Peresmian PLTP Ijen: Langkah Awal Menuju Kemandirian Energi dan Net Zero Emission 2060

Bondowoso, 26 Juni 2025 – Terobosan besar energi bersih nasional resmi dimulai dari kaki Gunung Ijen. Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan secara virtual Pengoperasian dan Pembangunan Energi Terbarukan di 15 Provinsi, termasuk PLTP Ijen Medco Cahaya Geothermal yang berlokasi di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Momentum bersejarah ini disambut antusias sekitar 500 peserta dari berbagai instansi, pejabat tinggi nasional, hingga elemen TNI-Polri.

Acara yang berlangsung mulai pukul 11.02 hingga 13.00 WIB ini mencatatkan babak baru dalam transisi energi nasional. Presiden Prabowo menyampaikan, “Ini adalah momentum besar menuju kemandirian energi dan swasembada nasional. Kita punya potensi besar, kita akan kelola sendiri.”

Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., yang hadir langsung di lokasi, menegaskan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan keamanan pembangunan proyek strategis nasional. “Sebagai aparat teritorial, kami di Kodim 0822 siap mendukung penuh program transisi energi nasional. Keamanan dan kelancaran pembangunan adalah tanggung jawab kami,” tegasnya saat diwawancarai usai acara.

PLTP Ijen sendiri kini telah menyelesaikan tahap pertama dengan kapasitas 35 MW, dan akan segera dilanjutkan ke tahap dua dan tiga hingga total 110 MW. Proyek ini menjadi bagian penting dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021–2030 dan ditargetkan mendorong pengurangan emisi karbon serta membuka ribuan lapangan kerja baru.

Acara turut dihadiri Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia, Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Danrem 083/Bdj Kolonel Kohir, serta sejumlah kepala daerah sekitar. Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyatakan rasa bangga Bondowoso terpilih sebagai lokasi awal pengoperasian, menandakan posisi strategis daerah dalam pembangunan nasional.

Prasasti peresmian ditandatangani oleh Menteri ESDM sebagai simbol komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan energi baru terbarukan. Keberadaan PLTP Ijen menjadi tonggak penting dalam pemenuhan kebutuhan listrik nasional dan mendukung misi net zero emission pada tahun 2060.

“Kami siap mengawal dan mengamankan pembangunan EBT ini sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa. Energi bersih adalah masa depan Indonesia,” ujar Dandim 0822, Letkol Arh Achmad Yani menutup testimoninya.

Dandim 0818/Malang-Batu Dampingi Mayjen Farid Makruf dalam Bakti Sosial untuk Penyandang Disabilitas.

Malang,- Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Inf Yuda Sancoyo, M.Han., bersama Forkopimda Kabupaten Malang, mendampingi kunjungan Mayjen TNI Dr. Farid Makruf, M.A. selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Kartika Mutiara, dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang digelar di Yayasan Disabilitas Kartika Mutiara Pakisaji, (06/2025).

Kegiatan yang sarat nilai kemanusiaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, komunitas, hingga dunia usaha. Turut hadir Brigjen TNI Riyanto (Kasdivif 2 Kostrad), Kolonel Caj Paham Priyono, S.E., M.M. (Kaajendam V/Brw), Yusron Firmansyah (Ketua Umum MTC), Agung Wibowo (Manajer PLN UP3 Malang), Edi (Ketua HDCI Malang), serta pejabat tinggi dari Divif 2 Kostrad, Lanal Malang, BNN, dan Forkopimda lainnya.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang bertujuan mendukung anak-anak penyandang disabilitas agar terus semangat dalam berkarya dan menjalani kehidupan. Dalam sambutannya, Letkol Inf Yuda Sancoyo, yang akan segera mengakhiri masa jabatannya sebagai Dandim 0818, menyampaikan pesan penuh harapan kepada seluruh stakeholder yang hadir.

“Saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga sinergi dalam mendukung kegiatan anak-anak difabel di Yayasan Kartika Mutiara. Mereka adalah bagian dari masa depan bangsa yang harus kita berdayakan bersama,” ujar Dandim.

