Rehabilitasi Bangunan dan Saluran Pakisan Resmi Diluncurkan untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan

Bondowoso – Kamis, 10 Juli 2025, menjadi momen bersejarah bagi sektor pertanian di Kecamatan Tlogosari dan Pujer. Bertempat di Kantor UPTD Pengelolaan SDA Wilayah Tlogosari, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, M.Ag secara resmi meresmikan Rehabilitasi Bangunan dan Saluran Pakisan. Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta ini juga dihadiri oleh Kasdim 0822 Mayor Inf Tanuri yang mewakili Dandim 0822, sebagai wujud dukungan TNI terhadap pembangunan infrastruktur pertanian di wilayah tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh UPTD Pengelolaan SDA Kec. Tlogosari yang dipimpin M. Hendra Wahyudi, S.T. Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas BSBK, Ansory, menyampaikan bahwa proyek rehabilitasi ini memiliki pagu anggaran senilai Rp532.368.000 dengan kontrak sebesar Rp499.436.900, yang dimulai sejak 23 April 2025 dan dijadwalkan selesai pada 21 Juli 2025. Proyek ini melibatkan tujuh desa di dua kecamatan, termasuk Desa Pakisan, dan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam merealisasikan rehabilitasi tersebut, meski di tengah efisiensi anggaran nasional. Ia menegaskan bahwa kebersamaan antara legislatif dan eksekutif adalah kunci untuk memastikan keberlanjutan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada infrastruktur irigasi yang baik.

Sementara itu, Bupati Bondowoso menegaskan pentingnya infrastruktur pertanian sebagai tulang punggung perekonomian desa. “Saluran ini merupakan sumber energi vital bagi ratusan hektar sawah yang sempat terganggu akibat bencana. Dengan selesainya rehabilitasi ini, kami berharap ketahanan pangan di Bondowoso akan semakin kuat,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi bendungan dan saluran oleh Forkopimda dan para tamu undangan. Proyek ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarlembaga dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang langsung menyentuh kehidupan petani di daerah pedesaan.

Kegiatan ini ditutup dalam suasana tertib dan penuh semangat gotong royong. Kehadiran Kasdim 0822 bersama unsur Forkopimda lainnya juga menjadi simbol sinergi antara TNI, Pemda, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan daerah, sesuai dengan arahan pemerintah pusat untuk memperkuat sektor pertanian nasional.

Kodim 0822/Bondowoso Ajak Masyarakat “Bersatu dengan Alam” untuk Mitigasi Bencana.

Bondowoso- Kamis (10/25) Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, Kodim 0822 Bondowoso melalui Staf Teritorial menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bertema “Bersatu dengan Alam, Mendorong Kemandirian Bangsa”. Kegiatan ini digelar di Aula Jenderal Sudirman Kodim 0822 Bondowoso,

Acara dibuka dengan sambutan oleh Kapten Arm Supandi, Danramil 07/Mesan, yang hadir mewakili Dandim 0822 Bondowoso. Dalam sambutannya, Kapten Supandi menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keseimbangan dengan alam dan membangun kemandirian bangsa dalam menghadapi bencana.

“Bersatu dengan alam bukan hanya slogan, tapi sebuah tindakan nyata. Ketika kita memahami alam, kita bisa meminimalisir dampak bencana dan mandiri dalam menghadapinya,” ujar Kapten Supandi.
Hadir sebagai pemateri utama, Bapak Muhammad Heru Mardianta, S.Sos, yang menjabat sebagai Staf Penelaah Teknis Kebijakan Kabupaten Bondowoso dari BPBD, memberikan pemaparan mendalam tentang strategi mitigasi bencana dan pentingnya peran masyarakat dalam membangun ketahanan lingkungan.

Acara ini juga turut dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh daerah, dan tokoh masyarakat Kabupaten Bondowoso. Kehadiran mereka menunjukkan semangat kolaboratif dalam membangun masyarakat yang tanggap bencana.

