Pemberangkatan Kontingen Taekwondo Kodim 0829/Bangkalan: Raih Prestasi Terbaik!

Bangkalan — Sebanyak 36 orang yang terdiri dari pelatih, pendukung, dan atlet Taekwondo Kodim Bangkalan bersama 12 orang wali atlet menerima pengarahan langsung dari Komandan Kodim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd. dan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron sebelum diberangkatkan menuju Kota Magelang, Jawa Tengah. Pada Kamis (3/7/25).

Kegiatan berlangsung pada pukul 13.00 hingga 13.30 WIB. Dalam sambutannya, Dandim dan Bupati menyampaikan pesan semangat serta harapan agar para atlet menjunjung tinggi sportivitas dan mampu meraih prestasi terbaik dalam Kejuaraan Taekwondo Kemenpora Tahun 2025 yang akan berlangsung pada tanggal 3 hingga 6 Juli 2025.

Pemberangkatan kontingen Taekwondo Kodim Bangkalan dilakukan menggunakan 1 unit bus dinas milik Pemkab Bangkalan dan 4 unit mobil pribadi. Rombongan dilepas secara resmi oleh Komandan Kodim dan Bupati Bangkalan.

“Kami mohon doa restu dari masyarakat Bangkalan agar para atlet dapat memberikan hasil terbaik serta kembali ke tanah air dengan selamat,” ujar salah satu pelatih dalam sesi pelepasan.

Partisipasi dalam ajang nasional ini diharapkan mampu mengharumkan nama Bangkalan sekaligus mempererat semangat juang generasi muda dalam bidang olahraga bela diri.

Kebanggaan Bojonegoro: Rasikhan Ahmad Al-Hazmi Menang di Cabang Menembak Porprov IX

BOJONEGORO, – Atlet menembak, Rasikhan Ahmad Al-Hazmi, yang juga putra dari Kapten Inf Surahmat, anggota Kodim 0813 Bojonegoro berhasil meraih medali emas dalam debut pertama mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur tahun 2025 dilapangan tembak Armed 1/Ajusta Yudha Singosari Malang.

Menjadi catatan sejarah bagi dunia olahraga di Kabupaten Bojonegoro, atlet menembak Rasikhan Ahmad Al-Hazmi keluar sebagai jawara pada nomor Multirange dengan total skor 340, mengalahkan Wira atlet asal Kabupaten Jombang, yang meraih skor 320.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., mengatakan bahwa segenap keluarga besar Kodim 0813 Bojonegoro merasa bangga atas pencapaian ananda Rasikhan Ahmad Al-Hazmi, Fera Wijayanti Nur Rahman yang berhasil meraih medali emas diajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jatim tahun 2025.

Prestasi tersebut, menurut pria yang juga sebagai Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Bojonegoro ini adalah menjadi bukti kerja keras dan dedikasi dari ananda Rasikhan Ahmad Al-Hazmi yang saat ini duduk dibangku kelas VIII SMP Muhammdiyah 9 Bojonegoro.

Diungkapkan juga bahwa pada Pekan Olah Raga Provinsi atau Porprov IX Jawa Timur tersebut, pihaknya mengirimkan 3 atlet menembak. Perjuangan dan semangat pantang menyerah dari para atlet menembak ini ditunjukkan, sehingga berhasil naik podium dan membawa pulang satu medali emas.

“Alhamdulillah, keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama Bojonegoro, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di berbagai bidang,” ujarnya, Kamis (3/7/2025).

Perbakin Bojonegoro akan terus memberi arahan, dan semangat dalam berlatih. Pihaknya juga memberi wadah bagi atlet-atlet menembak Bojonegoro untuk berlatih dilapangan tembak Kodim Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk dan dilapangan Rajekwesi Bojonegoro.

“Kita juga menunjuk lima pelatih dan offisial yaitu Zainul, Peltu Supriyanto, Serka Bambang. Serta Heri dan Henri sebagai pelatih,” kata Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM.

