Pembinaan Karakter: Babinsa Koramil Arjasa Latih Siswa SMPN 1 dalam Wawasan Kebangsaan

Situbondo – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air dan berdisiplin tinggi, Babinsa Koramil 0823/10 Arjasa, Sertu Rosid, melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan (wasbang) dengan melatih baris-berbaris kepada siswa-siswi SMPN 1 Arjasa, Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Senin 02/06/2025

Kegiatan ini disambut antusias oleh para pelajar yang bersemangat mengikuti arahan dan latihan dari Sertu Rosid. Tak hanya latihan fisik, para siswa juga mendapat pemahaman tentang pentingnya bela negara dan sikap hormat terhadap lambang-lambang negara.

“Latihan ini adalah bagian dari pembinaan karakter, agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menjadi warga negara yang tangguh”, ujar Sertu Rosid.

Diharapkan, dengan kegiatan seperti ini, peran Babinsa dalam membina generasi muda akan semakin terasa manfaatnya di tengah masyarakat, sejalan dengan tugas dan pengabdiannya sebagai garda terdepan kewilayahan serta sebagaimana slogannya “PRODUKTIF”

Sinergi TNI dan Pemerintah Desa: Komsos Babinsa Kajar Bahas Masalah Lokal dan Pembangunan

Bondowoso – Suasana hangat terlihat di Balai Desa Kajar, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, saat Babinsa Kajar, Serda Reggy Astra Gana, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama perangkat desa setempat pada Senin (04/06/2025)

Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat sinergi antara TNI dan pemerintah desa, terutama dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendeteksi sejak dini potensi permasalahan di tengah masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan lokal dibahas, mulai dari kondisi keamanan lingkungan hingga rencana pembangunan desa.

Serda Reggy Astra Gana menyampaikan bahwa komsos seperti ini sangat penting untuk menjalin kebersamaan. “Dengan komunikasi yang baik, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan sejuk. Saya siap membantu segala bentuk kegiatan yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Desa Kajar bersama perangkat lainnya mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai aktif membangun hubungan baik dengan warga. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkala agar koordinasi antar lembaga semakin kuat.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa TNI, khususnya para Babinsa, terus hadir dan aktif menjaga keharmonisan serta mendukung kemajuan desa di wilayah binaannya.

Babinsa Bandilan Dampingi Penyerahan Benih Jagung Hibrida untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

BONDOWOSO — Suasana penuh semangat terlihat di Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, saat para petani dari Kelompok Tani (Poktan) Rimba Jaya 6, 8, 9, dan 10 menerima bantuan benih jagung hibrida jenis SAGE 01. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 2 Juni 2025 ini mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Bandilan, Sertu Johari, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Bandilan, Bapak M. Adibul Islam.

Penyerahan bantuan dilakukan di rumah Bapak Sutarjo, dengan masing-masing Poktan menerima sebanyak 225 kilogram benih, atau total 900 kilogram untuk empat kelompok. Bantuan ini merupakan bagian dari program tahun anggaran 2025 yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian jagung di wilayah Bondowoso.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Gapoktan, Bapak Sutirto, serta para ketua Poktan penerima bantuan. Kehadiran para pendamping dari unsur TNI dan penyuluh pertanian disambut antusias oleh para petani yang merasa terbantu, baik dari sisi teknis pertanian maupun dalam proses distribusi bantuan.

Babinsa Sertu Johari menyampaikan bahwa pendampingan ini adalah bagian dari komitmen TNI AD untuk mendukung ketahanan pangan. “Kami selalu siap membantu petani, mulai dari pendampingan hingga pengawasan distribusi bantuan agar tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Para petani berharap bantuan benih ini dapat memberikan hasil panen yang lebih baik dan berkelanjutan, sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Prajekan.

Babinsa Bondowoso Dukung Ketahanan Pangan melalui Pendampingan Perawatan Tanaman Padi Inpari 32

Bondowoso — Semangat ketahanan pangan kembali digaungkan oleh TNI AD melalui peran aktif Babinsa. Hal ini tampak jelas saat Babinsa Desa Pecalongan, Kecamatan Sukosari, Sertu Rudy Y.R., turut mendampingi perawatan tanaman padi jenis Inpari 32 di Dusun Timur Gunung, tepatnya di RT 17 RW 02. Kegiatan ini dilakukan pada Senin, 2 Juni 2025, di lahan seluas 300 meter persegi milik Bapak Achmadi.

