Aksi Nyata: Babinsa Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Luas Tambah Tanam.

Bondowoso — Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali terlihat dalam aksi nyata Babinsa Koramil 0822/04 Tenggarang. Babinsa Desa Dawuhan melaksanakan kegiatan pendampingan program Luas Tambah Tanam (LLT) di Dusun Dawuhan Batu RT/RW 05/03, Desa Dawuhan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso.

Dalam pendampingan tersebut, Babinsa membantu petani setempat, Bapak Zainur, yang sedang melakukan penanaman padi jenis Inpari 32 dengan luas lahan 0,450 hektare. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produksi padi nasional.

Peran Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek keamanan wilayah, namun juga turut serta dalam sektor pertanian sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat desa binaannya. Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa ikut memastikan proses tanam berjalan lancar dan sesuai dengan teknik pertanian yang dianjurkan.

Menurut Babinsa Dawuhan, pendampingan ini diharapkan dapat memotivasi petani lain untuk lebih semangat dalam mengelola lahan pertaniannya. Selain itu, kolaborasi antara TNI, petani, dan instansi terkait diyakini mampu mempercepat tercapainya swasembada pangan khususnya di wilayah Bondowoso.

Melalui kegiatan seperti ini, TNI AD terus menunjukkan eksistensinya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bukan hanya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi solusi konkret dalam meningkatkan ketahanan pangan di daerah.

Babinsa Laksanakan Pendampingan Tanam Padi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional.

Probolinggo,- Dalam rangka mendukung program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan bersama masyarakat. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut dilakukan oleh Pelda Sadri, Babinsa Koramil 0820-20/Banyuanyar, yang pada hari Selasa, 15 Juli 2025, melaksanakan pendampingan penanaman padi di wilayah binaannya.

Pendampingan ini dilakukan di lahan milik Bapak A’at, seluas ± 1.200 meter persegi, yang berlokasi di RT 03 RW 01 Dusun Krajan, Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Melalui kegiatan ini, TNI AD tidak hanya membantu petani dalam proses tanam, tetapi juga mendorong percepatan tanam guna mengantisipasi kemungkinan krisis pangan di tengah situasi global yang tidak menentu. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani pun diharapkan mampu meningkatkan semangat dan motivasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah.

“Kami akan terus hadir dan mendampingi masyarakat sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Pelda Sadri di sela-sela kegiatan.

Langkah ini sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta membuktikan bahwa sinergi antara aparat teritorial dan petani menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.

Dandim 0820/Probolinggo Dampingi Gubernur dalam Penyerahan 1.080 Sapi Perah.

Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo serta sejumlah pihak terkait menghadiri kegiatan seremonial kedatangan 1.080 sapi perah Holstein Crossbreed sekaligus penyerahan simbolis kepada peternak mitra PT Japfa Comfeed Indonesia.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu program kebijakan nasional dalam memperkuat populasi sapi perah dan sapi indukan pedaging sekaligus sebagai upaya dalam rangka peningkatan produksi susu dan daging nasional.

Kegiatan serah terima sapi perah kepada peternak rakyat ini adalah merupakan moment penting untuk peningkatan susu nasional karena kebutuhan susu dalam negeri terus meningkat. “Menjamin mutu sapi yang didatangkan dari luar negeri dan program ini tidak hanya sebatas distribusi saja akan tetapi membawa dampak bagi para mitra peternak agar dapat dikelola dengan baik,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya, Rabu (16/7).

Ditambahkan Dandim bahwa serah terima sapi perah merupakan program nyata dalam pemberdayaan para peternak lokal agar dapat membangun ekosistem sapi perah. Pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki manusia sehingga perlu adanya swasembada pangan yang kuat.

“Swasembada pangan merupakan Astacita nomor delapan dari Pemerintah Republik Indonesia, sedangkan makan bergizi gratis (MBG) merupakan program Pemerintah RI prioritas utama yang harus dilaksankan karena susu daging adalah salah satu proyek strategis nasional untuk kebutuhan masyarakat,”ujarnya.

