Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Koramil 0820/03 Leces Dampingi Petani dalam Proses Panen

Probolinggo,- Dalam rangka mensukseskan gerakan antisipasi darurat pangan nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran melaksanakan patroli dan komunikasi sosial dengan melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaan nya.

Bertempat di lahan pertanian milik salah satu warga di Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Koramil 0820/03 Leces melaksanakan komunikasi sosial dan patroli dengan melakukan pendampingan dalam proses panen padi.

Anggota Koramil 0820/03 Leces Sertu Rokip mengatakan, sebagai aparat kewilayahan disamping memberikan rasa aman pada masyarakat pihaknya juga dikerahkan komando atas untuk mendampingi para petani dari proses bercocok tanam.

Mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga memasuki masa panen kami dampingi. “Diharapkan dengan turunnya kami ke lahan pertanian sebagai pendamping di wilayah binaan masing-masing, maka kualitas penanaman menjadi lebih baik lagi dan hasil panen yang diperoleh dapat meningkat,”kata Sertu Rokip, Senin (14/7).

Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai bentuk bakti TNI. Pendampingan terhadap petani ini juga sebagai media dalam mensukseskan program pemerintah yakni gerakan antisipasi darurat pangan nasional khususnya di wilayah teritorial binaan dan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dengan adanya pendampingan yang turun langsung membantu petani maka diharapkan para petani makin termotivasi untuk bercocok tanam dengan baik.”Semoga dengan pendampingan yang kami lakukan hasil panen lebih meningkat lagi,”ujarnya.

Sementara Saman (55) salah satu warga Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces memberikan apresiasi dan ucapkan terimakasih atas keterlibatan TNI dalam proses panen padi yang dilakukan pihaknya.”Terimakasih kepada pak tentara, semoga apa yang telah kita kerjakan akan membawa hasil yang maksimal dan membuat kami para petani tersenyum,”pungkasnya.

Kodim 0822/Bondowoso Gelar Kegiatan Komsos untuk Pererat Hubungan TNI dan Keluarga Besar TNI.

Bondowoso – Kodim 0822 Bondowoso menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Keluarga Besar TNI (KBT) di Aula Jenderal Sudirman Makodim 0822 Bondowoso. Kegiatan Komsos ini dihadiri sekitar 70 peserta, baik anggota TNI aktif, purnawirawan, serta organisasi keluarga besar TNI lainnya. Senin (14/7/2025)

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa oleh Sertu Riyanto. Sambutan Dandim 0822 Bondowoso yang diwakili Danramil 0822/15 Klabang, Kapten CKE Bambang Adi P, menegaskan pentingnya Komsos sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI aktif dan KBT.

“Kegiatan ini menjadi wahana untuk saling berbagi informasi serta memperkuat kebersamaan. Selain itu, KBT juga diharapkan berperan aktif dalam membangun karakter kebangsaan,” ujar Kapten Bambang saat membacakan sambutan Dandim.

Dalam sambutannya, Dandim 0822 juga menyampaikan beberapa pokok kebijakan TNI AD Tahun 2025, di antaranya membantu program pemerintah di bidang swasembada pangan, penyediaan air bersih, makanan bergizi, hingga renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan fasilitas MCK. Selain itu, pembinaan teritorial adaptif sesuai perkembangan situasi juga menjadi prioritas.

Kegiatan semakin bermakna dengan pemberian materi dari Bakesbangpol Bondowoso yang diwakili Drs. Chusnudin. Ia memaparkan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, serta sebagai fondasi untuk menjaga persatuan dalam keberagaman.

“Pancasila bukan hanya semboyan, tetapi harus menjadi pedoman sikap dan perilaku kita sehari-hari agar Indonesia tetap damai, kuat, dan maju,” ungkap Chusnudin di hadapan peserta.

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian cinderamata secara simbolis, yang menjadi wujud penghargaan bagi para tamu undangan. Seluruh kegiatan berlangsung tertib dan aman, mencerminkan kekompakan TNI dengan keluarga besarnya dalam menjaga kedaulatan negara serta mendukung pembinaan teritorial dan ketahanan nasional.

Peningkatan Kapasitas Linmas di Madiun: Babinsa Dukung Kesiapsiagaan Keamanan Desa

Madiun, – Babinsa Desa Dagangan Koramil 0803-14/Dagangan, Peltu Munif Dwi Erwanto, menghadiri kegiatan Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Keamanan (Linmas) yang berlangsung di Gedung Panca Sakti, Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Senin (14/7).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan tenaga keamanan masyarakat (Linmas) dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan desa. Dalam acara tersebut, Peltu Munif Dwi Erwanto memberikan arahan serta motivasi kepada para peserta agar selalu siap dan sigap dalam menjalankan tugasnya demi menjaga kondusifitas wilayah.