Sementara itu Ketua Kontingen Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, tidak mengira akan mendapat emas dari Cabang Olah Raga (Cabor) menembak. Terlebih, baru Porprov tahun 2025 ini mengikutkan atlet menembak, bahkan Cabor menembak Bojonegoro belum lama terbentuk, namun atlet-atlet sudah menunjukkan prestasi.

“Diluar prediksi, Cabor menembak ini baru pertama mengikuti Porprov. Dan, sudah menyumbangkan emas,’’ tuturnya.

Pra TMMD ke-125: TNI Hadir untuk Warga Kurang Mampu Melalui Pembangunan Rutilahu.

Banyuwangi – Dalam rangka kegiatan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025, Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Bapak Teguh Wiyono di Dusun Silirsari, RT 04 RW 04, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan. (03-07-2025)

Pembangunan Rutilahu ini melibatkan personel TNI bersama warga sekitar yang bahu membahu melaksanakan pekerjaan awal seperti penggalian pondasi dan pengangkutan material bangunan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi pemandangan yang menggambarkan semangat gotong royong yang terus dijaga dan dilestarikan.

Mayor Kav Suprapto selaku Kasdim 0825/Banyuwangi menyampaikan bahwa pelaksanaan Pra TMMD ini sangat penting untuk memastikan kelancaran kegiatan inti nantinya. “Kami berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat, termasuk melalui program Rutilahu yang menyasar warga kurang mampu untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.

Dengan adanya program TMMD ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat serta mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat pedesaan, khususnya melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar seperti rumah layak huni.

Kodim 0825 Banyuwangi Gelar Latihan Aplikasi Teritorial untuk Ketahanan Pangan

Banyuwangi – Kodim 0825/Banyuwangi menggelar kegiatan Latihan Aplikasi Teritorial dalam rangka Program Gladi Sistim Blok (Proglatsi) Ketahanan Pangan (Hanpangan) Tahun Anggaran 2025 di Desa Sobo, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (01/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendekatan teritorial dan pembinaan kewilayahan.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel TNI dari jajaran Kodim 0825/Banyuwangi yang secara aktif turun langsung ke lahan pertanian bersama petani setempat. Salah satu agenda utama dalam latihan ini adalah penyemprotan tanaman padi untuk mengendalikan hama serta pemeliharaan tanaman, sebagai bentuk edukasi dan kerja nyata dalam membantu petani meningkatkan hasil panen.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai latihan, namun juga bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. “Dengan sinergi antara TNI dan petani, kita harapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di daerah sekaligus membangun kemandirian masyarakat dalam bidang pertanian,” ujar Dandim.

Melalui Aplikasi Teritorial ini, Kodim 0825 berupaya terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang pertahanan, tetapi juga dalam hal pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Langgar Wali Songo Resmi Dibuka, Dandim 0825/Banyuwangi Apresiasi Gotong Royong Masyarakat.

Banyuwangi – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos, M.Han, secara resmi meresmikan Langgar Wali Songo di Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, pada Selasa (02/07/2025).

Peresmian berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Acara ini turut dihadiri oleh Pengasuh Ponpes Jagad Sholawat, Gus Nur, Kasdim 0825 Mayor Kav Suprapto, Danramil 0825/18 Purwoharjo Kapten Inf Ali Mukhaedori, serta Forkopimka Kecamatan Purwoharjo, sebagai wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam pembangunan sarana ibadah.

Dalam sambutannya, Dandim 0825 menyampaikan apresiasi atas peran serta masyarakat yang telah bergotong-royong membangun Langgar Wali Songo. Ia menegaskan pentingnya tempat ibadah sebagai pusat kegiatan spiritual dan sosial. “Langgar ini bukan sekadar simbol keimanan, tetapi juga menjadi benteng moral dan kebersamaan warga dalam menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat,” ujar Letkol Arh Joko Sukoyo.

