SDN Karangpilang 1 Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Anak untuk Lingkungan Ramah Anak

Surabaya – Dalam rangka meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak, SDN Karangpilang 1 Surabaya menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Anak dengan tema “Bersama Membina, Cegah Kenakalan Murid, Wujudkan Sekolah Ramah Anak”, Rabu (23/7).

Acara yang bertempat di SDN Karangpilang 1, Jl. Mastrip Gg. Merpati No. 39, Kelurahan Karangpilang, Kecamatan Karangpilang ini dihadiri oleh berbagai unsur Tiga Pilar Kecamatan Karangpilang. Hadir mewakili Danramil 0830/19 Karangpilang, Bati Tuud Peltu Sugeng Hariyono bersama Babinsa Kelurahan Karangpilang Serda Abdul Rochman B, mewakili Komandan Koramil 0830/19 Karangpilang Mayor Inf Iwandono, S.H., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolsek Karangpilang, Lurah Karangpilang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karangpilang, serta anggota dari Polsek Karangpilang. Dari pihak sekolah, kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Sekolah SDN Karangpilang 1, seluruh guru, dan para perwakilan dari Program Surabaya Mengajar (PSM) yang terdiri atas mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Dalam sosialisasi tersebut, para narasumber menekankan pentingnya peran seluruh pihak baik orang tua, guru, maupun aparat dalam mencegah kenakalan di usia dini. Pendekatan edukatif dan komunikasi terbuka menjadi kunci utama dalam membentuk karakter anak yang positif dan bertanggung jawab.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, dilaksanakan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai komitmen bersama untuk menjadikan SDN Karangpilang 1 sebagai Sekolah Ramah Anak.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Harapannya, sinergi antara sekolah, aparat, dan masyarakat dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Bantuan RTLH untuk Warga Kurang Mampu: Dandim 0802/Ponorogo Cek Kondisi Langsung di Lapangan.

Ponorogo,- Kemarin (Selasa, 22/07) Komandan Kodim 0802/Ponorogo melakukan peninjauan sekaligus pengecekan terhadap sasaran yang rencana akan diberikan bantuan Program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), Rabu (23/07/2025).

Untuk diketahui bahwa bantuan Program RTLH oleh Pemerintah Provinsi jawa Timur yang rencana akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah Kabupaten Ponorogo ada sekitar 158 warga dan ini tersebar di 21 Kecamatan se wilayah Kabupaten Ponorogo.

Didampingi Pasiter Kodim 0802/Ponorogo Kapten Inf Yudho, Dan Unit Inteldim 0802/Ponorogo Letda Inf Sigut N, Danramil dan Babinsa masing masing wilayah, Dandim meninjau dan mengecek kondisi rumah serta bertemu secara langsung dengan pemiliki rumah calon penerima bantuan.

“ Terimakasih kepada anggota khsususnya para Babinsa yang terus bekerja keras dengan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas di masing masing wilayah termasuk salah satunya dalam pemilihan sasaran perehaban rumah warga melalui Program RTLH dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, “ kata Dandim Ponorogo.

Terkait peninjauan tersebut Dandim Ponroogo menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan salah satu komitmen Kodim 0802/Ponorogo dalam menyejahterakan warga khususnya mereka yang kurang mampu dan belum memiliki rumah layak huni.

“ Kodim 0802/Ponorogo terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Dengan turun dan mengecek secara langsung, ini untuk memastikan bahwa Program RTLH bisa tepat sasaran dalam artian program berjalan efektif dan efisien, serta tepat sasaran sehingga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “ terang Letkol Inf Dwi Soerjono.

Adapun data atau jumlah alokasi di tiap Koramil yang rencana akan diadakan bantuan Program RTLH oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu : Untuk Koramil Tipe B 0802/01 Kota ada 3 rumah; Koramil 02 Jenangan 8 rumah; Koramil 03 Babadan ada 8 rumah; Koramil 04 Siman ada 4 rumah; koramil 05 Kauman ada 7 rumah.

Selanjutnya Koramil 06 Sukorejo ada 7 rumah; Koramil 07 Badegan ada 7 rumah; Koramil 08 Sampung ada 7 rumah; Koramil 09 Balong ada 7 rumah; Koramil 10 Slahung ada 7 rumah; koramil 11 Bungkal ada 8 rumah; Koramil 12 Ngrayun 8 rumah, Koramil 13 Sambit ada 16 rumah; Koramil 14 Sawoo ada 8 rumah.