Bakti sosial kali ini tidak hanya memberikan bantuan secara materiil, tetapi juga menyampaikan pesan empati dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, terutama saat interaksi langsung antara para pejabat dengan anak-anak penyandang disabilitas.

Kodim 0818/Malang-Batu terus berkomitmen menjalankan misi sosial kemanusiaan sebagai wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terbangun kepedulian dan dukungan berkelanjutan terhadap komunitas difabel di wilayah Kabupaten Malang.

Kodim 0808/Blitar Gelar Komsos untuk Perkuat Ketahanan Nasional Bersama Komponen Masyarakat

Blitar – Bertempat di Aula Sudanco Supriyadi Kodim 0808/Blitar Jl. A. Yani No. 06 Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, telah dilaksanakan kegiatan Penyelenggaraan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Komponen Masyarakat Semester I Tahun Anggaran 2025, Kamis (26/6/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Staf Teritorial Kodim 0808/Blitar dan diikuti oleh ± 70 peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Tammpak turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han (Dandim 0808/Blitar), Mayor Cku Supriono (Pabung Kodim 0808/Blitar), Kapten Inf Supriadi (Danramil 0808/04 Sanankulon), Kapten Inf Slamet Gunarto (Danramil 0808/15 Gandusari), Kapten Inf Suwito (Pasi Ter Kodim 0808/Blitar), serta perwakilan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat dan para Pengusaha se-Kota/Kabupaten Blitar.

Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, laporan perwira tertua, doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han. Dalam sambutannya beliau menegaskan pentingnya komunikasi sosial sebagai sarana memperkuat ketahanan nasional di tengah kondisi global yang dinamis.

“Komsos merupakan salah satu metode pelaksanaan fungsi utama TNI AD melalui pembinaan teritorial. Melalui kegiatan ini, kita bangun sinergi dalam menjaga ketahanan pangan, kedaulatan wilayah, serta menangkal pengaruh negatif globalisasi,” ungkap Dandim.

Letkol Hendra juga menyampaikan apresiasinya atas kontribusi masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah, termasuk capaian positif produksi pangan di wilayah Blitar yang meningkat drastis pada Semester I TA 2025 hingga mencapai 4.380 ton gabah, naik 300% dari tahun sebelumnya.

Beliau juga menyinggung pentingnya partisipasi masyarakat dalam perekrutan calon prajurit TNI serta klarifikasi terkait program-program sosial seperti dapur sehat yang peran TNI hanya sebagai pendamping.

Sesi dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kapten Inf Supriono (Danramil Sanankulon) tentang Peran TNI AD bersama Komponen Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional. Beliau memaparkan pentingnya adaptasi terhadap dinamika global, peran strategis TNI dalam pembangunan daerah, serta sinergi melalui program seperti TMMD, edukasi bela negara dan pendampingan ketahanan pangan.

Selanjutnya, Kapten Inf Slamet Gunarto (Danramil Gandusari) membawakan materi Merawat Kebhinekaan dalam Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama. Ia menekankan pentingnya toleransi, dialog antarumat, serta peran negara dan masyarakat dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman Indonesia.

Sebagai bentuk penghargaan, acara ditutup dengan pemberian tali asih secara simbolis kepada perwakilan peserta, dilanjutkan foto bersama, menyanyikan lagu “Bagimu Negeri”, laporan penutup, serta ramah tamah.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Penyelenggaraan Komsos ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam menjembatani komunikasi antara TNI dengan masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, serta menjadi wadah aspirasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan Interaktif: Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh TNI AD untuk Generasi Muda Bubutan

Surabaya — Dalam rangka memperkuat semangat nasionalisme dan meningkatkan ketahanan masyarakat di era global, Komandan Koramil 0830/04 Bubutan, Mayor Arh Achmad Fahrudin, memberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional kepada para pemuda Karang Taruna se-Kecamatan Bubutan. Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif di Aula Kantor Kecamatan Bubutan, Jl. Koblen Tengah No. 22, Rabu malam (25/6).

