Pendampingan Babinsa pada Kelompok Tani: Mewujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan di Sidoarjo

Sidoarjo – Pada hari ini, Minggu 1 Juni 2025, Babinsa Desa Sedengan Mijen, Kopka Suwaji, kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Dengan penuh semangat kebersamaan, Kopka Suwaji memimpin pendampingan langsung kepada Kelompok Tani “Mijil Makmur” dalam kegiatan tanam padi seluas 1,5 hektar. Kegiatan yang berlangsung di areal persawahan Desa Sedengan Mijen ini menggambarkan betapa eratnya sinergi antara TNI, petani, dan warga desa demi mewujudkan produktivitas pertanian yang optimal.

Sejak pagi, udara di sekitar persawahan Sedengan Mijen dipenuhi keceriaan para anggota Kelompok Tani Mijil Makmur. Berbekal alat tanam tradisional dan mesin bantuan dari pemerintah desa, para petani memulai proses pengolahan lahan. Kopka Suwaji, yang hadir dengan senyum hangat, tidak sekadar mengawasi, tetapi ikut membaur: membantu mengatur jarak tanam, memberi arahan teknis perawatan bibit, hingga menyemangati petani yang baru pertama kali terlibat dalam pendampingan TNI. Sikap proaktif dan ramah beliau berhasil memupuk rasa kekeluargaan di antara semua yang terlibat.

“Kegiatan seperti ini penting sekali bagi kami para petani. Kehadiran Pak Suwaji bukan hanya soal bantuan fisik, tapi juga rasa kekeluargaan dan motivasi untuk terus meningkatkan hasil panen,” ujar Ketua Kelompok Tani Mijil Makmur, Bapak Hadi Santoso. Lebih lanjut, Bapak Hadi menambahkan bahwa pada musim tanam kali ini, kelompoknya menargetkan hasil yang lebih baik berkat teknik bercocok tanam yang benar dan pengelolaan air yang maksimal. Dukungan Babinsa menjadi salah satu penopang utama agar target tersebut dapat terwujud.

Secara umum, lahan seluas 1,5 hektar ini sebelumnya telah melalui proses pembajakan, pemupukan, dan penyemaian bibit padi unggul. Dalam pendampingan, Kopka Suwaji menekankan pentingnya penggunaan pupuk organik dan pemupukan berimbang, agar tanah tetap subur tanpa kehilangan kandungan nutrisinya. Ia juga menjelaskan kepada petani mengenai rotasi tanaman dan teknik pengendalian hama terpadu, sehingga kelak hasil panen tidak hanya melimpah, tetapi juga bebas dari kerusakan yang signifikan.

Di sela-sela aktivitas, Babinsa Kopka Suwaji menyempatkan diri untuk berdialog dengan ibu-ibu anggota kelompok tani. Ia menganggap bahwa peran perempuan dalam pertanian sangatlah krusial, mulai dari menyiapkan benih hingga proses pemanenan. “Bapak-bapak tentu sigap di lapangan, tapi tanpa peran ibu-ibu yang cekatan, persiapan bibit dan pengolahan lahan tidak akan berjalan mulus,” ujar Kopka Suwaji dengan penuh kehangatan. Aksi saling mendukung ini mencerminkan nilai gotong royong yang telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat pedesaan.

Lebih jauh, pendampingan oleh Babinsa Koramil 0816/09 Krian ini juga diharapkan dapat membuka wawasan petani muda untuk mengadopsi teknologi pertanian modern. Kopka Suwaji memberikan contoh sederhana penggunaan alat tanam mekanik dan cara perawatan padi dengan sistem tanam jajar legowo, sehingga kebutuhan benih lebih efisien dan produktivitas meningkat. Petani lokal pun antusias mencatat setiap petunjuk, berharap dapat menerapkan pada musim tanam berikutnya.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga memberikan nilai edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Kopka Suwaji mengimbau agar petani tidak melakukan pembakaran sisa jerami, melainkan memanfaatkannya sebagai pupuk kompos. Dengan demikian, lahan pertanian terjaga kesuburannya dan polusi udara akibat asap dapat diminimalkan. Pesan ini mendapat sambutan positif, terutama dari generasi muda yang mulai menyadari urgensi pertanian berkelanjutan.