Danramil 0825/18 Kapten Inf Ali Mukhaedori berharap Langgar Wali Songo dapat dimanfaatkan maksimal untuk kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pembinaan generasi muda. Ia menyebut pembangunan ini merupakan bagian dari pendekatan teritorial TNI yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dukungan dari Forkopimka pun menguatkan peran langgar sebagai pusat pembinaan nilai-nilai religius di tengah kehidupan warga.

Sementara itu, Koordinator Pembangunan Langgar, Bapak Shodik, menyampaikan harapan agar jamaah tetap istiqomah dan memakmurkan langgar. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan para santri dan panitia pembangunan. Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Dandim 0825, serta diisi dengan santunan anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial. Langgar Wali Songo pun diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus pusat solidaritas masyarakat Desa Sumberasri.

Kodim 0815/Mojokerto Gelar Program Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu di Ngoro

Mojokerto, – Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh TNI melalui Kodim 0815/Mojokerto. Kali ini, berkolaborasi dengan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Padi Indonesia Maju (PIM), Kodim 0815 melaksanakan program bedah rumah untuk warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Ngoro.

Kegiatan yang berlangsung di Dusun/Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (03/07/2025) ini menyasar rumah milik, Kholis (52), seorang warga setempat yang menempati rumah berukuran 4×6 meter dengan kondisi memprihatinkan. Dengan dukungan bantuan dari PT. PIM dan pelibatan personel TNI, POLRI, serta masyarakat sekitar, pelaksanaan bedah rumah telah berlangsung sejak hari Selasa lalu.

Danramil 0815/12 Ngoro, Kapten Inf Herman Hidayat, yang turut mengawal langsung kegiatan ini, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun. “Program ini adalah wujud kehadiran TNI di tengah-tengah rakyat untuk berperan aktif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan PT. Padi Indonesia Maju yang telah turut peduli terhadap kondisi sosial di wilayah kami”, ungkapnya.

Sebanyak enam personel Kodim 0815/Mojokerto, dua personel Polres, dan enam warga terlibat dalam kegiatan gotong royong ini. Hingga hari pertama, progres fisik bangunan telah mencapai 15 persen. Pembangunan akan dilanjutkan secara bertahap hingga rumah layak huni tersebut rampung.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan semata, tetapi terus diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Babinsa Koramil 0802/09 Balong Terlibat Dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Muneng

Ponorogo,- Serka Yaudi S anggota Koramil Tipe B 0802/09 Balong, Kodim 0802/Ponorogo hari ini melaksanakan kegiatan kerja bakti di Dukuh Beder Desa Muneng Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo, Kamis (03/07/2025).

Dukuh Beder merupakan salah satu dukuh yang ada di wilayah desa binaan Serka Yaudi S. yang setiap hari bertugas menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa muneng. “ Dukuh Beder ini adalah salah satu dukuh yang ada di wilayah Desa Muneng yang sehari hari menjadi tempat saya bertugas sebagai Babinsa, “ ucapnya.

“ Dan hari ini ada kegiatan kerja bakti oleh warga Dukuh Beder yang juga tak luput dari pantauan dan keikutsertaan kami yaitu pembangunan rabat jalan penghubung antara Dukuh Beder dan Desa Muneng, “ ujar Babinsa Muneng.

Dia juga mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai Babinsa untuk terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan desa serta kesejahteraan warga desa binaan.

Bantuan Sembako dari Babinsa: TNI Hadir untuk Masyarakat di Tengah Kesulitan Ekonomi

Situbondo – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh TNI melalui Babinsa Koramil 0823/07 Asembagus. Sertu Agus turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Dusun Barat, Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Kamis (03/07/2025)

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta wujud nyata dari peran Babinsa dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah binaannya. Sertu Agus menyampaikan bahwa bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga, terutama mereka yang tergolong kurang mampu.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit membantu kebutuhan sehari-hari,” ujar Sertu Agus di sela-sela kegiatan pembagian sembako.

Warga yang menerima bantuan menyambut dengan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh TNI. Mereka mengaku terbantu dan merasa diperhatikan oleh aparat kewilayahan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa diharapkan terus menjadi penghubung antara TNI dengan masyarakat, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan sejahtera.

