Koramil Wonocolo Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Melalui Program Makan Sehat Bergizi untuk Ibu dan Anak

Surabaya, — Komando Rayon Militer (Koramil) Wonocolo menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan perbaikan gizi masyarakat dengan turut mengawal pelaksanaan program Makan Sehat Bergizi (MBG) yang ditujukan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kegiatan ini berlangsung serentak di lima lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Wonocolo, Surabaya, dengan jumlah total penerima manfaat mencapai 550 orang, Kamis (10/7).

Program ini dilaksanakan oleh 1SPPG Katering Sedap Surabaya yang berlokasi di Jl. Jemur Andayani XV No. 12, Wonocolo. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi kelompok rentan, terutama di wilayah padat penduduk.

Lima Titik Sasaran Penyaluran MBG:

  1. Wilayah, RW 002 – Jl. Jemur Ngawinan Gg 1 No. 26, Koordinator: Ibu Anny, Balita: 54, Ibu Hamil: 4, Ibu Menyusui: 34, Total penerima MBG: 92 orang.
  2. RW 003 – Jl. Jemurwonosari Gg 1 No. 1-A, Koordinator: Ibu Theo, Balita: 87, Ibu Hamil: 8, Ibu Menyusui: 24 dan Total penerima MBG: 119 orang
  3. RW 005 – Balai RW, Jl. Wonocolo Gg Pertolongan 9B, Koordinator: Ibu Umiyati, Balita: 76, Ibu Hamil: 5, Ibu Menyusui: 29, Total penerima MBG: 110 orang.
  4. RW 004 – Jl. Wonocolo Gg 2 No. 12, Koordinator: Ibu Lusi, Balita: 42, Ibu Hamil: 3, Ibu Menyusui: 65, Total penerima MBG: 110 orang
  5. RW 009 – Balai RW, Jl. Jemursari Gg Buntu 12A, Koordinator: Ibu Mita Mayanti, Balita: 94, Ibu Hamil: 4, Ibu Menyusui: 21, Total penerima MBG: 119 orang.

Danramil Wonocolo Mayor Arh Iwan Apwan menjelaskan, Babinsa Koramil Wonocolo turut hadir dan aktif mengawasi proses distribusi makanan bergizi di tiap-tiap titik. Kegiatan ini tidak hanya menjamin kelancaran distribusi, tetapi juga menjadi bentuk pendampingan kepada masyarakat agar benar-benar memahami pentingnya asupan gizi pada masa kehamilan, menyusui, dan pertumbuhan anak balita.

“Selain memastikan kelayakan makanan yang dibagikan, Babinsa juga memberikan edukasi singkat kepada para penerima manfaat, termasuk pentingnya menjaga pola makan sehat dan gaya hidup bersih dalam rangka mencegah stunting serta meningkatkan daya tahan tubuh keluarga”, ujarnya.

Program Makan Sehat Bergizi ini merupakan salah satu upaya konkret yang mendukung agenda pemerintah dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas generasi masa depan. “Koramil Wonocolo berkomitmen untuk terus mendampingi program-program sosial serupa, karena keberhasilan pembangunan bangsa dimulai dari kualitas gizi dan kesehatan keluarga”, tandasnya.

Perbaikan Gorong-Gorong di Desa Jetis: Kolaborasi Babinsa dan Masyarakat dalam Kegiatan Komsos

Ponorogo,- Serka Sugiono anggota Koramil Tipe B 0802/16 Jetis hari ini melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Warga Desa / Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo, Kamis (10/07/2025).

Kegiatan yang dilakukan dalam Komsos tersebut yaitu membantu warga kerja bakti memperbaiki gorong gorong yang ada di wilayah Desa Jetis.” Desa Jetis adalah tempat dimana sehari hari saya bertugas menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa), “ kata salah satu anggota Koramil 16 Jetis tersebut.

“ Kegiatan Komsos di wilayah desa binaan hari ini diantaranya yaitu turut dalam kerja bakti perbaikan gorong gorong yang dilakukan secara bergotong royong oleh warga Desa Jetis, “ ungkap Babinsa Jetis.