Menutup kegiatan, Ketua Desa Sedengan Mijen, Bapak Triyono, turut hadir memberikan apresiasi kepada Babinsa Kopka Suwaji dan seluruh anggota Kelompok Tani Mijil Makmur. “Keberadaan Pak Suwaji sebagai Babinsa sungguh membawa semangat baru bagi masyarakat. Pendampingan ini bukan sekadar menanam padi, tapi juga menanam harapan agar para petani semakin mandiri dan sejahtera,” ungkapnya. Beliau berharap kolaborasi semacam ini terus terjalin, tidak hanya di musim tanam padi, melainkan pada semua bentuk kegiatan pembangunan desa.

Dengan selesainya penanaman pada siang hari, terlihat barisan bibit padi yang rapi membentang di hamparan sawah seluas 1,5 hektar. Senyum bahagia petani tergambar jelas, seolah melihat masa depan yang lebih cerah. Babinsa Kopka Suwaji pun memastikan akan terus melakukan monitoring, baik melalui kunjungan rutin maupun koordinasi dengan Penyuluh Pertanian dan pemerintah desa. Upaya ini diharapkan bisa membawa panen melimpah pada lima bulan ke depan, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan keluarga petani di Desa Sedengan Mijen.

Pendampingan tanam padi oleh Babinsa Koramil 0816/09 Krian Kopka Suwaji bersama Kelompok Tani Mijil Makmur membuktikan bahwa sinergi TNI dengan masyarakat dapat menciptakan ikatan kekeluargaan dan keberhasilan bersama. Kegiatan ini tidak hanya soal menanam padi di lahan 1,5 hektar, tetapi juga menanam nilai gotong royong, kemandirian, serta harapan bagi kesejahteraan warga Desa Sedengan Mijen. Semoga hasil panen nanti membawa berkah dan kemajuan untuk seluruh petani lokal.

Kehadiran Babinsa di Sawah: Membangun Hubungan Sosial dan Ketahanan Pangan.

Situbondo – Babinsa Koramil 0823-09 Jangkar, Koptu Sidik, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan terjun langsung membantu panen padi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Kehadirannya di tengah petani menjadi bentuk nyata peran TNI “Produktif” dalam mendukung ketahanan pangan. Minggu (01/06/2025).

Tak segan turun ke sawah, Koptu Sidik bersama warga memanen padi dengan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya membantu petani secara fisik, tetapi juga membangun hubungan sosial yang kuat antara Babinsa dan masyarakat binaannya.

Menurut warga setempat, kehadiran Babinsa di tengah panen memberikan dampak positif. “Kami sangat terbantu, dan kami merasa tidak sendiri. Babinsa selalu hadir dalam kegiatan kami,” ujar petani yang lahannya ikut dipanen hari itu.

Melalui kegiatan seperti ini, TNI dan masyarakat semakin solid. Pendampingan Babinsa menjadi bagian penting dalam menciptakan desa yang mandiri dan produktif, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila: Desa Ngantru Tampilkan Komitmen Terhadap Nilai-Nilai Pancasila

Tulungagung,- Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila ke-80 tahun 2025, Danramil Tipe B 0807/04 Ngantru, Kapten Inf Usmar Umar, bersama unsur Muspika Ngantru menghadiri upacara yang digelar di Taman Pancasila, Pondok Pesantren Albadru Alaina, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (01/06/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan Kepala Desa Ngantru, Bapak Suryani, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula Camat Ngantru Sumarji Kuswantoro, S.Pd., M.M., Kapolsek Ngantru AKP Eddy Santoso, S.H., Pasiter Kodim 0807/Tulungagung, Babinsa Sertu Bambang Priyambodo, Bhabinkamtibmas Briptu Asep, perangkat desa, BPD, Linmas, RT/RW, pelajar SDN 1 dan SDN 2 Ngantru, serta para santri Pondok Pesantren Albadru Alaina yang diasuh oleh KH. Abah Amu Sugito.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya”. Tema tersebut merupakan pengingat bahwa seluruh aspek pembangunan nasional harus senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai dasar Pancasila.

“Kita tidak boleh membiarkan kemajuan berjalan tanpa arah ideologis. Tanpa Pancasila, kemajuan bisa kehilangan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Melalui momen ini, kita teguhkan kembali komitmen untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara,” ujar Bapak Suryani dalam sambutannya.

