Program Pembinaan Teritorial: Babinsa Manukan Wetan Dampingi Panen Padi untuk Ketahanan Pangan.

Surabaya, Selasa (8/7/2025) — Babinsa Kelurahan Manukan Wetan Koramil 0830/05 Tandes, Serma Muchri dan Serda Sihen Jangkung, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan pendampingan panen padi di lahan pertanian milik Bapak Hadi, salah satu anggota Kelompok Tani (Poktan) Banjarsugihan Jati yang berlokasi di Jl. Raya Bibis No. 4.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial dan upaya TNI AD dalam mendukung sektor pertanian, khususnya di wilayah Kodim 0830/Surabaya. Dalam proses panen tersebut, Babinsa tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga ikut membantu secara langsung di lapangan.

“Kami hadir untuk memberikan motivasi serta membantu petani agar proses panen berjalan lancar dan hasilnya maksimal,” ujar Serma Muchri di sela kegiatan.

Bapak Hadi selaku pemilik lahan mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa yang secara konsisten mendampingi kegiatan pertanian, mulai dari masa tanam hingga panen. “Pendampingan seperti ini sangat berarti bagi kami petani. Selain memberikan semangat, Babinsa juga membantu kami berkoordinasi dengan penyuluh dan instansi terkait,” ujarnya.

Panen padi kali ini menunjukkan hasil yang cukup baik, dengan tingkat produktivitas yang stabil meski sempat terkendala oleh cuaca tak menentu. Hal ini tak lepas dari sinergi antara petani, Babinsa, dan pihak penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Menurut Serda Sihen Jangkung, peran Babinsa bukan sekadar pengamanan wilayah, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk di bidang pertanian. “Kami akan terus bersinergi dengan para petani agar ketahanan pangan di wilayah Surabaya, khususnya di Kecamatan Tandes, dapat terjaga,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin terjalin hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya swasembada pangan.

Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan Siswa: Koramil Babadan Beri Pelatihan Praktis di SMAN 1 Babadan.

Ponorogo,- Anggota Koramil Tipe B 0802/03 Babadan, Kodim 0802/Ponorogo kemarin (Senin, 07/07) memberikan pelatihan Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan kepada siswa siswi di SMAN 1 Babadan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Selasa (08/07/2025).

Pelatihan tersebut diberikan langsung oleh tiga orang anggota Koramil 03 Babadan dengan tertua yaitu Bamin Tuud Koramil Tipe B 0802/03 Babadan Peltu Kusnurriyanto dan dihadiri antara lain : Pendamping Waka Humas Bpk. Sabekti N; anggota OSIS SMAN 1 Babadan serta para peserta pelatihan sebanyak 13 siswa siswi.

Adapun materi dan rangkaian kegiatan yang diberikan pada acara tersebut yaitu : diawali dengan Upacara pembukaan Pelatihan Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan; penyegaran dilanjutkan senam pagi.

Usai senam pagi para peserta latihan diberikan materi antara lain : pemberian pengetahunan secara teori terkait Peraturan Baris Berbaris (PBB) dilanjutkan praktek lapangan baik itu gerakan ditempat seperti sikap sempurna, Istirahat di tempat, penghormatan, hadap kanan dan kiri serta jalan di tempat maupun materi tata cara pelaksanaan apel.

Bamin Tuud Koramil Tipe B 0802/03 Babadan mewakili Danramil Tipe B 0802/03 Babadan Mayor Inf Supriono melalui Media Center 0802 menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mendidik para siswa siswi SMAN 1 Babadan. “ Merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami mendapat kepercayaan untuk membina dan melatih adik adik di SMAN 1 Babadan ini, “ ujarnya.

“ Sesuai dengan materi yang diberikan bahwa kegiatan ini yaitu untuk membentuk individu yang memiliki moralitas tinggi, penuh disiplin dan bertanggung jawab serta mampu mengatur diri sendiri dan lingkungannya dengan baik, “ ucap Bamin Tuud Koramil Tipe B 0802/03 Babadan.

Kegiatan Wawasan Kebangsaan di Poltekkes: Fondasi Generasi Muda untuk NKRI yang Tangguh

Surabaya, Selasa (8/7/2025) — Komandan Koramil 0830-09/Gubeng Mayor Inf Wahyu Liska Krida Basuki melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dengan memberikan materi Wawasan Kebangsaan kepada mahasiswa baru di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Surabaya, Jurusan Kebidanan.

Acara berlangsung di Gedung Poltekkes Kemenkes yang beralamat di Jl. Karang Menjangan No. 12–13, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya, dan dihadiri oleh sekitar 256 mahasiswa baru yang terdiri dari 145 mahasiswa D3 Kebidanan dan 111 mahasiswa D4 Kebidanan.