Dengan senantiasa aktif dalam kegiatan yang dilakukan warga, dia juga berharap disamping untuk membantu mengatasi kesulitan warga desa binaan juga merupakan salah satu sarana untuk terus mempererat hubungan keakraban dan kedekatan antara Babinsa dengan warga.

Pra TMMD ke-125 di Banyuwangi: Kolaborasi TNI dan Masyarakat untuk Pembangunan Infrastruktur Berkualitas

BANYUWANGI – Suasana penuh semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang digelar Kodim 0825/Banyuwangi di Kecamatan Siliragung, Kamis (10/07/2025). Babinsa bersama masyarakat setempat bahu-membahu mengangkat material untuk pembangunan jembatan penghubung antar dusun, sebagai bagian dari sasaran fisik TMMD kali ini.

Sertu Bambang Darmawan, salah satu Babinsa yang terlibat langsung di lapangan, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat luar biasa. “Kami merasa terbantu dengan semangat dan antusiasme warga. Ini bukti nyata bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., mengapresiasi sinergi yang terbentuk antara TNI dan masyarakat dalam program Pra TMMD ini. “TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan bangsa kita,” tegasnya.

Kegiatan Pra TMMD ini akan terus berlangsung hingga TMMD resmi dibuka, dengan target utama mempercepat pembangunan jembatan demi mendukung aksesibilitas dan mobilitas warga. Ke depan, diharapkan infrastruktur yang dibangun dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Tim Gabungan Evakuasi Jenazah di Taman Nasional Alas Purwo Pasca Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

BANYUWANGI – Satu jenazah berjenis kelamin perempuan, yang diduga kuat sebagai salah satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, berhasil dievakuasi pada Kamis, 10 Juli 2025, pukul 05.40 WIB. Penemuan ini berlokasi di Blok Kacangan, Pantai Plengkung, Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi.

Jenazah tersebut ditemukan dengan ciri-ciri mengenakan celana jeans pendek berwarna biru dan bra berwarna abu-abu. Proses evakuasi berlangsung cepat dan terkoordinasi dengan baik, melibatkan berbagai pihak terkait.

Tim gabungan memulai penjemputan jenazah pada pukul 05.40 WIB. Kemudian, pukul 06.20 WIB, jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa menuju ambulans dengan berjalan kaki sejauh sekitar 1 kilometer dari lokasi penemuan. Pada pukul 06.40 WIB, jenazah tiba di ambulans dan segera diberangkatkan menuju RSUD Blambangan Banyuwangi untuk identifikasi lebih lanjut.

Penemuan jenazah ini terjadi pada hari kedelapan setelah insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Pihak berwenang akan terus menginformasikan perkembangan lebih lanjut terkait identifikasi jenazah dan upaya pencarian korban lainnya.

Iptu Sadimun S.H, Kapolsek Tegaldlimo, “Kami atas nama Kepolisian Sektor Tegaldlimo turut berduka cita yang mendalam atas musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Penemuan jenazah hari ini menunjukkan kerja keras dan koordinasi yang solid dari seluruh tim di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus berupaya maksimal dalam membantu proses identifikasi dan memastikan penanganan jenazah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, dengan harapan keluarga korban segera mendapatkan kepastian.” Ujarnya.

Kapten Inf Gunoto, Danramil 0825/09 Tegaldlimo, “Setelah mendapatkan informasi dari Babinsa Desa Kalipait, kami segera mengerahkan anggota untuk bersama-sama pihak terkait melakukan evakuasi. Respons cepat ini menjadi prioritas kami dalam penanganan setiap kejadian. Kami akan terus melaporkan hasil evakuasi dan perkembangan selanjutnya secepat mungkin kepada Komandan Kodim 0825/Banyuwangi.” Ucapnya.

Serda Vendi Agustian, Babinsa Kalipait, “Sebagai Babinsa Kalipait, kami bersama Bhabinkamtibmas dan seluruh unsur TNI-Polri akan selalu siap sedia membantu masyarakat dalam situasi apapun, termasuk operasi kemanusiaan seperti ini. Prioritas kami saat ini adalah membantu kelancaran proses identifikasi jenazah agar dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga yang berduka.” Katanya.