Berlanjut ke Koramil 15 Mlarak ada 7 rumah; Koramil 16 Jetis ada 8 rumah; Koramil 17 Pulung ada 8 rumah; Koramil 18 Sooko ada 8 rumah; Koramil 19 Ngebel ada 7 rumah; Koramil 20 Jambon ada 7 rumah dan Koramil 21 Pudak ada 8 rumah sehingga total keseluruhan rumah yang rencana akan direhab melalui bantuan Program RTLH dari Pemprov Jatim ada 158 rumah.

TMMD ke-125 Dimulai di Desa Ngranget: Beragam Program Pembangunan untuk Masyarakat

Madiun, — Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, resmi dibuka oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, bertempat di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan ratusan personel Satgas TMMD ke-125 yang dipimpin langsung oleh Dansatgas TMMD Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim 0803/Madiun.

TMMD ke-125 akan berlangsung selama satu bulan ke depan dan merupakan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam pembangunan desa. “TMMD bukan hanya sekadar kegiatan fisik, tetapi juga menjadi momentum mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Ini adalah bentuk nyata dari kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Hari Wuryanto.

Sasaran Fisik TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun:

  1. Pembukaan lahan dan pembuatan jalan makadam sepanjang 3.500 meter dengan lebar 2,5 meter
  2. Rehabilitasi Mushola sebanyak 2 unit
    3.Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 18 unit
  3. Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 10 titik
  4. Program Unggulan Kasad:
    a. Pembuatan Sumur Bor/SPAM sebanyak 4 titik
    b. Pemasangan pipanisasi air bersih sebanyak sepanjang 2.968 m.

Sasaran Non-Fisik:
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai layanan sosial untuk masyarakat, antara lain: Pengobatan gratis dan khitan massal, Pelayanan Keluarga Berencana (KB), Pelayanan Administrasi Kependudukan, Perpustakaan keliling
Serta kegiatan edukatif dan penyuluhan lainnya.

Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-125 tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kapasitas sosial masyarakat melalui program-program pemberdayaan dan pelayanan publik.

“Kami berharap kehadiran TMMD ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Ngranget, baik secara fisik maupun non-fisik,” tegas Dansatgas.

TMMD merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, serta menjadi solusi efektif dalam mengatasi kesenjangan pembangunan di wilayah pedesaan dan terpencil.

Pembukaan TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi: Sinergi TNI dan Masyarakat untuk Pembangunan Desa

Banyuwangi – Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi menjadi penanda penting sinergi antara kekuatan militer dan sipil dalam membangun Indonesia dari pinggiran. Upacara yang berlangsung di Lapangan Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Rabu (23/7), dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, sebagai inspektur upacara, serta dihadiri Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, unsur Forkopimda, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani menyatakan bahwa TMMD adalah bentuk gotong royong modern dalam konteks pembangunan.

“TMMD adalah contoh nyata kolaborasi lintas sektor. Kami bersyukur karena program ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan di desa,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menekankan pentingnya TMMD dalam membangun ketahanan nasional dari desa.

“Kekuatan bangsa terletak pada rakyat. Dan TMMD adalah salah satu bentuk konkret kehadiran TNI untuk memperkuat ketahanan sosial dan mempercepat pembangunan di daerah tertinggal,” tegas Danrem.

Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo selaku Dansatgas TMMD menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Kami tidak hanya membangun jembatan, jalan, atau rumah warga, tapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, dan harapan masyarakat terhadap masa depan yang lebih baik,” jelas Letkol Joko Sukoyo.

TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi akan berlangsung hingga 21 Agustus 2025 dengan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur seperti jembatan, jalan cor beton, sumur bor, RUTILAHU, serta program pemberdayaan masyarakat dan edukasi sosial lainnya.

Dandim 0830/Surabaya Kunjungi Anggota Sakit di Rumah Sakit Ubaya untuk Berikan Dukungan

SURABAYA, – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han., melakukan kunjungan kepada salah satu anggotanya yang sedang dirawat di Rumah Sakit Ubaya, Jalan Raya Panjang Jiwo Permai No. 87, Surabaya. Anggota yang dijenguk adalah Serda Sirajudin dari Koramil 0830-13/Tenggilis Mejoyo, yang tengah menjalani perawatan akibat sakit usus buntu dan direncanakan akan menjalani operasi.

Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya menjalin silaturahmi antara pimpinan dan anggota di lingkungan Kodim 0830/Surabaya. Dandim menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan memberikan dukungan moril, semangat, dan motivasi kepada Serda Sirajudin agar tetap kuat dan segera diberikan kesembuhan.

“Kunjungan ini adalah wujud empati dan perhatian dari satuan kepada anggota. Semoga Serda Sirajudin segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugas seperti sediakala,” ujar Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono.

Selain sebagai bentuk dukungan, kunjungan ini juga mempererat hubungan kekeluargaan antara pimpinan dan anggota, menciptakan suasana yang harmonis dalam lingkungan TNI AD, khususnya di Kodim 0830/Surabaya.

