Koramil 0820-07/Wonomerto Laksanakan Kerja Bhakti untuk Keamanan dan Kebersihan Lingkungan

Probolinggo – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat, anggota Koramil 0820-07/Wonomerto, Serka M. Jasuli, melaksanakan kegiatan kerja bhakti di Dusun Kedung Kempul, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, pada hari Selasa (22/7) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini difokuskan pada pemotongan pohon yang menghalangi akses jalan kampung. Keberadaan pohon tersebut sebelumnya dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran lalu lintas warga sekitar.

Warga Desa Jrebeng menyambut antusias kegiatan tersebut, dan bersama-sama bergotong royong membersihkan area yang terdampak. Kebersamaan dan kekompakan tampak jelas dalam kegiatan tersebut, mencerminkan nilai-nilai gotong royong yang tetap terjaga.

Selain kerja bhakti, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk komunikasi sosial (Komsos) dan anjangsana sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi antara TNI dan Masyarakat. Momen kebersamaan ini menjadi sarana membangun kedekatan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Wonomerto.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir dan peduli terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Sinergi antara Koramil dan warga adalah kunci dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan,” ujar Serka M. Jasuli di sela kegiatan.

Kegiatan kerja bhakti berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga, sejalan dengan komitmen Kodim 0820/Probolinggo dalam menjaga kemanunggalan TNI-Rakyat.

Dandim 0820/Probolinggo Launching Penyaluran Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Ekonomi

Probolinggo, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo hadir dalam kegiatan launching penyaluran bantuan pangan alokasi bulan juni-juli tahun 2025 di area pergudangan Bulog Kelurahan Sukoharjo, Kota Probolinggo, Rabu (23/7).

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan, bahwa penyaluran bantuan pangan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

“Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog serta pemerintah daerah dalam memastikan bantuan pangan,” kata Letkol Arh Iwan Hermaya.

Menurut Letkol Arh Iwan Hermaya keterlibatan pihaknya dalam bantuan pangan berupa beras 20 kg agar dapat tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu kepada keluarga penerima manfaat.

“Menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat, serta menghimpun umpan balik dari pelaksana lapangan dan masyarakat untuk perbaikan program ke depan,”ujarnya.

Ditambahkan Dandim adapun keseluruhan jumlah penerima manfaat total sebanyak 17.132 orang yang terbagi dalam 5 kecamatan dan tersebar pada 29 kelurahan dengan bantuan pangan berupa beras mencapai 340 ton.

“Kami berharap dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini dapat membantu penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tak lupa juga mari untuk bersama-sama melakukan pendampingan dan pengawasan sehingga program ini tepat sasaran,”ungkapnya.

Sementara Wali Kota Probolinggo Aminuddin berharap pemberian bantuan pangan ini dapat menekan angka harga beras di pasaran. “Saya harapkan bantuan pangan beras dapat di serap oleh warga Kota Probolinggo dan dapat mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat,”pungkasnya.

Kodim 0802/Ponorogo Dukung MPLS dengan Pelatihan Baris-Berbaris dan Pembinaan Karakter

Ponorogo,- Sudah satu minggu lebih anggota Kodim 0802/Ponorogo melatih baris berbaris kepada para siswa siswi di berbagai sekolah termasuk para Santri yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di wilayah Kabupaten Ponorogo, selasa (22/07/2025).

Bukan hanya pelatihan baris berbaris, para siswa yang kebanyakan adalah siswa baru yang ikut kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Siswa baru) tersebut juga diberikan materi terkait Wawasan Kebangsaan serta pembinaan mental rohani oleh anggota Kodim 0802/Ponorogo yang memang sudah ahli dibidangnya.

Terkait tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut dan mengapa harus TNI yang melatih ? Media Center 0802 telah menemui dan mewawancarai berbagai guru maupun Kepala Sekolah dimana siswa maupun para santrinya mengikuti pelatihan baris berbaris.

Salah satunya yaitu Yasin Budyoko M.E (Waka Kesiswaan) MTs. Darul Huda Mayak Ponorogo yang pada tahun ajaran baru ini menyerahkan sebanyak 1200 siswa untuk dilatih baris berbaris oleh Kodim 0802/Ponorogo. “ Yang pertama kaitannya dengan melatih kedisiplinan siswa mengingat banyak anggapan di luar ketika siswa banyak itu cenderung kedisiplinan kurang diperhatikan, “ ujarnya.

