Kodim 0829/Bangkalan Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli ke Rutan Kelas IIB

Bangkalan – Dua personel siaga Kodim 0829/Bangkalan, Serka Suherman dan Serda Sapto, melaksanakan kegiatan patroli ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangkalan yang berlokasi di Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Rabu (9/7/25).

Kegiatan patroli ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan koordinasi antara TNI dan instansi pemasyarakatan di wilayah teritorial Kodim 0829/Bangkalan. Dalam pelaksanaannya, kedua personel melakukan pengecekan situasi dan berkoordinasi langsung dengan petugas jaga Rutan guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Serda Sapto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pengamanan yang dilaksanakan secara rutin oleh personel siaga. “Kami melaksanakan patroli sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen Kodim 0829/Bangkalan dalam membantu menjaga keamanan wilayah, khususnya di objek vital seperti Rutan. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan pihak Rutan agar tercipta sinergitas yang baik,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Kodim 0829/Bangkalan akan terus mendukung upaya-upaya pengamanan wilayah melalui patroli rutin dan kerja sama lintas sektoral demi terciptanya situasi yang kondusif di Kabupaten Bangkalan.

Babinsa Koramil 0816/05 Tulangan Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani di Sidoarjo

Sidoarjo,— Wujud nyata kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan nasional kembali tercermin melalui kiprah Babinsa Koramil 0816/05 Tulangan, Serka Nur Arsandi, yang aktif mendampingi para petani di wilayah binaannya. Pada hari ini, Serka Arsandi turun langsung ke sawah di Desa Singopadu, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, untuk memberikan pendampingan kepada Kelompok Tani “Harapan Makmur” yang diketuai oleh Bapak Agus Hari Sugianto.

Sejak pagi pukul 08.00 WIB hingga kegiatan berakhir, pendampingan dilakukan di lahan pertanian seluas 4 hektare. Kehadiran Babinsa bukan sekadar sebagai pendamping teknis, namun juga sebagai penggerak semangat dan motivator bagi para petani agar terus optimis dan produktif dalam mengelola lahan pertanian mereka. “Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan nyata kepada para petani. Kami ingin memastikan proses budidaya padi berjalan sesuai prinsip pertanian yang baik, sekaligus memberikan semangat agar petani merasa tidak sendiri,” ujar Serka Nur Arsandi di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani merupakan pilar penting dalam meningkatkan hasil pertanian. Menurutnya, kebersamaan ini menjadi kunci untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari pengelolaan air, pemupukan yang efisien, hingga pencegahan hama tanaman. “Kami berharap dari lahan seluas 4 hektare ini dapat dihasilkan panen yang optimal. Kami juga terus mendorong petani untuk menerapkan pola tanam yang tepat dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Dukungan dari Babinsa ini disambut dengan antusias oleh para petani. Mereka mengaku termotivasi dan merasa lebih percaya diri dalam mengelola sawah mereka berkat kehadiran TNI yang selalu siap membantu dan mendampingi secara langsung di lapangan. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau selalu hadir kapan pun kami butuh. Ini menunjukkan bahwa negara memang hadir sampai ke sawah kami,” ungkap Bapak Agus Hari Sugianto, Ketua Poktan Harapan Makmur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD yang terus mengakar kuat di tengah masyarakat. Pendampingan pertanian menjadi salah satu fokus utama guna mendukung tercapainya program swasembada pangan yang telah dicanangkan pemerintah.

Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi yang erat antara TNI dan petani, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Tulangan semakin meningkat. Ketahanan pangan pun bisa terjaga dengan baik demi mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Edukasi Pertanian: Siswa SPPI Kolat VIII Sadik-B Dodik Bela Negara Siap Berkontribusi

Malang,- Sebanyak 696 siswa SPPI Batch 3 Kolat VIII Sadik-B Yon 2 Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya mengikuti sesi edukasi pertanian oleh Universitas Pertahanan. Materi disampaikan oleh Dosen Strategi Pertahanan Darat Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI, Brigjen TNI Edi Sutjipto, S.I.P., M.Hum., CFrA., FRMP. Kegiatan ini mendukung program Tani Nusantara.

Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam bidang pertanian. Kegiatan berlangsung di Aula Agni Bela Nusantara, Malang, pada Kamis, 10 Juli. Siswa berpartisipasi aktif dan menunjukkan semangat tinggi dalam praktik hortikultura.

Antusiasme siswa terlihat jelas saat menyerap materi dari instruktur dan dosen. Diharapkan, mereka dapat memperluas wawasan dan menjadi lebih mandiri, khususnya dalam menyediakan makanan bergizi di seluruh Indonesia. Hal ini sangat penting untuk kesehatan masyarakat.

Dukungan masyarakat sangat diharapkan dalam inisiatif ini. Keberhasilan siswa akan bergantung pada keterlibatan lingkungan sekitar. SPPI berperan strategis sebagai penyedia makanan bergizi bagi generasi muda, termasuk anak-anak sekolah dan ibu hamil/menyusui.

Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk membangun Generasi Emas Indonesia. Melalui inisiatif ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pertanian dan gizi. Upaya bersama ini bertujuan mendukung kesehatan dan perkembangan generasi penerus.

Harapan dari kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan masyarakat. Semoga inisiatif ini memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi di seluruh Indonesia. Bersama, kita wujudkan generasi yang lebih sehat dan mandiri.

Dandim 0830/Surabaya Hadiri Apel Kesiapan Pengamanan Kejaksaan Tinggi dan Penandatanganan Kerja Sama

Surabaya – Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., turut hadir dalam apel gelar kesiapan pengamanan Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan kejaksaan negeri ( Kejari ) serta penandatanganan perjanjian kerja sama Kejati Jatim (Kejati) Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya tahun 2025. Apel yang dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, ini berlangsung di Lapangan Kejati Jatim, Jl. Frontage Ahmad Yani No. 54–56.

Keterlibatan TNI dalam pengamanan Kejaksaan merupakan bentuk nyata kerja sama resmi antara TNI dan Kejaksaan RI, berdasarkan Nota Kesepahaman Nomor NK/6/IV/2023/TNI tanggal 6 April 2023. Kerja sama ini difokuskan pada dukungan rutin dan preventif untuk menjamin keamanan dan kelancaran tugas penegakan hukum Kejaksaan.

“Dukungan TNI khususnya Kodim Surabaya diberikan berdasarkan permintaan resmi dan kebutuhan terukur, serta selalu mengacu pada hukum yang berlaku,” tegas Kolonel Didin. Ia juga menambahkan bahwa TNI berkomitmen pada profesionalisme, dan sinergitas antar lembaga negara.

Kejaksaan merupakan objek vital strategis yang memerlukan pengamanan ketat, sejalan dengan tugas utama TNI dalam menjaga objek vital nasional. Hal ini juga diperkuat oleh Telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tertanggal 5 Mei 2025 yang menekankan dukungan TNI untuk kelancaran dan keamanan tugas penegakan hukum di tingkat provinsi (Kejati) dan kabupaten/kota (Kejari).

Upaya pengamanan ini sejalan dengan tugas pokok TNI dalam melindungi bangsa dan negara dari segala ancaman, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang. Apel kesiapan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi TNI dan Kejaksaan dalam menjaga stabilitas dan penegakan hukum di Jawa Timur.

Kodim 0815/Mojokerto Dukung Pembangunan SPPG Melalui Kunjungan Tim Badan Gizi Nasional

Mojokerto, – Kodim 0815/Mojokerto menerima kunjungan Tim Inspektur Utama Badan Gizi Nasional (BGN) di lokasi SPPG Kodim 0815/Mojokerto, tepatnya di belakang Makoramil 0815/06 Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (09/07/2025).

Kegiatan ini dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka memantau masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Jawa Timur. Kunjungan tersebut dipimpin langsung Inspektur Utama BGN terdiri dari Kolonel Kav A. Agung N.S., M.Han., selaku Inspektur I BGN, didampingi Auditor Ahli Madya Dhian Widhiani, S.E., dan Auditor Ahli Pertama Gea Febia Ekaputri, S.E.

Turut hadir dan mendampingi secara langsung, Dandim 0815/Mojokerto diwakili Kasdim Mayor Inf Suwadi, Pasiter Lettu Cba Dodik S.N., Pasandi Letda Inf Karsilan, S.E., dan Mitra Kontraktor dari PT. Atlas Samudera Perkasa, Happy, serta personel dari Koramil 0815/06 Kemlagi.