Kegiatan Bedah Rumah di Desa Jasem: Sinergi Positif untuk Kesejahteraan Masyarakat

Mojokerto, – Sinergi antara dunia usaha dan TNI kembali membuahkan hasil nyata melalui program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. PT. Padi Indonesia Maju (PT. PIM) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bekerja sama dengan Kodim 0815/Mojokerto meresmikan rumah baru milik Kholis, warga Dusun Jasem RT 04 RW 05, Rabu (23/07/2025).

Peresmian dan serah terima rumah tersebut dihadiri Koordinator Ricemill PT. PIM Darsono, Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi, Danramil 0815/12 Ngoro Kapten Inf Herman Hidayat, Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi, Camat Ngoro Satrio Wahyu Utomo, S.I.P., M.M., serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Darsono menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dengan Kodim 0815. “Kegiatan ini adalah bentuk komitmen PT. Padi Indonesia Maju dalam mendukung program pemerintah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap rumah yang telah dibangun dapat menjadi tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi penerima bantuan”, ujar Darsono.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk jajaran TNI, Polri, dan unsur Forkopimcam, atas kelancaran pembangunan yang berlangsung sejak 30 Juni hingga rampung pada 21 Juli 2025.

Mewakili Dandim 0815/Mojokerto, Kasdim Mayor Inf Suwadi menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap warga binaan di wilayah. “Kami menilai rumah Pak Kholis sangat layak untuk dibantu. Setelah melalui verifikasi, ternyata tanahnya sudah bersertifikat sehingga memenuhi syarat untuk direhab. Terima kasih kepada PT. PIM atas kontribusinya yang luar biasa”, tuturnya.

Ia berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menyasar warga lain yang membutuhkan bantuan serupa. “Kalau hujan, Pak Kholis tidak lagi kehujanan. Kami berharap rumah ini memberi kenyamanan, dan semoga beliau semakin semangat dalam menjalani kehidupan”, tambahnya.

Senada, Camat Ngoro Satrio Wahyu Utomo menyampaikan apresiasi kepada PT. PIM dan Kodim 0815/Mojokerto atas kerja nyata di lapangan. “Kami bersyukur sinergi ini bisa menghasilkan sesuatu yang konkret bagi masyarakat. Masih banyak rumah warga yang tidak layak huni di Ngoro, dan kami membuka diri untuk kolaborasi dari berbagai pihak demi kesejahteraan masyarakat”, jelasnya.

Sementara itu, Kholis selaku penerima manfaat mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah kami sangat berterima kasih, kami sangat senang sekali, sekarang rumah kami sudah layak dihuni. Terima kasih kepada PT. PIM dan Kodim 0815/Mojokerto atas bantuan yang luar biasa ini”, ucapnya haru.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Bappeda Kabupaten Mojokerto, HRD PT. PIM Nanang Syaifudin, Kasun Jasem Wawan, serta Babinsa Jasem Serka Antonius.

Untuk diketahui kolaborasi semacam ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong lintas sektor dapat memberi dampak besar bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih.

Panen Padi Berhasil di Kelompok Tani Bahari Karya: Babinsa Berperan Aktif dalam Mendukung Pertanian.

Surabaya, – Bertempat di lahan pertanian milik Kelompok Tani Bahari Karya yang berlokasi di Jl. Semolo Bari, Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, telah dilaksanakan kegiatan panen padi dengan melibatkan Babinsa Medokan Semampir Koramil 0830-10/Sukolilo, Koptu Sahidi.

Kegiatan panen ini dilakukan di lahan seluas 0,2 hektare dengan jenis padi varietas 42 yang digarap oleh Bapak Subekhan, salah satu petani aktif dalam kelompok tani tersebut. Dari hasil panen tersebut, diperoleh total produksi sekitar 1 ton gabah, dengan harga jual mencapai Rp7.000,- per kilogram.

Koptu Sahidi menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan panen ini sebagai bentuk pendampingan dan dukungan kepada para petani di wilayah binaannya. “Kami selalu siap mendukung dan memotivasi para petani untuk terus semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka, demi menjaga ketahanan pangan di wilayah,” ujar Sahidi di sela-sela kegiatan panen.

Kegiatan ini disambut antusias oleh anggota kelompok tani, yang merasa terbantu dengan kehadiran TNI, khususnya Babinsa, dalam memberikan semangat serta pendampingan dalam berbagai kegiatan pertanian.

Dengan hasil panen yang melimpah dan cukup memuaskan, diharapkan ke depan produktivitas pertanian di wilayah Medokan Semampir dapat terus meningkat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas hasil taninya.