Selanjutnya mengapa harus TNI (Kodim 0802/Ponorogo) yang memberikan pelatihan tersebut ? Dia katakan bahwa TNI mempunyai tingkat kedisiplinan yang luar biasa. “ Selain sudah kita latih kedisiplinan dari Pondok kita juga mendatangkan Bapak Bapak dari Kodim Ponorogo yang mana kedisiplinannya yang memang luar biasa, “ ungkap Yasin Budyoko M.E.

Sementara Muhammad Prima Alfiansyah, salah satu siswa MTs. Darul Huda Mayak yang saat ini duduk di kelas 8 tersebut meyampaikan rasa senang dan terima kasih bisa mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan saking senangnya dia berharap pelatihan tersebut bisa berkelanjutan guna kesuksesan karirnya.

“ Pelatihnya sangat baik, kami sangat senang, terima kasih kepada Bapak Bapak Tentara yang sudah membina saya dan rekan rekan, semoga ini bisa menjadi bekal saya kedepan untuk jenjang karir saya kedepan, “ ujar siswa kelahiran Desa Wagir Kidul Kecamatan Pulung yang juga berharap agar TNI bisa hadir kembali untuk memberikan ilmu yang memang sangat bermanfaat dan berguna tersebut.

Gerakan Pengendalian Hama WBC: TNI Bersama Petani Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Madiun

Madiun, – Babinsa Desa Kuwu, Koramil 0803/Balerejo, Serka Edy Purwanto, turut serta dalam mendampingi kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat (WBC) yang dilaksanakan di Dusun Kuwu, Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Selasa (22/7).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI AD melalui Koramil 0803/Balerejo dengan para petani serta petugas dari Dinas Pertanian dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menghadapi ancaman serangan hama wereng yang dapat merusak tanaman padi.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Edy Purwanto terjun langsung ke sawah bersama para petani dan petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL), melakukan penyemprotan insektisida di lahan pertanian yang terdampak serangan WBC.

“Sebagai Babinsa, saya berkewajiban mendampingi dan membantu masyarakat, termasuk para petani, agar hasil panen mereka tidak gagal akibat serangan hama. Kegiatan ini juga merupakan wujud dukungan TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Serka Edy Purwanto di sela kegiatan.

Pengendalian hama dilakukan dengan metode penyemprotan massal menggunakan pestisida yang direkomendasikan, disertai pemantauan intensif terhadap kondisi tanaman di wilayah tersebut. Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi petani agar lebih tanggap dan cepat mengambil langkah apabila terjadi serangan hama.

Diharapkan, melalui pendampingan seperti ini, para petani semakin terbantu dan termotivasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mencegah kerugian yang ditimbulkan oleh hama WBC.

Koramil 0808/18 Panggungrejo Laksanakan Pendampingan Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Desa Kalitengah

Blitar – Babinsa Desa Kalitengah Koramil 0808/18 Panggungrejo Kodim 0808/Blitar Serda Andika Wahyu bersama Tiga Pilar Desa (Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa) melaksanakan pendampingan dan pengamanan dalam kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Balai Desa Kalitengah Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar, Selasa (22/07/2025).

Bantuan beras disalurkan oleh Perum Bulog Kabupaten Blitar dengan total jumlah 10.040 kg untuk 502 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang merupakan warga Desa Kalitengah. Setiap KPM menerima alokasi bantuan sebanyak 20 kg beras untuk bulan Juni dan Juli.

Babinsa Serda Andika Wahyu menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini adalah untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tertib, dan aman. “Kami hadir bersama tiga pilar untuk memastikan pendistribusian berjalan lancar dan tertib. Harapan kami bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Kalitengah menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah dan sinergi seluruh pihak. “Kami mengapresiasi pendampingan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh pihak yang telah membantu proses penyaluran ini. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga kami,” katanya.

Sementara itu ditemui terpisah Danramil 0808/18 Panggungrejo Kapten Czi Gutarno menegaskan bahwa TNI selalu siap mendukung program-program pemerintah, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kami dari Koramil Panggungrejo akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait dalam mendukung program kemanusiaan seperti ini. Pendampingan ini juga sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara semua pihak yang terlibat.

Koramil 0830-08/Tambaksari Laksanakan Monitoring Distribusi Makanan Bergizi untuk Anak Sekolah

Surabaya, — Dalam rangka mendukung program pemenuhan gizi anak-anak sekolah, Babinsa Kelurahan Pacarkeling Koramil 0830-08/Tambaksari Kodim 0830/Surabaya, Koptu Khalil Arief, melaksanakan kegiatan monitoring distribusi makan sehat bergizi di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut berlangsung di Dapur 7, Jl. Sawentar No. 7, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, pada Selasa (22/7).