Desa Ngantru sendiri dikenal sebagai salah satu Kampung Pancasila percontohan, bahkan berhasil meraih penghargaan dalam ajang Kasad Award 2024 sebagai Kampung Pancasila berprestasi. Predikat ini mempertegas peran aktif masyarakat Desa Ngantru dalam menjaga kerukunan, toleransi antarumat beragama, dan semangat gotong royong yang sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

Dandim 0808 dan Bupati Blitar Hadiri Perayaan Maha Puja Waisak 2569 BE di Gedung Serbaguna

Blitar – Suasana penuh damai dan kebersamaan mewarnai Perayaan Maha Puja Tri Suci Waisak 2569 BE Tahun 2025 yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Blitar, Jl. Sudanco Supriyadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Acara yang berlangsung pada Minggu (01/05/2025) pukul 19.00 hingga 22.00 WIB ini mengangkat tema “Kebijaksanaan Dasar Keluhuran Bangsa” dan diikuti oleh sekitar 1.250 orang dari berbagai daerah, termasuk umat Buddha dari Blitar, Kediri dan Tulungagung.

Perayaan Waisak tahun ini dipimpin oleh Bapak Harnowo Dwi selaku ketua panitia dan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta tokoh-tokoh penting antara lain Drs. H. Rijanto, MM (Bupati Blitar), Letkol Inf. Hendra Sukmana, M.Han (Dandim 0808/Blitar), AKBP Titus Yudho Uly, SIK, M.Si (Kapolres Blitar Kota), Kompol Fadillah Langko Kasim Panara, SIP, SIK, MM (Wakapolres Blitar), Bpk. Guntur Wahono, SE (Anggota DPRD Prov. Jatim) Bpk. Edi Sutikno (DPRD Kab. Blitar), Bhikkhu Jayamedho Thera (Pembina Umat Buddha Prov. Jatim), Bhikkhu Sukhito Mahathera (Pembina Umat Buddha Blitar Raya), Bpk. Ketut Panji Budiawan, SH, S.Ag, MM (Pembimas Buddha Jatim).

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Malam Suci Waisak, dilanjutkan pembacaan ayat suci Dhammapada dan pemutaran video “Gema Waisak Blitar 2025”. Dalam laporannya, Ketua Panitia Harnowo Dwi menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan menjelang Waisak, seperti nyekar ke makam tokoh leluhur, tirakat sebulan penuh, pembagian sembako dan penanaman pohon produktif sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Puncak spiritual acara adalah penyampaian Pesan Waisak oleh YM Bhikkhu Jayamedho Thera. Beliau menekankan bahwa Tri Suci Waisak memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha Gautama: kelahiran di Taman Lumbini (623 SM), pencapaian Pencerahan Agung di bawah Pohon Bodhi pada usia 35 dan wafatnya (Parinibbana) di Kusinara pada usia 80 tahun. Beliau juga menyampaikan bahwa momen Waisak kali ini sangat istimewa karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, sehingga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual Buddha yang sejalan dengan semangat kebangsaan Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM mengungkapkan rasa bangganya atas pelaksanaan acara yang berlangsung damai dan inklusif. “Kerukunan umat beragama di Blitar sangat luar biasa. Malam ini menjadi bukti bahwa umat dari berbagai agama dapat hadir bersama dalam suasana kebhinekaan yang harmonis. Saya mewakili Forkopimda mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Waisak 2569 BE kepada seluruh umat Buddha,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana yang turut hadir dan ditemui di lokasi kegiatan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya perayaan Waisak secara damai dan tertib.

“Kami dari TNI, khususnya Kodim 0808/Blitar, mengapresiasi perayaan Waisak yang sarat makna spiritual sekaligus menjunjung tinggi nilai persatuan. Dalam suasana seperti ini, terlihat jelas bahwa kebhinnekaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan bangsa. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan stabilitas wilayah,” tegas Letkol Hendra.

Beliau juga menambahkan bahwa ajaran Buddha yang menekankan pada kedamaian, kasih sayang dan kebijaksanaan, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat bela negara yang terus dikembangkan oleh TNI bersama masyarakat.