Dalam kegiatan tersebut, Mayor Fahrudin tidak sendiri. Ia hadir bersama anggota Babinsa Koramil 0830/04 Bubutan, yang dikenal aktif mendampingi masyarakat di lapangan. Kehadiran Babinsa menjadi bukti nyata keterlibatan TNI AD secara langsung dalam pembinaan generasi muda yang tangguh dan cinta tanah air.

“Pemuda adalah kekuatan utama bangsa. Jika mereka dibekali dengan wawasan kebangsaan yang kuat, maka bangsa ini akan tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan,” ujar Mayor Fahrudin

Babinsa juga turut ambil bagian dengan memberikan pemahaman langsung kepada peserta, berbagi pengalaman tentang bagaimana menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman. Mereka menyampaikan bahwa nilai-nilai kebangsaan bukan sekadar teori, tapi harus hidup dalam tindakan sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Camat Bubutan, serta perwakilan Karang Taruna dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Bubutan. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif dan pertanyaan-pertanyaan kritis yang muncul dari para pemuda.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD, khususnya Koramil 0830/04 Bubutan, dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui pemberdayaan pemuda sebagai garda terdepan pembangunan bangsa.

Koramil 0830-18/Gayungan Resmi Jadi Tipe A, Perkuat Peran dalam Pelayanan Masyarakat

SURABAYA – Koramil 0830-18/Gayungan Kodim 0830/Surabaya kini resmi berstatus sebagai Koramil Tipe A. Peresmian peningkatan status Koramil Gayungan ini dilakukan Kamis, (26/6/2025) di Markas Koramil Jalan Menanggal Timur No. 1, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, oleh Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie.

Perubahan status tersebut tertuang dalam Surat Perintah Pangdam V Brawijaya Nomor Sprin/336/III/2025 tanggal 11 Maret 2025. Validasi organisasi ini merupakan bagian dari penataan satuan kewilayahan untuk memperkuat sistem pertahanan dan pelayanan masyarakat.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirine oleh Danrem. Hadir dalam acara tersebut jajaran pejabat TNI, Forkopimcam, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Danny Alkadrie menyampaikan bahwa perubahan status Koramil Gayungan menjadi Tipe A bukan hanya sekadar pembaruan struktur organisasi.

Menurutnya, hal ini adalah bentuk kepercayaan dari komando atas terhadap peran dan kontribusi Koramil dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Perubahan ini menunjukkan bahwa wilayah Gayungan dan sekitarnya dianggap strategis. Maka, dibutuhkan satuan kewilayahan yang lebih kuat, lebih responsif, dan lebih dekat dengan masyarakat,” kata Brigjen Danny.

Ia juga menekankan bahwa ke depan, Koramil Gayungan diharapkan bisa semakin optimal dalam menjalankan pembinaan teritorial. Sinergi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta tokoh-tokoh masyarakat juga perlu terus diperkuat.

“Koramil Tipe A harus lebih cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Jangan tunggu ada masalah besar, baru bertindak. Kita harus hadir lebih awal, mendengar, dan memberi solusi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Danrem juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses validasi organisasi ini. Mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Ia berharap, dengan langkah ini, ketertiban, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat bisa semakin meningkat.

Senada dengan Danrem, Komandan Kodim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, menegaskan bahwa peningkatan status Koramil Gayungan adalah bentuk pengakuan atas peran dan fungsi satuan tersebut selama ini.

“Koramil Gayungan membawahi dua kecamatan yang cukup padat dan aktif, yaitu Gayungan dan Jambangan. Wilayah ini tidak hanya strategis secara geografis, tapi juga menjadi titik tumbuh aktivitas masyarakat,” jelas Kolonel Didin.

Ia juga menyampaikan bahwa Koramil Gayungan merupakan satuan terakhir di jajaran Kodim 0830/Surabaya yang naik status menjadi Tipe A. Ini berarti, seluruh koramil di bawah Kodim 0830 kini telah berada dalam struktur yang setara dan siap menjalankan tugas kewilayahan secara maksimal.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi TNI, tapi juga bagi masyarakat. Karena kehadiran Koramil akan semakin terasa dan berdampak langsung dalam kehidupan sehari-hari warga,” tambahnya.