Sebanyak 55 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias, secara aktif mendukung program edukasi dan pelatihan kebencanaan di wilayah tugasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Sinergi antara TNI, BPBD, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mendorong kemandirian bangsa yang tangguh dan berdaya.

Penanaman Jagung Kuartal III 2025: TNI-Polri Bersinergi dalam Ketahanan Pangan Nasional

Bondowoso – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Pasipers Kodim 0822 Bondowoso, Kapten Inf Sudiyono menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang digelar secara virtual dan terpusat di bawah komando Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 09 Juli 2025, bertempat di lahan Perhutani KPRH Petak 63, Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso.

Acara yang berlangsung ini merupakan bagian dari gerakan nasional penanaman jagung di lahan Perhutani sosial. Di wilayah Bondowoso sendiri, kegiatan ini diinisiasi oleh Polres Bondowoso dan dihadiri sekitar 50 peserta, yang terdiri dari unsur Forkopimda Plus, pejabat daerah, dan tokoh masyarakat. Turut hadir Wakapolres Kompol I Gede Suartika, Danki Bant Yonif 514/SY, pejabat dari Kejaksaan Negeri, Dinas Pertanian, Perhutani, hingga warga setempat.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa Polri mendapatkan target besar dalam mendukung swasembada pangan dengan potensi lahan nasional mencapai 431.233 hektar. Pada kuartal III tahun 2025 ini, penanaman dilakukan di atas lahan seluas 168.432,23 hektar, yang terdiri dari lahan perhutanan sosial dan lahan pertanian masyarakat. Kapolri juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program pangan nasional ini.

Polri turut memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana pertanian, seperti alat uji kesuburan tanah, alat pengering, dan fasilitas penyimpanan hasil panen. Selain itu, pembangunan 18 gudang pangan Polri di tingkat provinsi sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada Agustus 2025. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing hasil pertanian dalam negeri, khususnya jagung, serta menjamin ketersediaan pangan nasional.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit jagung secara simbolis oleh para pejabat Forkopimda Plus, disusul sesi foto bersama dan ramah tamah. Kemudian, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Zoom meeting secara nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri sebagai bentuk monitoring dan evaluasi serentak seluruh wilayah pelaksanaan program.

Melalui kehadiran dan dukungan dari berbagai elemen, termasuk Kodim 0822 Bondowoso, kegiatan ini menunjukkan soliditas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Sinergi seperti ini menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pangan global serta memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

Sukses di TMMD: Dandim 0824/Jember Terima Penghargaan dan Wartawan Menang LKJ

JEMBER – Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember, Letkol Arm Indra Andriansyah, G.Dip., M.Han, meraih penghargaan sebagai Dansatgas Terbaik III Kategori Tipe A dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025. Penghargaan diserahkan langsung dalam Rapat Koordinasi Teknis TMMD ke-125 yang digelar di Aula Mabesad, Jakarta pada Kamis, (10/7/2025).

Tak hanya itu, dalam ajang Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke-124, perwakilan dari Kodim 0824/Jember juga berhasil menorehkan prestasi. Edy Winarko, wartawan memorandum yang meliput kegiatan TMMD, menyabet Juara II kategori Media Cetak dengan karya berjudul “Program TMMD Ke-124 di Desa Plalangan Kalisat: Berkah Jalan Aspal Mulus, Dongkrak Ekonomi Masyarakat.”

Kegiatan TMMD ke-124 tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, dan dilaksanakan serentak di 50 kabupaten/kota se-Indonesia.

Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Letkol Arm Indra Andriansyah, G.Dip., M.Han menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan TMMD di wilayah Jember.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan TMMD di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, tidak hanya dinilai dari sisi fisik seperti pembangunan jalan dan fasilitas umum, tetapi juga dari dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat,” ujar Dandim.