Suasana hening penuh makna dan refleksi, menjadikan perayaan Waisak 2569 BE di Blitar sebagai momen spiritual yang memperkuat harmoni sosial dan kebersamaan lintas agama di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Babinsa Kwanyar Laksanakan Pengamanan Pasar untuk Ciptakan Rasa Aman bagi Masyarakat

BANGKALAN – Dalam upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Babinsa Koramil 0829-05/Kwanyar, Serka Abdul Malik bersama satu orang anggota, melaksanakan kegiatan pengamanan (Pam) pasar di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, pada Minggu (1/6/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin aparat kewilayahan untuk mendukung ketertiban masyarakat, khususnya di area publik yang ramai seperti pasar tradisional. Pengamanan dilakukan sejak pagi hari, bertepatan dengan waktu aktivitas pasar sedang padat oleh para pedagang dan pembeli.

Menurut Serka Abdul Malik, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai wujud kedekatan dan dukungan terhadap kegiatan ekonomi warga.

“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di pasar,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat TNI ini pun mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan terciptanya suasana pasar yang lebih tertib dan terkendali.

Koramil 0829-05/Kwanyar berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan masyarakat dan unsur pemerintah desa demi menjaga stabilitas wilayah dan mendukung pembangunan lokal.

Panen Jagung Bersama: Babinsa Kadur Tingkatkan Semangat Pertanian di Desa Kertagenah Tengah

PAMEKASAN – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan sektor pertanian terus ditunjukkan oleh Babinsa Posramil 0826-12 Kadur, Serda Abdussalam. Dalam upayanya menumbuhkan semangat bertani di kalangan masyarakat, Serda Abdussalam terjun langsung membantu warga binaannya memanen jagung di Dusun Ruberruh, Desa Kertagenah Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan panen jagung tersebut dilakukan di lahan milik Husen, salah satu warga yang aktif mengelola lahan pertanian di daerah tersebut. Serda Abdussalam tampak berbaur dengan warga, ikut serta dalam proses pemetikan dan pengumpulan hasil panen.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan dorongan kami kepada masyarakat agar tetap semangat dalam bertani. Potensi lahan di desa ini sangat besar jika dikelola dengan baik,” ujar Serda Abdussalam di sela kegiatan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada agar menjadi lebih produktif, khususnya dengan menanam komoditas seperti jagung yang memiliki nilai ekonomis dan daya tahan tinggi.

“Jagung merupakan salah satu tanaman yang cocok dengan kondisi lahan di sini. Selain mudah ditanam, hasilnya juga dapat membantu menambah penghasilan keluarga,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga, yang merasa termotivasi dengan kehadiran dan dukungan langsung dari aparat TNI dalam pengembangan sektor pertanian.

Melalui langkah-langkah nyata seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan warga desa.

Kejuaraan Tenis Meja Se-Jawa Bali: Dandim 0825 Pimpin Pembukaan Turnamen di Banyuwangi

Banyuwangi,— Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol (Arh) Joko Sukoyo hadir dan memberikan dukungan penuh dalam pembukaan Kejuaraan Tenis Meja Se-Jawa Bali Kapolresta Banyuwangi Cup 2025 yang berlangsung di Gedung Olahraga Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba), Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Buruh 2025 sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi langkah produktif dalam membina bakat olahraga serta mempererat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Sebanyak 178 peserta dari berbagai usia — mulai dari pelajar SD, SMP, SMA hingga kategori umum — turut ambil bagian, menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat Jawa-Bali terhadap olahraga yang sehat dan kompetitif.

“Turnamen ini merupakan langkah luar biasa dalam pembinaan olahraga dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Kami berharap event seperti ini bisa digelar secara rutin setiap tahun,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Kehadiran Dandim 0825 bersama unsur Forkopimda menjadi simbol nyata dari kolaborasi positif TNI-Polri dan masyarakat sipil dalam membangun lingkungan yang sehat, sportif, dan produktif.

Lebih dari sekadar kejuaraan, Kapolresta Cup 2025 menjadi wadah pembinaan atlet, ruang ekspresi bakat muda, serta ajang hiburan berkualitas yang inspiratif. Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, akan lahir generasi baru yang produktif, sportif, dan berprestasi, tidak hanya di Banyuwangi, tapi juga di seluruh wilayah Jawa-Bali.

Dandim 0825/Banyuwangi Pimpin Diskusi Kebangsaan untuk Bentuk Karakter Generasi Muda Nasionalis

BANYUWANGI,– Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., memimpin langsung Diskusi Kebangsaan yang digelar di Pondok Pesantren Adz Dzikra, Jl. Udang Windu No. 35, Tukang Kayu, Kecamatan Banyuwangi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya produktif membentuk karakter generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berjiwa nasionalis dalam memperingati Hari Lahir Pancasila.

