Koramil 0830/15 Genteng Gelar Kegiatan “Jumat Berkah” untuk Warga Kurang Mampu

Surabaya – Semangat kepedulian sosial dan kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI AD melalui Koramil 0830/15 Genteng. Dalam momen penuh berkah di hari Jumat ini (4/7/2025), Babinsa Kelurahan Peneleh, Koptu Yulandi, bersama Batih Bakti Koramil 0830/15 Genteng, Pelda Doni Iswahyudi, melaksanakan kegiatan bakti sosial yang menyentuh hati warga.

Kegiatan bertajuk “Jumat Berkah” ini dilaksanakan dengan menggandeng Vihara Dana Maitreya sebagai mitra kolaborasi. Dalam aksi sosial tersebut, bantuan sembako disalurkan secara langsung kepada dua warga binaan yang membutuhkan, yakni Bapak Musda’i dan Bapak Rosyad. Keduanya merupakan warga yang berdomisili di Jalan Polak Wonorejo, Gang 2 No. 6, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih memerlukan dukungan, khususnya warga lansia atau yang kurang mampu.

Dalam kesempatan tersebut Pelda Doni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD, khususnya Koramil 0830/15 Genteng, untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam urusan pertahanan, tapi juga punya komitmen kuat dalam mendukung kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi penguat tali silaturahmi antara aparat TNI dengan warga, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan peduli sesama,” ungkap Pelda Doni

Bapak Musda’i dan Bapak Rosyad selaku penerima bantuan tampak terharu dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang mereka terima. “Terima kasih banyak untuk Babinsa dan semuanya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar mereka dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan Jumat Berkah ini membuktikan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya terletak pada kemajuan teknologi dan infrastruktur, tapi juga pada semangat kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial. Semoga kegiatan semacam ini terus menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk saling membantu dan meringankan beban sesama.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Babinsa Kalibaru Tanggapi Cepat Dampak Banjir

Banyuwangi – Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 0825/05 Kalibaru bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat melaksanakan kerja bhakti pembersihan endapan lumpur dan material sisa banjir di Dam Induk Singo Latri, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, pada Jumat (04/07/2025).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini merupakan respons cepat terhadap dampak banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Banjir telah menyebabkan sedimentasi tinggi di area dam, secara signifikan mengurangi kapasitas tampungan air dan mengancam kelancaran pasokan irigasi untuk lahan pertanian di sekitarnya.

Komandan Koramil 0825/05 Kalibaru Kapten Inf Didik Yulianto melalui perwakilannya di lokasi menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Tugas kami tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekeliling kami. Dam Singo Latri ini adalah urat nadi bagi pertanian di sini. Jika fungsinya terganggu, maka produksi pangan juga akan terancam,” ujarnya.

Semangat gotong royong terlihat jelas saat seluruh anggota Babinsa Koramil Kalibaru bahu-membahu dengan warga Desa Wonorejo dan Desa Banyuanyar. Mereka juga didukung penuh oleh instansi terkait seperti Kantor Koordinator Sumber Daya Air (KorSDA) Kecamatan Glenmore, Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) Desa Banyuanyar, serta juru pengairan setempat.

Kepala Kantor KorSDA Kecamatan Glenmore, Bapak Bambang, yang turut hadir mengapresiasi inisiatif Koramil Kalibaru. “Kami sangat terbantu dengan aksi cepat dari rekan-rekan Babinsa dan partisipasi aktif warga. Pembersihan endapan ini krusial untuk mengoptimalkan kembali daya tampung dam, sehingga distribusi air untuk sawah-sawah petani bisa kembali normal,” ungkapnya.

Kegiatan kerja bhakti ini diharapkan dapat segera mengembalikan fungsi Dam Singo Latri secara maksimal, memastikan ketersediaan air untuk meningkatkan produksi pertanian, dan pada akhirnya turut menunjang program ketahanan pangan nasional yang menjadi semakin produktif, adaptif dan inovatif.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, menunjukkan soliditas dan kepedulian bersama antar instansi dan masyarakat dalam menghadapi bencana dan memulihkan infrastruktur vital.

Monumen Trisula Bersih: Kolaborasi Lintas Sektor di Kecamatan Bakung untuk Kebersihan Lingkungan

Blitar – Dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian situs sejarah Muspika Kecamatan Bakung menggelar kegiatan kerja bakti (karbak) membersihkan lingkungan sekitar Monumen Trisula dan makam Mbah Bongso, Jumat (4/7/2025). Kegiatan ini melibatkan unsur TNI dari Koramil 0808/17 Bakung, Polsek Bakung, ASN Kecamatan, Pemerintah Desa, hingga mahasiswa KKN dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kerja bakti dipusatkan di kawasan Monumen Trisula yang memiliki nilai sejarah tinggi, serta di sekitar makam Mbah Bongso yang dikenal sebagai sesepuh babat alas Bakung. Babinsa Desa Bakung Serka Lukman bersama anggota Polsek dan ASN Kecamatan turut aktif dalam pembersihan semak dan sampah yang ada di area tersebut.