“Peran Linmas sangat vital dalam membantu tugas-tugas keamanan di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan Linmas semakin profesional dan mampu berkontribusi maksimal dalam menjaga keamanan masyarakat,” ujar Peltu Munif.

Kegiatan penguatan kapasitas ini meliputi pelatihan teknis, simulasi penanganan gangguan keamanan, serta pembekalan tentang tugas dan fungsi Linmas. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan sinergi antara Babinsa dan Linmas semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di Desa Dagangan.

Prajurit Branjangan Bersama Warga: Jaga Kebersihan Tempat Pemakaman dan Telaga di Wedoro Anom

Gresik,- Suatu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat dan sebagai implementasi Sinergitas TNI dengan Rakyat, kegiatan Karya Bhakti Satnonkowil TA. 2025 terwujud secara gotong royong antara masyarakat dan Prajurit Branjangan membersihkan Fasilitas umum berupa Tempat Pemakaman Umum dan Telaga di Kp. Tambak Beras Ds. Wedoro Anom. Minggu (13/07/2025). Yang mana telaga tersebut merupakan salah satu sumber air di Kp. Tambak Beras Ds. Wedoro Anom apabila musim kemarau yang berkepanjangan.

Kegiatan karya bakti tersebut dapat meningkatkan serta melestarikan budaya gotong royong semangat kebersamaan yang menjadi peninggalan budaya adat Negara Indonesia, hal ini sejalan dengan tema MEMBANGUN NEGERI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DAN KELESTARIAN LINGKUNGAN.

Komandan Yonif 516/CY Letkol Inf Pande Gede Swiyatmika dalam rilisnya menyampaikan “dengan kegiatan ini kita dapat bersama-sama dengan masyarakat untuk menjaga fasilitas umum dan Lingkungan alam Sekitar agar tetap terjaga ekosistemnya, serta bisa bermanunggal dengan masyarakat dimanapun Prajurit Branjangan berada”. Apresiasi yang sangat tinggi juga ditujukan kepada masyarakat yang sangat antusias dan penuh semangat bergotong royong dengan TNI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Abah Kasianto Tokoh masyarakat setempat, Tokoh Agama Abah Dul serta tokoh pemuda Karang Taruna Sdr. Khoiron.

“Kami sangat berterimakasih atas kepedulian dari Bapak-Bapak TNI khususnya Pasukan Branjangan, telah bersama dan bergotong-royong dengan warga Kp. Tambak Beras Ds. Wedoro Anom yang sudah bersama masyarakat membersihkan fasilitas umum di Kampung Tambak Beras”. Ucap Bapak Bejo salah satu warga masyarakat.

Kasih Sayang TNI: Satgas Yonif 512/QY Menjadi Bagian dari Keluarga di Saat Duka

Keerom, Papua — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Bapa Matias Kelami atas kepergian salah satu anggota keluarga tercinta. Dalam suasana haru tersebut, Satgas Yonif 512/QY Pos Towe Hitam turut hadir memberikan dukungan moril dan menyampaikan rasa belasungkawa secara langsung sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat perbatasan. Minggu, (13/7/2025).

Kehadiran personel Satgas Yonif 512/QY, yang datang dengan hati tulus serta membawa bingkisan duka sebagai bentuk empati menunjukkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, namun juga bagian dari keluarga besar masyarakat Papua.

Keluarga Bapa Matias Kelami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. “Kami merasa tidak sendiri. Terima kasih karena Bapa-bapa TNI sudah datang jauh-jauh, ikut mendoakan dan menemani kami di tengah duka ini. Kami merasa sangat dihargai dan dikuatkan,” ungkapnya.

Momen ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran TNI di perbatasan bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang kemanusiaan. Duka warga adalah duka Satgas Yonif 512/QY, dan kasih sayang menjadi jembatan penguat antara rakyat dan TNI.

Semoga semangat Merah Putih terus hidup dalam setiap langkah, menghadirkan kehangatan dan harapan, bahkan di tengah air mata perpisahan.