Kasdim 0815 Mayor Inf Suwadi, menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan dan fasilitas pendukung SPPG, termasuk aspek kontraktual, legalitas lahan, instalasi listrik, pengelolaan limbah, serta kondisi fisik bangunan yang telah dikerjakan.

“Dalam hal ini, kami (Kodim 0815/Mojokerto) secara aktif terus memantau dan mendukung pembangunan SPPG dapat berjalan sesuai perencanaan. Dengan sinergi antara unsur TNI, auditor pemerintah, dan pihak kontraktor, diharapkan proses pembangunan berjalan sesuai harapan”, pungkasnya.

Dandim 0816/Sidoarjo: Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Penting Ketahanan Ekonomi Desa

Sidoarjo, — Semangat membangun ekonomi dari akar rumput terus digelorakan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui kegiatan Soft Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025, yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Jl. Cokronegoro No. 1, Kelurahan Magersari, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 500 peserta dari berbagai elemen pemerintah, TNI, perangkat desa, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi berbasis kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan pusat.

Acara dimulai pukul 08.50 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Koperasi, dilanjutkan doa bersama dan penayangan video inspiratif yang menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi desa. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo membuka acara dengan laporan pelaksanaan kegiatan, disusul sambutan dari Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Provinsi Jawa Timur.

Perwakilan Gubernur Jawa Timur turut hadir dan menyampaikan kabar menggembirakan bahwa Koperasi Merah Putih akan mendapat dukungan plafon dana sebesar Rp3 miliar dari Bank Himbara. Tak hanya itu, koperasi ini nantinya akan menjadi pusat layanan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor, termasuk pertanian dan usaha mikro. Komitmen Presiden RI juga ditegaskan dalam sambutan tersebut, bahwa desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai wujud nyata komitmen itu, sebanyak 18 desa dan kelurahan secara simbolis menerima akta notaris, NPWP, dan buku tabungan koperasi dari pemerintah.

Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH., M.Kn., menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini “Program ini adalah bukti bahwa negara hadir hingga ke akar rumput. Sidoarjo menjadi pelopor dengan membentuk 318 koperasi desa dan 28 koperasi kelurahan, yang seluruhnya telah memiliki legalitas resmi hingga akhir Mei 2025. Ini adalah langkah besar dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan pemerataan ekonomi dari desa.”

Tepat pukul 10.00 WIB, secara simbolis dilakukan Launching Koperasi Merah Putih Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dan semangat optimisme dari seluruh undangan. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan aman hingga selesai pada pukul 10.10 WIB.

Turut hadir dalam acara ini, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos., yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program ini. Dalam wawancaranya, beliau mengatakan “Koperasi Merah Putih merupakan salah satu pilar penting dalam membangun ketahanan ekonomi dari desa. Dengan semangat gotong royong dan kemandirian, koperasi menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang sejati. Kodim 0816/Sidoarjo siap mendukung penuh program ini demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.”

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa TNI akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan implementasi koperasi berjalan efektif dan memberi dampak positif nyata bagi masyarakat.

Keterlibatan TNI Dalam Posyandu: Sinergi Untuk Kesehatan Balita dan Lansia di Kecamatan Wonoayu

Sidoarjo — Kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat tak henti diwujudkan melalui berbagai kegiatan di tengah warga. Salah satunya terlihat dalam kehadiran Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu, Pelda Samuri, yang turut mendampingi kegiatan Posyandu Siklus Hidup di Dusun Cangkring, tepatnya di Pos Dahlia 2, rumah Ibu Nur, RT 08 RW 02, Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti antusias oleh masyarakat, khususnya para ibu yang membawa balitanya serta para lansia yang datang untuk memeriksakan kesehatannya. Suasana tampak hangat dan penuh semangat, mencerminkan betapa pentingnya pelayanan kesehatan terpadu ini bagi kehidupan masyarakat desa.