Dalam sambutannya, Mayor Wahyu Liska menekankan pentingnya pemahaman Wawasan Kebangsaan sebagai landasan membentuk generasi muda yang berjiwa nasionalis, berkarakter, dan cinta tanah air. Ia menuturkan bahwa tantangan generasi muda ke depan bukan hanya terkait perkembangan teknologi, tetapi juga pergeseran nilai-nilai budaya, ideologi, dan semangat kebangsaan.

“Sebagai mahasiswa, kalian adalah generasi penerus bangsa. Tugas kalian bukan hanya menuntut ilmu, tapi juga menjaga keutuhan NKRI. Bekali diri kalian dengan ilmu pengetahuan, namun jangan tinggalkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan,” pesan Mayor Wahyu kepada para peserta.

Dalam pemaparannya, Danramil Gubeng menjelaskan empat pilar kebangsaan yang menjadi fondasi kokoh kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara yang final dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu dalam keberagaman.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Koramil 0830-09/Gubeng berharap dapat terus menjalin hubungan baik dan sinergis dengan lembaga pendidikan di wilayahnya dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berdaya saing, serta memiliki semangat bela negara.

Dandim 0811/Tuban Tegaskan Pentingnya Pengamanan Humanis dalam Acara Pengesahan PSHT Cabang Tuban.

TUBAN, – Guna mewujudkan Tuban yang aman dan kondusif, Komandan Kodim 0811/Tuban, Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., memimpin apel gelar pasukan kesiapan pengamanan menjelang pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tuban, bertempat di lapangan Mapolres Tuban, Selasa (08/07/2025).

Dalam arahannya Dandim 0811 Tuban Letkol Inf. Dicky Purwanto berharap agar kegiatan pengamanan bisa dilaksanakan sebaik-baiknya secara persuasif dan humanis serta memberikan pengertian kepada semua pihak yang melaksanakan kegiatan malam nanti.

“Apabila ada yang melenceng atau tidak baik kita ingatkan bersama,” ucap Dandim.

Lebih lanjut, ia berharap dalam pengamanan nanti sesuai dengan porsinya masing-masing sehingga kegiatan nanti malam bisa berjalan aman tanpa ada kejadian yang bisa menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat bahkan bisa menimbulkan korban jiwa.

“Ini yang tidak kita harapkan bersama,” imbuhnya.

Untuk mendukung kegiatan pengamanan pada kesempatan itu, Dandim menekankan kepada para ketua ranting PSHT agar memerintahkan warganya untuk tidak datang ke lokasi selain yang akan disahkan.

“Bukan arahan, tapi perintahkan untuk tidak usah datang atau pawai,” tutupnya.

Sementara itu Wakapolres Kompol Achmad Robial dalam arahannya menyampaikan bahwa beberapa hari ini di media sosial sudah muncul postingan-postingan provokasi menjelang kegiatan pengesahan.

“Kita akan tindak tegas tidak ada perusuh maupun provokator di Kabupaten Tuban ini,” ungkap Kompol Robi.

Menurutnya dalam kegiatan nanti malam akan dilakukan pemeriksaan secara ketat dengan menerapkan tiga ring pengamanan jalur yang akan memasuki wilayah kota.

Selain itu pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah truk untuk mengangkut kendaraan para penggembira yang memaksa akan menuju lokasi pengesahan.

“Karena dalam kesepakatan sudah jelas tidak ada konvoi maupun penggembira yang masuk wilayah kota,” tegasnya.

Larangan penggembira maupun konvoi masuk wilayah kota dilakukan demi ketertiban dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Tuban saat pelaksanaan pengesahan. Meskipun begitu Robi juga mengingatkan kepada petugas dalam melaksanakan pengamanan untuk tetap mengedepankan kegiatan humanis.

“Boleh keras namun jangan pakai kekerasan,” ucapnya.

Ia berharap dalam kegiatan nanti malam bisa berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya provokasi maupun gesekan dengan masyarakat seperti halnya yang terjadi di wilayah lain.

“Jangan sampai menimbulkan keresahan warga sehingga muncul perlawanan,” tutur Kompol Robi.

Usai apel kesiapan kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang bertujuan untuk memastikan seluruh personel yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Malam nanti sebanyak 1.314 calon warga baru PSHT Cabang Tuban dari 22 ranting akan berangkat menuju padepokan untuk disahkan. Keberangkatan masing-masing ranting menggunakan kendaraan roda empat tertutup menuju padepokan dengan dikawal aparat Kepolisian setempat.

Dalam kegiatan nanti malam, sebanyak 1.404 personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas kesehatan serta Pengamanan Terate (Pamter) dikerahkan dan disebar di sejumlah titik untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan pengesahan.

Selain jajaran Polres Tuban, dalam pengamanan pengesahan warga baru PSHT Cabang Tuban nanti malam juga dibantu BKO dari Brimob Polda Jatim sebanyak 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang berjumlah 200 personel.

