggi prinsip gotong royong, inklusivitas, dan keberlanjutan.”Melalui peringatan hari koperasi tahun ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, gerakan koperasi dan masyarakat luas dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur dan berdaulat yakni secara ekonomi melalui koperasi yang maju, mandiri, modern serta mari bersama-sama berkomitmen untuk memajukan koperasi di Kabupaten Probolinggo,”tuturnya.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tertibkan Aktivitas Layang-Layang untuk Lindungi Tanaman Padi di Bondowoso

Bondowoso – Upaya penertiban aktivitas bermain layang-layang yang meresahkan kembali dilakukan aparat gabungan TNI-Polri. Kali ini, Babinsa Koramil 0822-08/Grujugan bersama Bhabinkamtibmas dan aparat desa turun langsung ke area persawahan Dusun Dakon 1, RT 13 RW 03, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Minggu, 27 Juli 2025.

Kegiatan yang dipimpin oleh Babinsa Kejawan, Serda Didit Yuhandoko ini bertujuan memberikan himbauan keras dan larangan terhadap aktivitas bermain layangan di sekitar sawah milik warga. Pasalnya, aktivitas tersebut telah mengakibatkan kerusakan pada tanaman padi milik sejumlah petani. Selain mengganggu produktivitas pertanian, layangan yang jatuh ke sawah kerap menimbulkan jejak rusak akibat pijakan para pencari layangan putus.

“Kami sudah sering mengingatkan, tapi anak-anak tetap nekat. Baru setelah Babinsa dan polisi datang, mereka mau berhenti,” ujar Pak Tohari, salah satu pemilik lahan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pengawasan dapat terus dilakukan demi menjaga hasil panen warga.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bhabinkamtibmas Desa Kejawan, Kasun Dusun Dakon 1, serta sejumlah petani yang menjadi korban kerusakan sawah. Aparat memberikan edukasi secara humanis kepada para remaja yang kerap bermain layangan, sekaligus meminta kerja sama dari masyarakat untuk melaporkan jika kegiatan serupa terjadi kembali.

Serda Didit Yuhandoko dalam keterangannya mengatakan bahwa upaya ini adalah bentuk kepedulian aparat terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah desa binaan. “Kami tidak melarang main layangan, tapi harus di tempat yang aman dan tidak merugikan orang lain, terutama para petani yang saat ini sedang memasuki masa panen,” tegasnya.

Langkah cepat yang dilakukan Babinsa dan jajaran aparat desa mendapat apresiasi dari warga. Mereka berharap kegiatan serupa dapat rutin dilakukan untuk menciptakan lingkungan desa yang aman dan produktif, tanpa konflik sosial akibat hal sepele seperti layang-layang.

Babinsa Koramil 0820-12/Kraksaan Pastikan Distribusi Beras Tepat Sasaran untuk Warga Kurang Mampu.

Probolinggo, — Koramil 0820/12 Kraksaan melalui Babinsa Desa Rondo Kuning, Serda Heri Suprianto, turut serta dalam kegiatan pendampingan penyaluran bantuan pangan beras untuk warga Desa Rondo Kuning, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Sabtu (27/07/2025)

Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu, 26 Juli 2025 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini bertempat di Kantor Desa Rondo Kuning. Bantuan pangan yang disalurkan merupakan alokasi untuk bulan Juni dan Juli 2025 dengan total sebanyak 20 kilogram beras untuk setiap penerima.

Sebanyak 178 warga tercatat sebagai penerima manfaat dalam program ini. Penyaluran bantuan dilakukan dengan pengawasan langsung dari berbagai pihak, antara lain Sekretaris Desa Rondo Kuning Bapak Suudi, Babinsa Rondo Kuning Serda Heri Suprianto, perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo, serta perangkat desa setempat.

Serda Heri Suprianto menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Kami hadir sebagai bentuk tanggung jawab dan dukungan kepada masyarakat agar bantuan dari pemerintah ini dapat diterima dengan baik dan merata,” ujarnya.

Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif. Partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Dandim 0807/Tulungagung Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk Masyarakat Kurang Mampu.

Tulungagung – Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Kav Muhammad Nashir, S.Hub.Int., bersama unsur Forkopimda turut mendampingi Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat kurang mampu, Minggu (27/07/2025).