Pasi Intel Kodim 0819/Pasuruan Sidak ke Beberapa Koramil untuk Memastikan Kedisiplinan dan Tanggung Jawab.

Pasuruan,- Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan kesiapsiagaan satuan di jajaran Kodim 0819 Pasuruan, Kapten Czi Dimas Yulianto, selaku Pasi Intel Kodim 0819/Pasuruan, memimpin langsung kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Koramil jajaran. Sidak ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan kontrol terhadap kondisi personel, materil, serta sarana pendukung lainnya di lingkungan satuan. Rabu (23/7/25).

Sidak yang dilakukan oleh Pasi Intel bersama stafnya ini menyasar beberapa aspek penting, di antaranya kehadiran dan kedisiplinan anggota, pengecekan kendaraan dinas maupun pribadi yang meliputi kondisi kendaraan dan kelengkapan surat serta pengecekan sarana pendukung seperti penggunaan air dan listrik, hingga penggunaan handphone pribadi anggota. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh prajurit menjalankan tugas sesuai aturan dan menjaga nama baik institusi TNI AD khususnya Kodim 0819 Pasuruan.

Dalam keterangannya, Kapten Czi Dimas Yulianto menyampaikan bahwa sidak ini merupakan kegiatan rutin yang akan terus dilaksanakan guna menjaga kesiapsiagaan satuan. “Sidak ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tapi sebagai langkah pembinaan agar setiap anggota tetap disiplin, tanggap, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya penggunaan alat komunikasi dan media sosial secara bijak oleh setiap prajurit. “Kami juga melakukan pengecekan ponsel anggota untuk memastikan tidak ada pelanggaran etika dan disiplin, serta memastikan tidak ada penyalahgunaan media sosial yang dapat merugikan citra TNI,” tambahnya.

Kegiatan sidak ini mendapat respon positif dari para Danramil dan anggota di jajaran, yang menyambut baik upaya Pasi Intel dalam menciptakan suasana kerja yang lebih tertib dan profesional. Sidak ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi seluruh personel agar senantiasa menjaga sikap dan tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan.

Babinsa Koramil 0829-01 Kota Bangkalan Gelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran

Bangkalan – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penanggulangan kebakaran, Babinsa Koramil 0829-01/Kota Bangkalan Sertu Sofyan Rikianto melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pemadam kebakaran di Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Rabu (23/7/25).

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini diikuti oleh unsur perangkat kelurahan serta perwakilan warga. Sebanyak ±17 orang yang terdiri dari ketua RT dan RW hadir dalam kegiatan tersebut. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dasar tentang cara mencegah dan menghadapi kebakaran secara cepat dan tepat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Pol PP Bangkalan, Bapak Wawi Arif, S.ST., M.M., Kabid Pemadam Kebakaran, Bapak Hagus Perianto, S.E., M.M., Lurah Pangeranan, Babinsa Kelurahan Pangeranan, Perwakilan Ketua RW dan RT Kelurahan Pangeranan.

Sertu Sofyan Rikianto menegaskan pentingnya edukasi dini tentang penanggulangan kebakaran kepada masyarakat, terutama di lingkungan padat penduduk. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih kepada warga agar lebih siap dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran,” ujar Babinsa.

Kasat Pol PP dan Kabid Damkar juga memberikan pemaparan teknis mengenai penanganan awal kebakaran serta demonstrasi penanganan kebocoran tabung gas, yang disambut antusias oleh para peserta.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk masyarakat yang tanggap dan peduli terhadap keselamatan lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran sejak dini.

MPLS di Koramil 0829-12/Modung: Membangun Karakter Generasi Muda dengan Jiwa Nasionalisme.

Bangkalan — Dalam rangka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Koramil 0829-12/Modung menerima kunjungan siswa-siswi dari SDN Patereman 01 bertempat di Makoramil Modung, Rabu (23/07/25).

Kegiatan ini disambut hangat oleh Danramil 0829-12/Modung Letda Caj Hendarnanto, yang secara langsung menerima para siswa dan guru pendamping. Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi dikenalkan dengan lingkungan Koramil, tugas-tugas prajurit TNI di wilayah, serta pentingnya kedisiplinan, semangat kebangsaan, dan cinta tanah air sejak usia dini.

Letda Caj Hendarnanto menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan MPLS yang melibatkan institusi TNI, khususnya Koramil. “Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Semoga adik-adik semakin semangat belajar dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat,” ujarnya.

Selama kegiatan, para siswa mengikuti berbagai sesi edukatif yang disampaikan dengan pendekatan menyenangkan dan komunikatif oleh para Babinsa. Kegiatan berjalan lancar dan penuh antusias dari peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi positif antara TNI dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat bela negara.