Camat Bakung dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta kerja bakti. “Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga memperkuat sinergitas antara aparat dan masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini perlu terus kita jaga,” ujar Camat Bakung.

Danramil 0808/17 Bakung Kapten Arm. Ronaldi ditemui tempat terpisah juga menegaskan bahwa selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan cagar budaya, kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan antar instansi di wilayah Kecamatan Bakung. “Kerja bakti ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya aparat dan pegawai para mahasiswa KKN UGM yang ikut dalam kegiatan turut merasa bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan pelestarian sejarah daerah. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kebersihan dan warisan budaya adalah tanggung jawab bersama.

Dengan berakhirnya kegiatan ini lingkungan sekitar Monumen Trisula dan makam Mbah Bongso kini tampak lebih bersih dan tertata. Muspika Bakung berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin untuk menjaga warisan sejarah serta mempererat silaturahmi di antara unsur pemerintahan, TNI-Polri dan masyarakat.

Kodim 0830/Surabaya Gelar Komsos Mitra Karib untuk Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Surabaya – Komando Distrik Militer (Kodim) 0830/Surabaya terus membuktikan bahwa kekuatan sejati TNI terletak pada kebersamaannya dengan rakyat. Bertempat di Balai RW 03, Jl. Ampel Mulia No. 23, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kodim menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) Mitra Karib, yang melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dari Kecamatan Semampir, Krembangan, dan Pabean Cantian. Kamis (3/7) petang.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi juga bentuk nyata upaya mempererat jalinan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat sebagai pondasi ketahanan wilayah. Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, seperti Kapolsek Semampir AKP Hari, Camat Semampir Bapak Yunus, Lurah Ampel Bapak Imzak, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi teritorial TNI AD untuk mendekatkan diri dan merangkul masyarakat, seiring perluasan wilayah tugas Kodim 0830/Surabaya.

“Kami ingin masyarakat tahu dan merasa bahwa Kodim Surabaya adalah bagian dari mereka. TNI bukan hanya penjaga kedaulatan, tapi juga sahabat rakyat yang siap hadir dalam setiap situasi,” ungkap Dandim.

Lebih dari itu, Kolonel Didin mengajak para Mitra Karib untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman nyata, mulai dari narkoba, krisis air dan pangan, hingga penyalahgunaan teknologi informasi yang marak terjadi di era globalisasi ini.

“Kami, TNI dan Polri, adalah mediator. Tapi benteng pertahanan sejati terhadap ancaman sosial adalah masyarakat itu sendiri. Inilah alasan kenapa kemanunggalan menjadi penting,” tegasnya.

Acara berlangsung penuh keakraban dan sarat nilai-nilai kebersamaan. Warga yang hadir merasa bangga bisa duduk bersama dengan TNI dalam suasana santai namun penuh makna, sebagai bentuk kepedulian dan keterlibatan aktif dalam menjaga kondusifitas wilayah.

Dengan semangat Bersama Rakyat TNI Kuat, Kodim 0830/Surabaya berkomitmen akan terus membangun komunikasi yang sehat, transparan, dan berkesinambungan dengan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan Karya Bakti TNI di Banyuwangi: Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Pemulihan Irigasi

BANYUWANGI – Kodim 0825/Banyuwangi menunjukkan semangat produktif dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur pertanian melalui kegiatan Karya Bakti TNI pada Jumat (04/07/2025) pagi. Bertempat di DAM Kampung Cempokoan, Dusun Bangunrejo, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, karya bakti ini menyasar pembersihan material lumpur, pasir, dan batu yang menumpuk di saluran irigasi Kaliweni pasca banjir Sungai Badeng.

Kegiatan produktif ini melibatkan kurang lebih 75 orang peserta, terdiri dari anggota TNI Koramil 0825/20 Songgon, masyarakat sekitar, serta perwakilan dari Dinas Pengairan Banyuwangi. Turut hadir Kabid Operasi Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Bapak Dedi bersama jajaran, Korda Singojuruh Ibu Suwarsini dan staf, serta Danramil 0825/20 Songgon Kapten Inf Totok Yuliyanto yang memimpin langsung kegiatan bersama anggotanya.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan apel dan pengarahan oleh Danramil. Selanjutnya, para peserta dibagi ke dalam beberapa sektor untuk memulai kerja bakti membersihkan gundukan lumpur dan batu yang menghambat aliran air di saluran irigasi. Seluruh peserta tampak kompak dan antusias menjalankan tugas secara gotong royong dan penuh semangat.

Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos.M.Han Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan,”Dengan semangat produktif, kegiatan ini bukan hanya membersihkan saluran irigasi, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat. Karya bakti ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi aktif dalam menjaga lingkungan dan infrastruktur pertanian dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan hidup masyarakat di wilayah Kecamatan Songgon.

Kodim 0825 Banyuwangi Siap Dukung Penanganan Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

BANYUWANGI – Kasdim 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto bersama sejumlah stakeholder dan instansi terkait menyambut kedatangan jenazah korban musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi.

Kedatangan jenazah disambut dengan suasana haru dan penuh duka. Personel TNI, Polri, Basarnas, serta tim dari Dinas Kesehatan turut hadir memberikan penghormatan terakhir dan memastikan proses serah terima jenazah kepada pihak keluarga berjalan dengan tertib dan lancar.

Dalam kesempatan itu, Mayor Kav Suprapto menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa Kodim 0825/Banyuwangi bersama seluruh unsur terkait siap memberikan dukungan penuh dalam proses penanganan korban serta pemulihan pascakejadian.

“Ini adalah duka kita bersama. Kami akan terus bersinergi untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik, mulai dari evakuasi hingga pemulangan jenazah ke pihak keluarga,” ujar Mayor Kav Suprapto.

Dandim Banyuwangi Hadiri Konferensi Pers Terkait Penyelamatan KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam

BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. turut hadir dalam konferensi pers terkait upaya penyelamatan penumpang dan awak kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selatan Bali. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang media center ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Jumat (04/07/2025).

Konferensi pers ini dihadiri oleh sejumlah stakeholder dan instansi terkait seperti Basarnas, TNI AL, Polairud, Syahbandar, serta perwakilan ASDP. Agenda utama adalah menyampaikan perkembangan proses evakuasi dan upaya penyelamatan yang telah dilakukan sejak insiden terjadi.

Dalam keterangannya, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bergerak cepat dan bersinergi dalam mengevakuasi penumpang dan crew kapal. Ia menegaskan bahwa TNI AD melalui Kodim 0825 akan terus bersinergi membantu proses penanganan dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

“Kami dari jajaran Kodim 0825/Banyuwangi selalu siap membantu proses evakuasi dan dukungan lainnya. Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan kejadian seperti ini,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Situasi di area ASDP Ketapang hingga kini terpantau kondusif. Tim gabungan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lanjutan untuk memastikan seluruh penumpang terdata dan tertangani dengan baik. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan instansi terkait tetap siaga dalam memberikan bantuan maksimal.

Meningkatkan Kreativitas: Pelatihan Kerajinan Kerang di Gresik untuk Anggota Persit KCK Cabang XLIV

Gresik,– Anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLIV Korcab Rem 084 wilayah kerja Utara menunjukkan dedikasi dalam mengembangkan keterampilan dengan mengikuti pelatihan kerajinan kerang. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan memberdayakan anggota Persit. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menghasilkan produk kerajinan yang bernilai ekonomis.

Pelatihan ini diadakan di kediaman Bapak Athoul Khasib. Kamis (03/06/2025) Sebanyak enam anggota Persit KCK Cabang XLIV antusias mengikuti pelatihan yang dipimpin oleh Ny. Imam Suudi selaku Ketua Seksi Kebudayaan. Kehadiran mereka mencerminkan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Kehadiran Danramil 0817/12 Sidayu, Kapten Inf Sumardjiono, dan Babinsa Serda Sulis memberikan dukungan moral bagi para peserta pelatihan. Dukungan dari pimpinan TNI AD ini menunjukkan apresiasi terhadap kegiatan positif yang dilakukan oleh Persit KCK. Hal ini juga memperkuat sinergi antara TNI dan Persit.

Materi pelatihan meliputi teknik pengolahan kerang, pembuatan desain, dan proses finishing. Para peserta dibimbing untuk menciptakan berbagai produk kerajinan seperti hiasan dinding, aksesoris, dan souvenir. Dengan bekal keterampilan ini, diharapkan anggota Persit dapat menghasilkan karya yang inovatif dan berdaya jual.

Pelatihan kerajinan kerang ini merupakan salah satu program pemberdayaan yang diselenggarakan oleh Persit KCK Cabang XLIV. Program ini sejalan dengan visi Persit untuk meningkatkan kualitas hidup anggota dan keluarganya. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi anggota Persit KCK dan menginspirasi masyarakat luas untuk mengembangkan kreativitas. Semoga keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal berharga bagi para anggota dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Penerapan Sistem Pertanian Terpadu: Kodim 0808/Blitar Tanam Pohon Ketahanan Pangan

Blitar – Kodim 0808/Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui sistem pertanian terpadu (integrated farming). Bertempat di Lahan Ketahanan Pangan Desa Dandong Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dilaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Ketahanan Pangan, Kamis (3/7/2025), yang diikuti oleh sekitar 100 orang dari unsur TNI, Polri dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 0808/Blitar.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, Pabung Kodim Mayor Supriyono, Camat Srengat Neny Styohadi, SH.MH, Kanit Intel Polsek Srengat Iptu Happy Sujarwo, Koordinator BPP Srengat Ibu Komsatun, serta para perwira staf dan personel Koramil jajaran wilayah barat Kodim 0808/Blitar. Turut hadir juga Ketua Persit Cabang XXII Kodim 0808/Blitar Ibu Gendis Hendra Sukmana beserta anggota.