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di tiga lokasi berbeda, yakni Desa Srikaton dan Desa Padangan di Kecamatan Ngantru, serta Desa Nyawangan di Kecamatan Sendang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan serta mendukung masyarakat terdampak inflasi dan kondisi ekonomi pasca pandemi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., MTCP., perwakilan Kejaksaan Negeri Tulungagung, Pimpinan Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, serta jajaran Kepala OPD terkait.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu, menjelaskan bahwa bantuan pangan ini merupakan program nasional melalui Badan Pangan Nasional dan Bulog. Karena adanya keterlambatan penyaluran di bulan sebelumnya, maka setiap penerima kali ini memperoleh 20 kilogram beras.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di Tulungagung,” ujar Bupati Tulungagung.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan perlindungan kepada warganya, khususnya yang berada dalam kondisi rentan.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 4.990 ton beras untuk wilayah kerja Bulog Tulungagung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.640 ton dialokasikan untuk tahap awal penyaluran bantuan tahun ini.

“Seluruh beras yang disalurkan merupakan bagian dari cadangan beras pemerintah. Kami memastikan kualitas dan ketepatan distribusi agar program ini benar-benar tepat guna,” jelas Yonas.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI-Polri dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan banyak pihak.

Satgas Yonif 512/QY Cukur Rambut Untuk Masyarakat Kampung Tatakra sebagai Wujud Cinta Tanah Air.

Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua — Wajah-wajah polos itu tampak riang, satu per satu duduk di kursi sederhana. Tak ada tangis, hanya tawa dan canda. momen sederhana itu menjadi bukti nyata bahwa cinta Tanah Air bisa hadir lewat kepedulian sekecil apapun. Satgas Yonif 512/QY kembali menunjukkan komitmennya, kali ini lewat mencukur rambut anak-anak kampung Tatakra. Minggu, (27/7/2025).

Dengan peralatan seadanya dan senyum tulus anak-anak antre untuk dicukur. Bukan hanya tentang penampilan, ini adalah menjadi wujud perhatian akan kebersihan dan kerapian anak-anak yang selama ini sulit mendapatkan akses layanan dasar seperti potong rambut.

Adolf Ball, salah satu orang tua anak mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Anak-anak jadi bersih, rapi, dan senang. Biasa susah cari tukang cukur, apalagi jauh kemana-kemana dari sini.” ucapnya.

Momen kecil ini menjadi potret besar dari wajah persaudarann yang ditunjukkan Satgas Yonif 512/QY di wilayah pedalaman Papua. Tak hanya mengamankan batas negeri, tapi juga merawat senyum anak-anak bangsa.

Purna Tugas 14 Prajurit: Penghormatan di Tugu Pahlawan untuk Dedikasi dan Pengabdian yang Tanpa Cacat.

SURABAYA – Tugu Pahlawan yang selama ini menjadi simbol perjuangan arek-arek Suroboyo, kembali menjadi saksi bisu momen bersejarah. Sebanyak 14 prajurit Kodim 0830/Surabaya secara resmi diwisuda dalam upacara purna tugas yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., Jumat (25/7/2025). Selain itu, dua prajurit lainnya dilepas karena mutasi ke satuan baru.

Upacara dilangsungkan dengan penuh khidmat di Lapangan Tugu Pahlawan Sepuluh November, Jalan Pahlawan, Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Kehadiran para prajurit yang telah menyelesaikan masa baktinya kepada TNI AD disambut dengan penghormatan tinggi dari rekan sejawat serta keluarga besar Kodim 0830/Surabaya.

Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, Kolonel Didin menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang mendalam atas loyalitas dan dedikasi para prajurit selama bertugas. Ia menegaskan bahwa melepas prajurit purna tugas bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk penghormatan atas pengabdian tanpa cela.

“Merupakan suatu kehormatan untuk mengantarkan rekan-rekan hingga akhir masa baktinya kepada TNI AD tanpa cacat atau masalah. Kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan,” tegas Kolonel Didin.

Lebih jauh, Dandim juga memberikan pesan kepada para wisudawan agar terus menjadi teladan di lingkungan masyarakat setelah kembali ke kehidupan sipil. Ia mengajak mereka untuk tetap menjaga nama baik institusi dan menjalin hubungan emosional dengan keluarga besar TNI.

“Silaturahmi jangan sampai terputus. Ikatan emosional dengan keluarga besar TNI tetap harus dijaga,” pesannya mengakhiri sambutan.

Acara ditutup dengan pemberian cinderamata serta ucapan selamat dari seluruh peserta upacara kepada para wisudawan dan prajurit pindah satuan. Momen haru tak terelakkan ketika keluarga turut memberikan pelukan hangat, sebagai bentuk kebanggaan atas pengabdian para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara ini menjadi pengingat bahwa masa tugas boleh berakhir, namun semangat pengabdian dan jiwa ksatria tetap melekat sepanjang hayat.