Danramil 0825/10 Bangorejo Monitoring Kirab Budaya, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Banyuwangi,– Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian budaya lokal kembali terlihat saat Danramil 0825/10 Bangorejo, Kapten Inf I Ketut Sukranata, bersama tujuh personel Koramil, melaksanakan monitoring kegiatan Kirab Budaya dalam rangka Hari Jadi ke-96 Desa Temurejo pada Kamis, 03 Juli 2025. Kirab budaya tersebut berlangsung meriah di sepanjang jalan utama desa sejauh 4 kilometer, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan aparat keamanan.

Acara ini turut dihadiri oleh Kapolsek Bangorejo beserta 15 anggota, Kepala Desa Temurejo bersama perangkat desa, 15 anggota Linmas, serta 15 kelompok peserta pawai budaya. Kegiatan diawali dengan apel pengecekan pasukan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolsek Bangorejo dan Danramil Bangorejo yang menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi dalam menjaga tradisi dan keamanan wilayah.

Dalam sambutannya, Danramil Kapten Inf I Ketut Sukranata menyampaikan, “Kami dari Koramil 0825/10 Bangorejo sangat mengapresiasi semangat masyarakat Desa Temurejo dalam menjaga dan merayakan budaya warisan leluhur. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat persatuan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Di era saat ini, kita dituntut untuk menjadi pribadi yang adaptif, termasuk dalam melestarikan budaya agar tetap relevan dan diterima oleh generasi muda.”

Kegiatan Kirab Budaya ini tidak hanya menjadi ajang perayaan ulang tahun desa, namun juga simbol kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta merawat kearifan lokal. Pendekatan yang humanis dan adaptif dalam pengamanan dan pelaksanaan kegiatan menjadi kunci utama keberhasilan acara yang berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme.

Koramil 0825/20 Songgon Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Banyuwangi – Koramil 0825/20 Songgon melalui tim Babinsa (Bintara Pembina Desa) menunjukkan peran produktif dalam mendampingi penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Songgon. Kegiatan monitoring dan pendampingan ini dilaksanakan pada Kamis, 03 Juli 2025 pukul 08.30 WIB sebagai respons cepat terhadap kondisi air keruh dan kerusakan pipa paralon HIPPA akibat curah hujan tinggi.

Dalam operasi bantuan kemanusiaan ini, tim Babinsa yang terdiri dari Serka Haryo dan Koptu Mahrus Ali bekerja sama dengan petugas PDAM Kabupaten Banyuwangi dan BPBD Kabupaten Banyuwangi untuk memastikan distribusi air bersih berjalan optimal. Kehadiran Peltu Zainul Arifin Batituud selaku perwakilan Koramil 0825/20 Songgon turut memperkuat koordinasi di lapangan.

“Peran produktif Babinsa dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti ini,” ungkap Komandan Koramil 0825/20 Songgon. “Tim Babinsa kami tidak hanya memantau, tetapi juga secara aktif membantu memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga yang terdampak.”

Bantuan air bersih ini menjadi solusi sementara bagi warga yang mengalami kesulitan akses air bersih akibat dampak curah hujan tinggi yang merusak infrastruktur air di wilayah tersebut. Kolaborasi produktif antara TNI AD, PDAM, dan BPBD menunjukkan sinergitas yang baik dalam penanganan bencana di tingkat daerah.

Kegiatan pendampingan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman tanpa kendala berarti. Masyarakat yang menerima bantuan menyambut positif kehadiran tim gabungan ini, terutama peran aktif Babinsa yang sudah dikenal dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.

“Kami berharap peran produktif seperti ini dapat terus dilanjutkan untuk memperkuat hubungan TNI dengan rakyat, sekaligus membuktikan bahwa Babinsa selalu siap sedia mengabdi untuk kepentingan masyarakat,” tambah Komandan Koramil 0825/20 Songgon.

Kegiatan program bantuan kemanusiaan yang melibatkan peran produktif Babinsa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.