Bapak Purwanto, Tenaga Kesehatan Puskesmas Kedungwungu, “Tim medis kami telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi penemuan dan mendampingi seluruh proses evakuasi. Kami akan terus berkoordinasi erat dengan RSUD Blambangan Banyuwangi untuk membantu proses identifikasi forensik. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, dan dapat segera mendapatkan informasi yang jelas.” Tandasnya.

Babinsa Terlibat Aktif dalam Operasi Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya di ASDP Ketapang

BANYUWANGI – Babinsa Kodim 0825/Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam membantu penanganan musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya dengan siaga penuh di Posko Penanganan Pencarian Korban yang berlokasi di ASDP Ketapang, Kamis (10/07/2025). Kehadiran Babinsa di posko tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dan memberikan dukungan langsung di lapangan.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa Babinsa tidak hanya berperan dalam operasi pencarian, tetapi juga membantu memberikan ketenangan kepada keluarga korban yang masih menunggu kabar. “Kehadiran Babinsa di posko adalah bentuk empati dan dukungan moral dari TNI kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari tugas kami dalam operasi kemanusiaan,” ujarnya.

Selain siaga di posko, para Babinsa juga turut mendampingi proses pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polri, dan relawan. Mereka terlibat aktif dalam distribusi logistik, komunikasi lapangan, serta pendampingan keluarga korban yang mengalami trauma.

Dengan sinergi yang kuat antarinstansi dan partisipasi aktif Babinsa, diharapkan proses pencarian korban yang masih belum ditemukan dapat segera membuahkan hasil. Kodim 0825/Banyuwangi akan terus berkomitmen untuk hadir dan membantu masyarakat dalam setiap kondisi darurat.

Tingkatkan Literasi Masyarakat Terpencil Melalui Kegiatan Pengajaran Keaksaraan di Banyuwangi

BANYUWANGI – Dalam rangka mendukung program Baksos 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), Babinsa Kodim 0825/Banyuwangi menggelar kegiatan pengajaran keaksaraan dasar kepada masyarakat terpencil di wilayah Kalipuro. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu malam, 9 Juli 2025, pukul 19.00 WIB bertempat di kediaman Bapak Junaidi, lingkungan Papring RT 02 RW 03, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro.

Babinsa Koramil 0825/21 Kalipuro, Sertu Ikhwan Wahyudi, bertindak sebagai tutor utama dalam kegiatan ini bersama tiga tutor pendamping, yakni Ibu Ani, Ibu Putri, dan Ibu Heni. Mereka membimbing sembilan warga belajar dari Kelompok Srikandi Papring. Materi yang diberikan meliputi pengenalan huruf abjad dan angka, cara menulis huruf dan angka, serta pembelajaran membaca dengan metode persuku kata.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat. Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam meningkatkan literasi masyarakat di daerah terpencil, serta menjalin kedekatan antara Babinsa dan warga binaan.

Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan apresiasi atas dedikasi para Babinsa yang turut berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat melalui kegiatan edukatif. Ia berharap, program seperti ini terus berlanjut untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di pelosok Banyuwangi.

Babinsa Koramil 0829-18 Kokop Latih Peraturan Baris Berbaris untuk Generasi Muda di Bangkalan

Bangkalan — Dalam rangka menanamkan kedisiplinan dan semangat kebangsaan kepada generasi muda, Babinsa Koramil 0829-18/Kokop, Sertu Budi Aswin, melaksanakan kegiatan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) pada kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) di MA Bustanul Arifin, Desa Tramok, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Selasa (10/7/25).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD melalui pendekatan edukatif kepada pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Dalam pelatihan tersebut, Sertu Budi Aswin memberikan materi dasar baris-berbaris yang meliputi sikap sempurna, penghormatan, gerakan di tempat, hingga gerakan berpindah tempat.

“PBB merupakan sarana awal membentuk sikap disiplin, loyalitas, dan kebersamaan. Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih memahami pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sertu Budi Aswin.

Kepala Madrasah dan para guru menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan MATSAMA tersebut. Mereka menilai kegiatan ini sangat positif dalam membentuk karakter siswa yang berjiwa nasionalis, disiplin, dan memiliki semangat kebersamaan.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat, TNI melalui Babinsa terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas serta berwawasan kebangsaan di wilayah binaan.