Posyandu Siklus Hidup merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang menyasar dua kelompok rentan sekaligus, yakni balita dan lansia, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup sejak dini hingga usia lanjut. Kegiatan ini mencakup serangkaian layanan, antara lain: Pendaftaran peserta, Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, Pemeriksaan tekanan darah, lingkar pinggang, dan berat badan untuk lansia, Pencatatan hasil ke buku KMS dan buku induk, Pemeriksaan kadar gula darah, Pemberian obat dan vitamin untuk lansia, Pembagian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita dan lansia.

Tercatat sebanyak 115 lansia dan 85 balita menerima layanan kesehatan dalam kegiatan tersebut. Semua proses berlangsung tertib, dengan pendampingan dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan peran aktif Babinsa.

Dalam kesempatan itu, Pelda Samuri menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu adalah wujud nyata dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. “Sebagai aparat kewilayahan, kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program kesehatan di desa. Posyandu ini menjadi sarana penting dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan Posyandu tak lepas dari sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi fondasi kuat dalam menciptakan desa yang sehat dan mandiri.

Tak hanya menjadi ajang pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Masyarakat tampak berinteraksi akrab dengan petugas kesehatan dan Babinsa, memperkuat ikatan sosial yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun desa.

Melalui kegiatan yang konsisten dan berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat terus meningkat. Sehingga, Desa Sawocangkring dapat melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.

Upacara Pemancangan Bambu Runcing: Penghormatan untuk Pejuang Kemerdekaan Bapak Asikin di Sidoarjo

Sidoarjo – Rabu, 9 Juni 2025. Suasana khidmat menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Bakung, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, saat dilangsungkannya Upacara Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih di pusara almarhum Bapak Asikin, seorang pejuang kemerdekaan yang dihormati oleh masyarakat setempat.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.45 hingga 10.05 WIB ini dipimpin langsung oleh Dewan Harian Cabang (DHC) dan Dewan Harian Ranting (DHR) Angkatan ’45 sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengorbanan almarhum dalam membela tanah air. Upacara ini juga dihadiri oleh Serka M. Imam Kambali, Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, bersama dua orang anggota yang turut serta dalam prosesi penuh makna tersebut.

Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah pejuang dan pembacaan Surat Keputusan DHC Angkatan ’45, dilanjutkan dengan pemancangan bambu runcing berbalut Merah Putih di atas pusara almarhum—simbol semangat juang dan nasionalisme yang tak lekang oleh waktu. Pengalungan bunga melati pun dilakukan sebagai bentuk kasih dan hormat kepada beliau.

Setelah upacara di pemakaman, kegiatan dilanjutkan di kediaman Ibu Sulastri, ahli waris almarhum, yang beralamat di RT 07 RW 02 Desa Bakung Temenggungan. Di tempat ini berlangsung rangkaian acara lanjutan yang tak kalah khidmat dan menyentuh. Penyerahan Surat Penghargaan kepada ahli waris sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan negara atas pengabdian almarhum

Dalam sambutannya, Ketua DHC ’45 H. Sudjiono menyampaikan bahwa pemancangan bambu runcing merupakan bentuk penghormatan atas jasa para pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa. “Bambu runcing adalah simbol perjuangan rakyat, dan prosesi ini adalah upaya nyata untuk menjaga api semangat kemerdekaan agar tetap menyala di hati generasi muda,” tegasnya.

Senada dengan itu, Sekcam Balongbendo, Bapak Santoso, juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap agar nilai-nilai perjuangan seperti ini terus diwariskan, terutama kepada kalangan generasi milenial yang kini menjadi tulang punggung bangsa.

Sementara itu, Serka M. Imam Kambali menegaskan bahwa TNI akan selalu berdiri di garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mengawal warisan perjuangan bangsa. “Para pejuang boleh tiada, tetapi semangatnya tidak pernah padam. Tugas kita adalah menjaga dan meneruskan perjuangan itu dalam bentuk pengabdian yang nyata bagi masyarakat dan negara,” ucapnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan sarat makna. Momen ini menjadi pengingat bagi seluruh yang hadir bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang ditorehkan oleh para pendahulu—yang kini menjadi warisan sejarah dan tanggung jawab bersama untuk dijaga.

Dandim 0816/Sidoarjo: : TNI Siap Dukung Kegiatan Kejaksaan dalam Menjaga Keamanan.