Lebih lanjut Letkol Arh Iwan Hermaya mengungkapan tujuan serah terima sapi perah ini merupakan salah satu bentuk untuk membangun kemitraan antara PT Japfa Comfeed Indonesia dengan peternak. “Terima kasih dan dukungan kepada petugas otoritas dengan adanya kegiatan serah terima sapi perah, mari kita bersama-sama untuk tetap menjaga NKRI ini sebaik-baiknya agar tercipta masyarakat yang adil dan makmur untuk menuju Indonesia lebih baik,”pungkasnya.

Mahkamah Agung Perberat Vonis RM, Kodim 0822 Terjun Langsung dalam Penangkapan Kasus Korupsi

Bondowoso — Kodim 0822 Bondowoso menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum dengan terlibat langsung dalam penangkapan RM, terdakwa kasus korupsi pembangunan jalan, Senin malam (14/7/2025). Penangkapan dilakukan usai Mahkamah Agung memperberat vonis RM dari satu tahun menjadi empat tahun penjara.

RM, warga Kabupaten Jember, sebelumnya berstatus tahanan kota atas kasus korupsi rekonstruksi Jalan Bata–Tegal Jati Tahun Anggaran 2022. Proyek itu menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp 2 miliar dari total anggaran sekitar Rp 4 miliar.

Dalam proses di Pengadilan Tipikor Surabaya, RM sempat divonis satu tahun penjara dengan denda Rp 100 juta. Tak terima, RM mengajukan banding. Namun Mahkamah Agung memperberat hukumannya menjadi empat tahun penjara, dengan denda tetap Rp 100 juta.

Eksekusi penangkapan RM berlangsung cukup tegang di rumahnya. Saat itu ia tengah berkumpul bersama keluarga mengenakan kaus oblong dan celana pendek. RM kemudian digiring ke mobil tahanan dalam rompi merah muda sambil berusaha menutupi wajah dengan pakaian bermotif kotak-kotak.

Penangkapan melibatkan tim gabungan Kejaksaan Negeri Bondowoso dan empat personel TNI dari Kodim 0822, sebagai bentuk dukungan TNI terhadap upaya penegakan hukum. Kasdim 0822 Bondowoso, Mayor Inf Tanuri, turut hadir mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Dzakiyul Fikri, dalam konferensi pers usai penangkapan. Mayor Tanuri menegaskan komitmen Kodim 0822 dalam mendukung lembaga penegak hukum demi mewujudkan pemerintahan bersih dan bebas korupsi di Bondowoso.

Kasus korupsi proyek Jalan Bata–Tegal Jati bermula pada Juli 2024. Kepala dinas berinisial M, bersama dua pihak swasta yaitu BS dan RM, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Bondowoso. RM diketahui berperan sebagai pengendali perusahaan pelaksana proyek, sementara BS bertindak sebagai kontraktor. Dari penyidikan, proyek tersebut merugikan negara lebih dari Rp 2 miliar.

Penyemprotan Pestisida oleh Babinsa: Langkah Strategis Menjaga Hasil Panen Padi di Desa Gandul

Madiun, – Babinsa Desa Gandul Koramil 0803/10 Pilangkenceng, Serka Mujiono, melakukan penyemprotan pestisida di sawah milik Bapak Paiman sebagai upaya pencegahan serangan hama padi, Selasa (15/7). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga hasil panen petani agar tetap optimal dan mencegah kerugian akibat serangan hama.

Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh dan tepat sasaran dengan mengikuti protokol penggunaan pestisida yang aman bagi lingkungan dan kesehatan petani. Serka Mujiono juga memberikan edukasi singkat kepada Bapak Paiman mengenai pentingnya pengendalian hama secara berkala dan cara penggunaan pestisida yang benar.

“Upaya ini merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah Desa Gandul. Kita harus memastikan tanaman padi petani tetap sehat dan produktif,” ujar Serka Mujiono.

Bapak Paiman menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Babinsa yang aktif mendampingi dan memberikan dukungan dalam menjaga sawahnya dari serangan hama.