Sertu Rudy tidak hanya sekadar hadir, tetapi turut terlibat langsung dalam proses perawatan tanaman. Dari pembersihan gulma hingga pengamatan hama, semua dilakukan demi memastikan tanaman padi tumbuh optimal. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk meningkatkan hasil pertanian warga serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

“Pendampingan ini adalah bentuk nyata dukungan kami kepada petani. Kami ingin pastikan mereka tidak berjalan sendiri, terutama dalam menghadapi tantangan pertanian modern,” ujar Sertu Rudy saat ditemui di lokasi. Ia juga menambahkan bahwa jenis padi Inpari 32 dikenal unggul dalam produktivitas dan tahan penyakit, sehingga dibutuhkan perawatan intensif agar hasilnya maksimal.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Bapak Achmadi sebagai pemilik lahan mengaku terbantu dengan pendampingan yang diberikan. “Saya senang sekali Babinsa ikut turun langsung. Ini membuat kami para petani lebih semangat dan merasa diperhatikan,” ungkapnya.

Dandim 0822/Bondowoso dalam berbagai kesempatan terus menekankan pentingnya sinergi antara Babinsa dan masyarakat. Dengan hadirnya Babinsa di tengah-tengah petani, diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan dan memperkuat ketahanan wilayah dari sektor pertanian.

Babinsa Tanjung Bumi Dampingi Penyerapan Gabah untuk Stabilkan Harga dan Ketahanan Pangan

BANGKALAN — Babinsa Koramil 0829-17/Tanjung Bumi, Serka Purwanto, melaksanakan pendampingan kegiatan penyerapan gabah oleh Bulog Bangkalan di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, pada Senin (2/6/25).

Kegiatan ini berlangsung di Kelompok Tani Suka Maju Tiga yang diketuai oleh Bapak Wasik. Dalam proses tersebut, jumlah gabah yang berhasil diserap mencapai 1.884,76 kilogram.

Penyerapan gabah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta menstabilkan harga gabah di tingkat petani. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan memastikan kelancaran kegiatan di lapangan.

Serka Purwanto menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud sinergi antara TNI dan petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kami siap mendampingi dan membantu petani agar hasil panen mereka terserap dengan baik dan memberikan manfaat maksimal,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan petani semakin semangat dalam mengelola lahan pertaniannya dan produksi gabah di wilayah Tanjung Bumi dapat terus meningkat.

Gerakan Pengendalian Hama Tikus: Upaya Bersama Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Banyuwangi

Banyuwangi, 2 Juni 2025 – Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, Mayor Kav Suprapto selaku Kasdim 0825/Banyuwangi menghadiri kegiatan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (Gerdal OPT) yang berfokus pada pengendalian hama tikus di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, pada Senin, 2 Juni 2025.

Didampingi oleh Babinsa Desa Alas Malang, Sertu Moh Sirojul Huda, kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kelompok Tani (Poktan), dan Pandawa Agritas Indonesia (PAI), serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan lainnya seperti Kadistan Banyuwangi, Camat Singojuruh atau perwakilannya, Danramil 0825/13 Singojuruh, dan perwakilan dari Danone serta Bulog Banyuwangi.

Kegiatan Gerdal OPT ini menjadi bukti nyata sinergitas yang produktif, adaptif, dan inovatif antara unsur TNI, pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pertanian, khususnya pengendalian hama yang kerap mengancam hasil panen petani.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, sambutan dari para pejabat yang hadir, sesi dialog interaktif, hingga kegiatan teknis berupa pemasangan rubuha dan pengemposan lubang-lubang tikus menggunakan umpan. Semua berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Mayor Kav Suprapto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif semua pihak dalam kegiatan ini. Ia menekankan bahwa pengendalian hama tidak hanya memerlukan metode yang tepat, namun juga kolaborasi lintas sektor yang solid.

“Kita harus terus menjaga semangat gotong royong. Dengan sinergitas yang produktif seperti ini, kita tidak hanya menyelamatkan hasil panen, tetapi juga membantu meningkatkan taraf hidup petani kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan semacam ini dapat dijadikan contoh dan diimplementasikan secara berkelanjutan di wilayah-wilayah lain yang memiliki potensi pertanian.

Melalui Gerdal OPT, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya pengendalian hama secara terpadu, serta aktif berperan dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Silaturahmi dan Apresiasi untuk Prajurit Tamtama PK Tahun 2025

BANYUWANGI – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Kodim 0825/Banyuwangi menggelar acara Silaturahmi dan Apresiasi untuk menyambut para prajurit Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun 2025 beserta keluarga mereka. Acara yang produktif ini diselenggarakan di aula outdoor Abdul Haris Nasution, Kodim 0825/Banyuwangi, sebagai bentuk penghargaan dan dukungan moril kepada para prajurit muda yang telah mengukir prestasi membanggakan dengan lolos seleksi penerimaan Tamtama, Senin, (02/06/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., dan turut dihadiri oleh Kasdim, para perwira staf, serta para Babinsa yang berasal dari wilayah domisili masing-masing prajurit. Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar para prajurit senantiasa menjaga semangat pengabdian serta menjunjung tinggi kehormatan sebagai prajurit TNI AD.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi wadah produktif untuk mempererat hubungan antara keluarga besar Kodim 0825/Banyuwangi dan para keluarga prajurit. Suasana hangat terasa saat para prajurit muda dan keluarganya berinteraksi langsung dengan jajaran Kodim, saling bertukar pengalaman, serta mendapatkan motivasi dan arahan untuk menghadapi masa pendidikan dan pengabdian ke depan.