Sidoarjo – Rabu, 9 Juli 2025. Semangat kolaborasi lintas institusi negara kembali diperkuat dalam momen strategis Apel Gelar Kesiapan Pengamanan Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan turut dihadiri oleh jajaran TNI, termasuk Komandan Kodim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos.

Apel ini tidak sekadar simbol kebersamaan, tetapi menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya, yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama. Kesepakatan tersebut menjadi landasan untuk mempererat koordinasi dalam berbagai aspek pengamanan dan penegakan hukum demi stabilitas wilayah yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos, yang berdiri tegap dalam barisan apel bersama jajaran TNI lainnya, menyampaikan komitmen kuat TNI, khususnya Kodim 0816/Sidoarjo, dalam mendukung seluruh langkah strategis Kejaksaan dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan sejuk. “Kami dari Kodim 0816/Sidoarjo siap bersinergi penuh dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Sinergi ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional kami untuk menjaga ketertiban umum, melindungi kepentingan masyarakat, serta memastikan hukum berjalan dengan adil dan bermartabat, khususnya wilayah Kab. Sidoarjo.” tutur Dandim dengan penuh semangat.

Dalam suasana apel yang tertib dan khidmat, seluruh peserta menunjukkan kesiapan optimal dalam menghadapi tantangan keamanan yang mungkin muncul di tahun 2025, terutama menjelang dan selama berlangsungnya berbagai agenda nasional penting. Apel ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi antarinstansi dalam membangun kepercayaan publik terhadap aparatur negara.

Perjanjian kerja sama antara Kejaksaan dan TNI tersebut mencakup beberapa poin penting, seperti Pengamanan kegiatan-kegiatan strategis Kejaksaan di wilayah hukum masing-masing, Dukungan personel TNI dalam penguatan pelaksanaan hukum, Perlindungan terhadap aset-aset negara dari potensi ancaman, dan Peningkatan koordinasi dalam penanganan dinamika keamanan daerah.

Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, diharapkan terjalin hubungan kerja yang semakin erat antara kedua lembaga, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan menjadi lebih terarah, efisien, dan mampu merespons setiap tantangan dengan cepat dan tepat.

Apel ditutup dengan semangat persatuan dan komitmen menjaga keutuhan NKRI. Seluruh peserta menyadari bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab satu institusi, melainkan kerja sama menyeluruh antar semua elemen bangsa. TNI dan Kejaksaan berdiri bersama bukan hanya sebagai penjaga hukum dan kedaulatan negara, tetapi juga sebagai sahabat rakyat, garda depan dalam mewujudkan Indonesia yang aman, adil, dan sejahtera.

Kolaborasi Edukasi dan Pemberdayaan: Kunjungan Mahasiswa KKN ke Koramil 0822/04 Tenggarang

Bondowoso – Rabu (09/25) Koramil 04 Tenggarang Kodim 0822 Bondowoso menerima kunjungan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri K.H. Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Sebanyak 11 mahasiswa hadir di Makoramil Tenggarang untuk melakukan silaturahmi dan koordinasi awal menjelang pelaksanaan program pengabdian di masyarakat.

Kedatangan para mahasiswa ini disambut hangat oleh personel piket Koramil. Kegiatan ini berlangsung penuh keakraban dan semangat kolaboratif. Para mahasiswa menyampaikan maksud kedatangan mereka sekaligus memohon arahan dan dukungan dari pihak TNI selama menjalankan KKN di wilayah Kecamatan Tenggarang.

Danramil 04 Tenggarang melalui perwakilannya mengapresiasi semangat para mahasiswa dan menyampaikan kesiapan Koramil dalam mendukung kegiatan pengabdian masyarakat. Ia berharap sinergi antara mahasiswa dan aparat teritorial dapat berjalan harmonis, sehingga program-program KKN dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Para mahasiswa juga menyampaikan beberapa program yang akan dijalankan, seperti edukasi kesehatan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pihak Koramil pun memberikan saran agar kegiatan mereka dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara menyeluruh dan tepat sasaran.

Dengan kunjungan ini, diharapkan tercipta hubungan yang kuat antara institusi pendidikan dan TNI di wilayah, serta memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan elemen masyarakat dan aparatur negara. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong membangun desa.