Pemantauan ini dilakukan guna memastikan seluruh proses distribusi berjalan lancar, aman, dan makanan bergizi benar-benar sampai kepada para siswa penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak usia sekolah di lingkungan Kecamatan Tambaksari.

Sebanyak 2.767 porsi makan sehat didistribusikan dari Dapur 7 ke berbagai jenjang pendidikan di wilayah Pacarkeling. Adapun rincian distribusinya adalah sebagai berikut, TK Lasiyam – 84 porsi, TK Pengawas I – 152 porsi, SDN Ploso I – Libur (tidak menerima distribusi), SDN Pacarkeling V – 1.169 porsi, SMP Bina Insani – 318 porsi, SMK Bina Insani – 39 porsi, SMAN 4 Surabaya – 1.005 porsi, Total keseluruhan: 2.767 porsi

Dalam keterangannya, Koptu Khalil Arief menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari langkah nyata dalam membangun generasi muda yang sehat dan cerdas. “Tugas kami sebagai Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam hal gizi anak-anak. Kegiatan ini sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang mereka,” jelasnya.

Program Makan Sehat Bergizi ini merupakan bagian dari agenda nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui intervensi gizi sejak dini. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, makanan bergizi juga berdampak positif terhadap konsentrasi belajar dan prestasi siswa di sekolah.

Dengan kegiatan ini, Koramil 0830-08/Tambaksari kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan generasi muda.

Babinsa Wiyung Laksanakan Pelatihan PBB: Membangun Disiplin dan Nasionalisme Generasi Muda

Surabaya,— Dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab, Babinsa Kelurahan Wiyung dari Koramil 0830/19 Karangpilang, Serda Anto Triyono bersama Koptu Farie Dwi Arianto, menggelar kegiatan pelatihan baris-berbaris (PBB) dan pembinaan karakter di SMPN 34 Wiyung, Jl. Menganti Wiyung, Kecamatan Wiyung, Selasa (22/7).

Kegiatan ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa. Sebanyak puluhan siswa mengikuti pelatihan dengan semangat dan disiplin tinggi. Pelatihan ini bukan sekadar ajang latihan baris-berbaris, namun juga menjadi wahana pembinaan mental, pembentukan karakter, dan penguatan rasa nasionalisme bagi pelajar.

Dalam arahannya, Serda Anto Triyono menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama tim, serta kepatuhan terhadap aturan sejak dini. “Kegiatan baris-berbaris ini adalah salah satu cara efektif untuk menumbuhkan karakter disiplin dan semangat kebersamaan. Hal ini penting untuk membentuk pribadi yang kuat, tangguh, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

“Kami hadir untuk membekali siswa tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental. Ini sejalan dengan tujuan pembinaan teritorial TNI AD, yang ingin turut berperan dalam mencetak generasi muda yang unggul,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa dilatih sikap sempurna, penghormatan, jalan di tempat, serta gerakan dasar baris-berbaris lainnya. Pelatihan dilakukan secara bertahap dan menyenangkan, agar siswa dapat mengikuti dengan penuh semangat tanpa merasa tertekan.

Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, siswa dapat mengembangkan rasa percaya diri, semangat bela negara, serta etos belajar yang lebih baik. Koramil 0830/19 Karangpilang berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung berbagai kegiatan positif di sekolah-sekolah binaan sebagai bagian dari peran aktif TNI di tengah masyarakat.

Pelatihan Paskibra di SMKN 2 Sukorejo: Membangun Jiwa Nasionalisme Generasi Muda Menyambut HUT RI ke-80.

Pasuruan,- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, Serma Lutfi, beserta anggota Koramil 0819/23 Sukorejo, melaksanakan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di SMKN 2 Sukorejo, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan pelatihan ini berlangsung di lapangan sekolah dan diikuti oleh 87 siswa-siswi yang terpilih sebagai calon Paskibra. Selasa (22/7/25).

Pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari ini melibatkan sejumlah unsur penting, di antaranya Kepala Sekolah SMKN 2 Sukorejo Bapak Buwani, S.Pd., M.M., Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Bapak Moh. Aminin, S.T., serta pelatih ekstrakurikuler Paskibra Bapak Riski. Selain itu, turut hadir juga tim pendukung dari Paskibra senior, tim kesehatan.