Kegiatan dimulai dengan pemberian edukasi teknis kepada para peserta tentang cara penanaman pohon ketahanan pangan yang mencakup pohon pepaya, pohon kelapa dan berbagai jenis tanaman sayuran.

Ditemui disela-sela kegiatan Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, melainkan bagian dari upaya jangka panjang. “Penanaman pohon ini tidak serta merta langsung menghasilkan. Ini proses berkelanjutan yang tidak bisa seperti cerita Bandung Bondowoso, bangun candi dalam semalam. Butuh perawatan, sinergi dan kepedulian semua pihak untuk hasil yang berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut Dandim menjelaskan bahwa sistem integrated farming menjadi pilihan ideal karena mampu menggabungkan unsur pertanian, peternakan dan perikanan dalam satu kesatuan sistem yang saling mendukung. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi sumber daya dan menciptakan siklus pertanian yang ramah lingkungan.

Penanaman pohon ketahanan pangan ini bertujuan untuk Mendukung ketersediaan dan keberlanjutan sumber pangan lokal, seperti buah-buahan, kelapa dan sayuran. Mengurangi ketergantungan pada pasokan luar serta mengurangi risiko krisis pangan dalam situasi darurat. Meningkatkan pemanfaatan lahan secara optimal dengan pendekatan pertanian terpadu.

Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Dandim 0808 diikuti seluruh peserta yang hadir dan dilanjutkan sesi foto bersama sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Blitar.

Dengan adanya program seperti ini diharapkan Kodim 0808/Blitar dapat menjadi contoh nyata dalam membangun ketahanan pangan berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

Kegiatan Komsos Kodim 0830: Mencegah Disintegrasi Bangsa Melalui Sinergi Keluarga TNI

Surabaya – Kodim 0830/Surabaya menyelenggarakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Keluarga Besar TNI Tahun Anggaran 2025, bertempat di Aula Makodim Jalan Gresik No. 52, Perak Barat, Kec. Krembangan, Surabaya, pada Kamis (3/7).

Acara ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0830/Surabaya Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., serta dihadiri oleh sejumlah organisasi dan elemen Keluarga Besar TNI, seperti LVRI, Pepabri, PPAD, Perip, Piveri, Warakawuri, Hipakad, GM FKPPI, KB FKPPI, Dharma Pertiwi, dan Unit Korpri.

Dalam sambutannya, Dandim mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Komsos ini memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan antara prajurit TNI AD dengan Keluarga Besar TNI.

“Semoga kehadiran Bapak dan Ibu pada kesempatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita bersama,” ujar Kolonel Didin.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa TNI, khususnya TNI AD, memiliki peran penting dalam pembinaan teritorial sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sebagaimana diamanatkan dalam UU RI No. 34 Tahun 2004.

“Pembinaan teritorial dilakukan untuk mengelola potensi geografi, demografi, dan kondisi sosial menjadi kekuatan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh dalam rangka pertahanan negara,” tambahnya.

Tema kegiatan kali ini adalah “Peran Keluarga Besar TNI dalam Mencegah Timbulnya Disintegrasi Bangsa Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan dalam Rangka Menjaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI.”

Melalui kegiatan Komsos ini, Kodim 0830/Surabaya ingin membangun sinergitas dan kesadaran bela negara di lingkungan Keluarga Besar TNI, serta mengoptimalkan komunikasi lintas institusi di wilayah teritorial Kodim.

Dandim berharap kegiatan ini dapat menciptakan suasana yang harmonis dan mempererat tali silaturahmi antara TNI AD dengan Keluarga Besar TNI. Selain itu, diharapkan muncul semangat bersama dalam mendukung kebijakan pimpinan TNI AD, khususnya dalam bidang teritorial.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dari Dandim kepada perwakilan tamu undangan, serta sesi foto bersama.

Selanjutnya, kegiatan Komsos berlanjut dengan sesi diskusi yang dipandu oleh Pasi Ter Kodim 0830/Surabaya, Mayor Arh Suhardi. Para peserta juga mengikuti pengisian materi dan pre-test sebagai bagian dari rangkaian edukatif kegiatan.