Festival Budaya Spiritual: Momentum Memajukan Budaya Lokal dan Kearifan Nusantara

Tulungagung – Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letnan Kolonel Kav Mohammad Nashir, S.Hub.Int, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulungagung, menghadiri prosesi pembukaan Festival Budaya Spiritual (FBS) 2025 yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (10/07/2025).

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan tamu kehormatan, Bapak Basuki Teguh Yuwono, S.Sn., M.H., selaku Staf Khusus Kementerian Budaya Republik Indonesia, beserta rombongan yang tiba di pendopo kabupaten. Rombongan disambut dengan hangat oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., melalui suguhan tarian tradisional khas Tulungagung sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

Dalam sambutannya, Staf Khusus Kementerian Budaya RI menyampaikan bahwa Festival Budaya Spiritual (FBS) 2025 akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 hingga 13 Juli 2025, di area Pendopo Kabupaten Tulungagung. Festival ini mengusung tema “Yatra Tuk Jiwa”, yang mengajak masyarakat melakukan perjalanan spiritual ke dalam diri melalui berbagai aktivitas budaya, spiritual, dan ekspresi kearifan lokal.

“Festival ini menjadi momentum penting dalam upaya memajukan budaya lokal dan memperkuat identitas budaya Nusantara. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Kementerian Kebudayaan dan kami mengapresiasi sinergi dari seluruh elemen daerah, termasuk Forkopimda Tulungagung,” ujar Basuki Teguh Yuwono.

Dukungan terhadap kegiatan budaya ini juga datang dari jajaran TNI. Dandim 0807/Tulungagung, Letkol Kav Mohammad Nashir, menyampaikan bahwa TNI sebagai bagian dari komponen bangsa memiliki peran penting dalam menjaga dan mendukung pelestarian budaya nasional.

“TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga turut aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan budaya dan spiritual sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional berbasis budaya. Festival Budaya Spiritual ini merupakan sarana mempererat persatuan masyarakat dan memperkaya jiwa kebangsaan,” jelas Dandim.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan elemen masyarakat, Festival ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi budaya dan spiritualitas lokal untuk membangun karakter bangsa yang kuat dan beradab.

Kodim 0808/Blitar Gelar Sosialisasi P4GN untuk Perangi Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan TNI

Blitar – Bertempat di Aula Shodancho Soeprijadi Kodim 0808/Blitar Jl. A. Yani No. 06 Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Semester I Tahun 2025, Kamis (10/7/202). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 orang yang terdiri dari anggota TNI dan ASN Kodim 0808/Blitar.

Kegiatan sosialisasi diselenggarakan oleh Staf 1 Kodim 0808 bekerja sama dengan Polkes 05.09.03 Blitar. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag, Kapolkes 05.09.03 Lettu Ckm Widodo, serta narasumber dari Polban 05.09.03 Blitar, Dr. Titik Amelia.

Acara diawali dengan pembukaan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa dan dilanjutkan dengan arahan dari Dandim 0808/Blitar. Dalam arahannya Letkol Inf Hendra Sukmana menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah nyata menjaga integritas dan kehormatan TNI di tengah ancaman narkoba.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tetapi merupakan langkah nyata dalam menjaga moral, disiplin dan profesionalisme prajurit. Saya tegaskan tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat narkoba. Saya akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Dandim.

Ia juga meminta seluruh anggota menyimak materi dari narasumber dengan serius demi menjaga nama baik pribadi dan institusi Kodim 0808/Blitar.

Selanjutnya sosialisasi disampaikan oleh Dr. Titik Amelia, yang menjelaskan secara detail tentang narkotika, psikotropika dan bahan adiktif. Ia menjabarkan jenis-jenis narkotika menurut golongannya serta dampak serius dari penyalahgunaan zat-zat terlarang tersebut terhadap kesehatan fisik dan mental. Narasumber juga mengajak seluruh peserta aktif dalam edukasi, rehabilitasi dan memperkuat lingkungan sosial yang positif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ditutup dengan sesi pemeriksaan urine kepada 38 personel TNI dan ASN Kodim 0808/Blitar sebagai bentuk nyata komitmen dan upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan satuan.