Dengan semangat kekeluargaan dan nilai-nilai kebersamaan yang ditanamkan dalam acara ini, diharapkan para prajurit Tamtama PK 2025 dapat menjalani awal pengabdiannya dengan penuh rasa percaya diri dan dedikasi tinggi. Kodim 0825/Banyuwangi akan terus mendukung dan membina mereka agar tumbuh menjadi prajurit tangguh, profesional, dan berintegritas dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kodam Brawijaya, Teguhkan Kembali Nilai Luhur

Surabaya,- Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Senin (02/06/2025), diwarnai dengan sejumlah pesan melalui amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, YUdian Wahyudi, yang dibacakan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.

Salah satu pesan itu, ialah meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai lhuru yang menjadi pondasi berdirinya NKRI.

“Pancasila bukan sekedar dokumen historis atau teks normative yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia (Pancasila) adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, Bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” jelas Pangdam.

Pada kesempatan itu pula, Pangdam mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia.

“Ia (Pancasila) mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan Bahasa yang berbeda. Dalam Pancasila, kita belajar bahwa ke-Bhinekaan bukanlah alas an untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk Bersatu,” tegasnya.

Mayjen TNI Rudy mengungkapkan, dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang dapat membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial dan penghormatan terhadap martabat manusia.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” kata Pangdam.

Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Pembukaan Kuliah Kerja Profesi Sespimmen Polri ke-65 di Polresta

BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menghadiri pembukaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-65 Tahun 2025. Acara tersebut digelar di Aula Polresta Banyuwangi pada Senin (2/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan Sespimmen Polri yang bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada para peserta didik mengenai dinamika tugas-tugas kepolisian di lapangan, khususnya dalam aspek sinergitas antara TNI-Polri dan unsur pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta didik serta dukungan dari unsur TNI dan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta didik Sespimmen Polri dapat menggali pengalaman empiris di wilayah, sekaligus membangun jaringan strategis dengan para pemangku kepentingan lokal,” ujar Kapolresta.

Sementara itu, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., dalam keterangannya menyampaikan dukungan penuh atas pelaksanaan kegiatan KKP tersebut. Ia menilai, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara TNI dan Polri.

“Sinergitas TNI-Polri adalah kunci dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, terutama di tingkat daerah. Kehadiran peserta didik Sespimmen Polri di Banyuwangi ini tentu membawa semangat baru yang produktif dalam mempererat kerja sama,” ungkap Dandim.

Acara pembukaan KKP berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat TNI-Polri, pejabat daerah, serta para peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-65. Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Profesi akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai agenda lapangan di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Kapaldam V/Brawijaya Tinjau Kesiapan Materiil dan Personil di Gudmurah V/Malang untuk Keamanan Optimal

Malang,- Kapaldam V/Brawijaya Kolonel Cpl Affianto melakukan kunjungan penting ke Gudmurah V/Malang. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keamanan serta kesiapsiagaan personil dan materiil, sekaligus menunjukkan kepedulian atasan terhadap satuan-satuan di jajaran Paldam V/Brawijaya. Senin (02/06/2025)

Dalam kunjungan tersebut, Kolonel Affianto menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul. Ia mengingatkan seluruh personil untuk selalu siap siaga dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Hal ini menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas keamanan.

Selama kunjungan, Kapaldam juga melakukan dialog dengan para anggota untuk mendengarkan langsung aspirasi dan kendala yang dihadapi. Diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar satuan, sehingga setiap masalah dapat diatasi dengan cepat dan efektif.

Kolonel Affianto juga meninjau fasilitas dan perlengkapan yang ada di Gudmurah V/Malang. Ia memastikan bahwa semua peralatan dalam kondisi baik dan siap digunakan. Kunjungan ini diharapkan dapat memotivasi personil untuk terus meningkatkan kinerja dan disiplin dalam menjalankan tugas.

Harapan dari kunjungan ini adalah agar seluruh anggota Paldam V/Brawijaya dapat bekerja dengan lebih baik dan lebih siap menghadapi tantangan ke depan. Dengan semangat dan dedikasi, diharapkan keamanan dan ketahanan wilayah dapat terjaga dengan optimal.