Babinsa Pejaten Berperan Aktif dalam Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA)

Bondowoso – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, Babinsa Desa Pejaten, Sertu Epi Yunia K, turut berperan aktif dalam kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) yang dilaksanakan di Balai Desa Pejaten, Kecamatan Bondowoso. (Minggu, 13/7/25)

Kegiatan yang diinisiasi oleh BPBD Kabupaten Bondowoso ini dihadiri oleh berbagai unsur penting mulai dari Camat Bondowoso Bapak Rahmat, Kapolsek Kota AKP Darnomiroto, Kepala Desa Pejaten P. Jonianto S.Sos, Sekretaris BPBD Bapak Kristianto, Kabid PK2 Yulianto, hingga fasilitator dari BPBD Provinsi Jawa Timur. Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Pejaten juga hadir secara langsung bersama 45 peserta lainnya dari berbagai elemen masyarakat.

Sertu Epi Yunia K menjelaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah dalam membangun ketahanan desa. “Kami sebagai Babinsa selalu siap mendampingi dan membina masyarakat dalam segala bentuk kesiapsiagaan, termasuk menghadapi bencana alam. DESTANA ini langkah awal yang bagus untuk membentuk desa yang tangguh dan siap menghadapi risiko bencana secara mandiri,” tegasnya.

Kepala Desa Pejaten, P. Jonianto S.Sos, juga menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kehadiran seluruh unsur, terutama Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu berada di tengah masyarakat. “Kehadiran Babinsa sangat membantu kami, baik dalam pembinaan warga maupun dalam situasi darurat. Terima kasih atas dedikasi dan kepeduliannya,” ungkapnya.

Kegiatan pembentukan DESTANA ini diakhiri dengan penyerahan simbolis alat pendukung kebencanaan secara bergantian, sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan desa tangguh. Semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh para pihak, terutama peran aktif Babinsa Sertu Epi Yunia K, menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut.

Peran Aktif TNI dalam Ketahanan Pangan: Pendampingan Distribusi Beras di Bondowoso

BONDOWOSO – Peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan kembali terlihat di tengah masyarakat. Babinsa Kelurahan Dabasah, Serka Sarjono, turun langsung ke Pasar Induk Bondowoso untuk mengawal pendistribusian 30 sak beras ukuran 5 kg dari BULOG. Total sebanyak 150 kilogram beras disalurkan kepada para pedagang, dengan pengawasan ketat demi kelancaran dan ketertiban distribusi. (Minggu 13/7/25)

Pendampingan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI, melalui Babinsa, tidak hanya berperan dalam keamanan wilayah, tetapi juga aktif dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat. Serka Sarjono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk hadir di tengah rakyat.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga wilayah, tapi juga membantu menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Pendampingan ini agar distribusi berjalan lancar dan sampai ke tangan yang tepat,” tegas Serka Sarjono di sela kegiatan.

Distribusi beras tersebut merupakan program dari BULOG, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasar tradisional. Kolaborasi antara BULOG dan TNI dalam penyaluran bahan pangan ini mendapat apresiasi luas dari pedagang dan masyarakat.

Petugas BULOG yang turut hadir menyampaikan, “Kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI, khususnya Babinsa. Dengan sinergi ini, penyaluran bisa lebih tertib dan cepat. Ini bagian dari tugas bersama dalam menjaga ketahanan pangan.”

Pedagang di Pasar Induk Bondowoso pun merasa terbantu. “Terima kasih kepada Babinsa dan BULOG. Harga beras jadi lebih stabil dan mudah didapat,” ungkap Bu Siti, salah satu pedagang sembako.

Langkah nyata ini menunjukkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu rakyat mengatasi persoalan kebutuhan pokok sehari-hari.

Gelaran Madiun Running Fest 2025: TNI dan Masyarakat Bersama Mewujudkan Gaya Hidup Sehat

Madiun, – Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo bersama jajaran Forkopimda Kota Madiun turut berpartisipasi aktif dalam gelaran Madiun Running Fest 2025 yang digelar hari ini Minggu (13/7). Kegiatan lari dengan kategori 5K dan 10K ini berlangsung meriah dan diikuti oleh ratusan pelari dari berbagai kalangan.

Kegiatan Madiun Running Fest 2025 ini merupakan bagian dari upaya mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus menguatkan sinergi antara aparat pemerintahan, TNI, Polri, serta masyarakat Kota Madiun. Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo bersama sejumlah pejabat Forkopimda terlihat antusias mengikuti rute lari yang telah disiapkan panitia.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0803/Madiun menyampaikan bahwa partisipasi Forkopimda dalam event olahraga ini sebagai wujud dukungan dan komitmen untuk menggalakkan semangat hidup sehat dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Dandim mengaku bangga dapat berkontribusi dalam kegiatan yang positif seperti Madiun Running Fest ini. Menurutnya, selain menyehatkan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Madiun Running Fest 2025 diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu meningkatkan kebugaran masyarakat sekaligus mempromosikan Kota Madiun sebagai kota yang peduli akan kesehatan dan kebersamaan.