Peningkatan status ini membawa perubahan dalam susunan personel dan peningkatan kapasitas satuan. Dengan struktur baru, Koramil akan memiliki daya dukung lebih kuat dalam mendampingi program-program pembinaan masyarakat, pengamanan wilayah, serta koordinasi lintas sektor.

Banyak warga yang menyampaikan harapan agar kehadiran Koramil benar-benar memberi manfaat nyata.

“Semoga Koramil makin dekat dengan warga, bukan hanya saat ada kegiatan besar, tapi juga dalam hal-hal kecil di lingkungan,” ujar seorang tokoh masyarakat yang turut hadir dalam acara tersebut.

Kini, dengan status baru sebagai Tipe A, Koramil 0830-18 Gayungan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih maksimal, cepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bukan hanya sebagai institusi pertahanan, tapi juga mitra aktif dalam pembangunan keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan Komsos Serda Santoso: Bantu Panen Padi untuk Wujudkan Kemandirian Pangan di Desa Siwalan

Ponorogo,- Serda Santoso adalah salah satu anggota Koramil Tipe B 0802/15 Mlarak, Kodim 0802/Ponorogo yang sehari hari bertugas menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Siwalan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo, Kamis (26/06/2025).

Salah satu kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilaksanakan hari ini yaitu membantu warga yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Orimencil Desa Siwalan yang memanen padi menggunakan mesin perontok padi.

“ Hari ini salah satu kegiatan yang kami lakukan di desa binaan yaitu membantu petani yang tergabung dalam Poktan Orimencil Desa Siwalan yang sedang memanen padi menggunakan mesin perontok padi, “ kata Serda Santoso.

“ Kegiatan pendampingan ini terus kami lakukan guna memberikan motivasi dan semangat kepada para petani agar saat panen hasilnya semakin baik serta hasilnya meningkat sehingga program swasembada pangan bisa terus terwujud, “ kata Babinsa Siwalan.

Tidak hanya itu, dia juga mengatakan bahwa dengan seringnya bertemu dan berbaur dengan warga serta selalu ikut dalam segala kegiatan yang dilakukan maka dengan sendirinya akan tercipta kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Babinsa Padelegan Bangun Rumah Tinggal Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu, Perkuat Gotong Royong

PAMEKASAN – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Desa Padelegan, Serda Akhmad Nurdi Hamzah melaksanakan karya bakti bersama warga dengan membangun Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu di wilayah binaannya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Asambatur, Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu. Serda Akhmad Nurdi Hamzah tampak turut serta bekerja bahu membahu bersama masyarakat membangun rumah milik Ali (54), seorang warga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai aparat teritorial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga rumah ini nantinya dapat memberikan kenyamanan dan kehidupan yang lebih baik bagi Pak Ali dan keluarganya,” ujar Serda Akhmad Nurdi Hamzah di sela-sela kegiatan.

“Program pembangunan RTLH ini juga menjadi salah satu upaya nyata dalam mempererat hubungan antara TNI dan rakyat serta wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong semangat gotong royong warga dalam membantu sesama,”terangnya.

Dengan keterlibatan aktif Babinsa dan partisipasi masyarakat, diharapkan semangat kebersamaan dalam membangun desa semakin meningkat dan kesejahteraan warga dapat terus terwujud.

Kodim 0807/Tulungagung Gelar Kegiatan Komunikasi Sosial untuk Perkuat Ketahanan Nasional

Tulungagung – Kodim 0807/Tulungagung menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Dengan Komponen Masyarakat TA. 205 yang dibuka secara langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) Tulungagung, Mayor Arh Untung Wiyono, ST, di Aula Pandu Sakti Makodim 0807/Tulungagung, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 17, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (26/06/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Pentingnya Komunikasi Sosial Segenap Komponen Masyarakat yang Adaptif dan Terintegrasi Dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional yang Kuat Guna Mendukung Program Pemerintah di Daerah Secara Berkelanjutan” ini dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0807/Tulungagung, Mayor Arh Untung Wiyono, ST.