Sinergi TNI dan Puskesmas: Monitoring Posyandu Keluarga di Kelurahan Sidosermo untuk Cegah Stunting

Surabaya – Selasa, 08 Juli 2025. Babinsa Kelurahan Sidosermo Koramil 0830/20 Wonocolo, Serda Sigit Handoko, bersama staf Kelurahan Sidosermo melaksanakan kegiatan monitoring dan pemantauan pelaksanaan Posyandu Keluarga ( POSGA ) gabungan wilayah RW 04 dan RW 08 di Balai RW 04, Jalan Sidosermo 2 Blok H RT 04 RW 04, Kelurahan Sidosermo.

Kegiatan POSGA yang dipantau meliputi pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pengecekan rutin berat badan balita, imunisasi lengkap, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta konsultasi tumbuh kembang anak. Selain itu, POSGA juga fokus mendeteksi dini kasus stunting, pelayanan posyandu lansia, pemeriksaan kesehatan keluarga, kelas balita, dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Kehadiran tim kesehatan dari Puskesmas Sidosermo bersama Babinsa dan perangkat RT/RW setempat menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung program kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua RT 01 RW 04, Ketua POSGA RW 04, kader KSH Posyandu LELY, Bikel Sidosermo, serta staf kelurahan.

Serda Sigit Handoko menegaskan pentingnya peran POSGA dalam menjaga kesehatan keluarga khususnya ibu dan anak sebagai generasi penerus bangsa. “Kami terus mendukung dan mendampingi kegiatan ini agar program kesehatan berjalan optimal dan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Kegiatan rutin POSGA ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan keluarga sekaligus menekan angka stunting dan penyakit lainnya di wilayah Kelurahan Sidosermo.

Kebakaran Rumah di Kelurahan Garum: Kerja Sama Tiga Pilar dan Warga Hasilkan Respons Cepat

Blitar – Gerak cepat dan solid ditunjukkan oleh Tiga Pilar Kelurahan Garum bersama warga saat membantu memadamkan kebakaran rumah milik warga di Lingkungan Kebonsari Kelurahan Garum Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, pada Selasa pagi (08/07/2025). Kebakaran terjadi pada rumah semi permanen milik Bapak Taufikurrahman (52), seorang pencari barang bekas (rosok), yang berukuran sekitar 4×6 meter.

Babinsa Kelurahan Garum Koramil 0808/02 Garum Kodim 0808/Blitar Serda Edy Sopyan, bersama unsur Polsek Garum, perangkat kelurahan dan masyarakat sekitar bahu membahu membantu proses pemadaman bersama Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar.

Menurut keterangan saksi Irul (47 tahun) warga sekitar yang juga pemilik ternak ayam potong dan Agus (53 tahun) seorang petani, api mulai terlihat sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga api berasal dari korsleting listrik pada kabel yang menyambar atap rumah yang terbuat dari bambu. “Awalnya saya lihat ada asap dari bagian atap, lalu api cepat membesar. Kami langsung berteriak minta tolong,” ujar Irul.

Tak lama kemudian tepat pukul 08.15 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Blitar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Proses pemadaman juga dibantu oleh anggota Koramil 0808/02 Garum, Polsek Garum, serta warga sekitar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.40 WIB.

Serda Edy Sopyan Babinsa Kelurahan Garum menyampaikan “Begitu mendapat informasi dari warga, kami langsung bergerak ke lokasi dan bergabung dengan tim Damkar dan warga. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan dan masyarakat sangat membantu dalam mengendalikan situasi dengan cepat.”

Sementara itu, ditemui terpisah Pgs. Danramil 0808/02 Garum Lettu Inf Deny Setyabudi, menyatakan apresiasi atas reaksi cepat semua pihak. “Kami mengapresiasi respon cepat dan kerja sama yang luar biasa dari semua elemen. Ini bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar 8 juta rupiah. Rumah korban mengalami kerusakan berat dan nyaris rata dengan tanah.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik dan selalu memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi baik dan aman.

Sinergi Masyarakat dan TNI dalam Pembentukan Desa Tangguh Bencana di Bondowoso

Bondowoso, 8 Juli 2025 – Babinsa Desa Sukosari Lor, Serka Usman, kembali menunjukkan dedikasi tinggi dalam membina masyarakat wilayah binaannya. Kali ini, ia turut serta secara aktif dalam pelaksanaan penutupan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) yang digelar di Balai Desa Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini merupakan hari keempat sekaligus penutup rangkaian pelatihan ketangguhan desa dalam menghadapi potensi bencana.