Diskusi ini menjadi ruang terbuka untuk membahas nilai-nilai kebangsaan secara lebih mendalam, sekaligus membekali santri dan pemuda dengan pemahaman yang kuat tentang Pancasila di tengah tantangan era digital dan modernisasi global.

“Diskusi publik seperti ini sangat penting. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Letkol Joko Sukoyo.

Dalam pemaparannya, Dandim menegaskan bahwa Pancasila adalah warisan luar biasa dari para pendiri bangsa yang sarat makna dan kekuatan simbolik. Ia mengajak peserta untuk tidak hanya memahami makna Pancasila, tetapi juga menjadikannya pedoman dalam berperilaku, berinovasi, dan berkarya secara produktif di berbagai bidang.

“Kita semua punya peran dan tanggung jawab dalam merawat serta mewariskan nilai-nilai Pancasila. Generasi muda adalah kunci keberlanjutan bangsa ini. Mari kita wujudkan produktivitas bukan hanya di aspek ekonomi, tetapi juga dalam kontribusi sosial dan kebangsaan,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan interaktif ini turut dihadiri oleh para pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta puluhan santri dan pemuda yang antusias berdiskusi dan menyampaikan gagasan mereka.

Melalui Diskusi Kebangsaan ini, Kodim 0825/Banyuwangi berharap akan lahir generasi muda yang produktif secara intelektual, emosional, dan spiritual, yang mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.

Babinsa Pajarakan Panen Padi untuk Dukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional

Probolinggo,- Dalam rangka mendukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Babinsa Koramil 0820-15/Pajarakan, Serka Razak, melaksanakan kegiatan panen padi di lahan seluas 1,2 hektare milik H. Dulla yang terletak di Desa Gejugan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo,Minggu(1/6)

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD, khususnya jajaran Kodim 0820/Probolinggo, dalam membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah potensi krisis pangan global. Keikutsertaan Babinsa di tengah masyarakat menunjukkan peran strategis TNI dalam mendampingi petani serta mendorong produksi pertanian lokal.

Panen yang berlangsung pada Minggu pagi ini menjadi simbol sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan,tuturnya.

Kegiatan Kerja Bakti Koramil Leces: Wujud Komitmen TNI dalam Meningkatkan Kebersihan Desa.

Probolinggo,- Koramil 0820/03 Leces mempelopori pelaksanaan kegiatan bersama masyarakat Desa Leces Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo berupa kerja bakti membersihkan jalan desa dan saluran irigasi, Minggu (1/6).

Anggota Koramil 0820/03 Leces Sertu Wahyu mengatakan bahwa kerja bakti ini dilakukan mengingat keberadaan kanan kiri jalan sudah dipenuhi semak belukar bahkan ada beberapa titik saluran air yang tersumbat tumpukan sampah dan mengalami pendangkalan.

“Sebelum pelaksanaan kerja bakti ini kami melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat, alhamdulilah direspon baik bahkan pihak pemerintah desa memerintah jajaran dan masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam kerja bakti kali ini,” kata Sertu Wahyu.

Ia menambahkan, dengan adanya kerja bakti bersih-bersih jalan desa bisa membuat kondisi jalan desa lebih rapi, indah dan sedap dipandang mata. “Kehadiran kami dari unsur TNI dalam kerja bakti ini untuk membantu masyarakat sebagai wujud bahwa TNI selalu ada untuk rakyat,” ujarnya.

Babinsa murah senyum ini berharap agar pelaksanaan kerja bakti semacam ini dapat berkesinambungan tentunya dengan keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat selaku pihak yang punya kepentingan.

“Kami berharap kerja bakti semacam ini dapat berkelanjutan jika memang untuk kemaslahatan dan kepentingan bersama, TNI akan selalu hadir untuk mensuport,” ungkapnya.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Desa Leces yang identitas minta untuk tidak dipublikasikan sangat bersyukur dengan adanya kerja bakti yang dipelopori oleh Koramil 0820/03 Leces.

“Terimakasih pada pihak TNI yang mempelopori kegiatan kerja bakti bersih-bersih jalan desa ini alhamdulilah pasca kerja bakti ini keberadaan jalan desa tampak lebih indah dan bersih,”tuturnya.