Dalam sambutannya, Mayor Untung menekankan pentingnya menjalin sinergi yang erat antar komponen masyarakat sebagai fondasi memperkuat ketahanan nasional. Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan Komsos, TNI AD terus memperkuat pembinaan teritorial sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan NKRI, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mendukung keberhasilan program pembangunan di daerah.

“Ketahanan nasional tidak hanya dibangun oleh TNI atau pemerintah saja, namun juga memerlukan peran aktif seluruh komponen masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka, adaptif, dan terintegrasi menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Kasdim.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi masyarakat, akademisi, hingga perwakilan perangkat desa, sebagai wujud keterlibatan seluruh komponen bangsa dalam mendukung stabilitas nasional dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan Komsos ini, diharapkan terjalin pemahaman bersama dan sinergi positif antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan wilayah Tulungagung yang aman, maju, dan sejahtera.

Aksi Nyata Babinsa: Perbaikan Tanggul Sungai Melibatkan 100 Warga di Banyuwangi

Banyuwangi,- Aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh Babinsa Desa Kebondalem, Sertu Eko Widayanto, yang bersama sejumlah instansi terkait dan warga melaksanakan kerja bakti perbaikan tanggul sungai yang jebol di wilayah Sendangrejo, Kecamatan Bangorejo. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 26 Juni 2025 sejak pukul 07.30 WIB dan melibatkan sekitar 100 orang peserta dari berbagai unsur.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI dan Dinas Pengairan, dalam hal ini gabungan dari Korsda Cluring dan Korsda Bangorejo. Selain sebagai upaya penanganan darurat kerusakan tanggul, kerja bakti ini juga merupakan bentuk respons cepat terhadap potensi bencana banjir yang bisa mengancam kawasan pemukiman warga di sekitar sungai.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Batikomsos Peltu Mahfud yang mewakili Danramil 0825/10 Bangorejo, Korsda Cluring Sugiono, Korsda Bangorejo Yadi, satu anggota Koramil dan satu staf Koramil Bangorejo, serta gabungan personel dari Dinas Pengairan dua wilayah. Kehadiran lintas sektor ini memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan kerja yang efektif dan produktif di lapangan.

Babinsa Sertu Eko Widayanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi contoh penting bahwa upaya perbaikan infrastruktur tidak harus menunggu waktu lama jika seluruh elemen masyarakat mau terlibat aktif. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan agar lingkungan kita tetap aman dan produktif, serta masyarakat merasa terlindungi,” ujarnya.

Dengan perbaikan tanggul yang dilakukan secara bergotong royong, diharapkan fungsi aliran sungai kembali normal dan mampu menahan debit air yang meningkat saat musim penghujan. Lebih dari sekadar kegiatan fisik, momen ini menjadi simbol kekompakan dan kerja bersama demi kepentingan umum yang lebih luas.

Operasi Bersama TNI-Polri dan Bea Cukai: Tekan Peredaran Rokok Ilegal di Kebonsari.

Madiun, — Sertu Handik Handoko, Babinsa Desa Singgahan Koramil 0803-13/Kebonsari, bersama dengan petugas Bea Cukai, Polisi Militer (POM) TNI, Polsek Kebonsari, Satpol PP, dan Tim Trantib, melaksanakan operasi pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) ilegal di wilayah Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Kamis (26/6).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya sinergi antar instansi terkait dalam menekan peredaran rokok dan produk hasil tembakau ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. Dalam operasi yang dilaksanakan ini petugas memberikan himbauan kepada pedagang terkait larangan menjual rokok ilegal yang tidak dilengkapi pita cukai resmi.

Sertu Handik Handoko menyampaikan, “Operasi ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus melindungi pendapatan negara dari sektor cukai. Kami berharap dengan langkah ini, peredaran BKC ilegal dapat ditekan dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menggunakan produk legal.”

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menegakkan hukum dan mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran barang-barang ilegal yang dapat mengganggu perekonomian dan kesehatan masyarakat.