Dengan adanya kegiatan ini Kodim 0808/Blitar menunjukkan komitmennya dalam memberantas narkoba serta mendukung penuh program nasional P4GN demi menciptakan lingkungan kerja yang sehat, disiplin dan bebas dari narkoba.

Kodim 0815/Mojokerto Gelar Pelatihan Kedisiplinan untuk Generasi Muda di MA Bidayatul Hidayah

Mojokerto, – Guna membentuk karakter generasi muda yang berdisiplin dan berwawasan kebangsaan, Kodim 0815/Mojokerto melalui Babinsa Koramil 0815/15 Jatirejo memberikan pelatihan dan pembekalan materi kedisiplinan kepada para siswa-siswi MA Bidayatul Hidayah, Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (10/07/2025).

Kegiatan yang ini diikuti sebanyak 140 peserta, terdiri dari kepala sekolah, guru, staf, dan para siswa. Sebagai pelatih dalam kegiatan tersebut, dua personel Kodim 0815/Mojokerto yakni Serka Wahyudi dan Serda Saiful turut hadir dan memberikan pembinaan langsung kepada para peserta.

Dalam arahannya, para pelatih menanamkan nilai-nilai kedisiplinan melalui berbagai materi dan latihan fisik ringan yang dikemas secara edukatif dan interaktif. Mulai dari apel pagi, pengenalan kedisiplinan dasar, hingga pembekalan sikap dan perilaku positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Kepala MA Bidayatul Hidayah, Bapak Nahar Wibowo, S.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam mendidik siswa-siswinya. “Kami berharap sinergi dengan TNI ini dapat menjadi langkah awal pembentukan karakter siswa yang lebih baik, khususnya dalam aspek kedisiplinan dan semangat kebangsaan”, ungkapnya.

Pantauan di lapangan, kegiatan latihan berjalan lancar dan ditutup dengan sesi evaluasi. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan di seluruh sekolah sebagai bagian dari pembinaan generasi muda di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kodim 0829/Bangkalan Laksanakan Fogging di Sekitar Asrama Makodim, Cegah Penyebaran DBD

Bangkalan – Dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kodim 0829/Bangkalan melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di sekitar lingkungan asrama Makodim 0829/Bangkalan pada Rabu (9/7/25).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pgs. Pasipers Kodim 0829/Bangkalan, Kapten Arm Muasari, dan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan fogging ini menyasar area-area yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti selokan, taman, dan sudut-sudut hunian di kompleks asrama. Sejumlah personel TNI bersama petugas dari Dinas Kesehatan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pengasapan secara menyeluruh.

Kapten Arm Muasari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan lingkungan dan sebagai langkah preventif dalam menghadapi musim pancaroba yang rawan terhadap peningkatan kasus DBD.

“Kegiatan ini merupakan wujud sinergi TNI bersama Dinas Kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, khususnya di lingkungan asrama Kodim. Kita semua berharap langkah ini dapat mencegah munculnya kasus DBD di wilayah ini,” ungkapnya.

Selain fogging, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mengedukasi warga asrama dan sekitarnya agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur barang bekas) sebagai langkah antisipatif terhadap berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari warga asrama yang merasa terbantu dengan adanya upaya pencegahan ini.
Bangkalan – Dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kodim 0829/Bangkalan melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di sekitar lingkungan asrama Makodim 0829/Bangkalan pada Rabu (9/7/25).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pgs. Pasipers Kodim 0829/Bangkalan, Kapten Arm Muasari, dan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan fogging ini menyasar area-area yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti selokan, taman, dan sudut-sudut hunian di kompleks asrama. Sejumlah personel TNI bersama petugas dari Dinas Kesehatan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pengasapan secara menyeluruh.

Kapten Arm Muasari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan lingkungan dan sebagai langkah preventif dalam menghadapi musim pancaroba yang rawan terhadap peningkatan kasus DBD.

