Kepala Desa Soko Apresiasi Program TMMD ke-125: Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.

BOJONEGORO, – Semangat kebersamaan nampak terlihat pada acara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 yang dilakukan Kodim 0813 Bojonegoro. Dalam pelaksanaannya, program terpadu dan lintas sektoral ini berlangsung di Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kamis (24/7/2025)

Pelaksanaan kegiatan program yang akan berlangsung hingga 21 Agustus 2025 mendatang ini, menumbuhkan semangat harapan besar terhadap pembangunan yang merata, serta berkelanjutan bagi wilayah tertentu, dan menunjang percepatan perekonomian masyarakat.

Harapan pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat pada program yang mengusung ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ dirasakan pula oleh Kepala Desa Soko Moch. Johan Haryoko.

Hal tersebut, disampaikan Kepala Desa saat desanya menjadi sasaran program TMMD ke- 125 tahun ini. Dengan harapan masyarakat bisa merasakan manfaat dari program TMMD kali ini, semangat gotong royong masyarakat dalam pembangunan desa menjadi bukti kepedulian mereka terhadap pembangunan desanya.

Kepala Desa juga menyampaikan ucapan syukur Alhamdulillah dan terima kasih, karena program TMMD ke- 125 yang dilaksanakan Kodim 0813 Bojonegoro telah memilih Desa Soko sebagai wilayah yang mendapatkan program tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih Komandan Kodim 0813 Bojonegoro telah memilih desa kami menjadi sasaran program TMMD ke- 125, dan tim Satgas yang sudah berjibaku tanpa rasa lelah membangun infrastruktur Desa kami,” ucapnya dengan senyum bahagia.

Kepala Desa Soko juga mengatakan bahwa program ini juga sangat menunjang perekonomian warga setempat dan mencegah angka stunting diwilayahnya. Banyaknya rangkaian dalam kegiatan TMMD sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Banyak sekali program yang dikerjakan, mulai dari pembangunan jalan beton, Mushola, sumur bor, pagar sekolahan, rehabilitasi Check Dam, program Aladin, hingga pemberian tambahan makanan begizi guna mencegah stunting,” tuturnya.

Moch. Johan Haryoko selaku Kepala Desa juga mengungkapkan kebahagiaannya, karena dengan program TMMD ini Desa Soko mengalami peningkatan infrastruktur yang selama ini menjadi keterbatasan karena berada di pinggir hutan.

“Karena desa kami berada di pinggiran hutan jadi banyak infrastruktur yang belum layak dan berharap kalau bisa tahun-tahun berikutnya mendapatkan bantuan lagi,” tutur Kades Soko.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro Lettu Kav Sujirman, menambahkan, bahwa selain mengerjakan sasaran fisik dan non fisik, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke- 125 tahun 2025 ini juga memiliki sasaran tambahan. Sasaran tersebut juga merupakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yaitu TNI Manunggal Air Bersih atau TMAB berupa pembuatan 4 titik sumur bor.

“Pembangunan 4 unit sumur bor ini berada di RT.007, 009, 012 dan 014 Desa Soko. Harapannya, dengan dibangunnya sumur bor ini dapat mengatasi krisis air, mencukupi kebutuhan air warga setempat,” jelasnya.

Program TMMD ke-125: Sinergi TNI dan Pemkab Bojonegoro untuk Membangun Desa Terpencil

BOJONEGORO, – TMMD ke-125 resmi dibuka di Desa Soko, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, pada Kamis (24/7/2025). Program terpadu lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, terpencil, dan terisolir, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Fokus utama TMMD kali ini adalah pembangunan infrastruktur jalan, rehabilitasi check dam, peningkatan kualitas rumah layak huni, serta program ketahanan pangan dan air bersih.

Salah satu sasaran fisik utama adalah pembangunan jalan beton sepanjang 1.732 meter yang menghubungkan Desa Soko dan Desa Pajeng, Kecamatan Gondang. Jalan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga. Selain itu, rehabilitasi check dam seluas 156,80 meter persegi dan peningkatan kualitas 6 unit rumah layak huni (Rutilahu) juga menjadi prioritas. Pembangunan tambahan meliputi 1 unit sumur bor, mushola, dan pagar SDN Soko IV.

Untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, digelar operasi pasar murah yang menyediakan telur, bahan pokok, dan olahan ikan dengan harga terjangkau. Layanan kesehatan hewan gratis, termasuk vaksinasi, juga diberikan kepada warga. Sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan, Pemkab Bojonegoro membagikan 10.000 benih ikan tawes dan nila.

Upacara pembukaan TMMD ke-125 dihadiri oleh Forkopimda Bojonegoro, pejabat TNI/Polri, Camat Temayang, Kepala Desa Soko, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan warga. Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Mitro’atin, mengapresiasi kolaborasi TNI, Pemkab, dan masyarakat dalam TMMD ini dan berharap program serupa dapat menjangkau daerah lain dengan keterbatasan infrastruktur, seperti Desa Jintel dan Desa Malangbong di Kecamatan Kedungadem, serta wilayah Kecamatan Tambakrejo dan Gondang.

Camat Temayang, Moch. Basuki, menyampaikan apresiasinya dan berharap TMMD dapat berlanjut serta mendukung pengembangan potensi wisata lokal, khususnya yang berada di aset Perhutani. Ia optimis pengembangan wisata dapat meningkatkan perekonomian warga.

Program unggulan TMMD ke-125 adalah TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) dengan pembangunan 4 unit sumur bor dan program Ketahanan Pangan Padi. Program-program ini merupakan inisiatif Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Soko, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat ketahanan nasional di wilayah tersebut.

TMMD ke-125 Resmi Dibuka: Bupati Setyo Wahono Dorong Kesejahteraan Masyarakat Desa Soko

BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro resmi dibuka pada Kamis (24/7/2025) dilapangan sepak bola desa setempat. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan Inspektur Upacara (Irup) Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Hadir dalam acara pembukaan kegiatan program yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ ini diantaranya Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., Kasiter Korem 082/CPYJ Letkol Arm Indra Asmara Manurung, Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo, S.STP., M.Si., dan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.

Selain itu juga hadir Pj. Sekda Bojonegoro Andik Sujarwo, S.STP., M.Si., para Asisten dan Staf Ahli Setda Kabupaten Bojonegoro, jajaran OPD, Dansub Denpom 2-1/V Kapten Cpm Junaidi, Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Bojonegoro Budi Endah Soerjani, SH., Kabag Log Polres Bojonegoro Kompol Mukodam, para Danramil, Kapolsek dan Camat se- Kabupaten Bojonegoro, serta Kepala Desa se- Kecamatan Temayang dan tamu undangan lainya.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu dan lintas sektoral yang dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam memberdayakan, dan meningkatkan kesejahteran masyarakat.

Sebagai wujud nyata kepedulian ini, maka pelaksanaan TMMD dalam bentuk kegiatan karya bakti yang dilakukan bersama-sama antara TNI dengan instansi pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, yang pada hakikatnya ditujukan untuk memotivasi dan menumbuhkembangkan kesadaran, semangat dan gotong-royong masyarakat dalam membangun desa.

Selain itu, kegiatan program TMMD dilaksanakan juga untuk membangun semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki, serta kesiapsiagaan menghadapi setiap tantangan yang sedang maupun yang akan dihadapi.

Tujuan dilaksanakannya TMMD ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka mewujudkan pembangunan yang merata, seimbang dan berkelanjutan sehingga harus ada sinergitas dalam pelaksanaan program TMMD tahun 2025 ini dengan isu utama yaitu dalam rangka percepatan penanganan kemiskinan ekstrim, program ketahanan pangan desa dan percepatan penurunan angka stunting.

Lebih lanjut disampaikan oleh Bupati Bojonegoro bahwa TNI sebagai bagian dari elemen bangsa yang mempunyai fungsi khusus sebagai alat pertahanan dalam Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia menyebutkan 2 (dua) pola tugas pokok TNI yakni operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang yang terbagi dalam beberapa bentuk kegiatan, yang diantaranya adalah TMMD sebagai bagian fungsi TNI dalam tugas operasi militer selain perang.