Acara ditutup dengan penyerahan medali dan penghargaan kepada para pemenang lomba, serta foto bersama seluruh peserta dan panitia.

Dukungan Babinsa dalam Panen Padi: Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Surabaya.

Surabaya, Minggu (13/7/2025) — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan mendorong kemandirian pangan di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Karah, Koramil 0830/18 Gayungan, Serka Winarto melaksanakan kegiatan panen padi bersama petani di lahan pertanian milik PT Wirabumi seluas 1 hektar. Kegiatan berlangsung di Jln. Ketintang Madya VII, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan.

Panen tersebut dilakukan bersama Bapak Seno selaku pengelola lahan, dengan hasil yang cukup menggembirakan. Serka Winarto hadir langsung di tengah sawah, ikut membantu para petani dalam memanen padi, sekaligus memberikan semangat serta motivasi agar sektor pertanian tetap produktif di tengah tantangan zaman.

“Kehadiran Babinsa dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Kami mendampingi para petani tidak hanya saat menanam, tetapi juga saat panen, sebagai wujud nyata dukungan TNI terhadap ketahanan pangan di wilayah,” ujar Serka Winarto di sela kegiatan.

Ia juga menyampaikan bahwa pertanian masih menjadi tulang punggung ketahanan ekonomi di banyak wilayah, termasuk di Surabaya yang sebagian wilayahnya masih memiliki kantong-kantong lahan produktif, seperti di kawasan Jambangan dan sekitarnya.

Bapak Seno petani setempat mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang aktif turun ke lapangan. Ia menyebut dukungan moral maupun fisik dari TNI sangat berarti bagi para petani, terlebih di tengah cuaca yang tidak menentu dan tantangan harga pasar.

“Panen kali ini cukup memuaskan, dan kami sangat mengapresiasi peran Babinsa yang selalu hadir di setiap musim. Kehadiran beliau memotivasi petani untuk terus semangat mengelola lahan,” ujarnya.

Selain membantu proses panen, Serka Winarto juga menyempatkan berdialog dengan para petani terkait kendala yang dihadapi selama masa tanam, seperti pasokan air irigasi, pupuk bersubsidi, serta pemasaran hasil panen. Ia berjanji akan menyampaikan masukan tersebut ke pihak terkait sebagai bentuk fasilitasi antara petani dan pemerintah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sinergi antara TNI, masyarakat, dan swasta sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. Dengan pendampingan dari Babinsa, diharapkan sektor pertanian di wilayah Jambangan terus berkembang, dan kesejahteraan petani semakin meningkat.

Babinsa Pojok Dukung Produktivitas Padi Melalui Pemupukan Bersama Kelompok Tani Mandiri.

Blitar – Dalam upaya meningkatkan produktifitas hasil panen padi serta mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Pojok Koramil 0808/02 Garum Kodim 0808/Blitar Sertu Kasiyato bersama para petani dari Kelompok Tani (Poktan) Tani Mandiri melaksanakan kegiatan pemupukan kedua tanaman padi di lahan pertanian Dusun Manukan RT. 03 RW. 02 Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, Minggu (13/7/2025).

Jenis pupuk yang digunakan adalah SP-36/TSP yang berfungsi memberikan unsur hara fosfor (P), sangat penting untuk pertumbuhan akar yang sehat dan pembentukan bunga yang optimal. Pemupukan ini merupakan bagian dari tahapan budidaya padi yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

Sertu Kasiyato dalam keterangannya mengatakan, “Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan TNI terhadap petani agar proses budidaya padi berjalan sesuai kaidah pertanian yang benar. Pemupukan kedua ini penting untuk fase pertumbuhan dan pembentukan malai, sehingga hasil panen bisa maksimal.” tegas Babinsa.

Sementara itu Bapak Pangat (47) salah satu petani Poktan Tani Mandiri, menyampaikan apresiasi atas pendampingan Babinsa. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Beliau tidak hanya mendampingi secara fisik, tapi juga memberi semangat dan pengetahuan soal pertanian yang tepat,” ujarnya.

Menanggapi kegiatan tersebut Pgs. Danramil 0808/02 Garum Lettu Inf. Deny Setyabudi menambahkan, “Koramil Garum terus berkomitmen membantu petani sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan. Sinergi antara Babinsa dan masyarakat ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.”

Dengan kolaborasi ini, diharapkan nantinya hasil panen para petani bisa meningkat dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Garum dapat terus terjaga.