“Kegiatan ini merupakan wujud sinergi TNI bersama Dinas Kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, khususnya di lingkungan asrama Kodim. Kita semua berharap langkah ini dapat mencegah munculnya kasus DBD di wilayah ini,” ungkapnya.

Selain fogging, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mengedukasi warga asrama dan sekitarnya agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur barang bekas) sebagai langkah antisipatif terhadap berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari warga asrama yang merasa terbantu dengan adanya upaya pencegahan ini.

Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dukung Pendampingan Ketahanan Pangan Bersama Petani di Blitar

Blitar – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Tambakan Koramil 0808/15 Gandusari Kodim 0808/Blitar Kopka Budi melaksanakan kegiatan pendampingan Hanpangan (Ketahanan Pangan) bersama petani di Dusun Sukorejo, RT. 3 RW. 4 Desa Tambakan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, Rabu (9/7/2025)

Kegiatan tersebut berupa pendampingan tanam padi milik Bapak Wahyu anggota Kelompok Tani (Poktan) Setia Bakti II dengan luas lahan 0,50 hektare menggunakan varietas padi Inpari 32. Penanaman ini merupakan musim tanam kedua setelah sebelumnya dilakukan panen raya pada musim pertama.

Kecamatan Gandusari dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi di Kabupaten Blitar. Di dukung oleh sumber daya air yang melimpah dan stabil sepanjang tahun, wilayah ini memiliki potensi besar dalam mendukung produksi pertanian, khususnya padi, tanpa terlalu terdampak oleh musim kemarau.

Kopka Budi mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani dan keberhasilan swasembada pangan. “Kami hadir langsung untuk memberikan semangat, membantu proses tanam, dan memastikan semua berjalan baik. Kehadiran Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memberi dampak positif di sektor pertanian,” ujar Kopka Budi.

Sementara itu Bapak Wahyu selaku pemilik lahan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Babinsa di lahan pertanian mereka. “Kami merasa lebih bersemangat dan terbantu. Babinsa tidak hanya ikut membantu fisik, tapi juga memberi motivasi dan saran agar hasil panen bisa meningkat,” ucapnya.

Danramil 0808/15 Gandusari Kapten Inf Slamet Gunarto dalam keterangannya mengatakan bahwa Babinsa di seluruh wilayah binaan terus didorong untuk aktif dalam program pendampingan ketahanan pangan. “Pendampingan seperti ini adalah bagian penting dari upaya kami mendukung pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. TNI harus hadir, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Dengan kegiatan ini diharapkan sinergi antara TNI dan petani semakin kuat dan mampu meningkatkan produksi serta ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Blitar, khususnya di Kecamatan Gandusari.

Babinsa Desa Pacinan Dampingi Posyandu Balita untuk Tingkatkan Kesehatan Anak di Madiun.

Madiun, – Babinsa Desa Pacinan, Koramil 0803/03 Balerejo, Sertu Supriyanto, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita yang rutin digelar di rumah Kepala Dusun (Kasun) Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (9/7). Kegiatan Posyandu ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang balita di wilayah tersebut.

Dalam pendampingannya, Sertu Supriyanto turut membantu kelancaran kegiatan yang meliputi penimbangan balita, pemberian imunisasi, serta penyuluhan kesehatan kepada para orang tua dan kader posyandu. Kegiatan rutin ini sangat penting sebagai bagian dari program pemerintah untuk memantau dan meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak usia dini.

“Saya mendampingi kegiatan Posyandu ini agar pelaksanaan berjalan lancar dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan anak sejak usia balita. Sinergi antara Babinsa, kader, dan warga sangat berperan dalam keberhasilan program ini,” kata Sertu Supriyanto.

Kegiatan Posyandu Balita di Desa Pacinan ini menjadi salah satu upaya nyata untuk mewujudkan generasi yang sehat dan kuat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat di desa.