Keterlibatan TNI dalam bentuk partisipasi aktif terhadap sensitifitas persoalan masyarakat, dalam kegiatan TMMD secara hukum memang telah dipayungi. Namun lebih dari itu, sebenarnya TNI harus proaktif terhadap persoalan masyarakat agar dapat memberikan kontribusi positif dalam penyelesaiannya.

Disisi lain, kegiatan TMMD ini mempunyai peran yang strategis, artinya dapat membangkitkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dengan semangat kebangsaan, sehingga dapat lahir kembali rasa cinta tanah air guna mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Pelaksanaan TMMD akan dilaksanakan selama 30 hari kedepan, yaitu mulai tanggal 23 Juli hari ini sampai dengan 21 Agustus 2025, dengan lokasi sasaran di Desa Soko Kecamatan Temayang, dengan harapan dapat mencapai hasil yang optimal sebagaimana yang telah kita rencanakan bersama.

Sejalan dengan semangat yang tertuang dalam tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ yang bermakna pengorbanan secara total oleh semua komponen bangsa untuk mewujudkan akselerasi pembangunan diwilayah demi kesejahteraan masyarakat di daerah.

Pada pelaksanaan TMMD ke- 125 tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan dukungan anggaran kegiatan sasaran fisik maupun nonfisik baik melalui OPD terkait maupun bantuan keuangan khusus kepada Desa Soko dengan anggaran sebesar Rp. 5.307.380.200,- terdiri dari sasaran fisik sebesar Rp. 4.649.303.450,- dan sasaran non fisik sebesar Rp. 658.076.750,-.

“Kegiatan sasaran fisik, diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa. Sedangkan sasaran non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong-royong dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro berpesan, agar OPD terkait, kecamatan dan desa untuk ikut berperan aktif mendukung pelaksanaan TMMD ke- 125 tahun 2025, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan sukses, hendaknya semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ini agar selalu menghormati adat istiadat, serta kearifan lokal dilokasi sasaran.

“Kepada masyarakat Desa Soko, jadikanlah TNI sebagai saudara dan keluarga sendiri selama kegiatan TMMD berlangsung. TNI akan bekerja sama dengan masyarakat, dan menginap di rumah-rumah warga dengan harapan akan terjalin hubungan kekeluargaan dan komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat,” pungkas Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Kegiatan Pembinaan Teritorial di SMK Labschool Unesa, Wujudkan Pelajar Disiplin dan Cinta Tanah Air

Surabaya, Kamis, 24 Juli 2025 – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin, cinta tanah air, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat, Wakil Komandan Koramil 0830-08/Tambaksari, Lettu Inf M. Nurhadi, bersama anggota melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial di SMK Labschool Unesa 1 Surabaya, Jl. Teratai No. 4, Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Tambaksari.

Kegiatan yang diikuti oleh 185 siswa dan siswi ini difokuskan pada pemberian materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Bela Negara, serta pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI AD melalui Koramil di wilayah, dalam rangka mendukung pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis.

Dalam penyampaian materinya, Lettu Inf M. Nurhadi menekankan pentingnya menjaga identitas nasional di tengah tantangan globalisasi. Ia menyampaikan bahwa ancaman terhadap keutuhan bangsa tidak hanya berupa serangan fisik, tetapi juga masuk melalui budaya, ideologi, dan gaya hidup yang dapat menggerus nilai-nilai kebangsaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan semangat bela negara. Di era globalisasi ini, generasi muda harus tetap memiliki jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Lettu Inf Nurhadi.

Selain pemaparan materi, siswa juga dibekali pelatihan baris-berbaris guna menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan semangat tinggi dari para peserta, yang menyambut baik kehadiran aparat TNI di lingkungan sekolah mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda khususnya pelajar di lingkungan Tambaksari mampu menjadi agen perubahan yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI di tengah arus perubahan zaman.

Pengamanan Perbatasan: Satgas Yonkav 3/AC Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu di Kalimantan

Nanga Badau – Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Yonkav 3/AC kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika jenis Sabu seberat 9,1 gram. Kamis, (24/7/2025).

Kejadian ini terjadi pada Selasa (22/7) sekitar pukul 23.25 WIB Jl. Ayani Trans Kalimantan, Ds. Korek, Kec. Ambawang, Kab. Kubu Raya saat personel Satgas atas nama Kopda Bayu Dian Kristiawan anggota Pos Kantuk Asam SSK II usai menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta akan kembali ke pos dengan menggunakan transportasi trevel dari Pontianak menuju ke Badau.

Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang licik. Barang haram tersebut diselundupkan melalui paket yang dikirim menggunakan jasa travel dari Pontianak menuju ke Badau. Paket tersebut dikamuflasekan dalam sebuah kotak kardus berisi pakaian bekas dan mainan anak-anak. Namun, berkat kejelian dan ketelitian anggota Satgas dalam melakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah paket kecil mencurigakan yang disembunyikan di antara tumpukan pakaian dan mainan.

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam dan uji awal, paket mencurigakan tersebut diduga kuat berisi Narkotika jenis sabu. Temuan tersebut segera diamankan, dan pihak Satgas langsung berkoordinasi dengan pihak Intelrem 121/Abw untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Dansatgas Yonkav 3/AC Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto, S.Sos., menyampaikan apresiasi terhadap kesigapan anggotanya dalam menjaga wilayah perbatasan dari segala bentuk penyelundupan.”Kami tidak akan lengah dalam menjalankan tugas. Wilayah perbatasan bukan tempat yang bebas bagi para pelaku kejahatan, termasuk narkotika. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan sinergi dengan aparat lainnya untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Hingga saat ini, barang bukti telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan pengujian laboratorium dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan yang terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.

Kerja Sama Militer Indonesia-Singapura: Pangdam V/Brawijaya Jalin Silaturahmi Strategis

Singapura — Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A., mengunjungi Komando Divisi 6 Markas Besar Sense and Strike (6th Division/HQ SS) di Singapura. Dengan didampingi oleh Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto dan Asops Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Eko Setyawan. Kamis (24/07/2025). Kunjungan ini bertujuan mempererat kerja sama militer antara Indonesia dan Singapura.

Di markas Divisi 6/HQ SS, Pangdam V/Brawijaya disambut oleh Brigadir Jenderal (BG) Anand Sathi Kumar. Pertemuan ini membahas strategi pertahanan modern dan pertukaran informasi intelijen. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman regional. Kedua negara berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan kawasan melalui Senior Officer Visit Program (SOPV).

Selain mengunjungi Divisi 6/HQ SS, Pangdam V/Brawijaya juga bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat Singapura (Chief Of Army Singapura), Major General Cai Dexian. Pertemuan ini menjadi forum penting untuk bertukar pandangan tentang isu-isu strategis. Kedua jenderal membahas perkembangan teknologi militer dan taktik pertempuran modern.

Melalui dialog ini, Pangdam V/Brawijaya dan Kepala Staf Angkatan Darat Singapura sepakat untuk meningkatkan latihan bersama dan berbagi teknologi, bertukar wawasan tentang kekuatan militer kedua negara khususnya matra darat. Langkah ini menunjukkan dedikasi kedua negara dalam menjaga perdamaian.

Tujuan kunjungan adalah memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Singapura. Pertemuan membahas peningkatan kapabilitas angkatan darat, strategi latihan bersama, dan respons ancaman keamanan. Kedua pihak sepakat kolaborasi vital untuk stabilitas kawasan.

Dengan terjalinnya kerja sama yang erat ini, diharapkan Indonesia dan Singapura dapat semakin solid dalam menghadapi tantangan keamanan di kawasan. Kemitraan strategis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi stabilitas dan perdamaian regional.

Mayjen TNI Rudy Saladin Pimpin Rapat Dewas Badan Layanan Umum

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, memimpin berlangsungnya rapat Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) Rumkit TK II dr. Soepraoen yang digelar di Ruang Hayam Wuruk Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Rabu (23/07/2025) pagi.

Selain dihadiri oleh para PJU di lingkungan Kodam, rakor tersebut turut dihadiri oleh pejabat pengelola, serta para tenaga medis dan paramedis dari Rumkit TK II dr. Soepraoen, Kota Malang.

Pada kesempatan itu, apresiasi tak lepas disampaikan oleh Pangdam terhadap kualitas pelayanan kesehatan bagi prajurit, ASN, keluarga dan masyarakat yang telah diberikan oleh pihak Rumkit Soepraoen.

“Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) memiliki tanggung jawab yang sangat penting dalam menjaga kendali mutu, mengawasi biaya operasional Rumah Sakit, melindungi hak dan kewajiban pasien serta memastikan pengelolaan keuangan yang profesional,” ujar Pangdam.

Rapat itu, kata Mayjen TNI Rudy, digelar dengan tujuan untuk mengarahkan, memantau serta mengevaluasi penerapan pengelolaan administras, sekaligus kebijakan strategis demi terciptanya tata kelola yang baik.

“Kami akan terus mengembangkan Rumkit ini menjadi salah satu rumah sakit TNI AD yang memberikan pelayanan kesehatan prima bagi Prajurit, ASN, Keluarga dan masyarakat melalui pengelolaan yang efektif,” tegasnya.

Tak hanya itu, Pangdam berharap, laporan pengelolaan dan pengawasan melalui BLU tersebut nantinya bisa terukur dan bisa dijadikan bahan pengambilan keputusan ataupun kebijakan yang efektif bagi pejabat pengelola dan pihak Dewan Pengawas.

“Hal ini, akan meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan kinerja Badan Layanan Umum (BLU) serta mengoptimalkan dana untuk penanganan pasien dan kesejahteraan tenaga kesehatan,” jelas Pangdam.

Pangdam Brawijaya Resmi Lantik Pengurus Yapertima Madiun dan Pasuruan

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, resmi melantik pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka (Yapertima) Madiun dan Pasuruan periode 2025-2030.

Pelantikan yang berlangsung di Ruang Hayam Wuruk Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Rabu (23/07/2025) pagi itu, turut dihadiri oleh Danrem 081/DSJ, Danrem 083/BDJ, PJU di lingkungan Kodam serta pihak terkait lainnya.

Selain pelantikan, prosesi itu turut diwarnai dengan penandatanganan pakta integritas.

Sebelumnya, Ketua Yapertima Madiun telah dijabat oleh Kolonel Arm Untoro Haryanto. Namun, kini digantikan oleh Kolonel Inf Mokhamad Syaeful Azis.

Sedangkan, Letkol (Purn) Sugito yang sebelumnya menduduki jabatan Ketua Yapertima Pasuruan, kini digantikan oleh Kolonel Arm Kaharudin.

Yapertima, kata Pangdam, merupakan yayasan yang membina institusi pendidikan tinggi dibawah naungan Kodam Brawijaya. Tentunya, yayasan itu berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu berkontribusi pada bangsa dan negara.

“Oleh karena itu, saya menaruh harapan besar kepada Ketua Yapertima yang baru untuk terus berinovasi dan kreatif dalam merancang program-program pengembangan kampus yang relevan dan berorientasi pada mutu,” tegas Mayjen TNI Rudy.

Tak hanya itu, Pangdam juga berpesan kepada para pengurus Yapertima Madiun dan Pasuruan untuk bisa menjadikan Yapertima sebagai Perguruan Tinggi unggulan.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, saya mengingatkan agar Ketua Yapertima yang baru segera melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan seluruh jajaran pengurus dan unit kerja di bawahnya, guna menciptakan keharmonisan, keselarasan dan kesamaan langkah dalam menjalankan visi dan misi yayasan,” tegas Pangdam.

Kampung Yuwainda Rayakan Kehadiran Cahaya Pertama Setelah Bertahun-Tahun Hidup dalam Kegelapan

Distrik Waris, Kabupaten Keerom – Papua. Dalam gelap yang telah bertahun-tahun menyelimuti malam-malam Kampung Yuwainda Distrik Waris, akhirnya sinar harapan hadir menyapa. Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti warga, ketika cahaya pertama dari lampu solar cell menembus pekatnya malam di wilayah perbatasan. Rabu, (23/7/2025).

Bertahun-tahun masyarakat Kampung Yuwainda hidup tanpa listrik. Di tengah kegelapan, hanya pelita yang menemani malam mereka. Mama-mama Papua tetap setia menenun noken dalam remang cahaya seadanya, anak-anak belajar dengan mata yang dipaksa terbiasa dengan gelap, dan aktivitas malam terbatasi waktu.