Dengan kegiatan ini, diharapkan produktivitas padi di Desa Gandul dapat meningkat dan petani mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Pentingnya Pelatihan PBB bagi Santri: Babinsa Menanamkan Nilai Nasionalisme di Lingkungan Pesantren

Bondowoso – Dalam rangka membentuk karakter disiplin dan semangat nasionalisme di kalangan pelajar, Babinsa Kelurahan Kademangan, Serka Ahmad Basyuni dan Sertu Slamet Sulaiman, melaksanakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para santri MTs dan MA Al-Irsyad Bondowoso. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Pondok Pesantren Al-Irsyad. (Selasa, 15/7/25)

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang rutin digelar setiap awal tahun ajaran baru. Dengan penuh semangat, para santri mengikuti setiap gerakan yang diperagakan oleh Babinsa. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah membentuk kedisiplinan, kekompakan, serta meningkatkan rasa cinta tanah air sejak dini.

Menurut Serka Ahmad Basyuni, pelatihan PBB ini bukan hanya tentang baris-berbaris semata, tetapi juga tentang membangun karakter dan jiwa nasionalisme generasi muda. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan kepada para santri agar kelak menjadi generasi yang tangguh dan berjiwa patriotik,” ujarnya.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Al-Irsyad menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan dari Koramil dan Babinsa yang telah meluangkan waktu membina para santri. “Kehadiran Babinsa memberikan warna baru dalam MPLS kami. Ini sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter para santri,” tuturnya.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan pelatihan PBB ini berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para santri tampak antusias mengikuti arahan dan merasa bangga mendapatkan pelatihan langsung dari anggota TNI. Diharapkan, sinergi ini dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan pembinaan di lingkungan pendidikan.

Penguatan Stabilitas Keamanan Melalui Komsos: Babinsa Berinteraksi dengan Warga di Desa Karang Sengon

Bondowoso – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah, Babinsa Karang Sengon, Sertu Slamet Riyadi yang sedang melaksanakan piket di Koramil 15/Klabang, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) serta monitoring wilayah, bertempat di Desa Karang Sengon, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso. (Selasa, 15/7/25)

Kegiatan Komsos ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan Babinsa dengan masyarakat di desa binaan, sekaligus menggali informasi terkait perkembangan situasi dan kondisi sosial di wilayah. Sertu Slamet Riyadi terlihat berbincang santai bersama beberapa warga setempat di salah satu rumah warga, menciptakan suasana keakraban dan kekeluargaan.

“Komsos ini penting agar kami bisa mendeteksi secara dini potensi permasalahan di masyarakat, sekaligus mempererat hubungan TNI dengan rakyat,” ungkap Sertu Slamet Riyadi. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara aparat kewilayahan dengan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Selain berdialog, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap isu-isu yang dapat memecah belah persatuan, serta berperan aktif melaporkan setiap kejadian yang menonjol kepada aparat terkait. Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut dan merasa lebih tenang dengan kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka.

Dengan rutin turun ke lapangan, diharapkan situasi di wilayah Desa Karang Sengon tetap aman, kondusif, dan terhindar dari gangguan kamtibmas. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen TNI AD melalui para Babinsa dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah teritorialnya.

Pentingnya Kebinekaan: Komsos Kodim 0822/Bondowoso Hadirkan Tokoh Masyarakat dan Pendidikan.

Bondowoso – Kodim 0822/Bondowoso melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan komponen masyarakat sebagai bagian dari Program Staf Teritorial Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini digelar di Aula Makodim 0822/Bondowoso. (Selasa 15/7/25)

Acara diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua organisasi profesi, ketua organisasi akademisi, tokoh adat/budayawan, ketua LSM, hingga ketua ormas. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan TNI AD dengan masyarakat serta memperkuat sinergi dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional.

Kasdim 0822/Bondowoso, Mayor Inf Tanuri, hadir sebagai salah satu pemateri. Dalam paparannya, ia menyampaikan sosialisasi pokok-pokok kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) di bidang teritorial untuk tahun 2025. Mayor Tanuri menegaskan pentingnya peran TNI AD dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pendekatan teritorial yang humanis.

Selain itu, materi menarik disampaikan oleh Moh. Syarifudin, S.Ag., M.Pd. dari Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso. Ia mengulas tentang pentingnya merawat kebinekaan demi mewujudkan kerukunan umat beragama, di tengah dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks.