Pendampingan Bibit Padi oleh Koramil 0803/10: Meningkatkan Ketahanan Pangan di Madiun

Madiun, – Babinsa Desa Kedungmaron, Koramil 0803/10 Pilangkenceng, Sertu Eriyas Mulyono, melaksanakan pendampingan dalam penyiapan bibit padi kepada para petani setempat, Kamis (10/7). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses persiapan bibit padi berjalan dengan baik dan mendukung keberhasilan musim tanam di wilayah Desa Kedungmaron.

Dalam pendampingannya, Sertu Eriyas Mulyono memberikan arahan teknis mengenai pemilihan bibit unggul, proses perendaman, penjemuran, dan cara penyemaian yang benar agar bibit padi yang dihasilkan berkualitas dan siap tanam. Pendampingan ini juga menjadi sarana untuk memberikan motivasi dan memperkuat sinergi antara
Babinsa dengan petani.

“Saya berharap dengan pendampingan ini, petani dapat menghasilkan bibit padi yang sehat dan berkualitas sehingga nantinya hasil panen juga dapat meningkat. Sinergi antara aparat desa dan petani sangat penting untuk suksesnya program ketahanan pangan di wilayah kita,” ujar Sertu Eriyas Mulyono.

Kegiatan ini juga bagian dari upaya Koramil 0803/10 Pilangkenceng dalam mendukung ketahanan pangan daerah melalui peningkatan kapasitas petani lokal dan pengawalan proses pertanian secara langsung.

Penguatan Komunikasi Sosial KBT dan TNI: Membangun Soliditas untuk Keutuhan NKRI di Bangkalan

BANGKALAN – Kodim 0829/Bangkalan menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Keluarga Besar TNI (KBT) Tahun Anggaran 2025. Bertempat di Aula Manunggal Makodim 0829/Bangkalan. Acara ini dihadiri oleh 60 orang peserta yang berasal dari berbagai unsur KBT seperti LVRI, PIVERI, FKPPI, PPM, HIPAKAD dan Warakawuri. pada hari Kamis, (10/7/25).

Dengan mengusung tema “Peran Keluarga Besar TNI dalam Mencegah Timbulnya Disintegrasi Bangsa Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan dalam Rangka Menjaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI,” kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi, kebersamaan, serta peran strategis KBT sebagai mitra TNI dalam menjaga stabilitas nasional.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0829/Bangkalan, Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd., menyampaikan bahwa TNI tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keutuhan bangsa. KBT memiliki peran besar dalam menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Melalui komunikasi sosial ini, kita ingin mempererat hubungan, menyatukan tekad dan semangat menjaga bangsa dari ancaman disintegrasi, serta memperkuat rasa nasionalisme yang mulai terkikis,” tegas Dandim saat menyampaikan sambutan di podium.

Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Selain penyampaian materi wawasan kebangsaan dan bela negara, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab, penyerahan bingkisan kepada perwakilan KBT, dan foto bersama sebagai simbol soliditas TNI dan Keluarga Besar TNI.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0829/Bangkalan berharap sinergitas dan komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen keluarga besar TNI dapat terus ditingkatkan, guna mendukung tugas pokok TNI dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah dinamika ancaman global dan lokal yang semakin kompleks.

Pendidikan Karakter: TNI Dukung Pembekalan Wawasan Kebangsaan di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Kota Malang,- Sertu Anwar Nasution Babinsa Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Koramil 0833 – 01/ Klojen, memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada siswa baru SMK Muhammadiyah 1 Malang dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, Kamis, (10/07).

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, cinta tanah air, dan semangat bela negara sejak dini kepada generasi muda.

Sertu Nasution, yang memimpin kegiatan tersebut, menekankan pentingnya pembentukan karakter siswa agar tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

“Melalui Wasbang dan latihan PBB, siswa diajarkan pentingnya kerja sama, disiplin, dan rasa cinta terhadap bangsa. Ini adalah fondasi yang penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa,” ucap Sertu Nasution.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dikemas secara menarik dan edukatif tersebut. Pihak sekolah pun mengapresiasi peran Babinsa dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Dengan kegiatan ini sinergi antara lembaga pendidikan bersama TNI melalui babinsa di wilayah binaan diharapkan terbentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan demi Indonesia yang lebih baik.