Berkat inisiatif dan kerja nyata Satgas Yonif 512/QY, lampu-lampu tenaga surya kini menyala menerangi rumah-rumah warga, balai kampung, hingga tempat ibadah. Program ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 512/QY untuk tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat di wilayah penugasan.

Kepala Kampung Yuwainda, Bapa Lazarus Muenda, tak kuasa menyembunyikan rasa haru dan terima kasihnya.

“Kami tidak pernah sangka cahaya akan datang secepat ini. Selama ini kami hanya berharap, tapi hari ini Satgas Yonif 512/QY bawa terang itu untuk kami. Terima kasih banyak untuk bapa-bapa TNI”. Ujarnya.

Kini, Merah Putih tak hanya berkibar di siang hari. Ia juga bersinar di malam-malam gelap, menyapa warga Kampung Yuwainda dengan hangatnya cahaya, dan menyampaikan satu pesan: Indonesia hadir, untuk semua.

Motivasi untuk Anak Binaan: Dandim 0808/Blitar dan Wakil Gubernur Hadiri Peringatan HAN

Blitar – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke – 41 tahun 2025, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar menyelenggarakan acara bertema “Pembinaan Dan Penghormatan Terhadap Hak Anak” di Aula Penataran LPKA, Jl. Bali No. 76 Karangtengah, Kota Blitar. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 orang peserta dan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur (Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B, Bus., M.Sc. Ph.D), Rabu (23/7/2025).

Hadir dalam kegiatan antara lain, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D (Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur) Drs. H. Rijanto, MM (Bupati Blitar) Zahratul Uliya (PKBI Jatim) Letkol Inf. Hendra Sukmana, M.Han (Dandim 0808/Blitar) Gatot Tri Rahardjo, SH (Kepala LPKA Kelas I Blitar) Derman P. Nababan, SH., MH (Ketua Pengadilan Negeri Blitar Kelas I A) Priyo Suhartono, S.Sos (Setda Kota Blitar)
Perwakilan dari Kejari Kota dan Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya, Kepala LPKA Kelas I Blitar Bapak Gatot Tri Rahardjo, SH, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur dan seluruh tamu undangan. Ia menjelaskan bahwa HAN menjadi momentum penting dalam proses pembinaan anak-anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

“Hari Anak Nasional bagi kami memiliki makna mendalam, menyentuh hak dan masa depan anak-anak binaan. Dari 202 anak, 121 di antaranya diusulkan dan mendapat pengurangan masa pidana. Mereka tetap anak bangsa, dan harus kita bimbing bersama,” tegas Gatot Tri Rahardjo.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya menyampaikan bahwa HAN bukan sekadar peringatan seremonial, namun momentum untuk menegaskan bahwa semua anak, termasuk yang sedang menjalani pembinaan, tetap memiliki hak, harapan, dan kesempatan untuk berubah.

“Anak binaan bukan anak nakal, mereka adalah anak-anak yang sedang tumbuh dan belajar memperbaiki diri. Mari kita beri ruang untuk ekspresi, edukasi, dan kreativitas mereka, meski dalam lingkungan terbatas. Sistem negara kita hadir untuk melindungi semua, termasuk mereka,” ujar Emil.

Wagub juga mengingatkan anak-anak yang telah selesai masa pidana untuk berhati-hati dalam memilih pergaulan dan menjaga integritas saat kembali ke masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana M.Han, turut memberikan motivasi kepada anak-anak binaan. Ia menekankan pentingnya semangat nasionalisme dan memperbaiki diri dengan karakter yang kuat.

“Kalian adalah bagian dari generasi penerus bangsa. Jadikan masa pembinaan ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Bangsa ini butuh kalian anak-anak yang tangguh, berkarakter dan punya semangat juang untuk membangun negeri,” tegas Dandim.

Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan lembaga untuk tidak memandang sebelah mata anak binaan, karena mereka juga memiliki potensi besar bila diberi kesempatan dan bimbingan yang tepat.

Peringatan HAN ke – 41 di LPKA Blitar ini menjadi bukti bahwa negara hadir dalam pembinaan generasi muda, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan, agar dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang bertanggung jawab, mandiri dan berdaya saing.