Kehadiran Serka Usman tak sekadar simbolis, tetapi menjadi motor penggerak semangat gotong royong dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana alam. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa TNI AD dari Koramil jajaran Kodim 0822 Bondowoso ini turut memantau, membimbing, serta memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang hadir. Peran aktifnya mendapat apresiasi dari warga dan para tokoh masyarakat yang hadir.

“Kami merasa lebih percaya diri dan siap jika terjadi bencana. Peran Babinsa seperti Pak Usman sangat membantu kami, baik secara teknis maupun moral. Terima kasih TNI!” ujar Bapak Mahpud, Kepala Desa Sukosari Lor.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain perwakilan BPBD Kabupaten Bondowoso, BNPB Jawa Timur, BPD, Bhabinkamtibmas, Sekdes, perangkat desa, tokoh masyarakat dan pemuda, Gapoktan, PKK, serta para tenaga kesehatan desa. Kehadiran berbagai unsur ini menandakan keseriusan Desa Sukosari Lor dalam membangun sistem mitigasi dan kesiapsiagaan berbasis masyarakat.

Serka Usman sendiri menyampaikan bahwa pembentukan DESTANA merupakan upaya strategis untuk melatih dan membentuk karakter warga yang tangguh, cepat tanggap, serta mampu berkoordinasi saat kondisi darurat terjadi. “TNI selalu siap berada di tengah rakyat. DESTANA bukan hanya program, tapi juga bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Dengan sinergi lintas sektor, Desa Sukosari Lor kini resmi menjadi bagian dari desa tangguh bencana yang diharapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain. Kehadiran Babinsa menjadi elemen vital dalam menjembatani koordinasi antara unsur pemerintah, masyarakat, dan lembaga penanggulangan bencana.

Aksi Kemanusiaan: Santunan untuk Keluarga Korban KMP Tunu Pratama di Banyuwangi

Banyuwangi, Komandan Koramil 0825/07 Cluring, Kapten Inf Lukman Hartadi, menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada korban KMP Tunu Pratama yang berada di Desa Tampo, Kecamatan Cluring Kab. Banyuwangi

Kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta memberikan dukungan moral dan material.

Dalam sambutannya, Kapten Inf Lukman Hartadi menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini adalah wujud kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Desa Tampo dan beberapa tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan ini, memberikan semangat kepada keluarga KMP Tunu Pratama Jaya.

Kepedulian TNI: Shalat Gaib di Kodim 0825/Banyuwangi untuk Doakan Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya.

BANYUWANGI – Sebagai bentuk duka cita dan solidaritas terhadap korban musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, anggota Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan Shalat Gaib di Masjid Ahmad Yani, Makodim 0825, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (08/07/2025).

Shalat Gaib ini diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kodim 0825/Banyuwangi dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan empati TNI terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan, serta doa bersama agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari panggilan kemanusiaan dan spiritual untuk mendoakan para korban. “Kami semua turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan korban yang belum ditemukan segera bisa dievakuasi,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Joko juga menegaskan bahwa Kodim 0825/Banyuwangi terus bersinergi dengan instansi terkait dalam mendukung proses pencarian korban dan penanganan pasca kecelakaan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat turut mendoakan dan memberikan dukungan moril bagi para keluarga korban.

Evakuasi Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Berhasil Dilakukan di Banyuwangi

Banyuwangi,- Satu jenazah korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya berhasil dievakuasi. Penemuan jenazah oleh nelayan di perairan Selat Tanjung Anjir Sembulungan memicu proses evakuasi yang melibatkan berbagai pihak. Jenazah kemudian dibawa ke Pelabuhan Rakyat Boom Marina, Banyuwangi.

Evakuasi diawali penemuan oleh kapal nelayan Gardan Panila pukul 01.24 WIB. Tim gabungan TNI, Polri, dan Basarnas kemudian mengevakuasi jenazah ke Pelabuhan Perikanan Muncar. Selanjutnya, jenazah dibawa speed boat Pol Airut ke Pantai Boom, lalu ke RSUD Blambangan untuk identifikasi.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, termasuk Kapolresta Banyuwangi, Kabid Airut Polda Jatim, Danramil 0825/01 Kota, Basarnas Banyuwangi, Polairut, dan Babinsa. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi kuat dalam penanganan musibah. TNI menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh proses evakuasi hingga tuntas.

Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan duka cita dan komitmen TNI dalam membantu proses kemanusiaan ini. Kehadiran Dandim di lokasi evakuasi menunjukkan komitmen TNI dalam setiap upaya kemanusiaan. Tim gabungan terdiri dari berbagai unsur penegak hukum dan lembaga terkait.

Evakuasi jenazah yang diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya berlangsung di Pelabuhan Perikanan Muncar. Proses evakuasi melibatkan nelayan Muncar, tim gabungan, dan ambulans TNI AL. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Blambangan untuk proses identifikasi lebih lanjut.