Serma Lutfi menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan mempersiapkan para siswa dalam formasi pengibaran bendera, namun juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta jiwa nasionalisme. “Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya mahir dalam baris-berbaris, tapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang kuat. Pelatihan ini adalah bagian dari pembentukan mental dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta latihan. Menurutnya, kerja sama yang solid antara pihak sekolah, pelatih ekstrakurikuler, dan para siswa menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih tertanam kuat dalam jiwa generasi muda. Ia berharap para peserta mampu tampil maksimal saat upacara HUT RI ke-80 nanti.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Sukorejo, Bapak Buwani, menyampaikan terima kasih kepada TNI, khususnya Koramil 0819/23 Sukorejo, atas dukungan dan pembinaan terhadap siswa-siswinya. “Kami merasa bangga karena anak-anak kami bisa mendapatkan pelatihan langsung dari TNI. Ini merupakan pengalaman berharga dan menjadi bekal penting untuk membentuk karakter disiplin dan cinta tanah air,” ungkapnya.

Babinsa Berikan Dukungan kepada Petani untuk Mengatasi Tantangan dan Meningkatkan Produksi Pangan.

Ponorogo,- Sertu Edi P adalah salah satu anggota Koramil Tipe B 0802/19 Ngebel, Kodim 0802/Ponorogo yang sehari hari bertugas menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Gondowido Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo, Selasa (22/07/2025).

Aktivitas sehari hari di wilayah desa binaan tentu banyak kegiatan yang dikerjakan salah satunya yaitu pendampingan dan pengawalan terhadap para petani yang mana ini merupakan salah satu tugas yang wajib dilakukan dalam mendukung dan menyukseskan program Pemerintah dan Komando Atas terkait ketahanan pangan.

Seperti hari ini salah satu kegiatannya yaitu mendampingi salah satu warga Desa Gndowido (Bapak Mulyadi) yang sedang melakukan perawatan tanaman padi. “ Kegiatan Komsos hari ini salah satunya yakni mendampingi dan mengawal petani di wilayah desa binaan Desa Gondowido yaitu Bapak Mulyadi yang sedang melakukan perawatan tanaman padi, “ kata Sertu Edi P.

Dia berharap dengan pendampingan dan pengawalan yang dilakukan tersebut bisa memberikan support dan menambah semangat kepada para petani untuk bekerja lebih giat terutama dalam mengolah lahan pertanian baik mulai pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, hingga perawatan tanaman padi seperti pemupukan dan pengendalian hama.

“ Untuk diketahui bahwa hama, khususnya wereng pada tanaman padi saat ini sangat mengganggu dan meresahkan para petani sehingga perlu adanya perawatan ekstra dan terus menerus sehingga pertumbuhan padi bisa terus terawat dan produksi semakain meningkat, “ ujar Babinsa Gondowido.

Tidak dipungkiri juga bahwa pendampingan dan pengawalan tersebut juga sebagai salah satu sarana Komunikasi Sosial (Komsos) Babinsa agar terus terjalin kedekatan dan keakraban antara keduanya (TNI dan rakyat).

Keluarga Besar TNI: Mitra Strategis untuk Membangun Nasionalisme, Menurut Kasrem 083/BDJ

Malang, 22 Juli 2025 – Korem 083/Baladhika Jaya menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Keluarga Besar TNI (KBT) di Aula Untung Suropati, Makorem 083/Bdj, Jalan Bromo No. 17 Kota Malang, Selasa (22/7/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasrem 083/Bdj Letkol Inf Rahmad Cahyo Dinarso, S.Hub.Int, yang dalam sambutannya mewakili Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Kohir, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Komsos yang dinilai strategis sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat wawasan kebangsaan dalam bingkai persatuan nasional.

“Melalui acara ini kita dapat bersilaturahmi dan berkomunikasi secara langsung dalam rangka memperkuat komitmen untuk menjaga persatuan dan wawasan kebangsaan kita sebagai sesama anggota Keluarga Besar TNI-AD,” tegas Kasrem saat membacakan sambutan Danrem.

Dalam kesempatan tersebut, Kasrem juga menekankan pentingnya peran strategis Keluarga Besar TNI sebagai mitra sekaligus komponen bangsa yang memiliki potensi besar dalam ikut serta mewarnai dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Keluarga Besar TNI adalah mitra terbaik TNI yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Potensi besar ini harus terus diberdayakan secara positif untuk membangun nasionalisme dan semangat bela negara,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan emosional antara TNI dan keluarga besarnya, serta menjadi momentum untuk menguatkan komitmen kebangsaan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.