Materi lainnya diisi oleh Ahmad Barak, S.P., M.M. dari Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso yang membahas peran TNI AD bersama komponen masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menyoroti bagaimana kolaborasi antara aparat teritorial dan masyarakat menjadi kunci menghadapi tantangan krisis pangan global.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.30 WIB dengan berbagai rangkaian acara, termasuk menyanyikan lagu kebangsaan, sambutan dari pimpinan Kodim, hingga penyerahan cinderamata kepada pemateri dan perwakilan peserta. Suasana kompak dan penuh keakraban tampak mewarnai seluruh jalannya kegiatan.

Dengan kegiatan ini, Kodim 0822/Bondowoso berharap hubungan TNI AD dengan komponen masyarakat semakin solid dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat pembangunan di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Babinsa Koramil 0829/12 Modung Laksanakan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di SDN Pangpajung 02.

Bangkalan — Dalam rangka program Babinsa Masuk Sekolah, Babinsa Koramil 0829-12/Modung Serka Irpani melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada para siswa-siswi SDN Pangpajung 02, Desa Pangpajung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (15/7/25).

Dalam kegiatan tersebut, Serka Irpani menyampaikan materi tentang Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Bela Negara, serta penekanan penting mengenai bahaya bullying di lingkungan sekolah. Penyampaian materi berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.

Serka Irpani menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini, membentuk karakter disiplin serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya saling menghormati dan menghargai antar sesama.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda memiliki semangat kebangsaan yang kuat, cinta terhadap NKRI, serta menjauhi tindakan negatif seperti bullying yang bisa merusak masa depan anak-anak,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran aktif TNI, khususnya Babinsa, dalam mendukung dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa yang berakhlak dan berjiwa nasionalis.

Apel Gelar Pasukan “Patuh Semeru 2025”: TNI dan Polri Bersatu Jaga Keamanan Wilayah Ponorogo.

Ponorogo,- Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono tadi pagi menghadiri Kegiatan Apel Gelar Pasukan Serentak Operasi Kepolisian Kewilayahan ” Patuh Semeru 2025 ” Polres Ponorogo bertempat di Halaman Polres Ponorogo Jl. Bhayangkara No. 60 Kabupaten Ponorogo, Senin (14/07/2025).

Apel Gelar Pasukan dengan Pimpinan Apel sekaligus penanggung jawab kegiatan adalah Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K.,M.H. tersebut dihadiri oleh undangan dan pasukan apel dengan jumlah hadir sekitar 200 orang.

Sebagaimana Amanat Kapolda Jatim yang dibaca Pimpinan Apel bahwa tujuan digelar kegiatan tersebut yaitu sebagai langkah prenventif pasca HUT ke 79 Bhayangkara tahun 2025 agar seluruh wilayah termasuk Kabupaten Ponorogo senantiasa aman dan kondusif.

Terkait kelancaran dan kesuksesan kegiatan tersebut, Dandim Ponorogo melalui Media Center 0802 siap membantu dan terus bersinergi dengan semua elemen maupun unsur terkait termasuk Polres Ponorogo. “ Kodim 0802/Ponorogo siap bersinergi dan bekerjasama dengan semua unsur terkait termasuk Polres Ponorogo, “ kata Dandim Ponorogo.

“ Termasuk pada kegiatan Operasi Kepolisian Kewilayahan ” Patuh Semeru 2025 ” oleh Polres Ponorogo, Kodim 0802/Ponorogo juga siap mendukung dan bersinergi untuk bersama sama menjaga keamanan, kenyamanan serta ketenangan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Ponorogo pasca HUT Bhayangkara ke 79 tahun 2025, “ rinci Letkol Inf Dwi Soerjono.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain : Dandim 0802 Ponorogo Letkol Inf. Dwi Soerjono; Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K.,M.H.; Wakapolres Ponorogo Kompol Ari Bayu Ajo.,SE.,SIK.,Msi.; dari Satpol PP Pemkab Ponorogo Bapak Dwi Cahyanto; Dinas Pendidikan Kab Ponorogo Siswanto S.Pd.; PJU Polres Ponorogo serta Peserta Apel Gelar Pasukan Serentak.